Training SCADA Engineering untuk Monitoring dan Control Power Plant 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePembangkit listrik merupakan fasilitas industri yang membutuhkan sistem monitoring dan control yang andal, cepat, terintegrasi, dan mampu beroperasi secara kontinu. Berbagai parameter seperti tegangan, arus, frekuensi, daya aktif, daya reaktif, tekanan, temperatur, level, flow, posisi valve, status breaker, hingga kondisi peralatan pembangkit harus dapat dipantau secara real time. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Training SCADA Engineering untuk Monitoring dan Control Power Plant menjadi salah satu program pengembangan kompetensi penting bagi engineer, teknisi, operator, dan profesional yang terlibat dalam sistem otomasi pembangkit.
Supervisory Control and Data Acquisition atau SCADA berperan sebagai sistem supervisi yang mengumpulkan data dari berbagai perangkat lapangan, mengolah dan menampilkan informasi kepada operator, mengelola alarm, menyimpan histori data, serta mendukung pengendalian proses melalui antarmuka yang terintegrasi. Dalam lingkungan power plant, SCADA dapat menjadi bagian penting dari ekosistem automation and control bersama PLC, RTU, DCS, IED, protection relay, HMI, historian, dan sistem monitoring lainnya.
Penguasaan SCADA engineering tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan software SCADA. Engineer perlu memahami bagaimana merancang arsitektur sistem, menentukan kebutuhan komunikasi, melakukan konfigurasi tag, membangun HMI, mengatur alarm, mengintegrasikan perangkat, melakukan troubleshooting, menjaga availability, serta menerapkan prinsip cybersecurity pada lingkungan operational technology atau OT.
Melalui training yang terstruktur, peserta dapat memahami hubungan antara proses pembangkitan listrik dengan sistem monitoring dan control sehingga mampu membangun, mengembangkan, memelihara, dan melakukan evaluasi sistem SCADA secara lebih sistematis.
Apa Itu SCADA Engineering untuk Power Plant?
SCADA Engineering adalah proses perancangan, konfigurasi, integrasi, pengujian, commissioning, pemeliharaan, dan pengembangan sistem SCADA yang digunakan untuk melakukan supervisi terhadap proses industri.
Dalam power plant, SCADA Engineering memiliki karakteristik yang lebih kompleks karena sistem harus mampu menangani sejumlah besar data dan perangkat yang bekerja secara simultan. Sistem harus mampu menyediakan informasi yang akurat kepada operator sekaligus mempertahankan availability yang tinggi.
Secara umum, SCADA pada power plant dapat berfungsi untuk:
- Mengakuisisi data dari peralatan lapangan.
- Menampilkan kondisi operasi secara real time.
- Memantau parameter pembangkitan.
- Mengontrol peralatan tertentu sesuai desain sistem.
- Mengelola alarm dan event.
- Menyimpan data historis.
- Menampilkan trend parameter.
- Mendukung analisis performa pembangkit.
- Menyediakan laporan operasional.
- Mengintegrasikan berbagai perangkat automation.
- Mendukung troubleshooting.
- Memberikan informasi bagi pengambilan keputusan operasional.
SCADA tidak selalu menggantikan sistem kontrol utama seperti DCS atau PLC. Dalam banyak arsitektur pembangkit, SCADA berfungsi sebagai supervisory layer yang berinteraksi dengan sistem kontrol dan perangkat intelligent electronic devices atau IED.
Mengapa SCADA Penting dalam Monitoring dan Control Power Plant?
Power plant memiliki banyak subsistem yang saling berhubungan. Pada pembangkit thermal, misalnya, terdapat boiler, turbine, generator, cooling system, fuel system, water treatment, electrical system, dan berbagai auxiliary system.
Sementara itu, pembangkit seperti hydro power plant memiliki karakteristik berbeda dengan solar power plant, wind power plant, maupun gas turbine power plant.
SCADA membantu menyatukan informasi dari berbagai subsistem tersebut ke dalam lingkungan supervisi yang dapat dipahami operator.
Monitoring Secara Real Time
Operator dapat melihat kondisi parameter penting tanpa harus melakukan pemeriksaan manual pada setiap peralatan.
