Bimtek Strategi Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa BLU Perguruan Tinggi 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePendahuluan
Perencanaan pengadaan merupakan fondasi utama dalam menciptakan proses pengadaan barang dan jasa yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Pada perguruan tinggi yang menerapkan pola pengelolaan Badan Layanan Umum atau BLU, perencanaan pengadaan memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi karena harus mampu mendukung kebutuhan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan infrastruktur, layanan akademik, transformasi digital, serta kegiatan operasional institusi.
Bimtek Strategi Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa BLU Perguruan Tinggi dirancang untuk membantu pengelola perguruan tinggi memahami bagaimana kebutuhan organisasi diterjemahkan menjadi rencana pengadaan yang terukur, realistis, sesuai anggaran, dan mendukung pencapaian target kinerja.
Perencanaan yang baik tidak sekadar membuat daftar barang yang ingin dibeli. Proses tersebut harus dimulai dari identifikasi kebutuhan, analisis prioritas, penyusunan spesifikasi, pemetaan risiko, analisis pasar, penentuan strategi pengadaan, penganggaran, penjadwalan, hingga penyusunan dokumen pendukung.
Dalam konteks BLU, strategi perencanaan juga harus memperhatikan karakteristik fleksibilitas pengelolaan keuangan sekaligus tetap menjaga akuntabilitas. PMK Nomor 129/PMK.05/2020 menjadi salah satu regulasi penting mengenai Pedoman Pengelolaan Badan Layanan Umum.
Di sisi pengadaan pemerintah, kerangka regulasi juga berkembang. Perpres Nomor 16 Tahun 2018 telah mengalami perubahan melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2021 dan Perpres Nomor 46 Tahun 2025. Karena itu, perencanaan pengadaan pada tahun 2026 perlu memperhatikan perkembangan regulasi terbaru.
Perencanaan yang matang akan membantu perguruan tinggi menghindari berbagai persoalan seperti pengadaan mendadak, spesifikasi yang tidak sesuai, anggaran tidak realistis, keterlambatan proses, rendahnya tingkat pemanfaatan barang, hingga potensi permasalahan dalam pemeriksaan.
Pentingnya Perencanaan Pengadaan pada Perguruan Tinggi BLU
Pengadaan memiliki hubungan langsung dengan kualitas layanan perguruan tinggi.
Universitas membutuhkan ruang kelas yang memadai, laboratorium yang lengkap, jaringan internet yang stabil, sistem informasi yang terintegrasi, perpustakaan, peralatan penelitian, fasilitas kesehatan, kendaraan operasional, hingga berbagai jasa pendukung.
Apabila pengadaan tidak direncanakan dengan baik, dampaknya dapat dirasakan oleh berbagai pihak.
Misalnya:
- laboratorium terlambat beroperasi;
- kegiatan penelitian tertunda;
- proses pembelajaran terganggu;
- fasilitas tidak dapat digunakan secara optimal;
- anggaran tidak terserap sesuai rencana;
- terjadi pembelian barang yang sebenarnya belum diperlukan;
- biaya pemeliharaan meningkat;
- kontrak harus mengalami perubahan;
- terjadi keterlambatan penyelesaian pekerjaan.
Karena itu, perencanaan pengadaan harus ditempatkan sebagai bagian dari strategic management, bukan sekadar pekerjaan administratif.
Hubungan Perencanaan Pengadaan dengan Strategi Perguruan Tinggi
Pengadaan seharusnya berasal dari kebutuhan strategis.
Hubungan tersebut dapat digambarkan:
Rencana Strategis Perguruan Tinggi → Program Kerja → Target Kinerja → Kebutuhan → Anggaran → Rencana Pengadaan → Pelaksanaan → Output → Outcome
Contohnya, apabila perguruan tinggi mempunyai target meningkatkan kualitas penelitian, maka pengadaan dapat diarahkan pada:
- peralatan laboratorium;
- database penelitian;
- perangkat komputasi;
- software analisis;
- fasilitas pusat penelitian;
- jasa pemeliharaan alat.
Dengan demikian, setiap paket pengadaan memiliki hubungan yang jelas dengan tujuan institusi.
