Training Bank Financial Projection & Business Planning: Strategi Proyeksi Keuangan dan Perencanaan Bisnis Perbankan 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleTraining Bank Financial Projection & Business Planning: Strategi Proyeksi Keuangan dan Perencanaan Bisnis Perbankan
Industri perbankan membutuhkan perencanaan bisnis yang terukur karena keputusan mengenai pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, investasi, biaya operasional, likuiditas, permodalan, dan profitabilitas saling berkaitan. Kesalahan dalam satu asumsi dapat memengaruhi berbagai indikator keuangan sekaligus. Karena itu, Training Bank Financial Projection & Business Planning menjadi penting bagi profesional perbankan yang terlibat dalam penyusunan proyeksi keuangan, business plan, budgeting, financial analysis, maupun pengendalian kinerja bank.
Financial projection bukan sekadar memperkirakan pendapatan dan laba pada periode mendatang. Proses ini membutuhkan pemahaman terhadap historical performance, strategi bisnis, kondisi pasar, pertumbuhan kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK), cost of fund, kualitas aset, biaya operasional, kebutuhan modal, serta berbagai risiko yang dapat memengaruhi kinerja bank.
Di sisi lain, business planning berfungsi menerjemahkan arah strategis bank ke dalam target yang dapat diukur dan dilaksanakan. Rencana bisnis yang baik harus memiliki keterkaitan antara strategi, asumsi, target bisnis, proyeksi laporan keuangan, kebutuhan pendanaan, permodalan, risiko, dan indikator kinerja.
Kebutuhan tersebut semakin relevan dengan perkembangan industri perbankan. OJK pada 2026 menyampaikan rancangan penyempurnaan pengaturan Rencana Bisnis Bank Umum yang antara lain diarahkan untuk memperbarui cakupan rencana bisnis, mengakomodasi perkembangan digitalisasi perbankan, serta menyempurnakan laporan realisasi dan pengawasan RBB.
Memahami Bank Financial Projection & Business Planning
Bank Financial Projection adalah proses menyusun estimasi kondisi dan kinerja keuangan bank pada periode mendatang berdasarkan data historis, asumsi bisnis, kondisi ekonomi, strategi manajemen, dan berbagai skenario.
Sementara itu, Business Planning merupakan proses menyusun rencana bisnis bank secara terstruktur dengan menghubungkan tujuan strategis dengan program, target, sumber daya, risiko, dan hasil keuangan yang diharapkan.
Keduanya tidak dapat dipisahkan. Business planning menentukan arah yang ingin dicapai, sedangkan financial projection membantu menjawab pertanyaan apakah arah tersebut realistis dari sisi keuangan.
Secara sederhana:
Strategi → Target Bisnis → Asumsi → Proyeksi Keuangan → Kebutuhan Sumber Daya → Risiko → Monitoring → Evaluasi
Dalam praktik perbankan, proyeksi keuangan dapat mencakup:
- Proyeksi kredit atau pembiayaan.
- Proyeksi DPK.
- Proyeksi pendapatan bunga atau margin.
- Proyeksi beban bunga dan cost of fund.
- Proyeksi fee based income.
- Proyeksi biaya operasional.
- Proyeksi laba rugi.
- Proyeksi neraca.
- Proyeksi arus kas dan kebutuhan likuiditas.
- Proyeksi kualitas aset.
- Proyeksi kebutuhan modal.
- Proyeksi rasio keuangan.
- Proyeksi profitabilitas.
Dengan demikian, financial projection bukan hanya pekerjaan bagian keuangan. Hasilnya berkaitan dengan keputusan bisnis berbagai unit seperti kredit, treasury, funding, risk management, finance, accounting, operation, digital banking, hingga manajemen senior.
Mengapa Financial Projection Penting bagi Bank?
Bank memiliki karakteristik bisnis yang berbeda dengan perusahaan non-keuangan. Sebagian besar aktivitasnya berhubungan dengan penghimpunan dan penyaluran dana sehingga perubahan pada struktur aset dan liabilitas dapat memengaruhi pendapatan, likuiditas, risiko, dan modal.
