Bimtek Strategi Sukses Mengelola Acara Seremonial Pemerintahan: Panduan Profesional untuk Protokoler dan ASN 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleAcara seremonial pemerintahan merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan administrasi dan komunikasi publik. Pelantikan pejabat, upacara peringatan hari nasional, rapat koordinasi, peresmian fasilitas publik, penyambutan tamu negara atau pejabat, konferensi pemerintahan, penandatanganan kerja sama, hingga kegiatan kenegaraan membutuhkan pengelolaan yang terencana, tertib, dan profesional.
Kesuksesan sebuah acara pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acara atau banyaknya peserta yang hadir. Lebih dari itu, keberhasilan dapat dilihat dari ketepatan tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, ketepatan waktu, kesiapan pejabat, kelancaran komunikasi, kualitas pelayanan tamu, serta kemampuan panitia mengantisipasi berbagai risiko.
Karena itu, aparatur pemerintah yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan seremonial perlu memahami prinsip manajemen acara dan keprotokolan secara menyeluruh. Penyelenggara tidak cukup hanya mampu membuat susunan acara, tetapi juga harus dapat menerjemahkan tujuan kegiatan menjadi rangkaian acara yang efektif, tertib, representatif, dan sesuai ketentuan.
Bimtek Strategi Sukses Mengelola Acara Seremonial Pemerintahan hadir sebagai salah satu bentuk pengembangan kompetensi aparatur untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Melalui pembelajaran yang sistematis, peserta dapat memahami bagaimana merancang konsep acara, menyusun kepanitiaan, membuat rundown, mengatur protokol, berkoordinasi dengan berbagai pihak, mempersiapkan MC, menangani tamu VIP, serta melakukan evaluasi setelah kegiatan.
Dalam praktiknya, acara pemerintahan sering melibatkan banyak unsur. Ada pimpinan daerah, pejabat struktural, tamu undangan, masyarakat, organisasi perangkat daerah, petugas keamanan, dokumentasi, media, hingga penyedia jasa pendukung. Semakin besar skala kegiatan, semakin kompleks pula koordinasi yang diperlukan.
Oleh sebab itu, pengelolaan acara seremonial pemerintahan harus dilakukan dengan pendekatan manajemen yang profesional. Setiap detail perlu direncanakan sejak awal agar acara dapat berlangsung sesuai tujuan dan memberikan citra positif bagi instansi penyelenggara.
Mengapa Pengelolaan Acara Seremonial Pemerintahan Sangat Penting?
Acara seremonial pemerintahan memiliki dimensi administratif, simbolik, komunikasi, dan pelayanan publik. Sebuah acara dapat menjadi representasi langsung dari profesionalisme suatu instansi.
Ketika sebuah kegiatan dimulai tepat waktu, pejabat ditempatkan sesuai ketentuan, tamu mendapatkan pelayanan yang baik, MC membawakan acara dengan tepat, materi acara tersedia, dan seluruh rangkaian berjalan tanpa gangguan berarti, publik akan melihat adanya tata kelola organisasi yang baik.
Sebaliknya, kesalahan sederhana dapat memberikan dampak besar. Misalnya, pejabat utama belum berada di tempat ketika acara dimulai, susunan acara berubah tanpa koordinasi, nama atau jabatan tamu salah disebut, mikrofon bermasalah, atau penempatan tamu VIP tidak sesuai.
Beberapa alasan pengelolaan acara seremonial harus dilakukan secara profesional antara lain:
- Menjaga wibawa dan citra instansi pemerintah.
- Memastikan kegiatan berjalan sesuai tujuan.
- Meningkatkan kualitas pelayanan kepada tamu undangan.
- Mengurangi potensi kesalahan selama acara.
- Memastikan koordinasi antarunit berjalan efektif.
- Mengoptimalkan penggunaan anggaran kegiatan.
- Menjamin ketepatan waktu dan susunan acara.
- Mengantisipasi kondisi darurat dan perubahan agenda.
- Meningkatkan profesionalisme aparatur.
- Membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
Acara pemerintahan pada dasarnya bukan sekadar kegiatan formal, tetapi juga menjadi media komunikasi organisasi. Karena itu, pengelolaannya harus memperhatikan substansi sekaligus aspek seremoni.
