Training Tax Planning & Tax Compliance Perbankan: Strategi Pengelolaan Pajak yang Efektif dan Sesuai Ketentuan 2026–2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleMemahami Tax Planning dan Tax Compliance Perbankan
Training Tax Planning & Tax Compliance Perbankan merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk membantu profesional bank memahami bagaimana merencanakan, mengelola, mengendalikan, dan memenuhi kewajiban perpajakan secara sistematis.
Dalam industri perbankan, perpajakan tidak dapat dipisahkan dari aktivitas bisnis. Setiap transaksi dapat mempunyai konsekuensi pajak yang berbeda, sementara data perpajakan berasal dari banyak sumber seperti core banking, accounting, finance, treasury, procurement, human resources, sistem pembayaran, dan aplikasi pendukung lainnya.
Karena itu, tax planning dan tax compliance harus dikelola secara terintegrasi.
Tax planning berhubungan dengan proses mempertimbangkan konsekuensi perpajakan dalam perencanaan transaksi dan kegiatan bisnis dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Sementara tax compliance berfokus pada pemenuhan kewajiban perpajakan, mulai dari identifikasi objek pajak, perhitungan, pemotongan atau pemungutan, pembayaran, pelaporan, hingga dokumentasi.
Keduanya memiliki hubungan yang sangat erat:
Business Planning → Tax Planning → Tax Determination → Tax Calculation → Tax Compliance → Tax Reporting → Reconciliation → Tax Review
Memasuki periode 2026–2027, kebutuhan tersebut semakin penting karena administrasi perpajakan Indonesia terus mengalami digitalisasi. PMK Nomor 81 Tahun 2024 mengenai ketentuan perpajakan dalam rangka pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan telah mengalami perubahan, termasuk melalui PMK Nomor 1 Tahun 2026 yang berlaku sejak 22 Januari 2026.
Artinya, profesional perbankan tidak hanya membutuhkan pemahaman mengenai peraturan pajak, tetapi juga kemampuan menghubungkan regulasi dengan transaksi, sistem, data, pengendalian, dan proses bisnis.
Mengapa Tax Planning dan Tax Compliance Penting bagi Perbankan?
Bank mempunyai karakteristik bisnis yang berbeda dengan banyak jenis perusahaan lainnya.
Bank mengelola:
- Dana masyarakat.
- Kredit dan pembiayaan.
- Deposito.
- Tabungan.
- Giro.
- Transaksi treasury.
- Surat berharga.
- Fee based income.
- Jasa keuangan.
- Transaksi antarbank.
- Pembayaran kepada vendor.
- Transaksi internasional.
- Produk digital.
- Payroll dalam jumlah besar.
Setiap area tersebut dapat mempunyai konsekuensi perpajakan yang perlu dianalisis.
Kesalahan dalam menentukan perlakuan pajak dapat menyebabkan:
- Kekeliruan perhitungan pajak.
- Kesalahan pemotongan.
- Kesalahan pemungutan.
- Ketidaksesuaian bukti potong.
- Perbedaan antara general ledger dan data pajak.
- Kesalahan pelaporan.
- Risiko koreksi.
- Risiko administrasi.
- Peningkatan pekerjaan rekonsiliasi.
Karena itu, bank membutuhkan pendekatan yang bersifat preventive, bukan hanya korektif.
Perbedaan Tax Planning dan Tax Compliance
Walaupun saling berkaitan, tax planning dan tax compliance mempunyai fokus yang berbeda.
| Aspek | Tax Planning | Tax Compliance |
|---|---|---|
| Fokus | Perencanaan konsekuensi pajak | Pemenuhan kewajiban |
| Waktu | Sebelum transaksi/kegiatan | Saat dan setelah transaksi |
| Tujuan | Keputusan bisnis yang memperhatikan pajak | Kepatuhan terhadap ketentuan |
| Aktivitas | Analisis transaksi | Hitung, potong, setor, lapor |
| Output | Tax treatment dan rekomendasi | Bukti potong, pembayaran, SPT |
| Risiko | Salah perencanaan | Salah pelaporan/pembayaran |
| Pendekatan | Strategis | Operasional dan kontrol |
Keduanya perlu berjalan bersama.
Tax planning yang baik tanpa compliance yang baik tetap dapat menghasilkan risiko.
Sebaliknya, compliance yang baik tanpa perencanaan dapat membuat bank terlambat mengidentifikasi konsekuensi pajak dari keputusan bisnis.
Prinsip Tax Planning yang Sehat untuk Industri Perbankan
Tax planning sebaiknya dilakukan dalam kerangka tata kelola yang baik.