Financial projection membantu manajemen melihat kemungkinan kondisi bank sebelum keputusan bisnis dijalankan.
Beberapa manfaat utamanya adalah:
Menentukan Target Bisnis yang Realistis
Target pertumbuhan kredit atau pembiayaan harus dikaitkan dengan kapasitas pendanaan, kondisi pasar, kualitas debitur, kemampuan modal, dan appetite risiko.
Target yang terlalu agresif dapat menciptakan tekanan terhadap likuiditas, kualitas aset, operasional, maupun modal. Sebaliknya, target yang terlalu konservatif dapat menyebabkan peluang bisnis tidak dimanfaatkan secara optimal.
Memperkirakan Profitabilitas
Proyeksi membantu bank memperkirakan bagaimana perubahan volume bisnis dan margin akan memengaruhi laba.
Misalnya, pertumbuhan kredit sebesar 15% belum tentu menghasilkan pertumbuhan laba sebesar 15%. Hasil akhirnya dipengaruhi oleh:
- Cost of fund.
- Loan yield.
- Net interest margin.
- Biaya pencadangan.
- NPL.
- Fee based income.
- Operating expense.
- Pajak.
- Efisiensi operasional.
Mengantisipasi Kebutuhan Likuiditas
Pertumbuhan kredit membutuhkan sumber pendanaan. Oleh karena itu, target ekspansi kredit perlu dibandingkan dengan kemampuan penghimpunan DPK dan sumber pendanaan lainnya.
Data OJK pada Juli 2026 menunjukkan kredit dan DPK sama-sama tumbuh, dengan DPK mencapai sekitar Rp10.336 triliun. OJK juga mencatat rasio likuiditas industri masih berada pada level yang memadai. Data tersebut menunjukkan pentingnya menghubungkan proyeksi pertumbuhan bisnis dengan perencanaan funding dan likuiditas.
Mendukung Perencanaan Modal
Pertumbuhan aset produktif dapat meningkatkan kebutuhan modal. Karena itu, financial projection perlu mempertimbangkan konsekuensi pertumbuhan bisnis terhadap permodalan.
Manajemen dapat menggunakan proyeksi untuk mengidentifikasi apakah modal yang tersedia memadai untuk mendukung rencana bisnis dan risiko yang melekat pada strategi tersebut.
Komponen Utama Bank Financial Projection
Financial projection perbankan biasanya dibangun dari beberapa komponen utama yang saling terhubung.
| Komponen | Fokus Proyeksi |
|---|---|
| Kredit/Pembiayaan | Pertumbuhan outstanding, segmentasi, yield |
| DPK | Giro, tabungan, deposito |
| Pendapatan | Bunga, margin, fee based income |
| Beban | Cost of fund dan operating expense |
| Kualitas Aset | NPL, restrukturisasi, pencadangan |
| Likuiditas | Cash, funding, liquidity buffer |
| Permodalan | Capital adequacy dan kebutuhan modal |
| Profitabilitas | ROA, ROE, NIM, laba |
| Neraca | Aset, liabilitas, ekuitas |
| Arus Kas | Cash inflow dan cash outflow |
Setiap komponen harus memiliki asumsi yang jelas. Proyeksi yang tidak memiliki dasar asumsi akan sulit dipertanggungjawabkan ketika target aktual berbeda dari rencana.
Data yang Dibutuhkan dalam Penyusunan Proyeksi
Kualitas financial projection sangat bergantung pada kualitas data dan asumsi yang digunakan.
Data historis yang biasanya dibutuhkan antara lain:
- Total aset.
- Kredit atau pembiayaan.
- DPK.
- Pendapatan bunga.
- Beban bunga.
- Fee based income.
- Biaya operasional.
- Laba bersih.
- NPL atau kualitas aset.
- Cadangan kerugian.
- Rasio profitabilitas.
- Data likuiditas.
- Data permodalan.
- Data produktivitas jaringan.
- Data nasabah.
- Data transaksi digital.
- Data segmentasi kredit.
- Data cost center.
Selain data internal, penyusunan proyeksi perlu memperhatikan kondisi eksternal seperti:
- Pertumbuhan ekonomi.
