Training SCADA Project Engineering: Design, Installation, Testing & Commissioning untuk Sistem Otomasi Industri 2026-2027

INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON

Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@bimtekedukasi.com

0821-9026-8799

325 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Daftar Isi

Pendahuluan

Perkembangan teknologi otomasi industri mendorong perusahaan untuk membangun sistem pengawasan, pengendalian, dan pengumpulan data yang semakin terintegrasi. Industri minyak dan gas, pembangkit listrik, pengolahan air, pertambangan, manufaktur, petrokimia, serta berbagai fasilitas infrastruktur membutuhkan sistem kontrol yang mampu memberikan informasi secara akurat, mendukung pengambilan keputusan, dan menjaga kontinuitas operasional. Salah satu teknologi penting untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA).

Implementasi SCADA tidak hanya berkaitan dengan pemilihan perangkat lunak atau pemasangan perangkat keras. Keberhasilan sebuah proyek SCADA bergantung pada perencanaan rekayasa yang matang, desain arsitektur sistem, pemilihan instrumen, konfigurasi komunikasi, instalasi perangkat, integrasi dengan sistem kontrol, pengujian fungsi, hingga proses testing and commissioning sebelum sistem digunakan secara operasional.

Oleh karena itu, Training SCADA Project Engineering: Design, Installation, Testing & Commissioning menjadi program pengembangan kompetensi yang relevan bagi engineer, teknisi instrumentasi, tenaga listrik, automation engineer, project engineer, commissioning engineer, serta personel pemeliharaan industri. Pelatihan ini membantu peserta memahami siklus hidup proyek SCADA secara menyeluruh, mulai dari identifikasi kebutuhan pengguna hingga serah terima sistem kepada tim operasi.

Melalui pendekatan berbasis praktik, studi kasus, dan simulasi pekerjaan proyek, peserta diharapkan mampu menyusun desain SCADA yang sesuai kebutuhan, memahami dokumen engineering, mengoordinasikan instalasi, menjalankan pengujian secara sistematis, dan mendukung commissioning yang aman serta terdokumentasi.

Apa Itu SCADA Project Engineering?

SCADA Project Engineering adalah rangkaian kegiatan rekayasa teknis untuk merencanakan, merancang, membangun, mengintegrasikan, menguji, dan mengoperasikan sistem SCADA sesuai kebutuhan proses industri.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai disiplin ilmu, seperti instrumentasi, sistem kontrol, kelistrikan, jaringan komunikasi industri, perangkat lunak, keselamatan kerja, keamanan siber, dan manajemen proyek.

SCADA memungkinkan operator memantau kondisi proses melalui antarmuka Human-Machine Interface (HMI), menerima alarm, melihat tren parameter, menyimpan data historis, dan menjalankan perintah pengendalian sesuai kewenangan yang ditetapkan.

Dalam suatu proyek, SCADA dapat terhubung dengan perangkat seperti:

  • Programmable Logic Controller (PLC).
  • Remote Terminal Unit (RTU).
  • Sensor tekanan, temperatur, level, dan aliran.
  • Transmitter dan perangkat instrumentasi lapangan.
  • Motor, pompa, valve, dan peralatan proses.
  • HMI, server SCADA, dan historian.
  • Jaringan Ethernet industri, fiber optik, dan komunikasi serial.
  • Sistem kontrol terdistribusi atau Distributed Control System (DCS), apabila diperlukan.
  • Sistem manajemen aset dan platform pemantauan produksi.

Perbedaan SCADA Engineering dan SCADA Project Engineering

SCADA Engineering secara umum berfokus pada aspek teknis desain, konfigurasi, pemrograman, integrasi, dan pemeliharaan sistem SCADA. Sementara itu, SCADA Project Engineering mencakup keseluruhan proses pelaksanaan proyek, termasuk pengendalian dokumen, koordinasi antardisiplin, pengelolaan perubahan, inspeksi, pengujian, commissioning, dan serah terima.

Aspek SCADA Engineering SCADA Project Engineering
Fokus utama Fungsi dan teknologi sistem Siklus hidup proyek secara menyeluruh
Desain Konfigurasi perangkat dan aplikasi Desain, spesifikasi, dan koordinasi antardisiplin
Instalasi Konfigurasi dan integrasi teknis Pengawasan pelaksanaan dan verifikasi instalasi
Pengujian Pengujian fungsi sistem Perencanaan, pelaksanaan, dan dokumentasi pengujian
Commissioning Validasi fungsi teknis Verifikasi kesiapan sistem sebelum serah terima
Dokumentasi Konfigurasi dan parameter teknis Dokumen desain, pengujian, perubahan, dan as-built

Dengan demikian, kompetensi SCADA Project Engineering sangat penting bagi personel yang terlibat dalam proyek baru, ekspansi fasilitas, modernisasi sistem kontrol, maupun penggantian sistem SCADA lama.

Mengapa Training SCADA Project Engineering Penting?

Proyek SCADA melibatkan banyak komponen yang saling bergantung. Kesalahan pada satu bagian dapat memengaruhi keseluruhan sistem. Sebagai contoh, kesalahan pemetaan alamat komunikasi dapat menyebabkan data sensor ditampilkan pada tag yang salah. Kesalahan konfigurasi alarm dapat membuat operator terlambat mengetahui kondisi abnormal. Sementara itu, instalasi kabel yang tidak sesuai dapat menimbulkan gangguan sinyal atau komunikasi.

Pelatihan yang terstruktur membantu peserta memahami hubungan antara kebutuhan operasional, desain teknis, pelaksanaan lapangan, dan validasi sistem.

1. Meningkatkan Akurasi Desain Sistem

Desain SCADA harus berdasarkan kebutuhan proses dan karakteristik fasilitas. Engineer perlu memahami jumlah titik pengukuran, jenis sinyal, kebutuhan komunikasi, jumlah operator, kebutuhan historisasi data, serta persyaratan ketersediaan sistem.

