Bimtek Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePenyelenggaraan penataan ruang yang efektif memerlukan dokumen perencanaan yang rinci, akurat, dan mampu memberikan kepastian dalam pemanfaatan ruang. Salah satu dokumen yang memiliki peran penting dalam sistem penataan ruang di Indonesia adalah Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Di dalam RDTR terdapat pengaturan mengenai zona peruntukan, yaitu pembagian wilayah berdasarkan fungsi, karakteristik, serta jenis kegiatan yang diperbolehkan pada setiap kawasan.
Zona peruntukan menjadi dasar dalam pengendalian pemanfaatan ruang, pemberian persetujuan kegiatan, penyelenggaraan investasi, hingga pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, penyusunan zona peruntukan harus dilakukan secara cermat dengan memperhatikan aspek tata ruang, sosial, ekonomi, lingkungan, serta kebutuhan pembangunan daerah.
Seiring berkembangnya sistem perizinan berbasis risiko melalui OSS-RBA dan implementasi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), keberadaan RDTR yang berkualitas menjadi semakin penting. Dokumen RDTR yang tersusun dengan baik akan mempercepat proses pelayanan publik, memberikan kepastian hukum bagi investor, serta mengurangi konflik pemanfaatan lahan.
Melalui Bimtek Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR, aparatur pemerintah memperoleh pemahaman mengenai teknik penyusunan zonasi, analisis spasial, klasifikasi kawasan, penyusunan peraturan zonasi, serta integrasi RDTR dengan sistem digital yang digunakan dalam pelayanan penataan ruang.
Artikel ini membahas secara lengkap mengenai konsep penyusunan zona peruntukan dalam RDTR, dasar hukum, manfaat, tujuan Bimtek, hingga pentingnya zonasi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Mengenal Bimtek Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR
Bimbingan Teknis Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR merupakan program pengembangan kompetensi yang ditujukan bagi aparatur pemerintah dan tenaga profesional yang terlibat dalam penyusunan dokumen tata ruang.
Pelatihan ini memberikan pemahaman mengenai konsep zonasi, penyusunan peta peruntukan ruang, penyusunan ketentuan zonasi, pemanfaatan Sistem Informasi Geospasial (SIG), serta penerapan regulasi terbaru dalam penyelenggaraan penataan ruang.
Peserta Bimtek umumnya berasal dari:
- Bappeda;
- Dinas PUPR;
- Dinas Tata Ruang;
- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman;
- DPMPTSP;
- pemerintah provinsi;
- pemerintah kabupaten/kota;
- Kantor Pertanahan;
- konsultan perencanaan wilayah;
- akademisi;
- praktisi tata ruang.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh kemampuan teknis yang diperlukan untuk menyusun RDTR yang lebih berkualitas, akurat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengertian RDTR
Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) merupakan dokumen perencanaan tata ruang yang menjabarkan RTRW secara lebih rinci pada wilayah tertentu.
RDTR memuat berbagai informasi mengenai:
- struktur ruang;
- pola ruang;
- sistem jaringan;
- kawasan lindung;
- kawasan budidaya;
- zona peruntukan;
- ketentuan pemanfaatan ruang;
- peraturan zonasi.
Dokumen ini menjadi dasar dalam pengendalian pemanfaatan ruang serta pelayanan perizinan yang berkaitan dengan penggunaan lahan.
Pengertian Zona Peruntukan
Zona peruntukan adalah pembagian wilayah berdasarkan fungsi utama suatu kawasan yang digunakan sebagai pedoman dalam pemanfaatan ruang.
Melalui pembagian zona, pemerintah dapat mengatur jenis kegiatan yang diperbolehkan, dibatasi, maupun dilarang pada suatu lokasi tertentu.
Zona peruntukan disusun berdasarkan berbagai pertimbangan, antara lain:
- karakteristik wilayah;
- kondisi lingkungan;
- potensi ekonomi;
- kepadatan penduduk;
- kebutuhan infrastruktur;
- kebijakan pembangunan;
- daya dukung lingkungan.
Keberadaan zona peruntukan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun pelaku usaha dalam memanfaatkan ruang.
Fungsi Zona Peruntukan dalam Penataan Ruang
Zona peruntukan memiliki fungsi yang sangat strategis dalam mendukung penyelenggaraan penataan ruang.
