Training Bank Financial Projection & Business Planning: Strategi Proyeksi Keuangan dan Perencanaan Bisnis Perbankan 2026-2027

INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON

Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan

KONTAK KAMI

18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520

info@bimtekedukasi.com

0821-9026-8799

391 Orang sedang melihat halaman ini
Deskripsi

Daftar Isi

Training Bank Financial Projection & Business Planning: Strategi Proyeksi Keuangan dan Perencanaan Bisnis Perbankan

Industri perbankan membutuhkan perencanaan bisnis yang terukur karena keputusan mengenai pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, investasi, biaya operasional, likuiditas, permodalan, dan profitabilitas saling berkaitan. Kesalahan dalam satu asumsi dapat memengaruhi berbagai indikator keuangan sekaligus. Karena itu, Training Bank Financial Projection & Business Planning menjadi penting bagi profesional perbankan yang terlibat dalam penyusunan proyeksi keuangan, business plan, budgeting, financial analysis, maupun pengendalian kinerja bank.

Financial projection bukan sekadar memperkirakan pendapatan dan laba pada periode mendatang. Proses ini membutuhkan pemahaman terhadap historical performance, strategi bisnis, kondisi pasar, pertumbuhan kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK), cost of fund, kualitas aset, biaya operasional, kebutuhan modal, serta berbagai risiko yang dapat memengaruhi kinerja bank.

Di sisi lain, business planning berfungsi menerjemahkan arah strategis bank ke dalam target yang dapat diukur dan dilaksanakan. Rencana bisnis yang baik harus memiliki keterkaitan antara strategi, asumsi, target bisnis, proyeksi laporan keuangan, kebutuhan pendanaan, permodalan, risiko, dan indikator kinerja.

Kebutuhan tersebut semakin relevan dengan perkembangan industri perbankan. OJK pada 2026 menyampaikan rancangan penyempurnaan pengaturan Rencana Bisnis Bank Umum yang antara lain diarahkan untuk memperbarui cakupan rencana bisnis, mengakomodasi perkembangan digitalisasi perbankan, serta menyempurnakan laporan realisasi dan pengawasan RBB.

Memahami Bank Financial Projection & Business Planning

Bank Financial Projection adalah proses menyusun estimasi kondisi dan kinerja keuangan bank pada periode mendatang berdasarkan data historis, asumsi bisnis, kondisi ekonomi, strategi manajemen, dan berbagai skenario.

Sementara itu, Business Planning merupakan proses menyusun rencana bisnis bank secara terstruktur dengan menghubungkan tujuan strategis dengan program, target, sumber daya, risiko, dan hasil keuangan yang diharapkan.

Keduanya tidak dapat dipisahkan. Business planning menentukan arah yang ingin dicapai, sedangkan financial projection membantu menjawab pertanyaan apakah arah tersebut realistis dari sisi keuangan.

Secara sederhana:

Strategi → Target Bisnis → Asumsi → Proyeksi Keuangan → Kebutuhan Sumber Daya → Risiko → Monitoring → Evaluasi

Dalam praktik perbankan, proyeksi keuangan dapat mencakup:

  • Proyeksi kredit atau pembiayaan.
  • Proyeksi DPK.
  • Proyeksi pendapatan bunga atau margin.
  • Proyeksi beban bunga dan cost of fund.
  • Proyeksi fee based income.
  • Proyeksi biaya operasional.
  • Proyeksi laba rugi.
  • Proyeksi neraca.
  • Proyeksi arus kas dan kebutuhan likuiditas.
  • Proyeksi kualitas aset.
  • Proyeksi kebutuhan modal.
  • Proyeksi rasio keuangan.
  • Proyeksi profitabilitas.

Dengan demikian, financial projection bukan hanya pekerjaan bagian keuangan. Hasilnya berkaitan dengan keputusan bisnis berbagai unit seperti kredit, treasury, funding, risk management, finance, accounting, operation, digital banking, hingga manajemen senior.

Mengapa Financial Projection Penting bagi Bank?

Bank memiliki karakteristik bisnis yang berbeda dengan perusahaan non-keuangan. Sebagian besar aktivitasnya berhubungan dengan penghimpunan dan penyaluran dana sehingga perubahan pada struktur aset dan liabilitas dapat memengaruhi pendapatan, likuiditas, risiko, dan modal.

Financial projection membantu manajemen melihat kemungkinan kondisi bank sebelum keputusan bisnis dijalankan.

Beberapa manfaat utamanya adalah:

Menentukan Target Bisnis yang Realistis

Target pertumbuhan kredit atau pembiayaan harus dikaitkan dengan kapasitas pendanaan, kondisi pasar, kualitas debitur, kemampuan modal, dan appetite risiko.