Training membantu peserta mempelajari cara menerjemahkan kebutuhan tersebut menjadi dokumen desain dan spesifikasi teknis yang dapat digunakan oleh tim proyek.

2. Mengurangi Kesalahan Instalasi

Instalasi sistem SCADA tidak cukup hanya dengan memasang perangkat sesuai posisi yang direncanakan. Pekerjaan juga mencakup terminasi kabel, penandaan kabel, grounding, pemeriksaan panel, konektivitas jaringan, dan verifikasi kesesuaian terhadap gambar teknik.

Pemahaman mengenai prosedur instalasi membantu mengurangi pekerjaan ulang, keterlambatan, serta potensi gangguan setelah sistem dioperasikan.

3. Memastikan Integrasi Perangkat Berjalan Baik

Sistem SCADA sering mengintegrasikan perangkat dari berbagai produsen. Perbedaan protokol, format data, konfigurasi alamat, dan karakteristik perangkat dapat menimbulkan masalah komunikasi.

Melalui pelatihan, peserta mempelajari prinsip integrasi PLC, RTU, HMI, server SCADA, perangkat lapangan, serta jaringan komunikasi industri.

4. Meningkatkan Kualitas Testing dan Commissioning

Pengujian yang sistematis membantu memastikan bahwa sistem bekerja sesuai persyaratan desain. Pengujian mencakup pemeriksaan perangkat keras, komunikasi, pembacaan data, tampilan HMI, alarm, tren, fungsi kontrol, dan respons terhadap kondisi kegagalan.

Commissioning yang terdokumentasi juga membantu tim operasi memahami batasan sistem dan memastikan bahwa persyaratan keselamatan telah dipenuhi.

5. Mendukung Efisiensi Waktu dan Biaya Proyek

Kesalahan yang ditemukan setelah sistem digunakan biasanya lebih sulit ditangani dibandingkan kesalahan yang ditemukan pada tahap desain atau pengujian awal. Karena itu, perencanaan dan verifikasi yang baik dapat mengurangi risiko keterlambatan, penggantian perangkat, serta biaya perbaikan.

Tujuan Training SCADA Project Engineering: Design, Installation, Testing & Commissioning

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami dan melaksanakan pekerjaan rekayasa proyek SCADA secara terstruktur.

Tujuan utamanya meliputi:

  1. Memahami konsep dasar SCADA dan penerapannya pada proses industri.
  2. Memahami tahapan pelaksanaan proyek SCADA dari perencanaan hingga serah terima.
  3. Mampu mengidentifikasi kebutuhan sistem berdasarkan spesifikasi dan persyaratan pengguna.
  4. Memahami penyusunan arsitektur sistem, pemilihan perangkat, dan kebutuhan komunikasi.
  5. Memahami dokumen engineering, seperti P&ID, I/O List, System Architecture, dan Control Narrative.
  6. Memahami prosedur instalasi perangkat keras, panel kontrol, jaringan, dan instrumentasi.
  7. Mampu memahami strategi integrasi PLC, RTU, HMI, server, dan perangkat lapangan.
  8. Memahami prosedur Factory Acceptance Test (FAT) dan Site Acceptance Test (SAT).
  9. Memahami pelaksanaan commissioning, validasi fungsi, dan penanganan temuan.
  10. Meningkatkan kemampuan dokumentasi, koordinasi, serta pengendalian risiko proyek.

Siapa yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini?

Program ini ditujukan bagi tenaga profesional yang bertanggung jawab terhadap perencanaan, implementasi, pengawasan, pengujian, dan pemeliharaan sistem otomasi industri.

Peserta yang direkomendasikan antara lain:

  • SCADA Engineer dan Automation Engineer.
  • Instrumentation and Control Engineer.
  • Electrical Engineer dan Electrical Technician.
  • Project Engineer dan Project Manager.
  • PLC Programmer dan HMI Developer.
  • Commissioning Engineer.
  • Maintenance Engineer dan Maintenance Supervisor.
  • Control System Integrator.
  • Teknisi instalasi dan instrumentasi.
  • Personel operasi industri yang terlibat dalam proyek otomasi.
  • Staf engineering, commissioning, dan technical support.

Peserta dengan pengalaman dasar dalam instrumentasi, kelistrikan, PLC, atau sistem kontrol akan lebih mudah mengikuti materi teknis. Namun, tingkat kedalaman pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kemampuan awal peserta.

Ruang Lingkup SCADA Project Engineering

Sebuah proyek SCADA umumnya melewati beberapa tahap yang saling berkaitan. Setiap tahap memiliki sasaran, dokumen, aktivitas, dan kriteria penerimaan yang perlu ditetapkan dengan jelas.

Tahapan proyek Aktivitas utama Hasil yang diharapkan
Project initiation Identifikasi kebutuhan dan ruang lingkup Project scope dan kebutuhan pengguna
Basic engineering Analisis proses dan konsep arsitektur Konsep desain dan spesifikasi awal
Detail engineering Penyusunan gambar dan konfigurasi teknis Dokumen desain terperinci
Procurement Pemilihan dan pengadaan perangkat Perangkat sesuai spesifikasi
Installation Pemasangan perangkat dan jaringan Instalasi terpasang dan terverifikasi
Integration Integrasi perangkat dan aplikasi Komunikasi serta fungsi antarsistem
FAT Pengujian di fasilitas integrator atau vendor Bukti pemenuhan kriteria FAT
SAT Pengujian di lokasi pengguna Bukti penerimaan sistem di lokasi
Commissioning Validasi sistem dalam kondisi operasional yang disetujui Sistem siap digunakan sesuai kriteria
Handover Penyerahan dokumen dan pelatihan operator Paket serah terima dan dukungan operasi

Urutan dan kedalaman kegiatan dapat berbeda berdasarkan kompleksitas sistem, ketentuan kontrak, kebutuhan pemilik fasilitas, serta tingkat risiko proses. Beberapa kegiatan juga dapat berlangsung secara paralel dengan pengendalian antarmuka yang memadai.

