Training Asset Liability Management (ALM) Perbankan: Strategi Pengelolaan Aset, Liabilitas, Likuiditas, dan Risiko Bank 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePengertian Asset Liability Management (ALM) Perbankan
Asset Liability Management atau ALM perbankan merupakan pendekatan strategis untuk mengelola aset dan liabilitas bank secara terintegrasi dengan mempertimbangkan aspek likuiditas, risiko pasar, risiko suku bunga, struktur pendanaan, serta profitabilitas.
Dalam kegiatan operasional bank, aset dan liabilitas tidak dapat dikelola secara terpisah. Aset bank antara lain terdiri dari kredit yang diberikan, surat berharga, penempatan pada bank lain, serta aset produktif lainnya. Sementara itu, liabilitas mencakup dana pihak ketiga, kewajiban kepada bank lain, surat berharga yang diterbitkan, dan berbagai kewajiban lainnya.
Ketidakseimbangan antara karakteristik aset dan liabilitas dapat menimbulkan risiko. Misalnya, bank memberikan kredit berjangka panjang dengan suku bunga tetap, tetapi sebagian besar sumber dananya berasal dari deposito berjangka pendek. Ketika biaya dana meningkat, pendapatan dari aset tersebut belum tentu langsung meningkat. Kondisi tersebut dapat menekan margin dan profitabilitas bank.
Karena itu, ALM berfungsi untuk memastikan bahwa struktur neraca bank tetap mendukung:
- Kecukupan likuiditas.
- Stabilitas pendapatan.
- Pengendalian risiko suku bunga.
- Pengelolaan jatuh tempo aset dan liabilitas.
- Efisiensi biaya dana.
- Optimalisasi Net Interest Margin atau NIM.
- Diversifikasi sumber pendanaan.
- Pengelolaan risiko pasar.
- Ketahanan terhadap perubahan kondisi ekonomi.
Training Asset Liability Management Perbankan dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta mengenai bagaimana mengelola hubungan antara aset, liabilitas, risiko, likuiditas, dan profitabilitas sehingga keputusan pengelolaan neraca dapat dilakukan secara lebih terukur.
Mengapa Asset Liability Management Penting bagi Perbankan?
Bank merupakan institusi yang secara fundamental melakukan transformasi dana. Bank menghimpun dana dari masyarakat dan sumber pendanaan lainnya, kemudian menyalurkannya dalam bentuk kredit, investasi, maupun aset produktif lainnya.
Aktivitas tersebut menghasilkan potensi mismatch antara aset dan liabilitas.
Contohnya:
| Komponen | Karakteristik |
|---|---|
| Deposito | Dapat berjangka pendek hingga menengah |
| Tabungan | Cenderung dapat ditarik sesuai ketentuan |
| Kredit modal kerja | Umumnya berjangka pendek |
| Kredit investasi | Dapat berjangka menengah hingga panjang |
| KPR | Umumnya berjangka panjang |
| Surat berharga | Memiliki karakteristik jatuh tempo dan sensitivitas suku bunga tertentu |
Jika bank tidak mengelola struktur tersebut secara hati-hati, perubahan suku bunga atau kondisi likuiditas dapat memengaruhi kinerja keuangan.
ALM membantu manajemen memahami bagaimana perubahan pada satu sisi neraca dapat memberikan dampak terhadap sisi lainnya.
Misalnya, ketika suku bunga pasar meningkat, bank perlu mempertimbangkan:
- Seberapa cepat biaya dana meningkat?
- Seberapa cepat bunga kredit dapat disesuaikan?
- Berapa banyak aset yang menggunakan bunga tetap?
- Berapa banyak liabilitas yang harus direpricing?
- Bagaimana dampaknya terhadap NIM?
- Apakah likuiditas tetap memadai?
- Apakah diperlukan perubahan strategi pendanaan?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan bagian penting dari pengelolaan ALM.
Tujuan Training Asset Liability Management Perbankan
Training Asset Liability Management Perbankan bertujuan meningkatkan kemampuan profesional bank dalam menganalisis dan mengelola struktur aset serta liabilitas secara terintegrasi.
Tujuan pembelajaran antara lain:
- Memahami konsep dasar Asset Liability Management.
- Memahami struktur neraca bank.
- Menganalisis hubungan antara aset dan liabilitas.
