Bimtek Implementasi Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 dalam Penyusunan RKPD 2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePenyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 menjadi salah satu tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. RKPD tidak hanya berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan, tetapi juga menjadi penghubung antara arah pembangunan jangka menengah daerah, kebijakan pembangunan nasional, program perangkat daerah, proses penganggaran, serta pengendalian dan evaluasi pembangunan.
Untuk memberikan pedoman yang lebih spesifik dalam penyusunan RKPD Tahun 2027, pemerintah menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027. Peraturan ini ditetapkan pada 11 Juni 2026 dan diundangkan pada 17 Juni 2026 dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2026 Nomor 395.
Implementasi regulasi tersebut membutuhkan pemahaman yang tidak berhenti pada pembacaan ketentuan normatif. Pemerintah daerah perlu menerjemahkan ketentuan Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 ke dalam proses penyusunan dokumen, penyelarasan program dan kegiatan, penetapan indikator, pengalokasian pendanaan, pemanfaatan SIPD, hingga proses fasilitasi dan evaluasi.
Karena itu, Bimtek Implementasi Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 dalam Penyusunan RKPD 2027 menjadi relevan bagi Bappeda, perangkat daerah, pejabat perencana, tim penyusun RKPD, pengelola program dan anggaran, serta aparatur yang terlibat dalam perencanaan pembangunan daerah.
Apa Itu Permendagri Nomor 14 Tahun 2026?
Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 merupakan regulasi yang memberikan pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun RKPD Tahun 2027. Secara substansi, regulasi ini menempatkan RKPD sebagai instrumen untuk menerjemahkan arah pembangunan jangka menengah ke dalam rencana kerja dan pendanaan selama satu tahun.
RKPD Tahun 2027 disusun dengan berpedoman pada RPJMD Tahun 2025–2029 serta berdasarkan evaluasi terhadap hasil RKPD Tahun 2025. Khusus bagi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Permendagri tersebut mengatur penggunaan RPJMD Tahun 2022–2027 sebagai pedoman.
Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 juga mengatur bahwa RKPD Tahun 2027 diinput dan diproses melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Dengan demikian, implementasi regulasi tidak hanya berkaitan dengan penyusunan dokumen secara manual, tetapi juga konsistensi data dan proses perencanaan dalam sistem.
Tujuan utama implementasi Permendagri 14 Tahun 2026
Implementasi regulasi ini pada dasarnya diarahkan untuk memperkuat beberapa aspek berikut:
- sinkronisasi perencanaan pusat dan daerah;
- konsistensi antara RPJMD, RKPD, Renja Perangkat Daerah dan penganggaran;
- penyusunan program berdasarkan prioritas pembangunan;
- penguatan perencanaan berbasis kinerja;
- peningkatan kualitas indikator dan target;
- integrasi proses perencanaan melalui SIPD;
- penguatan pengendalian dan evaluasi;
- penyelarasan program daerah dengan prioritas nasional;
- peningkatan efektivitas dan efisiensi pembangunan daerah.
Kemendagri juga menekankan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus memperhatikan sinkronisasi dengan RKP 2027, kerangka ekonomi makro nasional, outcome prioritas urusan pemerintahan, Program Strategis Nasional, serta hasil Rakortekrenbang 2026.
Mengapa Implementasi Permendagri 14 Tahun 2026 Penting?
Perubahan regulasi dalam perencanaan pembangunan tidak cukup ditindaklanjuti dengan mengganti dasar hukum dalam dokumen. Perubahan tersebut harus diterjemahkan menjadi perubahan cara kerja.
Dalam praktiknya, pemerintah daerah menghadapi sejumlah persoalan seperti:
- data perencanaan yang belum konsisten;
- indikator program yang kurang terukur;
- ketidaksesuaian antara Renstra dan RKPD;
- perubahan nomenklatur;
- keterbatasan pemahaman operator SIPD;
- program daerah yang belum terhubung dengan prioritas nasional;
- keterlambatan penyelesaian dokumen;
- ketidaksesuaian antara perencanaan dan penganggaran.
Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri dalam fasilitasi RKPD 2027 juga mengidentifikasi tantangan berupa inkonsistensi data antara RKPD, Renstra dan penganggaran, keterbatasan pemahaman operator SIPD, perubahan nomenklatur program dan kegiatan, serta keterlambatan dokumen perencanaan.
Oleh sebab itu, implementasi Permendagri 14 Tahun 2026 perlu dilakukan secara terstruktur dengan melibatkan seluruh aktor perencanaan.
Kedudukan RKPD Tahun 2027 dalam Sistem Perencanaan Daerah
RKPD merupakan dokumen perencanaan untuk periode satu tahun. Kedudukannya sangat penting karena berada di antara perencanaan jangka menengah dengan pelaksanaan pembangunan dan penganggaran tahunan.
Secara sederhana, hubungan dokumen tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:
| Dokumen | Periode | Fungsi Utama |
|---|---|---|
| RPJPD | 20 tahun | Arah pembangunan jangka panjang |
| RPJMD | 5 tahun | Penjabaran visi, misi dan agenda pembangunan kepala daerah |
| RKPD | 1 tahun | Operasionalisasi pembangunan tahunan |
| Renstra Perangkat Daerah | 5 tahun | Perencanaan strategis perangkat daerah |
| Renja Perangkat Daerah | 1 tahun | Rencana kerja tahunan perangkat daerah |
| APBD | 1 tahun | Instrumen pendanaan pembangunan |
Permendagri 14 Tahun 2026 menegaskan bahwa RKPD Tahun 2027 menjadi pedoman dalam penyusunan Renja Perangkat Daerah. RKPD juga memiliki keterkaitan langsung dengan penyusunan dokumen penganggaran daerah.
Dengan demikian, kualitas RKPD akan berpengaruh terhadap kualitas dokumen perencanaan dan penganggaran setelahnya.
Dasar Penyusunan RKPD 2027 Berdasarkan Permendagri 14 Tahun 2026
Salah satu materi utama dalam implementasi Permendagri 14 Tahun 2026 adalah memahami sumber dan arah penyusunan RKPD.
RKPD Tahun 2027 disusun dengan memperhatikan beberapa dokumen dan hasil proses perencanaan.
RPJMD Tahun 2025–2029
RPJMD menjadi salah satu pedoman utama dalam penyusunan RKPD 2027.
Artinya, program dan prioritas tahunan tidak boleh berdiri sendiri. Setiap prioritas pembangunan harus memiliki keterkaitan dengan sasaran pembangunan jangka menengah daerah.
Tim perencana perlu melakukan pemetaan:
Sasaran RPJMD → Prioritas Tahunan → Program → Kegiatan → Subkegiatan → Indikator → Target → Pendanaan.
Pemetaan tersebut membantu mencegah munculnya program yang tidak memiliki keterkaitan jelas dengan sasaran pembangunan daerah.
Evaluasi RKPD Tahun 2025
Permendagri 14 Tahun 2026 mengharuskan penyusunan RKPD 2027 berdasarkan evaluasi terhadap hasil RKPD 2025.
Evaluasi diperlukan agar perencanaan tahun berikutnya tidak hanya mengulang program sebelumnya tanpa mempertimbangkan kinerja yang sudah dicapai.
Beberapa pertanyaan yang perlu dijawab antara lain:
- Apa target yang telah tercapai?
- Apa target yang belum tercapai?
- Apa penyebab ketidaktercapaian?
- Bagaimana realisasi anggaran?
- Bagaimana capaian output?
- Bagaimana capaian outcome?
- Apakah kegiatan memberikan manfaat bagi masyarakat?
- Apakah program masih relevan untuk dilanjutkan?
- Apakah terdapat kegiatan yang perlu diperbaiki atau dihentikan?