Tahap Design dalam SCADA Project Engineering

Tahap desain merupakan fondasi utama bagi keberhasilan proyek SCADA. Desain yang tidak lengkap dapat menyebabkan perubahan spesifikasi ketika instalasi berlangsung, ketidaksesuaian perangkat, kesalahan komunikasi, dan bertambahnya biaya pelaksanaan.

1. Analisis Kebutuhan dan Project Scope

Langkah pertama adalah memahami kebutuhan pengguna atau owner. Engineer perlu mengidentifikasi proses yang akan dipantau, variabel yang harus diukur, peralatan yang akan dikendalikan, lokasi operator, kebutuhan pelaporan, dan tingkat ketersediaan sistem.

Analisis kebutuhan mencakup:

  • Identifikasi proses dan peralatan yang terhubung.
  • Penentuan jumlah dan jenis input/output.
  • Identifikasi kebutuhan pemantauan dan pengendalian.
  • Penentuan kebutuhan alarm dan pencatatan data.
  • Penetapan kebutuhan redundansi dan pemulihan gangguan.
  • Identifikasi persyaratan keselamatan serta keamanan siber.
  • Penentuan batas tanggung jawab antara vendor, integrator, dan pemilik fasilitas.

Hasil analisis tersebut menjadi acuan bagi penyusunan spesifikasi dan dokumen desain.

2. Penyusunan SCADA System Architecture

Arsitektur SCADA menggambarkan hubungan antara perangkat lapangan, sistem kontrol, jaringan komunikasi, server, dan stasiun operator.

Arsitektur sederhana dapat terdiri atas:

  1. Field layer: sensor, transmitter, actuator, motor, dan perangkat lapangan lainnya.
  2. Control layer: PLC atau RTU yang menerima sinyal dan menjalankan logika kontrol.
  3. Communication layer: jaringan industri yang menghubungkan perangkat kontrol dan sistem supervisi.
  4. Supervisory layer: server SCADA, HMI, alarm management, dan aplikasi pemantauan.
  5. Data layer: historian, database, dan sistem pelaporan sesuai kebutuhan.
  6. Security layer: mekanisme pengamanan akses, segmentasi jaringan, pencatatan aktivitas, dan pemantauan keamanan.

Pada sistem yang lebih kompleks, arsitektur dapat mencakup server redundan, beberapa lokasi remote, jaringan komunikasi cadangan, serta integrasi dengan sistem bisnis.

Desain arsitektur harus mempertimbangkan kebutuhan ketersediaan, latensi komunikasi, kapasitas jaringan, skalabilitas, dan keamanan. Tidak semua proyek memerlukan seluruh komponen tersebut; pemilihannya harus berdasarkan kebutuhan yang telah ditetapkan.

3. Penyusunan Dokumen Engineering

Dokumen engineering menjadi pedoman bagi proses pengadaan, instalasi, integrasi, pengujian, dan pemeliharaan. Dokumen yang umum digunakan meliputi:

Dokumen Fungsi
Process Flow Diagram (PFD) Menggambarkan alur utama proses
Piping and Instrumentation Diagram (P&ID) Menampilkan hubungan perpipaan, instrumen, dan peralatan proses
I/O List Mencatat titik input/output dan karakteristik sinyal
Instrument Index Mencatat instrumen dan identitas tag
System Architecture Diagram Menjelaskan struktur sistem dan koneksi antarkomponen
Network Diagram Menampilkan perangkat, koneksi, dan segmentasi jaringan
Control Narrative Menjelaskan urutan kerja dan logika pengendalian
Cause and Effect Matrix Memetakan kondisi pemicu dan respons yang ditentukan
Cable Schedule Mendokumentasikan kabel dan koneksi
Panel Layout Menjelaskan penempatan perangkat di panel
Functional Design Specification Menjabarkan fungsi sistem yang harus dipenuhi
Test Procedure Menentukan langkah pengujian dan kriteria penerimaan

Dokumen tersebut harus dikelola menggunakan pengendalian revisi yang jelas. Perubahan yang telah disetujui perlu diterapkan secara konsisten pada seluruh dokumen terkait.

4. Penentuan I/O dan Instrumentasi

Input/output merupakan salah satu aspek penting dalam desain SCADA. Kesalahan dalam menentukan jenis sinyal atau jumlah titik I/O dapat menyebabkan kebutuhan perangkat tambahan dan perubahan panel.

Contoh sinyal yang umum digunakan:

  • Digital input untuk status motor, status breaker, dan indikasi batas.
  • Digital output untuk perintah tertentu kepada perangkat kontrol.
  • Analog input untuk tekanan, temperatur, level, dan laju aliran.
  • Analog output untuk referensi pengendalian yang memang dirancang menggunakan sinyal analog.
  • Data komunikasi dari perangkat cerdas melalui protokol yang didukung.

Engineer perlu memperhatikan rentang pengukuran, satuan, resolusi, isolasi, kebutuhan catu daya, serta karakteristik perangkat.

I/O List harus diselaraskan dengan P&ID, instrument index, konfigurasi PLC atau RTU, dan database tag SCADA.

5. Pemilihan Protokol Komunikasi

Pemilihan protokol komunikasi ditentukan oleh karakteristik perangkat, kebutuhan waktu respons, interoperabilitas, jarak, dan persyaratan keamanan.

Beberapa protokol yang sering dijumpai antara lain:

Protokol Penggunaan umum
Modbus RTU Komunikasi serial dengan perangkat industri
Modbus TCP Pertukaran data melalui jaringan TCP/IP
OPC UA Pertukaran data terstruktur antaraplikasi dan sistem industri
DNP3 Telemetri dan otomasi pada utilitas serta infrastruktur tertentu
IEC 60870-5-104 Telekontrol pada sistem tenaga dan utilitas tertentu
PROFINET Komunikasi otomasi industri berbasis Ethernet
EtherNet/IP Komunikasi industri berbasis Ethernet/IP

Tidak semua protokol cocok untuk setiap aplikasi. Pemilihan harus didasarkan pada dukungan perangkat, spesifikasi proyek, kebutuhan performa, serta hasil evaluasi interoperabilitas dan keamanan.

