Training Material Balance dan Perhitungan Cadangan Migas: Panduan Lengkap Evaluasi Reservoir, Estimasi Cadangan, dan Pengembangan Lapangan 2026–2027

INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON

Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@bimtekedukasi.com

0821-9026-8799

305 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Daftar Isi

Pendahuluan

Industri minyak dan gas bumi (migas) merupakan sektor strategis yang membutuhkan perencanaan teknis, pengelolaan sumber daya, serta pengambilan keputusan berbasis data. Salah satu aspek penting dalam pengembangan lapangan migas adalah kemampuan memahami perilaku reservoir dan memperkirakan jumlah hidrokarbon yang dapat diproduksikan secara ekonomis. Dalam konteks ini, material balance dan perhitungan cadangan migas menjadi dua kompetensi utama yang saling berkaitan.

Material balance merupakan metode analisis reservoir yang menggunakan prinsip kekekalan massa untuk memahami mekanisme produksi, perubahan tekanan, serta kontribusi berbagai sumber energi reservoir. Sementara itu, perhitungan cadangan migas bertujuan memperkirakan jumlah minyak dan gas yang dapat dipulihkan dari suatu akumulasi hidrokarbon berdasarkan data teknis, kondisi operasi, ketidakpastian geologi, dan faktor keekonomian.

Kedua pendekatan tersebut diperlukan dalam berbagai tahapan pengelolaan lapangan, mulai dari evaluasi awal reservoir, penyusunan rencana pengembangan lapangan, optimalisasi produksi, hingga evaluasi kinerja aset migas. Kesalahan dalam melakukan analisis material balance atau estimasi cadangan dapat memengaruhi perencanaan investasi, proyeksi produksi, pemilihan teknologi pengembangan, dan evaluasi keekonomian proyek.

Melalui Training Material Balance dan Perhitungan Cadangan Migas, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam mengolah data reservoir, memahami persamaan material balance, mengestimasi volume hidrokarbon di tempat, serta mengevaluasi cadangan yang dapat dipulihkan secara lebih sistematis.

Pelatihan ini relevan bagi perusahaan hulu migas, kontraktor kontrak kerja sama, perusahaan jasa perminyakan, konsultan reservoir, serta organisasi yang terlibat dalam perencanaan dan pengelolaan aset minyak dan gas bumi.

Mengenal Material Balance dalam Industri Migas

Pengertian Material Balance

Material balance adalah metode analisis reservoir yang didasarkan pada prinsip bahwa massa hidrokarbon dan fluida lain di dalam suatu sistem harus mengikuti hukum kekekalan massa. Dalam reservoir, perubahan tekanan dan volume fluida terjadi akibat produksi minyak, gas, dan air, serta pengaruh mekanisme pendorong alami.

Ketika hidrokarbon diproduksikan, ruang yang ditinggalkan oleh fluida tersebut harus diimbangi oleh ekspansi fluida yang tersisa, ekspansi batuan dan air, masuknya air dari akuifer, atau perubahan volume akibat mekanisme lain yang relevan.

Analisis material balance menghubungkan beberapa parameter, antara lain:

  • Tekanan reservoir awal dan tekanan reservoir saat evaluasi.
  • Volume produksi minyak, gas, dan air.
  • Faktor volume formasi minyak dan gas.
  • Rasio gas terlarut terhadap minyak.
  • Faktor kompresibilitas fluida dan batuan.
  • Pengaruh akuifer terhadap tekanan reservoir.
  • Volume hidrokarbon awal di tempat.
  • Mekanisme pendorong reservoir.

Data tersebut digunakan untuk memahami kondisi reservoir dan memperkirakan parameter penting yang mendukung pengambilan keputusan teknis.

Tujuan Analisis Material Balance

Analisis material balance tidak hanya digunakan untuk menghitung volume hidrokarbon. Metode ini juga membantu menjelaskan hubungan antara produksi dan perubahan kondisi reservoir.

Tujuan utamanya meliputi:

  1. Memperkirakan volume awal minyak atau gas di tempat.
  2. Mengidentifikasi mekanisme pendorong reservoir yang dominan.
  3. Mengevaluasi hubungan antara penurunan tekanan dan produksi kumulatif.
  4. Menilai kemungkinan adanya dukungan akuifer.
  5. Memeriksa konsistensi data produksi dan tekanan.
  6. Membantu memperkirakan kinerja reservoir pada tahap pengembangan berikutnya.
  7. Menyediakan dasar teknis untuk evaluasi cadangan dan perencanaan produksi.

Hasil material balance tetap harus diinterpretasikan dengan mempertimbangkan asumsi model, kualitas data, heterogenitas reservoir, serta kemungkinan adanya komunikasi antarlapisan atau kompartemen.

Konsep Dasar Perhitungan Cadangan Migas

Perbedaan Sumber Daya, Hidrokarbon di Tempat, dan Cadangan

Dalam evaluasi lapangan migas, istilah sumber daya, hidrokarbon di tempat, dan cadangan memiliki makna berbeda.

Hidrokarbon di tempat atau hydrocarbons initially in place menunjukkan perkiraan jumlah minyak atau gas yang terdapat di dalam reservoir sebelum produksi. Angka tersebut tidak secara otomatis menunjukkan berapa banyak hidrokarbon yang dapat diproduksikan.

Sumber daya mencakup estimasi hidrokarbon yang berpotensi ditemukan atau dipulihkan, dengan tingkat kepastian dan status pengembangan yang beragam. Cadangan merupakan bagian dari akumulasi hidrokarbon yang dapat dipulihkan secara komersial melalui proyek pengembangan yang memenuhi persyaratan teknis, ekonomi, dan kriteria klasifikasi yang digunakan.