RKP Tahun 2027
Pemerintah daerah provinsi dalam penyusunan RKPD 2027 juga berpedoman pada RKP 2027. Pemerintah kabupaten/kota selain berpedoman pada RKP juga memperhatikan RKPD provinsi Tahun 2027.
Hal ini memperkuat hubungan antara perencanaan nasional, provinsi dan kabupaten/kota.
Rakortekrenbang Tahun 2026
Hasil Rakortekrenbang 2026 merupakan salah satu rujukan dalam penyusunan RKPD 2027.
Kemendagri menjelaskan bahwa Rakortekrenbang 2026 menjadi forum strategis untuk memperkuat sinkronisasi perencanaan pusat dan daerah, termasuk dalam mendukung pencapaian target pembangunan nasional. Kesepakatan yang dihasilkan melalui SIPD harus ditindaklanjuti dalam forum perencanaan berikutnya.
Program Strategis Nasional
RKPD 2027 juga perlu mengakomodasi Program Strategis Nasional dan arah kebijakan pembangunan nasional yang relevan dengan kewenangan serta karakteristik daerah.
Penyelarasan tidak berarti semua daerah harus menjalankan program yang sama. Pemerintah daerah perlu menerjemahkan prioritas nasional sesuai kewenangan, kondisi daerah, kapasitas fiskal, kebutuhan masyarakat dan target pembangunan daerah.
Komponen Utama RKPD Tahun 2027
Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 menetapkan beberapa komponen penting dalam RKPD 2027.
| Komponen | Fokus |
|---|---|
| Kerangka ekonomi daerah | Kondisi dan prospek ekonomi daerah |
| Prioritas pembangunan daerah | Fokus pembangunan tahunan |
| Rencana kerja dan pendanaan | Program, kegiatan, subkegiatan dan pembiayaan |
| Arah kebijakan pembangunan nasional | Tema, sasaran, prioritas dan program nasional |
| Program Strategis Nasional | Integrasi agenda strategis nasional |
| Kesepakatan Rakortekrenbang 2026 | Hasil sinkronisasi pusat dan daerah |
Komponen tersebut harus disusun secara terintegrasi. Tidak cukup hanya membuat daftar program, tetapi harus menunjukkan hubungan antara permasalahan, tujuan, sasaran, indikator, target, program, kegiatan, subkegiatan dan pendanaan.
Implementasi Berbasis SIPD
Salah satu aspek penting dalam implementasi Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 dalam penyusunan RKPD 2027 adalah pemanfaatan SIPD.
Permendagri 14 Tahun 2026 secara eksplisit mengatur bahwa penyusunan RKPD 2027 diinput dan diproses dalam SIPD.
Kemendagri juga menggunakan SIPD sebagai instrumen utama dalam fasilitasi RKPD 2027.
Fungsi SIPD dalam proses RKPD
SIPD mendukung beberapa kebutuhan, antara lain:
- input data perencanaan;
- penyusunan program dan kegiatan;
- pengelolaan nomenklatur;
- penyelarasan indikator;
- integrasi dokumen;
- fasilitasi RKPD;
- pengendalian;
- evaluasi;
- pemantauan konsistensi dokumen.
Tantangan implementasi SIPD
Dalam praktiknya, implementasi SIPD memerlukan kesiapan sumber daya manusia.
Beberapa masalah yang dapat muncul antara lain:
- operator belum memahami alur sistem;
- data antarperangkat daerah belum sinkron;
- nomenklatur belum dipahami secara seragam;
- indikator belum sesuai dengan program;
- data evaluasi belum lengkap;
- dokumen pendukung belum tersedia;
- perubahan kebijakan belum segera diterjemahkan ke dalam sistem.
Karena itu, Bimtek tidak hanya perlu membahas regulasi, tetapi juga memberikan pemahaman teknis mengenai penerapan kebijakan melalui SIPD.
