Training Audit Supplier dan Bahan Baku Pangan 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleDalam industri pangan, kualitas produk akhir sangat dipengaruhi oleh mutu bahan baku dan kinerja pemasok (supplier). Bahan baku yang tidak memenuhi spesifikasi atau berasal dari pemasok yang tidak memiliki sistem pengendalian keamanan pangan yang baik dapat meningkatkan risiko kontaminasi, penurunan kualitas produk, hingga penarikan produk (product recall). Oleh karena itu, perusahaan harus memastikan bahwa setiap supplier telah memenuhi standar yang dipersyaratkan melalui proses audit yang sistematis dan terdokumentasi.
Training Audit Supplier dan Bahan Baku Pangan dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan evaluasi terhadap pemasok, proses pengadaan, serta pengendalian mutu bahan baku. Pelatihan ini membahas teknik audit berdasarkan prinsip Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), ISO 22000, Food Safety Management System (FSMS), serta persyaratan regulasi keamanan pangan yang berlaku.
Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami proses seleksi supplier, penyusunan checklist audit, teknik inspeksi fasilitas pemasok, evaluasi dokumen mutu, penilaian risiko, hingga penyusunan laporan audit dan tindak lanjut perbaikan (Corrective and Preventive Action/CAPA).
Kompetensi tersebut sangat penting bagi bagian Quality Assurance (QA), Quality Control (QC), Purchasing, Supply Chain, Procurement, maupun auditor internal yang bertanggung jawab menjaga keamanan rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir.
Pentingnya Audit Supplier dalam Industri Pangan
Audit supplier merupakan bagian penting dari sistem manajemen keamanan pangan karena kualitas produk tidak hanya ditentukan oleh proses produksi di dalam perusahaan, tetapi juga oleh kualitas bahan baku yang diterima dari pemasok.
Perusahaan yang memiliki sistem audit supplier yang baik akan lebih mudah mengendalikan risiko kontaminasi, memastikan konsistensi mutu bahan baku, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Beberapa manfaat audit supplier antara lain:
- Memastikan pemasok memenuhi persyaratan keamanan pangan.
- Mengurangi risiko penerimaan bahan baku yang tidak sesuai spesifikasi.
- Menjamin konsistensi kualitas bahan baku.
- Mendukung implementasi HACCP dan ISO 22000.
- Mengurangi risiko keluhan pelanggan.
- Menurunkan potensi product recall.
- Meningkatkan hubungan jangka panjang dengan supplier.
- Memenuhi persyaratan audit pelanggan dan lembaga sertifikasi.
Audit supplier juga menjadi bagian penting dalam pendekatan risk-based thinking, yaitu mengidentifikasi dan mengendalikan risiko sebelum bahan baku masuk ke proses produksi.
Pengertian Audit Supplier dan Bahan Baku Pangan
Audit supplier adalah proses pemeriksaan yang dilakukan secara sistematis terhadap pemasok untuk memastikan bahwa mereka memiliki sistem yang mampu menghasilkan bahan baku sesuai spesifikasi mutu, keamanan pangan, dan persyaratan regulasi.
Sementara itu, audit bahan baku merupakan kegiatan pemeriksaan terhadap karakteristik bahan baku yang diterima perusahaan, mulai dari kondisi fisik, dokumen pendukung, hingga hasil pengujian laboratorium.
Audit dilakukan secara objektif berdasarkan bukti yang dapat diverifikasi, bukan berdasarkan asumsi atau pengalaman semata.
Tujuan Training Audit Supplier dan Bahan Baku Pangan
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam melaksanakan audit supplier secara profesional dan berbasis risiko.
Tujuan pelatihan meliputi:
- Memahami konsep audit supplier.
- Menguasai teknik evaluasi pemasok.
- Menyusun checklist audit.
- Melakukan audit fasilitas supplier.
- Menilai sistem keamanan pangan supplier.
- Mengevaluasi dokumen mutu.
