Training Ethical Procurement, Compliance, dan Anti-Bribery: Membangun Pengadaan yang Transparan, Berintegritas, dan Bebas Suap 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePentingnya Ethical Procurement, Compliance, dan Anti-Bribery dalam Pengadaan Modern
Pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu aktivitas organisasi yang memiliki tingkat interaksi tinggi dengan pihak eksternal. Procurement berhubungan dengan supplier, vendor, distributor, kontraktor, konsultan, agen, hingga berbagai pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap proses pengadaan.
Kondisi tersebut membuat fungsi procurement memiliki risiko yang tidak hanya berkaitan dengan harga, kualitas, dan ketepatan waktu, tetapi juga risiko etika, konflik kepentingan, fraud, suap, gratifikasi, kolusi, manipulasi informasi, dan pelanggaran terhadap kebijakan organisasi.
Karena itu, pengadaan modern membutuhkan pendekatan yang lebih kuat melalui Ethical Procurement, Compliance, dan Anti-Bribery.
Ethical Procurement menempatkan integritas sebagai bagian dari proses pengadaan. Procurement professional tidak hanya dituntut mendapatkan barang atau jasa dengan harga kompetitif, tetapi juga harus mampu memastikan bahwa seluruh proses berlangsung secara objektif, transparan, adil, dapat dipertanggungjawabkan, dan sesuai kebijakan yang berlaku.
Sementara itu, Procurement Compliance memastikan aktivitas pengadaan berjalan sesuai dengan:
- Peraturan perundang-undangan yang relevan.
- Kebijakan internal organisasi.
- Prosedur pengadaan.
- Delegasi kewenangan.
- Prinsip transparansi.
- Standar etika.
- Ketentuan kontrak.
- Persyaratan anti-suap dan anti-fraud.
Di sisi lain, Anti-Bribery berfokus pada pencegahan, pendeteksian, dan penanganan praktik pemberian atau penerimaan sesuatu yang tidak semestinya untuk memengaruhi keputusan bisnis.
Ketiga aspek tersebut saling berhubungan dan menjadi fondasi penting bagi procurement governance.
Apa Itu Ethical Procurement?
Ethical Procurement adalah pendekatan pengadaan yang memastikan seluruh proses pembelian barang dan jasa dilakukan berdasarkan prinsip integritas, objektivitas, transparansi, keadilan, profesionalisme, dan kepatuhan.
Dalam ethical procurement, keputusan pembelian harus didasarkan pada kebutuhan organisasi dan kriteria yang dapat dipertanggungjawabkan.
Contohnya, ketika terdapat beberapa supplier yang menawarkan produk dengan spesifikasi yang sama, procurement harus melakukan evaluasi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, bukan berdasarkan hubungan pribadi dengan salah satu supplier.
Prinsip utama ethical procurement antara lain:
- Integritas.
- Transparansi.
- Objektivitas.
- Fairness.
- Akuntabilitas.
- Kerahasiaan informasi.
- Profesionalisme.
- Pencegahan konflik kepentingan.
- Anti-fraud.
- Anti-bribery.
Ethical procurement bukan hanya tanggung jawab procurement department. User, approver, finance, legal, management, auditor, dan supplier juga memiliki peran dalam menjaga integritas proses pengadaan.
Apa Itu Procurement Compliance?
Procurement Compliance adalah upaya memastikan seluruh aktivitas pengadaan sesuai dengan aturan, kebijakan, prosedur, dan kewenangan yang ditetapkan organisasi.
Compliance tidak berarti procurement hanya mengumpulkan dokumen.
Compliance harus memastikan bahwa proses yang dijalankan memang sesuai dengan prinsip dan ketentuan yang berlaku.
Contohnya, sebuah pembelian dapat memiliki dokumen lengkap, tetapi jika proses evaluasi supplier sebenarnya diarahkan kepada supplier tertentu tanpa dasar objektif, maka terdapat masalah dari perspektif governance dan integritas.
