Training Liquidity Management & Cash Flow Bank: Strategi Pengelolaan Likuiditas dan Arus Kas Perbankan 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePengertian Liquidity Management dan Cash Flow Bank
Liquidity Management merupakan proses mengelola kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban finansialnya ketika jatuh tempo, baik dalam kondisi normal maupun ketika terjadi tekanan likuiditas. Sementara itu, Cash Flow Management berfokus pada pengelolaan arus kas masuk dan arus kas keluar agar bank memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional dan kewajibannya.
Dalam industri perbankan, likuiditas memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan perusahaan nonkeuangan. Bank menghimpun dana dari masyarakat dan sumber pendanaan lainnya, kemudian menyalurkannya dalam bentuk kredit, investasi, penempatan, dan aset produktif.
Karakteristik tersebut menciptakan kebutuhan untuk menjaga keseimbangan antara:
- Ketersediaan dana.
- Kewajiban yang jatuh tempo.
- Pertumbuhan kredit.
- Dana pihak ketiga.
- Aset likuid.
- Sumber pendanaan.
- Profitabilitas.
- Risiko likuiditas.
Bank yang terlalu konservatif dalam menyediakan likuiditas dapat menghadapi biaya peluang karena terlalu banyak dana ditempatkan pada aset yang memiliki return relatif rendah. Sebaliknya, bank yang terlalu agresif menggunakan dana untuk aset produktif dapat menghadapi tekanan likuiditas ketika terjadi penarikan dana dalam jumlah besar.
Karena itu, Training Liquidity Management & Cash Flow Bank menjadi penting untuk membangun kemampuan profesional dalam melakukan perencanaan, pemantauan, analisis, pengendalian, dan pengambilan keputusan terkait likuiditas serta arus kas bank.
Mengapa Liquidity Management Penting bagi Bank?
Likuiditas merupakan salah satu fondasi utama keberlangsungan operasional bank. Bank harus mampu memenuhi kewajiban pembayaran secara tepat waktu tanpa menimbulkan kerugian yang tidak dapat diterima.
Kewajiban tersebut dapat berasal dari:
- Penarikan dana nasabah.
- Pencairan deposito.
- Pembayaran kewajiban kepada bank lain.
- Pembayaran bunga.
- Kebutuhan settlement transaksi.
- Kewajiban operasional.
- Pembayaran surat berharga yang jatuh tempo.
- Kebutuhan pendanaan kredit.
- Kewajiban lainnya.
Permasalahan likuiditas dapat muncul walaupun bank memiliki aset yang secara keseluruhan cukup besar. Penyebabnya adalah aset bank tidak selalu dapat segera dikonversi menjadi kas tanpa biaya atau kerugian.
Sebagai contoh, kredit jangka panjang mungkin memiliki nilai ekonomi yang besar, tetapi tidak dapat langsung digunakan untuk membayar penarikan deposito tanpa melalui proses tertentu.
Dengan demikian, bank perlu mengelola timing, bukan hanya jumlah aset dan liabilitas.
Tujuan Training Liquidity Management & Cash Flow Bank
Training Liquidity Management & Cash Flow Bank bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola likuiditas dan arus kas bank secara sistematis.
Tujuan pembelajaran meliputi:
- Memahami konsep dasar liquidity management.
- Memahami konsep cash flow perbankan.
- Mengidentifikasi sumber dan penggunaan likuiditas.
- Menganalisis posisi likuiditas bank.
- Menyusun cash flow projection.
- Memahami maturity profile.
- Menganalisis liquidity gap.
- Mengelola liquidity buffer.
- Memahami funding strategy.
- Menganalisis perilaku dana nasabah.
- Mengidentifikasi potensi liquidity risk.
- Melakukan scenario analysis.
- Melakukan liquidity stress testing.
- Memahami contingency funding plan.
- Mendukung pengambilan keputusan Treasury dan ALCO.
- Mengintegrasikan liquidity management dengan strategi bisnis.
Konsep Dasar Likuiditas Perbankan
Likuiditas dapat dipahami sebagai kemampuan bank untuk memenuhi kewajiban ketika diperlukan.
