Training SCADA Engineering untuk Water Treatment Plant dan Sistem Distribusi Air 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePengelolaan Water Treatment Plant (WTP) dan sistem distribusi air membutuhkan sistem monitoring dan control yang mampu bekerja secara akurat, cepat, andal, serta terintegrasi. Semakin besar kapasitas instalasi pengolahan dan jaringan distribusi, semakin kompleks pula kebutuhan pemantauan terhadap pompa, valve, reservoir, tekanan, debit, kualitas air, serta berbagai parameter proses lainnya.
Dalam kondisi tersebut, SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) menjadi salah satu teknologi penting dalam industrial automation untuk membantu operator melakukan monitoring dan supervisory control secara terpusat. SCADA memungkinkan data dari berbagai instrumen lapangan, PLC, RTU, flow meter, pressure transmitter, analyzer, pompa, dan peralatan lainnya dikumpulkan ke dalam sistem yang dapat dipantau melalui Human Machine Interface (HMI).
Training SCADA Engineering untuk Water Treatment Plant dan Sistem Distribusi Air dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai perancangan, konfigurasi, integrasi, pengoperasian, troubleshooting, serta pengembangan sistem SCADA yang diterapkan pada fasilitas pengolahan dan distribusi air.
Pelatihan ini tidak hanya membahas SCADA dari sisi software, tetapi juga menghubungkan aspek instrumentation, PLC, komunikasi industri, jaringan OT, database, alarm management, historian, HMI, cybersecurity, hingga commissioning. Dengan pendekatan tersebut, peserta dapat memahami bagaimana sebuah sistem SCADA dibangun sebagai bagian dari keseluruhan sistem kontrol dan monitoring fasilitas air.
Mengapa SCADA Penting untuk Water Treatment Plant?
Water Treatment Plant memiliki proses yang berlangsung secara kontinu. Gangguan pada satu bagian proses dapat memengaruhi tahapan berikutnya. Contohnya, gangguan pompa intake dapat mengurangi suplai air baku, gangguan dosing system dapat memengaruhi proses pengolahan, sedangkan gangguan pompa distribusi dapat menyebabkan penurunan tekanan pada jaringan.
SCADA membantu operator memperoleh gambaran kondisi plant secara real-time.
Beberapa informasi yang dapat ditampilkan antara lain:
- Flow air baku dan air produksi.
- Level tangki dan reservoir.
- Tekanan jaringan distribusi.
- Status pompa.
- Status valve.
- Arus dan daya motor.
- Status PLC dan RTU.
- Parameter kualitas air.
- pH.
- Turbidity.
- Conductivity.
- Residual chlorine.
- Alarm proses.
- Historical trend.
- Energy consumption.
- Kondisi komunikasi perangkat.
Tanpa sistem monitoring yang terintegrasi, operator harus mengandalkan pemeriksaan manual atau membaca informasi dari beberapa panel yang berbeda. Kondisi ini dapat memperlambat respons ketika terjadi gangguan.
Dengan SCADA, informasi dari berbagai area dapat dikonsolidasikan sehingga operator dapat melihat kondisi sistem dari control room.
Apa yang Dimaksud dengan SCADA Engineering?
SCADA Engineering merupakan rangkaian aktivitas teknis untuk merancang, mengembangkan, mengonfigurasi, mengintegrasikan, menguji, melakukan commissioning, dan memelihara sistem SCADA.
Dalam aplikasi Water Treatment Plant, SCADA Engineering biasanya mencakup beberapa domain:
- System architecture.
- PLC dan RTU integration.
- Instrumentation integration.
- Industrial communication.
- Tag database.
- HMI development.
- Alarm management.
- Historian dan data logging.
- Network engineering.
- Cybersecurity.
- Redundancy.
- FAT dan SAT.
- Commissioning.
- Troubleshooting.
- Documentation dan change management.
Karena itu, engineer SCADA tidak cukup hanya memahami software SCADA. Mereka perlu memahami hubungan antara field instrumentation, control system, network, server, database, dan operator interface.
Arsitektur SCADA pada Water Treatment Plant
Arsitektur SCADA pada Water Treatment Plant umumnya terdiri dari beberapa lapisan.
Field Instrumentation Layer
Lapisan paling bawah berisi perangkat yang melakukan pengukuran dan aktuasi.
Contohnya:
- Flow transmitter.
- Pressure transmitter.
- Level transmitter.
- pH analyzer.
- Turbidity analyzer.
