Training Tax Management untuk Industri Perbankan: Strategi Pengelolaan Pajak, Tax Compliance, dan Tax Risk 2026–2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleMemahami Tax Management dalam Industri Perbankan
Training Tax Management untuk Industri Perbankan merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk membantu profesional perbankan memahami pengelolaan perpajakan secara menyeluruh, terintegrasi, dan berbasis risiko.
Tax management dalam industri perbankan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan menghitung dan membayar pajak. Pengelolaan pajak mencakup proses identifikasi kewajiban perpajakan, tax planning, tax determination, pemotongan dan pemungutan, rekonsiliasi, pelaporan, dokumentasi, pengendalian internal, tax risk management, hingga evaluasi kepatuhan.
Karakteristik bisnis bank membuat tax management memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Bank mengelola berbagai produk dan transaksi seperti kredit, deposito, tabungan, treasury, surat berharga, jasa keuangan, transaksi antarbank, pembayaran kepada vendor, remunerasi pegawai, transaksi lintas negara, hingga layanan digital.
Setiap transaksi dapat memiliki konsekuensi perpajakan yang berbeda.
Oleh karena itu, pendekatan tax management perlu menghubungkan:
Transaksi Bisnis → Akuntansi → Tax Treatment → Tax Calculation → Tax Compliance → Reporting → Reconciliation → Tax Risk Control
Memasuki 2026–2027, kebutuhan tersebut semakin penting karena administrasi perpajakan Indonesia terus mengalami digitalisasi. PMK Nomor 81 Tahun 2024 tentang ketentuan perpajakan dalam rangka pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan telah mengalami beberapa perubahan, termasuk melalui PMK Nomor 1 Tahun 2026 yang ditetapkan dan berlaku sejak 22 Januari 2026.
Dengan kondisi tersebut, tax management perlu dipandang sebagai bagian dari financial governance, compliance, risk management, dan business management bank.
Apa yang Dimaksud dengan Tax Management Perbankan?
Tax management adalah pendekatan sistematis untuk mengelola kewajiban perpajakan organisasi agar proses perpajakan berjalan sesuai ketentuan, terdokumentasi, terkendali, dan terintegrasi dengan kegiatan bisnis.
Dalam industri perbankan, tax management dapat mencakup beberapa area utama:
- Tax planning.
- Tax compliance.
- Tax accounting.
- Tax reporting.
- Tax reconciliation.
- Tax risk management.
- Tax governance.
- Tax control.
- Tax audit preparation.
- Regulatory monitoring.
- Tax data management.
Tax management berbeda dari sekadar administrasi pajak.
Administrasi pajak berfokus pada pelaksanaan kewajiban, sedangkan tax management memiliki cakupan yang lebih luas karena mencakup bagaimana organisasi merancang proses, mengidentifikasi risiko, mengendalikan transaksi, dan memastikan kewajiban pajak terintegrasi dengan keputusan bisnis.
Mengapa Tax Management Penting bagi Bank?
Bank mengelola transaksi dengan volume yang besar dan memiliki jaringan operasional yang luas. Kesalahan kecil dalam tax determination dapat berdampak pada banyak transaksi.
Beberapa alasan pentingnya tax management bagi bank adalah:
1. Volume Transaksi yang Tinggi
Bank memproses transaksi dalam jumlah besar setiap hari. Pengelolaan secara manual dapat meningkatkan risiko kesalahan.
2. Kompleksitas Produk
Produk kredit, simpanan, treasury, jasa keuangan, dan produk digital dapat memiliki karakteristik perpajakan yang berbeda.
3. Banyaknya Unit yang Terlibat
Data perpajakan berasal dari finance, accounting, tax, procurement, HR, treasury, IT, legal, dan unit bisnis.
4. Perubahan Regulasi
Ketentuan perpajakan dapat mengalami perubahan sehingga kebijakan internal harus diperbarui.
5. Digitalisasi Administrasi Pajak
Perkembangan Coretax meningkatkan kebutuhan terhadap kualitas data, integrasi sistem, dan dokumentasi elektronik.
6. Risiko Pemeriksaan
Bank perlu dapat menjelaskan dasar perlakuan pajak atas transaksi yang dilakukan.