- Mengidentifikasi potensi asset-liability mismatch.
- Mengelola risiko suku bunga.
- Mengelola risiko likuiditas.
- Memahami maturity gap dan repricing gap.
- Menganalisis dampak perubahan suku bunga terhadap pendapatan bank.
- Mengoptimalkan struktur pendanaan.
- Mengendalikan cost of fund.
- Mengoptimalkan Net Interest Margin.
- Melakukan liquidity forecasting.
- Menyusun skenario dan stress testing.
- Mendukung pengambilan keputusan ALCO.
- Mengintegrasikan ALM dengan strategi bisnis bank.
Komponen Utama Asset Liability Management
ALM memiliki cakupan yang luas karena berhubungan dengan berbagai aspek pengelolaan neraca bank.
1. Asset Management
Asset management berfokus pada pengelolaan aset bank agar menghasilkan tingkat pendapatan yang optimal dengan risiko yang tetap terkendali.
Aset bank dapat meliputi:
- Kas.
- Penempatan pada Bank Indonesia.
- Penempatan pada bank lain.
- Surat berharga.
- Kredit yang diberikan.
- Aset tetap.
- Aset produktif lainnya.
Dalam perspektif ALM, pengelolaan aset tidak hanya melihat besarnya aset, tetapi juga memperhatikan:
- Jangka waktu.
- Tingkat bunga.
- Likuiditas.
- Kualitas aset.
- Risiko pasar.
- Risiko kredit.
- Potensi pendapatan.
- Sensitivitas terhadap perubahan suku bunga.
2. Liability Management
Liability management berfokus pada bagaimana bank mendapatkan dan mengelola sumber dana secara efisien.
Sumber dana dapat berasal dari:
- Giro.
- Tabungan.
- Deposito.
- Pinjaman antarbank.
- Surat berharga.
- Pinjaman bilateral.
- Sumber pendanaan lainnya.
Bank perlu memperhatikan biaya masing-masing sumber dana.
Semakin tinggi cost of fund, semakin besar tekanan terhadap margin apabila pendapatan aset tidak meningkat secara seimbang.
3. Liquidity Management
Likuiditas merupakan kemampuan bank memenuhi kewajibannya ketika jatuh tempo tanpa menimbulkan kerugian yang tidak dapat diterima.
Dalam ALM, pengelolaan likuiditas mencakup:
- Proyeksi arus kas.
- Pengelolaan aset likuid.
- Monitoring jatuh tempo.
- Analisis sumber dan penggunaan dana.
- Liquidity buffer.
- Diversifikasi sumber pendanaan.
- Contingency funding planning.
4. Interest Rate Risk Management
Perubahan suku bunga dapat memengaruhi pendapatan dan nilai ekonomi bank.
Bank perlu mengetahui aset dan liabilitas mana yang akan mengalami perubahan bunga ketika terjadi perubahan suku bunga pasar.
Analisis tersebut menjadi dasar dalam pengelolaan:
- Repricing gap.
- Net Interest Income.
- Net Interest Margin.
- Economic Value.
- Interest rate sensitivity.
Memahami Struktur Neraca Bank dalam ALM
Neraca merupakan salah satu sumber informasi utama dalam analisis ALM.
Secara sederhana, struktur neraca bank dapat digambarkan sebagai berikut:
| Aset | Liabilitas dan Ekuitas |
|---|---|
| Kas dan setara kas | Giro |
| Penempatan pada bank lain | Tabungan |
| Surat berharga | Deposito |
| Kredit | Pinjaman |
| Aset lainnya | Surat berharga diterbitkan |
| Ekuitas |
ALM berusaha memahami hubungan antara setiap komponen tersebut.
Sebagai contoh, apabila bank meningkatkan penyaluran kredit jangka panjang, maka bank juga perlu mempertimbangkan bagaimana kredit tersebut akan dibiayai.
Apakah menggunakan:
- Deposito jangka panjang?
- Tabungan?
- Giro?
- Pinjaman antarbank?
- Obligasi?
- Sumber pendanaan lainnya?
Keputusan tersebut akan menentukan profil risiko, biaya dana, dan likuiditas bank.
Asset Liability Mismatch
Salah satu konsep penting dalam ALM adalah asset-liability mismatch.
Mismatch terjadi ketika karakteristik aset berbeda secara signifikan dari karakteristik liabilitas.