Perencanaan Berbasis Kinerja dalam RKPD 2027
RKPD yang berkualitas harus mampu menjawab pertanyaan: apa hasil yang ingin dicapai dan bagaimana hasil tersebut diukur?
Pendekatan berbasis kinerja mengharuskan setiap program memiliki indikator yang relevan.
Contoh sederhana:
| Sasaran | Program | Indikator | Target |
|---|---|---|---|
| Meningkatnya akses pelayanan dasar | Program pelayanan dasar | Persentase masyarakat terlayani | 90% |
| Meningkatnya kualitas jalan | Program infrastruktur | Persentase jalan dalam kondisi baik | 85% |
| Meningkatnya kualitas pendidikan | Program pendidikan | Angka partisipasi sekolah | Sesuai target daerah |
Angka dalam tabel tersebut merupakan contoh ilustratif, bukan target resmi pemerintah daerah.
Yang lebih penting adalah hubungan logis antara sasaran, program dan indikator.
Indikator sebaiknya:
- jelas;
- terukur;
- relevan;
- memiliki baseline;
- memiliki target;
- dapat diverifikasi;
- sesuai kewenangan;
- dapat dievaluasi.
Sinkronisasi RKPD dengan Renja Perangkat Daerah
RKPD menjadi pedoman bagi penyusunan Renja Perangkat Daerah. Karena itu, setelah prioritas RKPD ditetapkan, perangkat daerah harus menerjemahkannya ke dalam rencana kerja masing-masing.
Proses sinkronisasi dapat dilakukan melalui beberapa langkah:
Pemetaan prioritas
Bappeda dan perangkat daerah mengidentifikasi prioritas RKPD yang terkait dengan tugas dan fungsi perangkat daerah.
Penyesuaian program
Program perangkat daerah disesuaikan dengan prioritas pembangunan dan nomenklatur yang berlaku.
Penyusunan indikator
Indikator program dan kegiatan diselaraskan dengan indikator pembangunan daerah.
Penyusunan target
Target ditetapkan berdasarkan baseline, kapasitas daerah, kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan.
Penyusunan pendanaan
Kebutuhan pendanaan disusun berdasarkan prioritas dan kemampuan fiskal.
Validasi
Dokumen diperiksa untuk memastikan konsistensi antara RKPD dan Renja.
Pentingnya Pemutakhiran Nomenklatur
Pemutakhiran klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur menjadi bagian penting dalam proses perencanaan.
Kemendagri pada 2026 menekankan bahwa pemutakhiran nomenklatur tidak sekadar persoalan administratif, tetapi juga diarahkan pada penguatan perencanaan berbasis layanan. Proses tersebut dikaitkan dengan kebutuhan penyusunan RKPD Perubahan 2027 dan RKPD 2028.
Bagi perangkat daerah, perubahan nomenklatur dapat berdampak terhadap:
- nama program;
- kegiatan;
- subkegiatan;
- indikator;
- target;
- lokasi;
- kelompok sasaran;
- pendanaan;
- keterkaitan dengan Renstra;
- input dalam SIPD.
Oleh karena itu, tim perencana harus memastikan nomenklatur yang digunakan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penyusunan Prioritas Pembangunan Daerah
Prioritas pembangunan merupakan salah satu bagian terpenting dalam RKPD.
Prioritas seharusnya tidak hanya merupakan daftar keinginan pembangunan, tetapi hasil analisis terhadap:
- permasalahan daerah;
- capaian pembangunan sebelumnya;
- target RPJMD;
- kapasitas fiskal;
- kebutuhan pelayanan dasar;
- prioritas nasional;
- karakteristik wilayah;
- hasil evaluasi;
- aspirasi masyarakat;
- hasil koordinasi lintas sektor.
Kemendagri menekankan pentingnya menyelaraskan prioritas daerah dengan kebijakan nasional, termasuk Program Strategis Nasional dan hasil Rakortekrenbang 2026.