- Mengidentifikasi potensi risiko bahan baku.
- Menyusun laporan audit.
- Menentukan tindakan korektif.
- Mendukung implementasi sistem keamanan pangan.
Manfaat Mengikuti Training
Pelatihan ini memberikan manfaat bagi individu maupun organisasi.
Manfaat bagi Peserta
Peserta akan memperoleh kemampuan untuk:
- Melaksanakan audit supplier secara sistematis.
- Menilai kemampuan pemasok dalam memenuhi spesifikasi.
- Melakukan analisis risiko bahan baku.
- Menyusun laporan audit yang profesional.
- Memberikan rekomendasi peningkatan kinerja supplier.
Manfaat bagi Perusahaan
Bagi perusahaan, manfaat yang diperoleh antara lain:
- Menurunkan risiko bahan baku bermasalah.
- Meningkatkan kualitas produk akhir.
- Mengurangi biaya akibat ketidaksesuaian bahan baku.
- Memperkuat sistem manajemen rantai pasok.
- Mempermudah proses sertifikasi keamanan pangan.
- Meningkatkan kepuasan pelanggan.
Ruang Lingkup Audit Supplier dan Bahan Baku Pangan
Audit supplier mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan kemampuan pemasok dalam menghasilkan bahan baku yang aman dan berkualitas.
Ruang lingkup audit meliputi:
| Area Audit | Fokus Pemeriksaan |
|---|---|
| Sistem Manajemen | Kebijakan mutu dan keamanan pangan |
| Produksi | Proses produksi bahan baku |
| Higiene dan Sanitasi | Kebersihan fasilitas dan personel |
| Pengendalian Mutu | QC, laboratorium, inspeksi |
| Penyimpanan | Gudang bahan baku dan produk |
| Pengiriman | Sistem distribusi |
| Dokumentasi | SOP, spesifikasi, sertifikat |
| Ketertelusuran | Traceability dan recall system |
Standar yang Menjadi Acuan Audit
Audit supplier harus dilakukan berdasarkan standar yang diakui secara nasional maupun internasional agar hasilnya objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Good Manufacturing Practices (GMP)
GMP menjadi dasar dalam menilai apakah pemasok telah menerapkan praktik produksi yang baik.
Aspek yang diperiksa meliputi:
- Bangunan dan fasilitas.
- Peralatan produksi.
- Higiene personel.
- Pengendalian proses.
- Penyimpanan.
- Dokumentasi.
Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP)
HACCP digunakan untuk memastikan bahwa supplier telah mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya keamanan pangan.
Audit HACCP meliputi:
- Analisis bahaya.
- Critical Control Point (CCP).
- Monitoring CCP.
- Tindakan koreksi.
- Verifikasi.
- Dokumentasi.
ISO 22000
ISO 22000 digunakan sebagai acuan dalam mengevaluasi sistem manajemen keamanan pangan supplier.
Auditor akan memeriksa:
- Kepemimpinan.
- Manajemen risiko.
- Pengendalian operasional.
- Evaluasi kinerja.
- Perbaikan berkelanjutan.
Spesifikasi Bahan Baku
Selain standar sistem, auditor juga harus memastikan bahwa bahan baku memenuhi spesifikasi teknis perusahaan.
Beberapa parameter yang diperiksa meliputi:
- Karakteristik fisik.
- Karakteristik kimia.
- Karakteristik mikrobiologi.
- Masa simpan.
- Kemasan.
- Label.
- Sertifikat analisis (Certificate of Analysis/CoA).
Prinsip-Prinsip Audit Supplier
Audit supplier harus dilakukan secara profesional berdasarkan prinsip audit yang berlaku.
Prinsip tersebut meliputi:
- Integritas.
- Independensi.
- Objektivitas.
- Pendekatan berbasis bukti.
- Kerahasiaan informasi.
- Pendekatan sistematis.
- Berorientasi pada peningkatan berkelanjutan.
