Training SCADA PLC-HMI Integration untuk Sistem Kontrol Industri 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePerkembangan industrial automation membuat sistem kontrol industri semakin terintegrasi. PLC, HMI, SCADA, sensor, actuator, inverter, remote I/O, database, dan jaringan industri tidak lagi bekerja sebagai perangkat yang berdiri sendiri. Seluruh komponen tersebut harus mampu bertukar data secara konsisten agar proses produksi dapat dipantau, dikendalikan, dan dianalisis secara efektif.
Salah satu kompetensi penting dalam penerapan sistem otomasi adalah kemampuan melakukan SCADA PLC-HMI Integration. Integrasi ini memungkinkan data dari field device diproses oleh PLC, ditampilkan melalui HMI, serta dipantau dan dianalisis secara terpusat melalui SCADA.
Training SCADA PLC-HMI Integration untuk Sistem Kontrol Industri dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep, arsitektur, konfigurasi, komunikasi, tag mapping, HMI development, SCADA integration, troubleshooting, testing, commissioning, dan pengelolaan sistem kontrol industri.
Integrasi PLC-HMI-SCADA menjadi semakin penting karena perusahaan membutuhkan visibility terhadap kondisi proses secara real-time. Operator tidak hanya membutuhkan informasi mengenai apakah mesin sedang berjalan atau berhenti, tetapi juga memerlukan informasi mengenai parameter proses, alarm, trend, production status, downtime, dan kondisi equipment.
Dengan integrasi yang dirancang secara tepat, data yang berasal dari sensor dapat mengalir melalui PLC menuju HMI dan SCADA sehingga menjadi informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.
Apa Itu SCADA PLC-HMI Integration?
SCADA PLC-HMI Integration adalah proses menghubungkan PLC, HMI, dan SCADA agar ketiganya dapat bertukar data dan menjalankan fungsi sesuai peran masing-masing dalam sistem kontrol industri.
Secara sederhana, arsitektur dapat digambarkan sebagai berikut:
Sensor/Actuator → PLC → HMI → SCADA → Historian/Database
Namun pada implementasi industri, hubungan tersebut dapat lebih kompleks.
Contohnya:
Field Device → Remote I/O → PLC → Industrial Network → SCADA Server → HMI/Workstation → Historian → Reporting
PLC berperan sebagai controller yang menjalankan logic kontrol. HMI menjadi interface lokal bagi operator, sedangkan SCADA menyediakan fungsi supervisory monitoring dan centralized control.
Ketiga sistem tersebut harus memiliki konfigurasi komunikasi dan struktur data yang konsisten.
Peran PLC, HMI dan SCADA dalam Sistem Kontrol
Memahami fungsi setiap komponen merupakan dasar sebelum melakukan integrasi.
| Komponen | Fungsi Utama |
|---|---|
| Sensor | Mengukur kondisi proses |
| Actuator | Melakukan aksi terhadap proses |
| PLC | Menjalankan logic kontrol |
| HMI | Interface operator lokal |
| SCADA | Supervisory monitoring dan control |
| Historian | Menyimpan data historis |
| Database | Menyimpan informasi terstruktur |
| Industrial Network | Menghubungkan perangkat |
PLC sebagai Controller
PLC menerima input dari sensor atau perangkat lain, memproses program, kemudian menghasilkan output untuk mengendalikan actuator.
Contoh input PLC:
- Pressure switch.
- Temperature transmitter.
- Level sensor.
- Proximity sensor.
- Motor feedback.
- Flow transmitter.
Contoh output PLC:
- Motor start/stop.
- Valve open/close.
- Pump control.
- Alarm output.
- VFD command.
PLC merupakan bagian penting dari sistem kontrol karena keputusan kontrol utama biasanya dijalankan pada controller tersebut.
HMI sebagai Operator Interface
HMI atau Human Machine Interface menyediakan tampilan visual yang memungkinkan operator berinteraksi dengan mesin atau proses.