Beberapa area Procurement Compliance meliputi:
| Area | Contoh Pengendalian |
|---|---|
| Procurement policy | Kebijakan pengadaan yang jelas |
| Authority | Delegasi kewenangan |
| Supplier selection | Kriteria objektif |
| Tender/evaluation | Dokumentasi proses |
| Conflict of interest | Disclosure |
| Contract | Klausul kepatuhan |
| Payment | Verifikasi dan approval |
| Record keeping | Dokumentasi |
| Audit | Monitoring dan review |
| Anti-bribery | Pencegahan dan pelaporan |
Apa Itu Anti-Bribery dalam Procurement?
Anti-Bribery adalah pendekatan untuk mencegah pemberian, penerimaan, permintaan, atau janji atas sesuatu yang bernilai dengan tujuan memengaruhi keputusan secara tidak semestinya.
Dalam procurement, risiko suap dapat muncul pada berbagai tahapan.
Misalnya:
- Saat supplier melakukan pendekatan kepada buyer.
- Saat penyusunan spesifikasi.
- Saat prakualifikasi.
- Saat evaluasi penawaran.
- Saat negosiasi.
- Saat penetapan supplier.
- Saat penerimaan barang.
- Saat verifikasi invoice.
- Saat perpanjangan kontrak.
- Saat evaluasi performa supplier.
Karena risiko dapat muncul di sepanjang procurement cycle, pengendalian anti-bribery juga harus diterapkan secara menyeluruh.
Hubungan Ethical Procurement, Compliance, dan Anti-Bribery
Ketiganya dapat dipahami melalui hubungan berikut:
Ethical Procurement → perilaku yang benar
Compliance → proses yang sesuai aturan
Anti-Bribery → pencegahan pengaruh tidak semestinya
Ketiganya membentuk sistem procurement governance.
| Komponen | Fokus Utama |
|---|---|
| Ethical Procurement | Integritas dan perilaku |
| Compliance | Kepatuhan terhadap aturan |
| Anti-Bribery | Pencegahan suap |
| Anti-Fraud | Pencegahan kecurangan |
| Governance | Akuntabilitas dan pengawasan |
| Internal Control | Pengendalian risiko |
Organisasi yang hanya memiliki kebijakan tetapi tidak membangun budaya etis akan menghadapi kesenjangan implementasi.
Sebaliknya, organisasi yang memiliki budaya integritas tetapi tidak mempunyai kontrol formal juga menghadapi risiko karena proses sulit dimonitor.
Risiko Etika yang Sering Terjadi dalam Procurement
Procurement memiliki sejumlah risiko etika yang perlu dipahami secara sistematis.
Konflik Kepentingan
Konflik kepentingan terjadi ketika kepentingan pribadi dapat memengaruhi objektivitas seseorang dalam menjalankan tugas.
Contohnya:
Seorang procurement officer terlibat dalam evaluasi supplier yang ternyata memiliki hubungan keluarga atau kepentingan bisnis dengan dirinya.
Masalahnya bukan hanya apakah keputusan tersebut benar-benar dipengaruhi kepentingan pribadi. Potensi konflik itu sendiri sudah perlu dikelola.
Gratifikasi
Gratifikasi dapat menjadi area sensitif dalam hubungan antara procurement dan supplier.
Bentuknya dapat berupa:
- Hadiah.
- Voucher.
- Jamuan.
- Tiket acara.
- Perjalanan.
- Fasilitas.
- Diskon pribadi.
- Barang elektronik.
- Bentuk keuntungan lainnya.
Organisasi perlu memiliki kebijakan yang jelas mengenai apa yang boleh dan tidak boleh diterima.
Kickback
Kickback adalah pengembalian sebagian keuntungan secara tidak semestinya kepada pihak yang membantu memenangkan suatu transaksi.
Contohnya, supplier memberikan sejumlah uang kepada pihak tertentu setelah memenangkan kontrak.
Kickback merupakan salah satu risiko serius dalam procurement karena dapat menyebabkan harga tidak wajar, supplier tidak kompetitif, dan organisasi mengalami kerugian.
Bid Rigging
Bid rigging merupakan pengaturan proses penawaran sehingga hasilnya telah diarahkan sebelumnya.
Indikasinya dapat berupa:
- Supplier berkoordinasi.
- Penawaran dibuat seolah-olah kompetitif.
- Supplier tertentu selalu menang.
- Harga penawaran memiliki pola tidak wajar.
- Spesifikasi mengarah kepada produk tertentu tanpa alasan yang objektif.
Manipulasi Spesifikasi
Spesifikasi dapat disusun terlalu spesifik sehingga hanya satu supplier yang mampu memenuhi persyaratan.
Spesifikasi seharusnya dibuat berdasarkan kebutuhan organisasi dan fungsi yang dibutuhkan.
Informasi Rahasia
Informasi seperti harga internal, budget, penawaran supplier lain, atau strategi negosiasi harus dikelola dengan tepat.
Kebocoran informasi dapat memberikan keuntungan tidak adil kepada supplier tertentu.
Procurement Fraud dan Hubungannya dengan Etika
Fraud dapat terjadi ketika seseorang secara sengaja melakukan tindakan tidak jujur untuk memperoleh keuntungan atau menyebabkan kerugian.
Dalam procurement, bentuk fraud dapat meliputi:
- Fictitious supplier.
- Inflated pricing.
- Duplicate invoice.
- False delivery.
- Manipulated quantity.
- Conflict of interest.
- Collusive bidding.
- False documentation.
- Unauthorized purchasing.
- Kickback.
Salah satu prinsip penting dalam Training Ethical Procurement adalah kemampuan mengenali red flags.
Contoh Red Flags
| Red Flag | Potensi Risiko |
|---|---|
| Supplier selalu menang | Favoritisme atau manipulasi |
| Harga jauh di atas pasar | Overpricing |
| Satu supplier mendominasi | Ketergantungan/favoritisme |
| Dokumen supplier tidak konsisten | Fraud |
| Pembelian dipecah | Bypass control |
| Approval sangat cepat | Pengendalian lemah |
| Hubungan pribadi dengan supplier | Conflict of interest |
| Banyak perubahan kontrak | Contract manipulation |
| Invoice tidak sesuai delivery | Payment fraud |
Red flags tidak otomatis membuktikan adanya fraud. Namun red flags dapat menjadi dasar untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Prinsip Segregation of Duties
Salah satu pengendalian penting dalam procurement adalah Segregation of Duties atau pemisahan tugas.
Idealnya, fungsi-fungsi kritis tidak seluruhnya dilakukan oleh orang yang sama.
Contohnya:
| Aktivitas | Fungsi |
|---|---|
| Mengajukan kebutuhan | User |
| Memproses procurement | Procurement |
| Mengevaluasi aspek teknis | Technical team |
| Approval | Authorized management |
| Menerima barang | Warehouse/User |
| Verifikasi invoice | Finance |
| Audit | Internal Audit |
Pemisahan tugas membantu mengurangi risiko seseorang mengendalikan seluruh proses dari awal sampai akhir.
Conflict of Interest Management
Conflict of interest harus dikelola secara proaktif.
Organisasi dapat menerapkan:
- Conflict of interest declaration.
- Annual declaration.
- Transaction-specific disclosure.
- Recusal mechanism.
- Review oleh atasan.
- Monitoring.
- Documentation.
Contohnya, jika procurement officer mengetahui bahwa supplier tertentu dimiliki oleh kerabatnya, informasi tersebut harus diungkapkan sesuai kebijakan organisasi.
Selanjutnya organisasi dapat menentukan apakah pegawai tersebut harus dikeluarkan dari proses evaluasi.
Code of Conduct untuk Procurement
Procurement sebaiknya memiliki pedoman perilaku yang jelas.
Code of Conduct dapat mencakup:
Integritas
Bertindak jujur dan menghindari penyalahgunaan jabatan.
Objektivitas
Membuat keputusan berdasarkan data dan kriteria yang ditetapkan.
Kerahasiaan
Melindungi informasi organisasi dan supplier.
Fair Competition
Memberikan kesempatan yang adil kepada supplier.
Anti-Bribery
Tidak menawarkan, meminta, menjanjikan, atau menerima keuntungan yang tidak semestinya.
Conflict of Interest
Mengungkapkan potensi konflik kepentingan.
Professionalism
Menjaga hubungan dengan supplier secara profesional.
Anti-Bribery Policy dalam Procurement
Kebijakan anti-suap harus menjelaskan secara jelas:
- Definisi bribery.
- Bentuk prohibited benefits.
- Gift and hospitality.
- Facilitation payment.
- Sponsorship.
- Donation.
- Conflict of interest.
- Third-party risk.
- Reporting mechanism.
- Investigation.
- Disciplinary action.
Kebijakan harus mudah dipahami oleh pegawai maupun pihak ketiga yang bekerja dengan organisasi.
Risiko Third Party dalam Procurement
Supplier, agen, distributor, konsultan, dan kontraktor dapat menjadi sumber risiko compliance.
Organisasi perlu melakukan Third Party Due Diligence secara proporsional terhadap tingkat risiko.
Hal yang dapat diperiksa antara lain:
- Legalitas perusahaan.
- Struktur kepemilikan.
- Beneficial ownership.
- Reputasi.
- Riwayat pelanggaran.
- Hubungan dengan pejabat.
- Kebijakan anti-bribery.
- Program compliance.
- Risiko geografis.
- Jenis layanan.
Semakin tinggi risiko pihak ketiga, semakin kuat proses due diligence yang diperlukan.
Supplier Code of Conduct
Selain internal Code of Conduct, organisasi dapat mengembangkan Supplier Code of Conduct.
Dokumen tersebut dapat menetapkan ekspektasi organisasi terhadap supplier.
Contohnya:
- Tidak melakukan suap.
- Tidak memberikan hadiah terlarang.
- Menghormati hak pekerja.
- Mematuhi peraturan.
- Menjaga keselamatan kerja.
- Melindungi data.
- Tidak melakukan fraud.
- Menjaga lingkungan.
- Melaporkan dugaan pelanggaran.
Supplier Code of Conduct dapat menjadi bagian dari supplier onboarding dan contract management.
Due Diligence Supplier
Supplier due diligence tidak harus diperlakukan sama untuk seluruh pemasok.
Organisasi dapat menggunakan pendekatan risk-based.
| Tingkat Risiko | Contoh Pengendalian |
|---|---|
| Rendah | Basic screening |
| Menengah | Enhanced questionnaire |
| Tinggi | Enhanced due diligence |
| Sangat tinggi | Management/legal review |
Faktor risiko dapat meliputi nilai kontrak, jenis layanan, lokasi, penggunaan intermediary, hubungan dengan pemerintah, dan kompleksitas transaksi.
Gift, Hospitality, dan Entertainment
Hubungan bisnis sering melibatkan jamuan atau pemberian fasilitas.
Masalahnya adalah kapan pemberian tersebut masih merupakan bagian dari hubungan profesional dan kapan sudah menjadi upaya memengaruhi keputusan.
Organisasi perlu menetapkan parameter seperti:
- Nilai maksimum.
- Frekuensi.
- Tujuan.
- Waktu pemberian.
- Pihak pemberi.
- Pihak penerima.
- Hubungan dengan proses tender.
- Kewajiban pelaporan.
Sebagai contoh, pemberian hadiah kepada buyer ketika proses tender sedang berlangsung dapat menimbulkan risiko yang jauh lebih tinggi dibandingkan kegiatan bisnis rutin yang tidak berkaitan dengan keputusan pengadaan.
Anti-Bribery pada Tahap Pre-Procurement
Pencegahan harus dimulai sebelum tender atau pembelian.
Langkah yang dapat diterapkan:
- Menetapkan kebutuhan secara objektif.
- Mendokumentasikan business justification.
- Menghindari spesifikasi yang bias.
- Melakukan market research.
- Menetapkan approval.
- Mengidentifikasi conflict of interest.
Tahap awal sangat penting karena keputusan yang salah sejak awal dapat memengaruhi seluruh proses berikutnya.
Anti-Bribery pada Tahap Tender
Pada tahap tender, pengendalian dapat mencakup:
- Evaluator declaration.
- Conflict of interest declaration.
- Confidentiality agreement.
- Kriteria evaluasi yang jelas.
- Dokumentasi scoring.
- Review hasil evaluasi.
- Approval berjenjang.
Tujuannya adalah mengurangi kemungkinan keputusan dipengaruhi kepentingan pribadi.
Anti-Bribery pada Tahap Negosiasi
Negosiasi merupakan tahap yang memiliki risiko tinggi karena terdapat interaksi langsung antara procurement dan supplier.
Procurement professional harus:
- Menggunakan data.
- Menyimpan dokumentasi.
- Menghindari pertemuan informal yang tidak perlu.
- Menghindari penerimaan fasilitas pribadi.
- Menjaga informasi supplier lain.
- Menggunakan approval sesuai kewenangan.
Negosiasi yang baik harus menciptakan value bagi organisasi tanpa mengorbankan integritas.
Anti-Bribery dalam Contract Management
Risiko tidak berhenti setelah supplier dipilih.
Contract management juga perlu diperhatikan.
Area yang perlu dimonitor antara lain:
- Contract amendment.
- Price escalation.
- Change order.
- Extension.
- Variation order.
- Invoice.
- Payment.
- Acceptance.
- Performance evaluation.
Perubahan kontrak yang terlalu sering atau tidak memiliki dasar yang jelas dapat menjadi red flag.
Whistleblowing System
Sistem pelaporan merupakan komponen penting dalam compliance.
Whistleblowing system memungkinkan pegawai atau pihak eksternal menyampaikan dugaan pelanggaran melalui kanal yang telah ditetapkan.
Sistem yang baik perlu memperhatikan:
- Kerahasiaan pelapor.
- Perlindungan dari retaliation.
- Kanal pelaporan yang mudah.
- Proses investigasi.
- Dokumentasi.
- Escalation.
- Tindak lanjut.
Budaya organisasi harus mendorong pelaporan dengan itikad baik.
Peran Internal Audit
Internal Audit dapat membantu menilai apakah pengendalian procurement berjalan efektif.
Audit dapat melakukan pengujian terhadap:
- Supplier onboarding.
- Tender process.
- Purchase order.
- Contract.
- Invoice.
- Payment.
- Conflict of interest.
- Gift and hospitality.
- Vendor master.
- Procurement exception.
Analisis data juga dapat digunakan untuk menemukan pola transaksi yang tidak biasa.
Digitalisasi Procurement untuk Meningkatkan Compliance
Teknologi dapat membantu meningkatkan transparansi dan auditability.
Platform digital dapat menyediakan:
- Approval workflow.
- Digital audit trail.
- Supplier database.
- E-tendering.
- Electronic quotation.
- Contract repository.
- Automated approval.
- Spend analytics.
- Exception monitoring.
Digitalisasi bukan jaminan otomatis bahwa fraud tidak terjadi. Namun sistem digital dapat meningkatkan visibility dan mengurangi sejumlah celah pengendalian manual.
Procurement Analytics untuk Mendeteksi Red Flags
Data procurement dapat dianalisis untuk menemukan pola yang tidak biasa.
Contohnya:
- Supplier dengan tingkat kemenangan sangat tinggi.
- Harga supplier tertentu selalu lebih tinggi.
- Purchase order sering dibuat setelah barang diterima.
- Banyak transaksi dilakukan menjelang akhir periode.
- Banyak transaksi dengan nilai sedikit di bawah approval threshold.
- Supplier memiliki rekening atau alamat yang memiliki kemiripan.
- Perubahan kontrak terjadi berulang kali.
Analitik tidak menggantikan investigasi, tetapi dapat membantu organisasi menentukan area yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Contoh Kasus Nyata: Siemens dan Risiko Suap
Kasus Siemens menjadi salah satu contoh terkenal mengenai besarnya risiko bribery dalam aktivitas bisnis dan procurement internasional.
Pada 2008, Siemens mencapai penyelesaian dengan otoritas Amerika Serikat dan Jerman terkait praktik pembayaran tidak semestinya yang melibatkan sejumlah operasi bisnisnya. Kasus tersebut kemudian menjadi contoh penting dalam pembahasan compliance, internal controls, third-party risk, dan anti-bribery.
Pelajaran yang dapat diambil organisasi bukan sekadar mengenai hukuman atau nilai penyelesaian kasus, tetapi mengenai pentingnya membangun sistem yang mampu mencegah dan mendeteksi pelanggaran.
Beberapa pelajaran procurement yang relevan antara lain:
- Pengendalian harus berlaku secara global.
- Third-party management sangat penting.
- Dokumentasi transaksi harus memadai.
- Compliance membutuhkan komitmen manajemen.
- Internal control harus diuji secara berkala.
- Budaya organisasi berpengaruh terhadap efektivitas kebijakan.
- Program anti-bribery harus diterapkan dalam praktik, bukan hanya tertulis di dokumen.
Kasus ini menunjukkan bahwa risiko bribery dapat berkembang menjadi risiko finansial, hukum, operasional, dan reputasi yang sangat besar.
Contoh Kasus Ilustratif: Supplier Memberikan Hadiah
Sebuah perusahaan sedang melakukan proses pengadaan perangkat IT.
Salah satu supplier mengundang procurement officer makan malam dan memberikan hadiah setelah mengetahui bahwa proses evaluasi sedang berjalan.
Procurement officer mungkin beranggapan bahwa hadiah tersebut tidak memengaruhi keputusannya.
Namun dari perspektif governance, situasi tersebut tetap perlu dikelola karena dapat menimbulkan persepsi konflik kepentingan.
Langkah yang lebih tepat adalah:
- Menolak atau melaporkan hadiah sesuai kebijakan.
- Mendokumentasikan kejadian.
- Memberitahu atasan/compliance jika diwajibkan.
- Menilai apakah perlu dilakukan mitigasi.
- Melanjutkan proses berdasarkan kriteria objektif.
Kasus sederhana seperti ini penting untuk dibahas dalam training karena peserta sering menghadapi situasi abu-abu di lapangan.
Membangun Procurement Compliance Framework
Organisasi dapat membangun framework yang terdiri dari beberapa lapisan.
| Lapisan | Fokus |
|---|---|
| Policy | Aturan dan prinsip |
| Procedure | Tata cara operasional |
| People | Kompetensi dan etika |
| Technology | Digital control |
| Monitoring | Pengawasan |
| Reporting | Pelaporan |
| Investigation | Penanganan pelanggaran |
| Improvement | Perbaikan berkelanjutan |
Framework tersebut perlu disesuaikan dengan ukuran, sektor, risiko, dan struktur organisasi.
KPI Ethical Procurement dan Compliance
Kinerja compliance perlu diukur.
Beberapa KPI yang dapat digunakan:
- Persentase supplier yang menandatangani Supplier Code of Conduct.
- Persentase procurement staff yang mengikuti ethics training.
- Persentase supplier yang telah menjalani due diligence.
- Jumlah conflict of interest declaration.
- Jumlah compliance exceptions.
- Jumlah temuan audit.
- Waktu penyelesaian corrective action.
- Persentase kontrak dengan klausul anti-bribery.
- Jumlah laporan whistleblowing.
- Persentase penyelesaian investigasi.
Namun KPI tidak boleh hanya berfokus pada jumlah pelanggaran.
Jumlah laporan yang meningkat tidak selalu berarti compliance memburuk. Bisa saja hal tersebut menunjukkan bahwa sistem pelaporan semakin dipercaya.
Strategi Implementasi Ethical Procurement
Implementasi dapat dilakukan secara bertahap.
Tahap Pertama: Risk Assessment
Identifikasi area procurement yang memiliki risiko paling tinggi.
Tahap Kedua: Policy Development
Susun atau perbarui kebijakan ethics, conflict of interest, gifts, hospitality, dan anti-bribery.
Tahap Ketiga: Process Control
Integrasikan control ke procurement process.
Tahap Keempat: Supplier Management
Terapkan due diligence dan Supplier Code of Conduct.
Tahap Kelima: Training
Berikan training kepada procurement, user, management, dan pihak terkait.
Tahap Keenam: Monitoring
Gunakan audit, analytics, dan compliance review.
Tahap Ketujuh: Continuous Improvement
Perbaiki sistem berdasarkan hasil monitoring dan perubahan risiko.
Materi Training Ethical Procurement, Compliance, dan Anti-Bribery
Program pelatihan dapat mencakup materi berikut:
- Konsep Ethical Procurement.
- Prinsip integritas dalam procurement.
- Procurement Compliance.
- Anti-Bribery Principles.
- Anti-Fraud Awareness.
- Conflict of Interest.
- Gratifikasi dan Gift Policy.
- Hospitality and Entertainment.
- Kickback Risk.
- Collusion dan Bid Rigging.
- Manipulasi spesifikasi.
- Procurement Red Flags.
- Supplier Due Diligence.
- Third Party Risk Management.
- Supplier Code of Conduct.
- Segregation of Duties.
- Procurement Internal Control.
- Whistleblowing System.
- Contract Compliance.
- Digital Procurement Governance.
- Procurement Data Analytics.
- Investigation Awareness.
- Ethics Decision Making.
- Compliance Monitoring.
- Studi kasus anti-bribery.
- Penyusunan Procurement Compliance Improvement Plan.
Materi dapat dikembangkan melalui studi kasus, diskusi kelompok, simulasi pengambilan keputusan, role play, dan analisis skenario.
Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ethical Procurement?
Training ini relevan bagi:
- Procurement Manager.
- Procurement Officer.
- Purchasing Manager.
- Purchasing Officer.
- Buyer.
- Strategic Sourcing Specialist.
- Contract Management Officer.
- Vendor Management Officer.
- Supply Chain Manager.
- Finance.
- Legal.
- Compliance.
- Risk Management.
- Internal Audit.
- Project Manager.
- Management.
- Pejabat pengadaan dan personel yang terlibat dalam proses procurement.
Pelatihan juga relevan bagi organisasi yang sedang memperkuat governance, compliance, anti-fraud, atau sistem manajemen anti-penyuapan.
Manfaat Training Ethical Procurement, Compliance, dan Anti-Bribery
Training memberikan manfaat strategis bagi organisasi.
Meningkatkan Kesadaran Risiko
Peserta memahami bagaimana fraud, bribery, conflict of interest, dan pelanggaran etika dapat terjadi.
Memperkuat Pengendalian
Peserta dapat mengenali control point penting dalam procurement cycle.
Meningkatkan Objektivitas
Procurement dapat mengambil keputusan berdasarkan data dan kriteria yang jelas.
Mengurangi Risiko Reputasi
Organisasi dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kasus yang merusak kepercayaan stakeholder.
Meningkatkan Supplier Governance
Supplier tidak hanya dinilai dari harga dan kualitas, tetapi juga integritas dan compliance.
Memperkuat Budaya Integritas
Training membantu membentuk pemahaman bahwa etika bukan sekadar kewajiban administratif.
Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Ethical Procurement
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
- Kebijakan terlalu umum.
- Tidak ada pelatihan.
- Conflict of interest tidak dideklarasikan.
- Supplier due diligence hanya formalitas.
- Gift policy tidak jelas.
- Tidak ada monitoring.
- Tidak ada whistleblowing mechanism.
- Segregation of duties lemah.
- Approval terlalu terpusat.
- Tidak ada analisis data.
- Kontrak tidak memiliki klausul compliance.
- Temuan audit tidak ditindaklanjuti.
Kesalahan terbesar adalah menganggap compliance hanya pekerjaan departemen Legal atau Compliance.
Integritas procurement merupakan tanggung jawab bersama.
Membangun Budaya Procurement yang Berintegritas
Budaya integritas tidak terbentuk hanya melalui slogan.
Organisasi membutuhkan kombinasi:
Leadership + Policy + People + Process + Technology + Monitoring
Manajemen harus memberikan contoh nyata.
Jika organisasi memiliki kebijakan anti-suap tetapi secara informal membiarkan pelanggaran dilakukan oleh pihak yang memiliki posisi penting, maka pesan yang diterima pegawai adalah bahwa aturan dapat dinegosiasikan.
Sebaliknya, jika pimpinan konsisten terhadap prinsip integritas, pegawai akan lebih mudah memahami pentingnya ethical procurement.
Masa Depan Ethical Procurement
Procurement di masa depan akan semakin dipengaruhi oleh digitalisasi, data analytics, ESG, supply chain transparency, dan peningkatan tuntutan governance.
Procurement professional perlu memiliki kemampuan yang lebih luas.
Tidak cukup hanya memahami:
- Negotiation.
- Sourcing.
- Purchasing.
- Supplier management.
Mereka juga perlu memahami:
- Compliance.
- Risk management.
- Anti-bribery.
- Data analytics.
- ESG.
- Cybersecurity.
- Third-party risk.
- Governance.
Dengan demikian, procurement dapat menjadi fungsi strategis yang memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan dan integritas organisasi.
FAQ Training Ethical Procurement, Compliance, dan Anti-Bribery
Apa yang dimaksud dengan Ethical Procurement?
Ethical Procurement adalah pengadaan yang dilakukan secara jujur, transparan, objektif, adil, profesional, dan bebas dari konflik kepentingan serta praktik yang tidak semestinya.
Mengapa anti-bribery penting dalam procurement?
Karena procurement memiliki interaksi intensif dengan supplier dan melibatkan keputusan yang bernilai finansial. Tanpa pengendalian yang memadai, proses tersebut dapat menghadapi risiko suap, kickback, favoritisme, dan konflik kepentingan.
Apakah hadiah dari supplier selalu merupakan suap?
Tidak semua hadiah otomatis merupakan suap. Namun hadiah dapat menimbulkan risiko etika atau konflik kepentingan. Organisasi harus memiliki kebijakan yang menentukan batasan, mekanisme pelaporan, dan kondisi yang diperbolehkan atau dilarang.
Bagaimana cara mencegah conflict of interest dalam procurement?
Organisasi dapat menerapkan conflict of interest declaration, disclosure, recusal mechanism, review oleh atasan, dan dokumentasi yang memadai.
Apa itu supplier due diligence?
Supplier due diligence adalah proses pemeriksaan terhadap pihak ketiga untuk memahami identitas, kepemilikan, reputasi, risiko compliance, dan faktor lain sebelum atau selama hubungan bisnis berlangsung.
Apakah digital procurement dapat menghilangkan risiko fraud?
Tidak sepenuhnya. Digital procurement dapat meningkatkan transparansi, audit trail, workflow, dan monitoring, tetapi tetap membutuhkan kebijakan, pengawasan, kompetensi, dan budaya integritas.
Siapa yang perlu mengikuti Training Ethical Procurement, Compliance, dan Anti-Bribery?
Pelatihan dapat diikuti oleh procurement, purchasing, supply chain, contract management, finance, legal, compliance, risk management, internal audit, project management, manajemen, serta personel lain yang terlibat dalam pengadaan.
Kesimpulan
Training Ethical Procurement, Compliance, dan Anti-Bribery merupakan program penting untuk membangun kompetensi procurement professional dalam menghadapi risiko etika, fraud, konflik kepentingan, suap, gratifikasi, dan pelanggaran compliance.
Procurement yang profesional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memperoleh barang dan jasa dengan harga kompetitif. Procurement juga harus memastikan bahwa seluruh keputusan dibuat secara objektif, transparan, dapat dipertanggungjawabkan, dan sesuai dengan kebijakan serta prinsip integritas.
Ethical Procurement memberikan fondasi perilaku, Procurement Compliance memastikan proses berjalan sesuai aturan, sedangkan Anti-Bribery memperkuat perlindungan organisasi dari praktik suap dan pengaruh yang tidak semestinya.
Implementasinya membutuhkan kombinasi kebijakan, prosedur, segregation of duties, supplier due diligence, conflict of interest management, Supplier Code of Conduct, whistleblowing system, digital procurement, data analytics, audit, dan komitmen manajemen.
Pada akhirnya, procurement yang berintegritas bukan hanya membantu organisasi menghindari pelanggaran. Sistem tersebut juga meningkatkan kepercayaan stakeholder, memperkuat supplier governance, mengurangi risiko finansial dan reputasi, serta menciptakan proses pengadaan yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Bangun Procurement Berintegritas, Transparan, dan Bebas Suap Sekarang
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