Beberapa fungsi utama zona peruntukan antara lain:
- mengatur pemanfaatan ruang;
- memberikan kepastian hukum;
- mendukung pelayanan KKPR;
- mempercepat pelayanan OSS-RBA;
- mengendalikan pembangunan;
- melindungi kawasan lindung;
- mendukung investasi;
- mengurangi konflik penggunaan lahan;
- menjaga keseimbangan lingkungan.
Dengan adanya zonasi yang jelas, pemerintah dapat mengarahkan pembangunan sesuai karakteristik wilayah masing-masing.
Dasar Hukum Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR
Penyusunan zona peruntukan mengacu pada berbagai regulasi mengenai penataan ruang dan penyelenggaraan pemerintahan.
Regulasi yang menjadi acuan antara lain:
| Regulasi | Ruang Lingkup |
|---|---|
| Undang-Undang tentang Penataan Ruang | Pengaturan sistem penataan ruang nasional |
| Undang-Undang tentang Cipta Kerja beserta peraturan turunannya | Penyederhanaan perizinan dan integrasi tata ruang |
| Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang | Penyusunan RTRW dan RDTR |
| Peraturan Menteri ATR/BPN tentang RDTR | Pedoman penyusunan RDTR dan peraturan zonasi |
| Ketentuan OSS-RBA | Integrasi RDTR dalam pelayanan perizinan berbasis risiko |
Pemahaman terhadap regulasi tersebut menjadi dasar penting dalam penyusunan zona peruntukan yang sesuai dengan ketentuan hukum.
Tujuan Bimtek Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR
Pelaksanaan Bimtek bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam menyusun zonasi yang berkualitas dan dapat diimplementasikan secara efektif.
Tujuan utama pelatihan meliputi:
Memahami Regulasi Penataan Ruang
Peserta memahami kebijakan terbaru mengenai penyusunan RDTR dan peraturan zonasi.
Meningkatkan Kemampuan Penyusunan Zona
Peserta mampu menyusun zona peruntukan berdasarkan karakteristik wilayah dan kebutuhan pembangunan.
Memanfaatkan Teknologi Geospasial
Peserta memperoleh kemampuan menggunakan Sistem Informasi Geospasial dalam proses analisis wilayah.
Mendukung Pelayanan Perizinan
RDTR yang berkualitas mempercepat pelayanan KKPR dan OSS-RBA.
Meningkatkan Kualitas Dokumen Tata Ruang
Pelatihan membantu menghasilkan dokumen RDTR yang lebih akurat, terintegrasi, dan mudah diterapkan.
Manfaat Mengikuti Bimtek
Bimtek memberikan manfaat bagi individu maupun instansi pemerintah.
Manfaat bagi Peserta
Peserta memperoleh kemampuan untuk:
- memahami konsep zonasi;
- menyusun RDTR;
- membaca peta tata ruang;
- melakukan analisis spasial;
- menyusun ketentuan zonasi;
- meningkatkan koordinasi lintas sektor.
Manfaat bagi Instansi
Instansi memperoleh berbagai manfaat seperti:
- peningkatan kualitas RDTR;
- percepatan pelayanan perizinan;
- peningkatan kepastian hukum;
- pengurangan konflik pemanfaatan ruang;
- peningkatan kualitas investasi;
- optimalisasi pembangunan wilayah.
Jenis-Jenis Zona Peruntukan dalam RDTR
RDTR mengatur berbagai jenis zona yang disesuaikan dengan fungsi dan karakteristik kawasan.
Beberapa jenis zona yang umum digunakan meliputi:
Zona Perumahan
Zona yang diperuntukkan bagi pembangunan kawasan hunian beserta fasilitas pendukungnya.
Zona Perdagangan dan Jasa
Digunakan untuk kegiatan perdagangan, pusat bisnis, perkantoran, dan jasa pelayanan.
Zona Industri
Diperuntukkan bagi kegiatan industri yang sesuai dengan ketentuan lingkungan dan tata ruang.
Zona Pertanian
Digunakan untuk kegiatan pertanian, perkebunan, peternakan, dan kegiatan budidaya lainnya.
Zona Pariwisata
Mendukung pengembangan destinasi wisata serta fasilitas pendukungnya.
