Bimtek Tata Kelola Keprotokolan Pemerintah Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan Terbaru 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleKeprotokolan merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan karena berkaitan langsung dengan tata penghormatan terhadap kedudukan pejabat, penyelenggaraan acara resmi, penerimaan tamu, tata tempat, tata upacara, serta berbagai bentuk pelayanan protokoler lainnya. Keprotokolan yang dikelola secara profesional dapat menciptakan acara pemerintahan yang tertib, aman, lancar, khidmat, dan mencerminkan wibawa institusi.
Sebaliknya, kesalahan dalam keprotokolan dapat menimbulkan persoalan yang lebih luas daripada sekadar kesalahan teknis. Kesalahan penempatan pejabat, urutan acara, penyebutan jabatan, penghormatan, penerimaan tamu, penggunaan lambang negara, hingga penyusunan susunan acara dapat memengaruhi citra lembaga dan hubungan antarlembaga.
Landasan utama keprotokolan nasional adalah Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan, yang mengatur tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan dalam acara kenegaraan maupun acara resmi. UU tersebut masih berstatus berlaku.
Pelaksanaannya kemudian diperinci melalui PP Nomor 39 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan UU Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan, yang statusnya berlaku dan telah diubah dengan PP Nomor 56 Tahun 2019.
Pada tahun 2026, perkembangan regulasi juga perlu menjadi perhatian khusus bagi aparatur pemerintah, terutama pada lingkungan pendidikan tinggi. Permendikdasmen? Bukan; regulasi yang relevan adalah Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 8 Tahun 2026 tentang Keprotokolan di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Peraturan tersebut berlaku sejak 25 Mei 2026 dan mencabut Permendikbudristek Nomor 42 Tahun 2022.
Dengan perkembangan tersebut, tata kelola keprotokolan tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman teknis. Petugas protokol perlu memahami regulasi, struktur pemerintahan, kedudukan pejabat, etika, komunikasi, manajemen acara, keamanan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan organisasi dan teknologi.
Mengapa Tata Kelola Keprotokolan Pemerintah Penting?
Keprotokolan bukan sekadar mengatur siapa duduk di kursi mana.
Keprotokolan merupakan sistem pelayanan yang memastikan penyelenggaraan acara resmi berjalan sesuai kedudukan, tata aturan, etika, dan kepentingan kelembagaan.
Dalam praktik pemerintahan, petugas protokol berhadapan dengan berbagai kegiatan seperti:
- pelantikan pejabat;
- rapat resmi;
- kunjungan kerja;
- upacara kenegaraan;
- upacara peringatan hari nasional;
- penandatanganan kerja sama;
- penerimaan tamu negara;
- kunjungan pejabat pusat;
- kunjungan kepala daerah;
- peresmian fasilitas;
- wisuda;
- Dies Natalis;
- seminar nasional;
- konferensi internasional;
- penyambutan delegasi;
- kegiatan pimpinan.
Setiap kegiatan memiliki karakteristik dan kebutuhan protokoler yang berbeda.
Karena itu, dibutuhkan sistem yang mampu mengintegrasikan regulasi, perencanaan, koordinasi, pelayanan, komunikasi, dan evaluasi.
Dasar Hukum Keprotokolan Pemerintah
Kerangka hukum keprotokolan perlu dipahami secara berjenjang.
| Regulasi | Pokok Pengaturan |
|---|---|
| UU Nomor 9 Tahun 2010 | Keprotokolan nasional |
| PP Nomor 39 Tahun 2018 | Pelaksanaan UU Keprotokolan |
| PP Nomor 56 Tahun 2019 | Perubahan PP Nomor 39 Tahun 2018 |
| Permendagri Nomor 16 Tahun 2024 | Pedoman keprotokolan Kemendagri dan pemerintahan daerah |
| Perpres Nomor 189 Tahun 2024 | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi |
| Perpres Nomor 7 Tahun 2026 | Perubahan atas Perpres Nomor 189 Tahun 2024 |
| Permendiktisaintek Nomor 8 Tahun 2026 | Keprotokolan di lingkungan Kemdiktisaintek |
UU Nomor 9 Tahun 2010 menetapkan tiga komponen utama keprotokolan, yaitu tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan.