Target yang terlalu agresif dapat menciptakan tekanan terhadap likuiditas, kualitas aset, operasional, maupun modal. Sebaliknya, target yang terlalu konservatif dapat menyebabkan peluang bisnis tidak dimanfaatkan secara optimal.

Memperkirakan Profitabilitas

Proyeksi membantu bank memperkirakan bagaimana perubahan volume bisnis dan margin akan memengaruhi laba.

Misalnya, pertumbuhan kredit sebesar 15% belum tentu menghasilkan pertumbuhan laba sebesar 15%. Hasil akhirnya dipengaruhi oleh:

  • Cost of fund.
  • Loan yield.
  • Net interest margin.
  • Biaya pencadangan.
  • NPL.
  • Fee based income.
  • Operating expense.
  • Pajak.
  • Efisiensi operasional.

Mengantisipasi Kebutuhan Likuiditas

Pertumbuhan kredit membutuhkan sumber pendanaan. Oleh karena itu, target ekspansi kredit perlu dibandingkan dengan kemampuan penghimpunan DPK dan sumber pendanaan lainnya.

Data OJK pada Juli 2026 menunjukkan kredit dan DPK sama-sama tumbuh, dengan DPK mencapai sekitar Rp10.336 triliun. OJK juga mencatat rasio likuiditas industri masih berada pada level yang memadai. Data tersebut menunjukkan pentingnya menghubungkan proyeksi pertumbuhan bisnis dengan perencanaan funding dan likuiditas.

Mendukung Perencanaan Modal

Pertumbuhan aset produktif dapat meningkatkan kebutuhan modal. Karena itu, financial projection perlu mempertimbangkan konsekuensi pertumbuhan bisnis terhadap permodalan.

Manajemen dapat menggunakan proyeksi untuk mengidentifikasi apakah modal yang tersedia memadai untuk mendukung rencana bisnis dan risiko yang melekat pada strategi tersebut.

Komponen Utama Bank Financial Projection

Financial projection perbankan biasanya dibangun dari beberapa komponen utama yang saling terhubung.

Komponen Fokus Proyeksi
Kredit/Pembiayaan Pertumbuhan outstanding, segmentasi, yield
DPK Giro, tabungan, deposito
Pendapatan Bunga, margin, fee based income
Beban Cost of fund dan operating expense
Kualitas Aset NPL, restrukturisasi, pencadangan
Likuiditas Cash, funding, liquidity buffer
Permodalan Capital adequacy dan kebutuhan modal
Profitabilitas ROA, ROE, NIM, laba
Neraca Aset, liabilitas, ekuitas
Arus Kas Cash inflow dan cash outflow

Setiap komponen harus memiliki asumsi yang jelas. Proyeksi yang tidak memiliki dasar asumsi akan sulit dipertanggungjawabkan ketika target aktual berbeda dari rencana.

Data yang Dibutuhkan dalam Penyusunan Proyeksi

Kualitas financial projection sangat bergantung pada kualitas data dan asumsi yang digunakan.

Data historis yang biasanya dibutuhkan antara lain:

  • Total aset.
  • Kredit atau pembiayaan.
  • DPK.
  • Pendapatan bunga.
  • Beban bunga.
  • Fee based income.
  • Biaya operasional.
  • Laba bersih.
  • NPL atau kualitas aset.
  • Cadangan kerugian.
  • Rasio profitabilitas.
  • Data likuiditas.
  • Data permodalan.
  • Data produktivitas jaringan.
  • Data nasabah.
  • Data transaksi digital.
  • Data segmentasi kredit.
  • Data cost center.

Selain data internal, penyusunan proyeksi perlu memperhatikan kondisi eksternal seperti:

  • Pertumbuhan ekonomi.
  • Tingkat suku bunga.
  • Inflasi.
  • Nilai tukar.
  • Kondisi industri.
  • Perubahan perilaku nasabah.
  • Persaingan antarbank.
  • Perkembangan teknologi finansial.
  • Kebijakan regulator.
  • Kondisi pasar dana.

Hubungan Business Planning dengan Financial Projection

Business planning menjawab pertanyaan “apa yang ingin dicapai bank?”, sedangkan financial projection membantu menjawab “apa dampak keuangan dari target tersebut?”

Contohnya, sebuah bank menetapkan strategi untuk memperbesar portofolio kredit korporasi.