- Tingkat suku bunga.
- Inflasi.
- Nilai tukar.
- Kondisi industri.
- Perubahan perilaku nasabah.
- Persaingan antarbank.
- Perkembangan teknologi finansial.
- Kebijakan regulator.
- Kondisi pasar dana.
Hubungan Business Planning dengan Financial Projection
Business planning menjawab pertanyaan “apa yang ingin dicapai bank?”, sedangkan financial projection membantu menjawab “apa dampak keuangan dari target tersebut?”
Contohnya, sebuah bank menetapkan strategi untuk memperbesar portofolio kredit korporasi.
Strategi tersebut kemudian diterjemahkan menjadi:
- Target pertumbuhan kredit.
- Target sektor industri.
- Target kualitas debitur.
- Target yield.
- Target funding.
- Target fee based income.
- Kebutuhan SDM.
- Kebutuhan teknologi.
- Kebutuhan modal.
- Proyeksi laba.
- Proyeksi risiko.
Dengan pendekatan tersebut, business plan tidak berhenti pada daftar target, tetapi memiliki hubungan langsung dengan konsekuensi finansialnya.
Tahapan Penyusunan Bank Financial Projection
Analisis Kinerja Historis
Tahap pertama adalah memahami kondisi aktual bank.
Analisis dapat dilakukan dengan membandingkan:
- Actual vs budget.
- Actual vs previous year.
- Actual vs target.
- Actual vs industry.
- Pertumbuhan volume.
- Perubahan margin.
- Perubahan biaya.
- Perubahan kualitas aset.
Tujuannya bukan hanya mengetahui angka, tetapi memahami penyebab perubahan.
Menentukan Business Driver
Setelah kondisi historis dipahami, tentukan faktor yang paling memengaruhi kinerja.
Contoh business driver:
- Pertumbuhan kredit.
- Pertumbuhan DPK.
- Loan yield.
- Cost of fund.
- Fee income.
- NPL.
- Cost-to-income ratio.
- Jumlah nasabah.
- Produktivitas kantor cabang.
- Digital transaction volume.
Menetapkan Asumsi
Asumsi menjadi dasar financial model.
Contoh:
| Asumsi | Tahun Dasar | Target |
|---|---|---|
| Pertumbuhan Kredit | 10% | 13% |
| Pertumbuhan DPK | 9% | 11% |
| Loan Yield | 9% | 9,2% |
| Cost of Fund | 4,5% | 4,6% |
| Fee Based Income | 8% | 12% |
| Opex Growth | 7% | 6% |
Angka pada tabel merupakan contoh ilustratif, bukan target industri atau rekomendasi angka tertentu.
Menyusun Proyeksi Neraca
Neraca membantu melihat bagaimana strategi bisnis mengubah struktur aset, liabilitas, dan ekuitas.
Beberapa akun penting:
Aset
- Kas.
- Penempatan pada bank lain.
- Surat berharga.
- Kredit/pembiayaan.
- Aset tetap.
- Aset lainnya.
Liabilitas
- Giro.
- Tabungan.
- Deposito.
- Pinjaman.
- Liabilitas lainnya.
Ekuitas
- Modal.
- Cadangan.
- Laba ditahan.
Menyusun Proyeksi Laba Rugi
Proyeksi laba rugi biasanya meliputi:
- Pendapatan bunga.
- Beban bunga.
- Pendapatan bunga bersih.
- Pendapatan operasional lainnya.
- Beban operasional.
- Cadangan kerugian.
- Laba sebelum pajak.
- Pajak.
- Laba bersih.
Financial model perlu memastikan setiap perubahan asumsi memiliki dampak yang konsisten terhadap laporan keuangan.
Penyusunan Proyeksi Pendapatan Bank
Pendapatan bank dapat berasal dari berbagai sumber.
Pendapatan Bunga
Pendapatan bunga sangat dipengaruhi oleh:
- Outstanding kredit.
- Average balance.
- Suku bunga/yield.
- Komposisi portofolio.
- Kualitas aset.