Dengan menerapkan prinsip tersebut, hasil audit dapat menjadi dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan terkait kelayakan supplier.
Kompetensi Auditor Supplier
Seorang auditor supplier harus memiliki kombinasi pengetahuan teknis, kemampuan analisis, dan keterampilan komunikasi.
Kompetensi utama meliputi:
- Memahami sistem keamanan pangan.
- Menguasai teknik audit.
- Mampu melakukan observasi lapangan.
- Memahami spesifikasi bahan baku.
- Melakukan analisis risiko.
- Menyusun laporan audit.
- Melakukan Root Cause Analysis (RCA).
- Memberikan rekomendasi perbaikan.
Contoh Kasus Nyata
Sebuah perusahaan pengolahan susu mengalami peningkatan jumlah produk yang tidak memenuhi standar kualitas karena kadar protein bahan baku susu segar yang diterima sering berada di bawah spesifikasi. Setelah dilakukan audit terhadap salah satu pemasok utama, tim auditor menemukan bahwa prosedur pendinginan susu setelah pemerahan belum diterapkan secara konsisten, pencatatan suhu penyimpanan tidak lengkap, dan proses transportasi menuju pabrik menggunakan kendaraan tanpa sistem pendingin yang memadai.
Berdasarkan hasil audit tersebut, perusahaan memberikan rekomendasi kepada supplier untuk memperbaiki sistem rantai dingin (cold chain), menyediakan alat pencatat suhu otomatis, serta meningkatkan pelatihan bagi petugas pengumpulan susu. Selain itu, perusahaan menerapkan evaluasi berkala terhadap kualitas bahan baku yang diterima dan melakukan audit ulang setelah tindakan perbaikan selesai.
Dalam beberapa bulan berikutnya, kualitas susu segar meningkat secara signifikan, tingkat penolakan bahan baku menurun, dan stabilitas mutu produk akhir dapat dipertahankan. Kasus ini menunjukkan bahwa audit supplier yang dilakukan secara sistematis mampu meningkatkan kualitas rantai pasok sekaligus mendukung keberhasilan sistem keamanan pangan perusahaan.
Tahapan Pelaksanaan Audit Supplier
Pelaksanaan audit supplier harus dilakukan secara sistematis agar seluruh aspek yang berkaitan dengan keamanan pangan, mutu bahan baku, dan kemampuan pemasok dapat dievaluasi secara objektif. Audit tidak hanya dilakukan ketika terjadi masalah, tetapi juga sebagai bagian dari program evaluasi berkala terhadap pemasok.
Secara umum, tahapan audit supplier terdiri atas:
- Menentukan tujuan audit.
- Menentukan ruang lingkup audit.
- Menetapkan tim auditor.
- Mengumpulkan dokumen awal.
- Menyusun checklist audit.
- Melaksanakan audit lapangan.
- Mengidentifikasi ketidaksesuaian.
- Menyusun laporan audit.
- Melakukan tindak lanjut (CAPA).
- Melaksanakan verifikasi hasil perbaikan.
Tahapan tersebut membantu perusahaan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kemampuan supplier dalam memenuhi persyaratan keamanan pangan.
Perencanaan Audit Supplier
Perencanaan merupakan tahap penting yang menentukan keberhasilan audit. Auditor harus memahami karakteristik supplier, jenis bahan baku yang dipasok, tingkat risiko, serta persyaratan yang berlaku.
Beberapa kegiatan dalam tahap perencanaan meliputi:
- Menentukan tujuan audit.
- Menetapkan standar audit.
- Menentukan jadwal audit.
- Menunjuk anggota tim audit.
- Mengidentifikasi risiko pemasok.
- Menyiapkan dokumen referensi.
- Menyusun agenda audit.
Perencanaan yang baik akan membuat audit berjalan lebih efektif dan efisien.
Persiapan Dokumen Audit
Sebelum mengunjungi fasilitas supplier, auditor perlu mempelajari berbagai dokumen yang berkaitan dengan sistem mutu dan keamanan pangan.