Integrasi Perencanaan dan Penganggaran
Salah satu tujuan utama implementasi RKPD adalah memastikan perencanaan tidak terpisah dari penganggaran.
Hubungan idealnya adalah:
RPJMD → RKPD → Renja Perangkat Daerah → KUA-PPAS → APBD → Pelaksanaan → Pengendalian → Evaluasi.
Jika program prioritas sudah tercantum dalam RKPD tetapi tidak diterjemahkan secara tepat ke dalam dokumen penganggaran, maka tujuan perencanaan dapat terganggu.
Karena itu, sejak awal penyusunan RKPD, perangkat daerah perlu mempertimbangkan:
- kemampuan fiskal;
- sumber pendanaan;
- kebutuhan belanja;
- mandatory spending;
- pelayanan dasar;
- efektivitas program;
- manfaat bagi masyarakat.
Pengendalian dan Evaluasi RKPD
RKPD bukan dokumen yang selesai setelah ditetapkan. Pelaksanaan RKPD harus dikendalikan dan dievaluasi.
Kemendagri menekankan penguatan pengendalian dan evaluasi melalui SIPD/e-Dalev sebagai bagian penting dari kualitas perencanaan pembangunan.
Evaluasi dapat melihat:
Realisasi keuangan
Apakah anggaran telah terserap sesuai rencana?
Realisasi fisik
Apakah output kegiatan telah tercapai?
Capaian indikator
Apakah target indikator program dan kegiatan tercapai?
Outcome
Apakah hasil pembangunan memberikan perubahan atau manfaat sesuai tujuan?
Efisiensi
Apakah sumber daya yang digunakan sebanding dengan hasil yang dicapai?
Relevansi
Apakah program masih relevan dengan permasalahan pembangunan?
Pendekatan ini membuat evaluasi tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran.
Contoh Kasus Nyata: Fasilitasi RKPD Papua Tahun 2027
Salah satu contoh implementasi nyata terjadi pada proses fasilitasi RKPD Papua Tahun 2027 oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.
Dalam fasilitasi tersebut, Kemendagri menekankan bahwa RKPD 2027 harus diselaraskan dengan RKP 2027, target kerangka ekonomi makro nasional, outcome prioritas urusan pemerintahan, Program Strategis Nasional dan hasil Rakortekrenbang 2026. Kualitas implementasi perencanaan juga dikaitkan dengan penguatan pengendalian dan evaluasi berbasis SIPD.
Contoh tersebut menunjukkan bahwa implementasi Permendagri 14 Tahun 2026 bukan sekadar menghasilkan dokumen RKPD. Prosesnya membutuhkan penyelarasan berbagai sumber kebijakan dan data.
Pelajaran yang dapat diambil
Dari proses tersebut, pemerintah daerah dapat memperhatikan beberapa hal:
- prioritas daerah perlu terhubung dengan prioritas nasional;
- data pembangunan harus tersedia;
- indikator harus dapat diukur;
- SIPD perlu dikelola dengan baik;
- koordinasi antarpihak diperlukan;
- hasil evaluasi harus menjadi input perencanaan;
- program strategis harus diterjemahkan sesuai kewenangan daerah.
Contoh Kasus Implementasi di Jawa Barat
Fasilitasi RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2027 juga menunjukkan pentingnya konsistensi perencanaan.
Kemendagri menempatkan SIPD sebagai platform utama dalam proses fasilitasi dan menekankan bahwa RKPD berfungsi sebagai pedoman Renja Perangkat Daerah, instrumen pengendalian kinerja, wadah pengakomodasian pokok-pokok pikiran DPRD serta acuan dokumen penganggaran.
Pemerintah daerah juga didorong memastikan Program Strategis Nasional dan hasil kesepakatan Rakortekrenbang 2026 telah terakomodasi dalam RKPD.