Contoh parameter yang dapat dipantau antara lain:
| Kelompok | Contoh Parameter |
|---|---|
| Electrical | Voltage, Current, Frequency |
| Power | MW, MVAR, Power Factor |
| Generator | Temperatur, Load, Speed |
| Turbine | Speed, Pressure, Temperature |
| Boiler | Pressure, Temperature, Flow |
| Cooling | Flow, Temperature, Pressure |
| Fuel | Flow, Pressure, Level |
| Water | Flow, Level, Quality |
| Equipment | Running, Stop, Trip, Fault |
Informasi tersebut dapat ditampilkan dalam bentuk numerical value, status indicator, grafik, trend, alarm, maupun mimic diagram.
Supervisory Control
SCADA dapat memberikan fasilitas supervisory control terhadap perangkat yang diizinkan berdasarkan desain sistem.
Contohnya:
- Start/stop equipment.
- Open/close valve.
- Open/close breaker.
- Pengaturan setpoint tertentu.
- Perubahan operating mode.
- Reset alarm atau fault sesuai prosedur.
- Pengaturan parameter operasi yang diperbolehkan.
Setiap fungsi control harus dirancang dengan mempertimbangkan authorization, interlock, permissive, sequence, dan aspek keselamatan.
Alarm Management
Power plant membutuhkan sistem alarm yang efektif karena operator harus dapat mengetahui kondisi abnormal dengan cepat.
Alarm dapat digunakan untuk memberikan peringatan terhadap:
- High temperature.
- Low pressure.
- High vibration.
- Generator fault.
- Breaker trip.
- Communication failure.
- Equipment failure.
- High/low level.
- Overload.
- Emergency condition.
Alarm yang terlalu banyak justru dapat menimbulkan alarm flooding. Oleh karena itu, engineering alarm harus memperhatikan prioritas, deadband, delay, acknowledgement, shelving jika tersedia, dan filosofi alarm yang diterapkan organisasi.
Arsitektur SCADA pada Power Plant
Arsitektur SCADA pada power plant biasanya terdiri dari beberapa lapisan yang saling terintegrasi.
Field Layer
Lapisan field berisi perangkat yang berhubungan langsung dengan proses dan peralatan.
Contohnya:
- Sensor.
- Transmitter.
- Actuator.
- Motor.
- Valve.
- Circuit breaker.
- Protection relay.
- Intelligent Electronic Device.
- Metering device.
Data dari field device dikirim ke perangkat kontrol atau acquisition device.
Control Layer
Control layer dapat terdiri dari:
- PLC.
- RTU.
- DCS controller.
- Remote I/O.
- Intelligent controller.
Pada lapisan ini terjadi proses pengendalian terhadap peralatan berdasarkan logic atau program yang telah dikonfigurasi.
Communication Layer
Communication layer menghubungkan berbagai perangkat menggunakan jaringan industri.
Komponen yang dapat ditemukan antara lain:
- Industrial Ethernet.
- Fiber optic.
- Ethernet switch.
- Router.
- Firewall.
- Serial communication.
- Wireless industrial network pada aplikasi tertentu.
Supervisory Layer
Lapisan supervisory merupakan tempat SCADA server dan workstation operator berada.
Komponen umumnya meliputi:
- SCADA server.
- HMI workstation.
- Engineering workstation.
- Alarm server.
- Historian server.
- Redundant server.
- Database server.
Enterprise atau Information Layer
Lapisan ini memungkinkan data tertentu dari lingkungan OT dimanfaatkan oleh sistem informasi yang lebih tinggi, misalnya untuk:
- Performance monitoring.
- Reporting.
- Maintenance analytics.
- Energy management.
- Management dashboard.
- Business intelligence.
Integrasi antara OT dan IT harus dilakukan dengan pengendalian keamanan yang tepat.
Komponen Utama SCADA Power Plant
Agar dapat memahami SCADA engineering secara komprehensif, peserta training perlu memahami fungsi masing-masing komponen.
SCADA Server
SCADA server merupakan komponen utama yang mengelola acquisition, processing, communication, alarm, dan fungsi supervisory lainnya sesuai platform yang digunakan.
Pada sistem dengan kebutuhan availability tinggi, server dapat menggunakan arsitektur redundant.
HMI Operator
HMI memberikan visualisasi proses kepada operator.
Desain HMI yang baik harus:
- Mudah dibaca.
- Konsisten.
- Tidak terlalu penuh.
- Menampilkan informasi penting.
- Memisahkan status normal dan abnormal dengan jelas.
- Memudahkan operator melakukan diagnosis.
Historian
Historian menyimpan data proses secara historis.
Data historian dapat digunakan untuk:
- Analisis performa.
- Investigasi gangguan.
- Trend analysis.
- Evaluasi efisiensi.
- Performance comparison.
