Training ITIL 4 Foundation Terbaru: Framework Modern untuk Transformasi Digital dan Tata Kelola TI 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleMemahami Posisi ITIL 4 Foundation dalam Perkembangan IT Service Management
Transformasi digital telah mengubah cara organisasi memandang teknologi informasi. Teknologi tidak lagi sekadar berfungsi sebagai pendukung administrasi atau operasional, tetapi telah menjadi bagian penting dari strategi organisasi, pengalaman pengguna, pengambilan keputusan, inovasi, hingga penciptaan nilai bisnis.
Perubahan tersebut membuat pengelolaan layanan teknologi informasi membutuhkan pendekatan yang lebih sistematis. Organisasi tidak cukup hanya memiliki infrastruktur teknologi yang baik. Mereka juga harus mampu memastikan bahwa layanan TI tersedia, aman, responsif, terukur, mudah digunakan, serta memberikan nilai nyata bagi pengguna dan organisasi.
Dalam konteks tersebut, ITIL 4 Foundation menjadi salah satu kerangka kerja yang banyak digunakan untuk memahami prinsip-prinsip modern dalam IT Service Management atau ITSM. ITIL 4 memperkenalkan pendekatan yang lebih fleksibel dibandingkan pendekatan ITSM tradisional yang terlalu berorientasi pada proses.
ITIL 4 menekankan penciptaan nilai, Service Value System, Service Value Chain, empat dimensi manajemen layanan, guiding principles, governance, praktik manajemen, serta continual improvement. PeopleCert menjelaskan bahwa ITIL 4 Foundation mencakup konsep dasar service management, Service Value System, empat dimensi service management, tujuh guiding principles, Service Value Chain, praktik ITIL, continual improvement, SLA, serta pengukuran kinerja melalui metrik dan KPI.
Namun, terdapat perkembangan penting yang perlu diperhatikan ketika menggunakan istilah “ITIL 4 Foundation Terbaru”. Pada 2026, PeopleCert telah memperkenalkan ITIL Foundation Version 5 sebagai generasi terbaru dari framework ITIL. ITIL Version 5 mempertahankan sejumlah konsep penting ITIL 4 tetapi mengembangkan pendekatan tersebut untuk kebutuhan digital product and service management, termasuk lifecycle produk dan layanan serta aspek AI dan value-driven outcomes.
Dengan demikian, Training ITIL 4 Foundation tetap relevan untuk organisasi dan profesional yang menggunakan ITIL 4, sedang membangun fondasi ITSM, atau membutuhkan pemahaman terhadap framework yang telah banyak diadopsi. Namun, organisasi yang sedang menentukan arah sertifikasi baru pada 2026 juga sebaiknya mempertimbangkan jalur ITIL Version 5.
Apa Itu ITIL 4 Foundation?
ITIL merupakan framework best practice untuk membantu organisasi mengelola layanan teknologi informasi secara lebih terstruktur dan berorientasi pada nilai.
ITIL 4 Foundation adalah level dasar yang memberikan pemahaman fundamental mengenai bagaimana prinsip-prinsip ITIL dapat digunakan dalam pengelolaan layanan TI modern.
Berbeda dengan pendekatan lama yang cenderung memandang ITSM sebagai kumpulan proses yang harus dijalankan secara kaku, ITIL 4 mendorong organisasi untuk melihat service management sebagai sebuah sistem yang saling terhubung.
Dalam praktiknya, ITIL 4 dapat membantu organisasi menjawab sejumlah pertanyaan penting:
- Bagaimana layanan TI memberikan nilai bagi pengguna?
- Bagaimana kebutuhan bisnis diterjemahkan menjadi layanan TI?
- Bagaimana organisasi mengelola incident dan service request?
- Bagaimana perubahan teknologi dapat dilakukan dengan risiko yang terkendali?
- Bagaimana masalah berulang dapat dikurangi?
- Bagaimana kualitas layanan dapat diukur?
- Bagaimana organisasi melakukan continual improvement?
- Bagaimana teknologi, manusia, proses, mitra, dan pemasok dikelola secara terintegrasi?
Pendekatan tersebut menjadikan ITIL 4 relevan untuk berbagai jenis organisasi, baik perusahaan swasta, lembaga pemerintahan, perguruan tinggi, rumah sakit, perbankan, perusahaan teknologi, maupun organisasi yang sedang melakukan digitalisasi.
Mengapa Training ITIL 4 Foundation Penting di Era Transformasi Digital?
Transformasi digital bukan hanya tentang membeli aplikasi baru atau memindahkan sistem ke cloud. Transformasi digital membutuhkan perubahan cara organisasi merancang, menyediakan, menggunakan, mengukur, dan meningkatkan layanan.
Tanpa tata kelola layanan yang baik, transformasi digital dapat menghasilkan berbagai masalah, seperti:
- aplikasi banyak tetapi tidak terintegrasi;
- keluhan pengguna meningkat;
- downtime sulit dikendalikan;
- incident yang sama berulang;
- perubahan sistem sering menimbulkan gangguan;
- tanggung jawab antarunit tidak jelas;
- KPI TI tidak terhubung dengan tujuan bisnis;
- biaya teknologi meningkat tanpa peningkatan nilai yang sebanding.
Training ITIL 4 Foundation membantu peserta memahami bahwa keberhasilan layanan TI tidak hanya ditentukan oleh teknologi. Organisasi perlu mengintegrasikan manusia, informasi, teknologi, proses, mitra, pemasok, dan kebutuhan pengguna.
Pendekatan ini semakin penting ketika organisasi menerapkan cloud computing, artificial intelligence, cybersecurity, automation, data analytics, mobile application, enterprise system, dan berbagai teknologi digital lainnya.
ITIL 4 dan Konsep Value Creation
Salah satu perubahan penting dalam ITIL 4 adalah penekanan pada value co-creation.
Dalam pendekatan modern, penyedia layanan tidak bekerja sendirian dalam menciptakan nilai. Nilai terbentuk melalui interaksi antara service provider, service consumer, pengguna, stakeholder, dan pihak lain yang terlibat.
Sebagai contoh, sebuah rumah sakit dapat memiliki sistem informasi rumah sakit yang secara teknis berjalan dengan baik. Namun, apabila dokter kesulitan mengakses informasi pasien, perawat membutuhkan waktu lama untuk memasukkan data, atau pasien kesulitan menggunakan aplikasi layanan, maka keberhasilan teknologi tersebut belum tentu menghasilkan nilai yang optimal.
ITIL 4 mendorong organisasi untuk melihat layanan dari perspektif yang lebih luas.
| Pendekatan Tradisional | Pendekatan ITIL 4 |
|---|---|
| Fokus pada sistem | Fokus pada layanan dan nilai |
| Fokus pada proses | Fokus pada value stream |
| TI bekerja sendiri | Kolaborasi lintas fungsi |
| Keberhasilan berdasarkan uptime | Keberhasilan berdasarkan outcome dan value |
| Perubahan cenderung birokratis | Perubahan dikelola secara adaptif |
| Perbaikan dilakukan setelah masalah | Continual improvement |
| Fokus pada teknologi | Fokus pada manusia, teknologi, proses, dan partner |
Service Value System dalam ITIL 4
Service Value System atau SVS merupakan salah satu konsep utama dalam ITIL 4.
SVS menjelaskan bagaimana seluruh komponen dan aktivitas organisasi bekerja sebagai sebuah sistem untuk memungkinkan penciptaan nilai bersama. Dalam model tersebut terdapat beberapa elemen utama, yaitu:
- Guiding Principles
- Governance
- Service Value Chain
- Practices
- Continual Improvement
SVS menghubungkan peluang atau demand dengan value yang dihasilkan organisasi.
Dengan pendekatan ini, organisasi tidak melihat incident management, change enablement, service desk, service level management, atau praktik lainnya sebagai aktivitas yang berdiri sendiri.
Semua aktivitas harus berkontribusi terhadap penciptaan nilai.
Guiding Principles
ITIL 4 memiliki tujuh guiding principles yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan:
- Focus on value
- Start where you are
- Progress iteratively with feedback
- Collaborate and promote visibility
- Think and work holistically
- Keep it simple and practical
- Optimize and automate
Prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan secara fleksibel sesuai konteks organisasi.
Misalnya, organisasi yang ingin melakukan digitalisasi service desk tidak harus langsung mengganti seluruh sistem. Prinsip “Start where you are” mendorong organisasi memahami kondisi yang sudah ada terlebih dahulu.
Sementara itu, “Progress iteratively with feedback” mendorong perubahan dilakukan secara bertahap dengan memperoleh masukan dari pengguna.
Empat Dimensi Service Management ITIL 4
Training ITIL 4 Foundation juga membahas empat dimensi service management. Keempat dimensi tersebut membantu organisasi memastikan bahwa pengelolaan layanan tidak hanya berfokus pada proses atau teknologi.
1. Organizations and People
Dimensi ini berkaitan dengan struktur organisasi, budaya, kompetensi, peran, tanggung jawab, komunikasi, dan kemampuan manusia.
Teknologi terbaik sekalipun tidak akan memberikan hasil optimal apabila organisasi tidak memiliki sumber daya manusia yang kompeten.
2. Information and Technology
Dimensi ini berkaitan dengan informasi, aplikasi, infrastruktur, data, teknologi, sistem keamanan, automation, cloud, dan berbagai teknologi pendukung layanan.
Dalam era transformasi digital, dimensi ini semakin kompleks karena organisasi harus mengelola berbagai teknologi secara terintegrasi.
3. Partners and Suppliers
Organisasi modern jarang bekerja sendiri. Banyak layanan TI bergantung pada cloud provider, software vendor, konsultan, penyedia jaringan, managed service provider, dan berbagai mitra lainnya.
Karena itu, pengelolaan hubungan dengan partner dan supplier menjadi bagian penting dari service management.
4. Value Streams and Processes
Dimensi ini berhubungan dengan bagaimana pekerjaan dilakukan untuk menghasilkan output dan outcome yang bernilai.
Organisasi perlu memahami alur aktivitas dari kebutuhan awal sampai layanan diterima dan memberikan manfaat kepada pengguna.
PeopleCert juga menempatkan keempat dimensi tersebut sebagai bagian fundamental dari materi ITIL 4 Foundation.
Service Value Chain ITIL 4
Service Value Chain menyediakan model operasi yang menunjukkan aktivitas utama yang diperlukan untuk menciptakan dan memberikan value.
Aktivitas dalam Service Value Chain ITIL 4 meliputi:
- Plan
- Improve
- Engage
- Design & Transition
- Obtain/Build
- Deliver & Support
Aktivitas tersebut dapat dikombinasikan menjadi berbagai value stream sesuai kebutuhan organisasi.
Sebagai contoh, ketika organisasi mengembangkan aplikasi layanan publik, alurnya dapat mencakup:
Plan → Engage → Design & Transition → Obtain/Build → Deliver & Support → Improve
Namun, proses tersebut tidak harus selalu linear. Salah satu karakteristik ITIL 4 adalah fleksibilitas dalam mengombinasikan aktivitas berdasarkan kebutuhan.
ITIL Practices yang Penting Dipahami
ITIL 4 menggunakan istilah practices, bukan hanya processes. Hal ini mencerminkan pendekatan yang lebih luas terhadap kemampuan organisasi.
Beberapa praktik yang sering digunakan antara lain:
| Practice | Fokus |
|---|---|
| Incident Management | Memulihkan layanan setelah terjadi gangguan |
| Problem Management | Mengidentifikasi dan mengelola penyebab masalah |
| Service Desk | Menjadi titik kontak utama dengan pengguna |
| Change Enablement | Mengelola perubahan secara efektif |
| Service Level Management | Menetapkan dan mengelola target tingkat layanan |
| IT Asset Management | Mengelola aset TI sepanjang siklus hidup |
| Configuration Management | Menjaga informasi konfigurasi yang akurat |
| Monitoring and Event Management | Memantau layanan dan mendeteksi event |
| Continual Improvement | Mendorong peningkatan berkelanjutan |
| Information Security Management | Mengelola aspek keamanan informasi |
Pemahaman terhadap praktik tersebut memungkinkan peserta Training ITIL 4 Foundation menghubungkan teori dengan aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja.
Incident Management dan Service Desk
Salah satu penerapan ITIL yang paling mudah terlihat adalah pengelolaan incident.
Incident merupakan gangguan atau penurunan kualitas layanan yang tidak direncanakan.
Contohnya:
- aplikasi tidak dapat diakses;
- jaringan kantor mengalami gangguan;
- email organisasi tidak dapat digunakan;
- sistem pembayaran mengalami error;
- server mengalami downtime;
- pengguna tidak dapat melakukan login.
Tujuan incident management bukan sekadar mencari siapa yang menyebabkan masalah, tetapi memulihkan layanan secepat mungkin dengan dampak seminimal mungkin.
Service desk berperan sebagai titik kontak utama antara pengguna dan penyedia layanan TI.
Service desk yang dikelola dengan baik dapat membantu organisasi:
- mencatat tiket;
- melakukan klasifikasi;
- menentukan prioritas;
- melakukan eskalasi;
- memantau SLA;
- memberikan informasi kepada pengguna;
- mendokumentasikan penyelesaian.
Problem Management untuk Mengurangi Masalah Berulang
Incident management berfokus pada pemulihan layanan, sedangkan problem management berfokus pada penyebab atau potensi penyebab incident.
Contohnya, sebuah perusahaan mengalami gangguan aplikasi setiap Senin pagi.
Incident management dapat menyelesaikan gangguan setiap kali terjadi.
Namun, apabila gangguan terus berulang, organisasi perlu melakukan problem management untuk mencari akar masalah.
Analisis dapat menemukan bahwa kapasitas server tidak memadai ketika jumlah pengguna meningkat.
Solusinya bukan sekadar melakukan restart server, tetapi meningkatkan kapasitas, melakukan tuning aplikasi, mengoptimalkan database, atau melakukan perubahan arsitektur.
Inilah salah satu alasan ITIL 4 relevan untuk organisasi yang ingin berpindah dari pendekatan “pemadam kebakaran” menuju pengelolaan layanan yang lebih proaktif.
Change Enablement dalam Transformasi Digital
Transformasi digital selalu melibatkan perubahan.
Perubahan dapat berupa:
- implementasi aplikasi baru;
- migrasi server;
- migrasi cloud;
- upgrade database;
- perubahan konfigurasi jaringan;
- integrasi sistem;
- penerapan AI;
- perubahan keamanan;
- perubahan proses bisnis.
Jika perubahan dilakukan tanpa pengelolaan yang baik, risiko gangguan layanan meningkat.
Change enablement membantu organisasi memastikan perubahan:
- memiliki tujuan jelas;
- dinilai risikonya;
- memiliki pihak yang bertanggung jawab;
- memiliki rencana implementasi;
- dikomunikasikan kepada stakeholder;
- dapat dipantau;
- memiliki rencana pemulihan apabila terjadi kegagalan.
Pendekatan tersebut sangat relevan dalam organisasi yang menjalankan banyak proyek digital secara bersamaan.
Service Level Management dan SLA
Layanan TI perlu memiliki target kualitas yang jelas.
Service Level Agreement atau SLA dapat digunakan untuk menetapkan ekspektasi antara penyedia layanan dan service consumer.
Contoh indikator SLA antara lain:
- availability;
- response time;
- resolution time;
- service desk response;
- incident resolution;
- system performance.
Misalnya, organisasi menetapkan bahwa aplikasi layanan internal harus memiliki availability 99,9% dalam periode tertentu.
Target tersebut kemudian dapat diukur dan dilaporkan secara berkala.
Dengan demikian, pengelolaan layanan tidak lagi berdasarkan persepsi, tetapi berdasarkan indikator yang dapat dievaluasi.
Continual Improvement sebagai Budaya Organisasi
Continual improvement merupakan bagian penting dari ITIL 4.
Organisasi tidak boleh menganggap bahwa proses yang telah berjalan hari ini pasti optimal untuk masa depan.
Perubahan kebutuhan pengguna, teknologi, regulasi, risiko keamanan, dan strategi bisnis membuat layanan harus terus dievaluasi.
Contoh pertanyaan dalam continual improvement:
- Apa yang ingin dicapai?
- Bagaimana kondisi saat ini?
- Apa target yang ingin dicapai?
- Apa yang dapat dilakukan?
- Bagaimana kita memastikan tindakan tersebut berhasil?
Continual improvement sebaiknya menjadi budaya, bukan sekadar proyek sementara.
Peran ITIL 4 Foundation dalam Tata Kelola TI
Governance menjadi semakin penting ketika organisasi memiliki ketergantungan tinggi terhadap teknologi.
Tata kelola TI harus memastikan bahwa investasi teknologi mendukung tujuan organisasi.
Training ITIL 4 Foundation dapat membantu peserta memahami hubungan antara:
Strategi → Governance → Service Management → Operasional → Measurement → Improvement
Dengan pendekatan tersebut, pimpinan TI tidak hanya bertanya apakah sistem berjalan, tetapi juga:
- Apakah sistem memberikan nilai?
- Apakah risiko terkendali?
- Apakah investasi teknologi memberikan manfaat?
- Apakah pengguna puas?
- Apakah layanan mendukung tujuan organisasi?
- Apakah kinerja layanan dapat diukur?
ITIL 4 untuk Transformasi Digital
Transformasi digital membutuhkan lebih dari sekadar implementasi teknologi.
ITIL 4 dapat menjadi kerangka berpikir untuk mengintegrasikan aspek:
- manusia;
- proses;
- teknologi;
- data;
- supplier;
- governance;
- customer experience;
- continual improvement.
Sebagai contoh, perusahaan yang melakukan migrasi sistem ERP ke cloud perlu mempertimbangkan bukan hanya aspek teknis migrasi.
Organisasi juga perlu memikirkan:
- siapa pengguna yang terdampak;
- bagaimana perubahan dikomunikasikan;
- bagaimana risiko migrasi dikendalikan;
- bagaimana vendor dikelola;
- bagaimana incident ditangani;
- bagaimana SLA ditetapkan;
- bagaimana performa layanan diukur;
- bagaimana perbaikan dilakukan setelah implementasi.
Pendekatan holistic seperti ini merupakan salah satu kekuatan utama ITIL 4.
Contoh Kasus Implementasi ITIL 4 di Organisasi
Bayangkan sebuah perusahaan memiliki lebih dari 1.000 pengguna internal.
Dalam satu bulan terdapat:
- 850 tiket service desk;
- 150 incident jaringan;
- 90 incident aplikasi;
- 50 permintaan akses;
- 30 gangguan berulang.
Sebelum menerapkan ITIL, seluruh tiket masuk melalui berbagai saluran tanpa klasifikasi yang konsisten.
Akibatnya, tim TI kesulitan menentukan prioritas.
Setelah organisasi menerapkan prinsip ITIL 4, dilakukan beberapa perubahan.
Tahap pertama: Standardisasi Service Desk
Seluruh permintaan diarahkan melalui satu kanal service desk.
Tiket kemudian dikategorikan berdasarkan:
- incident;
- service request;
- access request;
- problem;
- change.
Tahap kedua: Prioritas
Incident diklasifikasikan berdasarkan dampak dan urgensi.
Gangguan sistem utama yang memengaruhi seluruh organisasi mendapatkan prioritas lebih tinggi daripada gangguan satu pengguna.
Tahap ketiga: SLA
Organisasi menetapkan target response dan resolution berdasarkan tingkat prioritas.
Tahap keempat: Problem Management
Incident yang berulang dianalisis untuk menemukan akar masalah.
Tahap kelima: Continual Improvement
Data tiket digunakan untuk mengidentifikasi tren.
Hasilnya dapat digunakan untuk:
- meningkatkan kapasitas;
- memperbaiki aplikasi;
- memperbarui knowledge base;
- meningkatkan kompetensi service desk;
- melakukan automation;
- memperbaiki proses.
Contoh tersebut menunjukkan bahwa implementasi ITIL tidak harus dimulai dengan proyek besar. Organisasi dapat memulainya dari masalah yang paling nyata dan memberikan dampak paling besar.
Manfaat Training ITIL 4 Foundation bagi Profesional TI
Training ITIL 4 Foundation dapat memberikan manfaat bagi profesional TI, antara lain:
Meningkatkan Pemahaman ITSM
Peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar service management dan bagaimana layanan TI memberikan value.
Memahami Bahasa yang Sama
ITIL dapat membantu tim menggunakan terminologi yang lebih konsisten dalam membahas incident, problem, change, service request, SLA, dan continual improvement.
Mendukung Transformasi Digital
Pemahaman ITIL membantu profesional TI menghubungkan teknologi dengan kebutuhan bisnis.
Meningkatkan Kualitas Layanan
Peserta dapat memahami pendekatan sistematis untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna.
Mendukung Pengembangan Karier
Pengetahuan ITIL dapat menjadi nilai tambah bagi profesional yang bekerja dalam bidang:
- IT Service Management;
- IT Operations;
- Service Desk;
- IT Governance;
- IT Project Management;
- IT Support;
- IT Infrastructure;
- Digital Transformation;
- IT Risk Management.
Siapa yang Perlu Mengikuti Training ITIL 4 Foundation?
Training ITIL 4 Foundation tidak hanya diperuntukkan bagi manajer TI.
Program ini dapat ditujukan kepada:
- IT Manager;
- IT Service Manager;
- IT Operations Manager;
- Service Desk Manager;
- IT Support;
- System Administrator;
- Network Engineer;
- Application Support;
- IT Project Manager;
- Business Analyst;
- IT Governance Officer;
- IT Auditor;
- Digital Transformation Team;
- IT Consultant;
- staf pengelola teknologi informasi;
- profesional yang ingin berkarier di bidang ITSM.
Untuk organisasi, pelatihan juga dapat dilakukan secara in-house sehingga materi dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan internal.
Materi Training ITIL 4 Foundation
Materi pelatihan dapat disusun secara komprehensif dengan mencakup:
| No. | Materi | Pokok Pembahasan |
|---|---|---|
| 1 | Introduction to ITIL 4 | Konsep dan terminologi dasar |
| 2 | Service Management | Konsep layanan dan value |
| 3 | Service Value System | Struktur dan komponen SVS |
| 4 | Guiding Principles | Tujuh prinsip ITIL 4 |
| 5 | Four Dimensions | Empat dimensi service management |
| 6 | Service Value Chain | Aktivitas penciptaan value |
| 7 | ITIL Practices | Praktik-praktik utama |
| 8 | Incident Management | Pemulihan layanan |
| 9 | Problem Management | Pengelolaan akar masalah |
| 10 | Change Enablement | Pengelolaan perubahan |
| 11 | Service Desk | Pengelolaan interaksi pengguna |
| 12 | Service Level Management | SLA dan kualitas layanan |
| 13 | Continual Improvement | Peningkatan berkelanjutan |
| 14 | KPI & Measurement | Pengukuran kinerja layanan |
| 15 | Digital Transformation | Implementasi ITIL dalam transformasi digital |
| 16 | Case Study | Simulasi penerapan ITIL |
Metode Pembelajaran Training ITIL 4 Foundation
Agar pelatihan tidak berhenti pada pemahaman teori, metode pembelajaran dapat menggabungkan:
- presentasi interaktif;
- diskusi;
- studi kasus;
- simulasi incident management;
- simulasi service desk;
- latihan penyusunan SLA;
- analisis problem;
- diskusi change management;
- latihan continual improvement;
- sharing pengalaman praktisi;
- kuis dan evaluasi.
Pendekatan berbasis kasus membuat peserta lebih mudah menghubungkan konsep ITIL dengan kondisi organisasi masing-masing.
Indikator Keberhasilan Implementasi ITIL
Implementasi ITIL sebaiknya diukur menggunakan indikator yang relevan.
Beberapa KPI yang dapat digunakan antara lain:
| Indikator | Tujuan |
|---|---|
| First Contact Resolution | Mengukur penyelesaian pada kontak pertama |
| Mean Time to Resolve | Mengukur waktu rata-rata penyelesaian |
| Incident Volume | Memantau jumlah incident |
| Reopened Ticket | Mengukur tiket yang kembali dibuka |
| SLA Achievement | Mengukur pencapaian SLA |
| Customer Satisfaction | Mengukur kepuasan pengguna |
| Change Success Rate | Mengukur keberhasilan perubahan |
| Recurring Incident | Mengidentifikasi masalah berulang |
| Service Availability | Mengukur ketersediaan layanan |
| Improvement Completion | Memantau penyelesaian inisiatif perbaikan |
KPI tersebut sebaiknya tidak digunakan secara terpisah. Organisasi perlu melihat hubungan antara indikator operasional dengan outcome bisnis.
Tantangan Implementasi ITIL 4
Meskipun ITIL memberikan banyak manfaat, implementasinya bukan tanpa tantangan.
Resistensi terhadap Perubahan
Pegawai yang telah terbiasa dengan cara kerja lama mungkin menolak perubahan.
Terlalu Fokus pada Dokumentasi
Implementasi ITIL dapat gagal jika organisasi hanya menghasilkan banyak dokumen tetapi tidak memperbaiki layanan.
Kurangnya Dukungan Manajemen
Tanpa dukungan pimpinan, perubahan proses dan budaya sulit dipertahankan.
Implementasi Terlalu Besar di Awal
Organisasi sering mencoba mengimplementasikan terlalu banyak praktik sekaligus.
Tidak Mengukur Hasil
Tanpa KPI, organisasi sulit mengetahui apakah implementasi memberikan manfaat.
Karena itu, prinsip Keep it simple and practical sangat relevan.
Organisasi sebaiknya memulai dari area yang paling membutuhkan perbaikan.
Strategi Implementasi ITIL 4 yang Efektif
Implementasi dapat dilakukan secara bertahap.
Tahap 1: Assessment
Identifikasi kondisi ITSM saat ini.
Tahap 2: Menentukan Prioritas
Pilih praktik yang paling penting berdasarkan kebutuhan organisasi.
Tahap 3: Menetapkan Target
Tentukan kondisi yang ingin dicapai.
Tahap 4: Menyusun Value Stream
Petakan bagaimana layanan dibuat, diberikan, dan ditingkatkan.
Tahap 5: Menetapkan Peran
Pastikan setiap aktivitas memiliki pemilik atau pihak yang bertanggung jawab.
Tahap 6: Mengembangkan KPI
Tentukan indikator untuk mengukur keberhasilan.
Tahap 7: Implementasi Bertahap
Lakukan perubahan secara iteratif.
Tahap 8: Evaluasi
Gunakan data dan feedback pengguna untuk melakukan perbaikan.
ITIL 4 Foundation dan Agile, DevOps, serta Cloud
ITIL 4 tidak harus dipertentangkan dengan Agile atau DevOps.
Ketiganya dapat digunakan secara bersamaan apabila organisasi memahami peran masing-masing.
Agile membantu organisasi bekerja secara iteratif.
DevOps membantu mengintegrasikan development dan operations.
ITIL 4 memberikan kerangka untuk mengelola layanan dan value secara lebih terstruktur.
Sementara cloud menyediakan model teknologi yang lebih fleksibel.
Dalam praktiknya, organisasi dapat menggunakan:
Agile + DevOps + Cloud + ITIL 4
untuk membangun lingkungan digital yang cepat tetapi tetap terkendali.
Kuncinya adalah menghindari penerapan framework secara dogmatis.
Perbedaan ITIL 4 dengan ITIL Version 5
Karena artikel ini menggunakan kata kunci “Training ITIL 4 Foundation Terbaru”, penting untuk menjelaskan perkembangan terbaru.
Pada 2026, ITIL Version 5 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru. PeopleCert menjelaskan bahwa Version 5 berevolusi dari konsep-konsep penting ITIL 4, tetapi memperluas fokus ke digital products and services, value co-creation, AI, lifecycle produk dan layanan, serta value-driven outcomes.
Salah satu perubahan besar pada Version 5 adalah diperkenalkannya ITIL Product and Service Lifecycle Model dengan delapan aktivitas:
- Discover
- Design
- Acquire
- Build
- Transition
- Operate
- Deliver
- Support
Model tersebut menunjukkan evolusi ITIL menuju pengelolaan produk dan layanan digital yang lebih terintegrasi.
| Aspek | ITIL 4 | ITIL Version 5 |
|---|---|---|
| Fokus | Service management | Digital product & service management |
| Konsep utama | Service Value System | ITIL Value System yang berevolusi |
| Guiding Principles | Ya | Tetap menjadi fondasi |
| Four Dimensions | Ya | Tetap digunakan |
| Continual Improvement | Ya | Tetap menjadi bagian penting |
| Value Chain | Ya | Berevolusi dalam pendekatan lifecycle |
| AI | Belum menjadi fokus utama Foundation | Lebih eksplisit |
| Product Management | Terintegrasi tetapi bukan fokus utama | Lebih kuat |
| Lifecycle | Service Value Chain | Product and Service Lifecycle |
| Posisi pada 2026 | Masih relevan | Generasi terbaru |
PeopleCert juga menyediakan ITIL Foundation Bridge Version 5 bagi pemegang ITIL 4 Foundation yang ingin melakukan upgrade dengan mempelajari perubahan utama pada versi terbaru.
Karena itu, organisasi yang mencari Training ITIL 4 Foundation pada 2026 sebaiknya terlebih dahulu menentukan apakah tujuan pelatihan adalah memahami dan menerapkan ITIL 4 atau memulai jalur sertifikasi ITIL terbaru.
Mengapa ITIL 4 Tetap Relevan?
Munculnya ITIL Version 5 tidak berarti pengetahuan ITIL 4 menjadi tidak berguna.
ITIL 4 tetap penting karena:
- banyak organisasi masih menggunakannya;
- konsep dasarnya tetap menjadi fondasi;
- banyak profesional telah memiliki sertifikasi ITIL 4;
- berbagai praktik ITSM masih dapat diterapkan;
- konsep value, governance, guiding principles, practices, dan continual improvement tetap relevan;
- organisasi membutuhkan waktu untuk melakukan transisi.
Bahkan materi resmi PeopleCert masih mencantumkan ITIL 4 Foundation sebagai jalur pembelajaran dan menyediakan berbagai modul ITIL 4.
Dengan demikian, istilah “terbaru” dalam konteks Training ITIL 4 Foundation sebaiknya dipahami sebagai materi ITIL 4 yang diperbarui dan disesuaikan dengan praktik modern, bukan sebagai klaim bahwa ITIL 4 merupakan versi ITIL paling baru pada 2026.
Persiapan Mengikuti Training ITIL 4 Foundation
Peserta tidak harus menjadi ahli teknologi sebelum mengikuti training.
Namun, pemahaman dasar mengenai lingkungan kerja TI akan membantu peserta mengikuti pembahasan.
Sebelum pelatihan, peserta dapat menyiapkan:
- gambaran struktur organisasi TI;
- contoh layanan TI yang dikelola;
- data incident;
- contoh SLA;
- daftar aplikasi utama;
- proses service desk;
- permasalahan layanan yang sering terjadi;
- contoh perubahan sistem;
- KPI yang telah digunakan.
Data tersebut dapat digunakan sebagai bahan diskusi selama pelatihan.
Hasil yang Diharapkan Setelah Training
Setelah mengikuti Training ITIL 4 Foundation, peserta diharapkan mampu:
- menjelaskan konsep dasar ITSM;
- memahami prinsip utama ITIL 4;
- menjelaskan Service Value System;
- memahami empat dimensi service management;
- menjelaskan Service Value Chain;
- memahami peran berbagai ITIL practices;
- membedakan incident dan problem;
- memahami pengelolaan perubahan;
- memahami fungsi service desk;
- memahami konsep SLA;
- menggunakan KPI dalam pengukuran layanan;
- menerapkan continual improvement;
- menghubungkan ITSM dengan transformasi digital;
- memahami penerapan ITIL dalam konteks organisasi;
- menentukan area prioritas untuk perbaikan layanan TI.
Tips Memilih Training ITIL 4 Foundation
Sebelum memilih program pelatihan, organisasi sebaiknya memperhatikan beberapa aspek.
Kompetensi Trainer
Pastikan trainer memiliki pemahaman dan pengalaman yang relevan terhadap ITSM.
Materi Terstruktur
Materi sebaiknya mencakup konsep inti ITIL 4 dan penerapan praktis.
Studi Kasus
Pelatihan yang menggunakan studi kasus akan lebih mudah dihubungkan dengan kondisi pekerjaan.
Simulasi
Simulasi incident, service desk, change, dan continual improvement dapat meningkatkan pemahaman peserta.
Materi Terkini
Pastikan penyelenggara menjelaskan perkembangan ITIL terbaru, termasuk posisi ITIL Version 5 pada 2026.
Sertifikasi
Jika tujuan organisasi adalah sertifikasi resmi, peserta perlu memastikan penyelenggara dan skema ujian sesuai ketentuan penyedia sertifikasi yang berlaku.
FAQ Training ITIL 4 Foundation
1. Apa itu Training ITIL 4 Foundation?
Training ITIL 4 Foundation adalah pelatihan tingkat dasar untuk memahami konsep ITIL 4 dan penerapannya dalam IT Service Management. Materinya mencakup Service Value System, guiding principles, four dimensions, Service Value Chain, ITIL practices, SLA, dan continual improvement.
2. Apakah ITIL 4 masih relevan pada 2026?
Ya. ITIL 4 masih relevan bagi organisasi yang menggunakan atau sedang menerapkan ITIL 4. Namun, pada 2026 ITIL Version 5 telah menjadi generasi terbaru framework ITIL, sehingga organisasi yang baru menentukan jalur pembelajaran sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan terhadap ITIL 4 atau Version 5.
3. Apakah ITIL 4 hanya untuk perusahaan teknologi?
Tidak. ITIL dapat diterapkan pada berbagai organisasi yang menyediakan atau menggunakan layanan berbasis teknologi, termasuk pemerintahan, perbankan, rumah sakit, perguruan tinggi, manufaktur, perusahaan jasa, dan organisasi lainnya.
4. Apakah peserta harus memiliki latar belakang IT?
Tidak selalu. ITIL 4 Foundation merupakan level fundamental sehingga dapat dipelajari oleh profesional TI maupun pihak lain yang terlibat dalam pengelolaan layanan teknologi.
5. Apa manfaat ITIL bagi transformasi digital?
ITIL membantu organisasi menghubungkan teknologi dengan value, kebutuhan pengguna, governance, pengelolaan risiko, pengukuran kinerja, serta continual improvement.
6. Apa perbedaan incident management dan problem management?
Incident management berfokus pada pemulihan layanan setelah terjadi gangguan, sedangkan problem management berfokus pada identifikasi dan pengelolaan penyebab atau potensi penyebab incident.
7. Apakah pemegang ITIL 4 perlu mempelajari ITIL Version 5?
Bagi profesional yang ingin mengikuti perkembangan terbaru ITIL, mempelajari Version 5 dapat menjadi langkah yang relevan. PeopleCert menyediakan jalur ITIL Foundation Bridge Version 5 untuk pemegang ITIL 4 Foundation yang ingin mengejar pembaruan ke versi terbaru.
Kesimpulan
Training ITIL 4 Foundation Terbaru tetap menjadi pilihan penting bagi organisasi yang ingin memperkuat fondasi IT Service Management, meningkatkan kualitas layanan, membangun tata kelola TI, dan mendukung transformasi digital.
ITIL 4 menawarkan pendekatan yang lebih fleksibel dan berorientasi pada value dibandingkan pendekatan ITSM yang hanya berfokus pada prosedur. Melalui Service Value System, guiding principles, four dimensions, Service Value Chain, practices, governance, dan continual improvement, organisasi dapat membangun sistem pengelolaan layanan yang lebih terintegrasi.
Dalam penerapannya, ITIL sebaiknya tidak diperlakukan sebagai kumpulan prosedur yang harus diterapkan secara kaku. Organisasi perlu memilih praktik yang sesuai dengan kebutuhan, tingkat kematangan, risiko, struktur organisasi, teknologi, dan tujuan bisnis.
Hal yang juga penting pada 2026 adalah memahami perkembangan ITIL Version 5. Version 5 merupakan evolusi dari ITIL 4 dengan fokus yang lebih kuat pada digital products and services, value creation, AI, lifecycle produk dan layanan, serta transformation.
Oleh karena itu, Training ITIL 4 Foundation dapat menjadi fondasi yang kuat bagi profesional dan organisasi yang masih menggunakan ITIL 4, sementara organisasi yang sedang menyusun strategi jangka panjang perlu mengevaluasi jalur ITIL Version 5.
Pada akhirnya, keberhasilan ITSM bukan ditentukan oleh sertifikat atau jumlah prosedur yang dimiliki organisasi, tetapi oleh kemampuan organisasi menciptakan layanan TI yang bernilai, andal, terukur, aman, responsif, dan terus berkembang mengikuti kebutuhan pengguna serta strategi organisasi.
Daftarkan Tim Anda dalam Training ITIL 4 Foundation dan Perkuat Tata Kelola Layanan TI untuk Transformasi Digital yang Lebih Terarah
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