Strategi tersebut kemudian diterjemahkan menjadi:

  1. Target pertumbuhan kredit.
  2. Target sektor industri.
  3. Target kualitas debitur.
  4. Target yield.
  5. Target funding.
  6. Target fee based income.
  7. Kebutuhan SDM.
  8. Kebutuhan teknologi.
  9. Kebutuhan modal.
  10. Proyeksi laba.
  11. Proyeksi risiko.

Dengan pendekatan tersebut, business plan tidak berhenti pada daftar target, tetapi memiliki hubungan langsung dengan konsekuensi finansialnya.

Tahapan Penyusunan Bank Financial Projection

Analisis Kinerja Historis

Tahap pertama adalah memahami kondisi aktual bank.

Analisis dapat dilakukan dengan membandingkan:

  • Actual vs budget.
  • Actual vs previous year.
  • Actual vs target.
  • Actual vs industry.
  • Pertumbuhan volume.
  • Perubahan margin.
  • Perubahan biaya.
  • Perubahan kualitas aset.

Tujuannya bukan hanya mengetahui angka, tetapi memahami penyebab perubahan.

Menentukan Business Driver

Setelah kondisi historis dipahami, tentukan faktor yang paling memengaruhi kinerja.

Contoh business driver:

  • Pertumbuhan kredit.
  • Pertumbuhan DPK.
  • Loan yield.
  • Cost of fund.
  • Fee income.
  • NPL.
  • Cost-to-income ratio.
  • Jumlah nasabah.
  • Produktivitas kantor cabang.
  • Digital transaction volume.

Menetapkan Asumsi

Asumsi menjadi dasar financial model.

Contoh:

Asumsi Tahun Dasar Target
Pertumbuhan Kredit 10% 13%
Pertumbuhan DPK 9% 11%
Loan Yield 9% 9,2%
Cost of Fund 4,5% 4,6%
Fee Based Income 8% 12%
Opex Growth 7% 6%

Angka pada tabel merupakan contoh ilustratif, bukan target industri atau rekomendasi angka tertentu.

Menyusun Proyeksi Neraca

Neraca membantu melihat bagaimana strategi bisnis mengubah struktur aset, liabilitas, dan ekuitas.

Beberapa akun penting:

Aset

  • Kas.
  • Penempatan pada bank lain.
  • Surat berharga.
  • Kredit/pembiayaan.
  • Aset tetap.
  • Aset lainnya.

Liabilitas

  • Giro.
  • Tabungan.
  • Deposito.
  • Pinjaman.
  • Liabilitas lainnya.

Ekuitas

  • Modal.
  • Cadangan.
  • Laba ditahan.

Menyusun Proyeksi Laba Rugi

Proyeksi laba rugi biasanya meliputi:

  • Pendapatan bunga.
  • Beban bunga.
  • Pendapatan bunga bersih.
  • Pendapatan operasional lainnya.
  • Beban operasional.
  • Cadangan kerugian.
  • Laba sebelum pajak.
  • Pajak.
  • Laba bersih.

Financial model perlu memastikan setiap perubahan asumsi memiliki dampak yang konsisten terhadap laporan keuangan.

Penyusunan Proyeksi Pendapatan Bank

Pendapatan bank dapat berasal dari berbagai sumber.

Pendapatan Bunga

Pendapatan bunga sangat dipengaruhi oleh:

  • Outstanding kredit.
  • Average balance.
  • Suku bunga/yield.
  • Komposisi portofolio.
  • Kualitas aset.

Salah satu pendekatan sederhana adalah:

Pendapatan Bunga ≈ Average Earning Assets × Average Yield

Dalam model yang lebih rinci, setiap segmen kredit dapat memiliki asumsi yield berbeda.

Pendapatan Non-Bunga

Fee based income juga penting dalam business planning.

Contohnya:

  • Biaya transaksi.
  • Administrasi.
  • Transfer.
  • Kartu.
  • Bancassurance.
  • Trade finance.
  • Cash management.
  • Layanan digital.
  • Jasa lainnya.

Pertumbuhan fee income perlu dikaitkan dengan volume transaksi dan strategi produk.

Proyeksi Cost of Fund

Cost of fund merupakan salah satu variabel penting dalam perencanaan keuangan bank.

Perubahan komposisi DPK dapat mengubah biaya pendanaan.

Misalnya:

Sumber Dana Karakteristik
Giro Umumnya berbiaya relatif rendah
Tabungan Biaya tergantung produk dan strategi
Deposito Memiliki biaya bunga sesuai tenor dan pricing
Wholesale Funding Dapat menjadi sumber alternatif dengan biaya tertentu

Financial projection perlu mempertimbangkan perubahan struktur funding, bukan hanya total DPK.

