Training Perawatan Preventif dan Korektif Peralatan Laboratorium 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleLaboratorium merupakan fasilitas yang memiliki peran penting dalam kegiatan penelitian, pengujian, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga proses produksi industri. Keberhasilan aktivitas laboratorium sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, metode kerja, serta kondisi peralatan yang digunakan.
Peralatan laboratorium seperti mikroskop, timbangan analitik, inkubator, oven, autoklaf, spektrofotometer, pH meter, centrifuge, hingga berbagai instrumen analisis lainnya membutuhkan pemeliharaan secara berkala agar tetap berfungsi dengan optimal. Peralatan yang tidak dirawat dengan baik dapat mengalami penurunan kinerja, menghasilkan data yang tidak akurat, bahkan mengalami kerusakan yang menyebabkan terhentinya aktivitas laboratorium.
Dalam sistem manajemen laboratorium modern, perawatan peralatan tidak hanya dilakukan ketika alat mengalami kerusakan. Pendekatan yang lebih efektif adalah menerapkan sistem perawatan preventif dan korektif secara terencana. Perawatan preventif dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan melalui pemeriksaan, pembersihan, penyesuaian, dan pemeliharaan rutin. Sementara itu, perawatan korektif dilakukan untuk memperbaiki alat yang mengalami gangguan atau kerusakan agar dapat kembali beroperasi sesuai fungsinya.
Penerapan sistem maintenance yang baik mampu memperpanjang umur peralatan, mengurangi biaya perbaikan, meningkatkan keselamatan kerja, serta menjaga kualitas hasil pengujian. Oleh karena itu, kompetensi personel dalam melakukan perawatan peralatan laboratorium menjadi faktor penting yang harus diperhatikan oleh setiap institusi.
Melalui Training Perawatan Preventif dan Korektif Peralatan Laboratorium 2026-2027, peserta akan memperoleh pemahaman mengenai konsep pemeliharaan alat, teknik pemeriksaan rutin, identifikasi potensi kerusakan, prosedur perbaikan dasar, dokumentasi maintenance, serta strategi membangun sistem pengelolaan peralatan yang efektif.
Pelatihan ini dirancang untuk membantu laboratorium memiliki sistem perawatan yang lebih terstruktur sehingga peralatan selalu dalam kondisi siap digunakan dan mampu mendukung kegiatan operasional secara berkelanjutan.
Pentingnya Perawatan Peralatan Laboratorium
Peralatan laboratorium memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan peralatan umum. Banyak alat laboratorium bekerja dengan tingkat presisi tinggi sehingga membutuhkan pengendalian dan pemeliharaan khusus.
Perawatan peralatan laboratorium penting dilakukan karena:
- Menjaga akurasi hasil pengukuran.
- Mencegah kerusakan mendadak.
- Mengurangi waktu berhenti operasional alat.
- Memperpanjang umur penggunaan peralatan.
- Menghemat biaya perbaikan.
- Menjamin keselamatan pengguna.
- Mendukung kepatuhan terhadap standar mutu.
- Memastikan kesiapan alat saat dibutuhkan.
Sebagai contoh, mikropipet yang tidak mendapatkan perawatan dapat mengalami perubahan akurasi volume. Kesalahan kecil dalam pengambilan sampel dapat menyebabkan hasil analisis menjadi tidak valid. Demikian juga dengan inkubator laboratorium yang tidak diperiksa secara rutin dapat mengalami ketidakstabilan suhu sehingga memengaruhi proses penelitian atau pengujian.
Dengan sistem perawatan yang baik, laboratorium dapat menghindari gangguan operasional dan menjaga konsistensi kualitas pekerjaan.
Pengertian Perawatan Preventif Peralatan Laboratorium
Perawatan preventif adalah kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara terencana dan berkala untuk mencegah terjadinya kerusakan atau penurunan performa peralatan.
Tujuan utama perawatan preventif adalah mendeteksi potensi masalah sebelum menyebabkan kegagalan alat.
Kegiatan perawatan preventif meliputi:
- Pemeriksaan kondisi fisik alat.
- Pembersihan komponen.
- Pelumasan bagian tertentu.
- Pemeriksaan koneksi listrik.
- Pemeriksaan sensor.
- Penggantian komponen yang memiliki masa pakai tertentu.
- Pengujian fungsi alat.
- Kalibrasi atau verifikasi sesuai kebutuhan.
Contoh penerapan perawatan preventif:
- Membersihkan lensa mikroskop secara berkala.