- Maintenance analysis.
- Root cause analysis.
Alarm and Event System
Alarm and event system mencatat kejadian penting dalam proses.
Contohnya:
- Equipment trip.
- Alarm muncul.
- Operator melakukan acknowledgement.
- Breaker berubah status.
- Communication lost.
- Parameter melewati batas.
Engineering Workstation
Engineering workstation digunakan untuk konfigurasi dan maintenance sistem.
Engineer dapat melakukan:
- Tag configuration.
- HMI development.
- Alarm configuration.
- Communication configuration.
- Database configuration.
- User management.
- System diagnostics.
SCADA Data Acquisition pada Power Plant
Salah satu kemampuan fundamental SCADA engineering adalah data acquisition.
SCADA harus dapat mengambil data dari berbagai sumber dengan karakteristik komunikasi yang berbeda.
Data dapat berasal dari:
- PLC.
- RTU.
- DCS.
- Protection relay.
- Power meter.
- Generator controller.
- Turbine controller.
- Remote terminal.
- Intelligent sensor.
Data tersebut kemudian dipetakan ke dalam tag SCADA.
Digital dan Analog Signal
Data SCADA secara umum dapat dikelompokkan menjadi digital dan analog.
Digital data biasanya menunjukkan kondisi diskrit seperti:
- ON/OFF.
- Open/Close.
- Running/Stop.
- Healthy/Fault.
- Trip/Normal.
Analog data dapat berupa:
- Voltage.
- Current.
- MW.
- MVAR.
- Temperature.
- Pressure.
- Flow.
- Level.
- Frequency.
Engineer harus memahami scaling, engineering unit, range, quality status, timestamp, dan update rate.
Tag Management dalam SCADA Power Plant
Tag merupakan representasi data proses di dalam sistem SCADA.
Contoh tag dapat berupa:
- GEN01_MW.
- GEN01_VOLT.
- TURB01_SPEED.
- BOILER01_PRESS.
- PUMP01_STATUS.
- BREAKER01_STATUS.
Penamaan tag harus konsisten dan mudah dipahami.
Sistem naming convention yang baik akan membantu:
- Engineering.
- Troubleshooting.
- Maintenance.
- Database management.
- Reporting.
- Integrasi sistem.
Tag juga sebaiknya memiliki informasi tambahan seperti:
| Informasi | Contoh |
|---|---|
| Tag Name | GEN01_MW |
| Description | Generator Active Power |
| Unit | MW |
| Data Type | Float |
| Source | PLC |
| Address | Register tertentu |
| Scan Rate | Sesuai kebutuhan |
| Alarm | Enabled |
| Historian | Enabled |
Protokol Komunikasi untuk SCADA Power Plant
Komunikasi merupakan bagian penting dalam SCADA Engineering. Power plant dapat menggunakan berbagai protokol tergantung perangkat dan arsitektur.
Modbus RTU
Modbus RTU banyak digunakan pada komunikasi serial.
Kelebihannya antara lain:
- Sederhana.
- Banyak didukung perangkat.
- Relatif mudah dikonfigurasi.
Modbus TCP
Modbus TCP menggunakan jaringan Ethernet dan umum digunakan untuk integrasi perangkat yang mendukung TCP/IP.
OPC UA
OPC UA banyak digunakan untuk interoperabilitas antara sistem dan perangkat yang berbeda.
Keunggulannya mencakup:
- Platform interoperability.
- Structured data modeling.
- Security features.
- Scalability.
- Integrasi sistem yang lebih fleksibel.
IEC 61850
Dalam lingkungan sistem tenaga listrik, IEC 61850 sangat relevan untuk komunikasi antara perangkat seperti IED, protection system, dan substation automation.
Konsep seperti logical node, data object, GOOSE, dan MMS perlu dipahami ketika SCADA terhubung dengan sistem electrical automation yang menggunakan IEC 61850.
DNP3
DNP3 banyak digunakan dalam sistem tenaga listrik dan remote monitoring.
Industrial Ethernet
Jaringan Ethernet industri dapat menjadi backbone komunikasi untuk menghubungkan SCADA, PLC, controller, IED, server, dan workstation.
Pemilihan protokol harus mempertimbangkan:
- Compatibility.
- Bandwidth.
- Latency.
- Reliability.
- Security.
- Distance.
- Device support.
- Redundancy.
- Maintenance capability.
Desain HMI untuk Power Plant
HMI merupakan salah satu bagian yang paling sering digunakan operator. Karena itu, desain HMI harus dibuat berdasarkan kebutuhan operasional.
