Menampilkan semua 4 hasilDiurutkan menurut yang terbaru
penilaian risiko
Pelatihan Teknik Audit Internal Perbankan Berbasis Risiko @bimtekedukasi
Perbankan berbasis risiko adalah pendekatan manajemen yang menempatkan risiko sebagai fokus utama dalam setiap aktivitas perbankan. Dalam sistem ini, bank secara proaktif mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan berbagai jenis risiko seperti risiko kredit, risiko operasional, risiko pasar, dan risiko likuiditas. Tujuan utama perbankan berbasis risiko adalah memastikan bahwa seluruh kegiatan bank berjalan sesuai dengan tingkat risiko yang dapat diterima dan diawasi secara efektif. Pendekatan ini membantu bank dalam meningkatkan ketahanan, menjaga stabilitas keuangan, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku demi keberlangsungan usaha jangka panjang.
Info Training Pencegahan Kecelakaan Kerja melalui Sistem Manajemen K3 (SMK3) @bimtekedukasi 2025 – 2026
Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah pendekatan terstruktur untuk memastikan setiap aktivitas kerja dilakukan secara aman, sehat, dan sesuai regulasi. SMK3 membantu organisasi mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, serta menerapkan tindakan pencegahan untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sistem ini mencakup kebijakan, prosedur operasional, pelatihan, pelaporan insiden, dan audit internal. Dengan SMK3, perusahaan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap hukum, menciptakan budaya kerja yang peduli keselamatan, serta menjaga produktivitas dan keberlanjutan operasional secara menyeluruh.
Info Training ISO 31000:2018 – Manajemen Risiko @bimtekedukasi 2025
Rentang harga: Rp4.000.000 hingga Rp5.500.000Manajemen risiko adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, dan memantau risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan organisasi. Tujuannya adalah meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan peluang dengan pendekatan terukur dan terencana. Dengan menerapkan manajemen risiko, organisasi dapat meningkatkan ketahanan, efektivitas pengambilan keputusan, serta menjaga keberlanjutan operasional. ISO 31000:2018 hadir sebagai panduan internasional yang membantu organisasi membangun kerangka kerja risiko yang konsisten dan dapat diterapkan di berbagai sektor. Praktik manajemen risiko yang baik mendukung tata kelola organisasi yang lebih kuat, transparan, dan mampu merespons perubahan secara proaktif.