- Mengganti filter pada sistem pendingin.
- Melakukan pemeriksaan suhu inkubator.
- Membersihkan ruang kerja timbangan analitik.
- Memeriksa kondisi kabel dan konektor peralatan.
Perawatan preventif membantu laboratorium mengubah pola kerja dari perbaikan setelah rusak menjadi pencegahan sebelum terjadi gangguan.
Pengertian Perawatan Korektif Peralatan Laboratorium
Perawatan korektif adalah tindakan perbaikan yang dilakukan setelah ditemukan adanya kerusakan atau gangguan pada peralatan.
Tujuan perawatan korektif adalah mengembalikan alat agar dapat berfungsi sesuai spesifikasi.
Kegiatan perawatan korektif meliputi:
- Identifikasi sumber kerusakan.
- Pemeriksaan komponen.
- Penggantian suku cadang.
- Perbaikan sistem.
- Pengujian ulang setelah perbaikan.
- Dokumentasi tindakan koreksi.
Contoh perawatan korektif:
- Mengganti sensor suhu inkubator yang rusak.
- Memperbaiki pompa pada alat analisis.
- Mengganti komponen elektronik yang mengalami kegagalan.
- Memperbaiki sistem kontrol alat.
Perawatan korektif membutuhkan kemampuan troubleshooting agar penyebab kerusakan dapat ditemukan secara tepat.
Perbedaan Perawatan Preventif dan Korektif
Meskipun sama-sama bertujuan menjaga kinerja alat, perawatan preventif dan korektif memiliki pendekatan yang berbeda.
| Aspek | Perawatan Preventif | Perawatan Korektif |
|---|---|---|
| Waktu Pelaksanaan | Sebelum terjadi kerusakan | Setelah terjadi kerusakan |
| Tujuan | Mencegah gangguan | Memperbaiki gangguan |
| Sifat | Terencana | Berdasarkan kondisi masalah |
| Biaya | Lebih terkendali | Dapat lebih tinggi |
| Risiko Operasional | Lebih rendah | Dapat menyebabkan downtime |
| Contoh | Pembersihan dan inspeksi rutin | Penggantian komponen rusak |
Laboratorium yang baik biasanya mengutamakan perawatan preventif, namun tetap membutuhkan sistem korektif untuk menangani kondisi tidak terduga.
Tujuan Training Perawatan Preventif dan Korektif Peralatan Laboratorium
Training ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola perawatan peralatan laboratorium secara efektif dan sistematis.
Tujuan pelatihan meliputi:
- Memahami konsep dasar maintenance laboratorium.
- Mengetahui jenis perawatan preventif dan korektif.
- Mengidentifikasi faktor penyebab kerusakan alat.
- Melakukan pemeriksaan kondisi peralatan.
- Membuat jadwal pemeliharaan.
- Melakukan troubleshooting dasar.
- Mengelola dokumentasi perawatan.
- Meningkatkan keandalan peralatan laboratorium.
- Mendukung sistem manajemen mutu laboratorium.
Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu melakukan tindakan perawatan yang tepat sesuai karakteristik masing-masing peralatan.
Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ini?
Training ini direkomendasikan bagi personel yang bertanggung jawab terhadap penggunaan, pengelolaan, dan pemeliharaan peralatan laboratorium.
Peserta yang sesuai antara lain:
- Kepala Laboratorium.
- Manajer Laboratorium.
- Laboran.
- Teknisi Laboratorium.
- Analis Laboratorium.
- Quality Control (QC).
- Quality Assurance (QA).
- Operator Peralatan Laboratorium.
- Engineer Maintenance.
- Supervisor Laboratorium.
- Peneliti.
- Dosen.
- Auditor Internal.
- Petugas Pengelola Fasilitas Laboratorium.
Manfaat Mengikuti Training
Pelatihan memberikan manfaat bagi peserta maupun organisasi.
Manfaat bagi Peserta
Peserta akan mampu:
- Memahami sistem pemeliharaan alat.
- Mengenali tanda awal kerusakan.
- Melakukan pemeriksaan rutin.
- Menyusun checklist maintenance.
- Melakukan troubleshooting dasar.
- Mengelola catatan perawatan.
- Mengurangi risiko kesalahan penggunaan alat.
Manfaat bagi Organisasi
Bagi laboratorium atau perusahaan, manfaat yang diperoleh antara lain:
- Mengurangi downtime peralatan.
- Meningkatkan produktivitas laboratorium.
- Menghemat biaya perbaikan.
- Memperpanjang umur alat.
- Menjaga kualitas hasil pengujian.
- Mendukung proses audit.
- Meningkatkan keselamatan kerja.
Jenis Peralatan Laboratorium yang Membutuhkan Perawatan
Hampir seluruh peralatan laboratorium membutuhkan program pemeliharaan agar tetap bekerja secara optimal.
Berikut beberapa contoh peralatan dan aspek perawatannya:
| Peralatan | Fokus Perawatan |
|---|---|
| Timbangan Analitik | Kebersihan, kalibrasi, kondisi sensor |
| Mikroskop | Kebersihan lensa, sistem optik |
| Mikropipet | Akurasi volume, seal, piston |
| Inkubator | Stabilitas suhu, kebersihan ruang |
| Oven Laboratorium | Elemen pemanas, sensor suhu |
| Autoklaf | Tekanan, suhu, seal pintu |
| Centrifuge | Kecepatan putar, rotor |
| Spektrofotometer | Sistem optik, sumber cahaya |
| pH Meter | Elektroda, kalibrasi sensor |
Setiap alat memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda sehingga prosedur harus disesuaikan dengan spesifikasi teknisnya.
Prinsip Dasar Maintenance Peralatan Laboratorium
Sistem perawatan yang efektif harus mengikuti prinsip dasar agar hasilnya optimal.
Prinsip tersebut meliputi:
- Melakukan perawatan berdasarkan jadwal.
- Mengikuti prosedur operasional standar.
- Menggunakan suku cadang yang sesuai.
- Mendokumentasikan setiap tindakan.
- Melibatkan personel yang kompeten.
- Melakukan evaluasi kinerja alat.
- Mengutamakan keselamatan kerja.
Perawatan bukan hanya aktivitas teknis, tetapi merupakan bagian dari sistem manajemen mutu laboratorium.
Contoh Kasus Nyata
Sebuah laboratorium pengujian bahan pangan mengalami gangguan pada alat inkubator yang digunakan untuk proses analisis mikrobiologi. Suhu inkubator tidak stabil sehingga beberapa hasil pengujian menunjukkan variasi yang tidak sesuai harapan.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa alat tersebut jarang mendapatkan perawatan preventif. Sensor suhu mulai mengalami penurunan akurasi, filter udara kotor, dan tidak terdapat catatan pemeliharaan yang jelas.
Akibat kondisi tersebut, laboratorium harus melakukan pengujian ulang terhadap beberapa sampel dan mengalami keterlambatan penyelesaian laporan.
Sebagai tindakan perbaikan, laboratorium menerapkan sistem maintenance baru dengan membuat jadwal pemeriksaan rutin, menyediakan checklist perawatan, melakukan pelatihan operator, serta mencatat seluruh riwayat perbaikan alat.
Setelah sistem tersebut diterapkan, kinerja inkubator menjadi lebih stabil dan gangguan operasional dapat dikurangi secara signifikan.
Kasus ini menunjukkan bahwa perawatan preventif yang konsisten dapat mencegah kerusakan besar dan menjaga keandalan peralatan laboratorium.
Sistem Manajemen Perawatan Peralatan Laboratorium
Sistem manajemen perawatan peralatan laboratorium merupakan rangkaian kegiatan terencana untuk memastikan seluruh alat laboratorium dapat berfungsi secara optimal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan operasional. Sistem ini mencakup perencanaan pemeliharaan, pelaksanaan inspeksi, pencatatan riwayat alat, evaluasi kinerja, hingga tindakan perbaikan.
Laboratorium yang menerapkan sistem maintenance yang baik tidak hanya menunggu alat mengalami kerusakan, tetapi melakukan pengendalian secara proaktif untuk mencegah gangguan operasional.
Komponen utama dalam sistem manajemen perawatan peralatan laboratorium meliputi:
- Inventarisasi seluruh peralatan.
- Penentuan tingkat kritis setiap alat.
- Penyusunan jadwal perawatan.
- Pembuatan prosedur kerja.
- Pelaksanaan inspeksi rutin.
- Dokumentasi aktivitas maintenance.
- Evaluasi efektivitas perawatan.
- Pengembangan kompetensi teknisi dan pengguna alat.
Setiap peralatan harus memiliki identitas yang jelas agar proses pengendalian lebih mudah dilakukan.
Data inventaris peralatan minimal mencakup:
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama alat | Identitas peralatan |
| Merek dan tipe | Spesifikasi teknis |
| Nomor seri | Identifikasi unik |
| Tahun pembelian | Mengetahui usia alat |
| Lokasi penggunaan | Area operasional |
| Status alat | Aktif, rusak, atau tidak digunakan |
| Jadwal maintenance | Perencanaan perawatan |
Dengan sistem dokumentasi yang baik, laboratorium dapat mengetahui kondisi seluruh aset dan menentukan tindakan yang diperlukan.
Tahapan Perawatan Preventif Peralatan Laboratorium
Perawatan preventif dilakukan secara berkala berdasarkan jadwal yang telah ditentukan. Tujuannya adalah menjaga kondisi alat agar tetap optimal serta mencegah terjadinya kerusakan mendadak.
Tahapan preventive maintenance meliputi:
Pemeriksaan Awal Kondisi Alat
Sebelum melakukan perawatan, teknisi atau pengguna harus melakukan pemeriksaan awal.
Pemeriksaan meliputi:
- Kondisi fisik alat.
- Kebersihan permukaan alat.
- Kondisi kabel dan konektor.
- Fungsi tombol kontrol.
- Kondisi komponen pendukung.
- Indikator kesalahan pada sistem.
Pemeriksaan awal membantu menemukan tanda-tanda gangguan sebelum berkembang menjadi kerusakan besar.
Pembersihan Peralatan
Kebersihan menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja alat laboratorium.
Contoh kegiatan pembersihan:
- Membersihkan debu pada permukaan alat.
- Membersihkan ruang sampel.
- Membersihkan sensor.
- Membersihkan komponen optik.
- Menghilangkan sisa bahan kimia.
Peralatan seperti spektrofotometer, mikroskop, dan timbangan analitik sangat sensitif terhadap kotoran sehingga membutuhkan perhatian khusus.
Pemeriksaan Komponen
Komponen tertentu memiliki masa pakai terbatas sehingga perlu diperiksa secara berkala.
Komponen yang perlu diperhatikan:
- Filter.
- Seal.
- Kabel.
- Sensor.
- Baterai.
- Lampu sumber cahaya.
- Komponen mekanik.
Penggantian komponen sebelum rusak total dapat mencegah gangguan operasional.
Pengujian Fungsi Alat
Setelah dilakukan pemeriksaan dan pembersihan, alat harus diuji untuk memastikan fungsi berjalan dengan baik.
Pengujian dapat mencakup:
- Pengoperasian dasar.
- Stabilitas pembacaan.
- Respons sistem.
- Akurasi fungsi utama.
- Keamanan penggunaan.
Jika ditemukan penyimpangan, alat perlu masuk dalam proses evaluasi lebih lanjut.
Jadwal Perawatan Peralatan Laboratorium
Setiap alat membutuhkan interval perawatan yang berbeda tergantung pada jenis alat, tingkat penggunaan, dan risiko kegagalan.
Contoh jadwal perawatan:
| Periode | Kegiatan |
|---|---|
| Harian | Pemeriksaan kebersihan dan fungsi dasar |
| Mingguan | Pemeriksaan komponen tertentu |
| Bulanan | Pemeriksaan performa alat |
| Semester | Evaluasi menyeluruh |
| Tahunan | Maintenance besar dan evaluasi sistem |
Penyusunan jadwal harus mempertimbangkan rekomendasi produsen dan pengalaman penggunaan alat.
Checklist Preventive Maintenance Laboratorium
Checklist membantu memastikan seluruh aktivitas perawatan dilakukan secara konsisten.
Contoh checklist:
| Pemeriksaan | Status |
|---|---|
| Kondisi fisik alat diperiksa | □ Ya □ Tidak |
| Kebersihan alat dilakukan | □ Ya □ Tidak |
| Kabel dan konektor diperiksa | □ Ya □ Tidak |
| Komponen utama dicek | □ Ya □ Tidak |
| Fungsi alat diuji | □ Ya □ Tidak |
| Hasil pemeriksaan dicatat | □ Ya □ Tidak |
| Jadwal berikutnya ditentukan | □ Ya □ Tidak |
Checklist menjadi bukti bahwa proses maintenance telah dilakukan sesuai prosedur.
Teknik Pemeriksaan Peralatan Laboratorium
Pemeriksaan peralatan laboratorium membutuhkan pendekatan sistematis agar gangguan dapat ditemukan secara tepat.
Beberapa teknik pemeriksaan yang umum digunakan:
Pemeriksaan Visual
Pemeriksaan visual merupakan langkah awal untuk menemukan masalah yang terlihat secara langsung.
Hal yang diperiksa:
- Kerusakan fisik.
- Korosi.
- Kebocoran.
- Kabel terkelupas.
- Komponen aus.
Pemeriksaan Fungsional
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan alat bekerja sesuai fungsi.
Contoh:
- Menguji pembacaan sensor.
- Menguji sistem kontrol.
- Menguji respons alat.
Pemeriksaan Parameter Operasional
Parameter alat dibandingkan dengan standar penggunaan.
Contoh parameter:
| Alat | Parameter Pemeriksaan |
|---|---|
| Inkubator | Stabilitas suhu |
| Centrifuge | Kecepatan putaran |
| pH Meter | Akurasi pembacaan |
| Oven | Keseragaman suhu |
| Timbangan | Ketepatan massa |
Perawatan Korektif Peralatan Laboratorium
Perawatan korektif dilakukan ketika alat mengalami gangguan atau kerusakan. Berbeda dengan preventive maintenance, tindakan ini membutuhkan analisis masalah sebelum dilakukan perbaikan.
Tahapan corrective maintenance:
- Identifikasi masalah.
- Analisis penyebab kerusakan.
- Penentuan tindakan perbaikan.
- Penggantian komponen jika diperlukan.
- Pengujian setelah perbaikan.
- Dokumentasi hasil pekerjaan.
Analisis Penyebab Kerusakan Peralatan
Sebelum memperbaiki alat, penting untuk mengetahui akar penyebab kerusakan.
Beberapa metode analisis yang dapat digunakan:
Metode 5 Why Analysis
Metode ini dilakukan dengan bertanya “mengapa” secara berulang hingga ditemukan penyebab utama.
Contoh:
Masalah:
Inkubator tidak mencapai suhu yang ditentukan.
Analisis:
- Mengapa suhu tidak tercapai?
Karena elemen pemanas tidak bekerja optimal. - Mengapa elemen pemanas bermasalah?
Karena terjadi penurunan kinerja komponen. - Mengapa komponen menurun?
Karena usia penggunaan tinggi dan kurang pemeliharaan.
Dari analisis tersebut ditemukan bahwa akar masalah bukan hanya komponen rusak, tetapi sistem perawatan yang kurang baik.
Fishbone Analysis
Metode ini membantu mengidentifikasi penyebab dari berbagai faktor:
- Manusia.
- Mesin.
- Metode.
- Material.
- Lingkungan.
Troubleshooting Peralatan Laboratorium
Troubleshooting adalah proses menemukan dan mengatasi masalah pada peralatan.
Kemampuan troubleshooting penting agar gangguan dapat ditangani dengan cepat.
Langkah troubleshooting:
- Mengidentifikasi gejala masalah.
- Mengumpulkan informasi penggunaan alat.
- Memeriksa komponen terkait.
- Melakukan pengujian.
- Menentukan solusi.
- Menguji kembali alat.
Contoh masalah umum:
| Masalah | Kemungkinan Penyebab |
|---|---|
| Alat tidak menyala | Gangguan listrik |
| Hasil tidak stabil | Sensor bermasalah |
| Suhu tidak sesuai | Kerusakan sistem kontrol |
| Pembacaan salah | Kalibrasi tidak sesuai |
| Suara abnormal | Komponen mekanik aus |
Dokumentasi Perawatan Peralatan Laboratorium
Dokumentasi merupakan bagian penting dalam sistem maintenance.
Setiap tindakan perawatan harus memiliki catatan agar riwayat alat dapat ditelusuri.
Dokumen yang perlu disimpan:
- Jadwal maintenance.
- Checklist pemeriksaan.
- Laporan kerusakan.
- Catatan perbaikan.
- Daftar suku cadang.
- Hasil pengujian setelah perbaikan.
- Riwayat penggunaan alat.
Manfaat dokumentasi:
- Memudahkan evaluasi kondisi alat.
- Mendukung proses audit.
- Menentukan keputusan penggantian alat.
- Mengetahui pola kerusakan.
Standar dan Prinsip Mutu dalam Maintenance Laboratorium
Pengelolaan peralatan laboratorium harus mengikuti prinsip mutu agar hasil pengujian tetap dapat dipercaya.
Aspek penting dalam sistem mutu meliputi:
- Kompetensi personel.
- Prosedur kerja terdokumentasi.
- Pemeliharaan alat terencana.
- Rekaman kegiatan lengkap.
- Evaluasi berkala.
- Perbaikan berkelanjutan.
Penerapan sistem mutu membantu laboratorium menjaga konsistensi pelayanan dan meningkatkan kepercayaan pengguna.
Materi Training Perawatan Preventif dan Korektif Peralatan Laboratorium
Materi pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman teori sekaligus kemampuan praktik.
Materi utama:
| Materi | Pembahasan |
|---|---|
| Dasar Maintenance | Konsep perawatan alat laboratorium |
| Preventive Maintenance | Pencegahan kerusakan alat |
| Corrective Maintenance | Teknik perbaikan alat |
| Troubleshooting | Identifikasi masalah |
| Dokumentasi | Pengelolaan catatan maintenance |
| Inspeksi Alat | Teknik pemeriksaan |
| Keselamatan Kerja | Prosedur aman perawatan |
| Studi Kasus | Analisis gangguan alat |
Kompetensi Peserta Setelah Training
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
- Menyusun sistem perawatan alat.
- Membuat jadwal maintenance.
- Melakukan pemeriksaan rutin.
- Mengidentifikasi potensi kerusakan.
- Melakukan troubleshooting dasar.
- Membuat laporan perawatan.
- Meningkatkan keandalan alat laboratorium.
Metode Pembelajaran Training
Metode pembelajaran menggunakan kombinasi teori dan praktik.
Metode yang digunakan:
| Metode | Tujuan |
|---|---|
| Presentasi | Memahami konsep maintenance |
| Diskusi | Berbagi pengalaman lapangan |
| Studi kasus | Analisis masalah nyata |
| Simulasi | Melatih pengambilan keputusan |
| Praktik | Menerapkan teknik perawatan |
| Evaluasi | Mengukur pemahaman peserta |
Pendekatan tersebut membantu peserta memahami konsep sekaligus mampu menerapkannya dalam lingkungan kerja.
Best Practice Perawatan Preventif dan Korektif Peralatan Laboratorium
Penerapan best practice dalam perawatan peralatan laboratorium menjadi langkah penting untuk menjaga keandalan alat, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan kualitas hasil pengujian. Laboratorium yang memiliki sistem maintenance yang baik mampu mengurangi risiko kerusakan mendadak serta mengoptimalkan masa pakai peralatan.
Perawatan tidak hanya menjadi tanggung jawab teknisi, tetapi merupakan bagian dari budaya mutu yang melibatkan seluruh pengguna peralatan laboratorium.
Beberapa praktik terbaik yang dapat diterapkan dalam pengelolaan peralatan laboratorium antara lain:
- Membuat daftar inventaris seluruh peralatan.
- Menentukan tingkat risiko dan tingkat kepentingan setiap alat.
- Menyusun jadwal preventive maintenance.
- Melakukan pemeriksaan rutin sebelum penggunaan alat.
- Menggunakan checklist perawatan.
- Mendokumentasikan seluruh aktivitas maintenance.
- Memberikan pelatihan kepada operator alat.
- Melakukan evaluasi terhadap performa alat.
- Menyediakan suku cadang yang diperlukan.
- Melakukan analisis penyebab kerusakan secara berkala.
Dengan sistem tersebut, laboratorium dapat mengurangi ketergantungan pada perbaikan darurat dan meningkatkan kesiapan operasional.
Manajemen Risiko dalam Perawatan Peralatan Laboratorium
Setiap peralatan memiliki tingkat risiko yang berbeda. Alat yang digunakan untuk pengujian kritis membutuhkan pengendalian lebih ketat dibandingkan peralatan pendukung.
Manajemen risiko membantu laboratorium menentukan prioritas perawatan.
Faktor yang perlu dipertimbangkan:
| Faktor Risiko | Contoh |
|---|---|
| Dampak kerusakan | Mengganggu proses pengujian |
| Frekuensi penggunaan | Digunakan setiap hari |
| Kompleksitas alat | Sistem elektronik kompleks |
| Nilai investasi | Harga alat tinggi |
| Dampak hasil | Memengaruhi keputusan penting |
Berdasarkan tingkat risiko tersebut, laboratorium dapat menentukan:
- Frekuensi inspeksi.
- Jadwal perawatan.
- Kebutuhan suku cadang.
- Kompetensi teknisi.
- Prioritas penggantian alat.
Kesalahan Umum dalam Perawatan Peralatan Laboratorium
Meskipun penting, masih banyak laboratorium yang mengalami kendala dalam penerapan sistem maintenance.
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
Melakukan Perawatan Hanya Saat Alat Rusak
Kesalahan umum adalah menganggap perawatan hanya diperlukan ketika alat mengalami gangguan.
Dampaknya:
- Biaya perbaikan meningkat.
- Waktu berhenti operasional lebih lama.
- Risiko kerusakan komponen lain meningkat.
Solusi:
Laboratorium perlu menerapkan preventive maintenance secara rutin untuk mencegah kerusakan besar.
Tidak Memiliki Jadwal Maintenance yang Jelas
Tanpa jadwal yang terstruktur, aktivitas perawatan sering terlupakan.
Solusi:
- Membuat kalender maintenance.
- Menggunakan sistem pengingat.
- Menetapkan penanggung jawab setiap alat.
Dokumentasi Perawatan Tidak Lengkap
Tidak adanya catatan maintenance menyebabkan laboratorium sulit mengetahui riwayat kondisi alat.
Dokumen yang perlu tersedia:
- Riwayat kerusakan.
- Jadwal perawatan.
- Catatan penggantian komponen.
- Laporan perbaikan.
- Hasil pengujian setelah perbaikan.
Pengguna Tidak Memahami Cara Penggunaan Alat
Kesalahan penggunaan menjadi salah satu penyebab kerusakan peralatan.
Pencegahan:
- Memberikan pelatihan operator.
- Menyediakan instruksi kerja.
- Membatasi penggunaan oleh personel tidak kompeten.
Mengabaikan Tanda Awal Kerusakan
Gangguan kecil yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi kerusakan besar.
Contoh tanda awal:
- Suara mesin berubah.
- Pembacaan tidak stabil.
- Suhu tidak konsisten.
- Waktu proses menjadi lebih lama.
- Muncul pesan kesalahan.
Tantangan Implementasi Sistem Maintenance Laboratorium
Penerapan sistem perawatan yang efektif memiliki beberapa tantangan.
| Tantangan | Dampak |
|---|---|
| Keterbatasan anggaran | Perawatan tertunda |
| Jumlah alat banyak | Pengawasan lebih kompleks |
| Kurangnya teknisi kompeten | Perbaikan kurang optimal |
| Minimnya dokumentasi | Sulit melakukan evaluasi |
| Jadwal kerja padat | Perawatan sering terabaikan |
| Perubahan teknologi alat | Membutuhkan pelatihan baru |
Untuk mengatasi tantangan tersebut diperlukan strategi yang terencana dan dukungan manajemen.
Strategi Meningkatkan Efisiensi Perawatan Peralatan Laboratorium
Laboratorium dapat meningkatkan efektivitas maintenance melalui beberapa strategi berikut:
Membuat Program Preventive Maintenance Terstruktur
Program maintenance harus memiliki:
- Daftar alat.
- Jadwal pemeriksaan.
- Prosedur kerja.
- Penanggung jawab.
- Form dokumentasi.
Dengan program yang jelas, aktivitas perawatan dapat dilakukan secara konsisten.
Menggunakan Sistem Digital Maintenance
Pemanfaatan teknologi dapat membantu pengelolaan peralatan.
Manfaat sistem digital:
- Pengingat jadwal otomatis.
- Penyimpanan dokumen elektronik.
- Monitoring status alat.
- Pelacakan riwayat perbaikan.
- Pembuatan laporan lebih cepat.
Meningkatkan Kompetensi Personel
Peralatan modern membutuhkan operator yang memiliki pemahaman teknis.
Peningkatan kompetensi dapat dilakukan melalui:
- Training maintenance.
- Workshop teknis.
- Pelatihan penggunaan alat.
- Sharing pengalaman antar personel.
Menetapkan Standar Operasional Prosedur
SOP membantu memastikan seluruh aktivitas dilakukan dengan cara yang sama.
SOP maintenance dapat mencakup:
- Cara pemeriksaan alat.
- Frekuensi perawatan.
- Prosedur keselamatan.
- Metode pencatatan.
- Tindakan saat terjadi kerusakan.
Indikator Keberhasilan Sistem Perawatan Laboratorium
Keberhasilan sistem maintenance dapat diukur menggunakan indikator tertentu.
| Indikator | Target |
|---|---|
| Kepatuhan jadwal maintenance | Perawatan dilakukan tepat waktu |
| Penurunan kerusakan alat | Gangguan semakin berkurang |
| Ketersediaan alat | Alat siap digunakan |
| Kelengkapan dokumentasi | Riwayat alat tercatat |
| Waktu downtime | Semakin pendek |
| Kompetensi pengguna | Operator memahami prosedur |
Evaluasi indikator secara berkala membantu laboratorium melakukan peningkatan sistem secara berkelanjutan.
Checklist Evaluasi Sistem Maintenance Laboratorium
Berikut contoh checklist yang dapat digunakan:
| Pemeriksaan | Status |
|---|---|
| Inventaris alat tersedia | □ Ya □ Tidak |
| Jadwal maintenance dibuat | □ Ya □ Tidak |
| SOP perawatan tersedia | □ Ya □ Tidak |
| Checklist pemeriksaan digunakan | □ Ya □ Tidak |
| Riwayat perbaikan terdokumentasi | □ Ya □ Tidak |
| Operator mendapat pelatihan | □ Ya □ Tidak |
| Suku cadang tersedia | □ Ya □ Tidak |
| Evaluasi kinerja alat dilakukan | □ Ya □ Tidak |
Checklist ini dapat disesuaikan dengan jenis laboratorium dan karakteristik peralatan.
FAQ
Apa itu Training Perawatan Preventif dan Korektif Peralatan Laboratorium?
Training Perawatan Preventif dan Korektif Peralatan Laboratorium adalah program pelatihan yang membahas metode pemeliharaan alat laboratorium untuk mencegah kerusakan, meningkatkan keandalan alat, serta melakukan tindakan perbaikan apabila terjadi gangguan.
Apa perbedaan preventive maintenance dan corrective maintenance?
Preventive maintenance dilakukan sebelum terjadi kerusakan melalui pemeriksaan dan pemeliharaan rutin, sedangkan corrective maintenance dilakukan setelah alat mengalami gangguan untuk mengembalikan fungsi alat.
Mengapa perawatan preventif lebih disarankan dibandingkan menunggu alat rusak?
Perawatan preventif membantu mengurangi risiko kerusakan besar, menekan biaya perbaikan, memperpanjang umur alat, serta menjaga kelancaran operasional laboratorium.
Siapa yang bertanggung jawab melakukan perawatan alat laboratorium?
Tanggung jawab perawatan dapat melibatkan teknisi, laboran, operator alat, kepala laboratorium, dan pihak manajemen sesuai dengan pembagian tugas yang ditetapkan.
Seberapa sering peralatan laboratorium harus dirawat?
Frekuensi perawatan bergantung pada jenis alat, intensitas penggunaan, rekomendasi produsen, kondisi lingkungan, serta tingkat risiko apabila terjadi kegagalan alat.
Apakah perawatan dapat dilakukan oleh pengguna alat?
Beberapa perawatan sederhana seperti pembersihan dan pemeriksaan dasar dapat dilakukan pengguna, tetapi perbaikan teknis harus dilakukan oleh personel yang memiliki kompetensi.
Apa manfaat dokumentasi maintenance bagi laboratorium?
Dokumentasi membantu melacak riwayat alat, mendukung audit, mengetahui pola kerusakan, merencanakan biaya perawatan, dan meningkatkan efektivitas sistem pengelolaan peralatan.
Kesimpulan
Perawatan preventif dan korektif peralatan laboratorium merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional laboratorium. Peralatan yang terpelihara dengan baik akan menghasilkan kinerja yang lebih stabil, data yang lebih akurat, serta mendukung terciptanya sistem kerja yang aman dan efisien.
Melalui Training Perawatan Preventif dan Korektif Peralatan Laboratorium 2026-2027, peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam melakukan pemeliharaan alat, mengidentifikasi potensi masalah, melakukan troubleshooting dasar, serta membangun sistem maintenance yang terstruktur.
Penerapan preventive maintenance membantu organisasi mengurangi risiko kerusakan, sementara corrective maintenance memastikan gangguan yang terjadi dapat ditangani secara tepat dan terdokumentasi.
Dalam lingkungan laboratorium modern, pengelolaan peralatan bukan hanya berkaitan dengan memperbaiki alat yang rusak, tetapi juga bagaimana menjaga aset laboratorium agar selalu siap digunakan dan memberikan hasil yang dapat dipercaya.
Investasi dalam peningkatan kompetensi melalui pelatihan maintenance laboratorium menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi biaya, serta kualitas layanan laboratorium secara berkelanjutan.
Tingkatkan kompetensi pengelolaan peralatan laboratorium Anda melalui Training Perawatan Preventif dan Korektif Peralatan Laboratorium 2026-2027. Dapatkan informasi jadwal pelatihan, program in-house training, konsultasi teknis, dan solusi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan organisasi Anda.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