7. Dampak terhadap Financial Performance
Pajak berhubungan dengan profit after tax, cash flow, budgeting, financial projection, dan financial planning.
Ruang Lingkup Tax Management Industri Perbankan
Tax management perbankan dapat dibangun melalui beberapa komponen berikut:
| Komponen | Fokus |
|---|---|
| Tax Planning | Perencanaan konsekuensi perpajakan |
| Tax Compliance | Pemenuhan kewajiban pajak |
| Tax Accounting | Pencatatan aspek perpajakan |
| Tax Reporting | Penyusunan dan pelaporan pajak |
| Tax Reconciliation | Rekonsiliasi data keuangan dan pajak |
| Tax Risk | Identifikasi dan mitigasi risiko |
| Tax Governance | Tata kelola perpajakan |
| Tax Control | Pengendalian proses perpajakan |
| Tax Audit | Persiapan dan pengelolaan pemeriksaan |
| Tax Technology | Digitalisasi proses pajak |
Tax Planning dalam Industri Perbankan
Tax planning merupakan bagian penting dari tax management.
Tax planning bukan sekadar upaya mengurangi beban pajak. Dalam konteks tata kelola yang baik, tax planning perlu memastikan bahwa keputusan bisnis telah mempertimbangkan konsekuensi perpajakan secara legal, terdokumentasi, dan sesuai ketentuan.
Contohnya, sebelum bank menjalankan transaksi tertentu, tim terkait dapat melakukan analisis:
- Apa jenis transaksinya?
- Siapa pihak yang terlibat?
- Apa karakteristik penghasilannya?
- Apa kewajiban pemotongan?
- Apakah ada kewajiban PPN?
- Apakah terdapat transaksi lintas negara?
- Apakah terdapat P3B yang relevan?
- Apa dokumen yang diperlukan?
- Bagaimana transaksi tersebut dicatat?
- Bagaimana transaksi tersebut dilaporkan?
Dengan pendekatan tersebut, pajak dipertimbangkan sejak tahap perencanaan transaksi, bukan setelah transaksi selesai.
Tax Planning dan Business Planning Bank
Tax planning sebaiknya terintegrasi dengan business planning.
Misalnya, ketika bank merencanakan:
- Pembukaan kantor baru.
- Pengadaan teknologi.
- Pengembangan layanan digital.
- Kerja sama dengan vendor asing.
- Pengembangan produk pembiayaan.
- Restrukturisasi organisasi.
- Investasi pada aset.
- Transaksi treasury.
- Penggunaan jasa konsultan.
konsekuensi perpajakan perlu dianalisis sejak awal.
Hal ini dapat membantu manajemen memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai biaya, cash flow, profitabilitas, dan risiko transaksi.
Tax Compliance sebagai Pilar Tax Management
Tax compliance merupakan proses memastikan seluruh kewajiban pajak dipenuhi sesuai ketentuan.
Untuk bank, tax compliance dapat meliputi:
- Identifikasi objek pajak.
- Perhitungan pajak.
- Pemotongan.
- Pemungutan.
- Penyetoran.
- Penerbitan bukti potong.
- Pelaporan.
- Rekonsiliasi.
- Dokumentasi.
- Monitoring jatuh tempo.
- Tindak lanjut koreksi.
Tax compliance yang baik perlu didukung oleh SOP dan sistem monitoring.
PPh Badan dalam Tax Management Bank
Sebagai wajib pajak badan, bank perlu memperhitungkan kewajiban PPh badan sesuai ketentuan.
Salah satu aktivitas utama adalah rekonsiliasi fiskal.
Rekonsiliasi dilakukan dengan membandingkan laba menurut laporan keuangan komersial dengan ketentuan fiskal.
Secara sederhana:
Laba Komersial
↓
Identifikasi Perbedaan Komersial-Fiskal
↓
Koreksi Fiskal
↓
Penghasilan Neto Fiskal
↓
Penghitungan Pajak
Tax management perlu memastikan bahwa setiap koreksi memiliki dasar dan dokumentasi yang memadai.
Rekonsiliasi Fiskal sebagai Tax Control
Rekonsiliasi fiskal dapat menjadi salah satu mekanisme pengendalian pajak.