Beberapa prinsip yang dapat digunakan antara lain:
Legalitas
Setiap perencanaan harus mengacu pada ketentuan perpajakan yang berlaku.
Transparansi
Dasar pengambilan keputusan harus dapat dijelaskan dan didokumentasikan.
Substansi Transaksi
Analisis tidak hanya berdasarkan nama transaksi, tetapi juga karakteristik dan substansi transaksi.
Dokumentasi
Setiap keputusan tax planning perlu memiliki dokumen pendukung.
Konsistensi
Perlakuan pajak harus konsisten dengan kebijakan dan ketentuan yang diterapkan.
Risk Awareness
Potensi risiko pajak harus diidentifikasi sebelum keputusan bisnis dilaksanakan.
Tax Planning dalam Business Planning Bank
Tax planning sebaiknya masuk sejak tahap business planning.
Misalnya, ketika bank akan:
- Mengembangkan produk baru.
- Menggunakan vendor teknologi.
- Mengadakan layanan cloud.
- Membuka kantor cabang.
- Melakukan investasi.
- Mengembangkan layanan digital.
- Melakukan transaksi dengan pihak luar negeri.
- Mengubah struktur kontrak.
- Mengembangkan produk pembiayaan.
Tim bisnis dan tax perlu berkoordinasi sejak tahap awal.
Tax Review Sebelum Produk Diluncurkan
Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah:
Product Concept
↓
Business Analysis
↓
Tax Analysis
↓
Legal & Compliance Review
↓
System Configuration
↓
Implementation
Dengan cara tersebut, aspek pajak tidak menjadi persoalan yang baru diketahui setelah produk berjalan.
Tax Mapping Produk Perbankan
Tax mapping membantu bank memahami perlakuan pajak berdasarkan produk atau transaksi.
Contoh format sederhana:
| Produk/Transaksi | Area Review |
|---|---|
| Kredit | Bunga, fee, provisi, administrasi |
| Deposito | Bunga dan pemotongan |
| Tabungan | Bunga dan pemotongan |
| Jasa keuangan | Perlakuan PPN |
| Treasury | Jenis penghasilan dan transaksi |
| Vendor | Pemotongan pajak |
| Konsultan | Tax treatment jasa |
| Jasa luar negeri | PPh dan ketentuan internasional |
| Payroll | PPh 21 |
| Transaksi pihak berelasi | Transfer pricing |
Tax mapping perlu disesuaikan dengan ketentuan dan karakteristik transaksi aktual.
PPh Badan dan Tax Planning Bank
PPh badan menjadi salah satu komponen utama dalam tax management bank.
Perencanaan PPh badan membutuhkan pemahaman terhadap hubungan antara:
- Pendapatan.
- Biaya.
- Penghasilan final.
- Penghasilan bukan objek.
- Koreksi fiskal.
- Penyusutan.
- Amortisasi.
- Cadangan.
- Transaksi pihak berelasi.
- Pajak dibayar di muka.
- Pajak terutang.
Bank perlu memastikan bahwa laporan komersial dapat direkonsiliasi secara tepat dengan laporan fiskal.
Rekonsiliasi Fiskal dalam Tax Compliance
Rekonsiliasi fiskal merupakan proses penting dalam tax compliance.
Secara sederhana:
Laba Komersial
→ Identifikasi Perbedaan
→ Koreksi Fiskal
→ Laba Fiskal
→ Perhitungan Pajak
Perbedaan dapat berasal dari:
- Perbedaan waktu.
- Perbedaan pengakuan pendapatan.
- Biaya yang tidak dapat menjadi pengurang.
- Perlakuan penyusutan.
- Perlakuan amortisasi.
- Penghasilan yang dikenai pajak final.
- Penghasilan bukan objek pajak.
- Transaksi tertentu yang mempunyai ketentuan khusus.
Dokumentasi rekonsiliasi harus memadai agar setiap koreksi dapat ditelusuri.
Tax Compliance PPh 21 pada Perbankan
Bank umumnya mempunyai struktur remunerasi yang kompleks.
Komponen penghasilan pegawai dapat meliputi:
- Gaji.
- Tunjangan.
- Bonus.
- Insentif.
- THR.
- Penghasilan tidak teratur.
- Fasilitas tertentu.
- Natura atau kenikmatan sesuai ketentuan.
Tax compliance PPh 21 membutuhkan integrasi antara:
HR → Payroll → Accounting → Tax → Pelaporan
Data harus konsisten agar perhitungan, bukti potong, dan pelaporan dapat direkonsiliasi.
