Bimtek Standar Pelayanan Keprotokolan Pemerintah Era Digital: Strategi Membangun Layanan Protokoler yang Profesional, Cepat, dan Akuntabel 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePendahuluan
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara instansi pemerintah merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi berbagai kegiatan kedinasan. Transformasi tersebut juga membawa perubahan terhadap pekerjaan keprotokolan. Jika sebelumnya sebagian besar koordinasi dilakukan melalui dokumen fisik, telepon, dan komunikasi tatap muka, kini banyak proses dapat dilakukan secara digital dan terintegrasi.
Namun, digitalisasi tidak berarti menghilangkan prinsip dasar keprotokolan. Tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, pengaturan kunjungan, serta etika dalam menerima dan mendampingi pejabat tetap harus dilaksanakan secara tertib dan sesuai ketentuan.
Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan menjadi salah satu landasan utama penyelenggaraan keprotokolan di Indonesia. Regulasi tersebut mengatur antara lain tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan dalam acara kenegaraan maupun acara resmi.
Sementara itu, untuk Kementerian Dalam Negeri dan pemerintahan daerah, Permendagri Nomor 16 Tahun 2024 tentang Pedoman Keprotokolan di Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah mengatur penyelenggaraan keprotokolan pada acara resmi yang dihadiri antara lain oleh Menteri/Wakil Menteri, kepala daerah/wakil kepala daerah, dan pejabat pimpinan tinggi. Ruang lingkupnya mencakup tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, tata pakaian, dan pengaturan kunjungan. Regulasi ini berlaku sejak 18 Oktober 2024.
Di sisi lain, standar pelayanan publik dan transformasi digital pemerintah juga menuntut organisasi untuk membangun layanan yang lebih mudah diakses, terukur, transparan, dan terintegrasi. Dokumen Kementerian PANRB mengenai standar pelayanan juga mengaitkan pengembangan layanan dengan UU Pelayanan Publik, SPBE, Satu Data Indonesia, dan arsitektur SPBE nasional.
Kondisi tersebut membuat unit protokol perlu bergerak dari pola kerja administratif menuju pelayanan keprotokolan yang profesional, terstandar, terdokumentasi, responsif, dan didukung teknologi digital.
Di sinilah pentingnya Bimtek Standar Pelayanan Keprotokolan Pemerintah Era Digital. Program ini dirancang untuk membantu ASN memahami bagaimana standar pelayanan keprotokolan dapat diterapkan dalam lingkungan pemerintahan yang semakin digital, tanpa mengabaikan etika, hierarki, kepatutan, keamanan informasi, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Apa yang Dimaksud dengan Standar Pelayanan Keprotokolan Pemerintah?
Standar pelayanan keprotokolan merupakan pedoman yang digunakan untuk memastikan layanan protokoler diberikan secara konsisten, terukur, profesional, dan sesuai kebutuhan kegiatan pemerintahan.
Standar tersebut dapat digunakan dalam berbagai aktivitas, seperti:
- penerimaan tamu pejabat;
- penyambutan kepala daerah;
- kunjungan kerja;
- rapat resmi;
- acara kenegaraan;
- pelantikan;
- upacara;
- peresmian;
- rapat pimpinan;
- kegiatan lintas instansi;
- pendampingan pimpinan;
- penerimaan delegasi;
- kegiatan hybrid dan virtual.
Standar pelayanan bukan berarti setiap kegiatan harus menggunakan format yang kaku. Sebaliknya, standar berfungsi sebagai baseline agar setiap petugas mengetahui prosedur minimum yang harus dipenuhi.
Dengan adanya standar, kualitas pelayanan tidak hanya bergantung pada pengalaman satu atau dua orang petugas.
Mengapa Standar Pelayanan Keprotokolan Penting?
Keprotokolan memiliki hubungan langsung dengan citra dan profesionalisme instansi.
Kesalahan kecil seperti salah menyebut jabatan, salah posisi tempat duduk, keterlambatan penyambutan, atau informasi agenda yang tidak sinkron dapat menimbulkan persoalan.