Beberapa area yang perlu direview:
- Pendapatan.
- Biaya operasional.
- Penyusutan.
- Amortisasi.
- Cadangan.
- Biaya yang memiliki perlakuan fiskal khusus.
- Penghasilan final.
- Penghasilan bukan objek pajak.
- Transaksi pihak berelasi.
- Perbedaan waktu pengakuan.
Dokumentasi koreksi fiskal perlu disusun secara sistematis agar dapat ditelusuri.
PPh 21 dalam Tax Management Perbankan
Bank memiliki banyak pegawai dengan struktur penghasilan yang beragam.
Tax management atas PPh 21 perlu mempertimbangkan:
- Gaji.
- Tunjangan.
- Bonus.
- Insentif.
- Penghasilan tidak teratur.
- Fasilitas tertentu.
- Natura atau kenikmatan sesuai ketentuan.
- Status pegawai.
- Data identitas perpajakan.
- Bukti potong.
- Rekonsiliasi payroll.
Integrasi antara sistem HR, payroll, accounting, dan tax dapat membantu mengurangi pekerjaan manual.
PPh 23 dan Vendor Management
Vendor merupakan bagian penting dari operasional bank.
Bank dapat menggunakan vendor untuk:
- Teknologi informasi.
- Konsultasi.
- Legal.
- Audit.
- Maintenance.
- Keamanan.
- Outsourcing.
- Digital services.
- Professional services.
Tax management perlu memastikan bahwa setiap pembayaran vendor telah melalui proses tax determination yang tepat.
Contoh alurnya:
Purchase Order → Contract → Invoice → Tax Determination → Payment → Withholding → Bukti Potong → Reconciliation
Dengan proses tersebut, tax function dapat terlibat sejak awal, bukan hanya saat pelaporan.
PPh 26 dan Transaksi Internasional
Bank dapat melakukan transaksi dengan pihak luar negeri, seperti pembayaran:
- Bunga.
- Royalti.
- Jasa.
- Lisensi.
- Teknologi.
- Konsultasi.
- Fee tertentu.
Dalam transaksi tersebut, tax management perlu memperhatikan ketentuan domestik dan apabila relevan, ketentuan dalam Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda.
Dokumen dan status pihak penerima perlu diverifikasi sebelum menerapkan perlakuan pajak tertentu.
Tax Management atas Bunga Deposito dan Tabungan
Bunga deposito dan tabungan merupakan salah satu area perpajakan yang penting dalam bisnis perbankan.
Dalam pengelolaan pajaknya, bank perlu memperhatikan:
- Jenis produk.
- Penerima penghasilan.
- Jumlah penghasilan.
- Tarif yang berlaku.
- Ketentuan pengecualian.
- Pemotongan.
- Bukti pemotongan.
- Pelaporan.
Tax management perlu memastikan bahwa sistem bank dapat mengidentifikasi transaksi yang memiliki konsekuensi perpajakan secara otomatis dan konsisten.
Tax Management dan PPN Jasa Keuangan
Perbankan juga perlu memahami perlakuan PPN atas jasa keuangan.
Jasa keuangan memiliki perlakuan khusus dalam sistem PPN. Direktorat Jenderal Pajak menjelaskan bahwa jasa keuangan termasuk jasa kena pajak yang memperoleh fasilitas PPN dibebaskan sesuai ketentuan.
Untuk kepentingan tax management, bank perlu melakukan tax mapping terhadap:
- Jasa keuangan.
- Jasa pendukung.
- Pembelian barang.
- Jasa konsultan.
- Jasa teknologi.
- Jasa outsourcing.
- Jasa dari luar negeri.
- Transaksi lain yang tidak masuk kategori jasa keuangan.
Penting untuk tidak menggeneralisasi seluruh transaksi bank sebagai transaksi yang memiliki perlakuan pajak sama.
Coretax dalam Tax Management Perbankan
Digitalisasi administrasi pajak merupakan salah satu perubahan penting dalam pengelolaan tax management.
PMK Nomor 81 Tahun 2024 mengatur ketentuan perpajakan dalam rangka pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan. Peraturan tersebut kemudian mengalami beberapa perubahan, termasuk PMK Nomor 1 Tahun 2026.