HMI dapat menampilkan:
- Status mesin.
- Nilai temperatur.
- Tekanan.
- Flow.
- Level.
- Motor status.
- Valve status.
- Alarm.
- Setpoint.
- Trend.
- Production counter.
HMI juga dapat menyediakan kontrol seperti:
- Start.
- Stop.
- Reset.
- Manual/Auto.
- Setpoint adjustment.
- Acknowledge alarm.
SCADA sebagai Supervisory System
SCADA memiliki cakupan yang lebih luas daripada HMI lokal.
SCADA dapat digunakan untuk:
- Centralized monitoring.
- Supervisory control.
- Alarm management.
- Historical data.
- Trend analysis.
- Event recording.
- Reporting.
- User management.
- Remote monitoring.
- Integration dengan database.
Pada fasilitas dengan banyak production line, SCADA memungkinkan operator melihat kondisi keseluruhan proses dari centralized control room.
Mengapa Integrasi PLC-HMI-SCADA Penting?
Tanpa integrasi yang baik, setiap sistem dapat memiliki informasi yang berbeda.
Misalnya:
- PLC menunjukkan motor running.
- HMI menunjukkan motor stopped.
- SCADA menunjukkan communication failure.
Kondisi tersebut dapat terjadi akibat kesalahan mapping, communication configuration, data type, atau architecture.
Integrasi yang baik memberikan manfaat seperti:
- Konsistensi data.
- Monitoring real-time.
- Pengendalian proses yang lebih baik.
- Pengelolaan alarm.
- Historical data.
- Troubleshooting lebih cepat.
- Centralized supervision.
- Peningkatan operational visibility.
- Mendukung predictive maintenance.
- Mendukung digital transformation.
Arsitektur SCADA PLC-HMI Integration
Arsitektur sistem dapat dibagi menjadi beberapa layer.
Field Layer
Field layer terdiri dari sensor, transmitter, actuator, motor, valve, dan instrument.
Data dari field device diteruskan ke PLC.
Control Layer
Control layer terdiri dari:
- PLC.
- Remote I/O.
- VFD.
- Controller.
- Safety controller.
Pada layer ini, logic kontrol dijalankan.
HMI Layer
HMI memberikan interface lokal bagi operator.
Operator dapat melihat kondisi mesin dan melakukan tindakan yang diizinkan.
Supervisory Layer
SCADA berada pada supervisory layer.
Pada level ini, beberapa PLC dan HMI dapat dimonitor dari satu platform.
Information Layer
Data dari SCADA dapat dikirim menuju:
- Historian.
- SQL database.
- Reporting system.
- MES.
- Analytics platform.
Struktur tersebut memungkinkan integrasi antara operational technology dan information technology.
Prinsip Dasar PLC-HMI Communication
Agar HMI dapat menampilkan data PLC, diperlukan komunikasi antara keduanya.
Komunikasi dapat menggunakan berbagai teknologi, tergantung vendor dan arsitektur.
Contoh protocol yang umum digunakan dalam automation antara lain:
- Modbus RTU.
- Modbus TCP.
- OPC UA.
- EtherNet/IP.
- PROFINET.
- PROFIBUS.
- Vendor-specific protocol.
Parameter yang perlu diperhatikan meliputi:
- IP address.
- Device address.
- Port.
- Communication driver.
- Data type.
- Register.
- Tag name.
- Update rate.
- Timeout.
Kesalahan pada salah satu parameter dapat menyebabkan HMI gagal memperoleh data.
PLC-SCADA Communication
SCADA juga harus berkomunikasi dengan PLC.
Arsitektur sederhananya:
PLC → Industrial Ethernet → SCADA Communication Driver → SCADA Tag
Pada sistem modern, komunikasi dapat menggunakan OPC UA atau industrial protocol lainnya.
Engineer harus memastikan bahwa:
- PLC online.
- Network aktif.
- Communication driver benar.
- Address benar.