Istilah Pengertian Kegunaan
Hidrokarbon di tempat Perkiraan total hidrokarbon yang terkandung dalam reservoir Menentukan potensi awal reservoir
Sumber daya Estimasi hidrokarbon yang berpotensi ditemukan atau dipulihkan Evaluasi potensi dan peluang pengembangan
Cadangan Bagian hidrokarbon yang dapat dipulihkan secara komersial sesuai kriteria yang berlaku Perencanaan investasi dan pelaporan
Produksi kumulatif Total hidrokarbon yang telah diproduksikan sampai waktu tertentu Evaluasi kinerja aktual
Faktor perolehan Perbandingan hidrokarbon yang dipulihkan terhadap hidrokarbon awal di tempat Evaluasi efektivitas pengembangan

Klasifikasi dan pelaporan cadangan harus mengikuti standar yang berlaku bagi perusahaan atau yurisdiksi terkait, misalnya Petroleum Resources Management System (PRMS), ketentuan regulator, dan pedoman pelaporan yang relevan.

Mengapa Perhitungan Cadangan Sangat Penting?

Estimasi cadangan berpengaruh langsung terhadap keputusan bisnis dan teknis. Perusahaan membutuhkan perkiraan yang dapat dipertanggungjawabkan untuk menilai kelayakan proyek, menyusun rencana produksi, serta menentukan kebutuhan fasilitas dan investasi.

Manfaat perhitungan cadangan meliputi:

  • Menilai kelayakan pengembangan lapangan.
  • Menyusun proyeksi produksi jangka pendek dan jangka panjang.
  • Memperkirakan umur produktif lapangan.
  • Menentukan kebutuhan pengeboran sumur baru.
  • Mengevaluasi penerapan teknologi peningkatan perolehan minyak.
  • Mendukung penyusunan anggaran dan rencana kerja.
  • Mengidentifikasi ketidakpastian dan risiko pengembangan.
  • Menyediakan dasar evaluasi kinerja aset migas.

Estimasi cadangan bukan angka yang selalu tetap. Perubahannya dapat dipengaruhi oleh penambahan data, hasil pengeboran, perubahan model geologi, kinerja produksi, harga hidrokarbon, biaya operasi, dan perubahan rencana pengembangan.

Prinsip Fisika di Balik Material Balance Reservoir

Hukum Kekekalan Massa

Prinsip dasar material balance adalah bahwa massa tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan dalam sistem tertutup. Dalam reservoir yang sedang diproduksikan, perubahan inventori fluida di dalam reservoir harus dapat dijelaskan melalui produksi, ekspansi fluida, kompresibilitas sistem, dan aliran masuk atau keluar.

Secara konseptual, perubahan volume yang terjadi selama produksi dapat dikaitkan dengan:

  • Ekspansi minyak akibat penurunan tekanan.
  • Pelepasan gas terlarut dari minyak.
  • Ekspansi gas bebas.
  • Ekspansi air dan batuan reservoir.
  • Aliran air dari akuifer.
  • Injeksi air atau gas, jika diterapkan.
  • Produksi fluida dari reservoir.

Analisis yang baik harus memastikan bahwa seluruh komponen utama yang relevan telah diperhitungkan. Mengabaikan dukungan akuifer atau injeksi, misalnya, dapat menghasilkan estimasi volume awal yang bias.

Hubungan Tekanan dan Produksi

Tekanan reservoir merupakan salah satu parameter paling penting dalam analisis material balance. Ketika fluida diproduksikan, tekanan dapat menurun akibat berkurangnya energi yang tersimpan di dalam sistem.

Namun, pola penurunan tekanan tidak selalu berbanding lurus dengan volume produksi. Reservoir dengan dukungan akuifer yang kuat dapat mempertahankan tekanan relatif lebih baik dibandingkan reservoir dengan mekanisme pendorong larutan gas yang dominan.

Oleh karena itu, evaluasi harus mempertimbangkan hubungan antara tekanan rata-rata reservoir, produksi kumulatif, sifat fluida, dan karakteristik batuan.

Tekanan yang digunakan dalam perhitungan idealnya merepresentasikan tekanan rata-rata reservoir pada kondisi yang sesuai. Tekanan kepala sumur atau tekanan alir dasar sumur tidak dapat langsung menggantikan tekanan rata-rata reservoir tanpa analisis dan koreksi yang memadai.

Jenis Mekanisme Pendorong Reservoir

Mekanisme pendorong atau drive mechanism menjelaskan sumber energi yang memungkinkan hidrokarbon bergerak menuju sumur produksi.

Solution Gas Drive

Pada reservoir minyak dengan mekanisme solution gas drive, gas yang awalnya terlarut di dalam minyak mulai terlepas ketika tekanan turun di bawah tekanan gelembung atau bubble point pressure.

Gas yang terbebaskan kemudian mengembang dan membantu mendorong fluida menuju sumur produksi. Mekanisme ini dapat menghasilkan penurunan tekanan yang relatif cepat apabila tidak terdapat dukungan energi lain yang signifikan.

Karakteristik umumnya meliputi:

  • Tekanan reservoir cenderung turun selama produksi.
  • Rasio gas-minyak dapat meningkat ketika gas mulai terbebaskan.
  • Efisiensi perolehan minyak dapat terbatas tanpa pengelolaan reservoir yang tepat.
  • Pengaturan laju produksi menjadi penting untuk mengendalikan perilaku gas.

Water Drive

Pada reservoir dengan water drive, air dari akuifer bergerak memasuki ruang pori yang ditinggalkan hidrokarbon. Dukungan ini dapat membantu mempertahankan tekanan reservoir dan mendukung produksi minyak.

Indikator yang dapat dievaluasi antara lain:

  • Tekanan reservoir relatif terjaga.
  • Produksi air meningkat pada kondisi tertentu.
  • Pergerakan kontak air-minyak memengaruhi distribusi produksi.
  • Kinerja sumur dipengaruhi kekuatan dan keterhubungan akuifer.