Kasus tersebut memperlihatkan bahwa kualitas RKPD tidak hanya dinilai dari kelengkapan dokumen, tetapi juga dari konsistensi hubungan antara kebijakan nasional, RPJMD, program daerah dan pelaksanaan pembangunan.
Strategi Implementasi Permendagri 14 Tahun 2026
Agar implementasi berjalan lebih efektif, pemerintah daerah dapat menerapkan strategi berikut.
Membentuk tim implementasi
Tim dapat terdiri dari:
- Bappeda;
- perangkat daerah;
- bagian hukum;
- pengelola keuangan;
- operator SIPD;
- pejabat perencana;
- unit pengendalian dan evaluasi.
Membuat matriks regulasi
Setiap ketentuan penting Permendagri 14 Tahun 2026 dapat dipetakan ke dalam:
| Ketentuan | Dokumen Terkait | Penanggung Jawab | Output |
|---|---|---|---|
| RPJMD sebagai pedoman | RKPD | Bappeda | Konsistensi sasaran |
| RKP 2027 | RKPD | Bappeda | Sinkronisasi nasional |
| Rakortekrenbang | RKPD/Renja | Bappeda & PD | Program selaras |
| SIPD | Seluruh dokumen | Operator | Data terintegrasi |
| Evaluasi | RKPD | Bappeda | Perbaikan perencanaan |
Melakukan quality control
Sebelum dokumen difinalisasi, lakukan pemeriksaan:
- kesesuaian dengan RPJMD;
- kesesuaian dengan RKP;
- kesesuaian dengan prioritas nasional;
- kesesuaian dengan Rakortekrenbang;
- konsistensi indikator;
- konsistensi target;
- kesesuaian nomenklatur;
- konsistensi pendanaan;
- kelengkapan data;
- konsistensi input SIPD.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Beberapa kesalahan dapat mengurangi kualitas RKPD.
Menyusun program tanpa evaluasi
Program tahun sebelumnya tidak seharusnya langsung disalin ke tahun berikutnya tanpa mengevaluasi hasilnya.
Indikator tidak menggambarkan hasil
Indikator sebaiknya menunjukkan capaian yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan program.
Data antar dokumen berbeda
Ketidaksesuaian antara RPJMD, Renstra, RKPD, Renja dan penganggaran dapat menimbulkan persoalan pada tahap verifikasi dan evaluasi.
Mengabaikan SIPD
Karena RKPD 2027 diproses melalui SIPD, pemahaman terhadap sistem menjadi bagian penting dari implementasi.
Terlambat menyesuaikan nomenklatur
Perubahan nomenklatur harus diperiksa sebelum program dan kegiatan dimasukkan ke dalam dokumen.
Tidak menghubungkan program dengan prioritas nasional
Program daerah perlu dikaji keterkaitannya dengan arah kebijakan nasional dan Program Strategis Nasional yang relevan.
Tahapan Praktis Implementasi RKPD 2027
Secara praktis, pemerintah daerah dapat menggunakan alur berikut:
- Mempelajari Permendagri 14 Tahun 2026.
- Menginventarisasi dokumen perencanaan yang berlaku.
- Melakukan evaluasi RKPD tahun sebelumnya.
- Memetakan sasaran RPJMD.
- Mengidentifikasi prioritas nasional dan RKP.
- Menelaah hasil Rakortekrenbang 2026.
- Mengidentifikasi Program Strategis Nasional yang relevan.
- Menyusun kerangka ekonomi daerah.
- Menentukan prioritas pembangunan daerah.
- Menyusun program, kegiatan dan subkegiatan.
- Menetapkan indikator dan target.
- Menyusun kebutuhan pendanaan.
- Melakukan sinkronisasi dengan Renja Perangkat Daerah.
- Melakukan input dan pemrosesan melalui SIPD.
- Melakukan verifikasi dan quality control.
- Mengikuti proses fasilitasi.
- Menindaklanjuti hasil fasilitasi.
- Menetapkan RKPD.