Tax Compliance PPh 23
Bank menggunakan berbagai jasa pihak ketiga.
Contohnya:
- Konsultan.
- Teknologi informasi.
- Maintenance.
- Keamanan.
- Jasa profesional.
- Jasa manajemen.
- Outsourcing.
- Jasa pendukung lainnya.
Sebelum pembayaran dilakukan, bank perlu menentukan karakter transaksi dan kewajiban pemotongan yang relevan.
Proses yang baik adalah:
Vendor Registration → Contract Review → Tax Classification → Invoice Review → Payment → Withholding → Bukti Potong → Reconciliation
Tax Compliance PPh 26
Transaksi dengan pihak luar negeri membutuhkan perhatian lebih.
Contoh transaksi:
- Pembayaran jasa.
- Bunga.
- Royalti.
- Lisensi.
- Technical assistance.
- Software.
- Konsultasi.
- Fee tertentu.
Bank perlu memastikan status penerima penghasilan dan melakukan analisis terhadap ketentuan domestik serta perjanjian pajak internasional jika relevan.
Dokumen yang diperlukan juga perlu diperiksa sebelum perlakuan tertentu diterapkan.
Pajak atas Bunga Deposito dan Tabungan
Bunga deposito dan tabungan merupakan area penting dalam perpajakan perbankan.
Tax compliance perlu memperhatikan:
- Jenis rekening.
- Jenis produk.
- Penerima bunga.
- Besaran bunga.
- Pemotongan.
- Pengecualian.
- Bukti pemotongan.
- Pelaporan.
Kesalahan tax mapping dapat berdampak pada jumlah transaksi yang besar karena volume rekening perbankan sangat tinggi.
Oleh karena itu, otomatisasi dan validasi sistem menjadi penting.
PPN dalam Tax Planning dan Tax Compliance Bank
Perlakuan PPN dalam industri perbankan membutuhkan analisis berdasarkan jenis transaksi.
Bank perlu membedakan antara:
- Jasa keuangan.
- Jasa pendukung.
- Barang.
- Jasa konsultan.
- Jasa teknologi.
- Jasa dari luar negeri.
- Transaksi lainnya.
Dalam ketentuan PPN, jasa keuangan memiliki perlakuan khusus. Karena itu, bank tidak seharusnya menganggap seluruh transaksi yang dilakukan oleh bank otomatis mempunyai perlakuan PPN yang sama.
Tax mapping perlu dilakukan berdasarkan karakteristik transaksi dan ketentuan yang berlaku.
Coretax dalam Tax Compliance Perbankan
Salah satu perkembangan penting dalam tax compliance 2026–2027 adalah implementasi dan penguatan sistem administrasi perpajakan melalui Coretax.
PMK Nomor 1 Tahun 2026 merupakan perubahan keempat atas PMK Nomor 81 Tahun 2024 tentang ketentuan perpajakan dalam rangka pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan. Peraturan tersebut ditetapkan dan mulai berlaku pada 22 Januari 2026.
Bagi bank, perubahan administrasi tersebut perlu diterjemahkan menjadi kesiapan:
- Data.
- Sistem.
- Prosedur.
- SDM.
- Tax mapping.
- Rekonsiliasi.
- Pelaporan.
- Dokumentasi.
Coretax dan Kualitas Data
Digitalisasi tidak otomatis menyelesaikan masalah apabila data sumber masih bermasalah.
Misalnya:
Data Vendor Salah
↓
Tax Mapping Salah
↓
Perhitungan Pajak Salah
↓
Bukti Potong Salah
↓
Pelaporan Tidak Sesuai
Karena itu, kualitas data menjadi bagian dari tax compliance.
Tax Data Governance untuk Perbankan
Tax data governance diperlukan untuk memastikan data pajak:
- Akurat.
- Lengkap.
- Konsisten.
- Terlindungi.
- Dapat ditelusuri.
- Tersedia ketika dibutuhkan.
Elemen yang dapat dibangun meliputi:
| Elemen | Fungsi |
|---|---|
| Data Owner | Penanggung jawab data |
| Data Steward | Pengelolaan kualitas data |
| Master Data | Data utama |
| Tax Mapping | Klasifikasi transaksi |
| Validation | Pemeriksaan data |
| Reconciliation | Pencocokan data |
| Audit Trail | Penelusuran perubahan |
| Access Control | Pengendalian akses |
Tax Reconciliation sebagai Pilar Compliance
Tax reconciliation membantu bank memastikan bahwa berbagai sumber data menghasilkan angka yang konsisten.