Dokumen yang umumnya diperiksa meliputi:
- Profil perusahaan supplier.
- Sertifikat GMP.
- Sertifikat HACCP.
- Sertifikat ISO 22000.
- Sertifikat Halal (jika diperlukan).
- Certificate of Analysis (CoA).
- Spesifikasi bahan baku.
- SOP Produksi.
- SOP Sanitasi.
- Rekaman inspeksi.
- Hasil audit sebelumnya.
- Data keluhan pelanggan.
Dokumen tersebut menjadi dasar dalam menentukan fokus pemeriksaan selama audit lapangan.
Audit Fasilitas Produksi Supplier
Fasilitas produksi merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kemampuan supplier menghasilkan bahan baku yang aman dan berkualitas.
Auditor melakukan pemeriksaan terhadap:
- Tata letak fasilitas.
- Kebersihan area produksi.
- Kondisi bangunan.
- Ventilasi.
- Pencahayaan.
- Drainase.
- Pengendalian hama.
- Jalur perpindahan bahan.
- Area penyimpanan.
- Area pengemasan.
Fasilitas yang dirancang dengan baik akan membantu mencegah kontaminasi silang selama proses produksi.
Audit Sistem Higiene dan Sanitasi
Sistem higiene dan sanitasi supplier harus mampu menjamin bahwa seluruh proses produksi dilakukan dalam kondisi yang bersih dan higienis.
Aspek yang diperiksa antara lain:
- Program pembersihan.
- Jadwal sanitasi.
- Bahan kimia sanitasi.
- Verifikasi sanitasi.
- Kebersihan peralatan.
- Higiene personel.
- Program cuci tangan.
- Penggunaan APD.
- Dokumentasi sanitasi.
Audit Pengendalian Proses Produksi
Auditor juga mengevaluasi bagaimana supplier mengendalikan proses produksi agar mutu produk tetap konsisten.
Pemeriksaan meliputi:
- Pengendalian parameter proses.
- Monitoring suhu.
- Monitoring waktu produksi.
- Kalibrasi alat ukur.
- Pengendalian produk tidak sesuai.
- Pengujian mutu selama proses.
Pengendalian proses yang baik akan meminimalkan variasi kualitas bahan baku.
Audit Laboratorium dan Pengujian Mutu
Laboratorium menjadi bagian penting dalam memastikan setiap bahan baku memenuhi spesifikasi.
Hal-hal yang diperiksa meliputi:
- Kompetensi analis.
- Kalibrasi alat laboratorium.
- Metode pengujian.
- Frekuensi pengujian.
- Rekaman hasil analisis.
- Validasi metode.
Audit Gudang Penyimpanan
Gudang harus mampu menjaga mutu bahan baku sebelum dikirim ke pelanggan.
Pemeriksaan dilakukan terhadap:
| Area Audit | Hal yang Dievaluasi |
|---|---|
| Suhu Gudang | Sesuai spesifikasi |
| Kelembapan | Dalam batas standar |
| FIFO | Diterapkan |
| FEFO | Diterapkan |
| Kebersihan | Gudang bersih |
| Pallet | Produk tidak menyentuh lantai |
| Pengendalian Hama | Tidak ada aktivitas hama |
Audit Sistem Ketertelusuran (Traceability)
Supplier wajib memiliki sistem ketertelusuran yang mampu mengidentifikasi asal-usul setiap bahan baku maupun tujuan distribusinya.
Auditor mengevaluasi:
- Nomor batch.
- Sistem kode produksi.
- Rekaman distribusi.
- Sistem recall.
- Identifikasi bahan baku.
Sistem traceability yang baik mempercepat proses penarikan produk apabila terjadi masalah keamanan pangan.
Audit Pengiriman dan Distribusi
Mutu bahan baku harus tetap terjaga selama proses distribusi.
Auditor memeriksa:
- Kondisi kendaraan.
- Kebersihan kendaraan.
- Pengendalian suhu.
- Pengemasan.
- Prosedur loading.
- Dokumentasi pengiriman.
Evaluasi Dokumen Supplier
Dokumen merupakan bukti objektif bahwa sistem telah dijalankan.
Beberapa dokumen yang harus tersedia antara lain:
- SOP.
- Instruksi kerja.
- Form monitoring.
- Rekaman inspeksi.
- Rekaman sanitasi.
- Sertifikat bahan baku.
- Rekaman kalibrasi.
- Laporan audit internal.
Dokumen yang tidak lengkap dapat menjadi indikasi lemahnya sistem pengendalian.
Penyusunan Checklist Audit Supplier
Checklist membantu auditor melakukan pemeriksaan secara konsisten.
Contoh checklist sederhana:
| Aspek | Ya | Tidak | Catatan |
|---|---|---|---|
| Supplier memiliki GMP | ✓ | Berlaku | |
| Memiliki HACCP | ✓ | Aktif | |
| Gudang bersih | ✓ | Baik | |
| Pengendalian hama berjalan | ✓ | Lengkap | |
| Traceability tersedia | ✓ | Sesuai | |
| CoA tersedia | ✓ | Lengkap | |
| Kendaraan bersih | ✓ | Perlu perbaikan |
Checklist dapat disesuaikan dengan jenis bahan baku yang diaudit.
Metode Penilaian Supplier
Setelah audit selesai, perusahaan biasanya memberikan skor untuk menentukan status supplier.
Contoh metode penilaian:
| Nilai | Kategori |
|---|---|
| 90–100 | Sangat Baik |
| 80–89 | Baik |
| 70–79 | Cukup |
| 60–69 | Perlu Perbaikan |
| <60 | Tidak Direkomendasikan |
Metode penilaian membantu perusahaan menentukan apakah supplier dapat dipertahankan, perlu dibina, atau harus diganti.
Identifikasi Risiko Supplier
Tidak semua supplier memiliki tingkat risiko yang sama.
Beberapa faktor yang memengaruhi tingkat risiko meliputi:
- Jenis bahan baku.
- Riwayat keluhan.
- Riwayat audit.
- Lokasi supplier.
- Kompleksitas proses produksi.
- Sertifikasi yang dimiliki.
- Kapasitas produksi.
- Stabilitas kualitas.
Supplier dengan tingkat risiko tinggi sebaiknya diaudit lebih sering dibandingkan supplier berisiko rendah.
Contoh Kasus Audit Supplier
Sebuah perusahaan makanan olahan menerima beberapa keluhan dari pelanggan mengenai perubahan warna produk setelah penyimpanan. Tim Quality Assurance kemudian melakukan investigasi terhadap bahan baku utama yang dipasok oleh salah satu supplier.
Hasil audit menemukan bahwa supplier menyimpan bahan baku pada gudang dengan kelembapan yang melebihi batas spesifikasi. Selain itu, pencatatan suhu dan kelembapan dilakukan secara manual sehingga sering terlambat diperbarui. Auditor juga menemukan bahwa proses rotasi stok belum sepenuhnya menerapkan prinsip First Expired First Out (FEFO).
Berdasarkan temuan tersebut, perusahaan meminta supplier memperbaiki sistem pengendalian lingkungan gudang dengan memasang alat monitoring digital, menerapkan FEFO secara konsisten, serta meningkatkan frekuensi inspeksi internal. Audit tindak lanjut menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengendalian penyimpanan, sehingga kualitas bahan baku kembali sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
Kasus ini menegaskan bahwa audit supplier tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan untuk meningkatkan kualitas rantai pasok secara berkelanjutan.