- Menggunakan RKPD sebagai pedoman tahapan berikutnya.
- Melakukan pengendalian dan evaluasi.
Checklist Implementasi Permendagri 14 Tahun 2026
Checklist berikut dapat digunakan oleh tim penyusun:
| No. | Pemeriksaan | Status |
|---|---|---|
| 1 | RPJMD 2025–2029 telah menjadi pedoman | ☐ |
| 2 | Evaluasi RKPD 2025 telah digunakan | ☐ |
| 3 | RKP 2027 telah diperhatikan | ☐ |
| 4 | Hasil Rakortekrenbang 2026 telah ditindaklanjuti | ☐ |
| 5 | Prioritas nasional telah dipetakan | ☐ |
| 6 | Program Strategis Nasional yang relevan telah diidentifikasi | ☐ |
| 7 | Kerangka ekonomi daerah telah disusun | ☐ |
| 8 | Prioritas pembangunan daerah telah ditetapkan | ☐ |
| 9 | Program/kegiatan/subkegiatan telah sesuai nomenklatur | ☐ |
| 10 | Indikator dan target telah diverifikasi | ☐ |
| 11 | Pendanaan telah diselaraskan | ☐ |
| 12 | RKPD dan Renja telah konsisten | ☐ |
| 13 | Data SIPD telah lengkap | ☐ |
| 14 | Hasil fasilitasi telah ditindaklanjuti | ☐ |
| 15 | Dokumen siap ditetapkan | ☐ |
Materi Bimtek Implementasi Permendagri Nomor 14 Tahun 2026
Program Bimtek Implementasi Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 dalam Penyusunan RKPD 2027 dapat dirancang dengan materi yang bersifat regulatif sekaligus praktis.
Materi antara lain:
- Kebijakan terbaru perencanaan pembangunan daerah Tahun 2027.
- Pemahaman Permendagri Nomor 14 Tahun 2026.
- Struktur dan substansi RKPD 2027.
- Hubungan RPJMD 2025–2029 dengan RKPD 2027.
- Evaluasi RKPD dan pemanfaatan hasil evaluasi.
- Sinkronisasi RKPD dengan RKP 2027.
- Implementasi hasil Rakortekrenbang 2026.
- Integrasi Program Strategis Nasional.
- Penyusunan kerangka ekonomi daerah.
- Penyusunan prioritas pembangunan daerah.
- Penyusunan program, kegiatan dan subkegiatan.
- Penyusunan indikator dan target kinerja.
- Pemutakhiran nomenklatur.
- Penyusunan Renja Perangkat Daerah.
- Integrasi perencanaan dan penganggaran.
- Implementasi RKPD melalui SIPD.
- Pengendalian dan evaluasi RKPD.
- Fasilitasi rancangan RKPD.
- Tindak lanjut hasil fasilitasi.
- Studi kasus dan praktik penyusunan RKPD 2027.
Peserta yang Tepat Mengikuti Bimtek
Bimtek ini dapat ditujukan kepada:
- Kepala Bappeda;
- pejabat dan staf Bappeda;
- pejabat perencana;
- kepala perangkat daerah;
- sekretaris perangkat daerah;
- pejabat struktural dan fungsional terkait;
- tim penyusun RKPD;
- tim penyusun Renja;
- operator SIPD;
- pengelola program;
- pengelola anggaran;
- aparatur bidang pengendalian dan evaluasi;
- Inspektorat yang terkait dengan proses perencanaan;
- pihak lain yang terlibat dalam pembangunan daerah.
Kompetensi yang Diharapkan
Setelah mengikuti Bimtek, peserta diharapkan mampu:
- memahami substansi Permendagri 14 Tahun 2026;
- menjelaskan kedudukan RKPD 2027;
- memetakan RPJMD ke dalam RKPD;
- menggunakan hasil evaluasi sebagai dasar perencanaan;
- menyelaraskan RKPD dengan RKP;
- memahami hasil Rakortekrenbang;
- mengintegrasikan prioritas nasional yang relevan;
- menyusun indikator dan target;
- memahami pemutakhiran nomenklatur;
- menyusun Renja yang konsisten dengan RKPD;
- melakukan input dan pengelolaan data melalui SIPD;
- melakukan pengendalian dan evaluasi;
- menindaklanjuti hasil fasilitasi.
FAQ Implementasi Permendagri 14 Tahun 2026 dalam Penyusunan RKPD 2027
1. Apa itu Permendagri Nomor 14 Tahun 2026?
Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 adalah peraturan yang mengatur pedoman penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027. Peraturan ini ditetapkan 11 Juni 2026 dan diundangkan 17 Juni 2026.
2. Apa dasar penyusunan RKPD 2027?
RKPD 2027 disusun dengan berpedoman pada RPJMD 2025–2029 dan berdasarkan evaluasi hasil RKPD 2025. Pemerintah daerah juga perlu memperhatikan RKP 2027, hasil Rakortekrenbang 2026, kebijakan nasional dan Program Strategis Nasional.
3. Apakah RKPD 2027 harus menggunakan SIPD?
Ya. Permendagri 14 Tahun 2026 mengatur bahwa RKPD Tahun 2027 diinput dan diproses melalui SIPD.
4. Apa hubungan RKPD dengan Renja Perangkat Daerah?
RKPD Tahun 2027 menjadi pedoman dalam penyusunan Renja Perangkat Daerah. Oleh karena itu, prioritas, program, indikator dan target dalam Renja perlu konsisten dengan RKPD.
5. Mengapa hasil evaluasi RKPD penting?
Hasil evaluasi memberikan informasi mengenai capaian, kendala dan efektivitas pelaksanaan pembangunan sebelumnya. Informasi tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki perencanaan tahun berikutnya.
6. Mengapa sinkronisasi dengan RKP dan prioritas nasional diperlukan?
Sinkronisasi membantu menghubungkan target pembangunan daerah dengan arah pembangunan nasional. Kemendagri secara khusus menekankan keselarasan RKPD 2027 dengan RKP 2027, outcome prioritas, Program Strategis Nasional dan hasil Rakortekrenbang 2026.
7. Siapa yang perlu mengikuti Bimtek?
Bimtek relevan bagi Bappeda, perangkat daerah, pejabat perencana, tim penyusun RKPD dan Renja, operator SIPD, pengelola program dan anggaran, serta aparatur yang terlibat dalam pengendalian dan evaluasi pembangunan.
Kesimpulan
Implementasi Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 dalam Penyusunan RKPD 2027 membutuhkan pendekatan yang lebih dari sekadar penyesuaian administratif. Pemerintah daerah perlu memastikan seluruh proses perencanaan berjalan konsisten mulai dari RPJMD, evaluasi pembangunan, prioritas tahunan, RKP, hasil Rakortekrenbang, Program Strategis Nasional, Renja Perangkat Daerah hingga penganggaran.
Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 menegaskan pentingnya penyusunan RKPD 2027 yang terintegrasi dan diproses melalui SIPD. Kemendagri juga dalam berbagai fasilitasi daerah menekankan konsistensi dokumen, sinkronisasi kebijakan, kualitas indikator, pengendalian serta evaluasi pembangunan.
Dengan pemahaman regulasi yang baik, dukungan data yang memadai, koordinasi antarpihak dan kompetensi operator serta tim perencana yang memadai, penyusunan RKPD 2027 dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur dan konsisten.
Ikuti Bimtek Implementasi Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 dalam Penyusunan RKPD 2027 untuk memperkuat kompetensi tim perencana, meningkatkan konsistensi dokumen, mengoptimalkan pemanfaatan SIPD, dan memastikan RKPD 2027 selaras dengan RPJMD, RKP serta prioritas pembangunan nasional.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