Rekonsiliasi dapat dilakukan antara:
| Data Internal | Data Pajak |
|---|---|
| General Ledger | Tax Ledger |
| Payroll | PPh 21 |
| Vendor Payment | PPh 23 |
| Overseas Payment | PPh 26 |
| Tax Payable | SPT |
| Bukti Potong | Pelaporan |
| Pendapatan | PPh Badan |
| Data Transaksi | Tax Engine |
Rekonsiliasi dapat dilakukan secara periodik dengan mempertimbangkan materialitas dan risiko.
Tax Risk Management dalam Tax Compliance
Tax compliance tidak dapat dipisahkan dari manajemen risiko.
Beberapa risiko utama adalah:
Regulatory Risk
Ketentuan berubah tetapi SOP belum diperbarui.
Transaction Risk
Transaksi diklasifikasikan secara keliru.
Data Risk
Data tidak lengkap atau tidak konsisten.
System Risk
Sistem tidak menerapkan tax treatment dengan tepat.
Human Error
Kesalahan terjadi dalam proses manual.
Documentation Risk
Dokumen tidak lengkap.
Reporting Risk
Data internal berbeda dengan data pelaporan.
Tax Risk Register
Bank dapat membuat tax risk register sebagai alat monitoring.
| Risiko | Penyebab | Dampak | Mitigasi |
|---|---|---|---|
| Salah tax classification | Mapping tidak diperbarui | Koreksi | Periodic review |
| Data vendor tidak valid | Master data lemah | Bukti potong bermasalah | Validation |
| Salah perhitungan | Formula/sistem | Selisih pajak | Maker-checker |
| Terlambat lapor | Monitoring lemah | Risiko administrasi | Tax calendar |
| Regulasi tidak ter-update | Monitoring lemah | Compliance gap | Regulatory update |
| Dokumen tidak lengkap | SOP lemah | Audit risk | Documentation checklist |
Tax risk register sebaiknya menjadi dokumen yang hidup dan diperbarui secara berkala.
Tax Compliance dan Internal Control
Pengendalian internal dapat membantu mencegah kesalahan pajak.
Beberapa kontrol yang dapat diterapkan:
- Maker-checker.
- Segregation of duties.
- Approval matrix.
- Tax determination checklist.
- System validation.
- Reconciliation.
- Exception report.
- Access control.
- Audit trail.
- Periodic review.
Kontrol preventif sebaiknya ditempatkan sedekat mungkin dengan sumber transaksi.
Tax Calendar Perbankan
Tax calendar dapat digunakan untuk mengendalikan seluruh kewajiban.
Contoh:
| Aktivitas | Frekuensi |
|---|---|
| Tax determination | Setiap transaksi |
| Review withholding | Harian/berdasarkan proses |
| Rekonsiliasi | Bulanan |
| Pembayaran pajak | Sesuai ketentuan |
| Pelaporan | Sesuai ketentuan |
| Regulatory update | Berkala |
| Tax review | Periodik |
| Internal tax audit | Berdasarkan risiko |
Tax calendar dapat dikembangkan menjadi dashboard compliance.
Tax Planning untuk Transaksi dengan Pihak Luar Negeri
Transaksi internasional perlu dianalisis sejak tahap perencanaan.
Contohnya, ketika bank ingin menggunakan layanan teknologi dari perusahaan luar negeri, tax team perlu menilai:
- Jenis layanan.
- Lokasi penyedia jasa.
- Status wajib pajak.
- Sifat pembayaran.
- Ketentuan PPh.
- Ketentuan P3B jika relevan.
- Dokumen domisili.
- Kontrak.
- Invoice.
- Bukti pembayaran.
Dengan demikian, tax planning dilakukan sebelum kontrak dan pembayaran berjalan.
Tax Planning dan Transfer Pricing
Bank yang merupakan bagian dari grup usaha dapat melakukan transaksi dengan pihak berelasi.
Tax planning perlu mempertimbangkan:
- Jenis transaksi.
- Hubungan para pihak.
- Harga atau imbalan.
- Fungsi dan risiko.
- Dokumentasi.
- Prinsip kewajaran.
- Ketentuan transfer pricing yang berlaku.
Area ini membutuhkan koordinasi antara tax, finance, accounting, legal, dan business unit.
Tax Management atas Produk Digital Perbankan
Perkembangan digital banking membuat bank memiliki produk yang semakin beragam.
Contohnya:
- Mobile banking.