Dalam praktiknya, terdapat beberapa aspek yang harus diperhatikan.
Ketersediaan Kas
Bank membutuhkan kas dan aset yang dapat segera digunakan untuk memenuhi kewajiban.
Akses terhadap Pendanaan
Bank perlu memiliki sumber pendanaan yang dapat digunakan ketika kebutuhan likuiditas meningkat.
Kualitas Aset Likuid
Tidak semua aset memiliki tingkat likuiditas yang sama.
Stabilitas Dana
Dana yang terlihat besar belum tentu memiliki tingkat stabilitas yang sama.
Timing Arus Kas
Kapan dana masuk dan kapan dana keluar menjadi faktor penting dalam pengelolaan likuiditas.
Sumber Likuiditas Bank
Likuiditas bank dapat berasal dari berbagai sumber.
| Sumber Likuiditas | Contoh |
|---|---|
| Dana internal | Kas dan saldo rekening |
| Dana pihak ketiga | Giro, tabungan, deposito |
| Aset likuid | Surat berharga tertentu |
| Pendanaan antarbank | Interbank funding |
| Repo | Pendanaan dengan agunan surat berharga |
| Pinjaman | Pinjaman bilateral atau institusional |
| Arus kas operasi | Penerimaan bunga dan pembayaran kewajiban |
Masing-masing sumber memiliki biaya, tenor, tingkat stabilitas, dan risiko yang berbeda.
Karena itu, strategi likuiditas tidak hanya mencari dana sebanyak mungkin, tetapi mencari kombinasi pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko bank.
Cash Flow Management dalam Perbankan
Cash flow management merupakan proses mengelola arus kas masuk dan keluar.
Arus kas bank dapat berasal dari berbagai aktivitas.
Cash Inflow
Contohnya:
- Pembayaran pokok kredit.
- Penerimaan bunga.
- Dana pihak ketiga.
- Penjualan aset.
- Penerimaan dari transaksi treasury.
- Pendanaan baru.
- Penerimaan lainnya.
Cash Outflow
Contohnya:
- Penarikan nasabah.
- Pencairan kredit.
- Pembayaran bunga.
- Pembayaran kewajiban.
- Pembelian aset.
- Pembayaran transaksi.
- Pengembalian pendanaan.
Perbandingan cash inflow dan cash outflow menjadi dasar dalam penyusunan proyeksi likuiditas.
Cash Flow Forecasting Bank
Cash flow forecasting merupakan salah satu kompetensi penting dalam liquidity management.
Forecasting membantu bank memperkirakan:
- Kebutuhan dana.
- Potensi surplus likuiditas.
- Potensi defisit likuiditas.
- Waktu terjadinya kebutuhan dana.
- Besarnya liquidity buffer yang dibutuhkan.
- Kebutuhan pendanaan tambahan.
Forecasting dapat dilakukan berdasarkan periode:
- Intraday.
- Harian.
- Mingguan.
- Bulanan.
- Kuartalan.
- Tahunan.
Semakin pendek horizon forecasting, semakin besar kebutuhan terhadap data transaksi yang akurat dan tepat waktu.
Contoh Cash Flow Projection
Misalnya bank memiliki proyeksi berikut:
| Komponen | Minggu 1 | Minggu 2 | Minggu 3 | Minggu 4 |
|---|---|---|---|---|
| Cash Inflow | Rp700 M | Rp600 M | Rp750 M | Rp800 M |
| Cash Outflow | Rp650 M | Rp750 M | Rp680 M | Rp900 M |
| Net Cash Flow | Rp50 M | -Rp150 M | Rp70 M | -Rp100 M |
Data tersebut menunjukkan bahwa bank menghadapi tekanan arus kas pada minggu kedua dan keempat.
Manajemen kemudian dapat menyiapkan langkah antisipasi sebelum kebutuhan tersebut benar-benar terjadi.
Liquidity Gap Analysis
Liquidity gap merupakan analisis perbedaan antara cash inflow dan cash outflow dalam periode tertentu.