Memahami Karakteristik BLU dalam Perencanaan Pengadaan
BLU mempunyai karakteristik pengelolaan yang berbeda dengan satuan kerja biasa.
Salah satu tujuan BLU adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan dalam kerangka yang telah ditentukan.
Fleksibilitas tersebut perlu dipahami secara tepat.
Fleksibilitas bukan berarti bebas dari aturan.
Sebaliknya, fleksibilitas harus berjalan bersama:
- perencanaan;
- pengendalian;
- transparansi;
- akuntabilitas;
- manajemen risiko;
- pengawasan.
Dalam konteks pengadaan, perguruan tinggi perlu mengetahui kapan menggunakan mekanisme pengadaan pemerintah dan kapan ketentuan khusus BLU dapat diterapkan.
Peraturan LKPP Nomor 5 Tahun 2021 mengatur pedoman pengadaan barang/jasa yang dikecualikan, termasuk pengadaan pada BLU/BLUD.
Oleh karena itu, strategi perencanaan harus dimulai dari identifikasi rezim pengadaan yang tepat.
Prinsip Dasar Strategi Perencanaan Pengadaan
Perencanaan pengadaan sebaiknya menggunakan beberapa prinsip utama.
Tepat Kebutuhan
Barang atau jasa yang direncanakan harus benar-benar dibutuhkan.
Tepat Spesifikasi
Spesifikasi harus sesuai fungsi dan kebutuhan pengguna.
Tepat Waktu
Pengadaan harus tersedia ketika diperlukan.
Tepat Anggaran
Anggaran harus realistis dan berdasarkan analisis yang memadai.
Tepat Strategi
Metode pengadaan harus sesuai karakteristik barang atau jasa.
Tepat Risiko
Risiko harus diidentifikasi sebelum pengadaan dilaksanakan.
Tepat Manfaat
Hasil pengadaan harus memberikan manfaat bagi institusi.
Tahapan Strategi Perencanaan Pengadaan
Secara umum, strategi perencanaan dapat disusun melalui tahapan berikut:
| Tahap | Fokus Utama |
|---|---|
| 1 | Identifikasi kebutuhan |
| 2 | Analisis kebutuhan |
| 3 | Penetapan prioritas |
| 4 | Analisis anggaran |
| 5 | Analisis pasar |
| 6 | Penyusunan spesifikasi |
| 7 | Analisis risiko |
| 8 | Penentuan strategi |
| 9 | Penjadwalan |
| 10 | Penyusunan dokumen |
| 11 | Review |
| 12 | Finalisasi rencana |
Tahapan tersebut dapat disesuaikan dengan kebijakan dan struktur organisasi perguruan tinggi.
Identifikasi Kebutuhan Pengadaan
Identifikasi kebutuhan merupakan titik awal.
Unit kerja harus dapat menjawab:
- Apa yang dibutuhkan?
- Mengapa dibutuhkan?
- Siapa pengguna?
- Berapa jumlahnya?
- Kapan dibutuhkan?
- Di mana digunakan?
- Apa standar kualitasnya?
- Berapa perkiraan biayanya?
- Apa risiko jika kebutuhan tidak dipenuhi?
Pertanyaan tersebut membantu mencegah permintaan pengadaan yang tidak memiliki dasar kebutuhan yang jelas.
Analisis Kebutuhan
Tidak semua permintaan unit otomatis menjadi kebutuhan pengadaan.
Analisis perlu mempertimbangkan:
- kondisi aset yang sudah tersedia;
- tingkat pemanfaatan;
- kapasitas;
- kebutuhan aktual;
- perkembangan teknologi;
- anggaran;
- alternatif solusi.
Misalnya, sebuah fakultas meminta 100 komputer baru.
Sebelum menyetujui pengadaan, perlu diperiksa:
- berapa komputer yang tersedia;
- berapa yang masih layak;
- berapa pengguna aktif;
- apakah terdapat ruang komputer yang belum optimal;
- apakah upgrade lebih ekonomis daripada pembelian baru.
Pendekatan tersebut dapat menghasilkan efisiensi yang signifikan.
Menentukan Prioritas Pengadaan
Perguruan tinggi biasanya memiliki kebutuhan yang jauh lebih besar daripada kapasitas anggaran.