Penyusunan Laporan Audit Supplier
Laporan audit merupakan dokumen resmi yang berisi seluruh hasil pemeriksaan terhadap supplier, baik yang berkaitan dengan sistem manajemen keamanan pangan, proses produksi, fasilitas, maupun kualitas bahan baku. Laporan harus disusun secara objektif, berdasarkan bukti yang ditemukan selama audit, sehingga dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan oleh manajemen.
Laporan audit yang baik tidak hanya menjelaskan temuan, tetapi juga memberikan rekomendasi yang realistis agar supplier dapat meningkatkan sistemnya secara berkelanjutan.
Komponen utama laporan audit meliputi:
- Identitas supplier.
- Tujuan audit.
- Ruang lingkup audit.
- Tanggal pelaksanaan audit.
- Tim auditor.
- Standar yang digunakan.
- Ringkasan hasil audit.
- Daftar temuan.
- Bukti objektif.
- Tingkat ketidaksesuaian.
- Rekomendasi perbaikan.
- Target penyelesaian.
- Jadwal audit tindak lanjut.
Klasifikasi Temuan Audit
Seluruh temuan audit harus diklasifikasikan berdasarkan tingkat risikonya agar perusahaan dapat menentukan prioritas tindak lanjut.
Ketidaksesuaian Minor
Merupakan penyimpangan yang tidak memberikan dampak langsung terhadap keamanan pangan, tetapi tetap memerlukan perbaikan.
Contoh:
- Form inspeksi belum ditandatangani.
- Label penyimpanan kurang lengkap.
- Dokumentasi belum diperbarui.
Ketidaksesuaian Mayor
Merupakan penyimpangan yang dapat memengaruhi mutu atau keamanan bahan baku apabila tidak segera diperbaiki.
Contoh:
- Jadwal sanitasi tidak dijalankan.
- Tidak tersedia prosedur pengendalian produk tidak sesuai.
- Kalibrasi alat terlambat dilakukan.
Ketidaksesuaian Kritis
Merupakan penyimpangan yang dapat menyebabkan produk menjadi tidak aman atau berpotensi menimbulkan risiko serius bagi konsumen.
Contoh:
- Ditemukan kontaminasi mikrobiologi pada bahan baku.
- Tidak adanya sistem traceability.
- Aktivitas hama di area penyimpanan bahan baku.
- Penggunaan bahan baku yang tidak memenuhi spesifikasi.
Corrective and Preventive Action (CAPA)
Setiap temuan audit harus ditindaklanjuti melalui Corrective and Preventive Action (CAPA). Program ini bertujuan menghilangkan akar penyebab masalah sekaligus mencegah terulangnya ketidaksesuaian yang sama.
Tahapan penyusunan CAPA meliputi:
- Mengidentifikasi akar penyebab.
- Menentukan tindakan korektif.
- Menentukan tindakan pencegahan.
- Menunjuk penanggung jawab.
- Menetapkan target waktu.
- Melaksanakan tindakan.
- Melakukan verifikasi efektivitas.
- Menutup temuan apabila dinyatakan efektif.
Contoh format CAPA:
| Temuan | Akar Penyebab | Tindakan Perbaikan | PIC | Target |
|---|---|---|---|---|
| CoA tidak lengkap | Prosedur administrasi belum baku | Menyusun SOP verifikasi dokumen | QA Manager | 7 Hari |
| Gudang lembap | Sistem ventilasi kurang baik | Perbaikan ventilasi dan pemasangan dehumidifier | Engineering | 14 Hari |
| FEFO tidak diterapkan | Kurangnya pelatihan gudang | Pelatihan dan inspeksi rutin | Warehouse Supervisor | 10 Hari |
Verifikasi Efektivitas Perbaikan
Setelah CAPA dilaksanakan, auditor perlu memastikan bahwa tindakan yang dilakukan benar-benar efektif.
Metode verifikasi dapat dilakukan melalui:
- Audit ulang.
- Observasi lapangan.
- Pemeriksaan dokumen.
- Wawancara dengan personel supplier.
- Pengujian laboratorium.
- Evaluasi tren kualitas bahan baku.