Secara sederhana:
Liquidity Gap = Cash Inflow – Cash Outflow
Jika hasilnya positif, bank memiliki surplus arus kas pada periode tersebut.
Jika negatif, bank perlu mempertimbangkan sumber pendanaan atau penggunaan liquidity buffer.
Contoh:
| Periode | Inflow | Outflow | Liquidity Gap |
|---|---|---|---|
| 0–7 hari | Rp1 T | Rp1,2 T | -Rp200 M |
| 8–30 hari | Rp1,5 T | Rp1,3 T | Rp200 M |
| 1–3 bulan | Rp2 T | Rp1,7 T | Rp300 M |
| 3–12 bulan | Rp3 T | Rp2,8 T | Rp200 M |
Gap negatif pada periode awal perlu mendapat perhatian karena kebutuhan dana terjadi dalam waktu dekat.
Maturity Profile dalam Liquidity Management
Maturity profile menggambarkan distribusi jatuh tempo aset dan kewajiban bank.
Analisis ini penting karena dua bank dapat memiliki total aset dan liabilitas yang sama, tetapi menghadapi risiko likuiditas yang berbeda akibat perbedaan maturity profile.
Contohnya:
| Maturity | Aset | Liabilitas |
|---|---|---|
| < 1 bulan | Rp1 T | Rp1,5 T |
| 1–3 bulan | Rp1,2 T | Rp1 T |
| 3–12 bulan | Rp2 T | Rp1,5 T |
| > 1 tahun | Rp5 T | Rp5,2 T |
Bank perlu melihat periode mana yang memiliki mismatch dan bagaimana mismatch tersebut dapat dikelola.
Liquidity Buffer
Liquidity buffer merupakan cadangan likuiditas yang disiapkan untuk menghadapi kebutuhan dana yang tidak terduga maupun kondisi stres.
Liquidity buffer dapat berupa aset yang memiliki tingkat likuiditas tinggi dan dapat digunakan sesuai kebutuhan serta kebijakan bank.
Fungsi liquidity buffer antara lain:
- Menghadapi penarikan dana.
- Menangani ketidakpastian cash flow.
- Menjaga kepercayaan pasar.
- Mengurangi ketergantungan pada emergency funding.
- Mendukung kebutuhan settlement.
- Menghadapi kondisi pasar yang tidak stabil.
Besarnya liquidity buffer harus ditentukan berdasarkan profil risiko, struktur bisnis, perilaku nasabah, akses pendanaan, dan berbagai faktor lain yang relevan.
Funding Strategy dalam Liquidity Management
Strategi pendanaan menentukan bagaimana bank memperoleh dana untuk memenuhi kebutuhan operasional dan pertumbuhan bisnis.
Bank dapat mempertimbangkan beberapa sumber:
- Giro.
- Tabungan.
- Deposito.
- Pendanaan antarbank.
- Repo.
- Surat berharga.
- Pinjaman bilateral.
- Sumber pendanaan institusional lainnya.
Strategi funding perlu mempertimbangkan:
- Biaya.
- Tenor.
- Stabilitas.
- Fleksibilitas.
- Konsentrasi.
- Risiko pasar.
- Kondisi likuiditas.
- Kondisi ekonomi.
Cost of Fund dan Likuiditas
Cost of fund memiliki hubungan erat dengan strategi likuiditas.
Dalam kondisi tertentu, bank mungkin dapat memperoleh dana dengan cepat tetapi dengan biaya yang lebih tinggi.
Sebaliknya, sumber dana yang lebih murah belum tentu tersedia dalam jumlah dan tenor yang dibutuhkan.
Oleh sebab itu, bank perlu mencari keseimbangan antara:
Cost – Stability – Tenor – Flexibility – Risk
Strategi funding yang terlalu fokus pada biaya rendah dapat mengabaikan aspek stabilitas. Sebaliknya, strategi yang terlalu fokus pada stabilitas dapat meningkatkan biaya pendanaan.
Perilaku Dana Pihak Ketiga
Pengelolaan likuiditas tidak cukup hanya melihat angka saldo dana pihak ketiga.
