Bimtek Mitigasi Risiko Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePendahuluan
Penelitian, publikasi ilmiah, dan pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan tiga pilar utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan peningkatan daya saing perguruan tinggi. Ketiga aspek tersebut tidak hanya menjadi indikator keberhasilan kinerja akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap reputasi institusi, akreditasi, pemeringkatan internasional, hingga pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Di era transformasi digital dan globalisasi, aktivitas penelitian berkembang sangat pesat. Kolaborasi lintas disiplin ilmu, penggunaan teknologi digital, akses terhadap data terbuka, serta meningkatnya tuntutan publikasi internasional memberikan peluang besar bagi kemajuan akademik. Namun, perkembangan tersebut juga diikuti dengan meningkatnya berbagai risiko yang dapat memengaruhi kualitas penelitian maupun perlindungan hasil inovasi.
Risiko tersebut dapat berupa pelanggaran etika penelitian, plagiarisme, manipulasi data, sengketa kepemilikan karya ilmiah, kebocoran data penelitian, penolakan artikel oleh jurnal bereputasi, hingga kegagalan memperoleh perlindungan Hak Kekayaan Intelektual atas hasil inovasi yang dihasilkan peneliti. Apabila risiko tersebut tidak dikelola secara tepat, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu peneliti, tetapi juga dapat menurunkan kredibilitas dan reputasi institusi.
Selain itu, semakin tingginya persaingan dalam publikasi ilmiah internasional menuntut peneliti untuk menghasilkan karya yang berkualitas, orisinal, dan memenuhi standar etika akademik. Banyak naskah ilmiah ditolak karena kualitas metodologi yang kurang memadai, ketidaksesuaian dengan ruang lingkup jurnal, kesalahan penulisan, maupun pelanggaran etika publikasi. Di sisi lain, berbagai inovasi hasil penelitian sering kali belum memperoleh perlindungan HKI sehingga berpotensi dimanfaatkan oleh pihak lain tanpa memberikan manfaat hukum maupun ekonomi bagi peneliti dan institusi.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan risiko dalam penelitian, publikasi, dan HKI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola perguruan tinggi yang baik. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dosen, peneliti, pengelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), pengelola HKI, serta tenaga kependidikan menjadi sangat penting melalui kegiatan bimbingan teknis yang terstruktur.
Bimtek Mitigasi Risiko Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) hadir sebagai program pengembangan kompetensi yang bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengendalikan, serta memitigasi berbagai risiko yang muncul pada seluruh siklus penelitian dan publikasi ilmiah. Program ini juga memberikan pemahaman mengenai strategi perlindungan HKI agar hasil penelitian memiliki nilai tambah secara akademik, hukum, dan ekonomi.
Melalui artikel ini, pembaca akan memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep dasar mitigasi risiko penelitian, pentingnya perlindungan HKI, tujuan pelaksanaan bimtek, manfaat bagi institusi dan peneliti, serta prinsip-prinsip pengelolaan risiko yang mendukung peningkatan mutu penelitian dan inovasi di perguruan tinggi.
Pengertian Bimtek Mitigasi Risiko Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Bimbingan Teknis (Bimtek) Mitigasi Risiko Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi sivitas akademika dalam mengelola berbagai risiko yang berkaitan dengan kegiatan penelitian, penyusunan publikasi ilmiah, serta perlindungan hasil inovasi melalui sistem HKI.
Program ini membahas seluruh tahapan penelitian, mulai dari perencanaan proposal, pelaksanaan riset, pengelolaan data, penyusunan artikel ilmiah, proses publikasi, hingga pendaftaran dan pengelolaan HKI. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai regulasi, etika penelitian, tata kelola publikasi ilmiah, serta strategi perlindungan hak atas kekayaan intelektual yang dihasilkan.
Materi yang dipelajari dalam bimtek meliputi:
- Identifikasi risiko penelitian.
- Manajemen etika penelitian.
- Pencegahan plagiarisme.
- Pengelolaan data penelitian.
- Strategi publikasi ilmiah.
- Teknik memilih jurnal yang kredibel.
- Pencegahan publikasi pada jurnal predator.
- Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual.
- Manajemen inovasi hasil penelitian.
- Penyusunan strategi mitigasi risiko penelitian.
Melalui pemahaman tersebut, peserta diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas, memenuhi standar akademik, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan institusi.
Pentingnya Mitigasi Risiko dalam Penelitian, Publikasi, dan HKI
Risiko merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari setiap aktivitas penelitian. Risiko dapat muncul sejak tahap perencanaan hingga diseminasi hasil penelitian.
Apabila tidak dikelola dengan baik, berbagai risiko tersebut dapat menyebabkan:
- Penurunan kualitas penelitian.
- Kegagalan memperoleh hibah penelitian.
- Penolakan artikel ilmiah.
- Pelanggaran etika akademik.
- Sengketa kepemilikan karya.
- Kehilangan peluang komersialisasi inovasi.
- Penurunan reputasi institusi.
- Permasalahan hukum terkait HKI.
Mitigasi risiko membantu perguruan tinggi mengurangi kemungkinan terjadinya permasalahan tersebut melalui pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan.
Selain melindungi hasil penelitian, mitigasi risiko juga meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, memperkuat budaya integritas akademik, serta mendukung pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi di bidang penelitian dan inovasi.
Tujuan Bimtek Mitigasi Risiko Penelitian, Publikasi, dan HKI
Pelaksanaan bimtek memiliki sejumlah tujuan strategis yang mendukung peningkatan mutu penelitian dan tata kelola inovasi.
Tujuan tersebut meliputi:
- Meningkatkan pemahaman mengenai manajemen risiko penelitian.
- Mengidentifikasi risiko pada setiap tahapan penelitian.
- Mengurangi potensi pelanggaran etika akademik.
- Meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.
- Mengoptimalkan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual.
- Meningkatkan kemampuan memilih jurnal ilmiah yang bereputasi.
- Menghindari publikasi pada jurnal predator.
- Memperkuat tata kelola penelitian di perguruan tinggi.
- Mendukung peningkatan inovasi yang berdaya saing.
- Meningkatkan reputasi institusi melalui publikasi dan HKI yang berkualitas.
Manfaat Mengikuti Bimtek
Pelaksanaan bimtek memberikan manfaat bagi berbagai pihak di lingkungan perguruan tinggi.
Manfaat bagi Perguruan Tinggi
- Meningkatkan mutu tata kelola penelitian.
- Mengurangi risiko pelanggaran etika penelitian.
- Meningkatkan jumlah publikasi berkualitas.
- Mendorong peningkatan perolehan HKI.
- Memperkuat reputasi institusi.
- Mendukung pencapaian indikator kinerja utama.
Manfaat bagi Dosen dan Peneliti
- Memahami teknik identifikasi risiko penelitian.
- Meningkatkan kualitas proposal penelitian.
- Mengurangi risiko penolakan artikel ilmiah.
- Memahami prosedur perlindungan HKI.
- Meningkatkan peluang memperoleh hibah penelitian.
Manfaat bagi LPPM
- Memperkuat sistem pengelolaan penelitian.
- Meningkatkan efektivitas monitoring penelitian.
- Mengembangkan sistem pengendalian risiko.
- Memastikan kepatuhan terhadap regulasi penelitian
Manfaat bagi Pengelola HKI
- Memahami prosedur pendaftaran HKI.
- Meningkatkan jumlah perlindungan inovasi.
- Mengoptimalkan pengelolaan aset intelektual.
- Mendukung hilirisasi hasil penelitian.
Dasar Konsep Manajemen Risiko Penelitian
Manajemen risiko penelitian merupakan proses sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, serta memantau berbagai risiko yang dapat memengaruhi keberhasilan suatu penelitian.
Pendekatan ini dilakukan sejak tahap awal penyusunan proposal hingga pemanfaatan hasil penelitian.
Tahapan utama meliputi:
- Identifikasi risiko.
- Analisis penyebab.
- Penilaian tingkat risiko.
- Penyusunan strategi mitigasi.
- Monitoring pelaksanaan.
- Evaluasi hasil.
Dengan pendekatan tersebut, risiko dapat dikendalikan sebelum berkembang menjadi masalah yang berdampak terhadap kualitas penelitian.
Ruang Lingkup Risiko Penelitian
Risiko penelitian tidak hanya berkaitan dengan kegiatan ilmiah, tetapi juga mencakup aspek administratif, hukum, etika, keuangan, hingga perlindungan inovasi.
Ruang lingkup risiko meliputi:
- Risiko perencanaan penelitian.
- Risiko metodologi.
- Risiko pendanaan.
- Risiko pelaksanaan penelitian.
- Risiko pengumpulan data.
- Risiko analisis data.
- Risiko publikasi ilmiah.
- Risiko etika penelitian.
- Risiko keamanan data.
- Risiko Hak Kekayaan Intelektual.
- Risiko kerja sama penelitian.
- Risiko komersialisasi inovasi.
Pemahaman terhadap ruang lingkup tersebut membantu peneliti menyusun langkah mitigasi yang lebih komprehensif.
Prinsip-Prinsip Pengelolaan Risiko Penelitian, Publikasi, dan HKI
Agar pengelolaan risiko berjalan efektif, perguruan tinggi perlu menerapkan prinsip-prinsip berikut.
Integritas Akademik
Seluruh kegiatan penelitian harus dilaksanakan berdasarkan nilai kejujuran, objektivitas, dan tanggung jawab ilmiah.
Penerapannya meliputi:
- Menghindari plagiarisme.
- Menyajikan data secara akurat.
- Menghormati hak cipta.
- Mematuhi etika penelitian.
- Menjaga orisinalitas karya ilmiah.
Kepatuhan terhadap Regulasi
Seluruh aktivitas penelitian harus mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, pedoman institusi, serta standar etika yang berlaku.
Kepatuhan tersebut mencakup:
- Persetujuan etik penelitian.
- Ketentuan pendanaan.
- Perlindungan data penelitian.
- Pengelolaan HKI.
- Standar publikasi ilmiah.
Pencegahan Lebih Baik daripada Penanganan
Mitigasi risiko dilakukan sejak tahap perencanaan sehingga potensi masalah dapat diminimalkan sebelum terjadi.
Langkah preventif meliputi:
- Telaah proposal penelitian.
- Pemeriksaan plagiarisme.
- Identifikasi risiko.
- Penyusunan rencana mitigasi.
- Pendampingan peneliti.
Transparansi
Pengelolaan penelitian harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Transparansi mencakup:
- Penggunaan dana penelitian.
- Pelaporan kemajuan penelitian.
- Penyajian data penelitian.
- Pengungkapan konflik kepentingan.
- Pelaporan hasil penelitian.
Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual
Setiap hasil penelitian yang memiliki nilai kebaruan perlu memperoleh perlindungan HKI sesuai ketentuan yang berlaku.
Perlindungan tersebut bertujuan:
- Menjamin kepastian hukum.
- Mencegah penyalahgunaan karya.
- Meningkatkan nilai ekonomi inovasi.
- Mendukung hilirisasi hasil penelitian.
- Memperkuat daya saing institusi.
Hubungan Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual
Penelitian, publikasi ilmiah, dan HKI merupakan satu kesatuan dalam ekosistem inovasi perguruan tinggi.
Penelitian menghasilkan pengetahuan baru, publikasi menyebarluaskan hasil penelitian kepada komunitas ilmiah, sedangkan HKI memberikan perlindungan hukum terhadap hasil inovasi yang memiliki nilai ekonomi maupun kebaruan.
Hubungan ketiga aspek tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.
| Tahapan | Penelitian | Publikasi | Hak Kekayaan Intelektual |
|---|---|---|---|
| Perencanaan | Penyusunan proposal | Identifikasi target jurnal | Identifikasi potensi HKI |
| Pelaksanaan | Pengumpulan dan analisis data | Penyusunan naskah ilmiah | Dokumentasi hasil inovasi |
| Validasi | Telaah hasil penelitian | Proses peer review | Pemeriksaan kebaruan |
| Diseminasi | Seminar hasil penelitian | Publikasi jurnal ilmiah | Pendaftaran HKI |
| Pemanfaatan | Pengembangan riset lanjutan | Sitasi ilmiah | Komersialisasi inovasi |
| Evaluasi | Monitoring penelitian | Evaluasi dampak publikasi | Pengelolaan portofolio HKI |
Jenis-Jenis Risiko dalam Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Setiap tahapan penelitian memiliki potensi risiko yang berbeda. Risiko tersebut dapat muncul sejak penyusunan proposal, pelaksanaan penelitian, analisis data, publikasi hasil penelitian, hingga proses perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Oleh karena itu, peneliti dan perguruan tinggi perlu memahami karakteristik masing-masing risiko agar mampu menyusun strategi mitigasi yang efektif.
Berikut beberapa jenis risiko yang paling sering dihadapi dalam kegiatan penelitian dan inovasi.
Risiko pada Tahap Perencanaan Penelitian
Tahap perencanaan menjadi fondasi utama keberhasilan suatu penelitian. Kesalahan pada tahap ini dapat berdampak pada keseluruhan proses penelitian.
Risiko yang umum terjadi meliputi:
- Rumusan masalah yang kurang jelas.
- Tujuan penelitian tidak terukur.
- Metodologi tidak sesuai.
- Kajian pustaka kurang memadai.
- Proposal tidak memenuhi persyaratan hibah.
- Anggaran penelitian tidak realistis.
- Jadwal penelitian tidak terencana dengan baik.
Strategi Mitigasi
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Melakukan telaah proposal secara internal.
- Mengikuti klinik atau pendampingan penyusunan proposal.
- Melibatkan pakar sesuai bidang keilmuan.
- Menyesuaikan proposal dengan pedoman hibah.
- Menyusun rencana kerja yang realistis.
Risiko pada Tahap Pelaksanaan Penelitian
Pelaksanaan penelitian sering menghadapi berbagai kendala teknis maupun nonteknis yang dapat memengaruhi kualitas hasil penelitian.
Risiko yang sering muncul antara lain:
- Keterlambatan pelaksanaan kegiatan.
- Perubahan lokasi penelitian.
- Kesulitan memperoleh responden.
- Kerusakan peralatan penelitian.
- Keterbatasan bahan penelitian.
- Pergantian anggota tim peneliti.
- Keterbatasan anggaran.
Strategi Mitigasi
Upaya yang dapat dilakukan meliputi:
- Menyusun jadwal cadangan.
- Menyiapkan alternatif lokasi penelitian.
- Melakukan pemeliharaan peralatan.
- Menyiapkan pemasok alternatif.
- Monitoring kemajuan penelitian secara berkala.
- Menyusun rencana kontinjensi.
Risiko Pengelolaan Data Penelitian
Data merupakan aset utama dalam penelitian. Kesalahan dalam pengelolaan data dapat menyebabkan hasil penelitian tidak valid bahkan menimbulkan persoalan etika.
Risiko yang sering terjadi meliputi:
- Kehilangan data penelitian.
- Kebocoran data.
- Manipulasi data.
- Kesalahan input data.
- Analisis data yang tidak tepat.
- Penyimpanan data yang tidak aman.
Strategi Mitigasi
Langkah-langkah yang dapat diterapkan:
- Backup data secara berkala.
- Menggunakan penyimpanan yang aman.
- Membatasi akses terhadap data penelitian.
- Melakukan validasi data.
- Menyusun prosedur pengelolaan data penelitian.
- Menggunakan perangkat lunak analisis yang sesuai.
Risiko Etika Penelitian
Etika penelitian merupakan aspek yang sangat penting dalam menjaga integritas ilmiah.
Risiko etika meliputi:
- Plagiarisme.
- Fabrikasi data.
- Falsifikasi data.
- Tidak memperoleh persetujuan etik.
- Konflik kepentingan.
- Pelanggaran kerahasiaan responden.
Strategi Mitigasi
Perguruan tinggi dapat menerapkan:
- Pemeriksaan plagiarisme.
- Komite etik penelitian.
- Pelatihan etika penelitian.
- Deklarasi konflik kepentingan.
- Audit penelitian secara berkala.
- Pengawasan oleh LPPM.
Risiko Publikasi Ilmiah
Publikasi merupakan tahapan yang menentukan diseminasi hasil penelitian. Banyak artikel gagal dipublikasikan karena berbagai faktor.
Risiko yang sering dihadapi antara lain:
- Artikel ditolak jurnal.
- Salah memilih jurnal.
- Publikasi pada jurnal predator.
- Kualitas bahasa ilmiah kurang baik.
- Sitasi tidak sesuai.
- Pelanggaran etika publikasi.
- Duplikasi publikasi.
Strategi Mitigasi
Untuk meminimalkan risiko tersebut dapat dilakukan:
- Memilih jurnal sesuai ruang lingkup penelitian.
- Menggunakan perangkat manajemen referensi.
- Melakukan proofreading.
- Mengikuti pelatihan penulisan artikel ilmiah.
- Memastikan orisinalitas naskah.
- Menghindari publikasi ganda.
Risiko Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Banyak hasil penelitian yang memiliki nilai inovasi belum memperoleh perlindungan HKI sehingga rentan dimanfaatkan pihak lain.
Risiko HKI meliputi:
- Tidak mendaftarkan HKI.
- Sengketa kepemilikan karya.
- Kebocoran informasi sebelum pendaftaran.
- Pelanggaran hak cipta.
- Klaim kepemilikan oleh pihak lain.
- Kehilangan potensi komersialisasi.
Strategi Mitigasi
Langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Identifikasi potensi HKI sejak awal penelitian.
- Konsultasi dengan unit pengelola HKI.
- Menjaga kerahasiaan hasil penelitian.
- Segera mengajukan pendaftaran HKI.
- Menyusun perjanjian kerja sama penelitian.
- Mendokumentasikan seluruh proses penelitian.
Faktor Penyebab Risiko Penelitian dan HKI
Risiko dalam penelitian dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal.
Faktor Internal
Beberapa faktor internal meliputi:
- Kurangnya kompetensi peneliti.
- Perencanaan penelitian yang kurang matang.
- Pengelolaan tim yang kurang efektif.
- Dokumentasi penelitian yang tidak lengkap.
- Keterbatasan pendanaan.
- Kurangnya pemahaman mengenai HKI.
Faktor Eksternal
Risiko juga dapat berasal dari luar institusi, seperti:
- Perubahan regulasi.
- Perkembangan teknologi.
- Persaingan publikasi ilmiah.
- Kebijakan penerbit jurnal.
- Bencana alam.
- Gangguan keamanan siber.
Pemahaman terhadap faktor penyebab akan membantu penyusunan strategi mitigasi yang lebih tepat sasaran.
Tahapan Mitigasi Risiko Penelitian
Mitigasi risiko dilakukan secara sistematis sejak tahap awal hingga penelitian selesai.
Identifikasi Risiko
Tahap pertama adalah mengidentifikasi seluruh potensi risiko.
Identifikasi dilakukan terhadap:
- Metodologi penelitian.
- Pendanaan.
- Jadwal kegiatan.
- Pengumpulan data.
- Publikasi.
- Perlindungan HKI.
Analisis Risiko
Risiko yang telah diidentifikasi kemudian dianalisis berdasarkan:
- Kemungkinan terjadi.
- Tingkat dampak.
- Prioritas penanganan.
- Penyebab utama.
- Kemampuan pengendalian.
Penilaian Risiko
Risiko dikelompokkan menjadi:
- Risiko rendah.
- Risiko sedang.
- Risiko tinggi.
Pengelompokan membantu peneliti menentukan prioritas mitigasi.
Penyusunan Strategi Mitigasi
Strategi mitigasi dapat berupa:
- Menghindari risiko.
- Mengurangi risiko.
- Mengalihkan risiko.
- Menerima risiko dengan pengendalian tertentu.
Strategi dipilih sesuai karakteristik masing-masing penelitian.
Monitoring dan Evaluasi
Monitoring dilakukan selama penelitian berlangsung untuk memastikan strategi mitigasi berjalan efektif.
Evaluasi dilakukan terhadap:
- Kemajuan penelitian.
- Efektivitas pengendalian.
- Perubahan tingkat risiko.
- Kebutuhan perbaikan.
Strategi Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual
Perlindungan HKI merupakan bagian penting dari pengelolaan hasil penelitian.
Identifikasi Potensi HKI
Tidak seluruh hasil penelitian dapat didaftarkan sebagai HKI.
Oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi terhadap:
- Kebaruan inovasi.
- Nilai ekonomi.
- Potensi komersialisasi.
- Jenis perlindungan yang sesuai.
Dokumentasi Hasil Penelitian
Dokumentasi yang lengkap mempermudah pembuktian kepemilikan inovasi.
Dokumen yang perlu disimpan antara lain:
- Proposal penelitian.
- Catatan laboratorium.
- Data penelitian.
- Laporan penelitian.
- Bukti publikasi.
- Bukti penciptaan karya.
Konsultasi dengan Unit HKI
Perguruan tinggi perlu memiliki unit yang membantu peneliti dalam:
- Pemeriksaan kelayakan HKI.
- Penyusunan dokumen.
- Pemilihan jenis HKI.
- Proses pendaftaran.
- Pengelolaan portofolio HKI.
Pendaftaran HKI
Jenis HKI yang dapat diajukan meliputi:
- Hak Cipta.
- Paten.
- Paten Sederhana.
- Desain Industri.
- Merek.
- Rahasia Dagang.
Pendaftaran dilakukan sebelum hasil inovasi dipublikasikan secara luas apabila diperlukan untuk menjaga kebaruan sesuai ketentuan yang berlaku.
Komersialisasi Inovasi
Perlindungan HKI juga membuka peluang pemanfaatan hasil penelitian melalui:
- Lisensi.
- Kerja sama industri.
- Inkubasi bisnis.
- Hilirisasi penelitian.
- Startup berbasis inovasi.
Peran Para Pihak dalam Mitigasi Risiko Penelitian
Keberhasilan mitigasi risiko memerlukan kolaborasi seluruh unsur di perguruan tinggi.
Peran Peneliti
Peneliti bertanggung jawab untuk:
- Menjaga integritas ilmiah.
- Mematuhi etika penelitian.
- Menyusun dokumentasi penelitian.
- Melindungi hasil inovasi.
- Menyampaikan laporan penelitian secara akurat.
Peran LPPM
LPPM memiliki fungsi strategis dalam:
- Penyusunan kebijakan penelitian.
- Monitoring pelaksanaan penelitian.
- Pendampingan peneliti.
- Evaluasi penelitian.
- Penguatan budaya riset.
Peran Pengelola HKI
Unit HKI bertugas:
- Memberikan konsultasi.
- Memfasilitasi pendaftaran HKI.
- Mengelola portofolio HKI.
- Mendukung komersialisasi inovasi.
- Melakukan sosialisasi HKI.
Peran Perguruan Tinggi
Institusi bertanggung jawab menyediakan:
- Regulasi penelitian.
- Sistem manajemen risiko.
- Pendanaan penelitian.
- Infrastruktur laboratorium.
- Pelatihan kompetensi.
- Dukungan administrasi.
Tabel Identifikasi Risiko dan Strategi Mitigasi
| Risiko | Penyebab | Dampak | Strategi Mitigasi |
|---|---|---|---|
| Proposal ditolak | Kualitas proposal rendah | Gagal memperoleh hibah | Klinik proposal dan telaah internal |
| Plagiarisme | Kurang memahami etika | Penurunan reputasi | Pemeriksaan plagiarisme dan pelatihan etika |
| Kehilangan data | Backup tidak tersedia | Penelitian terhambat | Backup berkala dan penyimpanan aman |
| Artikel ditolak | Metodologi kurang kuat | Publikasi tertunda | Pendampingan penulisan dan review internal |
| Publikasi di jurnal predator | Salah memilih jurnal | Reputasi peneliti menurun | Verifikasi kredibilitas jurnal |
| Sengketa HKI | Kepemilikan tidak jelas | Perselisihan hukum | Perjanjian kerja sama dan dokumentasi |
| Kebocoran inovasi | Tidak ada perlindungan | Kehilangan hak eksklusif | Pendaftaran HKI sebelum diseminasi |
| Konflik kepentingan | Tidak ada deklarasi | Pelanggaran etika | Deklarasi konflik kepentingan dan pengawasan |
Implementasi Mitigasi Risiko Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Perguruan Tinggi
Penerapan mitigasi risiko dalam penelitian, publikasi ilmiah, dan pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memerlukan komitmen seluruh unsur perguruan tinggi. Keberhasilan implementasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu peneliti, tetapi juga dipengaruhi oleh tata kelola institusi, kebijakan penelitian, sistem pengendalian internal, serta budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas ilmiah.
Perguruan tinggi perlu membangun sistem manajemen risiko yang terintegrasi mulai dari tahap perencanaan penelitian hingga pemanfaatan hasil inovasi. Dengan demikian, setiap potensi risiko dapat diidentifikasi lebih awal, dikendalikan secara efektif, dan dievaluasi secara berkelanjutan.
Berikut beberapa langkah implementasi yang dapat diterapkan.
Menyusun Kebijakan Manajemen Risiko Penelitian
Langkah pertama adalah menetapkan kebijakan resmi yang mengatur pengelolaan risiko penelitian, publikasi ilmiah, dan HKI.
Kebijakan tersebut mencakup:
- Standar operasional penelitian.
- Pedoman etika penelitian.
- Tata kelola publikasi ilmiah.
- Mekanisme perlindungan HKI.
- Sistem pelaporan risiko.
- Prosedur evaluasi penelitian.
Kebijakan yang terdokumentasi dengan baik menjadi pedoman bagi seluruh sivitas akademika dalam menjalankan kegiatan penelitian secara konsisten dan akuntabel.
Memperkuat Peran LPPM
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan seluruh proses penelitian.
Peran LPPM meliputi:
- Menyusun program penelitian.
- Melakukan seleksi proposal.
- Memberikan pendampingan kepada peneliti.
- Melaksanakan monitoring dan evaluasi.
- Memfasilitasi publikasi ilmiah.
- Mengembangkan sistem manajemen risiko penelitian.
Dengan dukungan LPPM yang kuat, kualitas penelitian dan publikasi ilmiah dapat meningkat secara berkelanjutan.
Mengoptimalkan Unit Pengelola HKI
Unit HKI berfungsi sebagai pusat layanan perlindungan kekayaan intelektual di perguruan tinggi.
Program yang dapat dikembangkan meliputi:
- Konsultasi HKI.
- Identifikasi potensi paten.
- Pendampingan penyusunan dokumen.
- Fasilitasi pendaftaran HKI.
- Sosialisasi regulasi HKI.
- Pengembangan hilirisasi inovasi.
Keberadaan unit HKI yang aktif akan meningkatkan jumlah karya ilmiah dan inovasi yang memperoleh perlindungan hukum.
Digitalisasi Tata Kelola Penelitian
Pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu strategi efektif dalam meminimalkan risiko penelitian.
Beberapa sistem yang dapat diterapkan antara lain:
- Sistem informasi penelitian.
- Repository institusi.
- Sistem monitoring hibah penelitian.
- Aplikasi pemeriksaan plagiarisme.
- Dashboard publikasi ilmiah.
- Basis data HKI.
Digitalisasi mempermudah proses dokumentasi, monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan penelitian.
Monitoring dan Audit Internal
Monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh penelitian berjalan sesuai rencana dan mematuhi ketentuan yang berlaku.
Aspek yang dimonitor meliputi:
- Kemajuan penelitian.
- Penggunaan anggaran.
- Kepatuhan etika.
- Pengelolaan data.
- Progres publikasi.
- Proses pendaftaran HKI.
Hasil monitoring menjadi dasar pelaksanaan audit internal dan penyempurnaan tata kelola penelitian.
Contoh Kasus Nyata
Kasus 1: Artikel Ilmiah Ditolak karena Plagiarisme
Seorang dosen mengirimkan artikel ke jurnal internasional bereputasi. Setelah melalui proses pemeriksaan awal, artikel tersebut ditolak karena memiliki tingkat kemiripan (similarity) yang tinggi.
Penyebab utama:
- Pengutipan tidak sesuai standar.
- Kurangnya parafrase.
- Pemeriksaan plagiarisme tidak dilakukan sebelum pengiriman.
Sebagai tindak lanjut, perguruan tinggi menerapkan:
- Pemeriksaan similarity wajib sebelum submit artikel.
- Pelatihan teknik sitasi dan parafrase.
- Pendampingan penulisan artikel ilmiah.
- Review internal oleh tim editor institusi.
Kebijakan tersebut berhasil menurunkan tingkat penolakan artikel pada periode berikutnya.
Kasus 2: Inovasi Tidak Memperoleh Perlindungan HKI
Sebuah tim peneliti berhasil menghasilkan teknologi tepat guna yang dipublikasikan dalam seminar nasional sebelum mengajukan permohonan paten.
Akibat publikasi tersebut, unsur kebaruan menjadi berkurang sehingga proses perlindungan paten menghadapi kendala.
Sebagai langkah perbaikan, institusi kemudian:
- Mewajibkan identifikasi potensi HKI sejak awal penelitian.
- Menyediakan konsultasi HKI sebelum publikasi.
- Menyusun SOP perlindungan inovasi.
- Memberikan pendampingan pendaftaran HKI.
Melalui kebijakan tersebut, jumlah permohonan HKI meningkat dan proses hilirisasi inovasi menjadi lebih optimal.
Best Practice Mitigasi Risiko Penelitian dan HKI
Perguruan tinggi yang berhasil mengembangkan budaya penelitian umumnya menerapkan beberapa praktik terbaik berikut.
Penguatan Budaya Integritas Akademik
Budaya integritas dibangun melalui:
- Sosialisasi etika penelitian.
- Pemeriksaan plagiarisme.
- Deklarasi konflik kepentingan.
- Pengawasan penelitian.
- Penegakan kode etik.
Budaya integritas akan meningkatkan kredibilitas hasil penelitian dan memperkuat reputasi institusi.
Pendampingan Peneliti
Pendampingan diberikan sejak tahap awal penelitian hingga publikasi.
Kegiatan pendampingan meliputi:
- Klinik proposal.
- Konsultasi metodologi.
- Pendampingan analisis data.
- Review artikel ilmiah.
- Pendampingan pendaftaran HKI.
Program ini membantu meningkatkan kualitas luaran penelitian.
Kolaborasi Penelitian
Kerja sama dengan berbagai pihak dapat mengurangi risiko dan meningkatkan kualitas penelitian.
Kolaborasi dapat dilakukan dengan:
- Perguruan tinggi lain.
- Lembaga penelitian.
- Dunia usaha dan industri.
- Pemerintah.
- Mitra internasional.
Kolaborasi memperluas akses terhadap sumber daya, pendanaan, dan publikasi ilmiah.
Pengembangan Basis Data Penelitian
Perguruan tinggi dapat membangun basis data yang memuat:
- Proposal penelitian.
- Luaran penelitian.
- Publikasi ilmiah.
- HKI.
- Hibah penelitian.
- Kerja sama riset.
Basis data tersebut mendukung monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan berbasis data.
Penguatan Literasi HKI
Program literasi HKI dapat dilakukan melalui:
- Seminar.
- Workshop.
- Bimbingan teknis.
- Konsultasi individual.
- Sosialisasi regulasi terbaru.
Literasi yang baik akan meningkatkan kesadaran peneliti terhadap pentingnya perlindungan inovasi.
Indikator Keberhasilan Implementasi
Keberhasilan implementasi mitigasi risiko penelitian dapat diukur melalui indikator berikut.
| Indikator | Ukuran Keberhasilan |
|---|---|
| Proposal Penelitian | Meningkatnya jumlah proposal yang lolos pendanaan. |
| Publikasi Ilmiah | Bertambahnya artikel pada jurnal bereputasi nasional dan internasional. |
| Hak Kekayaan Intelektual | Meningkatnya jumlah permohonan dan sertifikat HKI. |
| Integritas Akademik | Menurunnya kasus plagiarisme dan pelanggaran etika penelitian. |
| Monitoring Penelitian | Seluruh penelitian dipantau sesuai jadwal yang telah ditetapkan. |
| Hilirisasi Inovasi | Bertambahnya inovasi yang dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri. |
| Kompetensi SDM | Meningkatnya jumlah dosen dan peneliti yang mengikuti pelatihan. |
| Reputasi Institusi | Peningkatan capaian indikator penelitian dan inovasi perguruan tinggi. |
Pemantauan indikator tersebut secara berkala akan membantu institusi melakukan penyempurnaan kebijakan penelitian.
Tantangan Implementasi
Penerapan mitigasi risiko penelitian masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain:
- Keterbatasan pendanaan penelitian.
- Kurangnya pemahaman mengenai manajemen risiko.
- Rendahnya literasi HKI.
- Tingginya persaingan publikasi ilmiah.
- Ancaman jurnal predator.
- Perkembangan teknologi yang sangat cepat.
- Keterbatasan infrastruktur penelitian.
- Belum optimalnya sistem monitoring penelitian.
Menghadapi tantangan tersebut, perguruan tinggi perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat sistem tata kelola penelitian, serta memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pengelolaan risiko secara lebih efektif.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan mitigasi risiko penelitian?
Mitigasi risiko penelitian adalah proses mengidentifikasi, menganalisis, mengendalikan, dan memantau berbagai risiko yang dapat memengaruhi keberhasilan penelitian agar hasilnya tetap berkualitas, valid, dan sesuai dengan standar akademik.
Mengapa publikasi ilmiah perlu dikelola risikonya?
Publikasi ilmiah memiliki berbagai risiko seperti penolakan artikel, plagiarisme, publikasi pada jurnal predator, maupun pelanggaran etika. Pengelolaan risiko membantu meningkatkan peluang publikasi pada jurnal yang kredibel dan bereputasi.
Apa manfaat perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)?
HKI memberikan perlindungan hukum terhadap hasil inovasi, meningkatkan nilai ekonomi penelitian, membuka peluang komersialisasi, memperkuat daya saing institusi, serta memberikan kepastian hak bagi peneliti.
Siapa yang sebaiknya mengikuti Bimtek Mitigasi Risiko Penelitian, Publikasi, dan HKI?
Program ini ditujukan bagi dosen, peneliti, pengelola LPPM, pengelola HKI, tenaga kependidikan, reviewer internal, serta pimpinan perguruan tinggi yang terlibat dalam tata kelola penelitian dan inovasi.
Bagaimana cara menghindari publikasi pada jurnal predator?
Peneliti perlu memeriksa reputasi jurnal, ruang lingkup, proses peer review, indeksasi, dewan editor, serta mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh perguruan tinggi atau lembaga pendanaan sebelum mengirimkan artikel.
Kapan hasil penelitian sebaiknya didaftarkan sebagai HKI?
Hasil penelitian yang memiliki unsur kebaruan dan potensi nilai ekonomi sebaiknya diidentifikasi serta dikonsultasikan kepada unit HKI sedini mungkin. Untuk jenis perlindungan tertentu, pengajuan HKI perlu dilakukan sebelum hasil inovasi dipublikasikan secara luas agar peluang memperoleh perlindungan tetap optimal sesuai ketentuan yang berlaku.
Kesimpulan
Mitigasi risiko penelitian, publikasi ilmiah, dan Hak Kekayaan Intelektual merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola penelitian yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kualitas. Pengelolaan risiko yang baik membantu perguruan tinggi mengurangi potensi pelanggaran etika, meningkatkan kualitas publikasi, memperkuat perlindungan terhadap hasil inovasi, serta mendukung hilirisasi penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui Bimtek Mitigasi Risiko Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai identifikasi risiko, pengendalian penelitian, strategi publikasi ilmiah, perlindungan HKI, hingga praktik terbaik dalam membangun budaya riset yang berintegritas. Kompetensi tersebut sangat penting untuk meningkatkan produktivitas penelitian sekaligus memperkuat reputasi perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.
Dengan dukungan kebijakan institusi, penguatan peran LPPM, optimalisasi unit HKI, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perguruan tinggi akan semakin siap menghadapi tantangan penelitian di era global dan menghasilkan inovasi yang terlindungi, berdaya saing, serta memberikan dampak positif bagi pembangunan nasional.
Tingkatkan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, dan perlindungan hasil inovasi di institusi Anda melalui Bimtek Mitigasi Risiko Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Hubungi kami sekarang untuk memperoleh informasi jadwal pelaksanaan, materi pelatihan, dan pendaftaran peserta.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