Contoh hierarchy HMI dapat meliputi:
- Plant Overview.
- Electrical Overview.
- Generator Overview.
- Turbine Overview.
- Boiler/Process Overview.
- Auxiliary System.
- Equipment Detail.
- Alarm Summary.
- Trend.
- Diagnostic Screen.
HMI sebaiknya tidak hanya menampilkan data, tetapi juga membantu operator memahami kondisi proses.
Prinsip HMI yang Baik
Beberapa prinsip yang dapat diterapkan:
- Gunakan struktur navigasi yang konsisten.
- Hindari visual yang terlalu dekoratif.
- Tampilkan informasi berdasarkan prioritas.
- Pastikan status equipment mudah dibedakan.
- Gunakan unit engineering secara jelas.
- Sediakan trend untuk parameter kritis.
- Tampilkan alarm secara terstruktur.
- Berikan feedback setelah command diberikan.
- Pastikan operator dapat menemukan informasi penting dengan cepat.
Alarm Management pada Power Plant
Alarm merupakan salah satu komponen penting dalam pengoperasian pembangkit.
Sistem alarm harus membantu operator mendeteksi kondisi abnormal sebelum berkembang menjadi gangguan lebih serius.
Contoh struktur prioritas:
| Prioritas | Kondisi |
|---|---|
| Critical | Kondisi sangat serius dan membutuhkan tindakan segera |
| High | Kondisi abnormal penting |
| Medium | Kondisi abnormal yang membutuhkan perhatian |
| Low | Kondisi yang dapat ditangani sesuai prioritas operasional |
Engineering alarm sebaiknya mencakup:
- Alarm limit.
- Deadband.
- Delay.
- Priority.
- Alarm message.
- Acknowledgement.
- Alarm history.
- Event timestamp.
Alarm juga harus dievaluasi secara berkala untuk mengidentifikasi nuisance alarm dan alarm yang tidak memberikan nilai operasional.
Trend dan Historian untuk Analisis Power Plant
Data historis sangat penting untuk memahami performa pembangkit.
Misalnya, engineer dapat menganalisis hubungan antara:
- Load dengan fuel consumption.
- Temperature dengan efficiency.
- Pressure dengan equipment performance.
- Generator load dengan vibration.
- Cooling water flow dengan temperature.
- Operating hours dengan equipment degradation.
Dengan historian, data dapat digunakan untuk melihat perubahan parameter dari menit, jam, hari, hingga periode yang lebih panjang.
Hal ini mendukung:
- Performance analysis.
- Predictive maintenance.
- Troubleshooting.
- Operational optimization.
- Energy efficiency.
- Root cause analysis.
Integrasi SCADA dengan PLC dan DCS
Dalam power plant, SCADA sering berinteraksi dengan berbagai sistem kontrol.
PLC dapat digunakan untuk mengontrol auxiliary equipment, sedangkan DCS dapat digunakan untuk proses tertentu. SCADA kemudian memberikan supervisory visualization dan data acquisition.
Integrasi harus memperhatikan:
- Address mapping.
- Communication driver.
- Data type.
- Update rate.
- Quality code.
- Timestamp.
- Command handling.
- Interlock.
- Fail-safe behavior.
Kesalahan mapping dapat menyebabkan data yang tampil tidak sesuai dengan kondisi aktual. Oleh sebab itu, pengujian komunikasi menjadi bagian penting dari commissioning.
Redundancy dan High Availability
Power plant merupakan fasilitas yang membutuhkan reliability tinggi. Kegagalan SCADA dapat mengurangi kemampuan monitoring dan menghambat respons operator.
Beberapa strategi yang dapat diterapkan:
- Redundant SCADA server.
- Redundant communication network.
- Redundant power supply.
- Redundant network switch.
- Backup workstation.
- Backup configuration.
- Disaster recovery plan.
Tujuan redundancy adalah mengurangi single point of failure.
Namun redundancy harus dirancang dengan benar. Menambahkan perangkat redundant tanpa memahami failure mode justru dapat meningkatkan kompleksitas sistem.
Cybersecurity SCADA pada Power Plant
SCADA berada dalam lingkungan operational technology yang membutuhkan pendekatan keamanan berbeda dengan sistem IT biasa.
Ancaman dapat berasal dari:
- Unauthorized access.
- Malware.
- Ransomware.
- Compromised credentials.
- Insecure remote access.
- Vulnerable legacy devices.
- Misconfiguration.