Proyeksi Kredit dan Kualitas Aset

Pertumbuhan kredit perlu dianalisis bersama dengan risiko kredit.

Model yang sehat tidak hanya menanyakan:

“Berapa besar kredit yang dapat tumbuh?”

tetapi juga:

“Bagaimana kualitas kredit yang tumbuh tersebut dan apa dampaknya terhadap pendapatan, pencadangan, modal, dan likuiditas?”

Karena itu, model dapat memasukkan:

  • Growth rate.
  • Segmentasi kredit.
  • Yield.
  • NPL assumption.
  • Recovery rate.
  • Cost of credit.
  • Provisioning.
  • Write-off.
  • Restrukturisasi.

OJK melaporkan pada Juli 2026 bahwa NPL gross industri perbankan berada pada 2,09% pada Juni 2026, sementara CAR berada pada 23,70%. Angka industri tersebut merupakan konteks makro dan tidak dapat digunakan secara otomatis sebagai asumsi untuk setiap bank.

Scenario Analysis dalam Financial Planning

Salah satu bagian penting dalam Training Bank Financial Projection & Business Planning adalah scenario analysis.

Bank tidak seharusnya hanya memiliki satu proyeksi.

Minimal dapat disusun tiga skenario:

Skenario Kondisi
Base Case Asumsi utama sesuai outlook
Optimistic Case Kondisi bisnis lebih positif
Downside Case Pertumbuhan dan kondisi pasar lebih menantang

Contoh perubahan asumsi dapat meliputi:

  • Pertumbuhan kredit lebih rendah.
  • DPK lebih lambat.
  • Cost of fund meningkat.
  • NPL meningkat.
  • Yield menurun.
  • Fee income turun.
  • Opex meningkat.

Dengan scenario analysis, manajemen dapat melihat seberapa sensitif laba, likuiditas, dan modal terhadap perubahan kondisi.

Sensitivity Analysis

Sensitivity analysis berbeda dari scenario analysis.

Sensitivity analysis menguji dampak perubahan satu atau beberapa variabel terhadap output.

Contoh:

Jika cost of fund naik 50 basis points, bagaimana dampaknya terhadap:

  • Net interest margin?
  • Pendapatan bunga bersih?
  • Laba sebelum pajak?
  • ROA?
  • ROE?

Atau jika pertumbuhan kredit turun dari 13% menjadi 8%, bagaimana perubahan:

  • Pendapatan bunga.
  • Total aset.
  • Laba.
  • Kebutuhan funding.
  • Permodalan.

Teknik ini membantu manajemen menemukan variabel yang paling kritis.

Stress Testing dalam Business Planning

Stress testing digunakan untuk melihat kemampuan bank menghadapi kondisi yang jauh lebih buruk dibandingkan asumsi normal.

Contoh kondisi stres:

  • Pertumbuhan ekonomi melemah.
  • Suku bunga meningkat.
  • Cost of fund naik.
  • NPL meningkat.
  • DPK tumbuh lebih lambat.
  • Penarikan dana meningkat.
  • Nilai aset tertentu mengalami penurunan.
  • Pendapatan fee menurun.

Hasil stress testing dapat digunakan untuk mengevaluasi kecukupan buffer dan rencana mitigasi.

Integrasi Budgeting dengan Business Planning

Business plan akan lebih efektif apabila terhubung dengan budgeting.

Contohnya:

Target bisnis → Program kerja → Kebutuhan biaya → Budget → Proyeksi laba → KPI

Jika bank menetapkan target ekspansi digital, maka business plan harus menjelaskan:

  • Produk yang dikembangkan.
  • Target pengguna.
  • Target transaksi.
  • Investasi teknologi.
  • Biaya operasional.
  • SDM.
  • Estimasi fee income.
  • Risiko.
  • Timeline.

Dengan demikian, budgeting menjadi alat untuk menerjemahkan strategi menjadi sumber daya yang dibutuhkan.

Financial Modeling untuk Industri Perbankan

Financial modeling merupakan alat penting untuk membangun proyeksi yang dinamis.

Model keuangan bank biasanya terdiri dari beberapa bagian.

Input

Berisi asumsi seperti:

  • Growth kredit.
  • Growth DPK.
  • Yield.
  • Cost of fund.
  • NPL.
  • Fee income growth.
  • Opex growth.
  • Tax assumption.

Calculation

Berisi formula yang menghubungkan berbagai asumsi.

Output

Menghasilkan:

  • Neraca.
  • Laba rugi.
  • Cash flow.
  • Rasio.
  • KPI.
  • Scenario analysis.
  • Sensitivity analysis.