Perbedaan tersebut dapat berupa:
- Jangka waktu.
- Waktu repricing.
- Mata uang.
- Tingkat bunga.
- Likuiditas.
- Sensitivitas terhadap perubahan pasar.
Contoh sederhana:
Bank memiliki kredit dengan bunga tetap selama lima tahun. Sementara pendanaannya berasal dari deposito yang harus diperbarui setiap satu tahun.
Jika suku bunga deposito meningkat ketika deposito diperpanjang, biaya dana bank dapat naik. Namun, pendapatan dari kredit tersebut tetap.
Situasi ini dapat menekan NIM.
Karena itu, ALM perlu memastikan bahwa mismatch dapat diukur, dipantau, dan dikelola dalam batas risiko yang ditetapkan.
Maturity Gap Analysis
Maturity gap digunakan untuk menganalisis perbedaan jatuh tempo antara aset dan liabilitas.
Contoh sederhana:
| Periode | Aset Jatuh Tempo | Liabilitas Jatuh Tempo | Gap |
|---|---|---|---|
| 0–1 bulan | Rp500 M | Rp650 M | -Rp150 M |
| 1–3 bulan | Rp400 M | Rp350 M | Rp50 M |
| 3–12 bulan | Rp800 M | Rp600 M | Rp200 M |
| >1 tahun | Rp1.500 M | Rp1.200 M | Rp300 M |
Gap negatif pada periode tertentu menunjukkan kebutuhan pengelolaan likuiditas yang lebih besar.
Namun, analisis maturity gap tidak boleh dilakukan secara mekanis. Bank juga perlu mempertimbangkan perilaku nasabah, stabilitas dana, rollover, prepayment, dan karakteristik produk.
Repricing Gap dalam ALM
Repricing gap berbeda dengan maturity gap.
Repricing gap melihat kapan aset dan liabilitas mengalami perubahan tingkat bunga.
Misalnya:
- Aset Rp1 triliun akan repricing dalam tiga bulan.
- Liabilitas Rp1,5 triliun akan repricing dalam tiga bulan.
Maka terdapat perbedaan sensitivitas terhadap perubahan suku bunga.
Repricing gap dapat membantu bank memperkirakan dampak perubahan suku bunga terhadap pendapatan bunga.
Contoh Repricing Gap
| Komponen | Repricing ≤ 3 Bulan | Repricing > 3 Bulan |
|---|---|---|
| Aset sensitif bunga | Rp800 M | Rp1.200 M |
| Liabilitas sensitif bunga | Rp1.000 M | Rp1.000 M |
| Gap | -Rp200 M | Rp200 M |
Jika suku bunga meningkat, dampak terhadap pendapatan bersih bunga perlu dianalisis berdasarkan struktur tersebut.
Cost of Fund dalam Asset Liability Management
Cost of fund merupakan salah satu indikator penting dalam pengelolaan liabilitas.
Bank tidak hanya perlu mendapatkan dana dalam jumlah cukup, tetapi juga perlu memperhatikan biaya memperoleh dana tersebut.
Sumber dana yang berbeda memiliki karakteristik biaya berbeda.
Contohnya:
| Sumber Dana | Pertimbangan ALM |
|---|---|
| Giro | Biaya dana relatif rendah, tetapi sensitif terhadap perilaku nasabah |
| Tabungan | Biaya dan stabilitas perlu dianalisis |
| Deposito | Stabilitas lebih terukur, tetapi biaya dapat lebih tinggi |
| Pinjaman antarbank | Fleksibel tetapi dipengaruhi kondisi pasar |
| Surat berharga | Dapat mendukung pendanaan jangka menengah/panjang |
Pengelolaan cost of fund harus mempertimbangkan trade-off antara biaya, stabilitas, tenor, dan risiko.
Net Interest Margin dan ALM
Net Interest Margin atau NIM merupakan salah satu indikator penting yang berkaitan erat dengan ALM.
Secara sederhana, NIM menggambarkan kemampuan bank menghasilkan pendapatan bunga bersih dari aset produktif.
ALM berperan dalam menjaga keseimbangan antara:
Yield on Earning Assets – Cost of Fund = Net Interest Spread
Semakin baik pengelolaan aset dan liabilitas, semakin besar peluang bank mempertahankan spread yang sehat.
Namun, optimalisasi NIM tidak berarti bank harus selalu mencari aset dengan yield tertinggi atau dana dengan biaya terendah. Bank harus mempertimbangkan risiko, likuiditas, kualitas aset, dan strategi jangka panjang.
Pengelolaan Likuiditas dalam ALM
Likuiditas merupakan salah satu fokus utama ALM.
Bank harus mampu menghadapi kondisi ketika:
- Penarikan dana meningkat.
- Pertumbuhan kredit lebih cepat daripada pertumbuhan dana.
- Pasar pendanaan mengalami tekanan.
- Deposito tidak diperpanjang.
- Nasabah korporasi melakukan penarikan besar.
- Kondisi pasar menyebabkan sumber pendanaan tertentu menjadi lebih mahal.
Karena itu, liquidity management perlu dilakukan melalui:
Cash Flow Forecasting
Bank membuat proyeksi arus kas masuk dan keluar berdasarkan:
- Jatuh tempo kredit.
- Penarikan deposito.
- Penarikan tabungan.
- Pembayaran kewajiban.
- Penerimaan bunga.
- Pembayaran bunga.
- Transaksi treasury.
- Kebutuhan operasional.
Liquidity Buffer
Bank perlu menyediakan aset likuid yang dapat digunakan ketika terjadi tekanan likuiditas.
Diversifikasi Pendanaan
Ketergantungan berlebihan terhadap satu sumber dana dapat meningkatkan risiko.
Diversifikasi dapat dilakukan berdasarkan:
- Jenis nasabah.
- Segmen bisnis.
- Tenor.
- Produk.
- Sumber pendanaan.
- Mata uang.
Interest Rate Risk dalam ALM
Risiko suku bunga merupakan salah satu risiko penting dalam pengelolaan ALM.
Perubahan suku bunga dapat memengaruhi:
- Pendapatan bunga.
- Beban bunga.
- NIM.
- Nilai instrumen keuangan.
- Profitabilitas.
- Economic value of equity.
Bank perlu melakukan analisis terhadap perubahan suku bunga dengan berbagai skenario.
Contoh:
| Skenario | Potensi Dampak yang Dianalisis |
|---|---|
| Suku bunga naik | Kenaikan cost of fund |
| Suku bunga turun | Penurunan yield aset tertentu |
| Suku bunga naik cepat | Tekanan terhadap NIM |
| Kurva imbal hasil berubah | Dampak terhadap aset dan liabilitas |
| Volatilitas meningkat | Dampak terhadap posisi pasar |
Stress Testing dalam ALM
Stress testing digunakan untuk melihat bagaimana kondisi neraca dan profitabilitas bank apabila menghadapi kondisi yang tidak normal.
Skenario dapat mencakup:
- Kenaikan suku bunga signifikan.
- Penurunan suku bunga.
- Penarikan dana dalam jumlah besar.
- Penurunan pertumbuhan deposito.
- Peningkatan kredit bermasalah.
- Penurunan nilai aset tertentu.
- Gangguan pasar pendanaan.
- Pelemahan ekonomi.
Stress testing tidak bertujuan memprediksi kondisi secara pasti. Tujuannya adalah membantu manajemen memahami kerentanan bank dan menyiapkan respons.
Asset Liability Committee atau ALCO
Dalam banyak organisasi perbankan, pengelolaan ALM berkaitan erat dengan Asset Liability Committee (ALCO).
ALCO berperan dalam pembahasan dan pengambilan keputusan strategis terkait neraca, likuiditas, pendanaan, suku bunga, dan risiko pasar sesuai tata kelola masing-masing bank.
Topik yang dapat dibahas dalam ALCO antara lain:
- Kondisi likuiditas.
- Perkembangan dana pihak ketiga.
- Pertumbuhan kredit.
- Cost of fund.
- NIM.
- Maturity gap.
- Repricing gap.
- Interest rate risk.
- Funding strategy.
- Market outlook.
- Stress testing.
- Profitability.
Hubungan ALM dengan Profitabilitas Bank
ALM memiliki hubungan langsung dengan profitabilitas.
Profitabilitas bank dipengaruhi oleh kemampuan mengelola:
Pendapatan Aset – Biaya Liabilitas – Biaya Risiko – Biaya Operasional = Profitabilitas
Karena itu, keputusan ALM dapat memberikan dampak terhadap:
- Net Interest Income.
- NIM.
- ROA.
- ROE.
- Cost of fund.
- Cost of credit.
- Liquidity cost.
Pengelolaan ALM yang baik membantu manajemen mengambil keputusan dengan mempertimbangkan hubungan antara return dan risiko.
Contoh Kasus Nyata: Silicon Valley Bank dan Risiko Ketidaksesuaian Neraca
Salah satu kasus nyata yang banyak dibahas dalam konteks pengelolaan neraca dan risiko suku bunga adalah Silicon Valley Bank (SVB) yang mengalami kegagalan pada Maret 2023.
Kasus tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan hubungan antara struktur aset, sumber pendanaan, likuiditas, dan risiko suku bunga.
SVB memiliki portofolio surat berharga dengan durasi yang menjadi sensitif terhadap kenaikan suku bunga. Pada saat yang sama, perubahan kondisi pendanaan dan penarikan dana nasabah menciptakan tekanan likuiditas.
Ketika suku bunga meningkat secara signifikan, nilai pasar sejumlah surat berharga turun. Ketika bank membutuhkan likuiditas dan berusaha menjual aset tertentu, kerugian yang terkait dengan aset tersebut menjadi semakin material. Tekanan kepercayaan kemudian mempercepat penarikan dana.
Kasus tersebut menjadi pembelajaran penting bagi praktik ALM karena menunjukkan bahwa:
- Risiko suku bunga dan risiko likuiditas dapat saling berkaitan.
- Struktur tenor aset perlu disesuaikan dengan karakteristik sumber pendanaan.
- Liquidity buffer harus mempertimbangkan kondisi stres.
- Perubahan perilaku deposan dapat berlangsung cepat.
- Stress testing perlu mempertimbangkan skenario ekstrem.
- Pengelolaan neraca tidak cukup hanya berdasarkan kondisi normal.
- Tata kelola dan monitoring risiko harus berjalan secara berkelanjutan.
Kasus SVB merupakan contoh nyata dari pentingnya pengelolaan ALM secara terpadu, bukan sekadar melakukan pencatatan aset dan liabilitas.
Strategi Optimalisasi Asset Liability Management
Bank dapat mengembangkan strategi ALM berdasarkan karakteristik bisnis dan profil risikonya.
Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:
Menyeimbangkan Struktur Tenor
Bank perlu memperhatikan hubungan antara tenor sumber dana dan tenor aset.
Mengendalikan Cost of Fund
Pengelolaan pricing dana harus mempertimbangkan nilai ekonomis, stabilitas, dan kebutuhan likuiditas.
Memperkuat Liquidity Forecasting
Forecasting harus dilakukan secara berkala dan menggunakan data yang relevan.
Melakukan Scenario Analysis
Manajemen perlu mengetahui dampak perubahan suku bunga, likuiditas, dan kondisi pasar terhadap neraca.
Mengembangkan Diversifikasi Funding
Diversifikasi dapat mengurangi ketergantungan terhadap satu sumber pendanaan.
Menggunakan Data Analytics
Data historis dan real-time dapat membantu bank mengidentifikasi pola perilaku dana dan perubahan risiko.
Peran Teknologi dalam ALM Perbankan
Perkembangan teknologi memungkinkan pengelolaan ALM dilakukan secara lebih cepat dan terintegrasi.
Sistem ALM modern dapat mengintegrasikan:
- Core banking.
- Treasury system.
- General ledger.
- Data warehouse.
- Risk management system.
- Business intelligence.
- Dashboard manajemen.
Dashboard ALM dapat menampilkan:
| Indikator | Fungsi |
|---|---|
| Liquidity Position | Memantau kondisi likuiditas |
| Maturity Gap | Melihat mismatch jatuh tempo |
| Repricing Gap | Mengukur sensitivitas bunga |
| NIM | Memantau margin |
| Cost of Fund | Mengukur biaya dana |
| Loan Growth | Memantau pertumbuhan kredit |
| Deposit Growth | Memantau pertumbuhan dana |
| Stress Scenario | Mengukur ketahanan |
Dengan data yang terintegrasi, manajemen dapat melakukan analisis secara lebih cepat.
Data yang Dibutuhkan dalam Analisis ALM
Kualitas keputusan ALM sangat bergantung pada kualitas data.
Data yang dapat digunakan antara lain:
- Saldo aset.