- Unauthorized engineering changes.
Prinsip yang dapat diterapkan meliputi:
- Network segmentation.
- Access control.
- Least privilege.
- Strong authentication.
- Secure remote access.
- Patch management sesuai kebutuhan OT.
- Backup.
- Logging.
- Monitoring.
- Incident response.
- Change management.
Cybersecurity tidak boleh mengganggu fungsi keselamatan dan availability sistem. Karena itu, penerapannya harus mempertimbangkan karakteristik OT dan kebutuhan operasional pembangkit.
FAT, SAT, Commissioning, dan Testing SCADA
SCADA engineering tidak berhenti pada tahap konfigurasi. Sistem harus diuji sebelum digunakan secara operasional.
Factory Acceptance Test
FAT dilakukan untuk memastikan sistem memenuhi spesifikasi sebelum instalasi atau deployment di site.
Pengujian dapat meliputi:
- Server.
- HMI.
- Tag.
- Alarm.
- Communication.
- Historian.
- User access.
- Control command.
- Redundancy.
Site Acceptance Test
SAT dilakukan setelah sistem berada di lokasi.
Pengujian dapat mencakup:
- Integrasi field device.
- PLC communication.
- IED communication.
- Network.
- HMI.
- Alarm.
- Control.
- Historian.
Commissioning
Commissioning memastikan seluruh sistem dapat bekerja sesuai kondisi lapangan.
Engineer harus melakukan pengujian secara sistematis dan mencatat hasilnya dalam dokumentasi commissioning.
Troubleshooting SCADA Power Plant
Gangguan SCADA dapat berasal dari berbagai lapisan. Karena itu, troubleshooting harus dilakukan secara sistematis.
Gangguan Communication
Gejala:
- Data tidak update.
- Status communication lost.
- Nilai menjadi stale.
- Banyak tag mengalami bad quality.
Kemungkinan penyebab:
- Kabel atau fiber bermasalah.
- Switch bermasalah.
- IP address conflict.
- Firewall blocking.
- Driver error.
- Device offline.
Gangguan Tag
Jika hanya beberapa tag yang bermasalah, kemungkinan penyebabnya:
- Address salah.
- Mapping salah.
- Data type tidak sesuai.
- Register berubah.
- Scaling salah.
Gangguan HMI
Masalah dapat berupa:
- Graphic tidak update.
- Script error.
- Object salah mapping.
- Screen loading lambat.
Gangguan Historian
Masalah dapat disebabkan oleh:
- Database penuh.
- Storage tidak cukup.
- Historian service berhenti.
- Communication issue.
- Configuration error.
Troubleshooting sebaiknya dimulai dari layer paling dasar menuju layer aplikasi.
Contoh Kasus Nyata: Monitoring Generator pada Power Plant
Bayangkan sebuah power plant mengalami masalah berupa fluktuasi output generator. Operator melihat nilai MW berubah secara tidak normal, tetapi tidak langsung mengetahui apakah masalah berasal dari generator, measurement system, communication, atau SCADA.
Dengan sistem SCADA yang dirancang baik, operator dapat melihat:
- Generator MW.
- Generator MVAR.
- Voltage.
- Current.
- Frequency.
- Power factor.
- Generator status.
- Protection status.
- Trend historis.
Engineer kemudian membandingkan data SCADA dengan data dari power meter dan protection relay.
Dari analisis tersebut dapat ditemukan apakah masalah berasal dari:
- Kondisi aktual generator.
- Sensor atau measurement device.
- Communication.
- Scaling.
- Mapping tag.
- SCADA processing.
Kasus seperti ini menunjukkan bahwa kompetensi SCADA engineering tidak hanya dibutuhkan untuk membangun sistem, tetapi juga untuk melakukan diagnosis ketika data tidak sesuai dengan kondisi proses.
Contoh Kasus: Integrasi SCADA pada Water-Cooling System
Sebuah pembangkit membutuhkan monitoring cooling water system.
Parameter yang dipantau antara lain:
- Flow.
- Pressure.
- Temperature.
- Pump status.
- Valve position.
- Tank level.
SCADA menampilkan kondisi seluruh sistem dalam satu overview screen.
Ketika flow turun di bawah batas tertentu, alarm muncul. Operator kemudian dapat melihat trend dan status pompa untuk mengetahui apakah penurunan flow disebabkan oleh:
- Pump trip.
- Valve position.
- Low tank level.
- Communication failure.
- Sensor problem.