- Tag mapping benar.
- Data type sesuai.
- Scan rate sesuai.
- Timeout dikonfigurasi dengan tepat.
Konsep Tag dalam SCADA PLC-HMI Integration
Tag merupakan salah satu elemen paling penting dalam integrasi.
Tag mewakili suatu nilai atau status dari sistem.
Contohnya:
| Tag | Jenis Data | Contoh Fungsi |
|---|---|---|
| Pump_01_Run | Boolean | Status pompa |
| Pump_01_Start | Boolean | Command start |
| Tank_Level | Float | Level tangki |
| Tank_Pressure | Float | Tekanan |
| Motor_Speed | Integer/Float | Kecepatan |
| Valve_01_Status | Boolean | Status valve |
| Production_Count | Integer | Jumlah produksi |
Tag harus memiliki struktur penamaan yang konsisten.
Contoh:
Area_Equipment_Function
Misalnya:
WT01_Pump01_Run
Struktur tersebut membantu engineer mengidentifikasi sumber data secara cepat.
Tag Mapping antara PLC, HMI dan SCADA
Tag mapping adalah proses memastikan setiap data memiliki hubungan yang benar antara PLC, HMI, dan SCADA.
Contoh:
| PLC Address | PLC Tag | HMI Tag | SCADA Tag |
|---|---|---|---|
| M100 | Pump_Run | Pump_Run | P01_Run |
| M101 | Pump_Start | Pump_Start | P01_Start |
| D100 | Pressure | Pressure | P01_Pressure |
| D102 | Flow | Flow | P01_Flow |
Jika mapping salah, data dapat ditampilkan tetapi memiliki arti yang keliru.
Karena itu, proses mapping harus dilakukan dengan dokumentasi yang jelas.
Data Type dalam Integrasi
Salah satu sumber masalah integrasi adalah ketidaksesuaian data type.
Data dapat berupa:
- Boolean.
- Integer.
- Unsigned integer.
- Long integer.
- Float.
- Double.
- String.
- Array.
- Structure.
Misalnya PLC menyimpan nilai sebagai 32-bit floating point, sedangkan SCADA membaca sebagai 16-bit integer.
Akibatnya nilai dapat:
- Salah.
- Tidak stabil.
- Terpotong.
- Sangat besar.
- Tidak masuk akal.
Data type harus diverifikasi sejak tahap engineering.
Scaling Data
Tidak semua data PLC langsung menggunakan engineering unit.
Misalnya sensor tekanan menghasilkan raw value tertentu dan PLC mengubahnya menjadi nilai 0–10000.
SCADA harus mengetahui bagaimana nilai tersebut dikonversi menjadi satuan bar.
Konsep scaling dapat menggunakan:
Engineering Value = Raw Value × Scale Factor + Offset
Engineer harus memahami:
- Raw range.
- Engineering range.
- Unit.
- Scale factor.
- Offset.
- Resolution.
Kesalahan scaling dapat menyebabkan operator mengambil keputusan berdasarkan nilai yang salah.
HMI Design untuk Sistem Kontrol Industri
HMI bukan hanya sekadar membuat tampilan grafis yang menarik.
HMI harus dirancang agar operator dapat memahami kondisi proses secara cepat.
Prinsip HMI yang baik meliputi:
- Tampilan sederhana.
- Informasi prioritas terlihat jelas.
- Konsistensi simbol.
- Navigasi mudah.
- Alarm tidak berlebihan.
- Status equipment jelas.
- Trend tersedia untuk parameter penting.
- Setpoint terlindungi.
- User access dikendalikan.
Main Overview
Halaman utama dapat menampilkan:
- Plant overview.
- Production status.
- Equipment status.
- Critical alarms.
- Key process parameters.
Equipment Detail
Halaman detail dapat menampilkan:
- Motor status.
- Speed.
- Current.
- Temperature.
- Start/stop command.
- Alarm.
- Maintenance status.