Bank juga perlu memahami perilaku nasabah.
Beberapa faktor yang perlu dianalisis antara lain:
- Pola penarikan.
- Pola rollover deposito.
- Saldo rata-rata.
- Konsentrasi deposan.
- Sensitivitas terhadap suku bunga.
- Segmentasi nasabah.
- Pola transaksi.
- Perubahan perilaku pada kondisi stres.
Dana yang secara historis stabil tetap perlu dianalisis berdasarkan kemungkinan perubahan perilaku dalam kondisi tertentu.
Liquidity Risk
Liquidity risk dapat muncul ketika bank tidak mampu memenuhi kewajiban finansial pada waktunya atau hanya dapat memenuhinya dengan biaya yang sangat tinggi atau kerugian yang tidak dapat diterima.
Risiko likuiditas dapat dipengaruhi oleh:
- Penarikan dana besar.
- Penurunan kepercayaan.
- Gangguan pasar.
- Kenaikan biaya pendanaan.
- Pertumbuhan kredit yang terlalu cepat.
- Konsentrasi sumber dana.
- Mismatch aset dan liabilitas.
- Penurunan nilai aset likuid.
- Kondisi ekonomi.
Karena itu, liquidity risk harus dikelola secara proaktif.
Intraday Liquidity Management
Dalam transaksi perbankan modern, kebutuhan likuiditas tidak hanya terjadi pada akhir hari.
Bank dapat membutuhkan dana pada waktu tertentu sepanjang hari untuk:
- Settlement.
- Transfer.
- Pembayaran.
- Transaksi pasar.
- Kebutuhan nasabah.
- Kewajiban lainnya.
Intraday liquidity management membantu bank memastikan bahwa kebutuhan dana selama hari operasional dapat dipenuhi.
Hal yang dapat dipantau antara lain:
- Posisi kas.
- Incoming payment.
- Outgoing payment.
- Settlement schedule.
- Kebutuhan collateral.
- Saldo rekening terkait.
- Potensi shortfall.
Liquidity Stress Testing
Liquidity stress testing digunakan untuk menilai kemampuan bank bertahan dalam kondisi likuiditas yang memburuk.
Skenario dapat mencakup:
Skenario Penarikan Dana
Sebagian dana nasabah ditarik dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.
Skenario Funding Stress
Bank mengalami kesulitan memperoleh pendanaan baru.
Skenario Market Stress
Likuiditas pasar menurun dan aset tertentu sulit dijual pada harga yang wajar.
Skenario Gabungan
Penarikan dana meningkat pada saat akses terhadap pendanaan eksternal mengalami tekanan.
Hasil stress testing dapat digunakan untuk mengevaluasi:
- Liquidity buffer.
- Funding strategy.
- Contingency funding plan.
- Risk limit.
- Early warning indicator.
Contingency Funding Plan
Contingency Funding Plan atau rencana pendanaan kontinjensi merupakan bagian penting dalam kesiapan menghadapi tekanan likuiditas.
Rencana tersebut dapat mencakup:
- Identifikasi kondisi pemicu.
- Early warning indicators.
- Struktur eskalasi.
- Penanggung jawab.
- Sumber pendanaan alternatif.
- Prioritas penggunaan aset likuid.
- Komunikasi internal.
- Prosedur pengambilan keputusan.
- Monitoring kondisi pasar.
- Prosedur pemulihan likuiditas.
CFP perlu diuji dan diperbarui secara berkala agar tetap relevan.
Early Warning Indicator Likuiditas
Bank dapat menggunakan berbagai indikator peringatan dini untuk mengidentifikasi potensi tekanan likuiditas.
Contoh indikator:
| Indikator | Potensi Sinyal |
|---|---|
| Penurunan DPK | Potensi tekanan funding |
| Penarikan deposito meningkat | Risiko outflow |
| Loan growth tinggi | Kebutuhan pendanaan meningkat |
| Cost of fund meningkat | Funding pressure |
| Liquidity gap negatif | Potensi kebutuhan dana |
| Konsentrasi deposan tinggi | Risiko konsentrasi |
| Akses pasar menurun | Risiko refinancing |
| Cash buffer menurun | Ruang likuiditas menyempit |
Indikator tersebut sebaiknya dipantau secara berkala dengan threshold yang telah ditetapkan sesuai kerangka manajemen risiko bank.
