Bimtek Pengelolaan Pengaduan Masyarakat dan Penyelesaian Kendala Perizinan untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
Toggle
Pendahuluan
Pengaduan masyarakat merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Dalam pelayanan perizinan, pengaduan dapat muncul karena berbagai faktor, mulai dari ketidakjelasan persyaratan, keterlambatan proses, kendala sistem digital, kesalahan administrasi, kurangnya informasi, hingga perbedaan pemahaman antara pemohon dan petugas.
Pengaduan tidak seharusnya dipandang semata-mata sebagai masalah atau kritik terhadap organisasi. Apabila dikelola secara profesional, pengaduan dapat menjadi sumber data untuk mengetahui kelemahan proses pelayanan sekaligus dasar untuk melakukan perbaikan berkelanjutan.
Kebutuhan tersebut semakin penting bagi instansi pelayanan seperti DPMPTSP yang berhubungan langsung dengan masyarakat, pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan lainnya.
Petugas tidak cukup hanya mengetahui cara menerima keluhan. Mereka harus mampu melakukan identifikasi masalah, verifikasi fakta, klasifikasi pengaduan, menentukan tingkat urgensi, melakukan koordinasi, memberikan informasi yang tepat, melakukan eskalasi, menyusun solusi, mendokumentasikan tindak lanjut, dan mengevaluasi akar masalah.
Karena itu, Bimtek Pengelolaan Pengaduan Masyarakat dan Penyelesaian Kendala Perizinan menjadi program strategis untuk meningkatkan kompetensi aparatur dalam menangani berbagai persoalan pelayanan secara sistematis.
Pengelolaan pengaduan yang baik dapat membangun kepercayaan masyarakat. Sebaliknya, pengaduan yang tidak ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi keluhan berulang, ketidakpuasan, konflik, dan persepsi negatif terhadap kualitas pelayanan.
Apa Itu Pengelolaan Pengaduan Masyarakat?
Pengelolaan pengaduan masyarakat adalah rangkaian kegiatan untuk menerima, mencatat, memverifikasi, menganalisis, menindaklanjuti, menyelesaikan, dan mengevaluasi laporan atau keluhan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Dalam konteks perizinan, pengaduan dapat berkaitan dengan:
- Persyaratan layanan.
- Prosedur.
- Waktu penyelesaian.
- Status permohonan.
- Dokumen.
- Sistem pelayanan online.
- Biaya atau tarif.
- Komunikasi petugas.
- Hasil layanan.
- Kendala teknis.
- Koordinasi antarunit.
Pengelolaan pengaduan yang efektif harus memiliki alur yang jelas.
Pengaduan → Registrasi → Verifikasi → Klasifikasi → Investigasi → Koordinasi → Penyelesaian → Tanggapan → Dokumentasi → Evaluasi
Mengapa Pengaduan Perizinan Perlu Dikelola Secara Profesional?
Pelayanan perizinan memiliki karakteristik yang cukup kompleks. Pemohon dapat berasal dari masyarakat umum, pelaku UMKM, perusahaan, investor, maupun organisasi lainnya.
Masing-masing memiliki tingkat pemahaman yang berbeda terhadap proses administrasi.
Masalah dapat muncul ketika:
- Pemohon tidak memahami persyaratan.
- Informasi tidak tersedia secara sederhana.
- Dokumen yang diajukan tidak lengkap.
- Sistem mengalami gangguan.
- Proses membutuhkan koordinasi lintas unit.
- Status permohonan tidak diperbarui.
- Pemohon memiliki ekspektasi yang tidak sesuai.
Jika keluhan tidak dikelola dengan baik, masalah kecil dapat berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Tujuan Bimtek Pengelolaan Pengaduan Masyarakat dan Penyelesaian Kendala Perizinan
Bimtek bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola pengaduan dan menyelesaikan kendala pelayanan secara profesional.