Trend Display
Trend digunakan untuk melihat perubahan parameter dari waktu ke waktu.
Contohnya:
- Temperature trend.
- Pressure trend.
- Flow trend.
- Level trend.
- Energy consumption.
Alarm Management dalam HMI dan SCADA
Alarm membantu operator mengetahui kondisi abnormal.
Namun terlalu banyak alarm dapat menyebabkan alarm overload.
Alarm sebaiknya dikategorikan berdasarkan tingkat kepentingan.
| Level | Contoh |
|---|---|
| Critical | Emergency shutdown |
| High | High pressure |
| Medium | High temperature |
| Low | Minor deviation |
| Advisory | Maintenance reminder |
Setiap alarm idealnya memiliki:
- Timestamp.
- Description.
- Priority.
- Status.
- Acknowledgement.
- Source.
SCADA dapat menyimpan histori alarm sehingga engineer dapat melakukan analisis terhadap kejadian sebelumnya.
Command dan Interlock
Integrasi PLC-HMI-SCADA harus mempertimbangkan command dan interlock.
Misalnya operator memberikan command:
Start Pump
PLC tidak boleh menjalankan pompa apabila:
- Level terlalu rendah.
- Emergency stop aktif.
- Motor fault.
- Valve belum berada pada posisi aman.
- Interlock proses aktif.
Karena itu, command dari HMI atau SCADA seharusnya tetap melewati logic kontrol yang diterapkan pada PLC.
HMI dan SCADA berfungsi sebagai interface supervisory, bukan pengganti safety atau control logic yang semestinya berada pada controller sesuai desain sistem.
Manual dan Automatic Mode
Banyak sistem industri memiliki mode:
- Manual.
- Automatic.
- Local.
- Remote.
Mode harus ditampilkan secara jelas pada HMI dan SCADA.
Contoh:
Local: operator mengendalikan equipment dari panel lokal.
Remote: command dapat berasal dari HMI/SCADA.
Automatic: PLC menjalankan sequence berdasarkan logic proses.
Perubahan mode harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan konflik command.
Communication Protocol dalam PLC-HMI-SCADA
Pemilihan protocol sangat memengaruhi integrasi.
| Protocol | Penggunaan Umum |
|---|---|
| Modbus TCP | PLC, meter, inverter, SCADA |
| OPC UA | SCADA, PLC, MES, IT/OT |
| EtherNet/IP | PLC, I/O, drives |
| PROFINET | PLC dan industrial devices |
| PROFIBUS | Fieldbus dan instrumentation |
Tidak ada satu protocol yang cocok untuk seluruh aplikasi.
Pemilihannya bergantung pada:
- Existing equipment.
- Vendor.
- Performance.
- Network architecture.
- Scalability.
- Security.
- Maintenance.
- Budget.
Network Architecture
Industrial network menjadi jalur utama komunikasi.
Contoh sederhana:
PLC → Industrial Switch → SCADA Server
Untuk sistem yang lebih besar:
PLC/Remote I/O → Redundant Switch → Control Network → SCADA Server → Historian
Beberapa konsep yang perlu dipahami antara lain:
- IP addressing.
- Subnetting.
- VLAN.
- Managed switch.
- Redundancy.
- Firewall.
- Network segmentation.
- Remote access.
Redundancy dalam SCADA
Pada proses kritis, downtime akibat kegagalan server atau network dapat memberikan dampak besar.
Redundancy dapat diterapkan pada:
- SCADA server.
- Network.
- Industrial switch.
- Power supply.
- Communication path.
- Historian.
Tujuan redundancy adalah meningkatkan availability.
Namun, desain redundancy harus disesuaikan dengan criticality dan kebutuhan sistem.
Historian dan Database Integration
SCADA dapat mengumpulkan data dalam jumlah besar.
Data tersebut dapat disimpan untuk:
- Trend.
- Reporting.
- Production analysis.
- Energy monitoring.
- Maintenance.
- Quality analysis.