- Internet banking.
- Digital lending.
- Payment services.
- API banking.
- Digital partnership.
- E-channel.
- Subscription services.
- Fee based services.
Tax planning sebaiknya masuk dalam product development.
Tax Review Product Development
Proses yang dapat diterapkan:
Ide Produk
→ Business Review
→ Tax Review
→ Legal/Compliance Review
→ System Configuration
→ Testing
→ Implementation
→ Monitoring
Hal ini membantu mencegah tax treatment baru ditemukan setelah produk telah berjalan.
Contoh Kasus Nyata: Tax Planning Kontrak Teknologi Bank
Sebagai contoh kasus berbasis praktik operasional perbankan, sebuah bank akan menggunakan layanan teknologi dari vendor internasional.
Kontrak mencakup:
- Software license.
- Cloud infrastructure.
- Technical support.
- Consulting.
- Maintenance.
Apabila seluruh pembayaran langsung diproses tanpa tax review, terdapat risiko bahwa jenis transaksi yang berbeda diperlakukan secara seragam.
Bank kemudian membentuk proses tax review sebelum kontrak ditandatangani.
Setiap komponen dianalisis berdasarkan:
| Komponen | Fokus Tax Review |
|---|---|
| Software | Karakter hak/lisensi dan pembayaran |
| Cloud | Karakter layanan |
| Technical Support | Jenis jasa |
| Consulting | Jenis penghasilan |
| Maintenance | Karakter jasa |
| Pihak penerima | Status domestik/luar negeri |
| Kontrak | Ketentuan pembayaran |
| Dokumen | Persyaratan administrasi |
Hasilnya digunakan untuk membuat tax matrix dan kemudian dikomunikasikan kepada procurement, finance, accounting, serta payment team.
Kasus ini menunjukkan bahwa tax planning sebaiknya dilakukan sebelum transaksi, sedangkan tax compliance memastikan hasil perencanaan tersebut dilaksanakan secara benar.
Contoh Kasus: Rekonsiliasi Tax Compliance
Misalnya sebuah bank menemukan perbedaan antara data pembayaran vendor dan data bukti potong.
Setelah dilakukan analisis, ditemukan:
- Sebagian vendor memiliki data identitas yang belum diperbarui.
- Beberapa transaksi menggunakan kode jasa yang berbeda.
- Sebagian transaksi belum terhubung dengan tax mapping.
- Terdapat perbedaan antara invoice dan payment date.
Bank kemudian melakukan:
- Cleansing master data.
- Standardisasi kode transaksi.
- Review tax mapping.
- Rekonsiliasi general ledger.
- Validasi bukti potong.
- Review pelaporan.
- Penguatan kontrol sebelum pembayaran.
Pendekatan tersebut dapat mengubah proses tax compliance dari kegiatan korektif menjadi kegiatan preventif.
Akses Informasi Keuangan dan Tax Compliance 2026–2027
PMK Nomor 108 Tahun 2025 mengenai petunjuk teknis akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan mulai berlaku pada 1 Januari 2026. Peraturan tersebut menggantikan PMK 70/PMK.03/2017 beserta perubahannya.
Regulasi tersebut mengatur akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan, termasuk mekanisme pelaporan otomatis informasi rekening keuangan serta ketentuan terkait CRS dan CARF.
Untuk lembaga keuangan, perkembangan ini memperkuat kebutuhan terhadap:
- Kualitas data nasabah.
- Identifikasi rekening.
- Klasifikasi rekening.
- Validasi informasi.
- Data governance.
- Sistem pelaporan.
- Dokumentasi.
- Monitoring compliance.
PMK 108 Tahun 2025 juga memuat ketentuan peralihan untuk membedakan penerapan terhadap data sebelum dan sejak tahun data 2026.
Tax Compliance untuk Bank Syariah
Tax planning dan tax compliance juga relevan bagi bank syariah.
Produk bank syariah dapat menggunakan akad seperti:
- Murabahah.
- Mudharabah.
- Musyarakah.
- Ijarah.
- Wakalah.
Struktur transaksi tersebut perlu dianalisis berdasarkan karakteristik transaksi dan ketentuan perpajakan yang berlaku.
Pendekatannya dapat dibuat:
Akad → Struktur Transaksi → Pengakuan Akuntansi → Tax Treatment → Tax Calculation → Compliance
Dengan demikian, tax professional perlu memahami bukan hanya perpajakan, tetapi juga karakteristik bisnis perbankan syariah.
Hubungan Tax Planning dengan Financial Management
Tax planning memiliki hubungan erat dengan financial management.