Tahap Installation pada Proyek SCADA

Setelah desain disetujui dan perangkat tersedia, pekerjaan berlanjut ke instalasi. Tahap ini membutuhkan koordinasi antara tim engineering, teknisi, kontraktor, vendor, dan pihak operasi.

1. Pemeriksaan Perangkat Sebelum Instalasi

Sebelum pemasangan, lakukan pemeriksaan terhadap perangkat yang diterima.

Pemeriksaan dapat mencakup:

  • Kesesuaian tipe dan jumlah perangkat dengan purchase order.
  • Pemeriksaan kondisi fisik dan kelengkapan aksesori.
  • Verifikasi nomor model dan spesifikasi teknis.
  • Pemeriksaan sertifikat atau dokumen yang dipersyaratkan.
  • Verifikasi kebutuhan daya dan lingkungan pemasangan.
  • Pencatatan ketidaksesuaian dan penanganan kerusakan saat pengiriman.

Perangkat yang tidak sesuai sebaiknya dipisahkan dan ditangani melalui prosedur ketidaksesuaian yang berlaku.

2. Instalasi Panel dan Perangkat Kontrol

Panel kontrol harus dipasang sesuai gambar yang telah disetujui. Posisi perangkat perlu mempertimbangkan akses pemeliharaan, ventilasi, pemisahan sirkuit, dan perlindungan lingkungan.

Kegiatan instalasi dapat meliputi pemasangan PLC, RTU, modul I/O, power supply, relay, terminal block, perangkat jaringan, serta komponen proteksi yang dipersyaratkan.

Aspek penting yang perlu diperhatikan adalah:

  • Kesesuaian panel dengan gambar layout.
  • Penandaan perangkat dan terminal.
  • Pemisahan kabel daya dan kabel sinyal sesuai desain.
  • Penerapan grounding dan bonding.
  • Kerapian jalur kabel dan kemudahan pemeliharaan.
  • Pemeriksaan rating perangkat terhadap kondisi lingkungan.
  • Verifikasi keselamatan sebelum panel diberi energi.

Pekerjaan listrik harus dilakukan oleh personel kompeten dengan mengikuti prosedur keselamatan dan persyaratan yang berlaku.

3. Instalasi Kabel dan Jaringan Komunikasi

Kualitas instalasi kabel berpengaruh terhadap stabilitas komunikasi dan keandalan pembacaan sinyal. Kabel instrumen, kabel komunikasi, kabel fiber optik, dan kabel daya memiliki kebutuhan pemasangan yang berbeda.

Pada tahap ini, tim proyek perlu memeriksa jalur kabel, panjang kabel, terminasi, label, konektor, serta kesesuaian terhadap dokumen desain.

Untuk jaringan Ethernet industri, pemeriksaan dapat mencakup konfigurasi alamat IP, subnet, VLAN jika digunakan, port switch, dan parameter komunikasi. Untuk fiber optik, pemeriksaan dapat meliputi kebersihan konektor, kontinuitas, serta hasil pengukuran sesuai spesifikasi.

Pengujian jaringan sebaiknya tidak hanya memastikan bahwa perangkat terhubung, tetapi juga memverifikasi kestabilan komunikasi dan performa sesuai kebutuhan sistem.

4. Loop Checking dan Verifikasi Sinyal

Loop checking memastikan bahwa sinyal dari instrumen lapangan diterima dan ditampilkan dengan benar oleh sistem kontrol dan SCADA.

Contohnya, ketika transmitter tekanan menghasilkan nilai tertentu, nilai tersebut harus terbaca dengan benar pada kanal input PLC atau RTU, dipetakan ke tag yang sesuai, dan ditampilkan pada HMI dengan satuan serta rentang yang benar.

Pemeriksaan dapat mencakup:

  • Identitas tag.
  • Jenis sinyal.
  • Polaritas dan terminasi.
  • Rentang pengukuran.
  • Scaling nilai analog.
  • Status digital.
  • Indikasi gangguan atau kehilangan sinyal.
  • Kesesuaian tampilan HMI terhadap nilai aktual.

Hasil loop checking perlu dicatat agar setiap titik yang telah diverifikasi dapat ditelusuri pada tahap commissioning.

Tahap Testing dalam SCADA Project Engineering

Testing adalah proses sistematis untuk membuktikan bahwa perangkat, aplikasi, komunikasi, dan fungsi SCADA memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Pengujian harus memiliki prosedur, kriteria penerimaan, bukti hasil, serta mekanisme penanganan temuan.

1. Factory Acceptance Test (FAT)

Factory Acceptance Test dilaksanakan sebelum sistem dikirim atau diterima di lokasi proyek, sesuai ruang lingkup kontrak. FAT umumnya dilakukan di fasilitas vendor atau integrator.

Tujuan FAT adalah memverifikasi fungsi sistem terhadap dokumen desain sebelum instalasi di lapangan.

Aktivitas FAT dapat meliputi:

  • Verifikasi konfigurasi perangkat keras.
  • Pemeriksaan daftar tag dan I/O.
  • Pengujian komunikasi PLC atau RTU dengan server SCADA.
  • Verifikasi tampilan HMI.
  • Pengujian alarm dan event.
  • Pengujian tren dan pencatatan data.
  • Simulasi skenario operasi.
  • Pengujian hak akses pengguna.
  • Pemeriksaan respons terhadap kehilangan komunikasi.
  • Verifikasi redundansi jika dipersyaratkan.

FAT dapat dilakukan menggunakan simulasi apabila peralatan lapangan belum tersedia. Namun, batasan simulasi harus dicatat karena tidak seluruh kondisi instalasi aktual dapat dibuktikan melalui pengujian di pabrik.