Contoh aliran:
PLC → SCADA → Historian → Database → Dashboard
Data historis dapat membantu menjawab pertanyaan seperti:
- Kapan equipment mengalami downtime?
- Berapa lama downtime?
- Apa parameter sebelum failure?
- Apakah temperatur meningkat sebelum motor failure?
- Berapa konsumsi energi per production batch?
Cybersecurity pada Integrasi PLC-HMI-SCADA
Integrasi meningkatkan konektivitas, tetapi juga meningkatkan attack surface.
Beberapa praktik cybersecurity yang penting:
- Segmentasi jaringan.
- Firewall.
- Access control.
- User authentication.
- Role-based access.
- Secure remote access.
- Backup.
- Logging.
- Monitoring.
- Patch management.
- Pengendalian removable media.
Akses ke PLC dan SCADA sebaiknya tidak diberikan secara bebas kepada semua pengguna.
Hak akses dapat dibagi menjadi:
| Role | Hak Akses |
|---|---|
| Operator | Monitoring dan command tertentu |
| Supervisor | Monitoring dan konfigurasi terbatas |
| Engineer | Engineering/configuration |
| Administrator | System administration |
Troubleshooting SCADA PLC-HMI Integration
Ketika data tidak tampil, troubleshooting sebaiknya dilakukan secara sistematis.
Periksa Field Device
Pastikan:
- Sensor aktif.
- Wiring benar.
- Power tersedia.
- Signal normal.
Periksa PLC
Pastikan:
- PLC dalam kondisi RUN.
- Input terbaca.
- Output bekerja.
- Program berjalan.
- Tidak ada diagnostic error.
Periksa Network
Periksa:
- Link status.
- IP address.
- Connectivity.
- Packet loss.
- Switch.
- Firewall.
Periksa HMI
Periksa:
- Driver.
- Connection.
- Tag.
- Data type.
- Address.
- Update rate.
Periksa SCADA
Periksa:
- Communication server.
- Driver.
- Tag quality.
- Alarm.
- Historian.
- User permissions.
Pendekatan tersebut membantu engineer menghindari trial and error.
Communication Status dan Data Quality
SCADA tidak seharusnya hanya menampilkan nilai.
Sistem juga harus dapat menunjukkan kualitas data.
Contohnya:
- Good.
- Bad.
- Uncertain.
- Communication failure.
Misalnya nilai tekanan tetap menunjukkan angka terakhir ketika PLC terputus.
Operator harus mengetahui bahwa angka tersebut merupakan stale value, bukan data real-time.
Karena itu, data quality indicator menjadi aspek penting dalam desain SCADA.
FAT dan SAT untuk Integrasi PLC-HMI-SCADA
Factory Acceptance Test atau FAT digunakan untuk menguji sistem sebelum dikirim atau diterapkan di lokasi.
Beberapa pengujian meliputi:
| Pengujian | Tujuan |
|---|---|
| PLC logic test | Memastikan logic |
| HMI test | Memastikan interface |
| Tag test | Memastikan mapping |
| Alarm test | Memastikan alarm |
| Communication test | Memastikan koneksi |
| Interlock test | Memastikan proteksi logic |
| Historian test | Memastikan data logging |
| User access test | Memastikan permission |
Setelah instalasi di lokasi, Site Acceptance Test dilakukan untuk memastikan sistem bekerja dalam kondisi aktual.
Commissioning Sistem
Commissioning merupakan tahap penting sebelum sistem digunakan secara operasional.
Tahapan dapat meliputi:
- Pemeriksaan instalasi.
- Power-up.
- Network verification.
- PLC verification.
- I/O testing.
- HMI testing.
- SCADA communication testing.
- Alarm testing.
- Interlock testing.
- Sequence testing.
- Performance verification.
- Operator training.
- Dokumentasi final.
Commissioning yang sistematis membantu mengurangi risiko masalah saat production start-up.
Contoh Kasus Nyata: Pabrik Manufaktur
Sebuah pabrik memiliki beberapa production line dengan PLC pada setiap mesin.
Operator sebelumnya harus memantau mesin melalui panel HMI masing-masing.
Management kemudian menginginkan centralized monitoring.
Kondisi Awal
Setiap mesin memiliki:
- PLC.
- HMI.
- VFD.
- Sensor.
- Motor.
Namun tidak ada centralized SCADA.
Solusi
PLC setiap production line dihubungkan ke industrial network.
SCADA server kemudian mengambil data dari setiap PLC.
Data yang ditampilkan mencakup:
- Machine status.
- Production counter.
- Temperature.
- Motor speed.
- Alarm.
- Downtime.
Hasil yang Diharapkan
Management dapat memperoleh gambaran kondisi produksi secara terpusat.
Engineer juga dapat menganalisis downtime berdasarkan historical data.
Kasus ini menunjukkan bahwa integrasi PLC-HMI-SCADA bukan sekadar persoalan komunikasi, tetapi menjadi bagian dari strategi peningkatan operational visibility.
Contoh Kasus: Water Treatment Plant
Water treatment plant memiliki:
- Raw water pump.
- Filter.
- Chemical dosing system.
- Reservoir.
- Distribution pump.
- Flow meter.
- Pressure transmitter.
- Level transmitter.
PLC mengontrol sequence proses, sedangkan HMI digunakan operator lokal.
SCADA digunakan pada control room untuk memonitor seluruh area.
Parameter yang dipantau meliputi:
- Flow.
- Pressure.
- Level.
- Pump status.
- Valve status.
- Chemical dosing.
- Alarm.
Dengan centralized SCADA, operator dapat melihat kondisi beberapa proses tanpa berpindah dari satu panel ke panel lain.
Contoh Kasus: Sistem Monitoring Energi
Sebuah fasilitas industri ingin mengetahui konsumsi energi setiap production line.
Energy meter terhubung ke PLC atau communication gateway.
Data kemudian dikirim menuju SCADA.
SCADA menyimpan:
- Voltage.
- Current.
- Power.
- Power factor.
- Energy consumption.
Data historis dapat digunakan untuk membandingkan konsumsi energi antar line.
Jika satu line menunjukkan konsumsi energi yang jauh lebih tinggi, engineer dapat melakukan investigasi terhadap equipment atau proses.
Best Practice SCADA PLC-HMI Integration
Beberapa best practice yang dapat diterapkan antara lain:
Gunakan Standard Tag Naming
Penamaan tag harus konsisten di seluruh sistem.
Buat Communication Matrix
Dokumen ini dapat mencatat:
- Device.
- IP.
- Protocol.
- Address.
- Tag.
- Data type.
- Description.
Pisahkan Control dan Supervisory Function
Logic kontrol utama sebaiknya berada pada PLC sesuai desain sistem.
SCADA digunakan untuk supervisory monitoring dan command yang diizinkan.
Terapkan Role-Based Access
Tidak semua pengguna membutuhkan hak engineering.
Gunakan Alarm Philosophy
Alarm harus memiliki prioritas dan tujuan yang jelas.
Dokumentasikan Semua Perubahan
Setiap perubahan PLC, HMI, SCADA, network, atau tag harus dicatat.
Lakukan Backup Berkala
Backup setidaknya mencakup:
- PLC program.
- HMI project.
- SCADA project.
- Database.
- Network configuration.
Tantangan Implementasi
Beberapa tantangan yang sering ditemukan adalah:
Multi-Vendor Integration
Perangkat dari vendor berbeda mungkin menggunakan protocol dan struktur data yang berbeda.
Legacy System
Peralatan lama mungkin menggunakan protocol yang tidak umum pada sistem baru.
Data Mapping
Jumlah tag yang besar meningkatkan risiko kesalahan mapping.
Network Reliability
Gangguan jaringan dapat memengaruhi komunikasi secara keseluruhan.
Cybersecurity
Integrasi jaringan meningkatkan kebutuhan perlindungan sistem.
Skill Gap
Engineer perlu memahami PLC, HMI, SCADA, networking, database, dan troubleshooting.
Manfaat Training SCADA PLC-HMI Integration
Pelatihan memberikan manfaat bagi peserta maupun organisasi.
Bagi peserta, manfaatnya antara lain:
- Memahami arsitektur SCADA.
- Memahami fungsi PLC dan HMI.
- Mampu melakukan tag mapping.
- Memahami industrial communication.
- Mampu melakukan konfigurasi dasar.
- Mampu melakukan troubleshooting.
- Memahami alarm dan historian.
- Memahami FAT/SAT.
- Memahami commissioning.
- Memahami cybersecurity dasar.
Bagi organisasi:
- Mengurangi communication downtime.
- Meningkatkan reliability.
- Mempercepat troubleshooting.
- Meningkatkan kualitas engineering.
- Mengurangi kesalahan konfigurasi.
- Memperkuat internal capability.
- Mendukung digital transformation.
Siapa yang Perlu Mengikuti Training?
Program ini sesuai untuk:
- Automation Engineer.
- Control Engineer.
- SCADA Engineer.
- PLC Programmer.
- HMI Programmer.
- Instrument Engineer.
- Electrical Engineer.
- Maintenance Engineer.
- System Integrator.
- Industrial Network Engineer.
- Commissioning Engineer.
- Project Engineer.
- Engineering Supervisor.
- Technical Support.
- IT/OT Engineer.
Training juga dapat disesuaikan berdasarkan level peserta, mulai dari fundamental hingga advanced.
Materi Training SCADA PLC-HMI Integration
Materi pelatihan dapat mencakup:
Fundamental
- Konsep industrial automation.
- PLC architecture.
- HMI architecture.
- SCADA architecture.
- Control system hierarchy.
- Data flow.
PLC Integration
- PLC communication.
- I/O mapping.
- Tag structure.
- Data type.
- Scaling.
- Control logic.
HMI Integration
- HMI architecture.
- Screen design.
- Tag configuration.
- Alarm.
- Trend.
- User interface.
- Command handling.
SCADA Integration
- SCADA architecture.
- Communication driver.
- Tag database.
- Alarm management.
- Historian.
- Reporting.
- User management.
Industrial Communication
- Modbus.
- OPC UA.
- EtherNet/IP.
- PROFINET.
- PROFIBUS.
- TCP/IP fundamentals.
Testing dan Commissioning
- FAT.
- SAT.
- I/O test.
- Communication test.
- Alarm test.
- Interlock test.
- Commissioning procedure.
Troubleshooting
- Communication failure.
- Tag error.
- Data mismatch.
- Network issue.
- PLC fault.
- HMI issue.
- SCADA issue.
Perkembangan Integrasi SCADA di Era Industri 4.0
Industrial automation semakin bergerak menuju sistem yang terhubung.
Arsitektur modern dapat berkembang menjadi:
PLC → HMI → SCADA → Historian → Edge Computing → Analytics → MES/ERP/Cloud
Integrasi ini memungkinkan organisasi memperoleh data secara lebih luas.
SCADA tidak lagi hanya digunakan untuk menampilkan nilai proses, tetapi dapat menjadi bagian dari ekosistem data industri.
Beberapa perkembangan yang relevan meliputi:
- Edge computing.
- IIoT.
- Industrial analytics.
- Predictive maintenance.
- Digital twin.
- Cloud integration.
- Advanced visualization.
- AI-assisted analytics.
Namun, integrasi harus tetap memperhatikan reliability dan cybersecurity.