PP Nomor 39 Tahun 2018 menjadi aturan pelaksanaan utama UU tersebut dan telah mengalami perubahan melalui PP Nomor 56 Tahun 2019.
Untuk lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintahan daerah, terdapat Permendagri Nomor 16 Tahun 2024 tentang Pedoman Keprotokolan di Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah. Peraturan tersebut berlaku sejak 18 Oktober 2024 dan mencakup tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, tata pakaian, serta pengaturan kunjungan.
Sementara itu, untuk lingkungan pendidikan tinggi, perkembangan terbaru pada 2026 adalah Permendiktisaintek Nomor 8 Tahun 2026.
Perkembangan Regulasi Keprotokolan Tahun 2026
Perubahan kelembagaan pemerintah membuat pemahaman terhadap regulasi keprotokolan perlu diperbarui secara berkala.
Perpres Nomor 189 Tahun 2024 menetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kemudian, Perpres Nomor 7 Tahun 2026 mengubah Perpres Nomor 189 Tahun 2024 tentang Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Perpres tersebut ditetapkan dan diundangkan pada 9 Februari 2026.
Dalam konteks keprotokolan pendidikan tinggi, Permendiktisaintek Nomor 8 Tahun 2026 menjadi perkembangan yang sangat relevan.
Peraturan tersebut:
- berlaku sejak 25 Mei 2026;
- menggantikan Permendikbudristek Nomor 42 Tahun 2022;
- mengatur penyelenggaraan keprotokolan;
- mengatur tata tempat;
- mengatur tata upacara;
- mengatur tata penghormatan;
- mengatur penerimaan tamu;
- memberikan ketentuan penutup.
Hal tersebut menunjukkan bahwa petugas protokol perlu memiliki kebiasaan melakukan regulatory update.
Pengertian Tata Kelola Keprotokolan
Tata kelola keprotokolan dapat dipahami sebagai rangkaian sistem pengaturan, perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi kegiatan protokoler agar sesuai dengan peraturan dan tujuan kelembagaan.
Tata kelola yang baik mencakup:
- perencanaan;
- pembagian tugas;
- koordinasi;
- penyusunan acara;
- pengaturan tamu;
- pengaturan tempat;
- pelaksanaan;
- pengamanan;
- dokumentasi;
- evaluasi.
Dengan pendekatan tersebut, keprotokolan tidak lagi bersifat reaktif.
Petugas protokol tidak hanya bekerja ketika acara sudah dimulai, tetapi melakukan persiapan jauh sebelum kegiatan berlangsung.
Prinsip Profesionalisme Keprotokolan
Petugas protokol pemerintah perlu bekerja berdasarkan prinsip:
Ketepatan
Informasi mengenai pejabat, jabatan, urutan acara, tempat duduk, dan susunan kegiatan harus akurat.
Kepatuhan
Setiap tindakan harus memperhatikan peraturan yang berlaku.
Netralitas
Petugas harus memberikan pelayanan berdasarkan kedudukan dan ketentuan, bukan berdasarkan preferensi pribadi.
Responsivitas
Petugas harus mampu merespons perubahan situasi dengan cepat.
Koordinasi
Keprotokolan tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan koordinasi dengan pimpinan, keamanan, humas, konsumsi, transportasi, dan unit lainnya.
Kerahasiaan
Informasi tertentu mengenai agenda pimpinan, perjalanan, tamu, dan keamanan harus dikelola secara hati-hati.
Tata Tempat dalam Keprotokolan
Tata tempat merupakan salah satu aspek paling penting.
Kesalahan dalam tata tempat dapat langsung terlihat oleh tamu dan publik.
Dalam menentukan tempat duduk, petugas perlu memperhatikan:
- kedudukan;
- jabatan;
- urutan prioritas;
- sifat acara;
- siapa penyelenggara;
- siapa yang diundang;
- apakah acara bersifat kenegaraan atau resmi.
Petugas tidak boleh menentukan tempat duduk hanya berdasarkan kebiasaan acara sebelumnya.
Setiap acara harus dianalisis berdasarkan konteks dan ketentuan yang berlaku.
Penyusunan Layout Tempat Duduk
Layout harus dibuat sebelum acara.
Contoh sederhana:
| Posisi | Unsur yang Perlu Diperhatikan |
|---|---|
| Tengah | Pejabat utama sesuai tata tempat |
| Kanan/kiri | Pejabat sesuai urutan |
| Baris depan | Tamu utama |
| Baris berikutnya | Undangan lainnya |
| Area khusus | Media, dokumentasi, atau penerjemah |
Untuk acara dengan pejabat dari berbagai lembaga, petugas protokol harus melakukan verifikasi kedudukan masing-masing.
Tata Upacara Pemerintah
Tata upacara merupakan pengaturan mengenai bagaimana suatu kegiatan resmi dilaksanakan secara berurutan.
Komponen yang harus dipersiapkan antara lain:
- pembukaan;
- penghormatan;
- lagu kebangsaan bila diperlukan;
- laporan;
- sambutan;
- acara inti;
- penandatanganan;
- doa;
- penutup;
- sesi foto;
- ramah tamah.
Susunan acara harus disesuaikan dengan karakter kegiatan.
Acara pelantikan tentu berbeda dengan kunjungan kerja.
Demikian pula acara penandatanganan nota kesepahaman berbeda dengan upacara peringatan hari nasional.
Tata Penghormatan
Tata penghormatan menunjukkan penghargaan negara dan institusi kepada pejabat, tamu, simbol negara, dan pihak tertentu sesuai ketentuan.
Aspek penghormatan perlu dipahami secara tepat karena tidak semua acara memiliki tata penghormatan yang sama.
Petugas harus mengetahui:
- siapa yang mendapatkan penghormatan;
- bentuk penghormatan;
- kapan penghormatan dilakukan;
- siapa yang bertugas;
- bagaimana urutannya.
Penerimaan Tamu Pemerintah
Penerimaan tamu merupakan salah satu fungsi protokol yang membutuhkan koordinasi tinggi.
Tahapan penerimaan tamu dapat meliputi:
- identifikasi tamu;
- verifikasi agenda;
- koordinasi penjemputan;
- penyambutan;
- pendampingan;
- pengaturan ruang tunggu;
- pertemuan;
- dokumentasi;
- pengantaran.
Untuk tamu penting, petugas juga harus memperhatikan aspek keamanan dan privasi.
Pengelolaan Kunjungan Pejabat
Kunjungan pejabat membutuhkan briefing yang terstruktur.
Minimal terdapat informasi mengenai:
- nama dan jabatan;
- waktu kedatangan;
- kendaraan;
- lokasi parkir;
- jalur masuk;
- agenda;
- pendamping;
- tempat duduk;
- susunan acara;
- media;
- keamanan;
- kebutuhan khusus.
Satu kesalahan kecil dalam informasi dapat menyebabkan gangguan pada seluruh rangkaian kegiatan.
Keprotokolan dan Komunikasi Pemerintah
Protokol juga berfungsi sebagai penghubung komunikasi.
Petugas harus mampu berkomunikasi dengan:
- pimpinan;
- pejabat pemerintah;
- tamu;
- ajudan;
- sekretariat;
- humas;
- keamanan;
- panitia;
- media.
Komunikasi harus singkat tetapi jelas.
Gunakan prinsip:
siapa – melakukan apa – kapan – di mana – kepada siapa – dengan cara bagaimana.
Koordinasi dengan Humas
Keprotokolan dan humas memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling terkait.
Protokol fokus pada penyelenggaraan dan pelayanan kegiatan resmi.
Humas lebih banyak menangani:
- informasi publik;
- media;
- publikasi;
- komunikasi institusi;
- citra lembaga.
Keduanya harus berkoordinasi terutama ketika kegiatan menghadirkan pejabat penting.
Keprotokolan dalam Era Digital
Perkembangan teknologi mengubah cara kegiatan pemerintah dilaksanakan.
Kini banyak kegiatan menggunakan:
- livestreaming;
- konferensi video;
- digital invitation;
- QR registration;
- digital seating plan;
- teleprompter;
- sistem registrasi elektronik;
- komunikasi grup;
- dashboard acara.
Namun, digitalisasi tidak berarti prinsip protokol menjadi tidak penting.
Justru semakin kompleks teknologi, semakin penting koordinasi.
Keprotokolan Hybrid
Acara hybrid memiliki tantangan tersendiri.
Selain mengatur peserta yang hadir secara fisik, petugas juga harus memperhatikan:
- posisi kamera;
- virtual waiting room;
- moderator;
- koneksi;
- urutan pembicara;
- audio;
- visual;
- screen sharing;
- remote participant.
Kesalahan teknis dapat mengganggu wibawa acara resmi.
Manajemen Risiko Keprotokolan
Setiap acara memiliki risiko.
| Risiko | Dampak | Mitigasi |
|---|---|---|
| Pejabat terlambat | Jadwal berubah | Buffer time |
| Susunan acara berubah | Gangguan rundown | Contingency plan |
| Tamu salah posisi | Kesalahan protokol | Briefing |
| Gangguan teknis | Acara terhenti | Backup system |
| Cuaca buruk | Perubahan lokasi | Venue alternatif |
| Informasi salah | Kesalahan komunikasi | Verifikasi berlapis |
| Gangguan keamanan | Risiko keselamatan | Koordinasi pengamanan |
Risk management sebaiknya dilakukan sebelum hari pelaksanaan.
Contoh Kasus Nyata: Kunjungan Pejabat ke Pemerintah Daerah
Sebuah pemerintah daerah menerima kunjungan pejabat pusat.
Dalam persiapan awal, panitia hanya membuat rundown tanpa membuat matriks kedudukan tamu.
Ketika hari pelaksanaan, terdapat perubahan jumlah pejabat yang hadir.
Akibatnya, susunan tempat duduk harus diubah secara mendadak.
Permasalahan
- tempat duduk tidak sesuai;
- petugas tidak mengetahui prioritas;
- tamu menunggu;
- fotografer kesulitan menentukan posisi;
- rundown mengalami keterlambatan.
Perbaikan
Untuk kegiatan berikutnya, protokol membuat:
- daftar tamu prioritas;
- matriks jabatan;
- layout alternatif;
- rundown utama;
- rundown contingency;
- PIC setiap area;
- briefing H-1.
Pelajaran
Keprotokolan profesional membutuhkan rencana alternatif, bukan hanya rencana utama.
Contoh Kasus: Perubahan Susunan Acara Mendadak
Seorang pejabat utama mengalami perubahan jadwal sehingga tidak dapat memberikan sambutan sesuai rundown.
Petugas protokol profesional tidak panik.
Tim langsung:
- memverifikasi informasi;
- menghubungi MC;
- mengubah urutan acara;
- memberi informasi kepada pimpinan;
- berkoordinasi dengan humas;
- memperbarui rundown;
- menginformasikan pihak terkait.
Kemampuan beradaptasi merupakan bagian penting dari kompetensi protokol.
Keprotokolan pada Perguruan Tinggi
Perguruan tinggi memiliki kegiatan yang cukup unik.
Contohnya:
- wisuda;
- dies natalis;
- pengukuhan guru besar;
- pelantikan pejabat;
- penerimaan mahasiswa baru;
- kunjungan menteri;
- kunjungan duta besar;
- konferensi internasional;
- penandatanganan kerja sama;
- peresmian laboratorium.
Untuk lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, regulasi terbaru yang perlu diperhatikan adalah Permendiktisaintek Nomor 8 Tahun 2026. Regulasi ini secara khusus mengatur penyelenggaraan keprotokolan di lingkungan kementerian tersebut dan menggantikan regulasi sebelumnya.
Keprotokolan dalam Acara Wisuda
Wisuda melibatkan banyak unsur:
- pimpinan universitas;
- senat;
- guru besar;
- lulusan;
- orang tua;
- tamu kehormatan;
- mitra;
- media.
Kesalahan tata tempat dapat mengganggu jalannya acara.
Karena itu, perlu disusun:
- seating plan;
- susunan senat;
- urutan prosesi;
- urutan pemanggilan;
- tata penghormatan;
- jalur masuk dan keluar;
- skenario kondisi darurat.
Keprotokolan dalam Penandatanganan Kerja Sama
Acara penandatanganan kerja sama terlihat sederhana, tetapi memiliki banyak detail.
Perlu diperhatikan:
- siapa yang menandatangani;
- posisi masing-masing pihak;
- meja;
- dokumen;
- alat tulis;
- backdrop;
- bendera;
- fotografer;
- urutan tanda tangan;
- sesi foto.
Petugas harus memastikan semua unsur tersedia sebelum acara.
Keprotokolan dan Penggunaan Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam acara resmi harus tepat.
Kesalahan penyebutan nama atau jabatan dapat memberikan kesan kurang profesional.
Sebelum acara, lakukan verifikasi:
- nama lengkap;
- gelar;
- jabatan;
- institusi;
- urutan penyebutan;
- gelar kehormatan jika relevan.
MC dan moderator harus memperoleh daftar final yang telah diverifikasi.
Checklist Persiapan Acara Resmi
H-14 sampai H-7
- Identifikasi pejabat.
- Tentukan konsep acara.
- Verifikasi regulasi.
- Susun daftar tamu.
- Tentukan venue.
- Susun kebutuhan keamanan.
- Buat draft rundown.
H-3 sampai H-1
- Finalisasi daftar tamu.
- Finalisasi seating plan.
- Briefing petugas.
- Technical meeting.
- Gladi bersih.
- Verifikasi perlengkapan.
- Konfirmasi kehadiran.
Hari H
- Final check.
- Standby person.
- Penerimaan tamu.
- Pengendalian rundown.
- Monitoring perubahan.
- Koordinasi keamanan.
- Dokumentasi.
Setelah acara
- Evaluasi.
- Dokumentasi.
- Laporan.
- Catatan kendala.
- Rekomendasi perbaikan.
Kompetensi yang Dibutuhkan Petugas Protokol
| Kompetensi | Implementasi |
|---|---|
| Regulasi | Memahami dasar hukum |
| Tata tempat | Menentukan posisi |
| Tata upacara | Menyusun rundown |
| Tata penghormatan | Mengatur penghormatan |
| Komunikasi | Berkoordinasi |
| Event management | Mengelola kegiatan |
| Crisis management | Menghadapi situasi darurat |
| Public speaking | Mendukung pelaksanaan |
| Digital skill | Menggunakan teknologi |
| Administrasi | Mengelola dokumen |
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Keprotokolan
Beberapa kesalahan yang perlu dihindari:
Tidak Memperbarui Regulasi
Petugas masih menggunakan aturan lama tanpa memeriksa apakah sudah diganti atau diperbarui.
Tidak Memverifikasi Jabatan
Perubahan struktur organisasi dapat menyebabkan informasi jabatan menjadi tidak akurat.
Tidak Memiliki Rundown Alternatif
Acara menjadi kacau ketika pejabat terlambat atau agenda berubah.
Komunikasi Tidak Terpusat
Terlalu banyak versi informasi menyebabkan kebingungan.
Tidak Melakukan Gladi
Masalah teknis baru diketahui saat acara berlangsung.
Tidak Mendokumentasikan Evaluasi
Kesalahan yang sama berpotensi berulang.
Strategi Meningkatkan Tata Kelola Keprotokolan
Pemerintah dapat meningkatkan tata kelola keprotokolan melalui beberapa strategi.
Membuat SOP
SOP harus menjelaskan alur kerja dari persiapan sampai evaluasi.
Membuat Database Pejabat
Database dapat berisi:
- nama;
- jabatan;
- instansi;
- kontak resmi;
- prioritas protokoler;
- catatan kebutuhan.
Membuat Template
Gunakan template:
- rundown;
- seating plan;
- daftar tamu;
- briefing note;
- checklist;
- evaluasi.
Melakukan Simulasi
Simulasi membantu menguji kesiapan tim.
Melakukan Evaluasi
Setiap kegiatan harus menghasilkan lesson learned.
Bimtek Tata Kelola Keprotokolan Pemerintah
Bimtek merupakan sarana strategis untuk meningkatkan kompetensi aparatur yang menangani keprotokolan.
Materi bimtek sebaiknya tidak hanya berbentuk ceramah, tetapi menggabungkan:
- teori;
- regulasi;
- diskusi;
- studi kasus;
- simulasi;
- role play;
- penyusunan dokumen;
- evaluasi.
Dengan demikian, peserta dapat langsung mengaplikasikan pengetahuan di tempat kerja.
Materi Bimtek yang Direkomendasikan
| Modul | Materi |
|---|---|
| 1 | Konsep Dasar Keprotokolan |
| 2 | Peraturan Perundang-Undangan Terbaru |
| 3 | UU Nomor 9 Tahun 2010 |
| 4 | PP Nomor 39 Tahun 2018 dan perubahannya |
| 5 | Tata Tempat |
| 6 | Tata Upacara |
| 7 | Tata Penghormatan |
| 8 | Penerimaan Tamu |
| 9 | Pengaturan Kunjungan |
| 10 | Keprotokolan Pemerintah Daerah |
| 11 | Keprotokolan Perguruan Tinggi |
| 12 | Etika Protokol |
| 13 | Komunikasi Protokoler |
| 14 | Manajemen Acara |
| 15 | Manajemen Risiko |
| 16 | Keprotokolan Digital |
| 17 | Penanganan Krisis |
| 18 | Studi Kasus |
| 19 | Simulasi |
| 20 | Penyusunan Action Plan |
Manfaat Mengikuti Bimtek
Peserta diharapkan mampu:
- memahami regulasi terbaru;
- meningkatkan kemampuan tata tempat;
- menyusun tata upacara;
- menerapkan tata penghormatan;
- mengelola penerimaan tamu;
- mengatur kunjungan pejabat;
- meningkatkan komunikasi;
- mengelola acara resmi;
- mengantisipasi risiko;
- menangani perubahan acara;
- memanfaatkan teknologi;
- meningkatkan koordinasi antarunit.
Implementasi Tata Kelola Keprotokolan di Instansi
Setelah mengikuti bimtek, instansi dapat menyusun action plan.
Contohnya:
| Masalah | Solusi | Target |
|---|---|---|
| SOP belum diperbarui | Review SOP | 30 hari |
| Database pejabat tidak lengkap | Digitalisasi database | 14 hari |
| Rundown sering berubah | Buat contingency plan | 7 hari |
| Koordinasi lemah | Briefing rutin | Setiap acara |
| Evaluasi tidak terdokumentasi | Form evaluasi | Setiap kegiatan |
Action plan membuat hasil pelatihan tidak berhenti pada pengetahuan.
Indikator Keberhasilan Tata Kelola Keprotokolan
Keberhasilan dapat diukur melalui:
- ketepatan tata tempat;
- ketepatan susunan acara;
- ketepatan informasi pejabat;
- minimnya kesalahan protokol;
- kepuasan pimpinan;
- kepuasan tamu;
- ketepatan waktu;
- kesiapan petugas;
- keberhasilan mitigasi risiko;
- kualitas dokumentasi;
- hasil evaluasi.
FAQ Tata Kelola Keprotokolan Pemerintah
Apa dasar hukum utama keprotokolan di Indonesia?
Dasar hukum utamanya adalah UU Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan. UU ini mengatur tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan dalam acara kenegaraan dan acara resmi.
Apa aturan pelaksanaan UU Keprotokolan?
Salah satu aturan pelaksanaannya adalah PP Nomor 39 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan UU Nomor 9 Tahun 2010, yang kemudian diubah melalui PP Nomor 56 Tahun 2019.
Apa regulasi terbaru keprotokolan di lingkungan pendidikan tinggi pada 2026?
Permendiktisaintek Nomor 8 Tahun 2026 tentang Keprotokolan di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berlaku sejak 25 Mei 2026 dan mencabut Permendikbudristek Nomor 42 Tahun 2022.
Apa saja ruang lingkup utama keprotokolan?
Ruang lingkup utamanya mencakup tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan. Dalam aturan teknis tertentu juga terdapat pengaturan mengenai penerimaan tamu, kunjungan, dan aspek lain sesuai lingkungan instansi.
Mengapa petugas protokol harus memahami regulasi terbaru?
Karena struktur pemerintahan, organisasi, kedudukan pejabat, dan kebutuhan penyelenggaraan acara dapat berubah. Penggunaan aturan yang sudah tidak sesuai dapat menyebabkan kesalahan dalam pelaksanaan acara.
Apakah keprotokolan hanya dibutuhkan ketika ada pejabat tinggi?
Tidak. Keprotokolan dibutuhkan dalam berbagai acara resmi pemerintah, termasuk kegiatan pimpinan, upacara, penerimaan tamu, kunjungan kerja, penandatanganan kerja sama, dan kegiatan kelembagaan lainnya.
Siapa yang perlu mengikuti Bimtek Tata Kelola Keprotokolan?
Bimtek dapat diikuti oleh petugas protokol, sekretariat pimpinan, bagian umum, humas, aparatur pemerintah daerah, sekretariat kementerian/lembaga, perguruan tinggi, panitia kegiatan resmi, serta personel lain yang terlibat dalam penyelenggaraan acara pemerintahan.
Kesimpulan
Tata kelola keprotokolan merupakan bagian penting dari profesionalisme pemerintahan. Keprotokolan bukan sekadar mengatur kursi, menyusun rundown, atau menyambut tamu, tetapi merupakan sistem pelayanan kelembagaan yang berkaitan dengan ketertiban, penghormatan, keamanan, komunikasi, dan citra organisasi.
Kerangka utama tetap bertumpu pada UU Nomor 9 Tahun 2010 serta PP Nomor 39 Tahun 2018 sebagaimana telah diubah melalui PP Nomor 56 Tahun 2019.
Di tingkat pemerintahan daerah, Permendagri Nomor 16 Tahun 2024 memberikan pedoman keprotokolan di lingkungan Kemendagri dan pemerintahan daerah.
Sementara itu, perkembangan terbaru tahun 2026 sangat relevan bagi lingkungan pendidikan tinggi. Permendiktisaintek Nomor 8 Tahun 2026 telah berlaku sejak 25 Mei 2026 dan secara khusus mengatur keprotokolan di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Karena itu, instansi pemerintah perlu membangun sistem keprotokolan yang:
- berbasis regulasi;
- profesional;
- terencana;
- terkoordinasi;
- responsif;
- terdokumentasi;
- adaptif terhadap teknologi;
- berorientasi pada pelayanan;
- memiliki mekanisme mitigasi risiko.
Melalui Bimtek Tata Kelola Keprotokolan Pemerintah Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan Terbaru, aparatur dapat meningkatkan pemahaman regulasi sekaligus mengembangkan kemampuan praktis dalam tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, penerimaan tamu, kunjungan pejabat, komunikasi protokoler, manajemen acara, hingga penanganan situasi yang tidak terduga.
Tingkatkan Profesionalisme Tata Kelola Keprotokolan Pemerintah
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