Keputusan perpajakan dapat memengaruhi:
- Cash flow.
- Net profit.
- Budget.
- Financial projection.
- Cost structure.
- Profitability.
- Investment decision.
- Business planning.
Karena itu, tax team perlu berkolaborasi dengan finance dan accounting.
Dalam proses budgeting, misalnya, konsekuensi pajak perlu dimasukkan dalam proyeksi arus kas dan biaya.
Tax Planning dan Efisiensi Biaya
Tax planning yang dilakukan dengan baik dapat membantu organisasi memahami konsekuensi pajak dari setiap pilihan transaksi.
Namun, efisiensi pajak harus tetap dibedakan dari tindakan penghindaran pajak yang melanggar hukum.
Pendekatan yang sehat adalah:
Legal Compliance + Proper Documentation + Business Substance + Risk Assessment
Bank perlu menghindari strategi yang hanya berorientasi pada pengurangan pajak tanpa mempertimbangkan risiko hukum, reputasi, dan kepatuhan.
Tax Compliance dan Tax Audit
Tax compliance yang baik akan membantu bank ketika menghadapi proses pemeriksaan.
Dokumen yang sebaiknya tersedia secara sistematis meliputi:
- Laporan keuangan.
- General ledger.
- SPT.
- Bukti potong.
- Bukti pembayaran.
- Rekonsiliasi.
- Working paper.
- Kontrak.
- Invoice.
- Tax calculation.
- Tax mapping.
- Dokumen transaksi internasional.
- Dokumen pihak berelasi.
Tujuan utamanya adalah memastikan setiap angka yang dilaporkan dapat ditelusuri ke sumber data dan dokumen pendukung.
Tax Governance Perbankan
Tax governance merupakan bagian penting dari tata kelola perusahaan.
Komponennya dapat mencakup:
- Tax policy.
- Tax organization.
- Authority matrix.
- SOP.
- Tax risk management.
- Internal control.
- Monitoring.
- Reporting.
- Documentation.
- Audit.
Dengan tax governance yang jelas, tanggung jawab perpajakan tidak hanya berada pada satu unit.
Peran Unit dalam Tax Planning dan Tax Compliance
| Unit | Peran Utama |
|---|---|
| Direksi | Governance dan oversight |
| Tax | Tax planning dan compliance |
| Finance | Pengelolaan keuangan |
| Accounting | Pencatatan |
| Compliance | Regulatory monitoring |
| Risk | Tax risk |
| Legal | Contract dan legal review |
| Procurement | Vendor dan kontrak |
| HR | Payroll |
| Treasury | Transaksi keuangan |
| IT | Sistem dan data |
| Internal Audit | Assurance |
Koordinasi lintas unit menjadi salah satu kunci keberhasilan.
Strategi Meningkatkan Tax Planning dan Tax Compliance 2026–2027
Bank dapat menggunakan beberapa strategi berikut:
Memperbarui Tax Policy
Pastikan kebijakan internal selaras dengan ketentuan terbaru.
Membuat Tax Mapping
Petakan produk dan transaksi secara terstruktur.
Menerapkan Tax Review Sebelum Transaksi
Libatkan tax function pada transaksi yang mempunyai risiko material.
Memperkuat Tax Data
Pastikan master data akurat.
Mengembangkan Tax Dashboard
Pantau status kewajiban secara berkala.
Melakukan Rekonsiliasi
Bandingkan data pajak dengan general ledger dan sistem sumber.
Meningkatkan Kompetensi
Lakukan training dan regulatory update secara berkala.
Memperkuat Internal Control
Gunakan maker-checker, approval, validation, dan audit trail.