Roadmap Kompetensi SCADA PLC-HMI
Pengembangan kompetensi dapat dilakukan secara bertahap.
| Tahap | Kompetensi |
|---|---|
| Basic | PLC, HMI, SCADA fundamentals |
| Intermediate | Communication dan tag mapping |
| Advanced | Integration dan troubleshooting |
| Expert | Architecture, redundancy, cybersecurity |
| Strategic | IT/OT integration dan digital transformation |
Engineer yang menguasai seluruh rantai teknologi dari field device hingga SCADA akan memiliki kemampuan troubleshooting yang lebih komprehensif.
Kesimpulan
Training SCADA PLC-HMI Integration untuk Sistem Kontrol Industri merupakan program pengembangan kompetensi yang penting bagi profesional industrial automation, khususnya mereka yang bekerja dengan PLC, HMI, SCADA, control system, instrumentation, dan industrial networking.
PLC berfungsi sebagai controller, HMI sebagai interface operator lokal, sedangkan SCADA menyediakan fungsi supervisory monitoring dan centralized control. Ketiganya harus terintegrasi dengan struktur data, communication protocol, tag mapping, alarm, dan architecture yang tepat.
Integrasi yang baik membantu perusahaan meningkatkan operational visibility, mempercepat troubleshooting, mengurangi downtime, meningkatkan kualitas data, dan mendukung pengembangan sistem otomasi menuju Industry 4.0.
Pemahaman terhadap komunikasi, data type, scaling, tag management, alarm, historian, network, cybersecurity, FAT, SAT, dan commissioning menjadi bagian penting dari kompetensi SCADA engineer.
Dengan pengembangan kompetensi yang tepat, tim engineering dan maintenance dapat lebih siap menghadapi sistem kontrol industri yang semakin kompleks dan terintegrasi.
FAQ
1. Apa yang dimaksud dengan SCADA PLC-HMI Integration?
SCADA PLC-HMI Integration adalah proses menghubungkan PLC, HMI, dan SCADA agar data dan command dapat dipertukarkan secara konsisten dalam sistem kontrol industri.
2. Apa perbedaan fungsi PLC, HMI dan SCADA?
PLC menjalankan logic kontrol, HMI menyediakan interface operator lokal, sedangkan SCADA digunakan untuk supervisory monitoring, centralized control, alarm, historical data, dan reporting.
3. Protocol apa yang dapat digunakan untuk integrasi PLC, HMI dan SCADA?
Protocol yang dapat digunakan bergantung pada perangkat dan vendor. Beberapa contoh adalah Modbus TCP, OPC UA, EtherNet/IP, PROFINET, dan PROFIBUS.
4. Mengapa tag mapping penting dalam integrasi SCADA?
Tag mapping memastikan data dari PLC ditampilkan pada HMI dan SCADA dengan alamat, nama, data type, dan fungsi yang benar. Kesalahan mapping dapat menyebabkan informasi yang ditampilkan tidak sesuai kondisi aktual.
5. Apa penyebab umum SCADA tidak dapat membaca data PLC?
Penyebabnya dapat berupa gangguan network, IP address salah, communication driver tidak sesuai, PLC offline, address salah, data type tidak cocok, firewall, atau konfigurasi tag yang keliru.
6. Apakah HMI dan SCADA memiliki fungsi yang sama?
Tidak sepenuhnya. HMI biasanya berfokus pada interface lokal untuk operator, sedangkan SCADA memiliki kemampuan supervisory yang lebih luas, termasuk centralized monitoring, alarm, historian, reporting, dan integrasi beberapa controller.
7. Apakah training ini cocok untuk PLC programmer?
Ya. PLC programmer dapat memperoleh pemahaman tambahan mengenai integrasi PLC dengan HMI dan SCADA, termasuk communication protocol, tag mapping, troubleshooting, testing, dan commissioning.
Tingkatkan kompetensi tim dalam SCADA PLC-HMI Integration untuk membangun sistem kontrol industri yang terintegrasi, reliable, dan siap mendukung kebutuhan otomasi modern. Hubungi kami untuk mendapatkan informasi program training, materi, jadwal, dan pelaksanaan pelatihan sesuai kebutuhan organisasi Anda.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