Dengan data historis, engineer juga dapat melihat apakah penurunan flow merupakan kejadian baru atau telah terjadi secara bertahap.
Kompetensi yang Diperoleh Peserta Training
Setelah mengikuti Training SCADA Engineering untuk Monitoring dan Control Power Plant, peserta diharapkan memiliki kompetensi seperti:
- Memahami arsitektur SCADA power plant.
- Memahami hubungan SCADA dengan PLC, DCS, dan IED.
- Memahami industrial communication.
- Melakukan tag configuration.
- Memahami data acquisition.
- Mendesain HMI.
- Mengkonfigurasi alarm.
- Menggunakan historian.
- Memahami redundancy.
- Melakukan troubleshooting.
- Memahami FAT dan SAT.
- Memahami commissioning.
- Memahami dasar cybersecurity OT.
- Menyusun dokumentasi engineering.
Siapa yang Perlu Mengikuti Training?
Training ini relevan bagi:
- SCADA Engineer.
- Automation Engineer.
- Control Engineer.
- Electrical Engineer.
- Instrumentation Engineer.
- PLC Engineer.
- Maintenance Engineer.
- Power Plant Engineer.
- Operator Control Room.
- System Integrator.
- Technician.
- Engineering Supervisor.
- Maintenance Supervisor.
- OT/ICS professional.
Training juga dapat disesuaikan untuk kebutuhan perusahaan pembangkitan, EPC, system integrator, utility, industri manufaktur, maupun perusahaan yang mengelola captive power plant.
Materi Training SCADA Engineering untuk Monitoring dan Control Power Plant
Materi pelatihan dapat mencakup:
| Modul | Materi |
|---|---|
| 1 | Fundamental SCADA dan Power Plant Automation |
| 2 | SCADA Architecture |
| 3 | PLC, RTU, DCS dan IED Integration |
| 4 | Industrial Communication |
| 5 | Modbus, OPC UA, DNP3 dan IEC 61850 |
| 6 | Tag Database dan Data Acquisition |
| 7 | Digital dan Analog Signal |
| 8 | HMI Engineering |
| 9 | Alarm Management |
| 10 | Trend dan Historian |
| 11 | Supervisory Control |
| 12 | Network Architecture |
| 13 | Redundancy dan High Availability |
| 14 | SCADA Cybersecurity |
| 15 | FAT dan SAT |
| 16 | Commissioning |
| 17 | Troubleshooting |
| 18 | Backup, Documentation dan Change Management |
| 19 | Case Study Power Plant |
| 20 | Practical Exercise/Simulation |
Metode Pembelajaran
Agar kompetensi peserta tidak berhenti pada pemahaman teori, training sebaiknya menggunakan kombinasi beberapa metode.
Classroom Discussion
Peserta mempelajari konsep dasar dan prinsip engineering SCADA.
Case Study
Peserta menganalisis skenario gangguan atau kebutuhan monitoring power plant.
Configuration Exercise
Peserta melakukan latihan konfigurasi tag, HMI, alarm, communication, dan historian menggunakan lingkungan simulasi atau platform yang tersedia.
Troubleshooting Simulation
Peserta diberikan skenario seperti communication failure, incorrect tag mapping, bad quality, alarm flooding, atau server failure.
Engineering Review
Peserta melakukan evaluasi terhadap arsitektur dan konfigurasi SCADA berdasarkan prinsip engineering.
Manfaat Training bagi Perusahaan
Investasi kompetensi SCADA dapat memberikan manfaat strategis bagi perusahaan.
Beberapa manfaat tersebut meliputi:
- Meningkatkan kemampuan engineering internal.
- Mengurangi ketergantungan terhadap vendor.
- Mempercepat troubleshooting.
- Meningkatkan kualitas monitoring.
- Mengurangi risiko kesalahan konfigurasi.
- Meningkatkan pemahaman terhadap communication architecture.
- Mendukung maintenance sistem.
- Meningkatkan kualitas dokumentasi.
- Mendukung reliability sistem.
- Memperkuat kesiapan menghadapi transformasi digital.
Kompetensi internal menjadi semakin penting ketika perusahaan memiliki sistem SCADA yang kompleks dan harus dipelihara dalam jangka panjang.
Best Practices SCADA Engineering untuk Power Plant
Beberapa praktik yang dapat diterapkan adalah:
Gunakan Standard Engineering
Buat standard untuk:
- Naming convention.
- Tag structure.
- HMI.
- Alarm.
- Network.
- Documentation.
- User access.
