Menampilkan semua 3 hasilDiurutkan menurut yang terbaru
RPJMD
Bimtek Penguatan Peran Bappeda/Bappelitbangda dalam Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran @bimtekedukasi
Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000Penguatan peran Bappeda/Bappelitbangda sangat penting dalam menjamin sinkronisasi antara perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Sebagai institusi perencana, Bappeda berperan dalam merumuskan arah kebijakan, mengkoordinasikan perangkat daerah, serta memastikan keselarasan antara dokumen perencanaan seperti RPJMD, Renstra, dan RKPD dengan dokumen penganggaran seperti KUA-PPAS dan APBD. Melalui penguatan kapasitas ini, Bappeda dapat menjalankan fungsi kontrol, monitoring, serta evaluasi pembangunan secara lebih efektif dan akuntabel. Peran strategis ini mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah yang tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan.
Bimtek Penyusunan Program Prioritas Pembangunan Daerah dan Nasional @bimtekedukasi
Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000Program Prioritas Pembangunan adalah serangkaian program atau kegiatan utama yang dirancang untuk menjawab isu-isu strategis dan kebutuhan mendesak masyarakat, baik di tingkat daerah maupun nasional. Penyusunan program ini dilakukan dengan mempertimbangkan visi-misi pembangunan, arah kebijakan pemerintah, serta ketersediaan sumber daya yang ada. Tujuannya adalah untuk memastikan pembangunan berjalan secara fokus, efisien, dan berdampak nyata. Program prioritas juga menjadi acuan dalam penyusunan anggaran dan evaluasi kinerja pembangunan. Dengan program prioritas yang tepat, pemerintah dapat mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bimtek Tata Cara Penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Daerah @bimtekedukasi 2025 – 2026
Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000Penanaman modal adalah kegiatan menanamkan dana atau aset oleh investor, baik dalam negeri maupun luar negeri, ke dalam suatu usaha atau proyek dengan tujuan memperoleh keuntungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Di tingkat daerah, penanaman modal memainkan peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan asli daerah, serta memperkuat sektor-sektor produktif. Pemerintah, melalui kebijakan dan sistem pelayanan seperti OSS-RBA dan DPMPTSP, berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan efisien. Penanaman modal yang terencana dan tepat sasaran juga dapat mendukung pembangunan berkelanjutan, pengentasan kemiskinan, dan pemerataan ekonomi di berbagai wilayah.