Bagi bank, perubahan tersebut mempunyai implikasi terhadap proses:
- Registrasi.
- Administrasi perpajakan.
- Pembayaran.
- Pemotongan.
- Pelaporan.
- Pengelolaan data.
- Rekonsiliasi.
Karena itu, tax management modern perlu memperhatikan kesiapan sistem dan kualitas data.
Tax Data Management
Data merupakan fondasi utama tax management.
Kesalahan data pada tahap awal dapat menyebabkan masalah pada tahap pelaporan.
Contohnya:
Data Vendor Salah → Tax Mapping Salah → Pemotongan Salah → Bukti Potong Salah → Rekonsiliasi Tidak Sesuai → Risiko Koreksi
Karena itu, bank perlu membangun tax data governance.
Elemen Tax Data Governance
Beberapa elemen yang dapat diterapkan:
- Data owner.
- Data steward.
- Master data.
- Data validation.
- Data classification.
- Tax mapping.
- Data reconciliation.
- Data lineage.
- Access control.
- Audit trail.
Tax Reconciliation dalam Industri Perbankan
Rekonsiliasi merupakan salah satu kontrol penting dalam tax management.
Bank dapat melakukan rekonsiliasi antara:
| Sumber Data | Dibandingkan dengan |
|---|---|
| General Ledger | Tax Ledger |
| Payroll | PPh 21 |
| Vendor Payment | PPh 23 |
| Overseas Payment | PPh 26 |
| Pendapatan | PPh Badan |
| Transaksi | Tax Engine |
| Bukti Potong | SPT |
| Tax Payable | General Ledger |
| Sistem Internal | Data Pelaporan |
Rekonsiliasi dapat dilakukan secara bulanan maupun berdasarkan tingkat risiko transaksi.
Tax Risk Management Perbankan
Tax risk management merupakan bagian penting dari tax management.
Risiko pajak dapat muncul dari:
Risiko Regulasi
Perubahan ketentuan tidak segera diikuti dengan perubahan SOP.
Risiko Transaksi
Tax treatment suatu transaksi tidak tepat.
Risiko Data
Data yang digunakan untuk pelaporan tidak lengkap atau tidak akurat.
Risiko Sistem
Sistem perpajakan tidak terintegrasi dengan sistem transaksi.
Risiko SDM
Pegawai belum memahami ketentuan terbaru.
Risiko Dokumentasi
Dokumen transaksi tidak memadai.
Risiko Pelaporan
Terdapat perbedaan antara data internal dengan data pelaporan.
Tax Risk Assessment
Bank dapat membuat tax risk register.
| Risiko | Dampak | Kontrol |
|---|---|---|
| Salah tax mapping | Koreksi pajak | Review tax mapping |
| Data vendor tidak valid | Bukti potong bermasalah | Master data validation |
| Salah klasifikasi jasa | Salah pemotongan | Tax determination |
| Keterlambatan pelaporan | Sanksi administratif | Tax calendar |
| Data GL tidak sesuai | Rekonsiliasi gagal | Monthly reconciliation |
| Regulasi baru tidak diterapkan | Compliance risk | Regulatory monitoring |
| Dokumen kurang | Audit risk | Documentation checklist |
Risk register perlu diperbarui secara berkala.
Tax Governance dalam Industri Perbankan
Tax governance merupakan kerangka tata kelola yang memastikan perpajakan dikelola secara terstruktur.
Tax governance dapat mencakup:
- Tax policy.
- Tax authority matrix.
- SOP.
- Tax risk framework.
- Internal control.
- Reporting.
- Monitoring.
- Review.
- Audit.
- Documentation.
Struktur tersebut perlu terhubung dengan governance perusahaan secara keseluruhan.
Pembagian Peran dalam Tax Management
Tax management bukan hanya tanggung jawab tax department.
| Unit | Peran |
|---|---|
| Direksi | Arah dan governance |
| Finance | Pengelolaan keuangan |
| Accounting | Pencatatan |
| Tax | Tax determination dan compliance |
| Compliance | Monitoring kepatuhan |
| Risk | Tax risk management |
| Legal | Aspek hukum |
| Procurement | Data vendor dan kontrak |
| HR | Payroll |
| Treasury | Transaksi keuangan |
| IT | Integrasi sistem |
| Internal Audit | Assurance |
Model ini menunjukkan bahwa tax management merupakan tanggung jawab lintas fungsi.