- Monitoring keluhan pelanggan.
Jika hasil verifikasi menunjukkan bahwa penyebab masalah belum terselesaikan, maka supplier harus melakukan tindakan tambahan hingga temuan dinyatakan selesai.
Key Performance Indicator (KPI) Supplier
Evaluasi supplier akan lebih objektif apabila didukung oleh indikator kinerja yang terukur.
Contoh KPI supplier dapat dilihat pada tabel berikut.
| Indikator | Target |
|---|---|
| Ketepatan Pengiriman | ≥98% |
| Kesesuaian Spesifikasi Bahan Baku | ≥99% |
| Tingkat Penolakan Bahan Baku | ≤1% |
| Kelengkapan Dokumen (CoA, Sertifikat) | 100% |
| Penyelesaian CAPA Tepat Waktu | ≥95% |
| Nilai Audit Supplier | ≥85 |
Pemantauan KPI secara berkala membantu perusahaan mengevaluasi performa supplier dari waktu ke waktu.
Strategi Meningkatkan Kinerja Supplier
Hubungan antara perusahaan dan supplier sebaiknya dibangun sebagai kemitraan jangka panjang. Selain melakukan audit, perusahaan juga perlu memberikan pembinaan agar pemasok mampu meningkatkan sistem manajemen mutu dan keamanan pangannya.
Strategi yang dapat diterapkan antara lain:
- Menyelenggarakan pelatihan keamanan pangan bagi supplier.
- Memberikan umpan balik hasil audit secara konstruktif.
- Menyusun program pembinaan supplier.
- Melakukan evaluasi kinerja secara berkala.
- Mengembangkan sistem komunikasi yang efektif.
- Mendorong penerapan digitalisasi dokumen mutu.
- Memberikan penghargaan kepada supplier berkinerja tinggi.
Pendekatan kolaboratif akan menghasilkan rantai pasok yang lebih kuat dan saling menguntungkan.
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Audit Supplier
Pelaksanaan audit supplier sering kali belum memberikan hasil optimal karena beberapa kesalahan berikut.
- Audit hanya berfokus pada dokumen.
- Tidak melakukan observasi langsung ke area produksi.
- Checklist audit tidak diperbarui.
- Tidak menggunakan pendekatan berbasis risiko.
- Bukti objektif kurang lengkap.
- Tidak melakukan analisis akar penyebab.
- Tindak lanjut CAPA tidak dipantau.
- Audit hanya dilakukan saat akan sertifikasi.
- Komunikasi hasil audit kurang efektif.
- Tidak ada evaluasi terhadap kinerja supplier setelah audit.
Dengan menghindari kesalahan tersebut, efektivitas audit akan meningkat dan hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai dasar peningkatan mutu rantai pasok.
Peran Training Audit Supplier dalam Sistem Keamanan Pangan
Training Audit Supplier dan Bahan Baku Pangan memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem keamanan pangan perusahaan. Pelatihan ini membantu peserta memahami bahwa pengendalian risiko harus dimulai sejak tahap pemilihan pemasok, bukan hanya saat bahan baku sudah diterima di fasilitas produksi.
Melalui pelatihan, peserta akan mampu melakukan audit secara profesional, menyusun checklist yang sesuai dengan karakteristik bahan baku, melakukan analisis risiko, serta memberikan rekomendasi perbaikan yang berdampak nyata terhadap kualitas rantai pasok.
Perusahaan yang memiliki auditor supplier yang kompeten akan lebih siap menghadapi audit pelanggan, memenuhi persyaratan sertifikasi internasional, serta menjaga konsistensi mutu produk di tengah meningkatnya tuntutan pasar.
Contoh Implementasi Audit Supplier yang Berhasil
Sebuah perusahaan pengolahan makanan beku memiliki lebih dari 40 supplier bahan baku. Untuk meningkatkan kualitas rantai pasok, perusahaan menerapkan program audit supplier berbasis risiko setiap tahun.
Hasil audit menunjukkan bahwa salah satu pemasok sayuran beku belum memiliki sistem pencatatan suhu penyimpanan yang memadai. Selain itu, prosedur sanitasi area sortasi belum terdokumentasi dengan baik. Tim auditor memberikan rekomendasi berupa penyusunan SOP sanitasi, pemasangan alat pencatat suhu otomatis, dan pelaksanaan pelatihan higiene bagi operator.
Enam bulan setelah tindakan perbaikan diterapkan, audit tindak lanjut menunjukkan peningkatan nilai audit dari 72 menjadi 93. Tingkat penolakan bahan baku menurun lebih dari 60%, sementara konsistensi kualitas produk meningkat secara signifikan. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa audit supplier yang dilakukan secara sistematis mampu menciptakan hubungan kemitraan yang lebih kuat sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan.
FAQ
1. Apa yang dimaksud Training Audit Supplier dan Bahan Baku Pangan?
Training Audit Supplier dan Bahan Baku Pangan adalah pelatihan yang membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengevaluasi pemasok serta memastikan bahan baku memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.
2. Siapa yang sebaiknya mengikuti pelatihan ini?
Pelatihan ini cocok diikuti oleh personel Quality Assurance (QA), Quality Control (QC), Purchasing, Procurement, Supply Chain, Auditor Internal, Manajer Operasional, dan pihak lain yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan supplier.
3. Apa manfaat audit supplier bagi perusahaan?
Audit supplier membantu memastikan kualitas bahan baku, mengurangi risiko kontaminasi, meningkatkan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan, memperkuat hubungan dengan pemasok, dan mengurangi potensi kerugian akibat bahan baku yang tidak sesuai.
4. Seberapa sering audit supplier perlu dilakukan?
Frekuensi audit bergantung pada tingkat risiko supplier. Supplier dengan risiko tinggi umumnya diaudit lebih sering, misalnya setiap tahun atau setiap enam bulan, sedangkan supplier berisiko rendah dapat diaudit dengan interval yang lebih panjang.
5. Standar apa saja yang digunakan dalam audit supplier?
Audit biasanya mengacu pada Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), ISO 22000, spesifikasi bahan baku perusahaan, serta regulasi keamanan pangan yang berlaku.
6. Apa yang dilakukan jika supplier tidak memenuhi persyaratan audit?
Perusahaan dapat meminta supplier menyusun Corrective and Preventive Action (CAPA), melakukan audit ulang setelah perbaikan, memberikan pembinaan, atau menghentikan kerja sama apabila ketidaksesuaian bersifat kritis dan tidak segera diperbaiki.
7. Mengapa audit bahan baku penting dalam industri pangan?
Audit bahan baku memastikan bahwa seluruh bahan yang digunakan memenuhi spesifikasi mutu, aman untuk diproses, serta mendukung konsistensi kualitas produk akhir sehingga risiko keluhan pelanggan dan penarikan produk dapat diminimalkan.
Kesimpulan
Audit supplier dan bahan baku pangan merupakan bagian penting dari sistem manajemen keamanan pangan yang bertujuan memastikan seluruh bahan baku berasal dari pemasok yang kompeten dan memenuhi persyaratan mutu. Melalui proses audit yang sistematis, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi risiko sejak awal, mengevaluasi efektivitas sistem supplier, serta meningkatkan keandalan rantai pasok.
Training Audit Supplier dan Bahan Baku Pangan memberikan kompetensi yang dibutuhkan untuk melaksanakan audit secara profesional, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, penyusunan laporan, hingga tindak lanjut melalui CAPA. Dengan auditor yang kompeten dan supplier yang terus dibina, perusahaan dapat meningkatkan kualitas produk, memenuhi persyaratan regulasi, mempertahankan sertifikasi keamanan pangan, serta memperkuat kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang.
Hubungi Kami Untuk Jadwal Training Terbaru
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