Dokumentasikan Setiap Perubahan
Setiap perubahan configuration sebaiknya dicatat agar engineer dapat mengetahui:
- Apa yang berubah.
- Mengapa perubahan dilakukan.
- Siapa yang melakukan.
- Kapan perubahan dilakukan.
- Bagaimana cara rollback.
Lakukan Backup Berkala
Backup harus mencakup:
- SCADA project.
- Configuration.
- Database.
- Historian configuration.
- PLC program.
- Network configuration.
- License information jika relevan.
Backup juga harus diuji secara berkala untuk memastikan dapat digunakan ketika diperlukan.
Pisahkan Environment Engineering dan Operation
Jika memungkinkan, perubahan besar sebaiknya diuji terlebih dahulu sebelum diterapkan pada production environment.
Monitor Performance
SCADA performance perlu dipantau dari sisi:
- CPU.
- Memory.
- Storage.
- Network traffic.
- Database.
- Communication load.
- Tag update performance.
Tantangan Implementasi SCADA di Power Plant
Beberapa tantangan yang umum dihadapi adalah:
- Integrasi perangkat dari berbagai vendor.
- Legacy equipment.
- Perbedaan communication protocol.
- Dokumentasi yang tidak lengkap.
- Tag database yang tidak konsisten.
- Network architecture yang kompleks.
- Kebutuhan availability tinggi.
- Cybersecurity.
- Alarm flooding.
- Keterbatasan kompetensi internal.
Karena itu, pendekatan engineering harus dilakukan secara terstruktur mulai dari requirement gathering hingga maintenance.
SCADA dan Transformasi Digital Power Plant
Perkembangan Industry 4.0 membuat SCADA tidak lagi hanya digunakan untuk menampilkan status equipment.
Data SCADA dapat menjadi sumber informasi untuk:
- Industrial analytics.
- Predictive maintenance.
- Energy optimization.
- Performance monitoring.
- Digital dashboard.
- Asset management.
- Machine learning.
- IIoT integration.
Namun, integrasi teknologi baru harus tetap memperhatikan keamanan dan reliability sistem kontrol.
Integrasi Edge dan IIoT
Edge computing dapat digunakan untuk melakukan pemrosesan data lebih dekat dengan sumbernya.
Contohnya:
- Filtering data.
- Local analytics.
- Data aggregation.
- Condition monitoring.
Pendekatan ini dapat membantu mengurangi beban komunikasi dan memberikan insight yang lebih cepat.
Predictive Maintenance
Data historian dapat dimanfaatkan untuk mencari pola perubahan kondisi equipment.
Misalnya:
- Vibration meningkat.
- Temperatur bearing meningkat.
- Pressure berubah.
- Current motor meningkat.
- Efficiency menurun.
Pola tersebut dapat menjadi input untuk maintenance berbasis kondisi.
Roadmap Pengembangan Kompetensi SCADA Engineering
Perusahaan dapat mengembangkan kompetensi engineer secara bertahap.
Tahap Fundamental
Fokus pada:
- SCADA concepts.
- PLC.
- HMI.
- Industrial networking.
- Signals.
- Tags.
Tahap Intermediate
Fokus pada:
- SCADA configuration.
- Communication.
- Alarm.
- Historian.
- Troubleshooting.
- Database.
Tahap Advanced
Fokus pada:
- Architecture.
- Redundancy.
- Cybersecurity.
- Performance optimization.
- Integration.
- Advanced troubleshooting.
Tahap Specialist
Fokus pada:
- SCADA system architecture.
- Power system integration.
- IEC 61850.
- OT cybersecurity.
- Digitalization.
- Advanced analytics.
- System lifecycle management.
Checklist SCADA Engineering Power Plant
Berikut checklist sederhana yang dapat digunakan engineer:
| Area | Checklist |
|---|---|
| Architecture | Struktur sistem terdokumentasi |
| Communication | Semua perangkat dapat berkomunikasi |
| Tag | Naming dan mapping konsisten |
| HMI | Screen mudah digunakan |
| Alarm | Prioritas dan limit telah ditentukan |
| Historian | Data tersimpan sesuai kebutuhan |
| Network | Topologi dan addressing terdokumentasi |
| Redundancy | Failure scenario telah diuji |
| Cybersecurity | Access control diterapkan |
| Backup | Backup tersedia dan dapat direstore |
| FAT | Pengujian terdokumentasi |
| SAT | Integrasi site telah diuji |
| Commissioning | Semua fungsi kritis diverifikasi |
| Documentation | As-built documentation tersedia |
Mengapa Training SCADA Engineering Perlu Dilakukan Secara Praktis?