Zona Ruang Terbuka Hijau
Berfungsi menjaga keseimbangan lingkungan, kualitas udara, dan konservasi.
Zona Kawasan Lindung
Meliputi kawasan yang memiliki fungsi perlindungan terhadap lingkungan hidup dan sumber daya alam.
Contoh Jenis Zona Peruntukan
| Jenis Zona | Fungsi Utama |
|---|---|
| Perumahan | Kawasan permukiman |
| Perdagangan dan Jasa | Aktivitas ekonomi dan bisnis |
| Industri | Kegiatan produksi dan manufaktur |
| Pertanian | Budidaya pertanian dan pangan |
| Pariwisata | Pengembangan destinasi wisata |
| Ruang Terbuka Hijau | Konservasi dan ruang publik |
| Kawasan Lindung | Perlindungan lingkungan dan ekosistem |
Kejelasan pembagian zona peruntukan menjadi landasan penting dalam mewujudkan pemanfaatan ruang yang tertib, berkelanjutan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pemangku kepentingan. Penyusunan zonasi yang tepat juga memperkuat kualitas RDTR sebagai acuan utama dalam pengendalian pembangunan, pelayanan perizinan, dan pengembangan investasi daerah.
Proses Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR
Penyusunan zona peruntukan merupakan salah satu tahapan terpenting dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Proses ini dilakukan secara sistematis melalui analisis kondisi wilayah, karakteristik kawasan, kebutuhan pembangunan, potensi ekonomi, serta aspek lingkungan hidup agar setiap zona memiliki fungsi yang jelas dan dapat diimplementasikan secara efektif.
Zona yang disusun tidak hanya menjadi pedoman pemanfaatan ruang, tetapi juga menjadi dasar dalam pelayanan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), penyelenggaraan OSS-RBA, pengendalian pembangunan, serta pengawasan penggunaan lahan.
Berikut tahapan utama dalam penyusunan zona peruntukan.
Pengumpulan Data Wilayah
Tahapan pertama adalah mengumpulkan seluruh data yang diperlukan sebagai dasar analisis.
Data yang dikumpulkan meliputi:
- peta dasar;
- data topografi;
- data administrasi wilayah;
- penggunaan lahan eksisting;
- kepadatan penduduk;
- jaringan jalan;
- jaringan utilitas;
- kawasan lindung;
- kawasan budidaya;
- data sosial ekonomi;
- data lingkungan hidup.
Kelengkapan data akan sangat menentukan kualitas hasil penyusunan zona peruntukan.
Analisis Karakteristik Wilayah
Setelah data terkumpul, dilakukan analisis terhadap karakteristik setiap kawasan.
Analisis meliputi:
- kondisi fisik wilayah;
- potensi ekonomi;
- tingkat perkembangan kawasan;
- aksesibilitas;
- kondisi lingkungan;
- risiko bencana;
- kebutuhan pelayanan publik.
Analisis ini bertujuan menentukan fungsi ruang yang paling sesuai untuk setiap wilayah.
Penentuan Fungsi Kawasan
Tahapan berikutnya adalah menetapkan fungsi utama setiap kawasan berdasarkan hasil analisis.
Fungsi kawasan dapat berupa:
- kawasan lindung;
- kawasan budidaya;
- kawasan permukiman;
- kawasan perdagangan;
- kawasan industri;
- kawasan pariwisata;
- kawasan pertanian;
- kawasan pelayanan umum.
Penetapan fungsi kawasan harus tetap mengacu pada RTRW yang berlaku.
Penyusunan Zona Peruntukan
Berdasarkan fungsi kawasan, disusun pembagian zona yang lebih rinci.
Penyusunan zona mempertimbangkan:
- kebutuhan pembangunan;
- kapasitas lingkungan;
- akses transportasi;
- pola penggunaan lahan;
- keberadaan infrastruktur;
- potensi investasi.
Zona yang dihasilkan harus memberikan kepastian mengenai jenis kegiatan yang diperbolehkan, dibatasi, maupun dilarang.
Penyusunan Peraturan Zonasi
Setelah zona ditetapkan, langkah selanjutnya adalah menyusun peraturan zonasi.
Peraturan zonasi memuat ketentuan mengenai:
- jenis kegiatan yang diizinkan;
- kegiatan bersyarat;
- kegiatan yang dilarang;
- intensitas pemanfaatan ruang;
- koefisien dasar bangunan;
- koefisien lantai bangunan;
- garis sempadan bangunan;
- persyaratan lingkungan.
Peraturan zonasi menjadi pedoman dalam pengendalian pemanfaatan ruang.
Tahapan Penyusunan RDTR
Penyusunan RDTR dilakukan melalui beberapa tahapan yang saling berkaitan.
Persiapan
Tahap ini meliputi:
- pembentukan tim penyusun;
- penyiapan data;
- penyusunan jadwal kerja;
- identifikasi kebutuhan wilayah.
Survei Lapangan
Tim melakukan verifikasi kondisi aktual di lapangan.
Kegiatan meliputi:
- pengamatan penggunaan lahan;
- identifikasi kawasan strategis;
- inventarisasi infrastruktur;
- dokumentasi kondisi wilayah.
Analisis Spasial
Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geospasial (SIG).
Analisis mencakup:
- overlay peta;
- analisis kesesuaian lahan;
- analisis jaringan transportasi;
- analisis kawasan lindung;
- analisis potensi pengembangan.
Penyusunan Draft RDTR
Hasil analisis dituangkan dalam bentuk:
- peta zonasi;
- naskah teknis;
- peraturan zonasi;
- dokumen pendukung.
Konsultasi Publik
Masyarakat dan pemangku kepentingan diberikan kesempatan memberikan masukan terhadap draft RDTR.
Tahap ini bertujuan meningkatkan transparansi dan kualitas dokumen.
Penetapan RDTR
Setelah melalui evaluasi dan penyempurnaan, RDTR ditetapkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Analisis Data dan Penentuan Zona
Analisis data menjadi inti dari proses penyusunan zona peruntukan.
Beberapa aspek yang dianalisis meliputi:
Analisis Penggunaan Lahan
Menentukan kondisi eksisting pemanfaatan ruang.
Analisis Kependudukan
Mengidentifikasi kebutuhan ruang berdasarkan jumlah dan pertumbuhan penduduk.
Analisis Infrastruktur
Menilai ketersediaan jaringan jalan, utilitas, dan fasilitas umum.
Analisis Lingkungan
Memastikan pembangunan tetap menjaga daya dukung dan daya tampung lingkungan.
Analisis Potensi Wilayah
Mengidentifikasi sektor unggulan yang dapat dikembangkan melalui pengaturan zonasi.
Integrasi dengan RTRW, KKPR, dan OSS-RBA
Zona peruntukan dalam RDTR harus terintegrasi dengan berbagai sistem perencanaan dan pelayanan.
Integrasi dengan RTRW
RDTR merupakan penjabaran rinci dari RTRW sehingga seluruh zona harus konsisten dengan arah pengembangan wilayah.
Integrasi dengan KKPR
Zona peruntukan menjadi dasar utama dalam penilaian kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang.
Integrasi dengan OSS-RBA
RDTR yang telah terdigitalisasi mendukung percepatan pelayanan perizinan melalui OSS-RBA.
Integrasi ini memberikan manfaat berupa:
- percepatan investasi;
- peningkatan kepastian hukum;
- pelayanan yang lebih transparan;
- pengurangan konflik penggunaan lahan;
- efisiensi proses perizinan.
Peran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
Keberhasilan penyusunan zona peruntukan memerlukan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Peran Pemerintah Pusat
Pemerintah pusat bertugas:
- menyusun kebijakan nasional;
- menetapkan standar penyusunan RDTR;
- memberikan pembinaan teknis;
- melakukan evaluasi;
- mengembangkan sistem digital penataan ruang.
Peran Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah bertanggung jawab untuk:
- menyusun RDTR;
- menyediakan data wilayah;
- melaksanakan survei lapangan;
- menyusun peta zonasi;
- melaksanakan konsultasi publik;
- mengendalikan pemanfaatan ruang.
Kolaborasi kedua pihak menjadi kunci keberhasilan implementasi RDTR.
Tantangan Penyusunan Zona Peruntukan
Dalam praktiknya, penyusunan zona peruntukan masih menghadapi berbagai tantangan.
Keterbatasan Data
Belum seluruh daerah memiliki data spasial yang lengkap dan mutakhir.
Perubahan Pemanfaatan Ruang
Perkembangan kawasan yang sangat cepat sering menyebabkan data menjadi tidak sesuai dengan kondisi aktual.
Konflik Kepentingan
Perbedaan kepentingan antar pemangku kepentingan dapat memengaruhi proses penyusunan zonasi.
Keterbatasan SDM
Penyusunan RDTR membutuhkan tenaga yang menguasai tata ruang, SIG, serta regulasi.
Integrasi Sistem Digital
Sinkronisasi antara RDTR, OSS-RBA, dan sistem geospasial masih memerlukan penyempurnaan di beberapa daerah.
Contoh Kasus Nyata
Sebuah pemerintah kota menyusun revisi RDTR untuk mendukung pengembangan kawasan ekonomi baru. Berdasarkan hasil analisis awal, sebagian wilayah yang direncanakan sebagai kawasan perdagangan masih berada dalam zona pertanian produktif.
Melalui survei lapangan, analisis spasial, dan konsultasi publik, pemerintah melakukan penyesuaian zonasi dengan tetap mempertahankan lahan pertanian strategis serta mengalihkan pengembangan kawasan perdagangan ke lokasi yang memiliki akses jalan utama dan infrastruktur pendukung. Hasil penyusunan zonasi tersebut mempercepat proses penerbitan KKPR, meningkatkan minat investasi, serta meminimalkan konflik pemanfaatan lahan.
Strategi Optimalisasi Penyusunan Zona Peruntukan
Untuk meningkatkan kualitas RDTR, pemerintah dapat menerapkan beberapa strategi berikut:
- memperbarui data geospasial secara berkala;
- meningkatkan kualitas survei lapangan;
- mempercepat digitalisasi RDTR;
- memperkuat implementasi Sistem Informasi Geospasial;
- meningkatkan koordinasi lintas sektor;
- melibatkan masyarakat melalui konsultasi publik;
- meningkatkan kompetensi aparatur melalui Bimtek;
- melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas zonasi.
Strategi tersebut akan menghasilkan dokumen RDTR yang lebih adaptif terhadap perkembangan wilayah dan kebutuhan pembangunan.
Tahapan Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR
| Tahapan | Hasil yang Diharapkan |
|---|---|
| Pengumpulan Data | Basis data wilayah yang lengkap |
| Analisis Karakteristik | Identifikasi potensi dan fungsi kawasan |
| Penentuan Fungsi Kawasan | Arah pemanfaatan ruang yang sesuai |
| Penyusunan Zona | Pembagian zona berdasarkan fungsi ruang |
| Penyusunan Peraturan Zonasi | Ketentuan pemanfaatan ruang yang jelas |
| Konsultasi Publik | Penyempurnaan dokumen berdasarkan masukan masyarakat |
| Penetapan RDTR | Dokumen tata ruang yang memiliki kepastian hukum |
Penyusunan zona peruntukan dalam RDTR merupakan proses yang memadukan analisis teknis, data geospasial, kebijakan tata ruang, dan partisipasi para pemangku kepentingan. Dengan proses yang terstruktur dan berbasis data, RDTR dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mengarahkan pembangunan, mendukung investasi, memberikan kepastian hukum, serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Materi yang Dipelajari dalam Bimtek Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR
Bimtek Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR dirancang untuk meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah, perencana wilayah, dan tenaga teknis dalam menyusun dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang sesuai dengan regulasi, kebutuhan pembangunan, serta perkembangan teknologi informasi geospasial. Materi pelatihan menggabungkan teori, praktik penyusunan zonasi, analisis spasial, hingga simulasi penyusunan dokumen RDTR.
Pelatihan juga menekankan penerapan kebijakan terbaru mengenai penataan ruang, digitalisasi pelayanan perizinan, serta integrasi RDTR dengan sistem OSS-RBA sehingga peserta mampu menghasilkan dokumen yang berkualitas dan siap diimplementasikan.
Materi utama yang dipelajari meliputi:
Kebijakan dan Regulasi Penataan Ruang
Peserta memperoleh pemahaman mengenai regulasi yang menjadi dasar penyusunan RDTR dan zona peruntukan.