Tujuan pembelajaran antara lain:
- Memahami konsep pengaduan masyarakat.
- Memahami prinsip pelayanan publik.
- Mengidentifikasi jenis pengaduan.
- Meningkatkan kemampuan komunikasi.
- Meningkatkan kemampuan menerima keluhan.
- Melakukan verifikasi pengaduan.
- Mengklasifikasikan pengaduan.
- Menentukan prioritas penanganan.
- Menyusun alur tindak lanjut.
- Melakukan koordinasi internal.
- Melakukan eskalasi masalah.
- Menyelesaikan kendala perizinan.
- Menyusun tanggapan kepada masyarakat.
- Mendokumentasikan pengaduan.
- Menganalisis pola keluhan.
- Menggunakan data pengaduan untuk perbaikan layanan.
Sasaran Peserta Bimtek
Program ini relevan bagi:
- Aparatur DPMPTSP.
- Petugas pengaduan.
- Petugas front office.
- Petugas back office.
- Customer service.
- Pengelola layanan publik.
- Verifikator perizinan.
- Analis pelayanan.
- Pejabat struktural.
- Koordinator pelayanan.
- Pengelola sistem informasi.
- Petugas helpdesk.
- Pengelola hubungan masyarakat.
- Pengelola investasi.
- Aparatur yang menangani pelayanan perizinan.
Prinsip Dasar Pengelolaan Pengaduan
Pengaduan sebaiknya dikelola berdasarkan prinsip:
Responsif
Pengaduan harus mendapatkan respons dalam waktu yang wajar sesuai standar organisasi.
Objektif
Petugas harus memeriksa fakta tanpa langsung menyalahkan pemohon atau petugas.
Transparan
Informasi terkait proses penanganan harus dapat diberikan sesuai kewenangan dan ketentuan.
Akuntabel
Setiap tindakan harus dapat dipertanggungjawabkan.
Adil
Pengaduan harus diperlakukan secara konsisten tanpa diskriminasi.
Rahasia
Informasi tertentu yang bersifat terbatas harus dilindungi sesuai ketentuan.
Jenis-Jenis Pengaduan dalam Pelayanan Perizinan
Pengaduan dapat dikategorikan berdasarkan sumber masalah.
| Jenis Pengaduan | Contoh |
|---|---|
| Informasi | Persyaratan tidak dipahami |
| Administrasi | Data tidak sesuai |
| Proses | Permohonan belum selesai |
| Sistem | Aplikasi mengalami gangguan |
| Komunikasi | Petugas kurang memberikan penjelasan |
| Teknis | Upload dokumen gagal |
| Koordinasi | Proses membutuhkan unit lain |
| Hasil | Pemohon tidak memahami keputusan |
Klasifikasi membantu menentukan penanganan yang tepat.
Pengaduan Berdasarkan Tingkat Urgensi
Tidak semua pengaduan memiliki tingkat urgensi yang sama.
Organisasi dapat menggunakan kategori:
Rendah → Sedang → Tinggi → Kritis
Rendah
Pertanyaan umum atau permintaan informasi.
Sedang
Kendala yang menghambat proses tetapi masih dapat diselesaikan secara normal.
Tinggi
Masalah yang berpotensi menghambat aktivitas pemohon secara signifikan.
Kritis
Pengaduan yang membutuhkan perhatian segera sesuai kewenangan dan prosedur organisasi.
Kanal Pengaduan Masyarakat
Pengaduan dapat diterima melalui berbagai kanal resmi, antara lain:
- Loket pelayanan.
- Kotak pengaduan.
- Website.
- Email resmi.
- Aplikasi.
- Sistem pengaduan pemerintah.
- Telepon layanan.
- Surat.
- Kanal digital resmi lainnya.
Organisasi harus memastikan setiap kanal memiliki mekanisme pencatatan dan tindak lanjut.
SP4N-LAPOR! dalam Pengelolaan Pengaduan
Dalam konteks pelayanan publik nasional, SP4N-LAPOR! merupakan salah satu kanal pengaduan yang perlu dipahami oleh instansi pemerintah. Sistem tersebut dikembangkan sebagai bagian dari kebijakan pengelolaan pengaduan pelayanan publik secara nasional.
Instansi perlu memahami pembagian kewenangan, mekanisme tindak lanjut, serta tata kelola pengaduan yang berlaku pada kanal tersebut.
Hal yang penting adalah memastikan pengaduan yang masuk dapat:
- Dicatat.
- Diverifikasi.
- Didisposisikan.
- Ditindaklanjuti.
- Diberikan respons.
- Ditutup setelah proses selesai sesuai mekanisme.
Tahapan Pengelolaan Pengaduan
Penerimaan
Petugas menerima laporan dari masyarakat.
Registrasi
Pengaduan dicatat dalam sistem atau media yang telah ditentukan.
Verifikasi
Petugas memastikan informasi cukup untuk ditindaklanjuti.
Klasifikasi
Pengaduan dikelompokkan berdasarkan jenis dan tingkat urgensinya.
Disposisi
Pengaduan diarahkan kepada unit yang berwenang.
Investigasi
Fakta dan dokumen diperiksa.
Penyelesaian
Unit terkait melakukan tindakan korektif.
Tanggapan
Masyarakat diberikan informasi mengenai hasil atau status penanganan.
Penutupan
Pengaduan ditutup setelah memenuhi kriteria penyelesaian.
Evaluasi
Data digunakan untuk menemukan pola masalah.
Teknik Menerima Pengaduan
Tahap awal sangat menentukan kualitas penyelesaian.
Petugas harus:
- Mendengarkan.
- Tidak memotong pembicaraan.
- Mencatat informasi penting.
- Mengajukan pertanyaan klarifikasi.
- Menghindari asumsi.
- Menjaga sikap profesional.
- Memberikan informasi sesuai kewenangan.
Jangan langsung mengatakan:
“Itu bukan kesalahan kami.”
Lebih baik menggunakan pendekatan:
“Kami akan memeriksa terlebih dahulu status dan proses permohonan Bapak/Ibu agar informasi yang kami berikan sesuai dengan kondisi sebenarnya.”
Teknik Active Listening
Active listening merupakan kemampuan mendengarkan dengan penuh perhatian.
Tekniknya meliputi:
- Memberikan perhatian.
- Mengulang inti masalah.
- Mengklarifikasi fakta.
- Menghindari interupsi.
- Memberikan respons yang relevan.
Contoh:
“Jadi, kendala yang Bapak/Ibu alami adalah status permohonan belum berubah selama beberapa hari. Apakah benar demikian?”
Pertanyaan tersebut membantu memastikan petugas memahami masalah dengan benar.
Teknik Klarifikasi Pengaduan
Sebelum melakukan tindakan, petugas harus mengumpulkan fakta.
Pertanyaan dapat meliputi:
- Siapa yang mengajukan?
- Nomor permohonan?
- Jenis layanan?
- Kapan diajukan?
- Dokumen apa yang sudah disampaikan?
- Apa status terakhir?
- Kendala apa yang muncul?
- Bukti apa yang tersedia?
Klarifikasi mengurangi risiko salah penanganan.
Menentukan Root Cause
Tidak semua masalah terlihat dari gejalanya.
Misalnya:
Keluhan: Permohonan terlambat.
Jangan berhenti pada pernyataan tersebut.
Cari penyebab:
Mengapa terlambat?
Karena verifikasi belum selesai.
Mengapa verifikasi belum selesai?
Karena terdapat dokumen yang harus diklarifikasi.
Mengapa klarifikasi terlambat?
Karena mekanisme komunikasi dengan pemohon tidak berjalan optimal.
Dari sini terlihat bahwa solusi bukan hanya mempercepat proses, tetapi juga memperbaiki mekanisme komunikasi.
Metode 5 Why
Metode 5 Why dapat digunakan untuk menemukan akar masalah.
Contoh:
Masalah: Pemohon sering mengeluhkan dokumen dikembalikan.
Why 1: Dokumen tidak sesuai.
Why 2: Pemohon tidak memahami persyaratan.
Why 3: Informasi persyaratan terlalu teknis.
Why 4: Materi informasi belum diperbarui.
Why 5: Tidak ada mekanisme review informasi secara berkala.
Akar masalahnya bukan hanya pemohon tidak memahami persyaratan, tetapi juga perlu adanya pengelolaan informasi yang lebih baik.
Fishbone Analysis
Fishbone Diagram dapat digunakan untuk mengelompokkan penyebab masalah berdasarkan:
- Manusia.
- Metode.
- Mesin/sistem.
- Material/dokumen.
- Lingkungan.
- Pengukuran.
Contoh masalah:
Pengaduan tentang lambatnya proses meningkat.
Kemungkinan penyebab:
- SDM kurang.
- SOP tidak jelas.
- Sistem lambat.
- Dokumen tidak lengkap.
- Beban kerja tinggi.
- KPI tidak dipantau.
Penyelesaian Kendala Perizinan
Kendala perizinan dapat dikategorikan menjadi beberapa kelompok.
Kendala Administratif
Contohnya:
- Dokumen tidak lengkap.
- Data tidak konsisten.
- Format tidak sesuai.
- Dokumen perlu diperbaiki.
Kendala Sistem
Contohnya:
- Aplikasi tidak dapat diakses.
- Upload gagal.
- Data tidak muncul.
- Sinkronisasi bermasalah.
Kendala Proses
Contohnya:
- Status belum berubah.
- Proses membutuhkan verifikasi tambahan.
- Terjadi antrean.
Kendala Koordinasi
Contohnya:
- Membutuhkan pemeriksaan unit lain.
- Informasi antarunit tidak sinkron.
Matriks Penyelesaian Kendala
| Kendala | Penyebab | Tindakan |
|---|---|---|
| Dokumen kurang | Persyaratan belum dipenuhi | Informasikan kekurangan |
| Upload gagal | Gangguan teknis | Eskalasi IT |
| Status belum berubah | Proses belum selesai | Cek unit pemroses |
| Data tidak sesuai | Kesalahan input | Verifikasi dan koreksi |
| Informasi berbeda | Koordinasi lemah | Klarifikasi internal |
Penanganan Pengaduan tentang Keterlambatan
Keterlambatan merupakan salah satu sumber ketidakpuasan.
Petugas harus menghindari memberikan janji yang tidak dapat dipastikan.
Langkah:
- Periksa status aktual.
- Identifikasi titik proses.
- Cari penyebab.
- Tentukan unit yang bertanggung jawab.
- Berikan informasi faktual.
- Tentukan tindak lanjut.
- Catat hasil.
Penanganan Kendala Sistem Digital
Apabila kendala terjadi pada sistem, petugas perlu membedakan antara:
- Kesalahan pengguna.
- Kesalahan data.
- Kesalahan aplikasi.
- Gangguan jaringan.
- Gangguan server.
- Integrasi sistem.
Tidak semua kendala harus diselesaikan oleh petugas pelayanan.
Karena itu diperlukan escalation matrix.
Escalation Matrix
Contoh:
| Masalah | Level 1 | Level 2 | Level 3 |
|---|---|---|---|
| Informasi | Front Office | Supervisor | Manajemen |
| Dokumen | Back Office | Koordinator | Pejabat terkait |
| Sistem | Helpdesk | IT | Vendor/administrator |
| Kebijakan | Supervisor | Kepala Bidang | Pimpinan |
Matriks membantu mencegah pengaduan berputar tanpa kejelasan.
Service Recovery dalam Pengaduan
Service recovery diperlukan ketika terjadi kesalahan pelayanan.
Langkah:
Acknowledge → Explain → Correct → Follow Up → Learn
Organisasi perlu memastikan bahwa penyelesaian tidak hanya mengatasi satu kasus, tetapi juga mencegah pengulangan.
Komunikasi dalam Situasi Konflik
Ketika masyarakat merasa dirugikan, komunikasi harus dilakukan dengan hati-hati.
Gunakan bahasa:
- Netral.
- Faktual.
- Tidak defensif.
- Tidak menyalahkan.
- Tidak provokatif.
Hindari:
- “Bukan tanggung jawab kami.”
- “Bapak/Ibu yang salah.”
- “Memang prosedurnya begitu.”
Gunakan:
- “Kami akan memeriksa statusnya.”
- “Mari kami klarifikasi terlebih dahulu.”
- “Berdasarkan data yang kami terima…”
- “Langkah berikutnya sesuai prosedur adalah…”
Pengaduan sebagai Sumber Data Perbaikan
Pengaduan dapat dianalisis secara periodik.
Contoh:
| Bulan | Pengaduan |
|---|---|
| Januari | 50 |
| Februari | 45 |
| Maret | 60 |
| April | 42 |
| Mei | 38 |
Jika data dikategorikan, organisasi dapat melihat masalah dominan.
Misalnya:
- 35% sistem.
- 25% persyaratan.
- 20% waktu.
- 10% informasi.
- 10% lainnya.
Data tersebut dapat menjadi dasar program perbaikan.
Complaint Trend Analysis
Analisis tren dapat menjawab:
- Apakah pengaduan meningkat?
- Jenis pengaduan apa yang dominan?
- Unit mana paling banyak menerima keluhan?
- Kanal mana paling banyak digunakan?
- Apakah masalah yang sama berulang?
Dengan demikian, pengaduan berubah dari data reaktif menjadi data strategis.
Complaint Dashboard
Dashboard pengaduan dapat menampilkan:
- Total pengaduan.
- Pengaduan terbuka.
- Pengaduan selesai.
- Rata-rata waktu respons.
- Rata-rata waktu penyelesaian.
- Jenis pengaduan.
- Unit penanganan.
- Tren bulanan.
- Pengaduan berdasarkan kanal.
Contoh KPI:
| KPI | Target |
|---|---|
| Respons awal | ≤ 1 hari kerja |
| Pengaduan selesai | ≥ 90% |
| Data lengkap | ≥ 95% |
| Pengaduan berulang | Turun |
| Kepuasan penanganan | ≥ 85% |
Target harus disesuaikan dengan standar dan karakteristik organisasi.
Pengelolaan Pengaduan Berbasis Digital
Digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi.
Sistem pengaduan dapat menyediakan:
- Nomor tiket.
- Status pengaduan.
- Notifikasi.
- Disposisi otomatis.
- Dashboard.
- Riwayat komunikasi.
- Lampiran bukti.
- SLA monitoring.
Konsep sederhana:
Complaint → Ticket → Assignment → Action → Response → Closure
Ticketing System
Setiap pengaduan mendapatkan nomor tiket.
Contoh:
TKT-DPMPTSP-2026-00125
Informasi tiket:
- Tanggal.
- Pelapor.
- Jenis masalah.
- Unit.
- Status.
- PIC.
- Deadline.
- Tindakan.
- Hasil.
Sistem ini membantu menghindari pengaduan yang hilang atau tidak ditindaklanjuti.
Status Pengaduan
Status dapat berupa:
- Baru.
- Diverifikasi.
- Didisposisikan.
- Dalam proses.
- Menunggu informasi.
- Menunggu unit lain.
- Selesai.
- Ditutup.
Pemohon dapat memperoleh informasi status sesuai mekanisme yang tersedia.
Studi Kasus Nyata: Pengaduan sebagai Instrumen Perbaikan
Sebagai contoh pembelajaran, bayangkan sebuah DPMPTSP menerima banyak keluhan mengenai dokumen persyaratan yang dianggap terlalu rumit.
Setelah dilakukan analisis, ternyata mayoritas pemohon mengalami masalah yang sama.
Tim kemudian:
- Mengelompokkan pengaduan.
- Mengidentifikasi dokumen yang paling sering dipermasalahkan.
- Menganalisis penyebab.
- Mengevaluasi materi informasi.
- Menyederhanakan panduan.
- Memberikan briefing kepada front office.
- Memantau pengaduan selama beberapa bulan.
Jika keluhan turun setelah perbaikan, organisasi memperoleh bukti bahwa pengaduan telah digunakan sebagai feedback loop untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Studi Kasus: Kendala Sistem Online
Misalnya banyak pemohon melaporkan bahwa dokumen tidak dapat diunggah.
Petugas sebaiknya tidak langsung menyatakan sistem rusak.
Langkah diagnosis:
- Cek jenis file.
- Cek ukuran file.
- Cek koneksi.
- Cek browser.
- Cek status sistem.
- Dokumentasikan error.
- Eskalasi ke IT jika diperlukan.
Dengan pendekatan tersebut, petugas dapat membedakan masalah pengguna dengan masalah sistem.
Studi Kasus: Status Permohonan Tidak Berubah
Pemohon menghubungi petugas karena status permohonan tidak berubah selama beberapa waktu.
Langkah:
Identifikasi Nomor Permohonan → Cek Status → Cek Unit Pemroses → Identifikasi Hambatan → Koordinasi → Update Informasi
Petugas tidak seharusnya memberikan informasi berdasarkan perkiraan.
Informasi harus berdasarkan data aktual.
Kompetensi Komunikasi Petugas Pengaduan
Petugas pengaduan membutuhkan kemampuan:
- Empati.
- Active listening.
- Klarifikasi.
- Komunikasi asertif.
- Negosiasi.
- Problem solving.
- Conflict management.
- Emotional control.
Kompetensi tersebut dapat dilatih melalui simulasi.
Role Play Penanganan Pengaduan
Peserta dapat dibagi menjadi beberapa kelompok.
Skenario 1
Pemohon marah karena proses dianggap terlalu lama.
Skenario 2
Pemohon tidak memahami alasan dokumen dikembalikan.
Skenario 3
Pemohon mengalami kendala sistem.
Skenario 4
Pemohon meminta kepastian waktu yang belum dapat diberikan.
Skenario 5
Pemohon menyampaikan keluhan melalui kanal digital.
Setelah role play, peserta mengevaluasi:
- Bahasa.
- Sikap.
- Ketepatan informasi.
- Solusi.
- Eskalasi.
Penyusunan SOP Pengaduan
SOP pengaduan idealnya memuat:
- Penerimaan.
- Registrasi.
- Verifikasi.
- Klasifikasi.
- Disposisi.
- Penanganan.
- Eskalasi.
- Penyelesaian.
- Tanggapan.
- Dokumentasi.
- Penutupan.
- Evaluasi.
SOP harus mudah dipahami oleh seluruh petugas terkait.
RACI dalam Pengelolaan Pengaduan
RACI dapat membantu memperjelas tanggung jawab.
- Responsible: pelaksana.
- Accountable: penanggung jawab.
- Consulted: pihak yang dikonsultasikan.
- Informed: pihak yang diberi informasi.
Contoh:
| Aktivitas | Front Office | Back Office | Supervisor | IT |
|---|---|---|---|---|
| Menerima | R | – | I | – |
| Verifikasi | R | R | A | – |
| Kendala sistem | C | C | I | R/A |
| Eskalasi | R | R | A | C |
| Penutupan | R | R | A | I |
Pembagian harus disesuaikan dengan struktur organisasi.
Pengukuran Kinerja Pengaduan
Beberapa indikator yang dapat digunakan:
Response Time
Berapa lama organisasi memberikan respons awal?
Resolution Time
Berapa lama pengaduan diselesaikan?
Resolution Rate
Berapa persen pengaduan berhasil diselesaikan?
Repeated Complaint Rate
Berapa banyak masalah yang berulang?
Satisfaction Rate
Bagaimana penilaian masyarakat terhadap penanganan?
Continuous Improvement
Pengaduan harus masuk dalam siklus perbaikan.
Keluhan → Analisis → Perbaikan → Monitoring → Evaluasi
Jika masalah yang sama terus muncul, organisasi harus mempertanyakan apakah solusi yang diterapkan benar-benar menyelesaikan akar masalah.
Materi Bimtek Pengelolaan Pengaduan Masyarakat dan Penyelesaian Kendala Perizinan
Materi pelatihan dapat meliputi:
- Konsep pelayanan publik.
- Konsep pengaduan masyarakat.
- Prinsip pengelolaan pengaduan.
- Peran petugas pengaduan.
- Kanal pengaduan.
- Mekanisme penerimaan pengaduan.
- Registrasi dan dokumentasi.
- Verifikasi pengaduan.
- Klasifikasi pengaduan.
- Penentuan tingkat urgensi.
- Teknik active listening.
- Komunikasi asertif.
- Teknik klarifikasi.
- Penanganan pemohon sulit.
- Conflict management.
- Penyelesaian kendala administrasi.
- Penyelesaian kendala sistem digital.
- Koordinasi lintas unit.
- Escalation matrix.
- Root cause analysis.
- 5 Why.
- Fishbone Analysis.
- Service recovery.
- Complaint dashboard.
- Complaint KPI.
- Ticketing system.
- Penyusunan SOP pengaduan.
- Studi kasus.
- Role play.
- Action plan.
Metode Pelaksanaan Bimtek
Pelatihan dapat menggunakan kombinasi:
- Presentasi.
- Diskusi.
- Studi kasus.
- Simulasi.
- Role play.
- Problem solving.
- Group exercise.
- Penyusunan SOP.
- Penyusunan action plan.
Metode praktik penting karena pengelolaan pengaduan merupakan kompetensi yang membutuhkan kemampuan teknis sekaligus interpersonal.
Output yang Diharapkan
Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat menghasilkan:
- Peta alur pengaduan.
- Klasifikasi pengaduan.
- Matriks prioritas.
- Escalation matrix.
- SOP pengaduan.
- Complaint handling checklist.
- Root cause analysis.
- Complaint KPI.
- Dashboard concept.
- Service recovery plan.
- Action plan peningkatan pelayanan.
Checklist Pengelolaan Pengaduan
Organisasi dapat menggunakan checklist berikut:
- Apakah semua kanal pengaduan tercatat?
- Apakah setiap pengaduan memiliki nomor registrasi?
- Apakah terdapat proses verifikasi?
- Apakah pengaduan diklasifikasikan?
- Apakah terdapat PIC?
- Apakah terdapat batas waktu penanganan?
- Apakah terdapat mekanisme eskalasi?
- Apakah tindak lanjut terdokumentasi?
- Apakah masyarakat mendapatkan respons?
- Apakah pengaduan ditutup secara resmi?
- Apakah data dianalisis?
- Apakah hasil analisis digunakan untuk perbaikan?
Strategi Membangun Budaya Responsif
Budaya responsif tidak dapat dibangun hanya melalui SOP.
Diperlukan:
Leadership → Training → SOP → Technology → Monitoring → Feedback
Pimpinan harus memberikan contoh bahwa setiap pengaduan perlu ditangani secara profesional.
Petugas juga harus memahami bahwa menangani keluhan bukan sekadar menyelesaikan tiket, tetapi menjaga kualitas hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Kesimpulan
Bimtek Pengelolaan Pengaduan Masyarakat dan Penyelesaian Kendala Perizinan merupakan program strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada organisasi yang berhadapan langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha.
Pengaduan harus dikelola sebagai proses yang terstruktur, bukan sekadar aktivitas menerima keluhan. Mulai dari penerimaan, registrasi, verifikasi, klasifikasi, investigasi, koordinasi, penyelesaian, pemberian tanggapan, hingga evaluasi harus memiliki mekanisme yang jelas.
Dalam penyelesaian kendala perizinan, petugas juga harus mampu membedakan antara persoalan administrasi, teknis, sistem, komunikasi, maupun koordinasi. Penggunaan 5 Why, Fishbone Analysis, complaint dashboard, ticketing system, escalation matrix, dan KPI dapat membantu organisasi meningkatkan kualitas penanganan.
Lebih jauh lagi, data pengaduan dapat digunakan untuk menemukan pola masalah. Jika jenis keluhan tertentu muncul berulang kali, organisasi perlu melihatnya sebagai indikator adanya proses yang perlu diperbaiki.
Dengan pendekatan tersebut, pengaduan berubah dari:
Masalah → Data → Analisis → Perbaikan → Peningkatan Kualitas Layanan
Inilah prinsip utama pengelolaan pengaduan modern.
Pelayanan publik yang berkualitas bukan berarti tidak pernah menerima keluhan. Organisasi yang berkualitas adalah organisasi yang mampu menerima, merespons, menyelesaikan, belajar, dan melakukan perbaikan berdasarkan keluhan tersebut.
FAQ Bimtek Pengelolaan Pengaduan Masyarakat dan Penyelesaian Kendala Perizinan
Apa tujuan Bimtek Pengelolaan Pengaduan Masyarakat dan Penyelesaian Kendala Perizinan?
Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan aparatur dalam menerima, memverifikasi, mengklasifikasikan, menindaklanjuti, menyelesaikan, dan mengevaluasi pengaduan masyarakat serta berbagai kendala pelayanan perizinan.
Apa saja jenis kendala perizinan yang dibahas?
Materi dapat membahas kendala administratif, dokumen, proses, komunikasi, koordinasi, sistem digital, status permohonan, dan kendala teknis lainnya sesuai konteks organisasi.
Apakah pelatihan membahas cara menghadapi masyarakat yang marah?
Ya. Peserta dapat mempelajari active listening, komunikasi asertif, empati, conflict management, teknik klarifikasi, dan service recovery melalui simulasi dan role play.
Bagaimana pengaduan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan?
Pengaduan dapat dikategorikan dan dianalisis untuk menemukan pola masalah. Hasil analisis kemudian digunakan sebagai dasar perbaikan SOP, informasi layanan, sistem, kompetensi petugas, atau proses kerja.
Apa itu complaint ticketing system?
Complaint ticketing system adalah mekanisme pemberian nomor atau identitas pada setiap pengaduan sehingga status, PIC, tindak lanjut, dan penyelesaiannya dapat dipantau secara sistematis.
Apa indikator keberhasilan pengelolaan pengaduan?
Indikator dapat mencakup waktu respons, waktu penyelesaian, resolution rate, jumlah pengaduan berulang, kepuasan masyarakat, kepatuhan SLA, dan jumlah pengaduan yang berhasil diselesaikan.
Siapa yang sebaiknya mengikuti bimtek ini?
Bimtek relevan bagi petugas pengaduan, front office, back office, customer service, verifikator, pengelola pelayanan publik, aparatur DPMPTSP, pejabat terkait, pengelola sistem informasi, serta pihak yang bertanggung jawab terhadap penyelesaian kendala perizinan.
Tingkatkan kemampuan aparatur dalam mengelola pengaduan dan menyelesaikan kendala perizinan secara cepat, tepat, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