2. Site Acceptance Test (SAT)

Site Acceptance Test dilaksanakan di lokasi pengguna setelah perangkat dipasang dan terintegrasi sesuai kondisi proyek.

SAT bertujuan memastikan bahwa sistem yang terpasang berfungsi sesuai kebutuhan dan kondisi aktual fasilitas.

Aspek pengujian Contoh verifikasi
Perangkat keras Kesesuaian pemasangan dan kondisi perangkat
I/O Kecocokan sinyal lapangan dengan tag SCADA
Komunikasi Pertukaran data antarsistem
HMI Tampilan status, nilai, dan navigasi
Alarm Pemicu, prioritas, dan notifikasi
Historian Perekaman dan pengambilan data historis
Kontrol Respons perintah sesuai prosedur yang disetujui
Gangguan Respons terhadap kondisi kegagalan yang disimulasikan secara aman
Dokumentasi Kesesuaian konfigurasi dengan dokumen terbaru

Pengujian di lokasi harus memperhatikan izin kerja, kondisi proses, prosedur isolasi, serta persetujuan personel operasi. Pengujian tidak boleh menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima terhadap personel, lingkungan, atau fasilitas.

3. Functional Testing

Functional testing memastikan setiap fungsi bekerja sesuai spesifikasi. Pengujian dapat dilakukan menggunakan skenario normal, kondisi abnormal, serta kondisi kegagalan yang relevan.

Contoh skenario:

  1. Operator membuka halaman pemantauan pompa.
  2. Status pompa ditampilkan sesuai sinyal aktual.
  3. Nilai tekanan dan aliran ditampilkan dengan satuan yang benar.
  4. Kondisi abnormal memicu alarm sesuai konfigurasi.
  5. Alarm dapat diakui oleh pengguna yang memiliki hak akses.
  6. Peristiwa tersimpan pada log.
  7. Data historis tersedia sesuai konfigurasi historian.

Untuk fungsi kontrol, pengujian harus mengikuti control narrative, matriks sebab-akibat, dan prosedur keselamatan yang disetujui. Fungsi proteksi kritis tidak boleh dilewati hanya untuk memenuhi skenario pengujian.

4. Performance dan Reliability Testing

Pengujian performa mengevaluasi apakah sistem mampu memenuhi kebutuhan operasional dalam kondisi beban yang direncanakan.

Aspek yang dapat diperiksa meliputi:

  • Waktu pembaruan data.
  • Respons tampilan HMI.
  • Beban CPU dan memori server.
  • Stabilitas komunikasi.
  • Kapasitas penyimpanan historian.
  • Penanganan lonjakan alarm.
  • Perilaku sistem saat kehilangan koneksi.
  • Pemulihan setelah perangkat atau layanan kembali tersedia.

Target waktu respons, kapasitas, dan ketersediaan harus ditetapkan berdasarkan persyaratan proyek. Angka penerimaan tidak sebaiknya ditentukan secara sembarangan tanpa mempertimbangkan karakteristik proses.

Tahap Commissioning SCADA System

Commissioning adalah tahapan verifikasi dan validasi untuk memastikan sistem siap menjalankan fungsi yang direncanakan di lingkungan operasional.

Commissioning bukan sekadar menyalakan perangkat. Tahap ini memerlukan koordinasi antara engineering, vendor, kontraktor, tim operasi, pemeliharaan, dan keselamatan kerja.

1. Persiapan Commissioning

Sebelum commissioning dimulai, tim perlu memastikan bahwa prasyarat teknis dan operasional telah dipenuhi.

Daftar pemeriksaan dapat mencakup:

  • Instalasi telah diperiksa dan disetujui.
  • Hasil pengujian sebelumnya tersedia.
  • Temuan kritis telah diselesaikan.
  • Dokumen desain dan prosedur pengujian tersedia.
  • Perangkat lunak dan konfigurasi telah dikendalikan versinya.
  • Koneksi jaringan telah diverifikasi.
  • Prosedur keselamatan dan izin kerja telah disetujui.
  • Tim terkait memahami tanggung jawab masing-masing.
  • Rencana pemulihan atau rollback tersedia jika diperlukan.

Commissioning hanya dilakukan setelah persyaratan kesiapan yang ditentukan proyek terpenuhi.

2. Cold Commissioning

Cold commissioning umumnya merujuk pada pemeriksaan dan pengujian tanpa menjalankan proses produksi secara normal atau tanpa mengaktifkan kondisi proses penuh, sesuai karakteristik fasilitas.

Kegiatan dapat mencakup pemeriksaan kontinuitas, verifikasi terminasi, pengujian I/O, pemeriksaan komunikasi, serta validasi konfigurasi perangkat.

Istilah dan batasan cold commissioning dapat berbeda antarproyek. Karena itu, definisinya perlu disepakati dalam prosedur commissioning.

3. Hot Commissioning

Hot commissioning dilakukan ketika sistem mulai divalidasi dalam kondisi operasi atau dengan proses yang telah aktif, berdasarkan izin dan prosedur yang disetujui.

Aktivitas dapat mencakup pemantauan variabel aktual, verifikasi respons sistem, pemeriksaan kestabilan komunikasi, dan pengujian fungsi kontrol yang diizinkan.

Tahap ini memerlukan pengawasan lebih ketat karena perubahan konfigurasi atau tindakan pengendalian dapat berdampak langsung terhadap proses industri.

4. Punch List dan Penyelesaian Temuan

Selama commissioning, tim dapat menemukan ketidaksesuaian, seperti tag yang salah, tampilan yang belum sesuai, alarm yang perlu dikoreksi, atau dokumentasi yang belum lengkap.

Temuan dicatat dalam punch list dengan informasi mengenai:

  • Nomor identifikasi temuan.
  • Deskripsi masalah.
  • Kategori atau tingkat prioritas.
  • Penanggung jawab.
  • Target penyelesaian.
  • Bukti perbaikan.
  • Status verifikasi ulang.
  • Persetujuan penutupan.

Temuan yang memengaruhi keselamatan, fungsi kritis, atau kriteria penerimaan wajib ditangani sesuai ketentuan proyek sebelum sistem dinyatakan siap.

5. Handover dan Dokumentasi Akhir

Setelah seluruh persyaratan penerimaan terpenuhi, dilakukan serah terima sistem kepada pemilik fasilitas atau tim operasi.

Dokumen serah terima dapat meliputi:

  • As-built drawing.
  • Daftar tag dan I/O final.
  • Backup konfigurasi dan aplikasi.
  • Daftar perangkat dan lisensi.
  • Hasil FAT dan SAT.
  • Laporan commissioning.
  • Daftar punch list yang telah ditutup atau disepakati statusnya.
  • Daftar akun dan matriks hak akses.
  • Prosedur operasi dan pemeliharaan.
  • Daftar suku cadang yang direkomendasikan.
  • Materi pelatihan operator dan teknisi.
  • Dokumen garansi serta dukungan vendor.

Backup konfigurasi perlu disimpan secara aman dan diuji kelayakan pemulihannya sesuai prosedur organisasi.

SCADA Cybersecurity dalam Pelaksanaan Proyek

Keamanan siber harus dipertimbangkan sejak tahap desain, bukan baru setelah sistem terpasang. Sistem SCADA yang terhubung ke jaringan lain dapat menghadapi risiko akses tidak sah, perubahan konfigurasi, gangguan komunikasi, atau penyalahgunaan akun.

Praktik yang relevan meliputi:

  1. Segmentasi jaringan berdasarkan fungsi dan tingkat kepercayaan.
  2. Pembatasan akses sesuai tugas dan kewenangan.
  3. Penggunaan autentikasi yang memadai.
  4. Pengendalian akses jarak jauh melalui mekanisme yang disetujui.
  5. Pencatatan aktivitas dan perubahan konfigurasi.
  6. Pengelolaan patch dengan evaluasi risiko dan pengujian kompatibilitas.
  7. Backup konfigurasi secara berkala.
  8. Pengujian pemulihan sistem.
  9. Pengendalian media eksternal.
  10. Penetapan prosedur respons insiden.

Penerapan keamanan harus memperhatikan kebutuhan ketersediaan sistem kontrol dan karakteristik lingkungan operasional. Perubahan keamanan pada sistem yang sedang berjalan harus melalui prosedur pengendalian perubahan.

Manajemen Risiko dan Pengendalian Mutu Proyek SCADA

Keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari apakah sistem dapat dinyalakan. Sistem juga harus memenuhi spesifikasi, aman digunakan, dapat dipelihara, dan didukung oleh dokumentasi yang memadai.

Risiko yang Umum Ditemukan

Risiko Dampak potensial Upaya pengendalian
Kebutuhan awal tidak lengkap Perubahan desain dan biaya Review kebutuhan bersama pengguna
I/O List tidak konsisten Salah pemetaan sinyal Pemeriksaan silang dokumen
Perangkat tidak kompatibel Integrasi tertunda Verifikasi protokol dan FAT
Kualitas instalasi rendah Gangguan sinyal atau jaringan Inspeksi dan pengujian instalasi
Alarm tidak sesuai Operator menerima informasi yang keliru Alarm rationalization dan functional testing
Perubahan tidak terdokumentasi Ketidaksesuaian konfigurasi Management of Change
Backup tidak valid Pemulihan menjadi sulit Uji pemulihan berkala
Temuan commissioning terbuka Kesiapan operasi terganggu Punch list dan verifikasi penutupan

Indikator Kinerja Proyek

Organisasi dapat menggunakan indikator berikut untuk mengevaluasi pelaksanaan proyek:

  • Persentase penyelesaian engineering.
  • Persentase instalasi yang lolos inspeksi.
  • Persentase titik I/O yang lolos loop checking.
  • Persentase test case yang berhasil.
  • Jumlah temuan berdasarkan tingkat prioritas.
  • Waktu penyelesaian temuan.
  • Jumlah perubahan desain setelah persetujuan.
  • Persentase dokumen as-built yang selesai.
  • Pencapaian jadwal commissioning.
  • Pemenuhan kriteria penerimaan kontrak.

Indikator harus memiliki definisi dan metode pengukuran yang konsisten. Target ditetapkan sesuai ruang lingkup dan kompleksitas proyek.

Contoh Kasus Nyata: Integrasi SCADA pada Fasilitas Pengolahan Air

Berikut adalah contoh kasus ilustratif berbasis situasi teknis yang umum dijumpai di industri, bukan klaim mengenai proyek perusahaan tertentu.

Sebuah fasilitas pengolahan air ingin mengintegrasikan pemantauan pompa, tangki, tekanan pipa, dan debit aliran ke dalam satu sistem SCADA. Sebelumnya, operator harus memeriksa sejumlah panel lokal untuk mengetahui kondisi peralatan.

Manajemen kemudian menyetujui proyek yang mencakup pemasangan PLC, transmitter, jaringan komunikasi, server SCADA, dan HMI di ruang kontrol.

Permasalahan Awal

Pada tahap awal, tim menemukan beberapa kendala:

  • Daftar instrumen belum sepenuhnya sesuai dengan P&ID.
  • Sejumlah perangkat menggunakan protokol komunikasi yang berbeda.
  • Penamaan tag belum seragam.
  • Belum terdapat kriteria penerimaan yang terperinci.
  • Dokumentasi instalasi dan pengujian belum terintegrasi.

Jika masalah tersebut tidak diselesaikan, tim berisiko menghadapi keterlambatan integrasi dan kesulitan dalam pengujian.

Solusi melalui SCADA Project Engineering

Tim menerapkan pendekatan terstruktur dengan tahapan berikut.