Model yang baik harus:

  • Transparan.
  • Konsisten.
  • Mudah diperbarui.
  • Memiliki sumber data yang jelas.
  • Meminimalkan formula yang tidak diperlukan.
  • Memiliki kontrol kesalahan.
  • Dapat digunakan untuk berbagai skenario.

KPI dalam Bank Business Planning

Business planning membutuhkan indikator yang dapat digunakan untuk memantau pencapaian.

Beberapa KPI yang umum dianalisis antara lain:

Area Contoh KPI
Pertumbuhan Kredit, DPK, aset
Profitabilitas ROA, ROE, NIM
Efisiensi Cost-to-income
Risiko Kredit NPL, cost of credit
Likuiditas Rasio likuiditas
Permodalan CAR dan indikator modal
Funding Cost of fund
Digital Jumlah transaksi dan pengguna
Produktivitas Pendapatan per cabang/pegawai

Pemilihan KPI harus disesuaikan dengan strategi dan karakteristik masing-masing bank.

Hubungan Financial Projection dengan Risk Management

Financial planning tidak boleh berjalan terpisah dari risk management.

Setiap target bisnis memiliki risiko.

Target Risiko yang Perlu Dipertimbangkan
Kredit tumbuh Risiko kredit
DPK tumbuh Risiko pricing dan funding
Digitalisasi Risiko operasional dan teknologi
Ekspansi cabang Risiko biaya dan operasional
Treasury Risiko pasar dan likuiditas
Produk baru Risiko produk dan kepatuhan

Oleh sebab itu, financial projection perlu memasukkan risk-adjusted perspective.

Contoh Kasus Nyata: Penggunaan Data Industri sebagai Konteks Perencanaan

Sebagai ilustrasi berbasis kondisi industri, OJK melaporkan bahwa pada Juli 2026 kredit investasi tumbuh 25,13% secara tahunan, kredit modal kerja tumbuh 11,04%, dan kredit konsumsi tumbuh 5,38%. Pada periode yang sama, DPK tumbuh 11,21% menjadi sekitar Rp10.336 triliun.

Data tersebut dapat digunakan sebagai external benchmark dalam proses planning, tetapi bukan berarti sebuah bank harus menggunakan angka pertumbuhan tersebut sebagai target.

Misalnya, manajemen sebuah bank fiktif sedang menyusun business plan. Tim menemukan bahwa:

  • Pertumbuhan kredit internal selama beberapa tahun terakhir relatif stabil.
  • DPK tumbuh lebih lambat dibandingkan target kredit.
  • Cost of fund mengalami tekanan.
  • Fee based income memiliki ruang pertumbuhan.
  • Digital transaction meningkat.

Tim kemudian menyusun tiga skenario.

Indikator Downside Base Upside
Kredit 7% 10% 13%
DPK 6% 9% 12%
Fee Income 5% 9% 13%
Opex 8% 6% 6%
Cost of Fund Tinggi Stabil Lebih rendah

Angka tersebut hanya ilustrasi untuk menunjukkan metode analisis.

Dari model tersebut, manajemen dapat melihat bahwa skenario pertumbuhan kredit tinggi tidak otomatis menjadi skenario laba terbaik apabila funding cost meningkat terlalu besar.

Inilah nilai penting financial modeling: mengubah target bisnis menjadi gambaran konsekuensi keuangan yang dapat dianalisis sebelum keputusan dilaksanakan.

Business Planning dan Perubahan Regulasi

Perencanaan bisnis bank juga harus mengikuti perkembangan regulasi.

Pada April 2026, OJK mempublikasikan rancangan pengaturan baru mengenai Rencana Bisnis Bank Umum. OJK menjelaskan bahwa rancangan tersebut diarahkan untuk menyempurnakan ketentuan sebelumnya dan mencakup antara lain arah kebijakan, strategi pengembangan usaha, sasaran kinerja, digitalisasi perbankan, laporan realisasi dan pengawasan RBB, serta penyesuaian RBB.

Hal ini menunjukkan bahwa penyusunan business plan perlu dilakukan secara dinamis. Tim perbankan perlu memastikan bahwa model, asumsi, target, dan dokumen perencanaan selalu diselaraskan dengan ketentuan yang berlaku pada saat penyusunan.

Untuk BPR, OJK juga menerbitkan SEOJK Nomor 24/SEOJK.03/2025 tentang Rencana Bisnis Bank Perekonomian Rakyat yang berlaku sejak 20 November 2025. Ketentuan tersebut antara lain menyempurnakan pengaturan teknis pelaporan dan cakupan rencana bisnis BPR/BPRS.

