Training Inventory Control dan Material Procurement Management: Strategi Optimalisasi Persediaan dan Pengadaan Material 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleMengapa Inventory Control dan Material Procurement Management Semakin Penting?
Persediaan material merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan. Material yang terlalu sedikit dapat menyebabkan kegiatan produksi, proyek, distribusi, maupun pelayanan terganggu. Sebaliknya, persediaan yang terlalu banyak dapat meningkatkan biaya penyimpanan, risiko kerusakan, risiko kedaluwarsa, serta mengikat modal kerja.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan persediaan tidak dapat dipisahkan dari aktivitas pengadaan. Inventory Control menentukan berapa banyak material yang dibutuhkan, kapan harus tersedia, dan berapa tingkat persediaan yang ideal, sedangkan Material Procurement Management memastikan kebutuhan tersebut dipenuhi melalui proses pengadaan yang efektif, tepat waktu, berkualitas, dan ekonomis.
Karena itu, perusahaan membutuhkan pendekatan terpadu antara inventory planning, purchasing, supplier management, warehouse management, material requirement planning, hingga monitoring kinerja pemasok.
Training Inventory Control dan Material Procurement Management dirancang untuk membantu profesional memahami hubungan tersebut secara menyeluruh. Peserta tidak hanya mempelajari teknik pengendalian stok, tetapi juga bagaimana menghubungkan data kebutuhan material dengan strategi pengadaan.
Pendekatan ini sangat relevan bagi perusahaan manufaktur, konstruksi, EPC, pertambangan, energi, rumah sakit, distribusi, retail, pergudangan, maupun organisasi yang memiliki kebutuhan material dalam jumlah besar dan kompleks.
Pengertian Inventory Control dan Material Procurement Management
Apa Itu Inventory Control?
Inventory Control adalah proses sistematis untuk mengendalikan jumlah, lokasi, kondisi, pergerakan, dan ketersediaan persediaan agar sesuai dengan kebutuhan operasional.
Tujuan utamanya bukan sekadar menjaga stok tetap tersedia. Inventory Control harus menemukan keseimbangan antara:
- Ketersediaan material.
- Biaya penyimpanan.
- Risiko kekurangan stok.
- Risiko kelebihan stok.
- Lead time pemasok.
- Fluktuasi permintaan.
- Kebutuhan produksi atau proyek.
- Tingkat pelayanan kepada pelanggan.
Inventory Control yang baik memungkinkan perusahaan mengetahui material apa yang tersedia, berapa jumlahnya, di mana lokasinya, berapa banyak yang sedang dipesan, dan kapan material berikutnya harus datang.
Apa Itu Material Procurement Management?
Material Procurement Management adalah proses mengelola seluruh aktivitas pengadaan material mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan pembelian, pencarian pemasok, evaluasi penawaran, negosiasi, penerbitan purchase order, pengawasan pengiriman, penerimaan material, hingga evaluasi supplier.
Dengan demikian, procurement tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membeli barang.
Procurement harus memastikan bahwa material:
- Sesuai spesifikasi.
- Memiliki kualitas yang dipersyaratkan.
- Tersedia sesuai jadwal.
- Diperoleh dengan biaya yang kompetitif.
- Dibeli dari pemasok yang kredibel.
- Memiliki dokumen yang lengkap.
- Mendukung kebutuhan operasional perusahaan.
Hubungan Inventory Control dengan Procurement
Inventory dan procurement sering kali dikelola sebagai fungsi yang berbeda. Namun, keduanya sebenarnya memiliki hubungan yang sangat erat.
Contohnya, inventory control menemukan bahwa stok bearing kritis hanya tersisa 20 unit, sementara rata-rata konsumsi mencapai 10 unit per minggu dan lead time supplier adalah empat minggu.
Informasi tersebut seharusnya menjadi dasar procurement untuk segera melakukan pembelian.
Jika procurement tidak memperoleh informasi inventory secara akurat, pembelian dapat terlambat.
Sebaliknya, apabila procurement membeli tanpa mempertimbangkan kondisi inventory, perusahaan dapat mengalami overstock.
| Inventory Control | Material Procurement |
|---|---|
| Menentukan kebutuhan stok | Memenuhi kebutuhan melalui supplier |
| Memantau level persediaan | Melakukan sourcing |
| Menghitung reorder point | Memilih supplier |
| Mengendalikan overstock | Negosiasi harga dan syarat |
| Memantau material movement | Mengelola purchase order |
| Menentukan safety stock | Memantau delivery |
| Menyediakan data kebutuhan | Mengevaluasi supplier |
Integrasi kedua fungsi tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam Training Inventory Control dan Material Procurement Management.
Tujuan Utama Inventory Control
Inventory Control memiliki beberapa tujuan strategis yang harus dipahami oleh organisasi.
Menjaga Ketersediaan Material
Tujuan pertama adalah memastikan material tersedia ketika dibutuhkan.
Kekurangan material dapat menyebabkan:
- Produksi berhenti.
- Pekerjaan proyek tertunda.
- Downtime meningkat.
- Delivery kepada pelanggan terganggu.
- Biaya ekspediting meningkat.
- Reputasi perusahaan menurun.
Mengurangi Overstock
Persediaan berlebihan juga menimbulkan masalah.
Semakin besar persediaan, semakin besar pula kebutuhan:
- Gudang.
- Tenaga kerja.
- Sistem pengelolaan.
- Pengamanan.
- Asuransi.
- Pemeliharaan.
- Modal kerja.
Oleh karena itu, perusahaan perlu menentukan tingkat persediaan yang optimal.
Mengurangi Inventory Carrying Cost
Inventory carrying cost merupakan biaya yang muncul karena perusahaan menyimpan persediaan.
Komponennya dapat mencakup:
- Biaya gudang.
- Biaya tenaga kerja.
- Biaya asuransi.
- Biaya handling.
- Risiko kerusakan.
- Risiko kehilangan.
- Risiko obsolete.
- Opportunity cost dari modal yang tertanam.
Meningkatkan Akurasi Inventory
Data inventory harus menggambarkan kondisi fisik secara akurat.
Apabila sistem mencatat 100 unit tetapi fisiknya hanya 70 unit, maka perencanaan pengadaan dapat mengalami kesalahan serius.
Karena itu, inventory accuracy menjadi salah satu indikator penting dalam pengelolaan material.
Prinsip Dasar Material Procurement Management
Procurement yang efektif harus didasarkan pada prinsip yang jelas.
Right Quality
Material harus memenuhi spesifikasi teknis dan kualitas yang dipersyaratkan.
Right Quantity
Jumlah pembelian harus sesuai kebutuhan.
Right Time
Material harus tersedia pada waktu yang tepat.
Right Price
Harga harus kompetitif dengan mempertimbangkan total cost, bukan hanya harga pembelian.
Right Source
Supplier harus mampu memenuhi kebutuhan perusahaan dari sisi kualitas, kapasitas, reliability, dan kepatuhan.
Konsep tersebut sering diringkas sebagai 5 Rights of Procurement.
Dalam praktik modern, pendekatan tersebut dapat diperluas dengan mempertimbangkan:
- Total Cost of Ownership.
- Supplier risk.
- Sustainability.
- Compliance.
- Delivery reliability.
- Digital procurement.
- Data quality.
Siklus Inventory Control dan Procurement
Pengelolaan material sebaiknya dilihat sebagai satu siklus yang terintegrasi.
Identifikasi Kebutuhan
Proses dimulai dengan mengetahui kebutuhan aktual.
Sumber informasi dapat berasal dari:
- Production plan.
- Project schedule.
- Sales forecast.
- Maintenance plan.
- Bill of Materials.
- Material requisition.
- Historical consumption.
- Minimum stock.
- Safety stock.
Material Planning
Setelah kebutuhan diketahui, perusahaan menentukan jumlah dan waktu kebutuhan material.
Pada tahap ini dapat digunakan:
- Material Requirement Planning.
- Demand forecasting.
- Reorder point.
- Safety stock.
- Economic Order Quantity.
- Min-max inventory.
- ABC analysis.
Sourcing
Procurement kemudian mencari sumber pemasok yang sesuai.
Aktivitas dapat mencakup:
- Market analysis.
- Supplier identification.
- Request for Information.
- Request for Quotation.
- Request for Proposal.
- Tender.
- Supplier qualification.
Evaluasi Supplier
Supplier tidak boleh dinilai hanya berdasarkan harga.
Beberapa aspek evaluasi antara lain:
| Kriteria | Contoh Indikator |
|---|---|
| Harga | Unit price, total landed cost |
| Kualitas | Defect rate |
| Delivery | On-time delivery |
| Kapasitas | Production capacity |
| Finansial | Financial stability |
| Respons | Response time |
| Compliance | Kepatuhan dokumen |
| Risiko | Business continuity |
| Layanan | After-sales support |
Purchase Order
Setelah supplier dipilih, procurement menerbitkan purchase order sesuai prosedur perusahaan.
PO sebaiknya mencantumkan:
- Spesifikasi.
- Quantity.
- Harga.
- Jadwal pengiriman.
- Lokasi pengiriman.
- Persyaratan kualitas.
- Terms of payment.
- Warranty.
- Dokumen pendukung.
- Ketentuan inspeksi.
- Ketentuan penerimaan.
Delivery dan Receiving
Supplier kemudian mengirimkan material.
Warehouse atau receiving team melakukan pemeriksaan:
- Quantity.
- Condition.
- Specification.
- Packaging.
- Certificate.
- Delivery documentation.
Material yang tidak memenuhi persyaratan harus diproses sesuai prosedur perusahaan.
Inventory Monitoring
Setelah material diterima, inventory diperbarui.
Data tersebut kemudian digunakan untuk menentukan kebutuhan pengadaan berikutnya.
Dengan demikian, siklus kembali ke tahap perencanaan kebutuhan.
Teknik Pengendalian Persediaan yang Perlu Dikuasai
ABC Analysis
ABC Analysis mengelompokkan material berdasarkan nilai atau tingkat kepentingannya.
Contoh sederhana:
| Kategori | Karakteristik | Pengendalian |
|---|---|---|
| A | Nilai tinggi | Sangat ketat |
| B | Nilai menengah | Moderat |
| C | Nilai rendah | Sederhana |
Material kategori A biasanya membutuhkan monitoring lebih intensif karena dampak finansialnya besar.
Namun, klasifikasi dapat dikombinasikan dengan tingkat kritikalitas. Material bernilai rendah tetapi sangat kritis bagi operasi tetap perlu mendapatkan perhatian khusus.
Economic Order Quantity
Economic Order Quantity atau EOQ digunakan untuk membantu menentukan jumlah pembelian yang ekonomis.
Secara sederhana:
EOQ = √(2DS/H)
Keterangan:
- D = annual demand.
- S = ordering cost per order.
- H = holding cost per unit per tahun.
EOQ membantu mencari keseimbangan antara biaya pemesanan dan biaya penyimpanan.
Namun, EOQ bukan angka yang harus diterapkan secara mekanis. Kondisi supplier, minimum order quantity, diskon volume, kapasitas gudang, dan karakteristik material tetap perlu dipertimbangkan.
Reorder Point
Reorder Point atau ROP menunjukkan kapan perusahaan perlu melakukan pemesanan kembali.
Formula dasar:
ROP = Average Daily Demand × Lead Time + Safety Stock
Contohnya, kebutuhan rata-rata adalah 20 unit per hari, lead time lima hari, dan safety stock 30 unit.
Maka:
ROP = 20 × 5 + 30
ROP = 130 unit.
Artinya, ketika persediaan mencapai sekitar 130 unit, perusahaan perlu mempertimbangkan pemesanan kembali berdasarkan kebijakan yang berlaku.
Safety Stock
Safety stock digunakan sebagai buffer untuk menghadapi ketidakpastian.
Ketidakpastian dapat berasal dari:
- Permintaan meningkat.
- Supplier terlambat.
- Gangguan transportasi.
- Kualitas material tidak sesuai.
- Perubahan jadwal produksi.
- Kondisi pasar.
Safety stock yang terlalu rendah meningkatkan risiko stockout, sedangkan safety stock yang terlalu tinggi meningkatkan holding cost.
Karena itu, safety stock harus ditentukan berdasarkan data dan tingkat risiko.
Min-Max Inventory
Sistem min-max menentukan batas minimum dan maksimum persediaan.
Ketika stok mendekati atau mencapai minimum, sistem memicu kebutuhan replenishment.
Pendekatan ini relatif sederhana dan dapat digunakan untuk material dengan pola konsumsi yang cukup stabil.
Demand Forecasting dalam Inventory Management
Perencanaan inventory yang baik membutuhkan estimasi permintaan.
Forecast dapat menggunakan:
- Historical demand.
- Moving average.
- Weighted moving average.
- Exponential smoothing.
- Seasonal analysis.
- Trend analysis.
- Forecast dari production planning.
Namun, forecast tidak selalu akurat.
Karena itu, organisasi perlu mengukur forecast accuracy dan melakukan adjustment secara berkala.
Contoh indikator yang dapat digunakan adalah:
Forecast Accuracy = 1 − |Actual − Forecast| / Actual
Semakin dekat hasilnya dengan 100%, semakin baik akurasi forecast.
Material Requirement Planning
Material Requirement Planning atau MRP membantu menentukan kebutuhan material berdasarkan rencana produksi atau kebutuhan operasional.
MRP biasanya mempertimbangkan:
- Master production schedule.
- Bill of materials.
- Inventory on hand.
- Open purchase orders.
- Lead time.
- Planned receipts.
- Material demand.
Tujuannya adalah memastikan material tersedia sesuai kebutuhan tanpa menghasilkan inventory berlebihan.
MRP menjadi semakin efektif apabila master data material, BOM, lead time, dan inventory record akurat.
Inventory Accuracy dan Stock Opname
Salah satu tantangan terbesar inventory management adalah perbedaan antara data sistem dan kondisi fisik.
Beberapa penyebabnya antara lain:
- Kesalahan input.
- Material salah lokasi.
- Barang keluar tanpa transaksi.
- Barang masuk belum dicatat.
- Salah satuan.
- Material rusak belum di-update.
- Kesalahan counting.
Untuk mengatasinya, perusahaan dapat menerapkan:
- Cycle counting.
- Stock opname berkala.
- Barcode.
- QR code.
- RFID.
- Warehouse Management System.
- Segregation of duties.
- Standard operating procedure.
Cycle Counting
Cycle counting memungkinkan perusahaan menghitung sebagian inventory secara berkala tanpa menunggu stock opname tahunan.
Contohnya:
- Material A dihitung setiap minggu.
- Material B setiap bulan.
- Material C setiap kuartal.
Frekuensi dapat disesuaikan dengan nilai dan kritikalitas material.
Integrasi Procurement dengan Warehouse
Procurement tidak boleh berjalan sendiri.
Data warehouse sangat penting bagi procurement karena memberikan informasi mengenai:
- Stock on hand.
- Stock reserved.
- Stock in transit.
- Stock damaged.
- Slow moving.
- Non-moving.
- Consumption history.
Tanpa integrasi tersebut, procurement berisiko melakukan pembelian yang tidak diperlukan.
Sebaliknya, warehouse membutuhkan procurement untuk memastikan material yang dibutuhkan dapat tersedia sesuai jadwal.
Supplier Management dalam Pengadaan Material
Supplier merupakan bagian penting dari keberhasilan material procurement.
Supplier Qualification
Sebelum supplier digunakan, perusahaan dapat melakukan evaluasi terhadap:
- Legalitas.
- Kapasitas produksi.
- Kualitas.
- Pengalaman.
- Infrastruktur.
- Financial capability.
- Delivery performance.
- Sistem manajemen.
- Risiko supply chain.
Supplier Performance Evaluation
Supplier perlu dievaluasi secara berkala.
KPI yang dapat digunakan antara lain:
| KPI | Tujuan |
|---|---|
| On-Time Delivery | Mengukur ketepatan waktu |
| Defect Rate | Mengukur kualitas |
| Lead Time | Mengukur kecepatan pemenuhan |
| Price Variance | Mengukur perubahan harga |
| Fill Rate | Mengukur pemenuhan quantity |
| Response Time | Mengukur respons supplier |
| Claim Rate | Mengukur masalah kualitas/layanan |
Supplier yang memiliki kinerja rendah perlu diberikan corrective action atau dievaluasi kembali statusnya.
Total Cost of Ownership dalam Procurement
Kesalahan umum procurement adalah memilih supplier dengan harga termurah.
Padahal, harga pembelian hanya salah satu komponen biaya.
Total Cost of Ownership dapat mencakup:
- Purchase price.
- Transportation.
- Import cost.
- Inspection.
- Handling.
- Storage.
- Maintenance.
- Energy consumption.
- Repair.
- Disposal.
Contohnya, Supplier A menawarkan harga Rp100 juta, sedangkan Supplier B Rp105 juta.
Jika Supplier A memiliki tingkat defect tinggi dan membutuhkan biaya inspeksi serta penggantian lebih besar, Supplier B dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis secara keseluruhan.
Karena itu, procurement modern harus melihat value, bukan sekadar harga.
Digitalisasi Inventory Control dan Procurement
Teknologi semakin penting dalam pengelolaan inventory dan procurement.
Perusahaan dapat mengintegrasikan:
- ERP.
- Warehouse Management System.
- Procurement platform.
- Inventory dashboard.
- Barcode.
- RFID.
- E-procurement.
- Supplier portal.
- Business intelligence.
- Data analytics.
Dashboard Inventory
Dashboard dapat menampilkan:
- Current inventory.
- Stock value.
- Days of inventory.
- Stockout.
- Overstock.
- Slow moving.
- Non-moving.
- Open PO.
- Supplier delivery.
- Critical materials.
Dengan dashboard tersebut, manajemen dapat mengambil keputusan berdasarkan data.
Key Performance Indicator Inventory Control
Kinerja inventory harus diukur secara berkala.
Beberapa KPI penting:
Inventory Turnover
Inventory turnover menunjukkan seberapa sering inventory berputar dalam periode tertentu.
Rasio yang terlalu rendah dapat menjadi indikasi inventory berlebih atau slow moving.
Days Inventory Outstanding
DIO menunjukkan berapa lama rata-rata inventory berada dalam sistem sebelum digunakan atau terjual.
Stockout Rate
Mengukur frekuensi atau persentase kejadian kekurangan material.
Inventory Accuracy
Mengukur tingkat kesesuaian antara data sistem dengan kondisi fisik.
Carrying Cost
Mengukur biaya yang timbul akibat menyimpan inventory.
Obsolete Inventory
Mengukur nilai material yang tidak lagi memiliki kebutuhan atau penggunaan yang jelas.
KPI Material Procurement
Procurement juga harus memiliki indikator kinerja.
Contohnya:
- Procurement cycle time.
- Purchase price variance.
- Cost saving.
- Cost avoidance.
- Supplier on-time delivery.
- Supplier defect rate.
- PO accuracy.
- Contract compliance.
- Emergency purchase rate.
- Supplier concentration risk.
KPI tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi apakah fungsi procurement benar-benar memberikan nilai bagi perusahaan.
Contoh Kasus Nyata: Toyota dan Konsep Just-in-Time
Salah satu contoh yang sering menjadi referensi dalam manajemen persediaan adalah Toyota Production System.
Konsep Just-in-Time berkembang sebagai pendekatan untuk menyediakan material sesuai kebutuhan proses, dengan tujuan mengurangi pemborosan dan inventory yang tidak perlu.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa inventory bukan sekadar aset yang harus diperbesar. Inventory juga memiliki biaya dan risiko.
Namun, implementasi JIT membutuhkan kondisi yang mendukung, seperti:
- Supplier yang andal.
- Kualitas konsisten.
- Delivery yang tepat waktu.
- Informasi yang akurat.
- Proses produksi stabil.
- Koordinasi supply chain yang kuat.
Pelajaran pentingnya adalah perusahaan tidak cukup hanya menetapkan target inventory rendah. Pengurangan inventory harus diikuti dengan peningkatan reliability supply chain.
Contoh Kasus Ilustratif: Stockout Material Kritis
Sebuah perusahaan manufaktur memiliki kebutuhan bearing rata-rata 500 unit per bulan.
Lead time supplier adalah 30 hari.
Selama beberapa bulan terakhir, perusahaan mengalami stockout karena procurement baru melakukan pembelian ketika inventory hampir habis.
Setelah dilakukan analisis, perusahaan menerapkan:
- ABC analysis.
- Criticality classification.
- Reorder point.
- Safety stock.
- Supplier performance monitoring.
- Dashboard inventory.
Hasil yang diharapkan dari pendekatan tersebut adalah procurement dapat menerima sinyal lebih awal sebelum stok mencapai kondisi kritis.
Kasus ini menunjukkan bahwa inventory control bukan hanya aktivitas warehouse, tetapi harus menjadi bagian dari sistem perencanaan procurement.
Strategi Mengurangi Overstock
Overstock dapat ditangani dengan pendekatan sistematis.
Analisis Slow Moving
Identifikasi material yang bergerak lambat.
Analisis Non-Moving
Identifikasi material yang tidak memiliki transaksi penggunaan dalam periode tertentu.
Review Forecast
Bandingkan forecast dengan actual consumption.
Review Minimum Order Quantity
MOQ supplier yang terlalu besar dapat menjadi penyebab overstock.
Konsolidasi Procurement
Kebutuhan beberapa unit bisnis dapat dikonsolidasikan apabila sesuai.
Supplier Negotiation
Perusahaan dapat melakukan negosiasi mengenai:
- MOQ.
- Delivery schedule.
- Partial delivery.
- Consignment stock.
- Vendor managed inventory.
Strategi Mengurangi Stockout
Stockout dapat dikurangi melalui:
- Safety stock yang tepat.
- Supplier alternatif.
- Supplier performance monitoring.
- Early warning system.
- Accurate demand forecast.
- Reorder point.
- Critical material list.
- Emergency procurement procedure.
- Better lead-time management.
Material kritis sebaiknya memiliki strategi pengadaan khusus.
Risk Management dalam Material Procurement
Pengadaan material memiliki berbagai risiko.
| Risiko | Dampak | Mitigasi |
|---|---|---|
| Supplier gagal memenuhi pesanan | Operasional terganggu | Dual sourcing |
| Harga meningkat | Cost overrun | Contract strategy |
| Material cacat | Produksi terganggu | Quality inspection |
| Delivery terlambat | Schedule delay | Monitoring ETA |
| Supplier bangkrut | Supply disruption | Financial assessment |
| Single source | Ketergantungan | Alternative supplier |
| Data inventory tidak akurat | Salah pembelian | Cycle counting |
| Forecast salah | Overstock/stockout | Forecast review |
Pendekatan risk-based procurement membantu perusahaan menentukan prioritas pengendalian.
Implementasi Training Inventory Control dan Material Procurement Management
Pelatihan sebaiknya tidak hanya berisi teori, tetapi juga latihan menggunakan data dan studi kasus.
Materi dapat mencakup:
- Konsep Inventory Management.
- Inventory Control.
- Material Planning.
- Demand Forecasting.
- ABC Analysis.
- EOQ.
- Reorder Point.
- Safety Stock.
- Min-Max Inventory.
- Material Requirement Planning.
- Procurement Planning.
- Supplier Selection.
- Supplier Evaluation.
- RFQ dan proses sourcing.
- Purchase Order Management.
- Delivery Monitoring.
- Warehouse Coordination.
- Inventory Accuracy.
- Stock Opname dan Cycle Counting.
- Slow Moving dan Non-Moving Inventory.
- Total Cost of Ownership.
- Procurement Cost Management.
- Supplier Risk Management.
- Digital Procurement.
- KPI Inventory.
- KPI Procurement.
- Inventory Dashboard.
- Case Study dan Simulation.
Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ini?
Training Inventory Control dan Material Procurement Management dapat ditujukan kepada:
- Procurement Manager.
- Procurement Officer.
- Purchasing Staff.
- Inventory Controller.
- Warehouse Manager.
- Warehouse Supervisor.
- Material Planner.
- Supply Chain Manager.
- Supply Chain Planner.
- Logistics Manager.
- Project Procurement.
- Project Control.
- Production Planner.
- Maintenance Planner.
- Asset Management.
- Storekeeper.
- Cost Control.
- Operations Manager.
Pelatihan juga relevan bagi supervisor dan manajer yang bertanggung jawab terhadap biaya material dan kesinambungan operasional.
Manfaat Mengikuti Training
Peserta diharapkan mampu:
- Memahami prinsip inventory control.
- Menghubungkan inventory dengan procurement.
- Mengidentifikasi penyebab stockout.
- Mengidentifikasi penyebab overstock.
- Menghitung kebutuhan material.
- Menggunakan konsep safety stock.
- Menentukan reorder point.
- Memahami EOQ.
- Melakukan ABC analysis.
- Mengevaluasi supplier.
- Menganalisis total cost.
- Mengelola risiko pengadaan.
- Menentukan KPI inventory.
- Menentukan KPI procurement.
- Menggunakan data untuk pengambilan keputusan.
Bagi organisasi, manfaatnya dapat berupa peningkatan visibility inventory, pengurangan pembelian darurat, peningkatan supplier performance, serta pengendalian modal kerja.
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Inventory dan Procurement
Beberapa kesalahan yang perlu dihindari antara lain:
Membeli Berdasarkan Perkiraan Semata
Keputusan pembelian tanpa data consumption dapat menghasilkan overstock.
Fokus pada Harga Termurah
Harga murah tidak selalu menghasilkan total cost terendah.
Tidak Memperhitungkan Lead Time
Lead time yang panjang membutuhkan perencanaan lebih awal.
Tidak Memiliki Safety Stock untuk Material Kritis
Material kritis membutuhkan perlindungan terhadap ketidakpastian supply.
Data Inventory Tidak Akurat
Data yang salah menghasilkan keputusan pengadaan yang salah.
Tidak Mengevaluasi Supplier
Supplier yang tidak berkinerja baik dapat terus digunakan tanpa corrective action.
Terlalu Banyak Emergency Purchase
Emergency purchase yang tinggi dapat menunjukkan kelemahan planning.
Roadmap Membangun Inventory dan Procurement yang Terintegrasi
Perusahaan dapat menggunakan roadmap berikut.
| Tahap | Fokus | Output |
|---|---|---|
| 1 | Assessment | Baseline inventory |
| 2 | Data cleansing | Master data akurat |
| 3 | Classification | ABC dan criticality |
| 4 | Planning | ROP, safety stock, forecast |
| 5 | Procurement integration | Replenishment process |
| 6 | Supplier management | Supplier KPI |
| 7 | Digitalization | Dashboard |
| 8 | Optimization | Continuous improvement |
Pendekatan bertahap memungkinkan organisasi melakukan perubahan secara realistis.
Membangun Budaya Data-Driven Inventory Management
Salah satu perubahan penting adalah mengubah cara pengambilan keputusan.
Keputusan inventory sebaiknya tidak hanya berdasarkan:
“Biasanya kita membeli sebanyak itu.”
Tetapi berdasarkan:
- Data historis.
- Forecast.
- Consumption.
- Lead time.
- Supplier reliability.
- Criticality.
- Cost.
- Risiko.
Dengan demikian, inventory control berubah dari aktivitas administratif menjadi fungsi strategis.
Masa Depan Inventory Control dan Material Procurement
Perkembangan teknologi akan membuat inventory dan procurement semakin terintegrasi.
Beberapa tren yang perlu diperhatikan:
Artificial Intelligence
AI dapat digunakan untuk membantu:
- Demand forecasting.
- Anomaly detection.
- Supplier risk analysis.
- Inventory optimization.
- Procurement analytics.
Predictive Analytics
Perusahaan dapat memprediksi kemungkinan stockout sebelum benar-benar terjadi.
IoT dan Smart Warehouse
Sensor dapat memberikan informasi mengenai:
- Lokasi material.
- Kondisi material.
- Pergerakan inventory.
- Temperatur.
- Utilisasi ruang.
Automated Procurement
Sistem dapat menghasilkan rekomendasi replenishment berdasarkan parameter inventory.
Supplier Collaboration
Supplier dapat memperoleh visibility terhadap forecast dan kebutuhan perusahaan sehingga mampu menyiapkan kapasitas lebih baik.
Mengapa Training Inventory Control dan Material Procurement Management Penting?
Pengelolaan inventory dan procurement membutuhkan kompetensi lintas fungsi.
Seorang procurement professional perlu memahami inventory.
Seorang inventory controller perlu memahami procurement.
Warehouse perlu memahami material planning.
Planner perlu memahami supplier lead time.
Manajemen perlu memahami hubungan inventory dengan cash flow.
Karena itu, Training Inventory Control dan Material Procurement Management dapat menjadi sarana untuk membangun pemahaman yang sama di antara berbagai fungsi.
Pelatihan yang efektif sebaiknya menggunakan pendekatan:
- Konsep.
- Studi kasus.
- Simulasi.
- Perhitungan.
- Analisis data.
- Diskusi kelompok.
- Problem solving.
- Penyusunan action plan.
Dengan pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam aktivitas kerja.
FAQ Training Inventory Control dan Material Procurement Management
Apa yang dimaksud dengan Inventory Control?
Inventory Control adalah proses mengendalikan jumlah, lokasi, pergerakan, dan ketersediaan persediaan agar sesuai dengan kebutuhan operasional serta tetap efisien dari sisi biaya.
Mengapa Inventory Control harus terintegrasi dengan Procurement?
Karena kebutuhan pembelian berasal dari kondisi inventory dan kebutuhan operasional. Integrasi membantu mengurangi risiko stockout maupun overstock.
Apa saja teknik yang dipelajari dalam Inventory Control?
Teknik yang umum digunakan antara lain ABC Analysis, EOQ, Reorder Point, Safety Stock, Min-Max Inventory, Cycle Counting, dan Material Requirement Planning.
Apakah procurement hanya bertanggung jawab mendapatkan harga murah?
Tidak. Procurement modern bertanggung jawab menghasilkan value secara keseluruhan, termasuk kualitas, delivery, risiko supplier, total cost, dan keberlanjutan supply.
Apa hubungan Safety Stock dengan Procurement?
Safety stock menjadi buffer terhadap ketidakpastian permintaan maupun supply. Penentuan safety stock dapat memengaruhi kapan dan berapa banyak material harus dipesan.
Siapa yang cocok mengikuti training ini?
Training ini cocok untuk profesional procurement, purchasing, inventory, warehouse, material planning, supply chain, logistics, production planning, project procurement, serta manajemen operasional.
Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti training?
Peserta diharapkan mampu memahami hubungan inventory dan procurement, melakukan analisis kebutuhan material, mengendalikan persediaan, mengevaluasi supplier, serta menggunakan KPI untuk meningkatkan kinerja.
Kesimpulan
Inventory Control dan Material Procurement Management merupakan dua fungsi yang tidak dapat dipisahkan dalam pengelolaan supply chain modern. Inventory yang terlalu tinggi dapat mengikat modal dan meningkatkan biaya, sedangkan inventory yang terlalu rendah dapat menyebabkan stockout dan mengganggu operasional.
Solusinya adalah membangun sistem yang mengintegrasikan demand planning, inventory control, material requirement planning, procurement, supplier management, warehouse, dan monitoring kinerja.
Teknik seperti ABC Analysis, EOQ, Reorder Point, Safety Stock, Min-Max Inventory, MRP, Supplier Performance Management, dan Total Cost of Ownership dapat membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih terukur.
Pada akhirnya, tujuan utama bukan sekadar mengurangi jumlah persediaan atau mendapatkan harga pembelian paling rendah. Tujuan yang lebih penting adalah memastikan material tersedia pada saat dibutuhkan, dengan kualitas yang tepat, biaya yang optimal, dan risiko supply chain yang terkendali.
Melalui Training Inventory Control dan Material Procurement Management, organisasi dapat meningkatkan kompetensi personel sekaligus membangun pola kerja yang lebih terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada efisiensi.
Optimalkan Persediaan, Efisienkan Pengadaan, Tingkatkan Kinerja Supply Chain
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