Beberapa manfaat penerapan standar pelayanan keprotokolan adalah:
Menciptakan Konsistensi
Petugas memiliki pedoman yang sama ketika menangani kegiatan.
Meningkatkan Kecepatan Respons
Prosedur yang jelas membantu petugas mengambil tindakan lebih cepat.
Mengurangi Kesalahan
Checklist dan SOP dapat mencegah kelalaian.
Meningkatkan Akuntabilitas
Setiap proses dapat didokumentasikan dan ditelusuri.
Memudahkan Evaluasi
Kinerja pelayanan dapat dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan.
Mendukung Transformasi Digital
Proses manual yang memungkinkan dapat diubah menjadi proses digital.
Keprotokolan Pemerintah di Era Digital
Digitalisasi mengubah banyak aspek pekerjaan protokol.
Dahulu, petugas mungkin menggunakan:
- surat fisik;
- map agenda;
- daftar tamu cetak;
- denah manual;
- rundown kertas;
- komunikasi telepon.
Sekarang, sebagian proses dapat menggunakan:
- kalender digital;
- database tamu;
- formulir elektronik;
- QR code;
- dashboard agenda;
- dokumen kolaboratif;
- grup koordinasi;
- digital floor plan;
- aplikasi registrasi;
- konferensi video;
- penyimpanan cloud;
- dokumentasi digital.
Perubahan tersebut meningkatkan kecepatan, tetapi sekaligus menciptakan tantangan baru.
Petugas harus memahami digital etiquette, keamanan informasi, pengelolaan akses, validasi data, dan tata kelola komunikasi digital.
Prinsip Dasar Standar Pelayanan Keprotokolan
Standar pelayanan keprotokolan pemerintah dapat dibangun berdasarkan beberapa prinsip.
| Prinsip | Implementasi |
|---|---|
| Profesional | Petugas kompeten dan memahami tugas |
| Akurat | Data dan informasi diverifikasi |
| Cepat | Respons sesuai kebutuhan |
| Tertib | Prosedur dilaksanakan secara konsisten |
| Akuntabel | Setiap proses dapat ditelusuri |
| Efisien | Sumber daya digunakan secara tepat |
| Adaptif | Mampu menghadapi perubahan |
| Aman | Informasi dan akses dilindungi |
| Inklusif | Memperhatikan kebutuhan peserta |
| Terintegrasi | Unit terkait dapat berkoordinasi |
Prinsip tersebut perlu diterjemahkan menjadi indikator yang dapat diukur.
Unsur-Unsur Standar Pelayanan Keprotokolan
Instansi dapat menyusun standar pelayanan dengan beberapa komponen.
Persyaratan Pelayanan
Menjelaskan informasi yang diperlukan untuk memproses permintaan layanan protokol.
Contohnya:
- surat permohonan;
- informasi kegiatan;
- daftar tamu;
- jadwal;
- lokasi;
- susunan acara;
- informasi pimpinan.
Prosedur Pelayanan
Menjelaskan alur dari permintaan sampai penyelesaian.
Waktu Pelayanan
Menentukan batas waktu penyelesaian setiap tahap.
Produk Pelayanan
Produk dapat berupa:
- rundown;
- tata tempat;
- agenda kunjungan;
- briefing;
- pengaturan penyambutan;
- laporan kegiatan.
Kompetensi Petugas
Menentukan kemampuan minimal yang harus dimiliki petugas.
Sarana dan Prasarana
Mencakup fasilitas fisik maupun digital.
Pengaduan dan Evaluasi
Menyediakan mekanisme untuk memberikan masukan dan memperbaiki kualitas layanan.
Pemetaan Proses Bisnis Pelayanan Protokoler
Sebelum melakukan digitalisasi, instansi sebaiknya memetakan proses bisnis.
Contoh alur:
Permintaan layanan → Verifikasi → Klasifikasi kegiatan → Penentuan kebutuhan protokol → Penyusunan rencana → Koordinasi → Pelaksanaan → Dokumentasi → Evaluasi.
Pemetaan ini penting karena digitalisasi proses yang sebenarnya tidak efisien hanya akan menghasilkan proses manual yang dipindahkan ke layar komputer.
Karena itu, prinsipnya bukan sekadar digitalize, tetapi simplify, standardize, integrate, then digitalize.
Klasifikasi Layanan Keprotokolan
Tidak semua kegiatan memiliki tingkat kompleksitas yang sama.
Instansi dapat membuat klasifikasi.
| Kategori | Contoh | Kompleksitas |
|---|---|---|
| Dasar | Rapat internal | Rendah |
| Menengah | Kunjungan pejabat | Sedang |
| Tinggi | Kunjungan menteri | Tinggi |
| Khusus | Delegasi asing | Sangat tinggi |
| Strategis | Acara kenegaraan | Sangat tinggi |
Klasifikasi membantu menentukan sumber daya dan tingkat koordinasi yang diperlukan.
Digitalisasi Pengajuan Layanan Protokoler
Salah satu langkah awal adalah membuat sistem pengajuan layanan secara digital.
Pemohon dapat mengisi:
- nama kegiatan;
- unit penyelenggara;
- tanggal;
- waktu;
- lokasi;
- jumlah peserta;
- pejabat yang hadir;
- tamu;
- kebutuhan penyambutan;
- kebutuhan tata tempat;
- kebutuhan MC;
- kebutuhan dokumentasi.
Data tersebut masuk ke unit protokol untuk diverifikasi.
Dengan demikian, petugas tidak perlu mengumpulkan informasi secara terpisah dari banyak sumber.
Penggunaan Dashboard Agenda Pimpinan
Dashboard dapat membantu tim melihat agenda secara terpusat.
Informasi yang dapat ditampilkan:
- tanggal;
- waktu;
- lokasi;
- jenis kegiatan;
- pejabat;
- status persiapan;
- PIC;
- tingkat prioritas;
- kebutuhan khusus.
Contoh status:
Pengajuan → Verifikasi → Disiapkan → Briefing → Hari H → Selesai → Evaluasi.
Dashboard dapat meningkatkan visibilitas pekerjaan tim.
Database Tamu Digital
Database tamu dapat membantu menghindari kesalahan informasi.
Data dapat mencakup:
- nama;
- jabatan;
- instansi;
- kontak resmi;
- riwayat kunjungan;
- kebutuhan khusus;
- agenda sebelumnya.
Namun, database tersebut harus memiliki pengaturan hak akses.
Tidak semua petugas perlu melihat seluruh informasi.
Digital Briefing untuk Pimpinan
Sebelum kegiatan, pimpinan dapat menerima briefing digital.
Contoh isi:
Agenda: Kunjungan kerja
Waktu: 09.00
Lokasi: Gedung A
Tamu: Menteri/Pejabat terkait
Tujuan: Koordinasi program
Pendamping: Sekda dan kepala perangkat daerah
Durasi: 90 menit
Agenda utama: Pertemuan dan peninjauan lokasi
Format singkat seperti ini membantu pimpinan memperoleh informasi penting tanpa membaca dokumen yang terlalu panjang.
Standar Komunikasi Digital Protokoler
Komunikasi digital harus memiliki etika.
Petugas harus memperhatikan:
- kejelasan pesan;
- ketepatan penerima;
- waktu pengiriman;
- keamanan informasi;
- penggunaan bahasa;
- dokumentasi keputusan.
Hindari pesan yang ambigu.
Contoh kurang efektif:
“Acara besok jadi seperti biasa?”
Lebih baik:
“Mohon konfirmasi, rapat pimpinan tanggal 26 Agustus 2026 pukul 09.00 tetap dilaksanakan di Ruang Rapat Utama. Mohon konfirmasi kehadiran dan perubahan agenda apabila ada.”
Pesan yang jelas mengurangi miskomunikasi.
Pengelolaan Rundown Digital
Rundown digital memungkinkan beberapa pihak melihat versi terbaru.
Misalnya:
| Waktu | Agenda | PIC | Status |
|---|---|---|---|
| 08.00 | Registrasi | Protokol | Selesai |
| 08.30 | Penyambutan | Protokol | Berjalan |
| 08.40 | Pembukaan | MC | Menunggu |
| 08.50 | Sambutan | Pimpinan | Menunggu |
| 09.10 | Materi | Narasumber | Menunggu |
Keuntungan utamanya adalah mengurangi penggunaan versi rundown yang berbeda-beda.
Namun, setiap perubahan tetap harus dikendalikan.
Manajemen Tata Tempat Berbasis Digital
Tata tempat dapat dibuat menggunakan denah digital.
Denah dapat menunjukkan:
- posisi pimpinan;
- posisi tamu utama;
- posisi pejabat pendamping;
- meja;
- kursi;
- podium;
- bendera;
- pintu masuk;
- jalur keluar.
Denah digital dapat dibagikan kepada petugas terkait sebelum kegiatan.
Standar Pelayanan Penyambutan Tamu
Penyambutan dapat memiliki SOP sederhana.
Tahap 1: Verifikasi
Petugas memastikan identitas dan agenda tamu.
Tahap 2: Persiapan
Kendaraan, lokasi, ruang tunggu, dan petugas disiapkan.
Tahap 3: Penyambutan
Petugas menerima tamu sesuai ketentuan protokol.
Tahap 4: Pendampingan
Tamu diarahkan ke lokasi kegiatan.
Tahap 5: Pertemuan
Tata tempat dan agenda dijalankan.
Tahap 6: Pengantaran
Tamu diantar sesuai kebutuhan.
Tahap 7: Dokumentasi
Kegiatan dicatat dan diarsipkan.
Tahap 8: Evaluasi
Tim mengevaluasi pelayanan.
Standar Pelayanan Kunjungan Kerja
Kunjungan kerja membutuhkan koordinasi lebih luas.
Beberapa komponen:
- agenda;
- transportasi;
- akomodasi jika diperlukan;
- lokasi;
- keamanan;
- perangkat daerah;
- dokumentasi;
- konsumsi;
- protokol;
- publikasi.
Untuk kunjungan pejabat tinggi, koordinasi harus dilakukan lebih awal.
Pengelolaan Acara Hybrid
Era digital juga menghasilkan acara hybrid.
Dalam acara hybrid, protokol harus memperhatikan dua kelompok peserta:
- Peserta luring.
- Peserta daring.
Kebutuhan teknis meliputi:
- kamera;
- mikrofon;
- layar;
- operator;
- platform konferensi;
- koneksi internet;
- moderator daring;
- admin peserta;
- backup.
Rundown juga harus memasukkan waktu untuk transisi teknis.
Standar Pelayanan dalam Acara Virtual
Acara virtual tetap membutuhkan protokol.
Hal yang perlu diperhatikan:
- nama akun;
- jabatan;
- urutan pembicara;
- background;
- tata suara;
- tata kamera;
- moderator;
- waiting room;
- keamanan rapat;
- dokumentasi.
Kesalahan digital seperti salah menampilkan nama pejabat atau membuka akses rapat kepada pihak yang tidak berkepentingan dapat memengaruhi profesionalisme kegiatan.
Keamanan Informasi dalam Keprotokolan Digital
Digitalisasi membawa risiko kebocoran informasi.
Agenda pimpinan dapat mengandung informasi sensitif, termasuk:
- jadwal;
- lokasi;
- rute;
- peserta;
- nomor kontak;
- dokumen rapat.
Karena itu, petugas harus menerapkan prinsip keamanan informasi.
Beberapa langkah:
- batasi akses;
- gunakan akun resmi;
- hindari membagikan dokumen sensitif di grup umum;
- gunakan penyimpanan yang dikelola instansi;
- lakukan verifikasi penerima;
- gunakan kata sandi;
- jangan menyebarkan agenda pimpinan tanpa kewenangan.
Digitalisasi harus meningkatkan kualitas layanan, bukan membuka risiko baru.
Perlindungan Data dalam Pelayanan Protokoler
Pengelolaan data tamu dan pejabat perlu dilakukan secara hati-hati.
Data yang dikumpulkan harus memiliki tujuan yang jelas.
Prinsip yang dapat diterapkan:
- kumpulkan data yang diperlukan;
- batasi akses;
- simpan secara aman;
- gunakan sesuai tujuan;
- hindari penyebaran tanpa kewenangan;
- hapus atau arsipkan sesuai kebijakan yang berlaku.
Petugas protokol perlu memahami bahwa database digital bukan sekadar daftar nama.
Integrasi dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Keprotokolan merupakan salah satu proses administrasi pemerintahan yang dapat mendukung transformasi digital.
Dokumen Kementerian PANRB terkait standar pelayanan 2024 mencantumkan keterkaitan pengembangan layanan dengan Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, dan Perpres Nomor 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional.
Artinya, digitalisasi protokol idealnya tidak berdiri sendiri.
Jika memungkinkan, proses dapat dihubungkan dengan:
- kalender pimpinan;
- sistem persuratan;
- sistem agenda;
- manajemen dokumen;
- registrasi;
- arsip;
- dashboard kinerja.
Tujuannya adalah mengurangi duplikasi data.
Tantangan Implementasi Standar Pelayanan Keprotokolan Digital
Digitalisasi tidak selalu berjalan mulus.
Resistensi terhadap Perubahan
Petugas yang terbiasa dengan cara manual mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Keterbatasan Infrastruktur
Tidak semua daerah memiliki jaringan dan perangkat yang sama.
Kompetensi Digital
Petugas harus memahami aplikasi yang digunakan.
Keamanan Informasi
Semakin banyak data digital, semakin penting pengamanan.
Integrasi Sistem
Aplikasi yang berdiri sendiri dapat menciptakan pekerjaan ganda.
Ketergantungan pada Teknologi
Gangguan jaringan atau aplikasi dapat menghambat kegiatan.
Karena itu, transformasi digital harus dilakukan bertahap.
Strategi Mengatasi Tantangan Digitalisasi
Beberapa strategi yang dapat diterapkan:
- Petakan proses bisnis terlebih dahulu.
- Tentukan kebutuhan digital.
- Buat SOP.
- Pilih aplikasi yang sesuai.
- Latih petugas.
- Lakukan uji coba.
- Sediakan backup.
- Evaluasi secara berkala.
- Tingkatkan keamanan.
- Integrasikan sistem secara bertahap.
Contoh Kasus: Perubahan Jadwal Pejabat
Sebuah pemerintah daerah akan menerima kunjungan pejabat pusat.
Semula tamu dijadwalkan tiba pukul 10.00.
Pada pukul 08.30, tim menerima informasi bahwa kedatangan mundur menjadi pukul 11.00.
Dalam sistem manual, perubahan dapat menyebabkan banyak petugas menggunakan rundown lama.
Dalam sistem digital terstandar, PIC dapat memperbarui jadwal pada sistem, kemudian mengirim notifikasi kepada:
- pimpinan;
- protokol;
- keamanan;
- pengemudi;
- perangkat daerah;
- humas;
- dokumentasi.
Namun, perubahan tetap harus diverifikasi oleh pihak yang berwenang sebelum dianggap final.
Kasus ini menunjukkan bahwa digitalisasi paling efektif ketika didukung satu sumber informasi yang terkontrol.
Contoh Kasus: Tamu Datang Lebih Cepat
Tamu dijadwalkan tiba pukul 14.00.
Namun, kendaraan terdeteksi tiba pukul 13.40.
Petugas menerima notifikasi dan segera menjalankan prosedur:
Deteksi → Verifikasi → Koordinasi → Penyambutan → Update status.
Jika SOP sudah tersedia, petugas tidak perlu menunggu instruksi dari banyak orang.
Contoh Kasus: Acara Hybrid Mengalami Gangguan Internet
Dalam sebuah seminar pemerintah, peserta hadir secara luring dan daring.
Beberapa menit sebelum acara, koneksi internet utama mengalami gangguan.
Tim yang profesional telah memiliki:
- koneksi cadangan;
- modem alternatif;
- materi offline;
- nomor kontak operator;
- skenario perubahan format.
Acara tetap berjalan karena risiko telah diantisipasi.
Pelajaran pentingnya adalah digitalisasi membutuhkan digital contingency plan.
Standar Kompetensi Petugas Protokol Era Digital
Petugas protokol modern perlu memiliki kombinasi kompetensi.
| Kompetensi | Contoh Kemampuan |
|---|---|
| Keprotokolan | Tata tempat, upacara, penghormatan |
| Komunikasi | Briefing dan koordinasi |
| Digital | Aplikasi, dashboard, dokumen digital |
| Manajemen | Perencanaan dan pengendalian |
| Risiko | Identifikasi dan mitigasi |
| Administrasi | Dokumentasi dan arsip |
| Etika | Profesionalisme dan kepatutan |
| Keamanan | Perlindungan informasi |
| Bahasa | Komunikasi formal dan bahasa asing bila diperlukan |
Peran Bimtek dalam Meningkatkan Kompetensi ASN
Bimtek menjadi sarana penting untuk menghubungkan teori dengan praktik.
Peserta tidak hanya mempelajari regulasi, tetapi juga bagaimana menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari.
Materi dapat disusun berdasarkan tiga kelompok.
Dasar
- konsep keprotokolan;
- regulasi;
- prinsip pelayanan;
- etika.
Teknis
- tata tempat;
- tata upacara;
- tata penghormatan;
- penyambutan;
- pengaturan kunjungan;
- rundown.
Digital
- digital workflow;
- dashboard;
- database;
- digital briefing;
- acara hybrid;
- keamanan informasi.
Materi Bimtek Standar Pelayanan Keprotokolan Pemerintah Era Digital
Materi pelatihan dapat mencakup:
- Kebijakan dan regulasi keprotokolan.
- Konsep standar pelayanan.
- Prinsip pelayanan protokoler.
- Pemetaan proses bisnis.
- Penyusunan SOP keprotokolan.
- Penyusunan standar waktu pelayanan.
- Pengelolaan tamu VIP/VVIP.
- Tata tempat dan tata penghormatan.
- Pengaturan kunjungan pimpinan.
- Digitalisasi layanan protokoler.
- Dashboard agenda.
- Database tamu.
- Digital briefing.
- Digital rundown.
- Manajemen acara hybrid.
- Keamanan informasi.
- Pengelolaan risiko.
- Monitoring dan evaluasi.
Metode Pembelajaran Bimtek
Bimtek yang efektif sebaiknya menggunakan metode praktis.
| Metode | Kegiatan |
|---|---|
| Ceramah interaktif | Pemahaman regulasi |
| Studi kasus | Analisis masalah |
| Workshop | Membuat SOP |
| Simulasi | Praktik penyambutan |
| Role play | Koordinasi petugas |
| Praktik digital | Dashboard dan workflow |
| Evaluasi | Mengukur hasil |
Peserta dapat diminta menyusun draft standar pelayanan keprotokolan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan instansinya.
Contoh Draft Standar Pelayanan
Berikut contoh format sederhana:
| Komponen | Isi |
|---|---|
| Jenis layanan | Penyambutan pejabat |
| Pemohon | Unit kerja penyelenggara |
| Persyaratan | Data kegiatan dan tamu |
| Waktu pengajuan | Sesuai SOP internal |
| Proses | Verifikasi–persiapan–pelaksanaan |
| Output | Layanan penyambutan |
| PIC | Unit protokol |
| Media | Sistem digital/kanal resmi |
| Evaluasi | Form evaluasi |
Format tersebut dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan ketentuan instansi.
Indikator Kinerja Pelayanan Protokoler Digital
Keberhasilan dapat diukur dengan KPI.
Contohnya:
- persentase kegiatan yang diproses sesuai SOP;
- persentase agenda yang diperbarui tepat waktu;
- jumlah kesalahan tata tempat;
- jumlah gangguan pelayanan;
- waktu respons terhadap permintaan;
- tingkat kepuasan pengguna;
- kelengkapan dokumentasi;
- persentase petugas yang telah mengikuti pelatihan.
Pengukuran membuat perbaikan menjadi lebih objektif.
Survei Kepuasan Pengguna Layanan Protokoler
Unit protokol dapat meminta feedback dari pengguna internal.
Pertanyaan dapat meliputi:
- Apakah layanan mudah diajukan?
- Apakah petugas responsif?
- Apakah informasi jelas?
- Apakah persiapan tepat waktu?
- Apakah koordinasi berjalan baik?
- Apakah hasil layanan sesuai kebutuhan?
Hasil survei menjadi bahan perbaikan.
Checklist Transformasi Digital Keprotokolan
Tahap Persiapan
- Pemetaan proses bisnis.
- Identifikasi layanan.
- Penyusunan SOP.
- Identifikasi kebutuhan digital.
- Penentuan PIC.
Tahap Implementasi
- Form digital.
- Database.
- Dashboard.
- Digital rundown.
- Digital briefing.
- Sistem notifikasi.
Tahap Pengamanan
- Pengaturan akses.
- Akun resmi.
- Backup.
- Pengamanan dokumen.
- Pengelolaan hak akses.
Tahap Evaluasi
- Monitoring KPI.
- Survei.
- Evaluasi insiden.
- Perbaikan SOP.
- Pelatihan lanjutan.
Manfaat Bimtek bagi Instansi Pemerintah
Pelaksanaan Bimtek dapat memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar meningkatkan kemampuan individu.
Bagi Organisasi
- proses lebih terstandar;
- koordinasi lebih baik;
- dokumentasi lebih rapi;
- risiko lebih terkendali;
- layanan lebih konsisten.
Bagi ASN
- meningkatkan kompetensi;
- memahami regulasi;
- menguasai teknologi;
- meningkatkan kemampuan koordinasi;
- memahami manajemen risiko.
Bagi Pimpinan
- memperoleh dukungan agenda yang lebih profesional;
- menerima briefing yang lebih ringkas;
- mengurangi risiko kesalahan;
- memperoleh informasi agenda secara lebih terstruktur.
Strategi Membangun Unit Protokol yang Profesional
Instansi pemerintah dapat membangun unit protokol yang lebih kuat melalui beberapa langkah.
Pertama, Bangun SOP
Semua layanan utama harus memiliki prosedur.
Kedua, Bangun Database
Data tamu, agenda, dan kegiatan perlu dikelola secara sistematis.
Ketiga, Bangun Kompetensi
Petugas perlu mendapatkan pelatihan secara berkala.
Keempat, Gunakan Teknologi
Pilih teknologi yang benar-benar menyelesaikan masalah.
Kelima, Bangun Sistem Evaluasi
Setiap kegiatan menjadi bahan pembelajaran.
Keenam, Siapkan Kontingensi
Sistem digital harus memiliki prosedur ketika teknologi gagal.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Beberapa kesalahan umum dalam pengelolaan protokol digital antara lain:
- menggunakan terlalu banyak aplikasi;
- tidak memiliki satu sumber data;
- tidak melakukan verifikasi;
- membagikan agenda kepada pihak yang tidak berkepentingan;
- tidak melakukan backup;
- tidak memiliki SOP;
- mengandalkan satu operator;
- tidak melakukan simulasi;
- menggunakan teknologi tanpa mempertimbangkan kebutuhan pengguna.
Teknologi harus menjadi alat untuk meningkatkan pelayanan, bukan menambah kerumitan.
Kesimpulan
Bimtek Standar Pelayanan Keprotokolan Pemerintah Era Digital merupakan langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme ASN dalam menghadapi perubahan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.
Keprotokolan tetap memiliki fondasi yang sama: ketertiban, penghormatan, kepatutan, profesionalisme, dan kepastian prosedur. UU Nomor 9 Tahun 2010 menjadi dasar utama keprotokolan, sementara Permendagri Nomor 16 Tahun 2024 memberikan pedoman khusus bagi Kementerian Dalam Negeri dan pemerintahan daerah.
Yang berubah adalah cara pelayanan tersebut direncanakan dan dikelola.
Permintaan layanan dapat dilakukan secara digital. Agenda dapat dikelola melalui dashboard. Data tamu dapat disimpan secara terstruktur. Rundown dapat diperbarui secara real time. Briefing pimpinan dapat disampaikan melalui perangkat digital. Evaluasi dapat dilakukan melalui survei elektronik.
Namun, digitalisasi harus disertai standardisasi.
Tanpa SOP, teknologi hanya memindahkan proses manual ke sistem elektronik. Tanpa keamanan informasi, digitalisasi justru dapat meningkatkan risiko. Tanpa kompetensi ASN, aplikasi tidak akan digunakan secara optimal.
Karena itu, transformasi keprotokolan harus dilakukan melalui kombinasi regulasi, standar pelayanan, SOP, kompetensi SDM, proses bisnis, teknologi, keamanan informasi, dan evaluasi berkelanjutan.
Melalui Bimtek, ASN dapat memperoleh kemampuan untuk membangun pelayanan protokoler yang lebih cepat, tertib, responsif, terukur, dan akuntabel tanpa menghilangkan nilai-nilai dasar keprotokolan pemerintahan.
FAQ
1. Apa yang dimaksud dengan standar pelayanan keprotokolan pemerintah?
Standar pelayanan keprotokolan adalah pedoman yang mengatur proses, persyaratan, waktu, output, petugas, sarana, serta evaluasi dalam penyelenggaraan layanan protokoler agar berjalan konsisten dan profesional.
2. Mengapa keprotokolan perlu beradaptasi dengan era digital?
Karena kegiatan pemerintahan semakin banyak menggunakan sistem elektronik, komunikasi digital, agenda terintegrasi, acara hybrid, dan pengelolaan data. Adaptasi diperlukan agar layanan protokol tetap cepat dan relevan.
3. Apakah digitalisasi mengubah prinsip dasar keprotokolan?
Tidak. Digitalisasi mengubah cara proses dikelola, tetapi prinsip dan ketentuan keprotokolan tetap harus diperhatikan. UU Nomor 9 Tahun 2010 tetap menjadi salah satu dasar utama penyelenggaraan keprotokolan.
4. Apa saja materi Bimtek Standar Pelayanan Keprotokolan Pemerintah Era Digital?
Materi dapat mencakup regulasi, standar pelayanan, SOP, tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, penyambutan tamu, pengaturan kunjungan, digitalisasi proses, dashboard, database tamu, acara hybrid, keamanan informasi, dan evaluasi.
5. Siapa yang dapat mengikuti Bimtek ini?
Bimtek dapat diikuti ASN bagian protokol, sekretariat daerah, bagian umum, humas, staf pimpinan, petugas penerima tamu, panitia kegiatan, serta pegawai yang memiliki tugas dalam penyelenggaraan kegiatan resmi.
6. Apa manfaat penggunaan dashboard dalam pelayanan protokoler?
Dashboard membantu tim memantau agenda, status persiapan, PIC, waktu kegiatan, dan perubahan informasi secara lebih terstruktur sehingga koordinasi dapat dilakukan dengan lebih cepat.
7. Apa risiko terbesar digitalisasi layanan protokoler?
Risikonya antara lain kebocoran informasi, akses tidak sah, kesalahan data, ketergantungan pada sistem, gangguan jaringan, serta penyebaran agenda pimpinan kepada pihak yang tidak berkepentingan. Karena itu, digitalisasi harus disertai pengamanan dan pengaturan hak akses.
Tingkatkan Profesionalisme dan Digitalisasi Pelayanan Keprotokolan Pemerintah
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