Tax Control Framework
Tax control framework dapat dibuat dengan prinsip:
Identify → Assess → Control → Monitor → Report → Improve
Identify
Mengidentifikasi kewajiban dan risiko pajak.
Assess
Menilai tingkat risiko berdasarkan kemungkinan dan dampaknya.
Control
Membangun kontrol preventif dan detektif.
Monitor
Melakukan monitoring secara berkala.
Report
Menyampaikan informasi kepada pihak yang bertanggung jawab.
Improve
Melakukan perbaikan berdasarkan temuan dan perubahan regulasi.
Tax Calendar sebagai Instrumen Pengendalian
Tax calendar membantu memastikan kewajiban pajak tidak terlewat.
Isi tax calendar dapat meliputi:
- Tanggal pemotongan.
- Tanggal pembayaran.
- Tanggal pelaporan.
- SPT Masa.
- SPT Tahunan.
- Rekonsiliasi.
- Review internal.
- Regulatory update.
- Tax audit.
- Tindak lanjut koreksi.
Tax calendar dapat diintegrasikan dengan sistem reminder dan dashboard compliance.
Tax Audit Preparation
Tax management juga perlu mempersiapkan bank menghadapi pemeriksaan pajak.
Dokumen yang perlu dikelola secara sistematis antara lain:
- Laporan keuangan.
- General ledger.
- SPT.
- Bukti potong.
- Bukti pembayaran.
- Kontrak.
- Invoice.
- Rekonsiliasi fiskal.
- Tax calculation.
- Working paper.
- Dokumentasi transaksi.
- Dokumen transaksi pihak berelasi.
- Dokumen transaksi internasional.
Dokumentasi yang baik mempermudah proses penelusuran transaksi.
Transfer Pricing dalam Tax Management Bank
Transaksi dengan pihak berelasi perlu mendapatkan perhatian khusus.
Dalam industri perbankan, hubungan pihak berelasi dapat muncul melalui:
- Entitas dalam grup.
- Perusahaan induk.
- Anak perusahaan.
- Entitas afiliasi.
- Transaksi pendanaan.
- Jasa manajemen.
- Jasa teknologi.
- Transaksi tertentu antarentitas.
Tax management perlu memastikan transaksi dilakukan dengan dasar yang dapat dipertanggungjawabkan dan dokumentasi yang sesuai.
Akses Informasi Keuangan dan Dampaknya bagi Bank
Salah satu perkembangan penting untuk 2026 adalah PMK Nomor 108 Tahun 2025 mengenai petunjuk teknis akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan.
PMK tersebut mulai berlaku 1 Januari 2026 dan menggantikan PMK 70/PMK.03/2017 beserta perubahannya. Regulasi tersebut mencakup akses informasi keuangan oleh DJP, pelaporan otomatis, serta ketentuan yang berkaitan dengan CRS dan CARF.
Bagi lembaga keuangan, hal tersebut meningkatkan pentingnya:
- Kualitas data rekening.
- Identifikasi nasabah.
- Klasifikasi rekening.
- Data wajib pajak.
- Data pelaporan.
- Validasi informasi.
- Data governance.
- Kepatuhan pelaporan.
PMK 108 Tahun 2025 juga mengatur masa transisi, termasuk perbedaan ketentuan untuk data tahun 2025 dan sebelumnya dengan tahun data 2026 dan setelahnya.
Tax Management untuk Bank Digital
Transformasi digital membuat produk dan transaksi perbankan semakin kompleks.
Bank digital perlu memperhatikan tax management pada:
- Digital onboarding.
- Rekening digital.
- Mobile banking.
- Internet banking.
- Digital lending.
- Payment services.
- API banking.
- Fee-based income.
- Digital partnerships.
- Cloud services.
- Vendor teknologi.
Tax mapping perlu dilakukan sejak tahap desain produk.