Checklist Tax Planning dan Tax Compliance Bank
| Area | Pertanyaan |
|---|---|
| Business Planning | Apakah tax impact dianalisis? |
| Produk | Apakah tax treatment tersedia? |
| Kontrak | Apakah tax clause telah direview? |
| Vendor | Apakah tax classification tersedia? |
| Transaksi LN | Apakah ketentuan internasional telah dianalisis? |
| Payroll | Apakah PPh 21 direkonsiliasi? |
| PPh 23 | Apakah withholding dilakukan sesuai ketentuan? |
| PPh 26 | Apakah transaksi luar negeri direview? |
| PPN | Apakah tax treatment telah dipetakan? |
| Coretax | Apakah data dan proses telah siap? |
| Rekonsiliasi | Apakah data pajak sesuai GL? |
| Dokumentasi | Apakah dokumen lengkap? |
| Risiko | Apakah tax risk register diperbarui? |
| Audit | Apakah working paper tersedia? |
Materi Training Tax Planning & Tax Compliance Perbankan
Program pelatihan dapat disusun dalam beberapa modul berikut:
| Modul | Materi |
|---|---|
| 1 | Konsep Tax Planning dan Tax Compliance |
| 2 | Karakteristik Perpajakan Industri Perbankan |
| 3 | Regulatory Update Perpajakan 2026–2027 |
| 4 | Tax Planning dalam Business Planning Bank |
| 5 | Tax Mapping Produk dan Transaksi |
| 6 | PPh Badan Perbankan |
| 7 | Rekonsiliasi Fiskal |
| 8 | PPh 21 |
| 9 | PPh 23 |
| 10 | PPh 26 |
| 11 | Pajak Bunga Deposito dan Tabungan |
| 12 | PPN dan Jasa Keuangan |
| 13 | Tax Planning Transaksi Internasional |
| 14 | Transfer Pricing |
| 15 | Coretax dan Digital Tax Compliance |
| 16 | Tax Data Governance |
| 17 | Tax Reconciliation |
| 18 | Tax Risk Management |
| 19 | Tax Control Framework |
| 20 | Tax Governance |
| 21 | Tax Audit Preparation |
| 22 | Studi Kasus Tax Planning dan Compliance Bank |
Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ini?
Training Tax Planning & Tax Compliance Perbankan dapat diikuti oleh:
- Direksi dan manajemen bank.
- Tax manager.
- Tax officer.
- Finance manager.
- Finance officer.
- Accounting manager.
- Accounting officer.
- Compliance officer.
- Risk management officer.
- Internal auditor.
- Treasury officer.
- Legal officer.
- Procurement officer.
- HR/payroll.
- IT dan data governance.
- Profesional bank konvensional.
- Profesional bank syariah.
- Profesional BPR dan BPR Syariah.
- Konsultan pajak.
- Konsultan keuangan sektor perbankan.
Kompetensi yang Diharapkan
Setelah mengikuti training, peserta diharapkan mampu:
- Menjelaskan konsep tax planning.
- Memahami tax compliance.
- Mengidentifikasi tax impact transaksi.
- Menyusun tax mapping.
- Memahami PPh dan PPN yang relevan.
- Melakukan rekonsiliasi fiskal.
- Memahami administrasi Coretax.
- Mengidentifikasi tax risk.
- Menyusun tax risk register.
- Memperkuat internal tax control.
- Menyiapkan dokumentasi pajak.
- Menganalisis transaksi internasional.
- Menghubungkan tax planning dengan financial planning.
- Menyusun improvement plan tax compliance.
Tantangan Implementasi Tax Planning dan Tax Compliance
Beberapa tantangan yang sering muncul adalah:
Perubahan Regulasi
Peraturan pajak terus berkembang sehingga tim harus aktif melakukan regulatory update.
Kompleksitas Transaksi
Tidak semua transaksi bank memiliki perlakuan pajak yang sama.
Volume Data
Jumlah transaksi yang sangat besar membutuhkan otomatisasi.
Fragmentasi Sistem
Data berasal dari berbagai sistem.
Kualitas Master Data
Kesalahan identitas atau klasifikasi dapat memengaruhi tax compliance.
Kurangnya Koordinasi
Tax planning sering terlambat dilibatkan dalam proses bisnis.
Kompetensi
Profesional tax perlu memahami aspek pajak sekaligus bisnis perbankan.
Roadmap Penguatan Tax Planning dan Compliance
Bank dapat membangun roadmap melalui tujuh tahap:
Tahap 1 — Assessment
Mengidentifikasi kondisi saat ini.
Tahap 2 — Tax Mapping
Memetakan produk dan transaksi.
Tahap 3 — Risk Assessment
Mengidentifikasi area risiko.
Tahap 4 — Standardization
Membuat standar tax treatment.
Tahap 5 — Integration
Mengintegrasikan tax dengan sistem bisnis.
Tahap 6 — Automation
Mengotomatisasi proses yang memungkinkan.
Tahap 7 — Continuous Improvement
Melakukan review dan pembaruan secara berkelanjutan.
Manfaat Mengikuti Training Tax Planning & Tax Compliance Perbankan
Training dapat memberikan manfaat bagi organisasi maupun peserta.
Bagi Tax Department
Meningkatkan kemampuan tax planning, compliance, dan risk management.
Bagi Finance
Memperkuat hubungan antara pajak dan financial management.
