PROGRAM PELATIHAN
- Bimtek Aset & BMD Terbaru
- Bimtek BLU / BLUD Terbaru
- Bimtek BUMD / BUMDes Terbaru
- Bimtek Desa / Distrik Terbaru
- Bimtek Dinas PU & Tata Ruang Terbaru
- Bimtek DPRD Dan Sekretariat DPRD Terbaru
- Bimtek DPRD Terbaru
- Bimtek GIS Terbaru
- Bimtek Hukum Terbaru
- Bimtek Humas & Protokol Terbaru
- Bimtek Kearsipan Terbaru
- Bimtek Kepegawaian Terbaru
- Bimtek Kependudukan & Catatan Sipil Terbaru
- Bimtek Kesehatan Terbaru
- Bimtek Keuangan Terbaru
- Bimtek Lingkungan Hidup Terbaru
- Bimtek MC & Protokoler Terbaru
- Bimtek Pemadam Kebakaran (Damkar) Terbaru
- Bimtek Pemerintah Daerah Terbaru
- Bimtek Penanaman Modal Terbaru
- Bimtek Pengadaan Barang & Jasa Terbaru
- Bimtek Perguruan Tinggi Terbaru
- Bimtek Perpajakan Terbaru
- Bimtek Pertanahan Terbaru
- Bimtek Rumah Sakit & Puskesmas Terbaru
- Bimtek Satpol PP Terbaru
- Pelatihan Rumah Sakit Terbaru
- Pelatihan Umum Terbaru
- Sertifikasi Barang & Jasa
- Training Swasta
- Training ISO
- Training Procurement
- Training SDM dan HRD
- Training Swasta
- Training Tax
- Bimtek Pelatihan Terbaru
Bimtek GIS untuk Analisis Dampak Sosial Ekonomi Kegiatan Tambang @bimtekedukasi 2025 – 2026
Rp4.000.000 – Rp5.500.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000ChatGPT bilang:
ChatGPT bilang:
ChatGPT bilang:
Kegiatan Tambang merupakan seluruh aktivitas yang dilakukan dalam rangka eksplorasi, eksploitasi, pengolahan, pemurnian, pengangkutan, dan penjualan hasil tambang. Proses ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari pencarian sumber daya mineral (eksplorasi), pembangunan infrastruktur, kegiatan penambangan (pembongkaran, pemuatan, pengangkutan), hingga reklamasi dan pascatambang. Kegiatan tambang sangat kompleks dan memerlukan pengelolaan yang tepat agar dapat meminimalkan dampak lingkungan dan sosial, serta memastikan keberlanjutan sumber daya alam. Oleh karena itu, pendekatan teknologi, perizinan yang ketat, dan prinsip good mining practice sangat penting diterapkan.
Bimtek Sistem Informasi Geospasial untuk Perizinan dan Administrasi Pertambangan @bimtekedukasi 2025 – 2026
Rp4.000.000 – Rp5.500.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000ChatGPT bilang:
ChatGPT bilang:
ChatGPT bilang:
Administrasi Pertambangan adalah rangkaian kegiatan yang mencakup pengelolaan dokumen, izin, perencanaan, pengawasan, serta pelaporan dalam penyelenggaraan usaha pertambangan. Administrasi ini sangat penting untuk menjamin kepatuhan terhadap regulasi, kelancaran operasional, serta akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam. Kegiatan administrasi melibatkan pengurusan Izin Usaha Pertambangan (IUP), pelaporan produksi dan reklamasi, pengawasan lingkungan, serta manajemen aset dan tenaga kerja. Dalam era digital, administrasi pertambangan semakin mengandalkan sistem informasi geospasial dan aplikasi berbasis data untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta integrasi lintas sektor.
Bimtek GIS untuk Eksplorasi Tambang Logam dan Batubara @bimtekedukasi 2025 – 2026
Rp4.000.000 – Rp5.500.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000ChatGPT bilang:
ChatGPT bilang:
Logam dan batubara merupakan dua jenis sumber daya alam strategis yang memiliki peranan penting dalam sektor energi dan industri. Logam seperti emas, tembaga, nikel, dan timah digunakan secara luas dalam manufaktur, teknologi, serta konstruksi. Sementara itu, batubara berperan sebagai bahan bakar utama pembangkit listrik dan industri berat, terutama di negara berkembang. Eksplorasi dan pemanfaatan logam serta batubara memerlukan teknologi yang akurat, termasuk penggunaan metode geologi, geofisika, dan GIS. Pengelolaan yang berkelanjutan dan berbasis data menjadi kunci untuk menjaga kelestarian lingkungan serta efisiensi produksi dalam jangka panjang.
Bimtek Pemetaan Potensi Sumber Daya Mineral Berbasis GIS @bimtekedukasi 2025 – 2026
Rp4.000.000 – Rp5.500.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000ChatGPT bilang:
ChatGPT bilang:
Geographic Information System (GIS) adalah sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, dan memvisualisasikan data spasial atau geospasial. Dalam konteks sumber daya alam, GIS menjadi alat penting untuk memetakan potensi wilayah, mengevaluasi ketersediaan sumber daya, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis lokasi. GIS mengintegrasikan data dari berbagai sumber—seperti citra satelit, peta topografi, dan data geologi—ke dalam satu platform visual yang interaktif. Dengan kemampuannya, GIS mendukung efisiensi dan akurasi dalam perencanaan wilayah, eksplorasi tambang, mitigasi risiko bencana, dan pembangunan berkelanjutan.
Bimtek Pemanfaatan Teknologi GIS dalam Perencanaan Infrastruktur @bimtekedukasi 2025 – 2026
Rp4.000.000 – Rp5.500.000Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000GIS (Geographic Information System) adalah teknologi sistem informasi berbasis spasial yang digunakan untuk mengumpulkan, mengelola, menganalisis, dan memvisualisasikan data berbasis lokasi. Dalam konteks perencanaan wilayah dan infrastruktur, GIS berperan penting dalam membantu pengambilan keputusan yang tepat, efisien, dan berbasis data. Teknologi ini memungkinkan pengguna memetakan pola pemanfaatan lahan, infrastruktur, risiko bencana, dan kondisi lingkungan secara detail. GIS juga mendukung integrasi dengan RTRW, RDTR, dan sistem OSS-RBA, serta mempercepat proses perizinan dan pengawasan pembangunan. Dengan kemampuan analisis spasial yang tinggi, GIS menjadi alat strategis dalam pembangunan berkelanjutan dan tata kelola wilayah modern.