Pendekatan yang ideal adalah:
Product Design → Tax Review → System Configuration → Testing → Go Live → Monitoring
Contoh Kasus Nyata: Tax Management Pembayaran Vendor Teknologi
Sebagai ilustrasi berbasis kondisi operasional perbankan, sebuah bank menggunakan vendor teknologi dari dalam dan luar negeri.
Bank memiliki kontrak untuk:
- Software license.
- Cloud services.
- Technical support.
- Consulting.
- Maintenance.
Awalnya seluruh invoice diproses melalui sistem procurement tanpa tax classification yang seragam.
Tim tax kemudian menemukan bahwa setiap jenis pembayaran memiliki karakteristik yang berbeda dan perlu dianalisis berdasarkan substansi transaksi.
Bank kemudian membangun tax matrix:
| Jenis Transaksi | Tax Review |
|---|---|
| Software License | Analisis karakter transaksi |
| Cloud Service | Review jenis jasa dan pihak penerima |
| Consulting | Review kewajiban pemotongan |
| Maintenance | Tax classification |
| Overseas Service | Review PPh 26 dan P3B jika relevan |
Tax matrix tersebut kemudian diintegrasikan dengan procurement.
Hasil yang diharapkan:
- Tax review lebih awal.
- Kesalahan pemotongan berkurang.
- Dokumentasi lebih baik.
- Rekonsiliasi lebih cepat.
- Risiko pajak lebih mudah dimonitor.
Kasus tersebut menunjukkan bahwa tax management sebaiknya masuk sejak tahap procurement dan contract review, bukan hanya ketika pembayaran dilakukan.
Strategi Meningkatkan Tax Management Bank 2026–2027
Beberapa strategi yang dapat diterapkan adalah:
1. Memperkuat Tax Policy
Tax policy perlu menjelaskan prinsip pengelolaan pajak dan kewenangan masing-masing unit.
2. Membuat Tax Mapping Produk
Setiap produk perlu memiliki tax treatment yang terdokumentasi.
3. Meningkatkan Integrasi Sistem
Sistem finance, accounting, procurement, HR, dan tax perlu memiliki data yang konsisten.
4. Mengembangkan Tax Dashboard
Dashboard dapat menampilkan:
- Tax payable.
- Tax payment.
- Tax filing.
- Outstanding issue.
- Tax risk.
- Reconciliation status.
5. Melakukan Regulatory Monitoring
Perubahan regulasi harus diterjemahkan menjadi tindakan internal.
6. Memperkuat Tax Control
Gunakan maker-checker, approval, reconciliation, dan audit trail.
7. Meningkatkan Kompetensi SDM
Pegawai perlu memahami pajak sekaligus memahami bisnis perbankan.
Hubungan Tax Management dengan Financial Performance
Tax management memiliki hubungan erat dengan financial management.
Pajak dapat memengaruhi:
- Net profit.
- Cash flow.
- Budget.
- Financial projection.
- Cost structure.
- Profitability.
- Capital planning.
- Business planning.
Karena itu, finance dan tax sebaiknya tidak bekerja dalam silo.
Dalam proses budgeting, misalnya, konsekuensi perpajakan perlu dipertimbangkan sejak awal.
Tax Management dan Cost Efficiency
Tax management yang efektif juga dapat mendukung efisiensi proses.
Efisiensi dapat dicapai melalui:
- Otomatisasi.
- Standardisasi.
- Tax mapping.
- Integrasi data.
- Digital documentation.
- Reconciliation automation.
- Exception reporting.
Namun, efisiensi tidak boleh mengorbankan kualitas kontrol.
Prinsip yang dapat digunakan adalah:
Automation + Control + Documentation + Review
Kompetensi yang Diperoleh dari Training Tax Management
Peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep tax management.
- Mengidentifikasi kewajiban pajak bank.
- Menganalisis tax treatment transaksi.
- Memahami tax planning.
- Mengelola tax compliance.
- Melakukan tax reconciliation.
- Mengidentifikasi tax risk.
- Membangun tax control.
- Memahami Coretax.
- Mengelola tax documentation.
- Mempersiapkan tax audit.
- Mengembangkan tax governance.
- Menghubungkan pajak dengan financial management.