Bagi Accounting
Meningkatkan kualitas pencatatan dan rekonsiliasi.
Bagi Compliance
Meningkatkan pemahaman terhadap risiko kepatuhan pajak.
Bagi Risk Management
Membantu memasukkan tax risk dalam kerangka manajemen risiko.
Bagi Internal Audit
Memperkuat kemampuan mengevaluasi internal tax control.
Bagi Manajemen
Memberikan perspektif yang lebih baik mengenai konsekuensi pajak dari keputusan bisnis.
Kesimpulan
Training Tax Planning & Tax Compliance Perbankan merupakan program yang penting untuk meningkatkan kemampuan profesional bank dalam mengelola perpajakan secara strategis sekaligus memastikan kewajiban perpajakan dipenuhi dengan baik.
Tax planning membantu bank mempertimbangkan konsekuensi perpajakan sebelum transaksi dilakukan. Sementara tax compliance memastikan kewajiban yang timbul dari transaksi tersebut dihitung, dipotong, dibayar, dilaporkan, dan didokumentasikan sesuai ketentuan.
Keduanya perlu didukung oleh tax governance, tax risk management, internal control, tax data governance, dan rekonsiliasi.
Perkembangan Coretax juga membuat kualitas data dan kesiapan sistem semakin penting. PMK Nomor 1 Tahun 2026 menjadi perubahan keempat atas PMK Nomor 81 Tahun 2024 mengenai ketentuan perpajakan dalam rangka pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan.
Di sisi lain, PMK Nomor 108 Tahun 2025 yang berlaku mulai 1 Januari 2026 memperbarui petunjuk teknis mengenai akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan dan mengatur mekanisme pelaporan informasi rekening keuangan serta aspek CRS dan CARF.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa tax compliance semakin terhubung dengan teknologi, data governance, sistem informasi, financial management, compliance, dan risk management.
Karena itu, bank perlu mengembangkan pendekatan perpajakan yang tidak hanya reaktif ketika kewajiban pajak sudah jatuh tempo, tetapi bersifat proaktif sejak tahap perencanaan bisnis dan transaksi.
Tax planning yang baik, tax compliance yang konsisten, data yang akurat, pengendalian yang memadai, serta kompetensi SDM yang terus diperbarui menjadi fondasi penting untuk membangun pengelolaan perpajakan perbankan yang efektif pada 2026–2027.
FAQ Training Tax Planning & Tax Compliance Perbankan
Apa yang dimaksud dengan Training Tax Planning & Tax Compliance Perbankan?
Training Tax Planning & Tax Compliance Perbankan adalah program pelatihan yang membahas strategi perencanaan pajak dan pemenuhan kewajiban perpajakan dalam industri perbankan, termasuk tax mapping, tax reconciliation, tax risk, Coretax, dan tax governance.
Apa perbedaan tax planning dan tax compliance?
Tax planning berfokus pada analisis konsekuensi pajak sebelum atau ketika keputusan bisnis dirancang. Tax compliance berfokus pada pelaksanaan kewajiban perpajakan seperti perhitungan, pemotongan, pembayaran, pelaporan, dan dokumentasi.
Mengapa tax planning penting bagi bank?
Karena keputusan bisnis bank dapat memiliki konsekuensi perpajakan. Dengan tax planning, dampak pajak dapat dianalisis sejak tahap perencanaan sehingga risiko kesalahan dapat dikurangi.
Apakah Coretax menjadi bagian dari training?
Ya. Coretax merupakan bagian penting dari transformasi administrasi perpajakan dan relevan dengan pengelolaan tax compliance bank. PMK Nomor 81 Tahun 2024 telah mengalami beberapa perubahan, termasuk PMK Nomor 1 Tahun 2026.
Mengapa tax reconciliation penting?
Tax reconciliation membantu memastikan kesesuaian antara data transaksi, general ledger, bukti potong, pembayaran, dan pelaporan pajak sehingga perbedaan dapat ditemukan lebih awal.
Apakah transaksi luar negeri termasuk dalam materi?
Ya. Materi dapat mencakup PPh 26, transaksi dengan pihak luar negeri, P3B, dokumentasi, serta aspek tax planning dan compliance yang relevan.
Siapa yang cocok mengikuti training ini?
Training cocok untuk tax, finance, accounting, compliance, risk management, internal audit, treasury, legal, procurement, HR, IT, manajemen bank, serta profesional yang menangani transaksi dan keuangan perbankan.
Hubungi Kami untuk Program Training Tax Planning & Tax Compliance Perbankan 2026–2027
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