Pengertian Strategi Sukses Mengelola Acara Seremonial Pemerintahan
Strategi mengelola acara seremonial pemerintahan adalah serangkaian pendekatan, metode, dan langkah terencana untuk memastikan suatu kegiatan resmi dapat berlangsung secara tertib, efektif, efisien, tepat waktu, dan sesuai ketentuan protokol.
Strategi tersebut mencakup seluruh siklus kegiatan, mulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan, pengendalian, hingga evaluasi.
Secara sederhana, siklus pengelolaan acara dapat digambarkan sebagai berikut:
| Tahap | Fokus Utama |
|---|---|
| Perencanaan | Tujuan, konsep, waktu, tempat, peserta |
| Persiapan | Kepanitiaan, anggaran, undangan, perlengkapan |
| Koordinasi | Pejabat, protokol, keamanan, dokumentasi |
| Gladi | Simulasi dan pengecekan teknis |
| Pelaksanaan | Pengendalian seluruh rangkaian acara |
| Evaluasi | Identifikasi keberhasilan dan kekurangan |
| Dokumentasi | Arsip kegiatan dan publikasi |
Strategi yang baik harus mampu menghubungkan setiap tahap tersebut. Kelemahan pada satu tahap dapat memengaruhi keseluruhan kegiatan.
Prinsip Dasar Pengelolaan Acara Pemerintahan
Terdapat sejumlah prinsip yang perlu diperhatikan oleh panitia maupun petugas protokol.
Perencanaan yang Matang
Perencanaan menjadi fondasi utama. Semua kebutuhan harus dipetakan sebelum hari pelaksanaan.
Panitia perlu menjawab beberapa pertanyaan dasar:
- Apa tujuan acara?
- Siapa penyelenggara?
- Siapa pejabat yang hadir?
- Siapa tamu utama?
- Berapa jumlah peserta?
- Di mana acara berlangsung?
- Bagaimana format acaranya?
- Berapa lama acara berlangsung?
- Apa kebutuhan teknis?
- Apa risiko yang mungkin terjadi?
Ketepatan Protokol
Acara resmi pemerintah memiliki aspek protokol yang perlu diperhatikan. Tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan harus disesuaikan dengan karakter kegiatan dan kedudukan pihak yang hadir.
Kesalahan dalam aspek protokol dapat menimbulkan ketidaknyamanan, bahkan berpotensi menimbulkan persoalan kelembagaan.
Ketepatan Waktu
Ketepatan waktu merupakan indikator profesionalisme penyelenggara. Rundown harus disusun secara realistis dan memiliki waktu cadangan untuk mengantisipasi perubahan.
Koordinasi
Acara pemerintahan biasanya melibatkan banyak pihak. Koordinasi harus memiliki alur komunikasi yang jelas agar instruksi tidak tumpang tindih.
Fleksibilitas
Rundown bukan berarti seluruh kondisi pasti berjalan sesuai rencana. Perubahan jadwal, keterlambatan pejabat, gangguan teknis, atau perubahan susunan acara dapat terjadi.
Karena itu, panitia perlu memiliki skenario alternatif.
Evaluasi
Setiap kegiatan harus menghasilkan pembelajaran. Evaluasi dapat digunakan untuk memperbaiki penyelenggaraan kegiatan berikutnya.
Tahapan Perencanaan Acara Seremonial Pemerintahan
Perencanaan acara sebaiknya dimulai jauh sebelum hari pelaksanaan.
Menentukan Tujuan Acara
Tujuan harus dirumuskan secara jelas. Acara peresmian tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan pelantikan, seminar, rapat koordinasi, atau upacara.
Tujuan akan menentukan:
- Format kegiatan.
- Peserta.
- Susunan acara.
- Kebutuhan tempat.
- Kebutuhan protokol.
- Materi komunikasi.
- Dokumentasi.
Menentukan Konsep dan Format
Konsep harus disesuaikan dengan karakter kegiatan.