- Chlorine analyzer.
- Conductivity analyzer.
- Temperature sensor.
- Motor.
- Pump.
- Control valve.
- On/off valve.
Instrumen menghasilkan data yang kemudian dikirimkan ke PLC atau RTU.
Control Layer
Pada lapisan ini terdapat PLC atau RTU yang bertugas melakukan pengendalian proses.
PLC dapat menjalankan logic seperti:
- Start/stop pompa.
- Interlock.
- Sequence control.
- Automatic level control.
- Pressure control.
- Pump alternation.
- Valve sequencing.
- Protection logic.
SCADA pada umumnya tidak menggantikan fungsi utama PLC sebagai real-time controller. SCADA berperan sebagai supervisory system.
Communication Layer
Lapisan komunikasi menghubungkan PLC, RTU, IED, instrument analyzer, dan perangkat lain dengan server SCADA.
Media komunikasi dapat berupa:
- Industrial Ethernet.
- Fiber optic.
- Copper Ethernet.
- Serial communication.
- Radio.
- Cellular network.
- Wireless industrial network.
Untuk jaringan distribusi yang luas, penggunaan fiber optic, radio, atau komunikasi seluler dapat menjadi bagian dari desain komunikasi tergantung kondisi lapangan dan kebutuhan sistem.
SCADA Server Layer
SCADA server bertugas mengelola data dan layanan supervisory.
Fungsinya dapat meliputi:
- Data acquisition.
- Tag processing.
- Alarm processing.
- Event management.
- Historical data.
- Communication management.
- User management.
- Redundancy.
Untuk fasilitas kritis, arsitektur redundant server dapat digunakan untuk meningkatkan availability.
HMI/Operator Layer
Operator berinteraksi dengan sistem melalui HMI atau operator workstation.
HMI dapat menampilkan:
- Overview plant.
- Process flow.
- Pump status.
- Valve status.
- Tank level.
- Pressure.
- Flow.
- Water quality.
- Alarm.
- Trend.
- Equipment detail.
Desain HMI harus mempertimbangkan kemudahan membaca informasi dan kecepatan operator dalam mengambil keputusan.
Komponen Utama SCADA untuk Water Treatment Plant
Berikut komponen yang umumnya terdapat dalam sistem SCADA WTP.
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| PLC | Mengendalikan proses secara otomatis |
| RTU | Akuisisi dan kontrol pada lokasi remote |
| SCADA Server | Mengelola supervisory system |
| HMI | Interface operator |
| Historian | Menyimpan data historis |
| Engineering Workstation | Konfigurasi dan maintenance |
| Flow Meter | Mengukur debit |
| Pressure Transmitter | Mengukur tekanan |
| Level Transmitter | Mengukur level |
| Water Quality Analyzer | Monitoring kualitas air |
| Industrial Switch | Menghubungkan perangkat jaringan |
| Firewall | Proteksi komunikasi jaringan |
| UPS | Menjaga kontinuitas suplai perangkat |
Integrasi PLC, RTU, dan SCADA
Salah satu materi penting dalam Training SCADA Engineering untuk Water Treatment Plant dan Sistem Distribusi Air adalah integrasi PLC dan RTU dengan SCADA.
PLC mengendalikan proses lokal, sedangkan SCADA mengambil data dari PLC dan menyediakan interface supervisory bagi operator.
Contoh sederhana:
Flow Meter → PLC → Industrial Network → SCADA Server → HMI
Data flow meter dapat dibaca PLC kemudian diteruskan ke SCADA sebagai tag.
Misalnya:
FIT-101.PV= flow intake.LIT-101.PV= level reservoir.PIT-201.PV= pressure distribution.P-201.RUN= status pompa.XV-201.OPEN= status valve.
Penamaan tag yang konsisten sangat penting agar engineering dan troubleshooting dapat dilakukan secara sistematis.
Instrumentation dan Data Acquisition
SCADA WTP sangat bergantung pada kualitas data yang berasal dari instrumentation.
Data dapat dikategorikan menjadi:
Digital Input
Contohnya:
- Pump running.
- Pump fault.
- Valve open.
- Valve closed.
- MCC status.
- Emergency stop.
Digital Output
Contohnya:
- Pump start command.
- Pump stop command.
- Valve open command.
- Valve close command.
Analog Input
Contohnya:
- Flow.
- Pressure.
- Level.
- pH.
- Turbidity.
- Chlorine.
- Temperature.
Analog Output
Contohnya:
- Pump speed reference.