- Saldo liabilitas.
- Jatuh tempo.
- Suku bunga.
- Repricing date.
- Cash flow.
- Profil deposan.
- Profil debitur.
- Pertumbuhan kredit.
- Pertumbuhan dana pihak ketiga.
- Cost of fund.
- Yield aset.
- Data historis penarikan dana.
- Data prepayment.
- Data rollover deposito.
Semakin lengkap dan akurat data, semakin baik kualitas analisis ALM.
Kompetensi yang Dibangun Melalui Training ALM Perbankan
Peserta training diharapkan memiliki kemampuan untuk:
- Membaca struktur neraca bank.
- Mengidentifikasi mismatch.
- Menghitung maturity gap.
- Menganalisis repricing gap.
- Mengidentifikasi risiko suku bunga.
- Menganalisis liquidity position.
- Menghitung dan mengevaluasi cost of fund.
- Memahami faktor pembentuk NIM.
- Membuat cash flow projection.
- Melakukan scenario analysis.
- Menyusun stress testing sederhana.
- Mendukung pembahasan ALCO.
- Menginterpretasikan dashboard ALM.
- Memberikan rekomendasi berbasis data.
Materi Training Asset Liability Management Perbankan
Materi training dapat disusun secara komprehensif sesuai kebutuhan organisasi.
| Modul | Materi |
|---|---|
| Modul 1 | Konsep Dasar Asset Liability Management |
| Modul 2 | Struktur Neraca Bank |
| Modul 3 | Asset Management |
| Modul 4 | Liability Management |
| Modul 5 | Liquidity Management |
| Modul 6 | Cost of Fund |
| Modul 7 | Net Interest Margin |
| Modul 8 | Maturity Gap Analysis |
| Modul 9 | Repricing Gap Analysis |
| Modul 10 | Interest Rate Risk |
| Modul 11 | Cash Flow Forecasting |
| Modul 12 | Liquidity Buffer |
| Modul 13 | Funding Strategy |
| Modul 14 | Stress Testing dan Scenario Analysis |
| Modul 15 | ALCO dan Tata Kelola ALM |
| Modul 16 | ALM Dashboard dan Data Analytics |
| Modul 17 | Studi Kasus Perbankan |
| Modul 18 | Simulasi Pengambilan Keputusan ALM |
Metode Pelaksanaan Training
Agar peserta memperoleh pemahaman praktis, Training Asset Liability Management Perbankan dapat menggunakan kombinasi beberapa metode pembelajaran.
Presentasi Interaktif
Trainer memberikan konsep dasar disertai contoh yang relevan dengan kegiatan perbankan.
Studi Kasus
Peserta menganalisis struktur aset dan liabilitas berdasarkan skenario tertentu.
Diskusi Kelompok
Peserta membahas strategi menghadapi perubahan kondisi suku bunga atau likuiditas.
Simulasi ALM
Peserta dapat diberikan data sederhana untuk melakukan:
- Gap analysis.
- Cost of fund analysis.
- Liquidity projection.
- Interest rate sensitivity.
- Scenario analysis.
Workshop
Peserta mengembangkan pendekatan ALM yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
Siapa yang Perlu Mengikuti Training ALM Perbankan?
Training ini relevan bagi berbagai fungsi di industri perbankan, antara lain:
- Treasury.
- Finance.
- Accounting.
- Risk Management.
- Asset Liability Management.
- Funding.
- Lending.
- Credit.
- Corporate Banking.
- Retail Banking.
- Financial Planning.
- Strategic Planning.
- Internal Audit.
- Compliance.
- Manajemen bank.
- Anggota atau sekretariat ALCO.
- Profesional yang menangani likuiditas dan risiko pasar.
Training juga dapat disesuaikan untuk level staf, supervisor, manager, hingga pejabat senior.
Tantangan Implementasi ALM di Perbankan
Implementasi ALM dapat menghadapi sejumlah tantangan.
Data Terfragmentasi
Data dari berbagai unit belum tentu memiliki format dan definisi yang sama.
Perubahan Kondisi Pasar
Suku bunga, likuiditas, nilai tukar, dan kondisi pasar dapat berubah dengan cepat.
Kompleksitas Produk
Semakin banyak produk bank, semakin kompleks karakteristik cash flow dan repricing-nya.
Perubahan Perilaku Nasabah
Perilaku deposan dan debitur tidak selalu mengikuti asumsi historis.
Integrasi Risiko
Risiko likuiditas, risiko suku bunga, risiko kredit, dan risiko pasar dapat saling berinteraksi.
Karena itu, ALM membutuhkan koordinasi lintas fungsi.
Strategi Meningkatkan Efektivitas ALM
Beberapa langkah yang dapat dilakukan bank untuk meningkatkan efektivitas ALM adalah:
- Menetapkan kebijakan ALM yang jelas.
- Menentukan limit risiko yang terukur.
- Memperkuat kualitas data.
- Melakukan monitoring secara berkala.
- Meningkatkan kualitas cash flow forecasting.
- Melakukan stress testing secara berkala.
- Mengembangkan dashboard ALM.
- Memperkuat koordinasi Treasury, Finance, Risk, dan bisnis.
- Melakukan evaluasi terhadap asumsi perilaku nasabah.
- Menghubungkan keputusan ALM dengan strategi bisnis.
- Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.
- Melakukan evaluasi terhadap hasil keputusan ALM.
Manfaat Training Asset Liability Management Perbankan
Pelaksanaan training dapat memberikan manfaat bagi organisasi maupun peserta.
Bagi Bank
- Meningkatkan kualitas pengelolaan neraca.
- Memperkuat pengelolaan likuiditas.
- Meningkatkan kemampuan mengendalikan risiko suku bunga.
- Mendukung optimalisasi NIM.
- Membantu pengendalian cost of fund.
- Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.
- Mendukung penguatan tata kelola risiko.
Bagi Peserta
- Memahami konsep ALM secara komprehensif.
- Mampu melakukan analisis neraca.
- Memahami maturity dan repricing gap.
- Mampu melakukan analisis risiko suku bunga.
- Memahami strategi funding.
- Mampu melakukan analisis likuiditas.
- Memahami hubungan ALM dan profitabilitas.
Hubungan ALM dengan Strategi Bisnis Bank
ALM seharusnya tidak berdiri sendiri sebagai fungsi teknis.
Strategi bisnis bank akan menentukan struktur neraca yang kemudian harus dikelola melalui ALM.
Sebagai contoh, ketika bank ingin memperbesar bisnis kredit investasi jangka panjang, manajemen harus mempertimbangkan sumber pendanaan yang sesuai.
Begitu pula ketika bank ingin mempercepat pertumbuhan kredit konsumtif, bank perlu menganalisis:
- Kebutuhan pendanaan.
- Pricing kredit.
- Cost of fund.
- Risiko likuiditas.
- Risiko suku bunga.
- Profitabilitas.
- Capital requirement.
- Kemampuan sistem dan operasional.
Dengan demikian, ALM menjadi penghubung antara strategi bisnis dan pengelolaan neraca.
Contoh Simulasi Pengambilan Keputusan ALM
Misalnya sebuah bank memiliki kondisi:
- Dana pihak ketiga: Rp10 triliun.
- Kredit: Rp8 triliun.
- Surat berharga: Rp1,5 triliun.
- Aset likuid lainnya: Rp500 miliar.
- Cost of fund: 4,5%.
- Rata-rata yield aset produktif: 8%.
Manajemen berencana meningkatkan penyaluran kredit sebesar Rp1 triliun.
Sebelum keputusan tersebut diambil, tim ALM perlu menganalisis:
- Dari mana tambahan pendanaan berasal?
- Berapa biaya dana tambahan?
- Berapa tenor pendanaan?
- Bagaimana dampaknya terhadap liquidity buffer?
- Apakah kredit menggunakan bunga tetap atau mengambang?
- Bagaimana dampaknya jika suku bunga meningkat?
- Bagaimana dampaknya terhadap NIM?
- Apakah terdapat maturity mismatch?
- Apakah pertumbuhan tersebut sesuai dengan risk appetite?
- Bagaimana dampaknya terhadap posisi likuiditas dalam skenario stres?
Simulasi semacam ini membuat peserta memahami bahwa ALM bukan sekadar menghitung angka, tetapi merupakan proses pengambilan keputusan strategis.