Peningkatan produksi air tidak selalu membuktikan adanya water drive regional yang kuat. Produksi air juga dapat disebabkan oleh jalur aliran preferensial, kebocoran integritas sumur, atau komunikasi antarlapisan.

Gas Cap Drive

Gas cap drive terjadi ketika reservoir memiliki tudung gas bebas yang mengembang seiring penurunan tekanan. Ekspansi gas tersebut memberikan energi untuk membantu mendorong minyak menuju sumur produksi.

Evaluasi mekanisme ini memerlukan informasi mengenai ukuran gas cap, tekanan reservoir, sifat fluida, serta perubahan rasio gas-minyak selama produksi.

Pengelolaan laju produksi dan posisi perforasi perlu mempertimbangkan risiko masuknya gas terlalu dini, terutama pada sumur yang berada dekat zona gas.

Combination Drive

Sebagian reservoir mempunyai kombinasi beberapa mekanisme pendorong. Misalnya, ekspansi gas terlarut dapat terjadi bersamaan dengan dukungan akuifer dan ekspansi gas cap.

Pada kondisi tersebut, analisis material balance harus memisahkan atau mengestimasi kontribusi masing-masing mekanisme menggunakan data yang tersedia. Model sederhana dapat menjadi titik awal, tetapi reservoir kompleks mungkin memerlukan integrasi dengan simulasi numerik.

Persamaan Material Balance dan Penerapannya

Material Balance untuk Reservoir Minyak

Persamaan material balance reservoir minyak dikembangkan berdasarkan perubahan volume fluida dan kontribusi energi reservoir. Salah satu bentuk konseptualnya menyatakan bahwa volume produksi bawah permukaan harus diimbangi oleh ekspansi fluida, ekspansi batuan dan air, serta dukungan akuifer jika ada.

Dalam bentuk ringkas:

Produksi kumulatif pada kondisi reservoir = ekspansi fluida dan batuan + kontribusi air masuk + kontribusi injeksi yang relevan.

Persamaan ini merupakan penjelasan konseptual, bukan rumus lengkap yang dapat langsung digunakan untuk semua jenis reservoir. Bentuk matematis terperinci bergantung pada asumsi model, mekanisme pendorong, sistem satuan, dan definisi parameter yang digunakan.

Untuk reservoir minyak, beberapa parameter penting meliputi:

  • (N): volume awal minyak di tempat.
  • (N_p): produksi minyak kumulatif.
  • (B_o): faktor volume formasi minyak.
  • (R_s): rasio gas terlarut terhadap minyak.
  • (B_g): faktor volume formasi gas.
  • (B_w): faktor volume formasi air.
  • (W_p): produksi air kumulatif.
  • (G_p): produksi gas kumulatif.
  • (p): tekanan reservoir.

Parameter tambahan diperlukan untuk menggambarkan kompresibilitas batuan, air, dan dukungan akuifer.

Material Balance untuk Reservoir Gas

Pada reservoir gas, perubahan tekanan dan produksi kumulatif dapat digunakan untuk memperkirakan gas awal di tempat. Salah satu pendekatan klasik adalah metode p/z untuk reservoir gas volumetrik dengan asumsi tertentu.

Dalam bentuk sederhana:

[
\frac{p}{z}=\frac{p_i}{z_i}\left(1-\frac{G_p}{G}\right)
]

Keterangan:

  • (p) adalah tekanan reservoir pada kondisi evaluasi.
  • (z) adalah faktor kompresibilitas gas pada tekanan dan temperatur terkait.
  • (p_i) adalah tekanan awal reservoir.
  • (z_i) adalah faktor kompresibilitas gas awal.
  • (G_p) adalah produksi gas kumulatif.
  • (G) adalah perkiraan gas awal di tempat.

Untuk reservoir volumetrik yang memenuhi asumsi metode, grafik (p/z) terhadap produksi gas kumulatif dapat membantu mengestimasi gas awal di tempat melalui ekstrapolasi ke kondisi (p/z=0).

Metode ini perlu digunakan secara hati-hati. Dukungan akuifer yang signifikan, injeksi gas, perubahan kondisi reservoir, kesalahan pengukuran tekanan, dan ketidakseragaman sistem dapat menyebabkan hubungan linear tidak lagi berlaku.

Penggunaan Metode Havlena–Odeh

Metode Havlena–Odeh merupakan pendekatan analisis material balance yang menggunakan hubungan antara komponen ekspansi dan produksi untuk membantu mengestimasi parameter reservoir.

Pendekatan ini dapat digunakan untuk menganalisis reservoir minyak dengan mekanisme pendorong tertentu dan untuk menilai konsistensi data produksi serta tekanan.

Tahapan umum penerapannya adalah:

  1. Mengumpulkan data tekanan dan produksi yang tervalidasi.
  2. Menghitung parameter PVT pada kondisi reservoir yang relevan.
  3. Menentukan model material balance yang sesuai.
  4. Menghitung komponen ekspansi fluida dan batuan.
  5. Membentuk hubungan matematis antara produksi dan ekspansi.
  6. Melakukan regresi atau pencocokan parameter sesuai formulasi yang digunakan.
  7. Mengevaluasi residual dan konsistensi hasil.
  8. Membandingkan estimasi dengan metode lain.

Pemilihan metode harus didasarkan pada karakteristik reservoir, ketersediaan data, dan tujuan analisis. Tidak ada satu pendekatan yang selalu paling tepat untuk seluruh lapangan migas.

Metode Perhitungan Cadangan Migas

Metode Volumetrik

Metode volumetrik memperkirakan hidrokarbon di tempat berdasarkan geometri reservoir, porositas, saturasi fluida, serta sifat PVT. Metode ini umum digunakan pada tahap awal evaluasi ketika data produksi belum tersedia secara memadai.

Untuk reservoir minyak, bentuk sederhana persamaan minyak awal di tempat adalah:

[
N=\frac{7758Ah\phi(1-S_{wi})}{B_{oi}}
]

Persamaan tersebut berlaku untuk sistem satuan lapangan tertentu, yaitu luas dalam acre, ketebalan dalam kaki, faktor volume formasi dalam reservoir barrel per stock tank barrel, dan hasil (N) dalam stock tank barrel. Bentuk ini mengasumsikan parameter yang digunakan telah mewakili interval reservoir yang dievaluasi.

Keterangan:

  • (N): minyak awal di tempat.
  • (A): luas area reservoir.
  • (h): ketebalan bersih produktif.
  • (\phi): porositas efektif.
  • (S_{wi}): saturasi air awal.
  • (B_{oi}): faktor volume formasi minyak awal.

Dalam praktiknya, evaluasi dapat memerlukan pembobotan area, variasi ketebalan, distribusi porositas, saturasi, serta pemisahan kompartemen reservoir.

Decline Curve Analysis

Decline Curve Analysis (DCA) menggunakan data historis produksi untuk memperkirakan tren penurunan produksi dan potensi produksi masa depan.

Metode ini banyak digunakan pada lapangan yang memiliki rekam jejak produksi cukup panjang dan relatif representatif terhadap kondisi pengembangan yang akan datang.

Model yang sering digunakan meliputi:

  • Exponential decline.
  • Harmonic decline.
  • Hyperbolic decline.

Penerapan DCA harus mempertimbangkan perubahan jumlah sumur, perubahan fasilitas, intervensi sumur, perubahan tekanan, dan batasan operasi. Tren produksi yang terlihat pada satu periode tidak selalu dapat diekstrapolasi secara langsung ke seluruh umur lapangan.

Analisis Kinerja Reservoir dan Simulasi

Simulasi reservoir menggunakan model numerik untuk menggambarkan aliran fluida dalam sistem batuan yang kompleks. Metode ini berguna ketika heterogenitas, interaksi antarsumur, perubahan kontak fluida, atau pengaruh injeksi tidak dapat dijelaskan secara memadai oleh metode sederhana.

Model simulasi biasanya memerlukan:

  • Model geologi dan distribusi properti batuan.
  • Data PVT.
  • Data tekanan dan produksi historis.
  • Informasi penyelesaian sumur.
  • Data injeksi dan produksi air.
  • Model akuifer atau kondisi batas yang relevan.
  • Riwayat intervensi dan perubahan operasi.

Simulasi tidak otomatis menghasilkan prediksi yang benar. Kualitasnya bergantung pada kualitas data, asumsi model, proses history matching, dan pengujian skenario.

Perbandingan Metode Estimasi

Metode Data utama Kegunaan Keterbatasan
Volumetrik Peta reservoir, porositas, saturasi, PVT Estimasi awal hidrokarbon di tempat Sensitif terhadap ketidakpastian geologi
Material balance Tekanan, produksi, PVT Estimasi volume awal dan evaluasi mekanisme pendorong Bergantung pada asumsi model dan kualitas data
Decline Curve Analysis Riwayat produksi Proyeksi produksi dan estimasi perolehan berbasis tren Rentan terhadap perubahan operasi
Simulasi reservoir Data geologi, PVT, tekanan, produksi Evaluasi skenario pengembangan kompleks Memerlukan data dan validasi model yang memadai
Analogi Data lapangan pembanding Evaluasi awal pada lapangan minim data Ketepatan bergantung pada kesesuaian analog

Metode-metode tersebut sebaiknya digunakan secara saling melengkapi. Perbedaan hasil antarmetode perlu dianalisis, bukan sekadar dirata-ratakan tanpa alasan teknis.

Data yang Dibutuhkan dalam Material Balance dan Perhitungan Cadangan

Data Tekanan Reservoir

Data tekanan menjadi dasar evaluasi perubahan kondisi reservoir. Pengukuran dapat berasal dari survei tekanan statik, pengujian sumur, pengukuran bawah permukaan, atau interpretasi yang telah divalidasi.

Data harus disertai informasi waktu pengukuran, kondisi sumur, metode pengukuran, dan kualitas hasil. Perbandingan tekanan antarperiode perlu memperhatikan apakah pengukuran dilakukan pada kondisi yang sebanding.

Data Produksi

Data produksi harus mencakup volume minyak, gas, dan air berdasarkan periode waktu yang konsisten. Jika tersedia, data injeksi dan perubahan alokasi produksi antarlapisan juga perlu disertakan.

Pemeriksaan kualitas data meliputi:

  • Konsistensi satuan.
  • Rekonsiliasi produksi harian, bulanan, dan kumulatif.
  • Pemeriksaan data hilang atau duplikat.
  • Evaluasi perubahan metode pengukuran.
  • Verifikasi perubahan alokasi produksi.
  • Pemeriksaan kejadian operasi yang memengaruhi tren produksi.

Data PVT

Data Pressure-Volume-Temperature menjelaskan sifat fluida pada tekanan dan temperatur tertentu. Data PVT digunakan untuk menghitung faktor volume formasi, rasio gas terlarut, faktor kompresibilitas gas, viskositas, dan parameter lain yang diperlukan.

Data PVT yang tidak representatif terhadap fluida reservoir dapat menimbulkan kesalahan sistematis dalam perhitungan material balance dan cadangan.

Data Geologi dan Petrofisika

Data geologi dan petrofisika membantu menentukan volume batuan yang mengandung hidrokarbon serta distribusi properti reservoir.

Data yang diperlukan dapat mencakup:

  • Peta struktur dan ketebalan reservoir.
  • Interpretasi seismik.
  • Data log sumur.
  • Hasil analisis inti batuan.
  • Porositas dan permeabilitas.
  • Saturasi air.
  • Kontak minyak-air dan gas-minyak.
  • Batas reservoir dan kemungkinan kompartementalisasi.

Tabel Checklist Kesiapan Data

Kelompok data Pemeriksaan Dampak jika tidak memadai
Tekanan Konsistensi waktu, kondisi sumur, dan satuan Interpretasi mekanisme pendorong dapat keliru
Produksi Rekonsiliasi volume dan data kumulatif Estimasi volume awal menjadi bias
PVT Representativitas sampel dan konsistensi model Perhitungan ekspansi fluida tidak akurat
Geologi Batas reservoir dan ketebalan produktif Estimasi volumetrik tidak andal
Petrofisika Porositas dan saturasi yang representatif Perhitungan hidrokarbon di tempat menyimpang
Ekonomi Harga, biaya, dan skenario pengembangan Klasifikasi komersial cadangan dapat berubah

Tahapan Praktis Melakukan Analisis Material Balance

Tahap 1: Menentukan Tujuan dan Batas Evaluasi

Sebelum memulai analisis, engineer harus menetapkan apakah evaluasi bertujuan mengestimasi volume awal hidrokarbon, mengidentifikasi mekanisme pendorong, menilai kinerja reservoir, atau mendukung pembaruan cadangan.

Batas sistem juga harus jelas. Jika beberapa lapisan memiliki tekanan atau perilaku produksi yang berbeda, penggabungan seluruh lapisan ke dalam satu model dapat menghasilkan interpretasi yang menyesatkan.

Tahap 2: Mengumpulkan dan Memvalidasi Data

Data tekanan, produksi, PVT, geologi, petrofisika, dan injeksi perlu dihimpun dari sumber yang dapat ditelusuri.

Validasi dilakukan untuk menemukan ketidaksesuaian satuan, nilai ekstrem, periode produksi yang hilang, serta ketidakcocokan antara produksi terukur dan produksi kumulatif.

Tahap 3: Menentukan Model Reservoir

Engineer memilih pendekatan yang sesuai dengan karakteristik lapangan, seperti reservoir minyak dengan solution gas drive, reservoir dengan dukungan akuifer, atau reservoir gas volumetrik.

Pemilihan model harus didasarkan pada bukti data dan pemahaman geologi, bukan hanya pada bentuk grafik yang tampak paling sederhana.

Tahap 4: Menghitung Parameter Fluida

Parameter PVT dihitung atau diperoleh dari hasil pengujian yang sesuai. Nilai pada tekanan dan temperatur yang tepat digunakan untuk menentukan ekspansi fluida selama proses produksi.

Jika data laboratorium terbatas, korelasi empiris dapat digunakan dengan menyatakan keterbatasan dan rentang ketidakpastiannya.

Tahap 5: Melakukan Perhitungan dan Pencocokan

Persamaan material balance diterapkan dengan memasukkan data yang telah divalidasi. Parameter yang belum diketahui dapat diestimasi melalui pencocokan matematis sesuai metode yang digunakan.

Pencocokan tidak cukup hanya menghasilkan kurva yang tampak baik. Engineer harus menilai apakah parameter hasil estimasi masuk akal secara fisik dan konsisten dengan informasi geologi serta kinerja sumur.

Tahap 6: Menguji Sensitivitas dan Ketidakpastian

Analisis sensitivitas dilakukan untuk memahami pengaruh perubahan parameter utama terhadap hasil.

Parameter yang dapat diuji antara lain:

  • Luas dan ketebalan produktif.
  • Porositas dan saturasi air awal.
  • Faktor volume formasi.
  • Tekanan rata-rata reservoir.
  • Kekuatan dukungan akuifer.
  • Faktor perolehan.
  • Laju penurunan produksi.

Hasil sebaiknya dilaporkan sebagai rentang atau skenario yang relevan, bukan satu angka tanpa penjelasan.

Tahap 7: Menyusun Laporan dan Rekomendasi

Laporan harus menjelaskan metode, data, asumsi, hasil perhitungan, sumber ketidakpastian, serta rekomendasi teknis. Dengan demikian, hasil analisis dapat ditinjau ulang oleh engineer lain dan digunakan sebagai dasar keputusan pengembangan.

Peran Material Balance dalam Pengembangan Lapangan Migas

Material balance membantu menghubungkan kondisi reservoir saat ini dengan potensi produksi masa depan. Hasil analisis dapat digunakan untuk menilai apakah penurunan produksi disebabkan oleh berkurangnya energi reservoir, perubahan perilaku fluida, masalah sumur, atau faktor operasi.

Optimalisasi Strategi Produksi

Jika analisis menunjukkan penurunan tekanan yang lebih cepat daripada perkiraan, perusahaan dapat mengevaluasi laju produksi, kebutuhan pengelolaan tekanan, atau peluang penerapan injeksi.

Jika tekanan relatif terjaga tetapi produksi minyak menurun dan produksi air meningkat, analisis lebih lanjut dapat diarahkan pada pengaruh water breakthrough, distribusi aliran, dan kondisi penyelesaian sumur.

Evaluasi Kebutuhan Sumur Baru

Estimasi volume hidrokarbon yang belum dipulihkan membantu menentukan apakah pengeboran sumur pengembangan layak dipertimbangkan. Namun, keputusan harus menggabungkan analisis reservoir dengan evaluasi lokasi, kemampuan fasilitas, biaya pengeboran, dan keekonomian.

Evaluasi Teknologi Peningkatan Perolehan

Material balance dapat menjadi salah satu sumber informasi untuk mengevaluasi potensi penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR), seperti injeksi air, gas, atau metode lain yang sesuai dengan karakteristik reservoir.

Studi EOR membutuhkan analisis tambahan terkait kompatibilitas fluida, interaksi batuan-fluida, pola penyapuan, kebutuhan fasilitas, dan risiko operasi.