Karena regulasi dapat berubah, materi pelatihan dan penerapan di masing-masing bank perlu selalu diverifikasi terhadap ketentuan regulator terbaru.

Tantangan dalam Menyusun Bank Financial Projection

Beberapa tantangan yang sering muncul antara lain:

Asumsi Terlalu Optimistis

Proyeksi yang hanya menggunakan skenario pertumbuhan tinggi dapat menghasilkan business plan yang tidak cukup resilien.

Data Antarunit Tidak Konsisten

Data finance, risk, treasury, business, dan operation dapat menggunakan definisi atau periode yang berbeda.

Model Terlalu Kompleks

Financial model yang terlalu rumit dapat menyulitkan proses review dan meningkatkan risiko kesalahan.

Tidak Ada Link dengan Strategi

Ada kalanya angka proyeksi dibuat terlebih dahulu tanpa menghubungkannya dengan strategi bisnis.

Tidak Melakukan Variance Analysis

Setelah periode berjalan, actual performance harus dibandingkan dengan budget dan projection.

Kurang Memperhatikan Risiko

Target bisnis perlu diuji dengan berbagai kondisi risiko agar tidak hanya terlihat menarik dalam kondisi normal.

Manfaat Training Bank Financial Projection & Business Planning

Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami hubungan antara strategi bisnis dan angka keuangan.

Peserta dapat mempelajari:

  • Konsep bank financial projection.
  • Prinsip business planning.
  • Analisis historical financial performance.
  • Penentuan business driver.
  • Penyusunan financial assumptions.
  • Proyeksi neraca.
  • Proyeksi laba rugi.
  • Proyeksi arus kas.
  • Proyeksi kredit.
  • Proyeksi DPK.
  • Proyeksi pendapatan dan biaya.
  • Cost of fund analysis.
  • Profitability projection.
  • Scenario analysis.
  • Sensitivity analysis.
  • Stress testing.
  • Budgeting.
  • KPI dan performance monitoring.
  • Financial modeling.
  • Risk-adjusted planning.

Kompetensi yang Diharapkan dari Peserta

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep financial projection dalam industri perbankan.
  2. Menganalisis historical financial performance.
  3. Mengidentifikasi business driver.
  4. Menentukan asumsi financial projection.
  5. Menyusun proyeksi neraca dan laba rugi.
  6. Menghubungkan target bisnis dengan dampak finansial.
  7. Membuat beberapa skenario bisnis.
  8. Melakukan sensitivity analysis.
  9. Memahami penggunaan stress testing dalam planning.
  10. Menghubungkan business plan dengan budgeting.
  11. Menganalisis dampak pertumbuhan bisnis terhadap profitabilitas.
  12. Mengintegrasikan faktor risiko dalam financial planning.
  13. Mengembangkan financial model yang lebih terstruktur.
  14. Melakukan monitoring antara actual, budget, dan projection.

Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ini?

Training Bank Financial Projection & Business Planning relevan bagi:

  • Direksi dan manajemen bank.
  • Finance manager.
  • Financial planning & analysis team.
  • Accounting manager.
  • Budgeting team.
  • Treasury.
  • Risk management.
  • Business planning.
  • Corporate planning.
  • Credit planning.
  • Funding planning.
  • Branch management.
  • Performance management.
  • Internal audit.
  • Business analyst.
  • Financial analyst.
  • Profesional perbankan yang terlibat dalam penyusunan RBB dan financial projection.

Pelatihan juga dapat disesuaikan untuk kebutuhan bank umum, BPR, BPRS, maupun unit bisnis tertentu dengan tetap menyesuaikan karakteristik dan ketentuan yang berlaku.

Rekomendasi Struktur Materi Training

Materi dapat disusun secara bertahap agar peserta memahami konsep hingga implementasi.

Modul Materi
Modul 1 Konsep Bank Financial Projection
Modul 2 Business Planning Perbankan
Modul 3 Analisis Historical Performance
Modul 4 Business Driver & Financial Assumptions
Modul 5 Proyeksi Kredit dan DPK
Modul 6 Proyeksi Pendapatan dan Beban
Modul 7 Proyeksi Neraca dan Laba Rugi
Modul 8 Profitability Analysis
Modul 9 Scenario & Sensitivity Analysis
Modul 10 Stress Testing
Modul 11 Budgeting dan KPI
Modul 12 Financial Modeling
Modul 13 Risk-Based Business Planning
Modul 14 Monitoring dan Variance Analysis
Modul 15 Studi Kasus Perbankan

Praktik yang Perlu Diterapkan dalam Business Planning

Agar business planning tidak hanya menjadi dokumen tahunan, bank dapat menerapkan beberapa prinsip berikut:

Gunakan Data yang Terintegrasi

Pastikan data finance, risk, business, treasury, dan operation menggunakan basis data dan definisi yang konsisten.

Pisahkan Fakta dan Asumsi

Historical data adalah fakta, sedangkan pertumbuhan masa depan merupakan asumsi. Keduanya harus dibedakan secara jelas dalam model.

Dokumentasikan Asumsi

Setiap asumsi sebaiknya memiliki dasar, sumber, periode, dan pihak yang bertanggung jawab.

Gunakan Rolling Forecast

Selain annual budget, rolling forecast dapat membantu bank menyesuaikan proyeksi berdasarkan perubahan kondisi aktual.

Lakukan Variance Analysis Secara Berkala

Perbandingan actual dan budget membantu menemukan penyimpangan lebih awal.

Hubungkan KPI dengan Strategi

KPI harus menggambarkan prioritas strategis, bukan sekadar angka yang mudah dihitung.

Integrasikan Risiko

Setiap target utama perlu dianalisis dari sisi risiko dan kemampuan mitigasinya.

Financial Projection sebagai Alat Pengambilan Keputusan

Nilai utama financial projection bukan terletak pada kemampuan menghasilkan angka yang sangat presisi. Tidak ada model yang dapat memprediksi masa depan secara sempurna.

Nilai financial projection terletak pada kemampuannya membantu manajemen memahami:

  • Apa yang mungkin terjadi?
  • Faktor apa yang paling memengaruhinya?
  • Apa dampak perubahan asumsi?
  • Berapa kebutuhan dana?
  • Bagaimana dampaknya terhadap profitabilitas?
  • Apakah modal mencukupi?
  • Apa risiko utama?
  • Apa tindakan yang dapat dilakukan?

Dengan pendekatan tersebut, financial projection menjadi decision-support tool, bukan sekadar dokumen perencanaan.

Kesimpulan

Training Bank Financial Projection & Business Planning menjadi relevan bagi bank yang ingin meningkatkan kemampuan dalam menyusun proyeksi keuangan dan business plan secara lebih terstruktur.

Financial projection membantu menerjemahkan strategi menjadi angka, sementara business planning memastikan angka tersebut memiliki konteks strategis. Keduanya perlu dibangun berdasarkan data historis, business driver, asumsi yang terdokumentasi, kondisi pasar, risiko, serta kebutuhan likuiditas dan permodalan.

Perencanaan yang efektif juga tidak cukup menggunakan satu skenario. Bank perlu menguji berbagai kemungkinan melalui scenario analysis, sensitivity analysis, dan stress testing. Dengan demikian, manajemen dapat memahami konsekuensi dari setiap perubahan asumsi sebelum keputusan bisnis diterapkan.

Dalam konteks industri perbankan yang terus berkembang, kemampuan menghubungkan business strategy, financial model, budgeting, risk management, dan performance monitoring menjadi kompetensi penting bagi profesional perbankan.

Melalui Training Bank Financial Projection & Business Planning, peserta dapat membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana menyusun financial projection, menerjemahkan strategi ke dalam business plan, mengembangkan financial model, serta menggunakan hasil proyeksi sebagai dasar monitoring dan pengambilan keputusan bisnis yang lebih terukur.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan Bank Financial Projection?

Bank Financial Projection adalah proses memperkirakan kondisi dan kinerja keuangan bank pada periode mendatang berdasarkan data historis, asumsi bisnis, kondisi ekonomi, strategi, dan berbagai skenario.

Apa perbedaan Financial Projection dan Business Planning?

Financial projection berfokus pada estimasi kondisi dan kinerja keuangan, sedangkan business planning mencakup perumusan strategi, target, program kerja, kebutuhan sumber daya, risiko, dan sasaran bisnis. Financial projection menjadi bagian penting dalam business planning.

Mengapa bank membutuhkan financial modeling?

Financial modeling membantu menghubungkan berbagai asumsi bisnis dengan dampaknya terhadap laporan keuangan, profitabilitas, likuiditas, modal, dan KPI. Model juga dapat digunakan untuk scenario dan sensitivity analysis.

Apakah training ini hanya untuk bagian finance?

Tidak. Materinya juga relevan bagi business planning, treasury, risk management, accounting, budgeting, corporate planning, credit planning, funding, performance management, dan manajemen bank.

Apa saja yang dipelajari dalam Training Bank Financial Projection & Business Planning?

Materi dapat mencakup analisis historical performance, financial assumptions, proyeksi kredit dan DPK, proyeksi laba rugi dan neraca, profitability analysis, budgeting, financial modeling, scenario analysis, sensitivity analysis, stress testing, KPI, dan variance analysis.

Apakah financial projection harus menggunakan beberapa skenario?

Penggunaan beberapa skenario sangat membantu karena kondisi bisnis tidak selalu sesuai dengan asumsi dasar. Base case, upside case, dan downside case dapat digunakan untuk memahami rentang kemungkinan hasil.

Bagaimana memastikan business plan tetap relevan?

Business plan perlu dimonitor secara berkala melalui actual vs budget, actual vs projection, variance analysis, KPI, dan evaluasi terhadap perubahan kondisi ekonomi, bisnis, risiko, serta ketentuan regulator. Jika terdapat perubahan material, asumsi dan proyeksi perlu ditinjau kembali.

Jadwal, Lokasi & Biaya
Jadwal Bimtek & Training
Pusat Edukasi Indonesia menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendidikan Pelatihan yang dilaksanakan pada :

Lokasi: HI Hotel Senen

📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun

📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian

📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Hotel NEO+ - Bp

📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026
Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Biz Hotel - Batam

📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada

📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Gets Hotel Malang

📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: favehotel S. Parman - Medan

📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda

📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026

Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar

📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112

Hari Tanggal / Bulan
Rabu - Kamis 14 - 15 Januari 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Januari 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Januari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Februari 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Februari 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Februari 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 Maret 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 Maret 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 Maret 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 Maret 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 April 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 April 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 April 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 April 2026
Rabu - Kamis 6 - 7 Mei 2026
Rabu - Kamis 13 - 14 Mei 2026
Rabu - Kamis 20 - 21 Mei 2026
Rabu - Kamis 27 - 28 Mei 2026
Rabu - Kamis 3 - 4 Juni 2026
Rabu - Kamis 10 - 11 Juni 2026
Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026
Rabu - Kamis 24 - 25 Juni 2026
Rabu - Kamis 1 - 2 Juli 2026
Rabu - Kamis 8 - 9 Juli 2026
Rabu - Kamis 15 - 16 Juli 2026
Rabu - Kamis 22 - 23 Juli 2026
Rabu - Kamis 29 - 30 Juli 2026
Rabu - Kamis 5 - 6 Agustus 2026
Rabu - Kamis 12 - 13 Agustus 2026
Rabu - Kamis 19 - 20 Agustus 2026
Rabu - Kamis 26 - 27 Agustus 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 September 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 September 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 September 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 September 2026
Rabu - Kamis 30 - 1 Oktober 2026
Rabu - Kamis 7 - 8 Oktober 2026
Rabu - Kamis 14 - 15 Oktober 2026
Rabu - Kamis 21 - 22 Oktober 2026
Rabu - Kamis 28 - 29 Oktober 2026
Rabu - Kamis 4 - 5 November 2026
Rabu - Kamis 11 - 12 November 2026
Rabu - Kamis 18 - 19 November 2026
Rabu - Kamis 25 - 26 November 2026
Rabu - Kamis 2 - 3 Desember 2026
Rabu - Kamis 9 - 10 Desember 2026
Rabu - Kamis 16 - 17 Desember 2026
Rabu - Kamis 23 - 24 Desember 2026
Rabu - Kamis 30 - 31 Desember 2026
Hubungi kami untuk lokasi pelaksanaan bimtek & training terdekat, kami melayani beberapa kota besar diantaranya:

Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan

dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

TANPA PENGINAPAN
Rp. 4.000.000
Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari.
Modul materi dan softcopy materi
Bimtek kit & Tas eksklusif
Sertifikat pelatihan.
Makan siang selama kegiatan berlangsung.
Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung.
PENGINAPAN (Twin Sharing)
Rp. 5.000.000
Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari.
Modul materi dan softcopy materi
Bimtek kit & Tas eksklusif
Sertifikat pelatihan.
Menginap 1 kamar untuk 2 orang, selama 4 hari 3 malam.
Sarapan pagi dan Makan siang Selama Kegiatan Berlangsung.
Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung.
PENGINAPAN (Suite Room)
Rp. 5.500.000
Mengikuti kelas tatap muka selama 2 hari.
Modul materi dan softcopy materi
Bimtek kit dan Tas eksklusif
Sertifikat pelatihan.
Menginap 1 kamar untuk 1 orang, selama 4 hari 3 malam.
Sarapan pagi, Makan siang dan Makan malam selama kegiatan berlangsung.
Coffebreak sebanyak 2 kali selama kegiatan berlangsung.