Misalnya:
| Jenis Kegiatan | Fokus Pengelolaan |
| Pelantikan | Tata upacara, pejabat, sumpah/janji |
| Peresmian | Pejabat utama, seremoni simbolis, dokumentasi |
| Upacara | Tata upacara dan disiplin waktu |
| Rapat resmi | Agenda, pimpinan rapat, materi |
| Penyambutan pejabat | Tata tempat dan pelayanan tamu |
| Penandatanganan kerja sama | Dokumen, meja seremoni, dokumentasi |
| Seminar | Narasumber, moderator, peserta, materi |
| Peringatan hari nasional | Tata upacara, peserta, simbol nasional |
Menentukan Waktu dan Tempat
Pemilihan waktu dan tempat harus mempertimbangkan akses, kapasitas, keamanan, kenyamanan, fasilitas, serta karakter tamu.
Untuk kegiatan luar ruangan, faktor cuaca juga perlu diperhitungkan.
Menyusun Kepanitiaan
Pembagian tugas harus jelas. Tidak semua pekerjaan dapat dilakukan oleh satu tim.
Contoh struktur:
- Penanggung jawab.
- Ketua panitia.
- Sekretariat.
- Seksi acara.
- Tim protokol.
- Tim penerima tamu.
- Tim perlengkapan.
- Tim konsumsi.
- Tim keamanan.
- Tim dokumentasi.
- Tim publikasi.
- Tim teknis/IT.
- Tim kesehatan atau pertolongan pertama jika diperlukan.
Penyusunan Rundown Acara yang Efektif
Rundown merupakan salah satu dokumen terpenting dalam penyelenggaraan kegiatan.
Rundown bukan sekadar daftar urutan kegiatan. Dokumen tersebut menjadi pedoman kerja seluruh tim.
Contoh sederhana:
| Waktu | Kegiatan | PIC | Catatan |
| 08.00 | Registrasi | Registrasi | Tamu mulai datang |
| 08.30 | Persiapan pejabat | Protokol | Cek posisi |
| 08.45 | Pembukaan | MC | Pastikan seluruh pejabat siap |
| 08.50 | Menyanyikan lagu kebangsaan | MC/Tim acara | Audio siap |
| 09.00 | Sambutan | Protokol | Sesuaikan urutan |
| 09.20 | Acara inti | Tim acara | Pengendalian waktu |
| 09.50 | Seremoni | Protokol | Dokumentasi |
| 10.10 | Penutup | MC | Informasi kegiatan lanjutan |
Rundown yang baik harus memiliki informasi minimal:
- Waktu.
- Durasi.
- Nama kegiatan.
- Penanggung jawab.
- Pejabat yang terlibat.
- Kebutuhan teknis.
- Catatan khusus.
Untuk acara berskala besar, rundown dapat dilengkapi dengan cue sheet yang berisi instruksi khusus untuk MC, operator audio, operator visual, protokol, dan dokumentasi.
Peran Protokol dalam Acara Pemerintahan
Protokol mempunyai peranan strategis dalam memastikan aspek seremoni dan penghormatan berjalan dengan baik.
Petugas protokol perlu memahami:
- Tata tempat.
- Tata upacara.
- Tata penghormatan.
- Urutan kedatangan dan kepulangan pejabat.
- Penempatan tamu.
- Pendampingan pejabat.
- Koordinasi dengan pengamanan.
- Koordinasi dengan MC.
- Koordinasi dengan panitia.
- Penanganan perubahan agenda.
Dalam acara yang melibatkan pejabat tinggi, protokol harus memiliki komunikasi yang sangat cepat dan akurat.
Tata Tempat dan Penempatan Tamu
Penataan tempat harus mempertimbangkan kedudukan, jabatan, fungsi, serta kebutuhan acara.
Kesalahan penempatan kursi dapat menjadi persoalan sensitif dalam acara resmi. Karena itu, seating plan sebaiknya dibuat terlebih dahulu dan disampaikan kepada petugas terkait.
Dokumen pendukung dapat berupa:
- Denah tempat duduk.
- Daftar VIP.
- Daftar pendamping.
- Jalur masuk pejabat.
- Jalur keluar pejabat.
- Posisi MC.
- Posisi podium.
- Posisi media.
- Posisi dokumentasi.
Petugas penerima tamu juga harus memiliki informasi yang sama agar mampu memberikan arahan secara konsisten.
Teknik Menerima dan Melayani Tamu VIP
Pelayanan tamu VIP membutuhkan ketelitian tinggi.
Beberapa hal yang perlu dipersiapkan:
- Daftar tamu VIP.
- Nama lengkap dan jabatan.
- Kontak liaison officer.
- Area tunggu.
- Jalur kedatangan.
- Tempat duduk.
- Pendamping.
- Kebutuhan khusus.
- Jalur menuju lokasi acara.
- Skenario kepulangan.
Setiap tamu penting sebaiknya memiliki PIC yang bertanggung jawab terhadap koordinasi selama kegiatan.
Strategi Mengelola MC Pemerintahan
MC merupakan salah satu elemen yang sangat terlihat oleh peserta.
MC pemerintahan harus mampu menjaga:
- Ketepatan penyebutan nama.
- Ketepatan jabatan.
- Kejelasan artikulasi.
- Intonasi.
- Tempo bicara.
- Formalitas bahasa.
- Urutan acara.
- Transisi antaragenda.
- Respons terhadap perubahan.
MC juga harus memiliki kemampuan improvisasi. Namun, improvisasi dalam acara resmi tidak boleh mengubah substansi atau menciptakan informasi yang tidak terverifikasi.
Sebelum acara, MC perlu memperoleh briefing khusus dari tim protokol dan acara.
Gladi Bersih sebagai Kunci Keberhasilan
Gladi bersih sering dianggap sebagai kegiatan tambahan. Padahal, untuk acara penting, gladi merupakan proses pengendalian risiko.
Melalui gladi, panitia dapat mengetahui:
- Berapa lama setiap segmen berlangsung.
- Apakah posisi pejabat sudah tepat.
- Apakah audio berfungsi.
- Apakah presentasi dapat ditampilkan.
- Apakah jalur pejabat efektif.
- Apakah MC memahami cue.
- Apakah dokumentasi mendapatkan posisi yang tepat.
- Apakah perubahan acara dapat dilakukan dengan cepat.
Semakin kompleks acara, semakin penting pelaksanaan gladi.
Manajemen Risiko Acara Seremonial
Tidak ada acara yang sepenuhnya bebas risiko. Karena itu, panitia harus menyusun risk register sederhana.
| Risiko | Dampak | Mitigasi |
| Pejabat terlambat | Acara mundur | Skenario alternatif |
| Hujan | Kegiatan terganggu | Venue cadangan |
| Listrik padam | Audio/visual berhenti | Backup listrik |
| Mikrofon rusak | Komunikasi terganggu | Mikrofon cadangan |
| Tamu melebihi kapasitas | Tempat tidak cukup | Kursi tambahan |
| Perubahan agenda | Rundown berubah | PIC perubahan |
| Gangguan keamanan | Acara terganggu | Koordinasi pengamanan |
| Materi presentasi bermasalah | Acara tertunda | File backup |
Prinsip penting dalam manajemen risiko adalah jangan hanya bertanya “apa yang harus dilakukan jika masalah terjadi?”, tetapi juga “bagaimana mencegah masalah tersebut terjadi?”
Manajemen Komunikasi Tim
Komunikasi merupakan salah satu faktor yang menentukan kelancaran acara.
Panitia sebaiknya menetapkan:
- Siapa pengambil keputusan.
- Siapa yang menerima informasi.
- Siapa yang memberikan instruksi.
- Saluran komunikasi utama.
- Saluran komunikasi cadangan.
- Mekanisme perubahan rundown.
Untuk acara besar, penggunaan grup komunikasi khusus dapat membantu koordinasi. Namun, informasi penting sebaiknya tetap dituangkan dalam dokumen resmi agar tidak hanya bergantung pada pesan singkat.
Pemanfaatan Teknologi dalam Pengelolaan Acara
Digitalisasi dapat membantu meningkatkan efektivitas penyelenggaraan acara.
Teknologi dapat digunakan untuk:
- Registrasi digital.
- QR code undangan.
- Database tamu.
- Digital seating plan.
- Penyimpanan rundown.
- Komunikasi internal.
- Presentasi digital.
- Live streaming.
- Dokumentasi digital.
- Evaluasi peserta.
- Arsip kegiatan.
Namun, teknologi juga menciptakan risiko baru. Panitia harus menyiapkan backup apabila koneksi internet atau sistem mengalami gangguan.
Dokumentasi dan Publikasi Acara
Dokumentasi bukan hanya kebutuhan publikasi, tetapi juga bagian dari arsip kelembagaan.
Dokumentasi dapat mencakup:
- Foto kegiatan.
- Video.
- Daftar hadir.
- Materi sambutan.
- Materi presentasi.
- Rundown.
- Notulen.
- Berita acara.
- Dokumen seremoni.
- Publikasi media.
Pemilihan momen dokumentasi harus direncanakan agar tidak mengganggu jalannya acara.
Contoh Kasus Nyata dalam Pengelolaan Acara Pemerintahan
Salah satu contoh yang sering terjadi dalam penyelenggaraan acara pemerintahan adalah kegiatan peresmian fasilitas publik oleh kepala daerah.
Dalam skenario tersebut, acara melibatkan kepala daerah, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, media, dan masyarakat.
Panitia awalnya menyusun acara dengan konsep sederhana. Namun, setelah daftar pejabat yang hadir bertambah, muncul beberapa persoalan:
- Tata tempat perlu disesuaikan.
- Jalur kedatangan pejabat berubah.
- Waktu sambutan bertambah.
- Kapasitas tempat duduk harus ditambah.
- Pengamanan perlu diperkuat.
- Dokumentasi membutuhkan area khusus.
Jika perubahan tersebut tidak dikelola, acara berpotensi mengalami keterlambatan.
Strategi yang dapat diterapkan adalah membuat matriks koordinasi dan menetapkan PIC untuk setiap kelompok pekerjaan.
Hasilnya, setiap perubahan memiliki penanggung jawab yang jelas. Protokol menangani pejabat, seksi acara mengendalikan rundown, perlengkapan menangani fasilitas, dokumentasi mengatur pengambilan gambar, sementara keamanan mengendalikan akses.
Kasus seperti ini menunjukkan bahwa keberhasilan acara bukan hanya ditentukan oleh konsep awal, tetapi juga kemampuan panitia beradaptasi terhadap perubahan.
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Acara Pemerintahan
Beberapa kesalahan yang perlu dihindari antara lain:
Rundown Tidak Realistis
Rundown terlalu padat sehingga setiap agenda mengalami keterlambatan.
Tidak Melakukan Gladi
Panitia baru mengetahui masalah teknis ketika acara sudah dimulai.
Informasi Tidak Terpusat
Banyak versi rundown beredar sehingga petugas menggunakan informasi berbeda.
Kurangnya Briefing
MC, protokol, operator dan penerima tamu tidak memahami perubahan terbaru.
Tidak Menyiapkan Plan B
Panitia hanya menyiapkan satu skenario tanpa alternatif.
Kesalahan Penyebutan Nama atau Jabatan
Kesalahan kecil tetapi dapat berdampak pada citra profesionalisme.
Tidak Ada PIC yang Jelas
Ketika masalah muncul, setiap orang saling menunggu karena tidak mengetahui siapa yang harus mengambil keputusan.
Checklist Persiapan Acara Pemerintahan
Checklist dapat membantu memastikan kebutuhan utama tidak terlewat.
Sebelum Acara
- Menentukan tujuan.
- Menentukan tanggal dan tempat.
- Menyusun konsep.
- Membentuk panitia.
- Menyusun anggaran.
- Membuat daftar tamu.
- Mengirim undangan.
- Menyusun rundown.
- Menentukan tata tempat.
- Menyiapkan naskah MC.
- Menyiapkan sambutan.
- Menyiapkan perlengkapan.
- Menyiapkan dokumentasi.
- Menyiapkan pengamanan.
- Melakukan koordinasi.
- Melaksanakan gladi.
Saat Acara
- Memastikan registrasi berjalan.
- Memastikan pejabat tiba sesuai koordinasi.
- Mengontrol waktu.
- Memastikan MC mengikuti rundown.
- Memastikan audio dan visual berfungsi.
- Mengarahkan tamu.
- Mengantisipasi perubahan.
- Melakukan dokumentasi.
- Memantau keamanan.
Setelah Acara
- Melakukan evaluasi.
- Mengumpulkan dokumentasi.
- Menyusun laporan.
- Mengarsipkan dokumen.
- Mengukur kepuasan peserta jika diperlukan.
- Mencatat kendala.
- Menyusun rekomendasi perbaikan.
Kompetensi yang Dibutuhkan Pengelola Acara Pemerintahan
Pengelola acara membutuhkan kombinasi kompetensi teknis dan soft skill.
| Kompetensi | Manfaat |
| Keprotokolan | Menjamin ketertiban seremoni |
| Event management | Mengelola keseluruhan kegiatan |
| Komunikasi | Mempercepat koordinasi |
| Public speaking | Mendukung MC dan petugas |
| Leadership | Mengambil keputusan |
| Problem solving | Menangani kendala |
| Time management | Menjaga ketepatan waktu |
| Risk management | Mengantisipasi gangguan |
| Teamwork | Meningkatkan koordinasi |
| Digital literacy | Mendukung pengelolaan modern |
Mengapa Bimtek Strategi Sukses Mengelola Acara Seremonial Pemerintahan Dibutuhkan?
Kegiatan bimtek dapat menjadi sarana peningkatan kompetensi bagi aparatur yang memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan kegiatan resmi.
Bimtek tidak hanya membahas teori, tetapi dapat diarahkan pada praktik pengelolaan acara.
Materi dapat mencakup:
- Konsep dasar acara pemerintahan.
- Prinsip keprotokolan.
- Perencanaan kegiatan.
- Penyusunan konsep acara.
- Penyusunan rundown.
- Tata tempat.
- Tata upacara.
- Tata penghormatan.
- Teknik penerimaan tamu.
- Pengelolaan VIP.
- Teknik MC pemerintahan.
- Penyusunan naskah acara.
- Teknik briefing.
- Gladi bersih.
- Manajemen risiko.
- Manajemen komunikasi.
- Penggunaan teknologi.
- Dokumentasi.
- Evaluasi acara.
Pendekatan tersebut membantu peserta memahami hubungan antara teori dan kondisi lapangan.
Sasaran Peserta Bimtek
Bimtek ini dapat ditujukan kepada berbagai unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan acara pemerintahan, seperti:
- Bagian protokol dan komunikasi pimpinan.
- Sekretariat daerah.
- Sekretariat DPRD.
- Bagian umum.
- Bagian humas.
- ASN pengelola kegiatan.
- Panitia kegiatan pemerintahan.
- Petugas penerima tamu.
- MC pemerintahan.
- Pengelola acara kedinasan.
- Pengelola kehumasan.
- Organisasi perangkat daerah.
- Instansi pemerintah pusat dan daerah.
Indikator Keberhasilan Acara Seremonial
Keberhasilan acara dapat dievaluasi menggunakan sejumlah indikator.
| Indikator | Ukuran |
| Ketepatan waktu | Acara sesuai rundown |
| Kehadiran | Pejabat dan tamu hadir |
| Protokol | Tata tempat dan penghormatan sesuai |
| Teknis | Minim gangguan |
| Pelayanan | Tamu terlayani dengan baik |
| Komunikasi | Informasi tersampaikan |
| Dokumentasi | Seluruh momen penting terdokumentasi |
| Kepuasan | Peserta memberikan respons positif |
| Anggaran | Realisasi terkendali |
| Evaluasi | Tersedia rekomendasi perbaikan |
Dengan indikator tersebut, evaluasi tidak hanya bersifat subjektif.
Strategi Membangun Standar Operasional Acara
Instansi pemerintah dapat menyusun SOP agar pengelolaan acara tidak bergantung pada individu tertentu.
SOP dapat memuat:
- Pengajuan kegiatan.
- Persetujuan kegiatan.
- Penyusunan konsep.
- Pembentukan panitia.
- Penyusunan daftar tamu.
- Koordinasi protokol.
- Persiapan venue.
- Persiapan perlengkapan.
- Gladi.
- Pelaksanaan.
- Evaluasi.
- Dokumentasi dan arsip.
SOP juga perlu dievaluasi secara berkala agar tetap sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Integrasi Protokoler, Humas, dan Panitia
Kesuksesan acara akan lebih mudah dicapai jika fungsi protokol, humas, dan kepanitiaan bekerja secara terintegrasi.
Protokol fokus pada aspek seremoni dan pejabat.
Humas fokus pada komunikasi publik, media, dan citra organisasi.
Panitia fokus pada operasional kegiatan.
Ketiganya tidak seharusnya berjalan sendiri-sendiri.
Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Melalui Pengelolaan Acara
Kemampuan mengelola acara dapat menjadi bagian dari kompetensi profesional ASN. Petugas yang mampu bekerja dengan sistematis, berkomunikasi efektif, mengendalikan situasi, dan menyelesaikan masalah secara cepat akan membantu meningkatkan kualitas pelayanan kelembagaan.
Profesionalisme dapat dibangun melalui:
- Pelatihan.
- Simulasi.
- Gladi.
- Evaluasi.
- Penyusunan SOP.
- Berbagi pengalaman.
- Dokumentasi pengetahuan.
- Pembentukan standar kerja.
Dengan demikian, pengalaman dari satu kegiatan dapat menjadi pengetahuan organisasi yang bermanfaat untuk kegiatan berikutnya.
Kesimpulan
Bimtek Strategi Sukses Mengelola Acara Seremonial Pemerintahan merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam merancang dan melaksanakan kegiatan pemerintahan secara profesional.
Pengelolaan acara seremonial tidak berhenti pada penyusunan susunan acara. Di dalamnya terdapat proses perencanaan, keprotokolan, tata tempat, pelayanan tamu, koordinasi pejabat, pengelolaan MC, kesiapan teknis, manajemen risiko, dokumentasi, hingga evaluasi.
Acara yang sukses adalah acara yang mampu mencapai tujuan tanpa mengabaikan ketertiban, ketepatan waktu, pelayanan, dan citra instansi.
Karena itu, setiap instansi perlu membangun sistem pengelolaan acara yang terstruktur. Penggunaan checklist, rundown terperinci, PIC yang jelas, briefing, gladi bersih, skenario alternatif, serta evaluasi pascakegiatan merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar.
Di tengah tuntutan masyarakat terhadap profesionalisme pelayanan publik, kemampuan mengelola acara pemerintahan menjadi semakin penting. Acara resmi merupakan salah satu ruang tempat kualitas tata kelola organisasi dapat terlihat secara langsung.
Dengan kompetensi yang memadai, aparatur dapat menyelenggarakan acara yang tertib, efektif, representatif, dan memberikan pengalaman positif bagi pejabat maupun masyarakat yang hadir.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan Bimtek Strategi Sukses Mengelola Acara Seremonial Pemerintahan?
Bimtek Strategi Sukses Mengelola Acara Seremonial Pemerintahan adalah kegiatan peningkatan kompetensi yang membahas perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi acara resmi pemerintahan, termasuk aspek protokol, tata tempat, MC, pelayanan tamu, koordinasi, dan manajemen risiko.
Mengapa kemampuan mengelola acara pemerintahan penting bagi ASN?
Karena ASN yang terlibat dalam kegiatan resmi perlu mampu memastikan acara berjalan tertib, tepat waktu, sesuai ketentuan, serta memberikan pelayanan yang baik kepada pejabat dan tamu undangan.
Apa saja materi utama dalam bimtek pengelolaan acara seremonial?
Materi dapat meliputi dasar-dasar keprotokolan, perencanaan acara, penyusunan rundown, tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, penerimaan tamu VIP, teknik MC pemerintahan, koordinasi panitia, gladi, manajemen risiko, dokumentasi, dan evaluasi.
Siapa yang dapat mengikuti bimtek ini?
Peserta dapat berasal dari bagian protokol, humas, sekretariat, bagian umum, pengelola kegiatan, panitia acara, MC pemerintahan, serta ASN yang memiliki tugas terkait penyelenggaraan kegiatan resmi.
Apa fungsi rundown dalam acara pemerintahan?
Rundown berfungsi sebagai pedoman pelaksanaan acara. Rundown membantu panitia, protokol, MC, operator, dokumentasi, dan pihak terkait memahami urutan kegiatan, waktu, durasi, serta tanggung jawab masing-masing.
Mengapa gladi bersih penting?
Gladi membantu panitia menemukan masalah sebelum acara berlangsung, termasuk persoalan teknis, posisi pejabat, alur masuk dan keluar, koordinasi MC, durasi acara, serta kesiapan perlengkapan.
Bagaimana cara mengantisipasi perubahan acara secara mendadak?
Panitia perlu menyiapkan skenario alternatif, menetapkan PIC pengambil keputusan, menjaga komunikasi aktif, menyediakan rundown fleksibel, dan melakukan briefing sebelum kegiatan dimulai.
Tingkatkan Kompetensi Aparatur, Wujudkan Acara Pemerintahan yang Profesional dan Berkelas
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