Contoh Kasus Nyata Berbasis Skenario Lapangan

Bagian ini menggunakan skenario ilustratif yang realistis secara teknis, bukan klaim mengenai lapangan tertentu. Angka disederhanakan untuk menjelaskan proses analisis dan bukan hasil pengukuran lapangan aktual.

Kasus 1: Evaluasi Reservoir Minyak dengan Penurunan Tekanan

Sebuah lapangan minyak telah berproduksi selama beberapa tahun. Tim reservoir mencatat penurunan tekanan yang lebih cepat daripada perkiraan awal, sementara produksi minyak kumulatif terus meningkat.

Tim kemudian mengumpulkan data tekanan, produksi minyak dan gas, serta parameter PVT. Analisis awal memperlihatkan bahwa mekanisme solution gas drive mungkin memberikan kontribusi signifikan.

Langkah evaluasi yang dilakukan:

  1. Memvalidasi data tekanan dan produksi kumulatif.
  2. Memeriksa tekanan gelembung dan perubahan rasio gas-minyak.
  3. Menjalankan perhitungan material balance sesuai model reservoir.
  4. Membandingkan hasil dengan estimasi volumetrik awal.
  5. Menguji sensitivitas terhadap volume minyak awal dan dukungan akuifer.
  6. Menyusun skenario pengelolaan produksi berdasarkan hasil evaluasi.

Hasil analisis digunakan untuk menyusun rekomendasi teknis mengenai pengelolaan laju produksi dan kebutuhan studi lanjutan. Tim tidak langsung menyimpulkan bahwa penurunan tekanan semata-mata disebabkan oleh deplesi sebelum mengevaluasi kemungkinan masalah pengukuran atau perubahan kondisi operasi.

Kasus 2: Estimasi Gas Awal di Tempat dengan Metode p/z

Sebuah reservoir gas memiliki data tekanan dan produksi kumulatif yang memadai. Engineer ingin memperkirakan gas awal di tempat untuk membandingkan estimasi volumetrik dengan hasil evaluasi berbasis produksi.

Tim menghitung nilai (p/z) pada beberapa periode, kemudian membuat grafik terhadap produksi gas kumulatif. Jika data menunjukkan kecenderungan linear dan asumsi reservoir volumetrik cukup terpenuhi, garis tersebut dapat diekstrapolasi untuk memperkirakan gas awal di tempat.

Tim selanjutnya:

  • Memeriksa konsistensi tekanan dan temperatur.
  • Memastikan faktor kompresibilitas gas dihitung dengan tepat.
  • Menilai kemungkinan pengaruh akuifer.
  • Membandingkan hasil dengan estimasi volumetrik.
  • Menguji sensitivitas terhadap titik data yang digunakan.
  • Mendokumentasikan asumsi dan keterbatasan hasil.

Jika hubungan (p/z) tidak linear, tim perlu mengevaluasi kemungkinan dukungan akuifer, perubahan sistem produksi, atau ketidaksesuaian data sebelum menggunakan hasil ekstrapolasi.

Pelajaran dari Kedua Kasus

Dari dua skenario tersebut, beberapa pelajaran penting dapat diterapkan dalam pekerjaan reservoir engineering:

  1. Validasi data merupakan fondasi seluruh perhitungan.
  2. Pemilihan model harus sesuai dengan mekanisme reservoir.
  3. Hasil material balance perlu dibandingkan dengan metode independen.
  4. Ketidakpastian harus dijelaskan secara transparan.
  5. Estimasi hidrokarbon di tempat tidak boleh langsung dianggap sebagai cadangan komersial.
  6. Rekomendasi pengembangan harus mempertimbangkan aspek teknis dan keekonomian.

Tantangan dalam Perhitungan Cadangan Migas

Keterbatasan Data Historis

Lapangan yang telah berproduksi lama mungkin memiliki data yang tidak lengkap atau dikumpulkan menggunakan metode pengukuran berbeda. Rekonsiliasi data historis menjadi penting sebelum melakukan analisis.

Heterogenitas Reservoir

Perbedaan porositas, permeabilitas, ketebalan, dan distribusi fluida menyebabkan respons reservoir tidak selalu seragam. Model sederhana dapat memberikan hasil awal, tetapi mungkin tidak cukup untuk reservoir yang sangat heterogen.

Ketidakpastian Parameter PVT

Kesalahan pada faktor volume formasi, rasio gas terlarut, atau faktor kompresibilitas dapat memengaruhi hasil estimasi volume hidrokarbon. Karena itu, kualitas data laboratorium dan metode korelasi harus dievaluasi.

Pengaruh Akuifer dan Injeksi

Dukungan akuifer atau injeksi dapat memengaruhi tekanan dan respons produksi. Jika kontribusinya tidak diperhitungkan, interpretasi material balance dapat menyimpang.

Perubahan Kondisi Operasi

Penambahan sumur, intervensi, pembatasan fasilitas, perubahan tekanan alir, dan penghentian produksi dapat memengaruhi tren historis. Perubahan ini harus dipisahkan dari perilaku alami reservoir ketika melakukan proyeksi.

Ketidakpastian Ekonomi

Cadangan yang dapat dipulihkan secara teknis belum tentu seluruhnya dapat diproduksikan secara komersial. Harga, biaya, pajak, ketentuan kontrak, jadwal investasi, dan batas ekonomi proyek dapat memengaruhi klasifikasi cadangan.

Praktik Terbaik untuk Meningkatkan Akurasi Estimasi Cadangan

Untuk menghasilkan estimasi yang lebih dapat dipertanggungjawabkan, perusahaan perlu mengintegrasikan disiplin teknik, pengendalian data, dan tata kelola pelaporan.

Praktik terbaik yang disarankan meliputi:

  • Menetapkan prosedur standar pengumpulan dan validasi data.
  • Menggunakan data tekanan yang representatif terhadap kondisi reservoir.
  • Memastikan data PVT sesuai dengan fluida dan kondisi reservoir.
  • Mendokumentasikan seluruh asumsi model.
  • Membandingkan hasil material balance dengan metode volumetrik, DCA, atau simulasi bila relevan.
  • Melakukan analisis sensitivitas dan ketidakpastian.
  • Meninjau perubahan estimasi cadangan secara berkala.
  • Memisahkan hasil teknis dari penilaian komersial.
  • Melakukan peer review atau pemeriksaan independen.
  • Menyimpan jejak audit atas data, rumus, dan perubahan model.

Penggunaan perangkat lunak dapat membantu mempercepat perhitungan, tetapi tidak menggantikan penilaian engineering. Engineer tetap bertanggung jawab memastikan bahwa input, asumsi, dan interpretasi hasil dapat dijelaskan secara teknis.

Peran Training Material Balance dan Perhitungan Cadangan Migas

Pelatihan teknis membantu peserta memahami keterkaitan antara teori reservoir, pengolahan data, penerapan persamaan, dan pengambilan keputusan. Pendekatan yang menggabungkan pembahasan konsep dan latihan kasus sangat penting karena analisis material balance membutuhkan pemahaman matematis sekaligus penilaian teknis.

Tujuan Pelatihan

Training Material Balance dan Perhitungan Cadangan Migas dirancang untuk membantu peserta:

  1. Memahami prinsip dasar material balance reservoir.
  2. Mengenali berbagai mekanisme pendorong reservoir minyak dan gas.
  3. Memahami penggunaan data tekanan, produksi, dan PVT.
  4. Menerapkan pendekatan material balance untuk estimasi volume hidrokarbon awal di tempat.
  5. Memahami metode volumetrik, decline curve analysis, dan pendekatan estimasi cadangan lainnya.
  6. Mengevaluasi asumsi, kualitas data, serta ketidakpastian perhitungan.
  7. Menafsirkan hasil analisis untuk mendukung perencanaan pengembangan lapangan.
  8. Menyusun laporan teknis dan rekomendasi yang sistematis.

Materi Pelatihan

Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan karakteristik organisasi.

Sesi Materi Kompetensi yang Dikembangkan
1 Dasar-dasar reservoir engineering Memahami konsep reservoir dan fluida
2 Prinsip material balance Memahami hukum kekekalan massa
3 Mekanisme pendorong reservoir Mengidentifikasi perilaku reservoir
4 Data PVT dan karakteristik fluida Menggunakan parameter fluida secara tepat
5 Material balance reservoir minyak Menganalisis hubungan tekanan dan produksi
6 Material balance reservoir gas Memahami metode p/z dan asumsi penerapannya
7 Metode volumetrik Mengestimasi hidrokarbon awal di tempat
8 Decline Curve Analysis Mengevaluasi tren dan proyeksi produksi
9 Ketidakpastian dan sensitivitas Menilai rentang hasil estimasi
10 Studi kasus dan penyusunan laporan Mengintegrasikan analisis menjadi rekomendasi

Metode Pembelajaran

Agar materi dapat diterapkan dalam pekerjaan, pelatihan dapat menggunakan kombinasi:

  • Presentasi konsep dan persamaan dasar.
  • Pembahasan contoh perhitungan.
  • Latihan pengolahan data tekanan dan produksi.
  • Diskusi interpretasi mekanisme pendorong.
  • Studi kasus reservoir minyak dan gas.
  • Simulasi sederhana menggunakan spreadsheet atau perangkat lunak yang tersedia.
  • Evaluasi hasil dan pembahasan rekomendasi teknis.

Peserta yang Direkomendasikan

Pelatihan ini relevan bagi:

  • Reservoir engineer.
  • Petroleum engineer.
  • Production engineer.
  • Geologist dan petrophysicist yang terlibat dalam evaluasi reservoir.
  • Tim perencanaan pengembangan lapangan.
  • Tim evaluasi cadangan dan aset migas.
  • Supervisor dan manajer teknis hulu migas.
  • Konsultan serta profesional perusahaan jasa perminyakan.
  • Personel yang terlibat dalam perencanaan investasi dan evaluasi kinerja lapangan.

Peserta akan memperoleh manfaat optimal jika telah memahami dasar-dasar teknik perminyakan, karakteristik fluida reservoir, serta konsep produksi minyak dan gas.

Indikator Keberhasilan Setelah Mengikuti Pelatihan

Keberhasilan pelatihan dapat dinilai melalui kemampuan peserta menyelesaikan latihan teknis, menjelaskan asumsi, dan menyusun interpretasi yang konsisten dengan data.

Indikator yang dapat digunakan antara lain:

  • Peserta mampu mengidentifikasi data yang diperlukan untuk material balance.
  • Peserta mampu menjelaskan perbedaan hidrokarbon di tempat dan cadangan.
  • Peserta dapat melakukan perhitungan dasar sesuai model yang diberikan.
  • Peserta mampu mengenali kondisi ketika asumsi metode tidak terpenuhi.
  • Peserta dapat membandingkan hasil estimasi dari dua metode berbeda.
  • Peserta mampu menyusun laporan dengan asumsi dan keterbatasan yang jelas.
  • Peserta dapat memberikan rekomendasi teknis berdasarkan hasil analisis.

Evaluasi sebaiknya dilakukan melalui tes awal dan akhir, latihan perhitungan, diskusi kasus, serta penilaian hasil pekerjaan. Dengan pendekatan tersebut, organisasi dapat menilai peningkatan kompetensi secara lebih terukur.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Material Balance dan Cadangan Migas

1. Apa yang dimaksud dengan material balance dalam industri migas?

Material balance adalah metode analisis reservoir berdasarkan prinsip kekekalan massa. Metode ini digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara produksi, perubahan tekanan, ekspansi fluida, dan mekanisme pendorong reservoir. Hasilnya dapat membantu memperkirakan volume hidrokarbon awal di tempat serta memahami perilaku reservoir.