Salah satu pendekatan sederhana adalah:
Pendapatan Bunga ≈ Average Earning Assets × Average Yield
Dalam model yang lebih rinci, setiap segmen kredit dapat memiliki asumsi yield berbeda.
Pendapatan Non-Bunga
Fee based income juga penting dalam business planning.
Contohnya:
- Biaya transaksi.
- Administrasi.
- Transfer.
- Kartu.
- Bancassurance.
- Trade finance.
- Cash management.
- Layanan digital.
- Jasa lainnya.
Pertumbuhan fee income perlu dikaitkan dengan volume transaksi dan strategi produk.
Proyeksi Cost of Fund
Cost of fund merupakan salah satu variabel penting dalam perencanaan keuangan bank.
Perubahan komposisi DPK dapat mengubah biaya pendanaan.
Misalnya:
| Sumber Dana | Karakteristik |
|---|---|
| Giro | Umumnya berbiaya relatif rendah |
| Tabungan | Biaya tergantung produk dan strategi |
| Deposito | Memiliki biaya bunga sesuai tenor dan pricing |
| Wholesale Funding | Dapat menjadi sumber alternatif dengan biaya tertentu |
Financial projection perlu mempertimbangkan perubahan struktur funding, bukan hanya total DPK.
Proyeksi Kredit dan Kualitas Aset
Pertumbuhan kredit perlu dianalisis bersama dengan risiko kredit.
Model yang sehat tidak hanya menanyakan:
“Berapa besar kredit yang dapat tumbuh?”
tetapi juga:
“Bagaimana kualitas kredit yang tumbuh tersebut dan apa dampaknya terhadap pendapatan, pencadangan, modal, dan likuiditas?”
Karena itu, model dapat memasukkan:
- Growth rate.
- Segmentasi kredit.
- Yield.
- NPL assumption.
- Recovery rate.
- Cost of credit.
- Provisioning.
- Write-off.
- Restrukturisasi.
OJK melaporkan pada Juli 2026 bahwa NPL gross industri perbankan berada pada 2,09% pada Juni 2026, sementara CAR berada pada 23,70%. Angka industri tersebut merupakan konteks makro dan tidak dapat digunakan secara otomatis sebagai asumsi untuk setiap bank.
Scenario Analysis dalam Financial Planning
Salah satu bagian penting dalam Training Bank Financial Projection & Business Planning adalah scenario analysis.
Bank tidak seharusnya hanya memiliki satu proyeksi.
Minimal dapat disusun tiga skenario:
| Skenario | Kondisi |
|---|---|
| Base Case | Asumsi utama sesuai outlook |
| Optimistic Case | Kondisi bisnis lebih positif |
| Downside Case | Pertumbuhan dan kondisi pasar lebih menantang |
Contoh perubahan asumsi dapat meliputi:
- Pertumbuhan kredit lebih rendah.
- DPK lebih lambat.
- Cost of fund meningkat.
- NPL meningkat.
- Yield menurun.
- Fee income turun.
- Opex meningkat.
Dengan scenario analysis, manajemen dapat melihat seberapa sensitif laba, likuiditas, dan modal terhadap perubahan kondisi.
Sensitivity Analysis
Sensitivity analysis berbeda dari scenario analysis.
Sensitivity analysis menguji dampak perubahan satu atau beberapa variabel terhadap output.
Contoh:
Jika cost of fund naik 50 basis points, bagaimana dampaknya terhadap:
- Net interest margin?
- Pendapatan bunga bersih?
- Laba sebelum pajak?
- ROA?
- ROE?
Atau jika pertumbuhan kredit turun dari 13% menjadi 8%, bagaimana perubahan:
- Pendapatan bunga.
- Total aset.
- Laba.
- Kebutuhan funding.
- Permodalan.
Teknik ini membantu manajemen menemukan variabel yang paling kritis.
Stress Testing dalam Business Planning
Stress testing digunakan untuk melihat kemampuan bank menghadapi kondisi yang jauh lebih buruk dibandingkan asumsi normal.
Contoh kondisi stres:
- Pertumbuhan ekonomi melemah.
- Suku bunga meningkat.
- Cost of fund naik.
- NPL meningkat.
- DPK tumbuh lebih lambat.
- Penarikan dana meningkat.
- Nilai aset tertentu mengalami penurunan.
- Pendapatan fee menurun.
Hasil stress testing dapat digunakan untuk mengevaluasi kecukupan buffer dan rencana mitigasi.
Integrasi Budgeting dengan Business Planning
Business plan akan lebih efektif apabila terhubung dengan budgeting.
Contohnya:
Target bisnis → Program kerja → Kebutuhan biaya → Budget → Proyeksi laba → KPI
Jika bank menetapkan target ekspansi digital, maka business plan harus menjelaskan:
- Produk yang dikembangkan.
- Target pengguna.
- Target transaksi.
- Investasi teknologi.
- Biaya operasional.
- SDM.
- Estimasi fee income.
- Risiko.
- Timeline.
Dengan demikian, budgeting menjadi alat untuk menerjemahkan strategi menjadi sumber daya yang dibutuhkan.
Financial Modeling untuk Industri Perbankan
Financial modeling merupakan alat penting untuk membangun proyeksi yang dinamis.
Model keuangan bank biasanya terdiri dari beberapa bagian.
Input
Berisi asumsi seperti:
- Growth kredit.
- Growth DPK.
- Yield.
- Cost of fund.
- NPL.
- Fee income growth.
- Opex growth.
- Tax assumption.
Calculation
Berisi formula yang menghubungkan berbagai asumsi.
Output
Menghasilkan:
- Neraca.
- Laba rugi.
- Cash flow.
- Rasio.
- KPI.
- Scenario analysis.
- Sensitivity analysis.
Model yang baik harus:
- Transparan.
- Konsisten.
- Mudah diperbarui.
- Memiliki sumber data yang jelas.
- Meminimalkan formula yang tidak diperlukan.
- Memiliki kontrol kesalahan.
- Dapat digunakan untuk berbagai skenario.
KPI dalam Bank Business Planning
Business planning membutuhkan indikator yang dapat digunakan untuk memantau pencapaian.
Beberapa KPI yang umum dianalisis antara lain:
| Area | Contoh KPI |
|---|---|
| Pertumbuhan | Kredit, DPK, aset |
| Profitabilitas | ROA, ROE, NIM |
| Efisiensi | Cost-to-income |
| Risiko Kredit | NPL, cost of credit |
| Likuiditas | Rasio likuiditas |
| Permodalan | CAR dan indikator modal |
| Funding | Cost of fund |
| Digital | Jumlah transaksi dan pengguna |
| Produktivitas | Pendapatan per cabang/pegawai |
Pemilihan KPI harus disesuaikan dengan strategi dan karakteristik masing-masing bank.
Hubungan Financial Projection dengan Risk Management
Financial planning tidak boleh berjalan terpisah dari risk management.
Setiap target bisnis memiliki risiko.
| Target | Risiko yang Perlu Dipertimbangkan |
|---|---|
| Kredit tumbuh | Risiko kredit |
| DPK tumbuh | Risiko pricing dan funding |
| Digitalisasi | Risiko operasional dan teknologi |
| Ekspansi cabang | Risiko biaya dan operasional |
| Treasury | Risiko pasar dan likuiditas |
| Produk baru | Risiko produk dan kepatuhan |
Oleh sebab itu, financial projection perlu memasukkan risk-adjusted perspective.
Contoh Kasus Nyata: Penggunaan Data Industri sebagai Konteks Perencanaan
Sebagai ilustrasi berbasis kondisi industri, OJK melaporkan bahwa pada Juli 2026 kredit investasi tumbuh 25,13% secara tahunan, kredit modal kerja tumbuh 11,04%, dan kredit konsumsi tumbuh 5,38%. Pada periode yang sama, DPK tumbuh 11,21% menjadi sekitar Rp10.336 triliun.
Data tersebut dapat digunakan sebagai external benchmark dalam proses planning, tetapi bukan berarti sebuah bank harus menggunakan angka pertumbuhan tersebut sebagai target.
Misalnya, manajemen sebuah bank fiktif sedang menyusun business plan. Tim menemukan bahwa:
- Pertumbuhan kredit internal selama beberapa tahun terakhir relatif stabil.
- DPK tumbuh lebih lambat dibandingkan target kredit.
- Cost of fund mengalami tekanan.
- Fee based income memiliki ruang pertumbuhan.
- Digital transaction meningkat.
Tim kemudian menyusun tiga skenario.
| Indikator | Downside | Base | Upside |
|---|---|---|---|
| Kredit | 7% | 10% | 13% |
| DPK | 6% | 9% | 12% |
| Fee Income | 5% | 9% | 13% |
| Opex | 8% | 6% | 6% |
| Cost of Fund | Tinggi | Stabil | Lebih rendah |
Angka tersebut hanya ilustrasi untuk menunjukkan metode analisis.
Dari model tersebut, manajemen dapat melihat bahwa skenario pertumbuhan kredit tinggi tidak otomatis menjadi skenario laba terbaik apabila funding cost meningkat terlalu besar.
Inilah nilai penting financial modeling: mengubah target bisnis menjadi gambaran konsekuensi keuangan yang dapat dianalisis sebelum keputusan dilaksanakan.
Business Planning dan Perubahan Regulasi
Perencanaan bisnis bank juga harus mengikuti perkembangan regulasi.
Pada April 2026, OJK mempublikasikan rancangan pengaturan baru mengenai Rencana Bisnis Bank Umum. OJK menjelaskan bahwa rancangan tersebut diarahkan untuk menyempurnakan ketentuan sebelumnya dan mencakup antara lain arah kebijakan, strategi pengembangan usaha, sasaran kinerja, digitalisasi perbankan, laporan realisasi dan pengawasan RBB, serta penyesuaian RBB.
Hal ini menunjukkan bahwa penyusunan business plan perlu dilakukan secara dinamis. Tim perbankan perlu memastikan bahwa model, asumsi, target, dan dokumen perencanaan selalu diselaraskan dengan ketentuan yang berlaku pada saat penyusunan.
Untuk BPR, OJK juga menerbitkan SEOJK Nomor 24/SEOJK.03/2025 tentang Rencana Bisnis Bank Perekonomian Rakyat yang berlaku sejak 20 November 2025. Ketentuan tersebut antara lain menyempurnakan pengaturan teknis pelaporan dan cakupan rencana bisnis BPR/BPRS.
Karena regulasi dapat berubah, materi pelatihan dan penerapan di masing-masing bank perlu selalu diverifikasi terhadap ketentuan regulator terbaru.
Tantangan dalam Menyusun Bank Financial Projection
Beberapa tantangan yang sering muncul antara lain:
Asumsi Terlalu Optimistis
Proyeksi yang hanya menggunakan skenario pertumbuhan tinggi dapat menghasilkan business plan yang tidak cukup resilien.
Data Antarunit Tidak Konsisten
Data finance, risk, treasury, business, dan operation dapat menggunakan definisi atau periode yang berbeda.
Model Terlalu Kompleks
Financial model yang terlalu rumit dapat menyulitkan proses review dan meningkatkan risiko kesalahan.
Tidak Ada Link dengan Strategi
Ada kalanya angka proyeksi dibuat terlebih dahulu tanpa menghubungkannya dengan strategi bisnis.
Tidak Melakukan Variance Analysis
Setelah periode berjalan, actual performance harus dibandingkan dengan budget dan projection.
Kurang Memperhatikan Risiko
Target bisnis perlu diuji dengan berbagai kondisi risiko agar tidak hanya terlihat menarik dalam kondisi normal.
Manfaat Training Bank Financial Projection & Business Planning
Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami hubungan antara strategi bisnis dan angka keuangan.
Peserta dapat mempelajari:
- Konsep bank financial projection.
- Prinsip business planning.
- Analisis historical financial performance.
- Penentuan business driver.
- Penyusunan financial assumptions.
- Proyeksi neraca.
- Proyeksi laba rugi.
- Proyeksi arus kas.
- Proyeksi kredit.
- Proyeksi DPK.
- Proyeksi pendapatan dan biaya.
- Cost of fund analysis.
- Profitability projection.
- Scenario analysis.
- Sensitivity analysis.
- Stress testing.
- Budgeting.
- KPI dan performance monitoring.
- Financial modeling.
- Risk-adjusted planning.
Kompetensi yang Diharapkan dari Peserta
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep financial projection dalam industri perbankan.
- Menganalisis historical financial performance.
- Mengidentifikasi business driver.
- Menentukan asumsi financial projection.
- Menyusun proyeksi neraca dan laba rugi.
- Menghubungkan target bisnis dengan dampak finansial.
- Membuat beberapa skenario bisnis.
- Melakukan sensitivity analysis.
- Memahami penggunaan stress testing dalam planning.
- Menghubungkan business plan dengan budgeting.
- Menganalisis dampak pertumbuhan bisnis terhadap profitabilitas.
- Mengintegrasikan faktor risiko dalam financial planning.
- Mengembangkan financial model yang lebih terstruktur.
- Melakukan monitoring antara actual, budget, dan projection.
Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ini?
Training Bank Financial Projection & Business Planning relevan bagi:
- Direksi dan manajemen bank.
- Finance manager.
- Financial planning & analysis team.
- Accounting manager.
- Budgeting team.
- Treasury.
- Risk management.
- Business planning.
- Corporate planning.
- Credit planning.
- Funding planning.
- Branch management.
- Performance management.
- Internal audit.
- Business analyst.
- Financial analyst.
- Profesional perbankan yang terlibat dalam penyusunan RBB dan financial projection.
Pelatihan juga dapat disesuaikan untuk kebutuhan bank umum, BPR, BPRS, maupun unit bisnis tertentu dengan tetap menyesuaikan karakteristik dan ketentuan yang berlaku.
Rekomendasi Struktur Materi Training
Materi dapat disusun secara bertahap agar peserta memahami konsep hingga implementasi.
| Modul | Materi |
|---|---|
| Modul 1 | Konsep Bank Financial Projection |
| Modul 2 | Business Planning Perbankan |
| Modul 3 | Analisis Historical Performance |
| Modul 4 | Business Driver & Financial Assumptions |
| Modul 5 | Proyeksi Kredit dan DPK |
| Modul 6 | Proyeksi Pendapatan dan Beban |
| Modul 7 | Proyeksi Neraca dan Laba Rugi |
| Modul 8 | Profitability Analysis |
| Modul 9 | Scenario & Sensitivity Analysis |
| Modul 10 | Stress Testing |
| Modul 11 | Budgeting dan KPI |
| Modul 12 | Financial Modeling |
| Modul 13 | Risk-Based Business Planning |
| Modul 14 | Monitoring dan Variance Analysis |
| Modul 15 | Studi Kasus Perbankan |
Praktik yang Perlu Diterapkan dalam Business Planning
Agar business planning tidak hanya menjadi dokumen tahunan, bank dapat menerapkan beberapa prinsip berikut:
Gunakan Data yang Terintegrasi
Pastikan data finance, risk, business, treasury, dan operation menggunakan basis data dan definisi yang konsisten.
Pisahkan Fakta dan Asumsi
Historical data adalah fakta, sedangkan pertumbuhan masa depan merupakan asumsi. Keduanya harus dibedakan secara jelas dalam model.
Dokumentasikan Asumsi
Setiap asumsi sebaiknya memiliki dasar, sumber, periode, dan pihak yang bertanggung jawab.
Gunakan Rolling Forecast
Selain annual budget, rolling forecast dapat membantu bank menyesuaikan proyeksi berdasarkan perubahan kondisi aktual.
Lakukan Variance Analysis Secara Berkala
Perbandingan actual dan budget membantu menemukan penyimpangan lebih awal.
Hubungkan KPI dengan Strategi
KPI harus menggambarkan prioritas strategis, bukan sekadar angka yang mudah dihitung.
Integrasikan Risiko
Setiap target utama perlu dianalisis dari sisi risiko dan kemampuan mitigasinya.
Financial Projection sebagai Alat Pengambilan Keputusan
Nilai utama financial projection bukan terletak pada kemampuan menghasilkan angka yang sangat presisi. Tidak ada model yang dapat memprediksi masa depan secara sempurna.
Nilai financial projection terletak pada kemampuannya membantu manajemen memahami:
- Apa yang mungkin terjadi?
- Faktor apa yang paling memengaruhinya?
- Apa dampak perubahan asumsi?
- Berapa kebutuhan dana?
- Bagaimana dampaknya terhadap profitabilitas?
- Apakah modal mencukupi?
- Apa risiko utama?
- Apa tindakan yang dapat dilakukan?
Dengan pendekatan tersebut, financial projection menjadi decision-support tool, bukan sekadar dokumen perencanaan.
Kesimpulan
Training Bank Financial Projection & Business Planning menjadi relevan bagi bank yang ingin meningkatkan kemampuan dalam menyusun proyeksi keuangan dan business plan secara lebih terstruktur.
Financial projection membantu menerjemahkan strategi menjadi angka, sementara business planning memastikan angka tersebut memiliki konteks strategis. Keduanya perlu dibangun berdasarkan data historis, business driver, asumsi yang terdokumentasi, kondisi pasar, risiko, serta kebutuhan likuiditas dan permodalan.
Perencanaan yang efektif juga tidak cukup menggunakan satu skenario. Bank perlu menguji berbagai kemungkinan melalui scenario analysis, sensitivity analysis, dan stress testing. Dengan demikian, manajemen dapat memahami konsekuensi dari setiap perubahan asumsi sebelum keputusan bisnis diterapkan.
Dalam konteks industri perbankan yang terus berkembang, kemampuan menghubungkan business strategy, financial model, budgeting, risk management, dan performance monitoring menjadi kompetensi penting bagi profesional perbankan.
Melalui Training Bank Financial Projection & Business Planning, peserta dapat membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana menyusun financial projection, menerjemahkan strategi ke dalam business plan, mengembangkan financial model, serta menggunakan hasil proyeksi sebagai dasar monitoring dan pengambilan keputusan bisnis yang lebih terukur.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan Bank Financial Projection?
Bank Financial Projection adalah proses memperkirakan kondisi dan kinerja keuangan bank pada periode mendatang berdasarkan data historis, asumsi bisnis, kondisi ekonomi, strategi, dan berbagai skenario.
Apa perbedaan Financial Projection dan Business Planning?
Financial projection berfokus pada estimasi kondisi dan kinerja keuangan, sedangkan business planning mencakup perumusan strategi, target, program kerja, kebutuhan sumber daya, risiko, dan sasaran bisnis. Financial projection menjadi bagian penting dalam business planning.
Mengapa bank membutuhkan financial modeling?
Financial modeling membantu menghubungkan berbagai asumsi bisnis dengan dampaknya terhadap laporan keuangan, profitabilitas, likuiditas, modal, dan KPI. Model juga dapat digunakan untuk scenario dan sensitivity analysis.
Apakah training ini hanya untuk bagian finance?
Tidak. Materinya juga relevan bagi business planning, treasury, risk management, accounting, budgeting, corporate planning, credit planning, funding, performance management, dan manajemen bank.
Apa saja yang dipelajari dalam Training Bank Financial Projection & Business Planning?
Materi dapat mencakup analisis historical performance, financial assumptions, proyeksi kredit dan DPK, proyeksi laba rugi dan neraca, profitability analysis, budgeting, financial modeling, scenario analysis, sensitivity analysis, stress testing, KPI, dan variance analysis.
Apakah financial projection harus menggunakan beberapa skenario?
Penggunaan beberapa skenario sangat membantu karena kondisi bisnis tidak selalu sesuai dengan asumsi dasar. Base case, upside case, dan downside case dapat digunakan untuk memahami rentang kemungkinan hasil.
Bagaimana memastikan business plan tetap relevan?
Business plan perlu dimonitor secara berkala melalui actual vs budget, actual vs projection, variance analysis, KPI, dan evaluasi terhadap perubahan kondisi ekonomi, bisnis, risiko, serta ketentuan regulator. Jika terdapat perubahan material, asumsi dan proyeksi perlu ditinjau kembali.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