Perbedaan ALM dengan Manajemen Risiko Biasa
ALM memiliki keterkaitan erat dengan manajemen risiko, tetapi memiliki fokus khusus pada hubungan aset dan liabilitas.
| Aspek | ALM | Manajemen Risiko |
|---|---|---|
| Fokus | Neraca dan keseimbangan aset-liabilitas | Berbagai jenis risiko |
| Likuiditas | Sangat dominan | Salah satu area risiko |
| Suku bunga | Fokus utama | Bagian dari risiko pasar |
| Profitabilitas | Terintegrasi dengan keputusan neraca | Tidak selalu menjadi fokus utama |
| Funding | Menjadi bagian penting | Dilihat berdasarkan risiko |
| ALCO | Sangat terkait | Dapat menjadi salah satu governance mechanism |
Keduanya perlu berjalan secara terintegrasi agar bank dapat mencapai tujuan bisnis sekaligus menjaga profil risiko.
FAQ Training Asset Liability Management Perbankan
Apa yang dimaksud dengan Asset Liability Management atau ALM?
Asset Liability Management adalah pendekatan pengelolaan aset dan liabilitas bank secara terintegrasi dengan mempertimbangkan likuiditas, risiko suku bunga, struktur pendanaan, profitabilitas, dan kondisi pasar.
Mengapa ALM penting bagi bank?
ALM penting karena bank menghadapi potensi ketidaksesuaian antara aset dan liabilitas dari sisi tenor, repricing, biaya, likuiditas, dan sensitivitas terhadap perubahan pasar.
Apa perbedaan maturity gap dan repricing gap?
Maturity gap berfokus pada perbedaan jatuh tempo aset dan liabilitas, sedangkan repricing gap berfokus pada perbedaan waktu perubahan tingkat bunga aset dan liabilitas.
Apa hubungan ALM dengan NIM?
ALM membantu bank mengelola hubungan antara yield aset dan biaya pendanaan sehingga keputusan terkait pricing aset, funding, dan struktur neraca dapat mendukung pengelolaan Net Interest Margin.
Siapa yang perlu mengikuti Training Asset Liability Management Perbankan?
Training dapat diikuti oleh profesional Treasury, Finance, Risk Management, ALM, Funding, Lending, Accounting, Internal Audit, Compliance, anggota ALCO, manajemen, dan fungsi lain yang berkaitan dengan pengelolaan neraca bank.
Apakah training ALM hanya membahas teori?
Tidak. Training dapat dirancang dengan kombinasi teori, studi kasus, diskusi, simulasi maturity gap, repricing gap, liquidity analysis, stress testing, dan pengambilan keputusan berbasis skenario.
Apa manfaat ALM bagi pengelolaan likuiditas?
ALM membantu bank memahami kebutuhan pendanaan, struktur jatuh tempo, potensi mismatch, liquidity buffer, serta dampak perubahan perilaku nasabah dan kondisi pasar terhadap posisi likuiditas.
Kesimpulan
Training Asset Liability Management (ALM) Perbankan merupakan program pengembangan kompetensi yang penting untuk meningkatkan kemampuan profesional dalam mengelola aset dan liabilitas bank secara terintegrasi.
ALM tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan neraca, tetapi juga berhubungan dengan likuiditas, risiko suku bunga, cost of fund, Net Interest Margin, funding strategy, profitabilitas, stress testing, dan pengambilan keputusan strategis.
Melalui pemahaman mengenai maturity gap, repricing gap, liquidity management, interest rate risk, funding strategy, dan scenario analysis, peserta dapat memahami bagaimana perubahan pada satu bagian neraca dapat memberikan dampak terhadap keseluruhan kondisi keuangan bank.
Dalam lingkungan perbankan yang terus berubah, kemampuan melakukan analisis ALM secara sistematis menjadi semakin penting. Bank membutuhkan sumber daya manusia yang mampu membaca data, memahami risiko, mengevaluasi skenario, serta memberikan masukan yang relevan bagi pengambilan keputusan manajemen.
Dengan pelaksanaan training yang menggabungkan konsep, studi kasus, simulasi, dan diskusi praktis, peserta diharapkan tidak hanya memahami teori Asset Liability Management, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas pengelolaan neraca dan risiko perbankan.
Tingkatkan kompetensi profesional dalam pengelolaan aset, liabilitas, likuiditas, risiko suku bunga, dan profitabilitas melalui Training Asset Liability Management (ALM) Perbankan yang aplikatif, strategis, dan relevan dengan kebutuhan industri perbankan.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