Karena itu, diperlukan prioritas.
Kriteria prioritas dapat berupa:
| Kriteria | Bobot Contoh |
|---|---|
| Urgensi | 20% |
| Dampak terhadap layanan | 25% |
| Kesesuaian dengan Renstra | 20% |
| Risiko jika tidak dilakukan | 15% |
| Kesiapan anggaran | 10% |
| Kesiapan teknis | 10% |
Bobot tersebut hanya contoh dan perlu disesuaikan dengan kebijakan institusi.
Dengan sistem scoring, keputusan pengadaan dapat menjadi lebih objektif.
Integrasi dengan Rencana Bisnis dan Anggaran
Perencanaan pengadaan harus terhubung dengan RBA BLU.
Hubungannya dapat disederhanakan:
Program → Kegiatan → Output → Kebutuhan → Anggaran → Pengadaan
Integrasi tersebut membantu memastikan bahwa pengadaan benar-benar mendukung program yang sudah direncanakan.
Pengadaan yang muncul tanpa keterkaitan dengan program dan anggaran berpotensi menimbulkan masalah dalam pelaksanaan.
Menyusun Spesifikasi Berdasarkan Kebutuhan
Spesifikasi harus dimulai dari fungsi, bukan sekadar merek.
Pendekatan yang dapat digunakan adalah:
Kebutuhan → Fungsi → Kinerja → Spesifikasi → Produk/Solusi
Misalnya perguruan tinggi membutuhkan laptop untuk dosen.
Jangan langsung menentukan merek tertentu.
Analisis terlebih dahulu:
- jenis pekerjaan;
- kebutuhan aplikasi;
- kapasitas pemrosesan;
- kebutuhan mobilitas;
- daya tahan;
- dukungan teknis;
- garansi.
Setelah itu baru ditentukan spesifikasi yang tepat.
Menghindari Spesifikasi yang Mengarah pada Produk Tertentu
Spesifikasi yang terlalu mengarah kepada satu produk dapat mengurangi persaingan dan berpotensi menimbulkan masalah.
Spesifikasi sebaiknya:
- objektif;
- terukur;
- relevan;
- tidak diskriminatif;
- dapat diverifikasi.
Penggunaan merek tertentu perlu memiliki dasar yang sesuai dengan ketentuan apabila memang diperlukan.
Analisis Pasar
Market analysis menjadi komponen penting dalam strategi perencanaan.
Tujuannya untuk mengetahui:
- ketersediaan barang;
- jumlah penyedia;
- tingkat persaingan;
- tren harga;
- teknologi;
- waktu pengiriman;
- layanan purnajual;
- risiko pasokan.
Analisis pasar juga membantu perguruan tinggi menghindari penyusunan spesifikasi yang tidak realistis.
Menyusun Perkiraan Harga
Perkiraan harga harus menggunakan informasi yang relevan.
Sumber informasi dapat berupa:
- harga pasar;
- katalog;
- data pengadaan sebelumnya;
- informasi distributor;
- survei;
- data kontrak;
- sumber lain yang dapat dipertanggungjawabkan.
Perkiraan harga bukan sekadar angka untuk mengisi dokumen.
Angka tersebut menjadi bagian dari dasar pengambilan keputusan.
Total Cost of Ownership
Strategi perencanaan yang baik tidak hanya mempertimbangkan harga pembelian.
Perguruan tinggi juga perlu menghitung:
- biaya instalasi;
- biaya pelatihan;
- biaya pemeliharaan;
- biaya suku cadang;
- biaya energi;
- biaya lisensi;
- biaya upgrade;
- biaya pembuangan atau penggantian.
Konsep ini dikenal sebagai Total Cost of Ownership (TCO).
Produk yang lebih mahal pada saat pembelian belum tentu lebih mahal dalam jangka panjang.
Menentukan Strategi Pengadaan
Strategi pengadaan perlu disesuaikan dengan karakteristik kebutuhan.
Beberapa pertimbangan:
Kompleksitas
Semakin kompleks kebutuhan, semakin besar kebutuhan analisis teknis.
Nilai
Nilai pengadaan memengaruhi strategi dan tingkat pengendalian.
Risiko
Pengadaan berisiko tinggi membutuhkan mitigasi lebih kuat.
Kondisi Pasar
Pasar dengan banyak penyedia membutuhkan pendekatan berbeda dibanding pasar dengan penyedia terbatas.
Waktu
Kebutuhan mendesak perlu direncanakan sejak awal agar tidak menyebabkan proses terburu-buru.
Konsolidasi Pengadaan
Konsolidasi dapat menjadi strategi efisiensi.
Misalnya beberapa fakultas membutuhkan:
- printer;
- komputer;
- tinta;
- perangkat jaringan.
Jika kebutuhan sama, perguruan tinggi dapat mengevaluasi kemungkinan konsolidasi sesuai ketentuan.
Manfaatnya antara lain:
- efisiensi proses;
- standardisasi;
- pengelolaan kontrak lebih mudah;
- potensi efisiensi harga;
- monitoring lebih sederhana.
Namun, konsolidasi tetap harus memperhatikan kebutuhan setiap unit.
Pemaketan Pengadaan
Pemaketan harus mempertimbangkan:
- jenis kebutuhan;
- lokasi;
- waktu;
- pasar;
- kemampuan penyedia;
- efisiensi;
- risiko.
Kesalahan dalam pemaketan dapat menyebabkan proses menjadi tidak efisien atau membatasi kompetisi.
Karena itu, keputusan pemaketan harus mempunyai dasar analisis.
Strategi Perencanaan Pengadaan Barang
Barang memiliki karakteristik yang beragam.
Contohnya:
- alat tulis;
- komputer;
- server;
- kendaraan;
- alat laboratorium;
- furniture;
- peralatan medis.
Setiap kelompok barang membutuhkan pendekatan berbeda.
Barang rutin dapat menggunakan standardisasi dan perencanaan kebutuhan berkala.
Barang bernilai tinggi membutuhkan analisis lebih mendalam.
Strategi Perencanaan Pengadaan Jasa
Jasa memiliki tantangan karena outputnya sering tidak berbentuk fisik.
Contoh:
- jasa konsultansi;
- jasa kebersihan;
- jasa keamanan;
- jasa pemeliharaan;
- jasa teknologi informasi.
Perencanaan harus memperjelas:
- ruang lingkup;
- output;
- deliverables;
- indikator kinerja;
- tenaga ahli;
- durasi;
- mekanisme pembayaran.
Strategi Perencanaan Pengadaan Konstruksi
Untuk konstruksi, perencanaan harus memperhatikan kesiapan teknis.
Minimal perlu mempertimbangkan:
- desain;
- gambar;
- spesifikasi;
- volume;
- lokasi;
- kondisi tanah;
- jadwal;
- anggaran;
- perizinan terkait;
- risiko.
Konstruksi yang direncanakan tanpa kesiapan desain berpotensi mengalami perubahan pekerjaan dan keterlambatan.
Strategi Pengadaan Teknologi Informasi
Pengadaan TI perlu memperhatikan lifecycle technology.
Sistem yang dibeli hari ini harus tetap relevan dalam beberapa tahun ke depan.
Analisis dapat meliputi:
- kebutuhan pengguna;
- arsitektur sistem;
- integrasi;
- keamanan;
- kapasitas;
- interoperabilitas;
- cloud;
- backup;
- dukungan teknis;
- lisensi;
- pengembangan.
Strategi Pengadaan Alat Laboratorium
Peralatan laboratorium sering memiliki karakteristik teknis khusus.
Perencanaan perlu memperhatikan:
- akurasi;
- kapasitas;
- metode pengujian;
- kompatibilitas;
- instalasi;
- kalibrasi;
- sertifikasi;
- pelatihan;
- pemeliharaan;
- ketersediaan suku cadang.
Kesalahan perencanaan dapat menyebabkan alat mahal tetapi jarang digunakan.
Analisis Risiko Perencanaan
Risiko harus dipetakan sejak tahap awal.
| Risiko | Penyebab | Mitigasi |
|---|---|---|
| Harga berubah | Fluktuasi pasar | Market analysis |
| Barang langka | Supply terbatas | Identifikasi alternatif |
| Spesifikasi tidak tepat | User requirement lemah | Review teknis |
| Anggaran kurang | Estimasi tidak akurat | Validasi harga |
| Keterlambatan | Perencanaan terlambat | Early planning |
| Penyedia terbatas | Pasar khusus | Market sounding |
| Teknologi usang | Perubahan teknologi | Lifecycle analysis |
Risk Register Pengadaan
Setiap pengadaan strategis dapat dilengkapi risk register.
Contohnya:
| Risiko | Probabilitas | Dampak | Level | Tindakan |
|---|---|---|---|---|
| Keterlambatan | Tinggi | Tinggi | Tinggi | Buffer waktu |
| Harga naik | Sedang | Tinggi | Tinggi | Validasi pasar |
| Barang tidak kompatibel | Rendah | Tinggi | Sedang | Uji teknis |
| Penyedia gagal | Sedang | Tinggi | Tinggi | Evaluasi penyedia |
Risk register membantu pengelola memprioritaskan tindakan mitigasi.
Penjadwalan Pengadaan
Pengadaan harus disusun berdasarkan kebutuhan aktual.
Contohnya:
| Kegiatan | Waktu |
|---|---|
| Identifikasi kebutuhan | Januari |
| Validasi kebutuhan | Februari |
| Penyusunan anggaran | Februari |
| Analisis pasar | Maret |
| Persiapan pengadaan | April |
| Proses pengadaan | Mei–Juni |
| Kontrak | Juni |
| Pelaksanaan | Juli–September |
| Serah terima | Oktober |
| Evaluasi | November |
Jadwal tersebut merupakan ilustrasi dan perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
Early Procurement Planning
Salah satu strategi penting adalah melakukan perencanaan lebih awal.
Semakin kompleks pengadaan, semakin awal proses perencanaan sebaiknya dilakukan.
Pengadaan alat penelitian, pembangunan gedung, atau sistem informasi tidak ideal jika baru direncanakan ketika kebutuhan sudah mendesak.
Digitalisasi Perencanaan Pengadaan
Digitalisasi dapat membantu perguruan tinggi membangun database kebutuhan.
Sistem dapat menyimpan:
- histori pengadaan;
- harga;
- penyedia;
- kontrak;
- aset;
- jadwal;
- kinerja;
- kebutuhan unit.
Data tersebut dapat digunakan untuk membuat keputusan yang lebih akurat.
Procurement Data Analytics
Data pengadaan dapat digunakan untuk menjawab:
- barang apa yang paling sering dibeli?
- unit mana yang paling banyak melakukan pengadaan?
- berapa nilai pengadaan per kategori?
- berapa kali terjadi keterlambatan?
- siapa penyedia dengan kinerja terbaik?
- berapa biaya pemeliharaan?
- apakah ada kebutuhan yang dapat dikonsolidasikan?
Dengan analytics, pengadaan dapat bergerak dari pendekatan administratif menuju data-driven procurement.
Peran SDM dalam Perencanaan
Keberhasilan perencanaan sangat dipengaruhi kualitas SDM.
Pihak yang terlibat perlu memiliki pemahaman mengenai:
- regulasi;
- kebutuhan teknis;
- keuangan;
- pasar;
- risiko;
- kontrak;
- teknologi.
Kerja sama lintas fungsi sangat penting.
Misalnya pengadaan laboratorium tidak dapat direncanakan hanya oleh staf pengadaan.
Dibutuhkan kolaborasi:
User + Tim Teknis + Keuangan + Pengadaan + Manajemen Risiko + Pimpinan
Pengendalian Internal dalam Perencanaan
Pengendalian internal dapat diterapkan melalui:
- approval berjenjang;
- checklist;
- review dokumen;
- pemisahan fungsi;
- validasi anggaran;
- verifikasi kebutuhan;
- analisis risiko;
- audit trail.
Tujuannya adalah mencegah kesalahan sebelum proses masuk ke tahap berikutnya.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Beberapa kesalahan yang perlu dihindari:
Pengadaan Berdasarkan Kebiasaan
“Biasanya kita membeli barang ini.”
Pendekatan tersebut belum tentu sesuai kebutuhan saat ini.
Tidak Melakukan Analisis Pasar
Akibatnya estimasi harga tidak realistis.
Spesifikasi Terlalu Sempit
Dapat membatasi pilihan penyedia.
Perencanaan Terlambat
Membuat proses menjadi terburu-buru.
Tidak Memperhitungkan Pemeliharaan
Harga pembelian terlihat murah, tetapi biaya operasional tinggi.
Tidak Melibatkan User
Barang yang diperoleh tidak sesuai kebutuhan.
Tidak Memetakan Risiko
Masalah baru diketahui ketika proses sudah berjalan.
Contoh Kasus: Pengadaan Komputer Perguruan Tinggi
Sebuah perguruan tinggi BLU merencanakan pembelian 500 komputer.
Rencana awal hanya didasarkan pada jumlah komputer yang sudah tua.
Setelah dilakukan analisis, ditemukan:
- 100 unit masih layak;
- 150 unit hanya membutuhkan upgrade;
- 50 unit digunakan untuk pekerjaan grafis;
- 200 unit digunakan untuk pekerjaan administrasi.
Hasilnya, kebutuhan tidak lagi dianggap sebagai “500 komputer baru”.
Perencanaan berubah menjadi:
- penggantian unit tertentu;
- upgrade unit yang masih layak;
- komputer spesifikasi tinggi untuk kebutuhan khusus;
- komputer standar untuk pekerjaan administrasi.
Pendekatan tersebut dapat menghemat anggaran tanpa mengurangi kualitas layanan.
Contoh Kasus: Pengadaan Alat Penelitian
Pusat penelitian membutuhkan alat senilai miliaran rupiah.
Sebelum membeli, dilakukan analisis:
- jumlah penelitian yang membutuhkan alat;
- frekuensi penggunaan;
- kompetensi operator;
- biaya pemeliharaan;
- ketersediaan teknisi;
- kebutuhan kalibrasi;
- alternatif penggunaan bersama;
- potensi kerja sama dengan institusi lain.
Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelian baru bukan satu-satunya pilihan.
Perguruan tinggi kemudian dapat mempertimbangkan:
- penggunaan fasilitas bersama;
- kerja sama penelitian;
- sewa;
- atau pembelian.
Inilah contoh bagaimana perencanaan strategis menghasilkan keputusan yang lebih rasional.
Contoh Kasus: Pengadaan Sistem Informasi Akademik
Perguruan tinggi ingin membeli sistem akademik baru.
Perencanaan awal hanya meminta sistem dengan fitur administrasi mahasiswa.
Setelah analisis kebutuhan, diketahui sistem juga harus terhubung dengan:
- pembayaran;
- LMS;
- perpustakaan;
- data dosen;
- penelitian;
- pelaporan;
- dashboard pimpinan.
Akibatnya, kebutuhan diubah dari sekadar “aplikasi akademik” menjadi platform layanan akademik terintegrasi.
Contoh tersebut memperlihatkan pentingnya business requirement sebelum menentukan spesifikasi.
Value for Money dalam Perencanaan
Value for money harus menjadi orientasi utama.
Perencanaan perlu menjawab:
Apakah pengadaan ini memberikan manfaat yang sebanding dengan sumber daya yang digunakan?
Indikatornya dapat meliputi:
- kualitas;
- biaya;
- waktu;
- manfaat;
- risiko;
- sustainability;
- lifecycle cost.
Dengan pendekatan tersebut, perguruan tinggi tidak terjebak pada paradigma “harga paling murah”.
Pengadaan Berkelanjutan
Perencanaan pengadaan dapat memasukkan aspek lingkungan dan keberlanjutan.
Contohnya:
- perangkat hemat energi;
- bahan ramah lingkungan;
- produk tahan lama;
- produk yang mudah diperbaiki;
- pengurangan penggunaan kertas;
- efisiensi energi;
- pengelolaan limbah.
Pengadaan berkelanjutan dapat memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan dalam jangka panjang.