Pertama, verifikasi desain. Tim memeriksa P&ID, I/O List, kebutuhan alarm, arsitektur jaringan, dan spesifikasi komunikasi. Setiap perubahan disetujui sebelum diterapkan.

Kedua, validasi perangkat. PLC, transmitter, perangkat jaringan, dan server diperiksa terhadap spesifikasi serta kebutuhan integrasi.

Ketiga, pelaksanaan instalasi. Kabel diberi label, terminasi diperiksa, panel diverifikasi, dan konektivitas jaringan diuji.

Keempat, FAT dan SAT. Tim menguji pemetaan tag, tampilan HMI, alarm, pencatatan data, dan respons komunikasi menggunakan skenario yang telah disetujui.

Kelima, commissioning. Fungsi sistem diverifikasi secara bertahap dengan koordinasi tim operasi. Temuan dicatat dan diselesaikan sebelum penerimaan akhir.

Hasil yang Diharapkan

Dengan pendekatan tersebut, proyek memiliki dasar yang lebih kuat untuk mencapai hasil berikut:

  • Pemantauan parameter proses terpusat.
  • Pengurangan ketidaksesuaian pemetaan tag.
  • Dokumentasi pengujian yang dapat ditelusuri.
  • Penanganan gangguan yang lebih terstruktur.
  • Kesiapan operator dalam menggunakan HMI.
  • Proses serah terima yang lebih tertib.

Hasil aktual tetap bergantung pada kualitas desain, kondisi lapangan, kompetensi tim, dan pemenuhan kriteria penerimaan proyek.

Materi Training SCADA Project Engineering

Materi pelatihan dapat disusun berdasarkan kebutuhan peserta, jenis industri, dan tingkat kompleksitas sistem.

Modul Materi utama
Modul 1 Konsep SCADA dan siklus hidup proyek
Modul 2 Project scope, kebutuhan pengguna, dan spesifikasi teknis
Modul 3 SCADA architecture dan pemilihan perangkat
Modul 4 P&ID, I/O List, Control Narrative, dan dokumen engineering
Modul 5 PLC, RTU, HMI, server, historian, dan protokol komunikasi
Modul 6 Instalasi panel, kabel, instrumentasi, dan jaringan
Modul 7 Loop checking dan verifikasi sinyal
Modul 8 FAT, SAT, dan functional testing
Modul 9 Commissioning, punch list, dan serah terima
Modul 10 SCADA cybersecurity dan manajemen risiko
Modul 11 Troubleshooting serta pengendalian perubahan
Modul 12 Studi kasus dan penyusunan checklist proyek

Metode Pembelajaran

Untuk meningkatkan pemahaman peserta, pelatihan dapat menggunakan kombinasi:

  • Presentasi konsep dan pembahasan standar.
  • Analisis dokumen engineering.
  • Simulasi arsitektur dan alur komunikasi.
  • Latihan pemeriksaan I/O List.
  • Studi kasus pengujian dan commissioning.
  • Diskusi pemecahan masalah.
  • Penyusunan checklist FAT, SAT, dan serah terima.

Praktik langsung menggunakan perangkat atau perangkat lunak tertentu dapat ditambahkan sesuai fasilitas pelatihan dan ruang lingkup program.

Standar dan Referensi Teknis yang Relevan

Penerapan standar perlu disesuaikan dengan jenis industri, kontrak, regulasi yang berlaku, dan spesifikasi pemilik fasilitas.

Beberapa referensi yang dapat dipertimbangkan meliputi:

Referensi Relevansi
IEC 62443 Keamanan siber untuk sistem otomasi dan kontrol industri
IEC 61511 Keselamatan fungsional pada sistem instrumentasi keselamatan industri proses
IEC 61131-3 Bahasa pemrograman untuk programmable controllers
IEC 62682 Manajemen alarm pada industri proses
ISA-5.1 Simbol dan identifikasi instrumentasi
ISO 9001 Sistem manajemen mutu organisasi
ISO/IEC 27001 Sistem manajemen keamanan informasi

Referensi tersebut tidak seluruhnya berlaku wajib untuk setiap proyek. Engineer perlu memeriksa edisi yang berlaku, ruang lingkup penerapan, serta persyaratan kontrak dan regulasi sebelum menetapkan standar proyek.

Manfaat Training bagi Perusahaan dan Peserta

Manfaat bagi Perusahaan

Pelatihan dapat membantu perusahaan memperkuat kompetensi teknis dan tata kelola proyek SCADA. Manfaat yang dituju meliputi:

  • Peningkatan konsistensi desain dan dokumentasi.
  • Pengurangan kesalahan integrasi yang dapat dicegah.
  • Peningkatan kualitas pengujian dan commissioning.
  • Penguatan koordinasi antara engineering, vendor, dan operasi.
  • Pengendalian perubahan yang lebih sistematis.
  • Peningkatan kesiapan pemeliharaan setelah serah terima.
  • Pengelolaan risiko teknis dan keamanan yang lebih terstruktur.

Manfaat bagi Peserta

Peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai pekerjaan proyek SCADA, termasuk kemampuan membaca dokumen engineering, memahami tahapan instalasi, mengikuti prosedur pengujian, dan mendokumentasikan hasil verifikasi.

Kompetensi tersebut juga dapat mendukung pengembangan karier di bidang automation engineering, control system integration, project engineering, commissioning, dan pemeliharaan sistem industri.

Strategi Memilih Program Training SCADA yang Tepat

Sebelum menentukan program pelatihan, organisasi perlu mengevaluasi kesesuaian materi dengan kebutuhan pekerjaan.