SCADA merupakan sistem yang menggabungkan banyak disiplin ilmu. Engineer tidak cukup hanya memahami software.
Mereka juga perlu memahami:
- Instrumentation.
- Electrical system.
- Control engineering.
- PLC.
- Networking.
- Database.
- HMI.
- Industrial communication.
- Cybersecurity.
- Operational requirements.
Pendekatan training berbasis praktik memungkinkan peserta memahami hubungan antar-komponen tersebut.
Misalnya, ketika sebuah nilai generator MW tidak muncul pada SCADA, peserta tidak hanya belajar memeriksa software SCADA, tetapi juga memahami jalur data:
Power Meter → Communication Network → Gateway/PLC/IED → SCADA Driver → Tag Mapping → SCADA Database → HMI
Dengan memahami seluruh jalur tersebut, proses troubleshooting menjadi lebih terstruktur.
FAQ Training SCADA Engineering untuk Monitoring dan Control Power Plant
1. Apa itu Training SCADA Engineering untuk Monitoring dan Control Power Plant?
Training SCADA Engineering untuk Monitoring dan Control Power Plant adalah program pengembangan kompetensi yang membahas desain, konfigurasi, integrasi, monitoring, control, communication, HMI, alarm, historian, troubleshooting, dan commissioning SCADA pada lingkungan pembangkit listrik.
2. Apakah training ini hanya ditujukan untuk SCADA Engineer?
Tidak. Training dapat diikuti oleh automation engineer, electrical engineer, instrumentation engineer, PLC engineer, control engineer, maintenance engineer, operator, technician, system integrator, dan profesional lain yang berhubungan dengan sistem otomasi power plant.
3. Apakah PLC dan DCS dibahas dalam training?
Ya. PLC dan DCS dibahas terutama dari sisi hubungan dan integrasinya dengan SCADA, termasuk data acquisition, communication, tag mapping, supervisory control, dan troubleshooting.
4. Apakah materi mencakup IEC 61850?
Materi dapat mencakup pengenalan dan aplikasi IEC 61850, khususnya ketika SCADA berinteraksi dengan IED dan sistem automation pada fasilitas tenaga listrik.
5. Apakah training mencakup cybersecurity?
Ya. Peserta dapat mempelajari prinsip dasar cybersecurity OT/ICS seperti network segmentation, access control, secure remote access, backup, monitoring, dan change management.
6. Apakah tersedia praktik atau simulasi?
Training dapat dirancang menggunakan kombinasi teori, case study, configuration exercise, troubleshooting simulation, dan practical exercise sesuai kebutuhan peserta dan fasilitas yang tersedia.
7. Apa manfaat utama mengikuti Training SCADA Engineering untuk Power Plant?
Manfaat utamanya adalah meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami arsitektur SCADA, mengintegrasikan perangkat, melakukan konfigurasi, membaca data proses, mengelola alarm dan historian, melakukan troubleshooting, serta mendukung reliability sistem monitoring dan control pembangkit.
Kesimpulan
Training SCADA Engineering untuk Monitoring dan Control Power Plant merupakan program strategis untuk meningkatkan kompetensi profesional yang bekerja pada bidang automation, control, electrical, instrumentation, dan operation power plant. SCADA menjadi bagian penting dalam menyediakan visibilitas terhadap kondisi proses dan peralatan sehingga operator dan engineer dapat memperoleh informasi yang cepat, terstruktur, dan dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan.
Penguasaan SCADA engineering mencakup lebih dari sekadar konfigurasi software. Peserta perlu memahami arsitektur sistem, PLC, DCS, RTU, IED, industrial communication, tag management, HMI, alarm, historian, networking, redundancy, cybersecurity, testing, commissioning, hingga troubleshooting.
Dengan kompetensi yang baik, perusahaan dapat meningkatkan kemampuan internal dalam mengelola sistem SCADA, mempercepat diagnosis gangguan, meningkatkan kualitas monitoring, serta mendukung pengembangan power plant menuju sistem otomasi dan digitalisasi yang lebih terintegrasi.
Tingkatkan kompetensi tim dalam SCADA Engineering untuk Monitoring dan Control Power Plant melalui training yang aplikatif, sistematis, dan berorientasi pada kebutuhan operasional industri. Hubungi kami untuk mendapatkan informasi program, materi, jadwal, metode pelaksanaan, dan pilihan training yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