Hubungan Liquidity Management dengan Asset Liability Management
Liquidity Management merupakan bagian penting dari Asset Liability Management atau ALM.
ALM melihat hubungan yang lebih luas antara:
- Aset.
- Liabilitas.
- Likuiditas.
- Suku bunga.
- Profitabilitas.
- Risiko pasar.
Liquidity Management secara khusus menitikberatkan pada kemampuan memenuhi kebutuhan dana.
Dengan demikian:
ALM → Pengelolaan struktur neraca secara terintegrasi
Liquidity Management → Pengelolaan kemampuan memenuhi kebutuhan likuiditas
Keduanya harus berjalan secara selaras.
Hubungan Liquidity Management dengan Treasury
Treasury memiliki peran penting dalam pengelolaan likuiditas bank.
Treasury dapat berhubungan dengan:
- Pengelolaan kas.
- Pendanaan.
- Penempatan dana.
- Pasar uang.
- Transaksi surat berharga.
- Foreign exchange.
- Settlement.
Liquidity management memberikan kerangka kebutuhan likuiditas, sedangkan Treasury dapat menjalankan berbagai transaksi sesuai kewenangan, limit, kebijakan, dan strategi yang ditetapkan.
Koordinasi antara Treasury, Risk Management, Finance, dan bisnis menjadi penting agar keputusan pendanaan tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan jangka pendek.
Peran ALCO dalam Liquidity Management
Asset Liability Committee atau ALCO memiliki peran penting dalam pembahasan kondisi likuiditas dan struktur neraca.
Agenda ALCO dapat mencakup:
- Kondisi likuiditas.
- Pertumbuhan DPK.
- Pertumbuhan kredit.
- Cash flow forecast.
- Liquidity gap.
- Funding plan.
- Cost of fund.
- Interest rate outlook.
- Stress testing.
- Liquidity buffer.
- Contingency funding.
ALCO membantu memastikan keputusan pengelolaan neraca dilakukan secara terkoordinasi.
Contoh Kasus Nyata: Silicon Valley Bank
Kasus Silicon Valley Bank (SVB) pada Maret 2023 merupakan contoh nyata yang banyak digunakan untuk mempelajari keterkaitan antara risiko suku bunga, struktur aset, pendanaan, dan likuiditas.
SVB mengalami tekanan ketika perubahan lingkungan suku bunga memengaruhi nilai pasar sebagian aset surat berharganya, sementara kondisi pendanaan dan perilaku nasabah menciptakan tekanan penarikan dana.
Ketika bank menghadapi kebutuhan likuiditas dan berupaya memperoleh dana, tekanan terhadap neraca dan kepercayaan deposan meningkat. Kondisi tersebut kemudian berkembang sangat cepat hingga regulator mengambil tindakan terhadap bank tersebut.
Kasus tersebut memberikan sejumlah pembelajaran bagi praktik liquidity management:
- Likuiditas harus dianalisis bersama dengan risiko suku bunga.
- Maturity profile perlu dipantau.
- Struktur deposan perlu dipahami.
- Konsentrasi pendanaan dapat meningkatkan kerentanan.
- Liquidity buffer harus diuji dalam skenario stres.
- Cash flow forecasting perlu mempertimbangkan kondisi ekstrem.
- Contingency funding plan harus dapat dijalankan dengan cepat.
- Kondisi pasar dapat berubah jauh lebih cepat dibandingkan asumsi normal.
Kasus SVB menunjukkan bahwa risiko likuiditas dapat berkembang secara cepat ketika beberapa risiko muncul secara bersamaan.
Teknologi dalam Liquidity Management
Digitalisasi memberikan peluang untuk meningkatkan kualitas liquidity management.
Sistem dapat mengintegrasikan data dari:
- Core banking.
- Treasury.
- General ledger.
- Payment system.
- Data warehouse.
- Risk management.
- Customer transaction system.
Dengan integrasi tersebut, bank dapat mengembangkan dashboard yang menampilkan:
| Dashboard | Informasi |
|---|---|
| Cash Position | Posisi kas terkini |
| Liquidity Gap | Surplus atau defisit likuiditas |
| Maturity Profile | Jatuh tempo aset dan liabilitas |
| Funding | Komposisi sumber dana |
| DPK | Perkembangan dana pihak ketiga |
| Cash Flow Forecast | Proyeksi arus kas |
| Stress Test | Hasil skenario tekanan |
| Early Warning | Indikator risiko |
Penggunaan teknologi dapat meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan, tetapi kualitas data, model, asumsi, dan governance tetap menjadi faktor penting.
Data yang Dibutuhkan untuk Liquidity Management
Data merupakan fondasi utama dalam analisis likuiditas.
Beberapa data yang diperlukan meliputi:
- Saldo kas.
- Saldo rekening.
- Dana pihak ketiga.
- Kredit.
- Surat berharga.
- Jadwal jatuh tempo.
- Cash inflow.
- Cash outflow.
- Suku bunga.
- Cost of fund.
- Data transaksi nasabah.
- Data rollover deposito.
- Data penarikan.
- Data pendanaan.
- Data collateral.
- Data transaksi treasury.
Data perlu dikelola secara konsisten agar menghasilkan analisis yang dapat diandalkan.
Strategi Meningkatkan Efektivitas Liquidity Management
Bank dapat meningkatkan efektivitas liquidity management melalui beberapa pendekatan.
Memperkuat Cash Flow Forecasting
Forecasting harus dilakukan secara berkala dan dievaluasi terhadap realisasi.
Mengembangkan Liquidity Dashboard
Dashboard membantu manajemen memperoleh gambaran posisi likuiditas secara lebih cepat.
Melakukan Stress Testing
Stress testing membantu mengidentifikasi titik lemah sebelum tekanan likuiditas terjadi.
Diversifikasi Funding
Diversifikasi mengurangi ketergantungan terhadap sumber dana tertentu.
Mengelola Maturity Mismatch
Maturity mismatch perlu dipantau dan dikelola sesuai batas risiko.
Meningkatkan Kualitas Data
Data yang tidak akurat dapat menghasilkan keputusan yang salah.
Memperkuat Contingency Funding Plan
Bank perlu memiliki skenario tindakan yang jelas ketika indikator likuiditas memburuk.
Kompetensi yang Dibangun Melalui Training Liquidity Management & Cash Flow Bank
Setelah mengikuti training, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep liquidity management.
- Membaca cash flow bank.
- Mengidentifikasi cash inflow dan cash outflow.
- Menyusun cash flow projection.
- Melakukan liquidity gap analysis.
- Menganalisis maturity profile.
- Mengidentifikasi potensi liquidity mismatch.
- Menentukan kebutuhan liquidity buffer.
- Memahami strategi funding.
- Menganalisis cost of fund.
- Mengidentifikasi early warning indicator.
- Melakukan liquidity stress testing.
- Memahami contingency funding plan.
- Mendukung pengambilan keputusan ALCO.
Materi Training Liquidity Management & Cash Flow Bank
Berikut contoh struktur materi training:
| Modul | Materi |
|---|---|
| Modul 1 | Konsep Dasar Liquidity Management |
| Modul 2 | Karakteristik Likuiditas Perbankan |
| Modul 3 | Cash Flow Management |
| Modul 4 | Cash Flow Forecasting |
| Modul 5 | Liquidity Gap Analysis |
| Modul 6 | Maturity Profile |
| Modul 7 | Liquidity Buffer |
| Modul 8 | Funding Strategy |
| Modul 9 | Cost of Fund |
| Modul 10 | Liquidity Risk |
| Modul 11 | Intraday Liquidity |
| Modul 12 | Early Warning Indicator |
| Modul 13 | Liquidity Stress Testing |
| Modul 14 | Contingency Funding Plan |
| Modul 15 | Treasury dan Liquidity Management |
| Modul 16 | ALCO dan Liquidity Governance |
| Modul 17 | Digital Liquidity Dashboard |
| Modul 18 | Studi Kasus dan Simulasi |
Metode Pelaksanaan Training
Training dapat dilakukan melalui metode pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik.
Interactive Presentation
Peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dan kerangka kerja liquidity management.
Studi Kasus
Peserta menganalisis kasus tekanan likuiditas dan mengidentifikasi strategi penyelesaiannya.
Cash Flow Simulation
Peserta menggunakan data simulasi untuk membuat proyeksi arus kas.
Group Discussion
Peserta membahas strategi menghadapi berbagai kondisi likuiditas.
Stress Testing Simulation
Peserta melakukan simulasi terhadap skenario penarikan dana atau gangguan funding.
Workshop
Peserta menyusun pendekatan liquidity management berdasarkan karakteristik organisasi.
Peserta yang Tepat Mengikuti Training
Training Liquidity Management & Cash Flow Bank relevan bagi:
- Treasury Officer.
- Treasury Manager.
- Finance.
- Accounting.
- Risk Management.
- ALM.
- Funding.
- Corporate Banking.
- Retail Banking.
- Strategic Planning.
- Internal Audit.
- Compliance.
- Manajemen bank.
- Anggota ALCO.
- Profesional perbankan lainnya.
Program dapat disesuaikan untuk level staf, supervisor, manager, maupun pejabat senior.
Manfaat Training Liquidity Management & Cash Flow Bank
Manfaat bagi Peserta
- Memahami konsep liquidity management.
- Meningkatkan kemampuan analisis cash flow.
- Mampu menyusun cash flow projection.
- Memahami liquidity gap.
- Memahami maturity profile.
- Mampu melakukan stress testing.
- Memahami strategi funding.
Manfaat bagi Organisasi
- Meningkatkan kualitas pengelolaan likuiditas.
- Memperkuat liquidity risk management.
- Meningkatkan kualitas forecasting.
- Mendukung keputusan funding.
- Mengurangi potensi liquidity mismatch.
- Memperkuat kesiapan menghadapi kondisi stres.
- Meningkatkan koordinasi Treasury, Risk, Finance, dan bisnis.
Contoh Simulasi Liquidity Management
Misalnya suatu bank memiliki:
- Dana pihak ketiga: Rp15 triliun.
- Kredit: Rp12 triliun.
- Surat berharga likuid: Rp2 triliun.
- Kas dan setara kas: Rp1 triliun.
- Rata-rata cash inflow bulanan: Rp2 triliun.
- Rata-rata cash outflow bulanan: Rp2,2 triliun.
Bank menghadapi net cash outflow rata-rata Rp200 miliar per bulan.
Tim liquidity management kemudian perlu menganalisis:
- Apakah liquidity buffer mencukupi?
- Apakah kondisi tersebut bersifat sementara atau struktural?
- Apakah pertumbuhan kredit perlu disesuaikan?
- Apakah funding perlu ditingkatkan?
- Apakah terdapat konsentrasi deposan?
- Bagaimana kondisi jika outflow meningkat 20%?
- Bagaimana jika akses pendanaan pasar berkurang?
- Apakah contingency funding plan siap digunakan?
Simulasi tersebut menunjukkan pentingnya analisis berbasis skenario.
Tantangan Liquidity Management di Era Digital
Perkembangan transaksi digital memberikan perubahan pada karakteristik likuiditas.
Transaksi dapat terjadi dengan cepat dalam jumlah besar. Perubahan perilaku nasabah juga dapat terjadi lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Tantangan yang perlu diperhatikan meliputi:
- Kecepatan transaksi.
- Volume transaksi tinggi.
- Perubahan perilaku nasabah.
- Kebutuhan monitoring real-time.
- Integrasi data.
- Cyber-related operational disruption.
- Konsentrasi dana.
- Ketergantungan pada sistem teknologi.