Pertimbangkan beberapa aspek berikut:

  1. Kesesuaian materi: pastikan desain, instalasi, pengujian, dan commissioning dibahas secara proporsional.
  2. Pengalaman instruktur: pilih instruktur yang memahami penerapan sistem kontrol dan tahapan proyek industri.
  3. Metode praktik: periksa ketersediaan simulasi, perangkat, atau studi kasus yang relevan.
  4. Kesesuaian industri: materi untuk pembangkit listrik dapat berbeda dari kebutuhan fasilitas minyak dan gas atau pengolahan air.
  5. Dokumentasi pembelajaran: pastikan tersedia contoh checklist, prosedur pengujian, atau template dokumen yang sesuai.
  6. Evaluasi peserta: gunakan latihan dan studi kasus untuk menilai pemahaman.
  7. Penyesuaian program: sesuaikan kedalaman pembahasan dengan pengalaman peserta dan tujuan perusahaan.

Program yang baik tidak hanya membahas perangkat, tetapi juga menghubungkan kebutuhan operasional dengan keputusan desain, prosedur pelaksanaan, pengendalian risiko, dan kriteria penerimaan.

Kesimpulan

Training SCADA Project Engineering: Design, Installation, Testing & Commissioning merupakan program pengembangan kompetensi yang mendukung keberhasilan implementasi sistem otomasi industri. Melalui pemahaman mengenai desain arsitektur, penyusunan dokumen engineering, instalasi perangkat, integrasi komunikasi, FAT, SAT, commissioning, dan serah terima, peserta dapat memahami keseluruhan siklus hidup proyek SCADA secara lebih terstruktur.

Keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh ketepatan kebutuhan, kualitas desain, kompetensi pelaksana, pengendalian perubahan, pengujian yang dapat ditelusuri, serta penerapan prosedur keselamatan dan keamanan siber.

Bagi organisasi yang ingin meningkatkan kualitas proyek otomasi, pelatihan ini dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia untuk membangun sistem yang andal, mudah dipelihara, dan sesuai kebutuhan operasional.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apa yang dimaksud dengan Training SCADA Project Engineering?

Training SCADA Project Engineering adalah pelatihan yang membahas proses perencanaan, desain, instalasi, integrasi, pengujian, commissioning, dan serah terima sistem SCADA untuk kebutuhan industri.

2. Siapa yang sebaiknya mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan ditujukan bagi SCADA Engineer, Automation Engineer, Instrumentation Engineer, Electrical Engineer, Project Engineer, teknisi, commissioning engineer, dan personel pemeliharaan yang terlibat dalam sistem kontrol industri.

3. Apa perbedaan FAT dan SAT pada proyek SCADA?

FAT dilakukan sebelum pengiriman atau penerimaan sistem, biasanya di fasilitas vendor atau integrator. SAT dilakukan di lokasi pengguna untuk memverifikasi fungsi sistem setelah instalasi dan integrasi di lapangan.

4. Mengapa commissioning penting dalam proyek SCADA?

Commissioning membantu memastikan sistem telah memenuhi persyaratan teknis dan operasional sebelum digunakan. Tahap ini mencakup verifikasi fungsi, pemeriksaan temuan, validasi dokumentasi, dan koordinasi dengan tim operasi.

5. Apakah peserta harus menguasai PLC sebelum mengikuti pelatihan?

Pemahaman dasar PLC dan instrumentasi sangat membantu, terutama untuk materi integrasi dan pengujian. Namun, persyaratan awal dapat disesuaikan dengan tingkat pelatihan dan kebutuhan peserta.

6. Apa saja dokumen yang diperlukan dalam proyek SCADA?

Dokumen yang umum digunakan meliputi P&ID, I/O List, System Architecture Diagram, Network Diagram, Control Narrative, Functional Design Specification, Cable Schedule, prosedur FAT dan SAT, laporan commissioning, serta as-built drawing.

7. Berapa lama durasi Training SCADA Project Engineering?

Durasi bergantung pada kedalaman materi dan metode pembelajaran. Program pengenalan dapat dibuat dalam beberapa hari, sedangkan program yang mencakup praktik intensif, konfigurasi, dan pengujian sistem dapat membutuhkan waktu lebih panjang.

Tingkatkan Kompetensi SCADA Project Engineering Anda

Persiapkan tim engineering Anda untuk menghadapi tantangan desain, instalasi, testing, dan commissioning sistem SCADA melalui pelatihan yang terstruktur dan aplikatif. Tingkatkan kualitas proyek, perkuat keandalan sistem otomasi, dan dukung kesiapan operasional industri Anda.

Hubungi penyelenggara pelatihan untuk mendapatkan informasi program, jadwal, materi, dan penyesuaian Training SCADA Project Engineering sesuai kebutuhan perusahaan Anda.

Jadwal, Lokasi & Biaya
Jadwal Bimtek & Training
Pusat Edukasi Indonesia menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendidikan Pelatihan yang dilaksanakan pada :

Lokasi: HI Hotel Senen

📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun

📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian

📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Hotel NEO+ - Bp

📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026
Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Biz Hotel - Batam

📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada

📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Gets Hotel Malang

📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: favehotel S. Parman - Medan

📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda

📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar

📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026
Hubungi kami untuk lokasi pelaksanaan bimtek & training terdekat, kami melayani beberapa kota besar diantaranya:

Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan

dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

TANPA PENGINAPAN
Rp. 4.000.000
Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari.
Modul materi dan softcopy materi
Bimtek kit & Tas eksklusif
Sertifikat pelatihan.
Makan siang selama kegiatan berlangsung.
Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung.
PENGINAPAN (Twin Sharing)
Rp. 5.000.000
Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari.
Modul materi dan softcopy materi
Bimtek kit & Tas eksklusif
Sertifikat pelatihan.
Menginap 1 kamar untuk 2 orang, selama 4 hari 3 malam.
Sarapan pagi dan Makan siang Selama Kegiatan Berlangsung.
Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung.
PENGINAPAN (Suite Room)
Rp. 5.500.000
Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari.
Modul materi dan softcopy materi
Bimtek kit dan Tas eksklusif
Sertifikat pelatihan.
Menginap 1 kamar untuk 1 orang, selama 4 hari 3 malam.
Sarapan pagi, Makan siang dan Makan malam selama kegiatan berlangsung.
Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung.