Menampilkan semua 9 hasilDiurutkan menurut yang terbaru
Manajemen Risiko Keuangan
Training Anti Money Laundering LTKM
Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000Training Anti Money Laundering (AML) dan Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan dan pengetahuan dalam mencegah praktik pencucian uang. Peserta akan mempelajari regulasi nasional dan internasional, identifikasi transaksi mencurigakan, penyusunan laporan LTKM, serta penerapan kontrol internal yang efektif. Melalui studi kasus dan simulasi praktis, peserta dapat meningkatkan kemampuan analisis risiko, kepatuhan terhadap regulasi, dan mitigasi praktik ilegal. Training ini relevan bagi staf compliance, auditor internal, manajer keuangan, serta profesional di bank atau lembaga jasa keuangan yang bertanggung jawab atas pengawasan dan integritas transaksi keuangan.
Training SOP Finance & Accounting
Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000Training SOP Finance & Accounting dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai standar operasional prosedur di bidang keuangan dan akuntansi. Peserta akan mempelajari cara menyusun, menerapkan, dan mengawasi SOP untuk memastikan pencatatan transaksi, pengelolaan kas dan bank, serta penyusunan laporan keuangan dilakukan secara akurat dan efisien. Materi juga mencakup pengendalian internal, manajemen risiko, kepatuhan terhadap regulasi, serta audit internal. Dengan studi kasus dan simulasi praktis, peserta mampu meningkatkan akurasi, transparansi, dan akuntabilitas proses keuangan, sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang tepat di organisasi atau perusahaan.
Pelatihan Manajemen Keuangan Bank dan Analisis Kinerja Keuangan @bimtekedukasi
Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000Manajemen keuangan bank adalah proses pengelolaan aset, liabilitas, likuiditas, dan pendapatan bank secara efektif untuk mencapai stabilitas keuangan dan meningkatkan profitabilitas. Melalui manajemen keuangan yang baik, bank dapat mengoptimalkan struktur modal, menjaga keseimbangan antara risiko dan pengembalian, serta memastikan kelancaran operasional. Proses ini mencakup perencanaan keuangan, pengendalian biaya, manajemen risiko keuangan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Manajemen keuangan yang tepat memungkinkan bank untuk mempertahankan daya saing, meningkatkan efisiensi, dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, termasuk nasabah, regulator, dan pemegang saham.