- Control valve position.
- Dosing pump setpoint.
Kesalahan mapping antara physical I/O, PLC address, SCADA tag, dan HMI display dapat menyebabkan informasi yang salah. Oleh sebab itu, proses verification dan validation harus menjadi bagian dari engineering.
Monitoring Flow, Pressure, dan Level
Tiga parameter penting dalam sistem air adalah flow, pressure, dan level.
Flow Monitoring
Flow monitoring digunakan untuk mengetahui jumlah air yang mengalir pada titik tertentu.
Data flow dapat digunakan untuk:
- Monitoring produksi.
- Mass balance.
- Deteksi abnormal flow.
- Evaluasi kapasitas pompa.
- Analisis kebocoran.
- Evaluasi efisiensi distribusi.
Pressure Monitoring
Tekanan sangat penting dalam sistem distribusi air.
SCADA dapat memberikan alarm ketika pressure:
- Terlalu rendah.
- Terlalu tinggi.
- Berubah secara tiba-tiba.
- Tidak sesuai dengan kondisi operasi.
Perubahan tekanan yang tidak normal dapat menjadi indikator awal adanya gangguan pompa, valve, kebocoran, atau perubahan demand.
Level Monitoring
Level transmitter digunakan untuk memonitor:
- Raw water tank.
- Clear water tank.
- Reservoir.
- Elevated tank.
- Chemical tank.
SCADA dapat dikonfigurasi dengan alarm high-high, high, low, dan low-low.
Monitoring Kualitas Air
Water Treatment Plant tidak hanya membutuhkan monitoring parameter mekanis dan hidraulik, tetapi juga parameter kualitas air.
SCADA dapat menerima data dari water quality analyzer seperti:
- pH.
- Turbidity.
- Conductivity.
- Chlorine residual.
- Temperature.
- TDS, jika perangkat dan sistem pengukuran mendukung.
Data tersebut dapat ditampilkan secara real-time dan disimpan dalam historian untuk analisis.
Contohnya, apabila turbidity meningkat melewati batas operasi yang ditetapkan, operator dapat menerima alarm dan melakukan pemeriksaan proses.
HMI Design untuk Water Treatment Plant
HMI merupakan bagian penting dari SCADA karena menjadi interface utama antara manusia dan sistem.
Desain HMI yang baik harus:
- Sederhana.
- Konsisten.
- Mudah dibaca.
- Menampilkan informasi penting.
- Memiliki navigasi jelas.
- Menghindari tampilan terlalu padat.
- Memisahkan informasi overview dan detail.
- Memberikan indikasi status peralatan.
- Menampilkan alarm secara jelas.
Struktur HMI dapat dibuat seperti:
Plant Overview → Process Area → Equipment Detail → Trend → Alarm
Sebagai contoh:
Overview
Menampilkan seluruh WTP secara ringkas.
Raw Water Intake
Menampilkan pompa intake, flow, level, dan status valve.
Treatment Process
Menampilkan tahapan koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan proses terkait.
Clear Water
Menampilkan level reservoir dan kondisi pompa distribusi.
Distribution
Menampilkan tekanan, flow, dan status booster pump.
Alarm Management dalam SCADA WTP
Alarm merupakan mekanisme penting untuk membantu operator merespons kondisi abnormal.
Namun, terlalu banyak alarm dapat menyebabkan alarm flooding.
Contoh alarm yang relevan:
| Alarm | Kondisi |
|---|---|
| Tank Level High | Level melebihi batas |
| Tank Level Low | Level berada di bawah batas |
| Pump Trip | Pompa berhenti karena fault |
| High Pressure | Tekanan terlalu tinggi |
| Low Pressure | Tekanan terlalu rendah |
| High Turbidity | Turbidity melebihi batas |
| Low Chlorine | Residual chlorine rendah |
| Communication Failure | Komunikasi perangkat terganggu |
| PLC Fault | PLC mengalami fault |
Alarm perlu dikategorikan berdasarkan tingkat kepentingannya.
Prinsip Alarm Management
Alarm yang baik harus:
- Memiliki penyebab yang jelas.
- Memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti.
- Memiliki prioritas.
- Tidak muncul secara berlebihan.
- Memiliki batas yang rasional.
- Dapat dianalisis melalui historical data.
Historian dan Data Logging
SCADA modern tidak hanya digunakan untuk melihat kondisi saat ini. Data historis juga sangat penting.
Historian dapat menyimpan data seperti:
- Flow per jam.
- Pressure per menit.
- Tank level.
- Pump running hours.
- Energy consumption.
- Water quality.
- Alarm history.
- Equipment status.
Data historis dapat digunakan untuk analisis tren dan evaluasi performa.
Misalnya, operator dapat membandingkan pressure distribution selama 30 hari untuk melihat pola penurunan tekanan.
Data juga dapat digunakan untuk:
- Maintenance planning.
- Energy optimization.
- Capacity planning.
- Performance evaluation.
- Root cause analysis.
- Management reporting.
SCADA untuk Sistem Distribusi Air
Sistem distribusi air memiliki karakteristik berbeda dengan plant yang berada pada satu lokasi.
Jaringan distribusi dapat terdiri dari:
- Reservoir.
- Booster station.
- Pump station.
- Valve station.
- Metering station.
- Remote tank.
- Distribution pipeline.
Karena lokasi tersebar, RTU dan remote communication menjadi sangat penting.
Arsitektur sederhana dapat berupa:
Remote Sensor → RTU → Communication Network → SCADA Server → Control Room
Dengan sistem tersebut, operator dapat memonitor lokasi yang jauh tanpa harus selalu melakukan pemeriksaan fisik.
Komunikasi Industri pada SCADA Water Treatment
Pemilihan communication protocol menjadi bagian penting dari SCADA Engineering.
Beberapa protokol yang umum digunakan antara lain:
| Protocol | Penggunaan |
|---|---|
| Modbus RTU | Komunikasi serial |
| Modbus TCP | Ethernet-based communication |
| OPC UA | Integrasi sistem dan interoperability |
| DNP3 | Remote monitoring/control |
| Industrial Ethernet | Komunikasi perangkat industri |
Pemilihan protokol perlu mempertimbangkan:
- Compatibility.
- Distance.
- Bandwidth.
- Reliability.
- Cybersecurity.
- Existing infrastructure.
- Number of devices.
- Maintenance capability.
Modbus RTU dan Modbus TCP
Modbus banyak digunakan dalam integrasi perangkat seperti meter, analyzer, PLC, dan instrumentation.
Modbus RTU umumnya menggunakan komunikasi serial, sedangkan Modbus TCP berjalan melalui jaringan Ethernet.
Dalam engineering, hal yang harus diperhatikan meliputi:
- Device address.
- Register address.
- Function code.
- Data type.
- Byte order.
- Scaling.
- Polling interval.
- Communication timeout.
Kesalahan pada register mapping dapat membuat nilai yang tampil di SCADA tidak sesuai dengan nilai aktual.
OPC UA untuk Integrasi Sistem
OPC UA dapat digunakan sebagai mekanisme interoperabilitas antara berbagai sistem dan aplikasi.
Pada lingkungan Water Treatment Plant, OPC UA dapat membantu integrasi antara:
- PLC.
- SCADA.
- Historian.
- MES.
- Database.
- Enterprise application.
Keuntungan pendekatan interoperabilitas adalah data dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh operator tetapi juga oleh sistem analitik dan aplikasi tingkat atas.
Redundancy dan High Availability
Fasilitas pengolahan dan distribusi air membutuhkan availability yang baik. Gangguan sistem monitoring dapat menyebabkan operator kehilangan visibility terhadap proses.
Redundancy dapat diterapkan pada:
- SCADA server.
- Network.
- Power supply.
- Communication link.
- Storage.
- PLC tertentu.
- Database/historian.
Konsep redundancy perlu dirancang berdasarkan risk assessment dan kebutuhan operasional.
Tidak semua perangkat harus redundant. Fokus utama adalah menentukan komponen yang apabila gagal dapat memberikan dampak besar terhadap operasi.
Industrial Networking untuk SCADA Water Treatment
Jaringan SCADA perlu dirancang dengan mempertimbangkan reliability dan security.
Topologi dapat berupa:
- Star.
- Ring.
- Redundant ring.
- Segmented network.
Segmentasi jaringan dapat memisahkan:
- Field network.
- Control network.
- SCADA network.
- DMZ.
- Enterprise network.
Desain tersebut membantu mengurangi risiko gangguan dari jaringan IT terhadap sistem OT.
Cybersecurity pada SCADA Water Treatment Plant
SCADA merupakan bagian dari Operational Technology atau OT. Karena sistem terhubung melalui jaringan, aspek cybersecurity tidak boleh diabaikan.
Beberapa praktik penting antara lain:
- Menggunakan akun individual.
- Mengatur role-based access.
- Menggunakan firewall.
- Melakukan network segmentation.
- Membatasi remote access.
- Mengelola USB/removable media.
- Melakukan backup konfigurasi.
- Memantau aktivitas abnormal.
- Mengontrol perubahan sistem.
- Memperbarui perangkat sesuai prosedur dan compatibility assessment.
Keamanan tidak hanya bergantung pada software. Prosedur, manusia, network architecture, dan maintenance juga berperan.
FAT, SAT, dan Commissioning SCADA
Sebelum sistem SCADA digunakan secara penuh, proses testing perlu dilakukan.
Factory Acceptance Test
FAT dilakukan untuk memverifikasi sistem sebelum dikirim atau digunakan di site.
Pengujian dapat mencakup:
- Tag verification.
- HMI verification.
- Alarm testing.
- Communication testing.
- Sequence testing.
- Historian testing.
- User access testing.
Site Acceptance Test
SAT dilakukan di lokasi untuk memastikan sistem terintegrasi dengan perangkat aktual.
Contohnya:
- PLC communication.
- Instrument verification.
- Pump status.
- Valve feedback.
- Analog value.
- Alarm.
- Command.
- Network communication.
Commissioning
Commissioning memastikan sistem siap digunakan dalam kondisi operasional sebenarnya.
Dokumentasi hasil pengujian harus disimpan sebagai bagian dari project record.
Troubleshooting SCADA pada Water Treatment Plant
Troubleshooting membutuhkan pendekatan sistematis.
Jika sebuah flow meter tidak menampilkan data di SCADA, jangan langsung menyimpulkan bahwa SCADA rusak.
Pemeriksaan dapat dilakukan berurutan:
- Apakah instrument mendapatkan power?
- Apakah transmitter menghasilkan output?
- Apakah PLC membaca signal?
- Apakah PLC tag berubah?
- Apakah communication link aktif?
- Apakah SCADA menerima data?
- Apakah tag mapping benar?
- Apakah scaling benar?
- Apakah HMI menampilkan tag yang tepat?
- Apakah terdapat alarm atau communication error?
Pendekatan berlapis membuat troubleshooting lebih cepat dan mengurangi trial and error.
Contoh Kasus Nyata: Gangguan Pompa Distribusi
Bayangkan sebuah sistem distribusi air memiliki beberapa booster pump.
Operator menerima alarm Low Pressure pada salah satu zona.
Melalui SCADA, operator dapat melihat:
- Pressure transmitter.
- Status booster pump.
- Running current.
- Flow.
- Valve position.
- Alarm history.
- Trend pressure.
Dari trend terlihat bahwa pressure turun beberapa menit sebelum pompa mengalami trip.
Operator kemudian melihat bahwa motor mengalami overload.
Data SCADA membantu mempersempit kemungkinan penyebab sehingga tim maintenance dapat melakukan pemeriksaan terhadap pompa dan sistem mekanis.
Tanpa historical trend, informasi yang tersedia mungkin hanya berupa status “pump trip”, sehingga proses diagnosis membutuhkan waktu lebih lama.
Contoh Kasus: Monitoring Reservoir
Sebuah reservoir distribusi menggunakan level transmitter yang terintegrasi dengan RTU.
SCADA menampilkan:
- Level reservoir.
- Inlet flow.
- Outlet flow.
- Pump status.
- Valve status.
- Historical trend.
Ketika level turun secara tidak normal, operator dapat membandingkan inlet dan outlet flow.
Jika outlet flow jauh lebih tinggi daripada kondisi normal, operator dapat melakukan investigasi terhadap perubahan demand, valve, atau potensi gangguan pada jaringan.
SCADA tidak secara otomatis menentukan akar masalah, tetapi menyediakan data yang membantu operator dan engineer melakukan analisis.
Contoh Kasus: Monitoring Kualitas Air
Dalam sebuah WTP, analyzer memberikan data turbidity dan residual chlorine.
SCADA menampilkan nilai real-time sekaligus trend.
Apabila turbidity menunjukkan peningkatan secara bertahap, engineer dapat membandingkan data tersebut dengan kondisi proses lain, seperti flow, status filter, atau parameter terkait.
Historical data membantu melihat apakah kejadian tersebut merupakan anomali sesaat atau bagian dari pola tertentu.
Data Analytics untuk Water Treatment
SCADA dapat menjadi sumber data untuk analisis operasional.
Data SCADA dapat digunakan untuk menghitung atau mengevaluasi:
- Pump efficiency.
- Energy consumption.
- Flow pattern.
- Pressure profile.
- Equipment utilization.
- Operating hours.
- Alarm frequency.
- Water production.
- Process stability.
Dengan integrasi historian dan analytics, organisasi dapat bergerak dari sekadar monitoring menuju data-driven operation.
Integrasi SCADA dengan Sistem Digital
Transformasi digital membuat SCADA semakin sering diintegrasikan dengan sistem lain.
Contohnya:
SCADA → Historian → Database → Analytics → Dashboard Management
Data dari SCADA dapat digunakan oleh sistem analitik untuk menghasilkan insight mengenai:
- Efisiensi energi.
- Performa pompa.
- Pola demand.
- Anomali pressure.
- Frekuensi alarm.
- Maintenance requirement.
Namun, integrasi harus dirancang dengan memperhatikan keamanan dan pemisahan antara sistem control dengan sistem enterprise.
Kompetensi yang Dibutuhkan SCADA Engineer Water Treatment
Seorang SCADA engineer idealnya memiliki kombinasi kompetensi.
Kompetensi Teknis
- SCADA architecture.
- PLC.
- RTU.
- HMI.
- Instrumentation.
- Industrial communication.
- Networking.
- Database.
- Historian.
- Alarm management.
- Cybersecurity.
- Troubleshooting.
Kompetensi Proyek
- Requirement analysis.
- System design.
- Documentation.
- FAT.
- SAT.
- Commissioning.
- Change management.
Kompetensi Operasional
- Process understanding.
- Equipment understanding.
- Alarm response.
- Data analysis.
- Maintenance support.
Materi Training SCADA Engineering untuk Water Treatment Plant
Program training dapat mencakup materi berikut:
| Materi | Fokus Pembelajaran |
|---|---|
| SCADA Fundamentals | Konsep dan arsitektur SCADA |
| Water Treatment Process | Pemahaman proses WTP |
| PLC & RTU | Integrasi control system |
| Instrumentation | Flow, pressure, level, quality analyzer |
| Communication Protocol | Modbus, OPC UA, DNP3 dan lainnya |
| SCADA Configuration | Konfigurasi tag dan komunikasi |
| HMI Design | Visualisasi proses |
| Alarm Management | Pengelolaan kondisi abnormal |
| Historian | Data logging dan trend |
| Industrial Networking | Network architecture |
| Cybersecurity | Proteksi sistem OT |
| FAT/SAT | Testing dan acceptance |
| Commissioning | Implementasi di site |
| Troubleshooting | Diagnosis gangguan |
| Case Study | Analisis aplikasi WTP dan distribusi |
Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ini?
Training SCADA Engineering untuk Water Treatment Plant dan Sistem Distribusi Air relevan untuk:
- SCADA Engineer.
- Control Engineer.
- Automation Engineer.
- Instrument Engineer.
- Electrical Engineer.
- PLC Engineer.
- Maintenance Engineer.
- Utility Engineer.
- Water Treatment Engineer.
- Operation Engineer.
- IT/OT Engineer.
- Engineering Supervisor.
- Maintenance Supervisor.
- Operator yang terlibat dalam sistem SCADA.
Pelatihan juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, baik untuk sistem baru maupun existing system.
Manfaat Mengikuti Training SCADA Engineering
Peserta diharapkan mampu:
- Memahami arsitektur SCADA WTP.
- Memahami hubungan PLC, RTU, instrumentation dan SCADA.
- Melakukan tag management.
- Memahami komunikasi industri.
- Merancang struktur HMI.
- Mengelola alarm.
- Memahami historian.
- Melakukan troubleshooting.
- Memahami network SCADA.
- Menerapkan prinsip cybersecurity OT.
- Mendukung FAT dan SAT.
- Memahami commissioning.
- Menganalisis historical data.
- Meningkatkan reliability monitoring.
Bagi organisasi, peningkatan kompetensi engineer dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap troubleshooting yang bersifat trial and error.
Best Practice Implementasi SCADA Water Treatment
Beberapa praktik yang dapat diterapkan antara lain:
1. Mulai dari Requirement
Jangan memulai engineering hanya dari software.
Tentukan terlebih dahulu:
- Apa yang harus dimonitor?
- Apa yang harus dikontrol?
- Siapa operatornya?
- Berapa jumlah device?
- Berapa lokasi remote?
- Apa kebutuhan historian?
- Apa kebutuhan redundancy?
2. Gunakan Tag Naming yang Konsisten
Standar naming mempermudah:
- Engineering.
- Maintenance.
- Troubleshooting.
- Documentation.
- Expansion.
3. Validasi Data
Jangan menganggap data SCADA selalu benar.
Validasi harus membandingkan data dengan:
- Field instrument.
- PLC.
- Calibrator.
- Local display.
- Engineering documentation.
4. Dokumentasikan Sistem
Dokumentasi minimal dapat meliputi:
- Network diagram.
- I/O list.
- Tag list.
- Alarm list.
- Instrument list.
- Communication map.
- Server configuration.
- Backup.
- Test procedure.
- FAT/SAT record.
5. Rancang untuk Maintenance
Sistem yang bagus bukan hanya mudah digunakan ketika normal, tetapi juga mudah ditangani ketika terjadi gangguan.
Tantangan Implementasi SCADA pada Sistem Air
Beberapa tantangan yang sering dihadapi antara lain:
Sistem Existing
Banyak fasilitas menggunakan equipment lama yang harus diintegrasikan dengan teknologi baru.
Lokasi Remote
Jaringan distribusi dapat memiliki banyak lokasi yang tersebar sehingga komunikasi menjadi tantangan.
Kualitas Komunikasi
Gangguan network dapat menyebabkan data loss atau delayed data.
Banyaknya Alarm
Konfigurasi alarm yang tidak baik dapat membebani operator.
Cybersecurity
Koneksi antara OT dan IT harus dirancang secara hati-hati.
Kualitas Data
Sensor yang tidak terkalibrasi dapat menyebabkan data SCADA tidak akurat.
Kompetensi SDM
Teknologi SCADA membutuhkan kombinasi pengetahuan process, instrumentation, automation, networking, dan software.
Tren SCADA Water Treatment 2026–2027
Perkembangan teknologi mendorong sistem SCADA menuju sistem yang lebih terintegrasi dan data-driven.
Beberapa tren yang perlu diperhatikan:
Edge Computing
Pemrosesan data dapat dilakukan lebih dekat dengan sumber data sehingga membantu mengurangi ketergantungan pada sistem pusat untuk kebutuhan tertentu.
IIoT
Perangkat sensor dan equipment semakin mudah terhubung ke jaringan sehingga jumlah data operasional meningkat.
Predictive Maintenance
Historical data dapat digunakan sebagai salah satu sumber untuk mendeteksi indikasi perubahan performa equipment.
Advanced Analytics
Data flow, pressure, energy, dan equipment status dapat dianalisis untuk menemukan pola operasi.
Digital Dashboard
Management membutuhkan informasi yang lebih ringkas untuk pengambilan keputusan.
Enhanced OT Cybersecurity
Semakin terhubung sebuah sistem, semakin penting pula pengelolaan cybersecurity.
Roadmap Pengembangan SCADA Water Treatment
Organisasi dapat menggunakan roadmap berikut:
Tahap 1 – Assessment
Evaluasi kondisi SCADA existing.
Tahap 2 – Standardization
Membuat standar tag, HMI, alarm, network, dan documentation.
Tahap 3 – Integration
Mengintegrasikan PLC, RTU, instrument, dan sistem komunikasi.
Tahap 4 – Optimization
Mengoptimalkan alarm, historian, HMI, dan performance.
Tahap 5 – Analytics
Menggunakan historical data untuk analisis operasional.
Tahap 6 – Digital Transformation
Mengintegrasikan SCADA dengan platform digital secara aman dan terkontrol.
Checklist SCADA Engineering untuk Water Treatment Plant
Sebelum implementasi, engineer dapat menggunakan checklist berikut:
-
P&ID tersedia dan tervalidasi.
-
Instrument list tersedia.
-
I/O list tersedia.
-
Tag naming sudah distandarkan.
-
PLC architecture ditentukan.
-
RTU architecture ditentukan.
-
Communication protocol ditentukan.
-
Network architecture tersedia.
-
HMI design standard tersedia.
-
Alarm philosophy tersedia.
-
Historian requirement ditentukan.
-
Redundancy requirement dianalisis.
-
Cybersecurity requirement ditentukan.
-
FAT procedure tersedia.
-
SAT procedure tersedia.
-
Backup strategy tersedia.
-
Documentation lengkap.
-
Maintenance procedure tersedia.
Mengapa Training SCADA Engineering Perlu Dilakukan?
SCADA merupakan sistem yang menghubungkan berbagai disiplin teknologi. Engineer yang hanya memahami satu sisi sistem dapat mengalami kesulitan ketika melakukan troubleshooting lintas layer.
Sebagai contoh, masalah yang terlihat sebagai “SCADA tidak membaca flow” dapat sebenarnya berasal dari:
- Sensor.
- Transmitter.
- Wiring.
- PLC input.
- PLC program.
- Communication network.
- Driver.
- Tag mapping.
- Database.
- HMI configuration.
Training memberikan kerangka berpikir sistematis sehingga peserta dapat memahami hubungan antarbagian tersebut.
Dengan demikian, Training SCADA Engineering untuk Water Treatment Plant dan Sistem Distribusi Air dapat menjadi sarana peningkatan kompetensi untuk engineer dan tim operasional yang bertanggung jawab terhadap reliability sistem monitoring dan control fasilitas air.
Kesimpulan
SCADA memiliki peran penting dalam meningkatkan visibility, monitoring, supervisory control, data collection, dan analisis operasional pada Water Treatment Plant serta sistem distribusi air. Integrasi antara instrumentation, PLC, RTU, communication network, SCADA server, HMI, historian, dan sistem digital memungkinkan organisasi memperoleh informasi proses secara lebih terstruktur.
Namun, keberhasilan implementasi SCADA tidak hanya ditentukan oleh software. Faktor seperti system architecture, kualitas instrumentation, communication reliability, tag management, HMI design, alarm management, cybersecurity, documentation, testing, dan kompetensi SDM juga sangat menentukan.
Melalui Training SCADA Engineering untuk Water Treatment Plant dan Sistem Distribusi Air, peserta dapat memahami keseluruhan siklus SCADA mulai dari konsep, desain, konfigurasi, integrasi, testing, commissioning hingga troubleshooting. Kompetensi tersebut penting untuk membangun sistem monitoring dan control yang lebih reliable, maintainable, scalable, dan sesuai dengan kebutuhan operasional fasilitas air.
FAQ
1. Apa itu SCADA pada Water Treatment Plant?
SCADA pada Water Treatment Plant adalah sistem supervisory yang digunakan untuk mengumpulkan, memvisualisasikan, menyimpan, dan membantu pengawasan data proses seperti flow, pressure, level, status pompa, valve, serta parameter kualitas air.
2. Apa perbedaan SCADA dan PLC pada WTP?
PLC berfungsi sebagai controller yang menjalankan logic dan sequence secara real-time, sedangkan SCADA berfungsi sebagai supervisory system untuk monitoring, alarm, historical data, visualization, dan supervisory control.
3. Apakah SCADA dapat digunakan untuk sistem distribusi air yang memiliki banyak lokasi?
Ya. SCADA dapat diintegrasikan dengan RTU dan communication network untuk memonitor lokasi remote seperti reservoir, booster pump station, valve station, dan metering station.
4. Apa saja parameter yang dapat dimonitor SCADA pada sistem air?
Parameter dapat mencakup flow, pressure, level, pH, turbidity, chlorine residual, conductivity, temperature, pump status, valve status, energy consumption, alarm, dan historical trend.
5. Mengapa alarm management penting dalam SCADA WTP?
Alarm membantu operator mengetahui kondisi abnormal dan menentukan tindakan yang diperlukan. Alarm yang dirancang dengan buruk dapat menghasilkan terlalu banyak alarm sehingga menyulitkan operator menentukan kondisi yang benar-benar kritis.
6. Apakah training ini membahas troubleshooting?
Ya. Training dapat membahas troubleshooting dari sisi instrumentation, PLC, communication network, SCADA server, tag mapping, HMI, alarm, historian, hingga integrasi sistem.
7. Siapa yang cocok mengikuti Training SCADA Engineering untuk Water Treatment Plant?
Training cocok untuk SCADA engineer, automation engineer, control engineer, instrument engineer, electrical engineer, PLC engineer, maintenance engineer, utility engineer, operation engineer, supervisor, dan personel lain yang menangani sistem kontrol serta monitoring fasilitas air.
Tingkatkan kompetensi tim dalam merancang, mengintegrasikan, mengoperasikan, dan melakukan troubleshooting SCADA pada Water Treatment Plant dan sistem distribusi air. Hubungi kami untuk mendapatkan informasi program training, materi, jadwal, dan pelaksanaan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi Anda.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