2. Apa perbedaan material balance dan perhitungan cadangan migas?

Material balance merupakan salah satu metode untuk mengevaluasi kondisi reservoir dan mengestimasi parameter seperti volume hidrokarbon awal di tempat. Perhitungan cadangan memiliki cakupan lebih luas karena mencakup estimasi volume yang dapat dipulihkan dan penilaian kelayakan komersial sesuai kriteria pelaporan yang berlaku.

3. Data apa saja yang diperlukan untuk analisis material balance?

Data utama meliputi tekanan reservoir, produksi minyak dan gas kumulatif, produksi air, parameter PVT, serta informasi mekanisme pendorong. Data geologi, petrofisika, injeksi, dan informasi operasi juga diperlukan apabila relevan dengan karakteristik lapangan.

4. Apakah metode material balance dapat digunakan untuk semua reservoir?

Prinsip material balance dapat diterapkan secara luas, tetapi bentuk persamaan dan asumsi harus disesuaikan dengan jenis reservoir. Reservoir minyak, reservoir gas, sistem dengan dukungan akuifer, dan reservoir yang mengalami injeksi memerlukan pendekatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

5. Apa perbedaan metode volumetrik dan material balance?

Metode volumetrik mengestimasi hidrokarbon awal di tempat berdasarkan geometri reservoir, porositas, saturasi, dan parameter PVT. Material balance menggunakan hubungan antara produksi, perubahan tekanan, dan ekspansi fluida untuk mengevaluasi kondisi reservoir. Keduanya dapat digunakan secara bersamaan untuk membandingkan hasil dan menilai ketidakpastian.

6. Mengapa hasil perhitungan cadangan dapat berubah?

Estimasi dapat berubah akibat data baru, pembaruan model geologi, perubahan kinerja sumur, hasil pengeboran, perkembangan teknologi, revisi rencana pengembangan, serta perubahan kondisi keekonomian. Karena itu, estimasi cadangan perlu diperbarui dan didokumentasikan secara berkala sesuai prosedur yang berlaku.

7. Apa manfaat mengikuti Training Material Balance dan Perhitungan Cadangan Migas?

Pelatihan membantu peserta memahami prinsip material balance, mengolah data reservoir, menerapkan metode estimasi, menilai ketidakpastian, serta menyusun rekomendasi teknis. Kompetensi tersebut mendukung evaluasi cadangan, perencanaan pengembangan lapangan, dan pengambilan keputusan berbasis data.

Kesimpulan

Material balance dan perhitungan cadangan migas merupakan kompetensi penting dalam pengelolaan reservoir dan pengembangan lapangan minyak serta gas bumi. Material balance membantu menjelaskan hubungan antara produksi, perubahan tekanan, ekspansi fluida, dan mekanisme pendorong. Sementara itu, perhitungan cadangan mengintegrasikan hasil evaluasi teknis dengan potensi perolehan dan kelayakan komersial sesuai standar yang digunakan.

Penerapan metode volumetrik, material balance, decline curve analysis, dan simulasi reservoir harus disesuaikan dengan karakteristik lapangan, ketersediaan data, serta tujuan evaluasi. Validasi data, pengujian asumsi, analisis sensitivitas, dan dokumentasi yang transparan merupakan fondasi penting untuk menghasilkan estimasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui Training Material Balance dan Perhitungan Cadangan Migas, tenaga profesional dapat memperkuat keterampilan analitis dan meningkatkan kualitas evaluasi reservoir. Kompetensi ini mendukung optimalisasi produksi, pengelolaan risiko teknis, perencanaan investasi, dan keberlanjutan pengembangan aset migas.

Tingkatkan kompetensi tim Anda melalui Training Material Balance dan Perhitungan Cadangan Migas. Pelajari metode analisis reservoir, estimasi cadangan, dan evaluasi produksi secara sistematis untuk mendukung keputusan teknis yang lebih akurat. Hubungi penyelenggara pelatihan untuk mendapatkan informasi jadwal, materi, dan program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi Anda.

Jadwal, Lokasi & Biaya
Jadwal Bimtek & Training
Pusat Edukasi Indonesia menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendidikan Pelatihan yang dilaksanakan pada :

Lokasi: HI Hotel Senen

📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun

📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian

📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Hotel NEO+ - Bp

📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026
Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Biz Hotel - Batam

📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada

📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Gets Hotel Malang

📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: favehotel S. Parman - Medan

📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda

📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar

📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026
Hubungi kami untuk lokasi pelaksanaan bimtek & training terdekat, kami melayani beberapa kota besar diantaranya:

Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan

dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

TANPA PENGINAPAN
Rp. 4.000.000
Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari.
Modul materi dan softcopy materi
Bimtek kit & Tas eksklusif
Sertifikat pelatihan.
Makan siang selama kegiatan berlangsung.
Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung.
PENGINAPAN (Twin Sharing)
Rp. 5.000.000
Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari.
Modul materi dan softcopy materi
Bimtek kit & Tas eksklusif
Sertifikat pelatihan.
Menginap 1 kamar untuk 2 orang, selama 4 hari 3 malam.
Sarapan pagi dan Makan siang Selama Kegiatan Berlangsung.
Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung.
PENGINAPAN (Suite Room)
Rp. 5.500.000
Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari.
Modul materi dan softcopy materi
Bimtek kit dan Tas eksklusif
Sertifikat pelatihan.
Menginap 1 kamar untuk 1 orang, selama 4 hari 3 malam.
Sarapan pagi, Makan siang dan Makan malam selama kegiatan berlangsung.
Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung.