Training Advanced SCADA Engineering untuk Sistem Otomasi Industri: Panduan Lengkap Integrasi, Supervisory Control, dan Digitalisasi Industri 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePerkembangan teknologi otomasi industri semakin mendorong perusahaan untuk membangun sistem kontrol yang terintegrasi, reliable, aman, dan mampu menyediakan data operasional secara real time. Sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) menjadi salah satu teknologi penting dalam mendukung kebutuhan tersebut karena memungkinkan perusahaan melakukan monitoring proses, pengumpulan data, alarm management, supervisory control, histori data, hingga integrasi dengan sistem digital lainnya.
Namun, implementasi SCADA pada lingkungan industri tidak berhenti pada kemampuan membuat tampilan Human Machine Interface (HMI). Sistem SCADA modern membutuhkan kompetensi engineering yang lebih mendalam, mulai dari system architecture, PLC integration, industrial communication, database, historian, redundancy, alarm management, networking, cybersecurity, hingga integrasi dengan Industrial Internet of Things (IIoT) dan data analytics.
Dalam konteks tersebut, Training Advanced SCADA Engineering untuk Sistem Otomasi Industri menjadi program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan profesional dalam merancang, mengonfigurasi, mengintegrasikan, menguji, melakukan commissioning, serta melakukan troubleshooting sistem SCADA tingkat lanjut.
Pelatihan ini relevan bagi engineer, automation specialist, control engineer, instrumentation engineer, PLC programmer, system integrator, maintenance engineer, maupun profesional yang bertanggung jawab terhadap pengembangan dan keandalan sistem otomasi industri.
Apa Itu Advanced SCADA Engineering?
Advanced SCADA Engineering merupakan pendekatan engineering tingkat lanjut untuk merancang dan mengelola sistem SCADA secara menyeluruh, bukan sekadar melakukan konfigurasi tampilan monitoring.
Pada level dasar, SCADA biasanya digunakan untuk membaca data dari PLC dan menampilkan informasi pada HMI. Pada level advanced, sistem dikembangkan menjadi platform supervisory yang mampu mengelola berbagai sumber data, alarm, event, historian, user access, redundancy, industrial network, serta integrasi dengan sistem lain.
Ruang lingkup Advanced SCADA Engineering dapat mencakup:
- SCADA system architecture.
- PLC-SCADA integration.
- Industrial communication.
- Tag database management.
- HMI engineering.
- Alarm management.
- Historian engineering.
- Redundancy.
- High availability.
- Industrial networking.
- Cybersecurity.
- Data integration.
- System diagnostics.
- FAT dan SAT.
- Commissioning.
- Troubleshooting.
- System lifecycle management.
Dengan pendekatan tersebut, engineer tidak hanya memahami cara menggunakan software SCADA, tetapi juga memahami bagaimana sistem dirancang agar mampu memenuhi kebutuhan operasional dan engineering.
Mengapa Advanced SCADA Engineering Penting?
Sistem otomasi industri saat ini semakin kompleks. Sebuah fasilitas dapat memiliki puluhan bahkan ratusan perangkat PLC, sensor, actuator, drive, meter, remote I/O, dan perangkat komunikasi.
Semua perangkat tersebut menghasilkan data yang perlu dikelola secara konsisten.
Tanpa engineering yang baik, perusahaan dapat menghadapi masalah seperti:
- Data SCADA tidak akurat.
- Komunikasi PLC sering terputus.
- Alarm terlalu banyak.
- HMI sulit digunakan operator.
- Historian tidak optimal.
- Sistem sulit dikembangkan.
- Troubleshooting membutuhkan waktu lama.
- Dokumentasi tidak lengkap.
- Risiko cybersecurity meningkat.
- Downtime menjadi lebih tinggi.
Advanced SCADA Engineering membantu mengubah sistem otomasi dari sekadar kumpulan perangkat menjadi sebuah sistem kontrol yang terstruktur.
Peran SCADA dalam Sistem Otomasi Industri
SCADA berada pada lapisan supervisory dalam arsitektur otomasi.
Secara sederhana, aliran sistem dapat digambarkan sebagai:
Field Device → PLC/RTU → Industrial Network → SCADA → Historian/Analytics → Enterprise System
Setiap lapisan mempunyai fungsi yang berbeda.
| Lapisan | Komponen | Fungsi |
|---|---|---|
| Field | Sensor, transmitter, actuator | Mengukur dan memengaruhi proses |
| Control | PLC, RTU, Remote I/O | Menjalankan kontrol |
| Supervisory | SCADA, HMI | Monitoring dan supervisory control |
| Data | Historian, database | Penyimpanan dan analisis data |
| Enterprise | MES, ERP, BI | Pengambilan keputusan dan integrasi bisnis |
Engineer harus memahami hubungan antarlapisan tersebut agar integrasi dapat dilakukan secara efektif.
Arsitektur Advanced SCADA System
Arsitektur SCADA modern harus mempertimbangkan kebutuhan reliability, scalability, performance, security, dan maintainability.
Field Level
Field level merupakan lapisan yang berinteraksi langsung dengan proses fisik.
Komponennya antara lain:
- Temperature sensor.
- Pressure transmitter.
- Flow meter.
- Level transmitter.
- Proximity sensor.
- Vibration sensor.
- Control valve.
- Motor.
- Pump.
- Conveyor.
Control Level
Pada level ini terdapat PLC, RTU, remote I/O, dan perangkat kontrol lainnya.
PLC menjalankan program berdasarkan input proses dan menghasilkan output untuk equipment.
Supervisory Level
SCADA server dan operator workstation berada pada lapisan ini.
Fungsinya meliputi:
- Monitoring.
- Visualization.
- Alarm.
- Event.
- Supervisory command.
- Data acquisition.
- User management.
Information Level
Data dari SCADA dapat diteruskan menuju historian, database, analytics platform, MES, atau sistem enterprise.
Arsitektur ini memungkinkan data operasional digunakan untuk tujuan yang lebih luas.
SCADA System Architecture Design
Desain arsitektur merupakan salah satu kompetensi utama dalam Advanced SCADA Engineering.
Engineer perlu menentukan:
- Jumlah PLC.
- Jumlah SCADA server.
- Jumlah workstation.
- Network topology.
- Communication protocol.
- Historian architecture.
- Redundancy.
- Backup system.
- User management.
- Integration interface.
Desain juga harus mempertimbangkan perkembangan sistem di masa depan.
Scalability
Sistem harus mampu dikembangkan apabila perusahaan menambah:
- PLC.
- Equipment.
- Production line.
- Operator station.
- Sensor.
- Database.
- Analytics platform.
Arsitektur yang scalable mengurangi kebutuhan redesign besar ketika kapasitas sistem bertambah.
Maintainability
Sistem harus mudah dipelihara oleh tim internal.
Hal tersebut membutuhkan:
- Standard naming.
- Dokumentasi.
- Backup.
- Modular configuration.
- Diagnostic tools.
- Change management.
Advanced PLC-SCADA Integration
PLC dan SCADA merupakan dua komponen yang memiliki fungsi berbeda tetapi saling berkaitan.
PLC bertanggung jawab terhadap control logic, sedangkan SCADA berfungsi sebagai supervisory platform.
Integrasi membutuhkan pemahaman mengenai:
- PLC memory.
- Addressing.
- Data types.
- Communication driver.
- Tag mapping.
- Scan rate.
- Data quality.
- Command handling.
Contohnya, PLC dapat memiliki tag:
| PLC Tag | Fungsi | SCADA Representation |
|---|---|---|
| P101_RUN | Status pump | Running |
| P101_FAULT | Fault status | Alarm |
| P101_SPEED | Speed | Numeric value |
| P101_START | Start command | Command |
| P101_STOP | Stop command | Command |
Kesalahan mapping dapat menghasilkan informasi yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan.
Industrial Communication dalam Advanced SCADA
Komunikasi menjadi fondasi integrasi sistem.
Protokol yang dapat ditemukan dalam sistem otomasi antara lain:
- Modbus RTU.
- Modbus TCP.
- OPC UA.
- OPC DA.
- EtherNet/IP.
- PROFINET.
- DNP3.
- MQTT.
- Protocol proprietary vendor.
| Protokol | Media/karakteristik | Contoh kebutuhan |
|---|---|---|
| Modbus RTU | Serial | Instrument dan perangkat legacy |
| Modbus TCP | Ethernet | PLC dan SCADA |
| OPC UA | Platform interoperability | Integrasi data |
| OPC DA | Legacy Windows-based | Sistem lama |
| EtherNet/IP | Industrial Ethernet | Automation |
| PROFINET | Industrial Ethernet | PLC dan device |
| DNP3 | Utility communication | Power dan utility |
| MQTT | Lightweight messaging | IIoT |
Pemilihan protokol tidak boleh hanya berdasarkan popularitas. Engineer harus mempertimbangkan kompatibilitas perangkat, performance, security, reliability, dan kebutuhan aplikasi.
Advanced Tag Management
Tag merupakan representasi data proses di dalam SCADA.
Pada sistem besar, jumlah tag dapat mencapai ribuan bahkan lebih. Tanpa standardisasi, pengelolaan tag menjadi sulit.
Prinsip tag management yang baik meliputi:
- Konsisten.
- Deskriptif.
- Mudah dicari.
- Tidak ambigu.
- Mengikuti standar perusahaan.
- Memiliki dokumentasi.
- Memiliki engineering unit yang jelas.
Contoh:
AREA01_P101_PRESSURE
Struktur tersebut dapat memberikan informasi area, equipment, dan parameter.
Tag management juga harus memperhatikan:
- Digital tag.
- Analog tag.
- Status tag.
- Command tag.
- Alarm tag.
- Calculated tag.
- Communication status tag.
Data Quality dan Validation
Advanced SCADA Engineering tidak hanya memastikan data tersedia, tetapi juga memastikan data tersebut dapat dipercaya.
Data quality dapat dipengaruhi oleh:
- Sensor failure.
- Communication interruption.
- PLC fault.
- Bad signal.
- Scaling error.
- Incorrect mapping.
- Network instability.
Karena itu, sistem dapat menggunakan status atau quality indicator untuk membedakan data normal dan data yang tidak valid.
Contohnya:
| Kondisi | Interpretasi |
|---|---|
| Good | Data valid |
| Bad | Data tidak dapat dipercaya |
| Uncertain | Data perlu diperiksa |
| Communication Lost | Tidak ada komunikasi |
Hal ini penting terutama untuk sistem yang menggunakan data SCADA sebagai dasar analisis operasional.
Advanced HMI Engineering
HMI merupakan interface antara operator dan sistem kontrol.
Advanced HMI Engineering berfokus pada bagaimana informasi ditampilkan agar operator dapat memahami kondisi proses dengan cepat.
HMI yang baik seharusnya:
- Sederhana.
- Konsisten.
- Informatif.
- Responsif.
- Mudah dinavigasi.
- Menampilkan kondisi abnormal dengan jelas.
Hierarki tampilan dapat terdiri dari:
- Plant overview.
- Area overview.
- Process overview.
- Equipment detail.
- Diagnostic screen.
- Alarm screen.
- Trend screen.
Pendekatan hierarchical display membantu operator berpindah dari informasi umum ke informasi detail sesuai kebutuhan.
Alarm Management Tingkat Lanjut
Alarm merupakan bagian kritis dari sistem SCADA.
Alarm harus memberikan informasi yang benar-benar membutuhkan tindakan operator.
Contoh alarm:
- High pressure.
- High temperature.
- Low level.
- Motor overload.
- Pump failure.
- Communication failure.
- Instrument failure.
- Process deviation.
Parameter alarm dapat meliputi:
- Priority.
- Limit.
- Deadband.
- Delay.
- Message.
- Acknowledgement.
- Alarm state.
Tujuan utama alarm management adalah membantu operator mengenali kondisi abnormal tanpa mengalami alarm overload.
Historian dan Historical Data
SCADA modern membutuhkan kemampuan menyimpan data historis.
Historian dapat digunakan untuk merekam:
- Process value.
- Equipment status.
- Alarm.
- Event.
- Production data.
- Energy data.
- Performance indicator.
Data historis dapat digunakan untuk:
- Investigasi incident.
- Analisis downtime.
- Process optimization.
- Performance monitoring.
- Maintenance planning.
- Production analysis.
Sebagai contoh, jika temperatur mesin meningkat secara bertahap selama beberapa minggu, historical trend dapat membantu maintenance team mengidentifikasi pola tersebut sebelum terjadi kegagalan.
Advanced Trend Analysis
Trend bukan hanya grafik untuk melihat data masa lalu.
Trend dapat digunakan untuk menemukan:
- Fluktuasi proses.
- Drift instrument.
- Abnormal behavior.
- Performance degradation.
- Process instability.
Engineer dapat mengatur trend berdasarkan:
- Time range.
- Sampling interval.
- Multiple variables.
- Engineering unit.
- Statistical calculation.
Dengan demikian, historian dan trend menjadi bagian penting dari decision support.
Redundancy dan High Availability
Pada industri dengan kebutuhan availability tinggi, kegagalan satu perangkat tidak boleh langsung menghentikan seluruh sistem monitoring.
Redundancy dapat diterapkan pada:
- SCADA server.
- PLC.
- Network.
- Power supply.
- Storage.
- Communication path.
Contoh arsitektur:
Primary SCADA Server ↔ Redundant SCADA Server → Operator Workstations
Jika server utama mengalami gangguan, server redundant dapat mengambil alih sesuai desain sistem.
Namun, redundancy harus diuji. Sistem yang memiliki perangkat backup tetapi tidak pernah diuji failover-nya belum dapat dianggap memiliki high availability yang terverifikasi.
Industrial Network Engineering
SCADA tidak dapat dipisahkan dari industrial networking.
Engineer perlu memahami:
- IP addressing.
- VLAN.
- Switching.
- Routing.
- Network topology.
- Ring network.
- Redundant path.
- Network monitoring.
- Segmentation.
Topologi jaringan yang umum meliputi:
| Topologi | Karakteristik |
|---|---|
| Star | Sederhana dan mudah dikelola |
| Ring | Dapat menyediakan jalur alternatif |
| Redundant | Meningkatkan availability |
| Hierarchical | Cocok untuk sistem besar |
Pemilihan topologi harus disesuaikan dengan kebutuhan proses dan tingkat kritikalitas sistem.
Cybersecurity untuk SCADA Engineering
Digitalisasi membuat sistem SCADA semakin terhubung dengan jaringan IT, remote access, cloud, dan IIoT.
Kondisi tersebut menciptakan kebutuhan cybersecurity yang lebih tinggi.
Aspek yang perlu diperhatikan meliputi:
- User authentication.
- Role-based access.
- Network segmentation.
- Firewall.
- Secure remote access.
- Backup.
- Logging.
- Endpoint protection.
- Patch management.
- Asset inventory.
- Incident response.
Prinsip pentingnya adalah tidak menganggap jaringan OT sebagai jaringan yang otomatis aman hanya karena berada di lingkungan industri.
IT/OT Convergence
Perkembangan digital transformation mendorong konvergensi antara Information Technology dan Operational Technology.
IT biasanya berfokus pada:
- Business systems.
- Database.
- Cloud.
- Enterprise applications.
- Data analytics.
OT berfokus pada:
- PLC.
- SCADA.
- DCS.
- Instrumentation.
- Industrial equipment.
Konvergensi memungkinkan data produksi digunakan untuk analisis bisnis, tetapi integrasi harus dilakukan secara terkontrol.
Integrasi SCADA dengan IIoT
Industrial Internet of Things memungkinkan perangkat industri menghasilkan data yang lebih banyak dan lebih terhubung.
SCADA dapat menjadi salah satu sumber data bagi platform IIoT.
Contoh arsitektur:
PLC → SCADA → Gateway → IIoT Platform → Analytics Dashboard
Pengembangan tersebut memungkinkan organisasi mendapatkan:
- Remote monitoring.
- Fleet monitoring.
- Predictive maintenance.
- Energy analytics.
- Production analytics.
Namun, integrasi harus tetap memperhatikan latency, cybersecurity, data quality, dan availability.
Edge Computing dalam Sistem SCADA
Edge computing memungkinkan pemrosesan data dilakukan lebih dekat dengan sumber data.
Contohnya, gateway di dekat PLC dapat melakukan:
- Data aggregation.
- Filtering.
- Protocol conversion.
- Local analytics.
- Data buffering.
Keuntungannya antara lain:
- Mengurangi bandwidth.
- Mengurangi latency.
- Memungkinkan local processing.
- Meningkatkan resilience terhadap gangguan koneksi.
Edge computing sangat relevan untuk fasilitas dengan jumlah data besar atau kebutuhan respons yang cepat.
Advanced SCADA Database Engineering
Sistem SCADA dapat berinteraksi dengan database untuk menyimpan data konfigurasi maupun historical data.
Engineer perlu memahami konsep:
- Data structure.
- Database connectivity.
- Query.
- Data retention.
- Backup.
- Performance.
- Data integrity.
Database yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan:
- Query lambat.
- Storage penuh.
- Historical data tidak lengkap.
- System performance menurun.
Karena itu, database engineering harus menjadi bagian dari lifecycle SCADA.
SCADA Performance Optimization
Ketika sistem semakin besar, performa harus menjadi perhatian.
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi performa:
- Jumlah tag.
- Scan rate.
- Historian sampling.
- Network traffic.
- HMI complexity.
- Database query.
- Alarm volume.
- Server resources.
Optimasi dapat dilakukan melalui:
- Pengaturan scan rate.
- Pengurangan tag yang tidak diperlukan.
- Optimasi graphic.
- Data aggregation.
- Database maintenance.
- Network optimization.
- Server sizing.
Tujuannya adalah memperoleh keseimbangan antara kebutuhan real-time dan penggunaan resource.
Engineering Lifecycle SCADA
Sistem SCADA sebaiknya dikelola melalui lifecycle yang jelas.
Requirement Definition
Menentukan kebutuhan proses dan user.
Functional Design
Mendefinisikan fungsi sistem.
Detailed Engineering
Membuat:
- Architecture.
- Network diagram.
- I/O mapping.
- Tag database.
- HMI design.
- Alarm list.
Configuration
Melakukan konfigurasi PLC, SCADA, network, database, dan perangkat terkait.
Testing
Melakukan verifikasi fungsi.
Commissioning
Mengimplementasikan sistem di lapangan.
Operation
Sistem digunakan dalam operasi normal.
Maintenance
Melakukan monitoring, backup, troubleshooting, dan improvement.
Upgrade
Sistem dikembangkan sesuai kebutuhan baru.
FAT dan SAT pada Advanced SCADA Engineering
Factory Acceptance Test dilakukan sebelum sistem diterapkan sepenuhnya di lokasi.
FAT dapat menguji:
- PLC logic.
- SCADA graphics.
- Tag communication.
- Alarm.
- Historian.
- User access.
- Interlock.
- Sequence.
SAT dilakukan di site dan mencakup:
- Field connection.
- Instrument verification.
- Network.
- Equipment.
- Communication.
- Integrated operation.
FAT dan SAT membantu mengurangi risiko kegagalan saat commissioning.
Commissioning SCADA System
Commissioning merupakan tahapan penting untuk memastikan sistem berjalan sesuai desain.
Tahapannya dapat meliputi:
- Pemeriksaan hardware.
- Power-up.
- Network verification.
- PLC verification.
- I/O check.
- Communication test.
- SCADA tag test.
- HMI verification.
- Alarm test.
- Historian test.
- Functional test.
- Operator acceptance.
Commissioning harus dilakukan berdasarkan prosedur yang terdokumentasi.
Troubleshooting Advanced SCADA
Troubleshooting harus dilakukan secara sistematis berdasarkan layer.
| Layer | Pemeriksaan |
|---|---|
| Power | Supply dan protection |
| Field | Sensor dan actuator |
| Control | PLC dan I/O |
| Network | Switch, cable, IP |
| Communication | Driver dan protocol |
| SCADA | Server dan configuration |
| Database | Historian dan storage |
| HMI | Graphics dan command |
Pendekatan layer-by-layer dapat membantu engineer mengisolasi sumber masalah.
Change Management dalam SCADA
Perubahan konfigurasi harus dikontrol.
Contohnya:
- Perubahan PLC program.
- Perubahan tag.
- Penambahan equipment.
- Perubahan alarm.
- Upgrade software.
- Perubahan network.
- Perubahan database.
Setiap perubahan idealnya memiliki:
- Change request.
- Risk assessment.
- Approval.
- Backup.
- Testing.
- Implementation plan.
- Rollback plan.
- Documentation.
Change management membantu mencegah perubahan kecil menjadi gangguan besar.
Backup dan Disaster Recovery
Backup sangat penting karena sistem SCADA memiliki banyak konfigurasi.
Backup dapat mencakup:
- PLC program.
- SCADA project.
- Tag database.
- HMI configuration.
- Historian configuration.
- Network configuration.
- Server image.
- License information.
- Engineering documentation.
Backup sebaiknya diuji secara berkala melalui proses restore.
Backup yang tidak pernah diuji belum memberikan jaminan bahwa sistem dapat dipulihkan ketika terjadi kegagalan.
Contoh Kasus Nyata: Advanced SCADA pada Water Treatment Plant
Sebuah fasilitas pengolahan air memiliki beberapa unit proses, seperti:
- Raw water intake.
- Pumping station.
- Chemical dosing.
- Filtration.
- Backwash.
- Clear water storage.
Setiap unit dikendalikan PLC yang berbeda.
Masalah awal yang dihadapi adalah data proses tersebar dan operator kesulitan mengetahui kondisi seluruh fasilitas.
Perusahaan kemudian mengembangkan sistem SCADA terintegrasi.
Arsitektur yang digunakan:
Field Instrument → Remote I/O → PLC → Industrial Network → Redundant SCADA → Historian
SCADA menampilkan:
- Flow.
- Pressure.
- Tank level.
- Pump status.
- Valve position.
- Chemical dosing.
- Alarm.
Historian menyimpan data proses sehingga engineering team dapat melakukan analisis trend.
Setelah sistem dikembangkan, perusahaan memiliki visibilitas proses yang lebih baik dan dapat menggunakan historical data untuk membantu maintenance serta evaluasi operasional.
Kasus ini menunjukkan bahwa Advanced SCADA Engineering membutuhkan integrasi berbagai disiplin, bukan hanya konfigurasi software.
Contoh Kasus: Manufacturing Automation
Sebuah pabrik memiliki beberapa production line dengan PLC dari beberapa generasi.
Masalah yang muncul adalah:
- Data mesin tidak seragam.
- Operator menggunakan beberapa HMI.
- Data downtime tidak terdokumentasi dengan baik.
- Engineering membutuhkan waktu lama untuk troubleshooting.
Tim engineering kemudian melakukan standardisasi:
- Tag naming.
- HMI structure.
- Alarm classification.
- Communication architecture.
- Historian.
- Diagnostic screen.
Data dari beberapa PLC kemudian diintegrasikan ke SCADA.
Hasilnya, operator memperoleh dashboard terpusat, sementara maintenance team mendapatkan data historis yang dapat digunakan untuk analisis downtime.
Kompetensi yang Diperoleh dari Training Advanced SCADA Engineering
Peserta training dapat diarahkan untuk menguasai kompetensi berikut:
- Memahami arsitektur SCADA tingkat lanjut.
- Mendesain sistem SCADA.
- Mengintegrasikan PLC dan SCADA.
- Mengelola industrial communication.
- Membuat standard tag database.
- Mendesain HMI.
- Mengelola alarm.
- Menggunakan historian.
- Memahami redundancy.
- Mendesain industrial network.
- Memahami cybersecurity OT.
- Melakukan testing.
- Melakukan commissioning.
- Melakukan troubleshooting.
- Mengelola perubahan sistem.
- Membuat dokumentasi engineering.
Siapa yang Cocok Mengikuti Training?
Training Advanced SCADA Engineering untuk Sistem Otomasi Industri cocok bagi:
- Automation Engineer.
- Control Engineer.
- SCADA Engineer.
- PLC Programmer.
- Instrumentation Engineer.
- Electrical Engineer.
- System Integrator.
- Maintenance Engineer.
- Maintenance Technician.
- Plant Engineer.
- Industrial IT/OT Specialist.
- Engineering Supervisor.
- Engineering Manager.
- Industrial Automation Professional.
Program dapat diberikan kepada peserta yang telah memiliki dasar PLC, SCADA, instrumentation, atau industrial automation maupun profesional yang ingin memperdalam kompetensi engineering.
Materi Training Advanced SCADA Engineering
Materi training dapat mencakup:
| Modul | Materi Utama |
|---|---|
| SCADA Advanced | Konsep dan arsitektur tingkat lanjut |
| System Design | Architecture dan system sizing |
| PLC Integration | PLC-SCADA communication |
| Protocol | Modbus, OPC UA dan Industrial Ethernet |
| Tag Management | Naming, mapping dan database |
| HMI | Advanced HMI engineering |
| Alarm | Alarm philosophy dan management |
| Historian | Historical data dan trend |
| Networking | Industrial network architecture |
| Redundancy | High availability dan failover |
| Cybersecurity | OT/SCADA security |
| IIoT | Integrasi SCADA dengan IIoT |
| Edge | Edge computing |
| Database | Data storage dan performance |
| Testing | FAT dan SAT |
| Commissioning | Site implementation |
| Troubleshooting | Systematic diagnosis |
| Maintenance | Backup dan change management |
Manfaat Training bagi Perusahaan
Pengembangan kompetensi SCADA memberikan manfaat strategis bagi perusahaan.
Mengurangi Downtime
Engineer yang kompeten dapat melakukan diagnosis lebih cepat.
Meningkatkan Reliability
System architecture, redundancy, dan maintenance yang baik membantu meningkatkan availability.
Meningkatkan Efisiensi
Data SCADA dapat digunakan untuk menemukan peluang optimasi proses.
Meningkatkan Data Visibility
Operator dan management dapat memperoleh informasi proses secara lebih terstruktur.
Mendukung Digital Transformation
SCADA menjadi salah satu fondasi integrasi antara operational technology dengan data analytics, IIoT, dan sistem enterprise.
Best Practices Advanced SCADA Engineering
Beberapa praktik terbaik yang dapat diterapkan antara lain:
Standardisasi
Gunakan standar yang konsisten untuk:
- Tag.
- HMI.
- Alarm.
- Network.
- Documentation.
Modular Design
Bangun sistem dalam modul sehingga mudah dikembangkan dan dipelihara.
Dokumentasi Lengkap
Dokumentasikan architecture, configuration, program, network, tag, alarm, dan perubahan.
Testing Bertahap
Lakukan testing mulai dari component, subsystem, hingga integrated system.
Backup Berkala
Pastikan seluruh konfigurasi penting memiliki backup.
Security by Design
Pertimbangkan cybersecurity sejak tahap architecture.
Lifecycle Management
Jangan menganggap commissioning sebagai akhir proyek. Sistem harus dikelola sepanjang lifecycle.
Tantangan Advanced SCADA Engineering
Beberapa tantangan yang sering ditemukan dalam implementasi meliputi:
- Integrasi multi-vendor.
- Legacy system.
- Banyaknya tag.
- Infrastruktur jaringan lama.
- Keterbatasan dokumentasi.
- Kebutuhan uptime tinggi.
- Alarm overload.
- Cybersecurity.
- Keterbatasan SDM.
- Integrasi IT dan OT.
- Perubahan kebutuhan produksi.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, perusahaan perlu menggabungkan standardisasi, engineering discipline, testing, dokumentasi, dan continuous improvement.
Tren Advanced SCADA 2026–2027
Perkembangan SCADA ke depan semakin erat dengan digital transformation.
Artificial Intelligence
AI dapat digunakan untuk:
- Anomaly detection.
- Predictive maintenance.
- Process optimization.
- Intelligent monitoring.
IIoT
SCADA akan semakin terhubung dengan perangkat sensor dan platform data.
Edge Computing
Pemrosesan data semakin dekat dengan sumber untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi latency.
Advanced Analytics
Data historian akan semakin banyak digunakan sebagai sumber analisis performa.
Cybersecurity
Keamanan sistem OT menjadi bagian semakin penting dari engineering lifecycle.
IT/OT Integration
Integrasi sistem produksi dengan platform enterprise akan terus berkembang.
Cloud dan Hybrid Architecture
Organisasi dapat memanfaatkan cloud untuk analytics dan enterprise data, sementara fungsi kontrol kritis tetap berada pada lingkungan lokal.
Mengapa Perusahaan Perlu Meningkatkan Kompetensi SCADA Engineer?
SCADA merupakan bagian penting dari ekosistem Industrial Automation. Ketika jumlah perangkat, data, dan integrasi meningkat, kompleksitas engineering juga meningkat.
Engineer tidak cukup hanya memahami konfigurasi dasar. Mereka perlu memahami bagaimana:
Design → Integrate → Configure → Test → Commission → Secure → Maintain → Optimize
Dengan kompetensi tersebut, sistem SCADA dapat berkembang dari sekadar platform monitoring menjadi bagian dari strategi operational excellence dan digital transformation perusahaan.
FAQ Training Advanced SCADA Engineering untuk Sistem Otomasi Industri
Apa yang dimaksud dengan Training Advanced SCADA Engineering?
Training Advanced SCADA Engineering adalah program pengembangan kompetensi yang membahas desain, konfigurasi, integrasi, testing, commissioning, troubleshooting, networking, historian, cybersecurity, dan pengembangan SCADA tingkat lanjut.
Apa perbedaan SCADA dasar dan Advanced SCADA Engineering?
SCADA dasar biasanya berfokus pada monitoring dan konfigurasi sederhana. Advanced SCADA Engineering mencakup system architecture, redundancy, industrial networking, database, historian, cybersecurity, system integration, testing, dan lifecycle management.
Apakah peserta harus memahami PLC terlebih dahulu?
Pemahaman dasar PLC sangat membantu karena integrasi PLC-SCADA merupakan salah satu bagian utama training. Namun, materi dapat disesuaikan dengan tingkat kompetensi peserta.
Protokol komunikasi apa yang relevan untuk dipelajari?
Protokol yang umum dalam lingkungan otomasi antara lain Modbus RTU/TCP, OPC UA, EtherNet/IP, PROFINET, DNP3, dan MQTT, tergantung kebutuhan sistem.
Apakah training membahas troubleshooting SCADA?
Ya. Troubleshooting dapat mencakup pemeriksaan field device, PLC, network, communication driver, tag mapping, SCADA server, database, HMI, dan historian.
Apakah cybersecurity dibahas?
Ya. Cybersecurity merupakan aspek penting dalam Advanced SCADA Engineering, khususnya terkait network segmentation, access control, secure remote access, backup, monitoring, dan pengelolaan risiko OT.
Apa manfaat utama training bagi engineer?
Training membantu engineer meningkatkan kemampuan merancang, mengintegrasikan, menguji, melakukan commissioning, memelihara, dan mengoptimalkan sistem SCADA sehingga lebih reliable, scalable, aman, dan mudah dikembangkan.
Kesimpulan
Training Advanced SCADA Engineering untuk Sistem Otomasi Industri merupakan program strategis untuk meningkatkan kompetensi profesional dalam menghadapi sistem otomasi yang semakin kompleks dan terintegrasi.
Advanced SCADA Engineering mencakup jauh lebih banyak daripada konfigurasi HMI. Engineer harus memahami architecture, PLC integration, industrial communication, tag management, alarm, historian, database, industrial networking, redundancy, cybersecurity, IIoT, edge computing, testing, commissioning, troubleshooting, dan lifecycle management.
Dengan kompetensi tersebut, perusahaan dapat membangun sistem SCADA yang lebih reliable, scalable, secure, maintainable, dan mampu mendukung kebutuhan digital transformation.
Di tengah perkembangan Industrial Automation, IIoT, Artificial Intelligence, advanced analytics, dan IT/OT convergence, kemampuan mengelola SCADA secara advanced akan menjadi salah satu kompetensi penting bagi organisasi yang ingin meningkatkan efisiensi, reliability, visibility, dan operational excellence.
Tingkatkan kompetensi SCADA Engineer dan tim automation Anda melalui Training Advanced SCADA Engineering untuk membangun sistem otomasi industri yang terintegrasi, reliable, aman, scalable, dan siap mendukung transformasi digital.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