Indikator Keberhasilan Perencanaan
Beberapa indikator dapat digunakan:
| Indikator | Target |
|---|---|
| Kebutuhan tervalidasi | 100% |
| Perencanaan tepat waktu | ≥ target internal |
| Perubahan spesifikasi | Minimal |
| Pengadaan mendadak | Menurun |
| Keterlambatan | Menurun |
| Pengadaan tidak termanfaatkan | Minimal |
| Efisiensi | Meningkat |
| Kepuasan user | Meningkat |
Indikator tersebut dapat disesuaikan dengan karakteristik institusi.
Materi Bimtek Strategi Perencanaan Pengadaan
Materi pelatihan dapat mencakup:
| No. | Materi |
|---|---|
| 1 | Konsep BLU Perguruan Tinggi |
| 2 | Kebijakan Pengadaan BLU |
| 3 | Update Regulasi Pengadaan |
| 4 | Prinsip dan Etika Pengadaan |
| 5 | Strategic Procurement Planning |
| 6 | Identifikasi Kebutuhan |
| 7 | Analisis Kebutuhan |
| 8 | Penetapan Prioritas |
| 9 | Penyusunan Spesifikasi |
| 10 | Analisis Pasar |
| 11 | Penyusunan Perkiraan Harga |
| 12 | Total Cost of Ownership |
| 13 | Strategi Pemaketan |
| 14 | Konsolidasi Pengadaan |
| 15 | Penjadwalan |
| 16 | Analisis Risiko |
| 17 | Risk Register |
| 18 | Pengadaan Barang |
| 19 | Pengadaan Jasa |
| 20 | Pengadaan Konstruksi |
| 21 | Pengadaan Laboratorium |
| 22 | Pengadaan Teknologi Informasi |
| 23 | Digitalisasi Perencanaan |
| 24 | Procurement Analytics |
| 25 | Penyusunan Rencana Pengadaan |
| 26 | Monitoring dan Evaluasi |
| 27 | Studi Kasus |
| 28 | Penyusunan Rencana Tindak Lanjut |
Sasaran Peserta Bimtek
Bimtek ini sesuai untuk:
- pimpinan perguruan tinggi;
- pejabat pengelola BLU;
- pengelola pengadaan;
- pejabat pengadaan;
- PPK sesuai kewenangan;
- staf perencanaan;
- pengelola keuangan;
- pengelola aset;
- tim teknis;
- pengguna barang/jasa;
- auditor internal;
- pejabat struktural;
- pengelola kontrak.
Metode Pelaksanaan
Agar hasil pelatihan lebih aplikatif, metode dapat menggabungkan:
- pemaparan;
- diskusi;
- studi kasus;
- simulasi;
- latihan identifikasi kebutuhan;
- penyusunan spesifikasi;
- analisis pasar;
- risk assessment;
- penyusunan procurement plan;
- evaluasi dokumen;
- presentasi kelompok.
Pendekatan praktik membantu peserta menerapkan materi pada kondisi pengadaan masing-masing.
Manfaat Bimtek bagi Perguruan Tinggi
Penerapan strategi perencanaan yang baik dapat membantu:
Meningkatkan Efisiensi
Anggaran diarahkan kepada kebutuhan prioritas.
Mengurangi Pengadaan Mendesak
Kebutuhan sudah dipetakan sejak awal.
Meningkatkan Kualitas Barang/Jasa
Spesifikasi dibuat berdasarkan kebutuhan nyata.
Mengurangi Risiko
Risiko dapat diidentifikasi sebelum pengadaan.
Meningkatkan Akuntabilitas
Setiap keputusan memiliki dasar yang jelas.
Meningkatkan Kualitas Layanan
Pengadaan mendukung target institusi.
Strategi Implementasi Setelah Bimtek
Agar pelatihan tidak berhenti pada pemahaman teori, perguruan tinggi dapat menyusun rencana tindak lanjut.
Tahap Pertama: Evaluasi
Menilai kondisi perencanaan saat ini.
Tahap Kedua: Identifikasi Gap
Menentukan kekurangan dalam proses.
Tahap Ketiga: Perbaikan SOP
Menyesuaikan prosedur internal.
Tahap Keempat: Standardisasi
Membuat template dan checklist.
Tahap Kelima: Digitalisasi
Mengintegrasikan data pengadaan.
Tahap Keenam: Monitoring
Mengukur indikator kinerja.
Tahap Ketujuh: Continuous Improvement
Melakukan perbaikan secara berkala.
Kesimpulan
Bimtek Strategi Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa BLU Perguruan Tinggi merupakan sarana penting untuk meningkatkan kemampuan organisasi dalam menyusun pengadaan yang terencana, efisien, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Perencanaan pengadaan tidak boleh dipahami hanya sebagai penyusunan daftar kebutuhan. Proses tersebut harus dimulai dari strategi perguruan tinggi dan diterjemahkan menjadi kebutuhan yang jelas, prioritas yang objektif, anggaran yang realistis, spesifikasi yang tepat, analisis pasar, strategi pengadaan, jadwal, serta mitigasi risiko.
Karakteristik BLU memberikan fleksibilitas tertentu, tetapi fleksibilitas tersebut tetap harus diimbangi dengan pengendalian dan akuntabilitas. Pemahaman mengenai regulasi pengadaan yang berlaku juga harus terus diperbarui, terutama karena kerangka regulasi pengadaan pemerintah mengalami perkembangan hingga Perpres Nomor 46 Tahun 2025.
Pada akhirnya, keberhasilan perencanaan pengadaan dapat dilihat dari kemampuannya menghasilkan barang dan jasa yang tepat kebutuhan, tepat kualitas, tepat waktu, tepat biaya, serta memberikan manfaat optimal bagi institusi.
Perguruan tinggi BLU yang memiliki sistem perencanaan pengadaan yang matang akan lebih siap menghadapi kompleksitas kebutuhan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, transformasi digital, pengembangan infrastruktur, serta tuntutan peningkatan kualitas layanan.
FAQ
1. Apa tujuan utama perencanaan pengadaan barang dan jasa pada BLU perguruan tinggi?
Tujuannya adalah memastikan kebutuhan pengadaan direncanakan secara tepat, terukur, sesuai anggaran, mendukung target institusi, serta dapat dilaksanakan secara efektif dan akuntabel.
2. Mengapa identifikasi kebutuhan menjadi tahap penting?
Karena tidak semua permintaan unit merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi melalui pembelian. Identifikasi kebutuhan membantu memastikan barang atau jasa benar-benar diperlukan dan memberikan manfaat.
3. Apa yang dimaksud dengan strategi perencanaan pengadaan?
Strategi perencanaan pengadaan adalah pendekatan sistematis untuk menentukan kebutuhan, prioritas, spesifikasi, anggaran, strategi pemaketan, waktu pelaksanaan, kondisi pasar, dan risiko sebelum proses pengadaan dilakukan.
4. Apakah perencanaan pengadaan harus dikaitkan dengan RBA BLU?
Ya. Perencanaan pengadaan sebaiknya terintegrasi dengan program, target kinerja, serta perencanaan dan penganggaran BLU agar pengadaan benar-benar mendukung tujuan organisasi.
5. Mengapa analisis pasar diperlukan?
Analisis pasar membantu mengetahui ketersediaan barang/jasa, jumlah penyedia, tren harga, teknologi, risiko pasokan, dan kondisi kompetisi sehingga strategi pengadaan dapat dibuat secara lebih realistis.
6. Apa saja contoh kebutuhan pengadaan strategis di perguruan tinggi?
Contohnya meliputi alat laboratorium, sistem informasi, server, infrastruktur jaringan, gedung, peralatan pendidikan, fasilitas penelitian, kendaraan, jasa konsultansi, jasa pemeliharaan, dan berbagai kebutuhan operasional.
7. Siapa yang sebaiknya mengikuti Bimtek Strategi Perencanaan Pengadaan?
Bimtek dapat diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi, pengelola BLU, pejabat pengadaan, PPK sesuai kewenangan, pengelola keuangan, perencana, pengelola aset, tim teknis, user barang/jasa, auditor internal, dan pihak lain yang terlibat dalam perencanaan pengadaan.
Tingkatkan Kompetensi Perencanaan Pengadaan BLU Perguruan Tinggi yang Strategis, Efisien, Profesional, dan Akuntabel
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