Materi mencakup:
- kebijakan nasional penataan ruang;
- penyelenggaraan RDTR;
- ketentuan penyusunan peraturan zonasi;
- integrasi RDTR dengan OSS-RBA;
- kebijakan pelayanan KKPR;
- arah pembangunan wilayah berkelanjutan.
Teknik Penyusunan Zona Peruntukan
Peserta mempelajari tahapan penyusunan zonasi mulai dari identifikasi wilayah hingga penyusunan ketentuan pemanfaatan ruang.
Pokok bahasan meliputi:
- klasifikasi zona;
- pembagian fungsi kawasan;
- penyusunan peta zonasi;
- penyusunan ketentuan kegiatan;
- penyusunan intensitas pemanfaatan ruang;
- penyusunan peraturan zonasi.
Analisis Spasial Menggunakan Sistem Informasi Geospasial
Pemanfaatan teknologi geospasial menjadi bagian penting dalam penyusunan RDTR modern.
Materi meliputi:
- pengenalan Sistem Informasi Geospasial (SIG);
- pengolahan data spasial;
- overlay peta;
- analisis kesesuaian lahan;
- interpretasi citra;
- visualisasi hasil analisis.
Penyusunan Dokumen RDTR
Peserta mempelajari teknik penyusunan dokumen yang sesuai dengan standar penyelenggaraan penataan ruang.
Materi meliputi:
- penyusunan naskah teknis;
- penyusunan peta RDTR;
- penyusunan peraturan zonasi;
- penyusunan lampiran teknis;
- validasi dokumen.
Integrasi dengan KKPR dan OSS-RBA
Pelatihan juga membahas hubungan RDTR dengan sistem pelayanan perizinan.
Materi mencakup:
- pelayanan KKPR;
- integrasi RDTR dengan OSS-RBA;
- pemanfaatan RDTR digital;
- pelayanan investasi;
- sinkronisasi data tata ruang.
Studi Kasus Penyusunan Zona Peruntukan
Peserta diberikan berbagai studi kasus yang sering dihadapi pemerintah daerah.
Contoh kasus meliputi:
- pengembangan kawasan industri;
- penyusunan kawasan permukiman;
- kawasan perdagangan;
- kawasan wisata;
- kawasan lindung;
- kawasan strategis daerah.
Melalui studi kasus tersebut, peserta belajar melakukan analisis, menentukan zonasi, serta menyusun solusi yang sesuai dengan ketentuan tata ruang.
Kompetensi yang Diperoleh Peserta
Setelah mengikuti Bimtek, peserta diharapkan mampu menyusun zona peruntukan secara profesional dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
| Bidang Kompetensi | Kemampuan yang Diperoleh |
|---|---|
| Regulasi | Memahami kebijakan penyusunan RDTR dan zonasi |
| Tata Ruang | Menentukan fungsi kawasan dan zona peruntukan |
| Geospasial | Menggunakan SIG dalam analisis wilayah |
| Penyusunan Dokumen | Menyusun RDTR dan peraturan zonasi |
| Pelayanan Publik | Mendukung pelayanan KKPR dan OSS-RBA |
| Analisis Wilayah | Mengevaluasi karakteristik dan potensi kawasan |
| Koordinasi | Meningkatkan sinergi lintas perangkat daerah |
Kompetensi tersebut akan mendukung peningkatan kualitas tata kelola penataan ruang sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Peran Bimtek dalam Meningkatkan Kualitas RDTR
Bimtek menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah di bidang penataan ruang. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai teknik penyusunan zona peruntukan, aparatur mampu menghasilkan RDTR yang lebih akurat, mudah diimplementasikan, serta mendukung pembangunan daerah.
Beberapa manfaat strategis Bimtek antara lain:
- meningkatkan kualitas dokumen RDTR;
- mempercepat proses penyusunan zonasi;
- meningkatkan akurasi analisis spasial;
- mendukung digitalisasi pelayanan tata ruang;
- meningkatkan kepastian hukum dalam pemanfaatan ruang;
- mengurangi konflik penggunaan lahan;
- mempercepat pelayanan investasi;
- mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan.
Pelatihan yang dilakukan secara berkala juga membantu pemerintah daerah mengikuti perkembangan regulasi dan teknologi penataan ruang.
Strategi Penguatan Penyusunan Zona Peruntukan
Untuk menghasilkan RDTR yang berkualitas, pemerintah daerah perlu menerapkan beberapa strategi berikut:
- memperbarui data geospasial secara berkala;
- mempercepat digitalisasi RDTR;
- meningkatkan kualitas survei lapangan;
- memperkuat koordinasi antarperangkat daerah;
- meningkatkan partisipasi masyarakat melalui konsultasi publik;
- memanfaatkan teknologi SIG dan WebGIS;
- meningkatkan kompetensi aparatur melalui Bimtek;
- melakukan evaluasi dan revisi zonasi sesuai dinamika pembangunan.
Penerapan strategi tersebut akan menghasilkan dokumen RDTR yang lebih adaptif terhadap perkembangan wilayah dan kebutuhan investasi.
FAQ Bimtek Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR
1. Apa yang dimaksud dengan zona peruntukan dalam RDTR?
Zona peruntukan adalah pembagian wilayah berdasarkan fungsi tertentu yang mengatur jenis kegiatan yang diperbolehkan, dibatasi, atau dilarang dalam suatu kawasan.
2. Mengapa penyusunan zona peruntukan sangat penting?
Zona peruntukan memberikan kepastian hukum dalam pemanfaatan ruang, mendukung pelayanan KKPR, mempercepat investasi, dan menjaga keseimbangan pembangunan dengan kelestarian lingkungan.
3. Siapa yang perlu mengikuti Bimtek ini?
Bimtek ditujukan bagi aparatur Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Tata Ruang, DPMPTSP, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, konsultan perencanaan, akademisi, dan praktisi penataan ruang.
4. Apa manfaat penggunaan Sistem Informasi Geospasial dalam penyusunan RDTR?
SIG membantu proses analisis spasial, penyusunan peta zonasi, evaluasi penggunaan lahan, serta meningkatkan akurasi dan efisiensi penyusunan RDTR.
5. Bagaimana hubungan RDTR dengan OSS-RBA?
RDTR menjadi dasar dalam penilaian kesesuaian lokasi kegiatan sehingga mendukung pelayanan perizinan berbasis risiko melalui OSS-RBA.
6. Apa tantangan terbesar dalam penyusunan zona peruntukan?
Tantangan meliputi keterbatasan data geospasial, perubahan penggunaan lahan, keterbatasan SDM, koordinasi lintas sektor, dan integrasi sistem digital.
7. Bagaimana meningkatkan kualitas penyusunan RDTR?
Pemerintah dapat meningkatkan kualitas RDTR melalui pembaruan data, pemanfaatan teknologi geospasial, peningkatan kapasitas SDM, konsultasi publik, serta evaluasi zonasi secara berkala.
Kesimpulan
Bimtek Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR merupakan program yang sangat penting dalam mendukung penyelenggaraan penataan ruang yang efektif, transparan, dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, aparatur pemerintah memperoleh kompetensi dalam menyusun zonasi, melakukan analisis spasial, menyusun peraturan zonasi, serta mengintegrasikan RDTR dengan sistem pelayanan perizinan berbasis risiko.
RDTR yang berkualitas akan memberikan kepastian hukum dalam pemanfaatan ruang, mempercepat proses investasi, mengurangi konflik penggunaan lahan, serta mendukung pembangunan daerah yang selaras dengan daya dukung lingkungan. Selain itu, penerapan teknologi geospasial dan digitalisasi dokumen menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi penyelenggaraan penataan ruang.
Dengan meningkatnya kompetensi aparatur melalui Bimtek, pemerintah daerah dapat menghasilkan dokumen RDTR yang lebih adaptif, akurat, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.
Tingkatkan Kompetensi Penyusunan RDTR Bersama Narasumber Profesional
Segera ikuti Bimtek Penyusunan Zona Peruntukan dalam RDTR untuk memperdalam pemahaman mengenai penyusunan zonasi, analisis spasial, penyusunan peraturan zonasi, integrasi dengan KKPR dan OSS-RBA, serta praktik penyusunan RDTR sesuai regulasi terbaru. Hubungi kami sekarang untuk memperoleh jadwal pelaksanaan, proposal kegiatan, dan informasi pendaftaran.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