Materi Training Tax Management untuk Industri Perbankan
Materi training dapat disusun sebagai berikut:
| Modul | Materi |
|---|---|
| 1 | Konsep Tax Management Perbankan |
| 2 | Update Regulasi Perpajakan 2026–2027 |
| 3 | Tax Planning Bank |
| 4 | Tax Compliance |
| 5 | PPh Badan Perbankan |
| 6 | Rekonsiliasi Fiskal |
| 7 | PPh 21 |
| 8 | PPh 23 |
| 9 | PPh 26 |
| 10 | Pajak Bunga Deposito dan Tabungan |
| 11 | PPN dan Jasa Keuangan |
| 12 | Tax Treatment Produk Perbankan |
| 13 | Coretax DJP |
| 14 | Tax Data Management |
| 15 | Tax Reconciliation |
| 16 | Tax Risk Management |
| 17 | Tax Governance |
| 18 | Tax Control Framework |
| 19 | Transfer Pricing dan Transaksi Internasional |
| 20 | Tax Audit Preparation |
| 21 | Studi Kasus Tax Management Bank |
| 22 | Penyusunan Tax Management Improvement Plan |
Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ini?
Program Training Tax Management untuk Industri Perbankan relevan untuk:
- Direksi bank.
- Manajemen bank.
- Tax manager.
- Tax officer.
- Finance manager.
- Finance officer.
- Accounting manager.
- Accounting officer.
- Compliance officer.
- Risk management officer.
- Internal auditor.
- Treasury.
- Procurement.
- Legal.
- HR/payroll.
- IT dan data governance.
- Profesional bank konvensional.
- Profesional bank syariah.
- Profesional BPR/BPR Syariah.
- Konsultan pajak dan keuangan sektor perbankan.
Checklist Evaluasi Tax Management Bank
Bank dapat melakukan self-assessment dengan checklist berikut:
| Area | Pertanyaan |
|---|---|
| Tax Policy | Apakah kebijakan pajak telah diperbarui? |
| Tax Mapping | Apakah produk dan transaksi memiliki tax treatment? |
| Compliance | Apakah seluruh kewajiban dipantau? |
| Data | Apakah master data valid? |
| Coretax | Apakah sistem dan proses telah siap? |
| Reconciliation | Apakah data pajak direkonsiliasi? |
| Risk | Apakah tax risk register tersedia? |
| Control | Apakah maker-checker diterapkan? |
| Documentation | Apakah dokumen transaksi lengkap? |
| Audit | Apakah working paper tersedia? |
| Vendor | Apakah tax treatment vendor telah ditentukan? |
| International | Apakah transaksi luar negeri direview? |
Tantangan Implementasi Tax Management
Implementasi tax management dapat menghadapi sejumlah tantangan.
Perubahan Regulasi
Tim perlu mengikuti perubahan ketentuan secara konsisten.
Sistem yang Terfragmentasi
Data pajak dapat berasal dari banyak aplikasi.
Data Tidak Konsisten
Perbedaan antara master data, invoice, pembayaran, dan general ledger dapat menyulitkan rekonsiliasi.
Keterbatasan SDM
Tax professional perlu memahami aspek pajak sekaligus bisnis perbankan.
Koordinasi Lintas Unit
Tax management membutuhkan kerja sama finance, IT, procurement, HR, legal, compliance, dan business unit.
Dokumentasi
Transaksi kompleks membutuhkan dokumentasi yang memadai.
Strategi Pengembangan Tax Management Berbasis Digital
Bank dapat mengembangkan roadmap sederhana:
Tahap 1 — Assessment
Identifikasi proses, risiko, sistem, dan gap.
Tahap 2 — Tax Mapping
Petakan produk, transaksi, vendor, dan kewajiban pajak.
Tahap 3 — Standardization
Standarkan kode dan tax treatment.
Tahap 4 — Integration
Integrasikan data dan sistem.
Tahap 5 — Automation
Otomatisasi proses yang berulang.
Tahap 6 — Monitoring
Bangun dashboard dan exception reporting.
Tahap 7 — Continuous Improvement
Lakukan evaluasi berdasarkan perubahan regulasi dan hasil audit.