Karena itu, liquidity management membutuhkan kombinasi antara kompetensi manusia, data, sistem, governance, dan risk management.
FAQ Training Liquidity Management & Cash Flow Bank
Apa yang dimaksud dengan Liquidity Management Bank?
Liquidity Management Bank adalah proses mengelola kemampuan bank untuk memenuhi kewajiban finansial tepat waktu dengan mempertimbangkan sumber dana, arus kas, aset likuid, maturity profile, funding, dan risiko likuiditas.
Apa perbedaan liquidity management dan cash flow management?
Liquidity management memiliki cakupan lebih luas dalam menjaga kemampuan bank memenuhi kewajiban, sedangkan cash flow management berfokus pada pengelolaan arus kas masuk dan keluar serta proyeksinya.
Mengapa cash flow forecasting penting bagi bank?
Cash flow forecasting membantu bank memperkirakan surplus atau defisit likuiditas sehingga kebutuhan pendanaan dan liquidity buffer dapat dipersiapkan sebelum terjadi tekanan.
Apa itu liquidity gap?
Liquidity gap adalah perbedaan antara arus kas masuk dan arus kas keluar dalam periode tertentu. Gap negatif menunjukkan adanya kebutuhan pendanaan atau penggunaan sumber likuiditas.
Apa fungsi liquidity buffer?
Liquidity buffer berfungsi sebagai cadangan likuiditas yang dapat digunakan untuk menghadapi kebutuhan dana, ketidakpastian arus kas, maupun kondisi tekanan likuiditas.
Siapa yang sebaiknya mengikuti training ini?
Training relevan bagi Treasury, Finance, Risk Management, ALM, Funding, Accounting, Internal Audit, Compliance, anggota ALCO, manajemen, dan profesional perbankan lainnya.
Apakah training mencakup praktik dan simulasi?
Ya. Training dapat mencakup cash flow forecasting, liquidity gap analysis, maturity profile, liquidity stress testing, funding strategy, studi kasus, dan simulasi pengambilan keputusan.
Kesimpulan
Training Liquidity Management & Cash Flow Bank merupakan program pengembangan kompetensi yang membantu profesional perbankan memahami bagaimana menjaga kecukupan likuiditas sekaligus mengelola arus kas secara efektif.
Pengelolaan likuiditas tidak sekadar memastikan tersedianya kas. Bank perlu memahami kapan dana masuk, kapan dana keluar, bagaimana karakteristik sumber dana, bagaimana struktur jatuh tempo aset dan liabilitas, serta bagaimana perubahan kondisi pasar dapat memengaruhi kemampuan bank memenuhi kewajibannya.
Cash flow forecasting, liquidity gap analysis, maturity profile, liquidity buffer, funding strategy, stress testing, early warning indicator, dan contingency funding plan merupakan komponen yang saling berkaitan dalam membangun kerangka liquidity management yang kuat.
Dalam praktiknya, liquidity management juga harus terintegrasi dengan Treasury, Asset Liability Management, Risk Management, Finance, dan ALCO. Dengan integrasi tersebut, keputusan terkait pendanaan, pertumbuhan kredit, penempatan dana, dan penggunaan aset likuid dapat dilakukan secara lebih terukur.
Di tengah perkembangan transaksi digital dan perubahan perilaku nasabah yang semakin cepat, kemampuan memonitor posisi likuiditas secara tepat waktu menjadi semakin penting. Bank membutuhkan sumber daya manusia yang mampu membaca data, memahami risiko, melakukan forecasting, menguji berbagai skenario, dan memberikan rekomendasi yang mendukung ketahanan keuangan bank.
Melalui Training Liquidity Management & Cash Flow Bank, peserta dapat memperoleh pemahaman teoritis sekaligus kemampuan praktis untuk mendukung pengelolaan likuiditas dan arus kas perbankan secara profesional, terukur, dan berorientasi pada pengendalian risiko.
Tingkatkan kompetensi tim perbankan dalam mengelola likuiditas, cash flow, funding, dan risiko melalui Training Liquidity Management & Cash Flow Bank yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri perbankan.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