Peran Training dalam Penguatan Tax Management
Training bukan hanya memberikan teori perpajakan, tetapi dapat digunakan sebagai sarana untuk menyamakan pemahaman antarunit.
Program yang efektif dapat menggabungkan:
- Pemahaman regulasi.
- Pembahasan transaksi perbankan.
- Studi kasus.
- Simulasi tax determination.
- Rekonsiliasi.
- Analisis risiko.
- Pembahasan Coretax.
- Penyusunan tax control.
- Diskusi permasalahan internal.
Dengan pendekatan tersebut, peserta dapat memahami bagaimana teori diterapkan dalam aktivitas perbankan.
Kesimpulan
Training Tax Management untuk Industri Perbankan menjadi semakin relevan dalam menghadapi kebutuhan pengelolaan pajak yang terintegrasi pada periode 2026–2027.
Tax management tidak hanya berbicara mengenai perhitungan pajak. Pengelolaan pajak modern mencakup tax planning, tax compliance, tax accounting, tax reconciliation, tax risk management, tax governance, tax control, tax technology, dan tax audit preparation.
Digitalisasi administrasi melalui Coretax menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. PMK 81 Tahun 2024 telah mengalami sejumlah perubahan dan PMK 1 Tahun 2026 menjadi perubahan keempat atas regulasi tersebut.
Selain itu, PMK 108 Tahun 2025 yang berlaku mulai 1 Januari 2026 membawa ketentuan baru mengenai akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan, termasuk pelaporan informasi rekening keuangan dalam kerangka CRS serta aspek CARF.
Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa tax management semakin terkait dengan data governance, teknologi, compliance, risk management, dan financial management.
Bagi industri perbankan, penguatan tax management dapat dilakukan melalui tax policy yang jelas, tax mapping produk dan transaksi, rekonsiliasi berkala, integrasi sistem, pengendalian internal, regulatory monitoring, serta peningkatan kompetensi SDM.
Dengan pendekatan yang terstruktur, fungsi perpajakan dapat menjadi bagian integral dari tata kelola dan pengelolaan keuangan bank.
FAQ Training Tax Management untuk Industri Perbankan
Apa yang dimaksud dengan Training Tax Management untuk Industri Perbankan?
Training Tax Management untuk Industri Perbankan adalah program pelatihan yang membahas pengelolaan perpajakan bank secara menyeluruh, mulai dari tax planning, tax compliance, tax reconciliation, tax risk management, tax governance, hingga pengelolaan administrasi pajak digital.
Apa perbedaan tax management dengan tax compliance?
Tax compliance berfokus pada pemenuhan kewajiban perpajakan, sedangkan tax management memiliki cakupan lebih luas, termasuk perencanaan, pengendalian, manajemen risiko, governance, data, sistem, dan evaluasi proses perpajakan.
Apakah Coretax menjadi bagian dari tax management?
Ya. Coretax merupakan bagian penting dari transformasi administrasi perpajakan dan perlu diperhatikan dalam pengelolaan tax process, data, pelaporan, serta rekonsiliasi bank. PMK 81 Tahun 2024 telah mengalami beberapa perubahan, termasuk PMK 1 Tahun 2026.
Mengapa tax reconciliation penting bagi bank?
Tax reconciliation membantu memastikan kesesuaian antara data transaksi, general ledger, bukti pemotongan, pembayaran, dan pelaporan pajak sehingga perbedaan dapat diidentifikasi lebih awal.
Apakah transaksi dengan pihak luar negeri termasuk materi tax management?
Ya. Transaksi lintas negara dapat memunculkan aspek seperti PPh 26, P3B, dokumentasi, dan ketentuan pajak internasional yang relevan.
Apa hubungan tax management dengan financial management?
Pajak dapat memengaruhi profit, cash flow, budgeting, financial projection, dan cost structure. Karena itu, tax management perlu terintegrasi dengan financial management bank.
Siapa yang cocok mengikuti training ini?
Training relevan bagi tax, finance, accounting, compliance, risk management, internal audit, treasury, legal, procurement, HR, IT, manajemen, serta profesional lain yang terlibat dalam pengelolaan transaksi dan keuangan perbankan.
Hubungi Kami untuk Program Training Tax Management Industri Perbankan 2026–2027
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

