Bimtek Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang (Smart Spatial Planning) 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleTransformasi digital telah menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan modern, termasuk pada sektor penataan ruang. Perencanaan tata ruang yang sebelumnya didominasi oleh dokumen manual kini berkembang menjadi sistem berbasis teknologi digital yang mampu menyajikan informasi secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Konsep inilah yang dikenal sebagai Smart Spatial Planning atau digitalisasi perencanaan tata ruang.
Smart Spatial Planning memanfaatkan berbagai teknologi seperti Sistem Informasi Geospasial (SIG), citra satelit, drone, big data, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Internet of Things (IoT), serta layanan berbasis cloud untuk mendukung proses penyusunan, analisis, pengendalian, hingga evaluasi tata ruang. Melalui pendekatan ini, pemerintah dapat menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, adaptif, dan berbasis data.
Digitalisasi tata ruang juga menjadi salah satu faktor pendukung dalam implementasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA), Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), serta penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang semakin terintegrasi.
Perubahan paradigma menuju tata ruang digital menuntut aparatur pemerintah memiliki kompetensi baru dalam mengelola data geospasial, memanfaatkan teknologi digital, serta memahami proses integrasi berbagai sistem informasi. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) menjadi langkah strategis untuk mendukung transformasi tersebut.
Melalui Bimtek Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang (Smart Spatial Planning), peserta akan mempelajari konsep tata ruang digital, teknologi pendukung, pengelolaan data spasial, analisis wilayah berbasis digital, hingga implementasi sistem dalam mendukung pembangunan daerah yang modern dan berkelanjutan.
Artikel ini membahas secara lengkap mengenai konsep Smart Spatial Planning, manfaat digitalisasi tata ruang, dasar hukum, tujuan Bimtek, serta komponen utama yang membangun sistem perencanaan tata ruang berbasis teknologi.
Mengenal Bimtek Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang (Smart Spatial Planning)
Bimbingan Teknis Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah dalam menerapkan teknologi digital pada seluruh proses penyelenggaraan penataan ruang.
Pelatihan tidak hanya membahas teori, tetapi juga praktik penggunaan aplikasi geospasial, pengelolaan data digital, visualisasi peta, analisis spasial, serta integrasi sistem informasi dengan pelayanan publik.
Bimtek ini sangat relevan diikuti oleh:
- Bappeda;
- Dinas PUPR;
- Dinas Tata Ruang;
- DPMPTSP;
- Dinas Komunikasi dan Informatika;
- Dinas Lingkungan Hidup;
- Badan Informasi Geospasial Daerah;
- pemerintah provinsi;
- pemerintah kabupaten/kota;
- konsultan perencanaan;
- akademisi;
- praktisi teknologi geospasial.
Pelatihan ini bertujuan membentuk aparatur yang mampu mengelola tata ruang secara digital, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pengertian Smart Spatial Planning
Smart Spatial Planning merupakan pendekatan perencanaan tata ruang yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas proses perencanaan, analisis, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi pemanfaatan ruang.
Berbeda dengan sistem konvensional, Smart Spatial Planning mengintegrasikan berbagai sumber data secara real-time sehingga keputusan yang diambil lebih akurat dan berbasis bukti.
Konsep ini menggabungkan beberapa teknologi seperti:
- Sistem Informasi Geospasial (SIG);
- Geographic Information System (GIS);
- citra satelit;
- drone;
- Artificial Intelligence (AI);
- Big Data Analytics;
- Internet of Things (IoT);
- cloud computing;
- dashboard digital;
- WebGIS.
Melalui integrasi teknologi tersebut, pemerintah dapat menghasilkan sistem tata ruang yang lebih responsif terhadap perubahan kondisi wilayah.
Peran Digitalisasi dalam Perencanaan Tata Ruang
Digitalisasi memberikan berbagai manfaat strategis dalam penyelenggaraan penataan ruang.
Beberapa peran utamanya antara lain:
- mempercepat penyusunan RTRW;
- mempercepat penyusunan RDTR;
- meningkatkan akurasi data spasial;
- mendukung pengawasan pembangunan;
- mempermudah analisis wilayah;
- mempercepat pelayanan KKPR;
- mendukung implementasi OSS-RBA;
- meningkatkan transparansi pelayanan publik;
- memperkuat koordinasi antarinstansi;
- mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Dengan sistem digital, proses yang sebelumnya membutuhkan waktu berbulan-bulan dapat diselesaikan dalam waktu yang jauh lebih singkat.
Dasar Hukum Digitalisasi Penataan Ruang
Implementasi Smart Spatial Planning mengacu pada berbagai regulasi yang mengatur penataan ruang dan transformasi digital pemerintahan.
Beberapa regulasi tersebut meliputi:
| Regulasi | Ruang Lingkup |
|---|---|
| Undang-Undang tentang Penataan Ruang | Penyelenggaraan penataan ruang nasional |
| Undang-Undang tentang Informasi Geospasial | Pengelolaan informasi geospasial |
| Undang-Undang tentang Cipta Kerja | Penyederhanaan pelayanan perizinan |
| Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang | Tata cara penyusunan dan implementasi tata ruang |
| Peraturan Presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) | Digitalisasi layanan pemerintahan |
| Peraturan Menteri ATR/BPN | Pedoman teknis tata ruang digital |
Pemahaman terhadap regulasi tersebut menjadi dasar penting dalam implementasi digitalisasi tata ruang.
Tujuan Bimtek Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang
Pelaksanaan Bimtek memiliki berbagai tujuan strategis yang mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan tata ruang.
Meningkatkan Kompetensi Digital Aparatur
Peserta memahami penggunaan teknologi digital dalam perencanaan wilayah.
Meningkatkan Kualitas Data Geospasial
Peserta mampu mengelola dan memanfaatkan data spasial secara profesional.
Mendukung Transformasi Digital Pemerintahan
Pelatihan membantu implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Mempercepat Pelayanan Publik
Digitalisasi mempercepat pelayanan tata ruang, KKPR, dan OSS-RBA.
Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Perencanaan berbasis data menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
Manfaat Mengikuti Bimtek
Pelaksanaan Bimtek memberikan manfaat yang signifikan bagi individu maupun instansi.
Manfaat bagi Peserta
Peserta memperoleh kemampuan untuk:
- memahami konsep Smart Spatial Planning;
- mengelola data digital;
- melakukan analisis spasial;
- menyusun peta digital;
- mengintegrasikan berbagai sistem informasi;
- mendukung pelayanan publik berbasis digital.
Manfaat bagi Instansi
Instansi memperoleh manfaat berupa:
- peningkatan kualitas perencanaan;
- percepatan pelayanan tata ruang;
- peningkatan akurasi data;
- peningkatan efektivitas pengawasan;
- efisiensi proses kerja;
- peningkatan kualitas pengambilan keputusan.
Komponen Utama Smart Spatial Planning
Implementasi tata ruang digital didukung oleh berbagai komponen yang saling terintegrasi.
Data Geospasial
Menjadi fondasi utama dalam seluruh proses analisis wilayah.
Data meliputi:
- peta dasar;
- citra satelit;
- batas administrasi;
- penggunaan lahan;
- jaringan transportasi;
- kawasan lindung;
- infrastruktur.
Teknologi Informasi
Komponen teknologi meliputi:
- server;
- cloud computing;
- dashboard digital;
- WebGIS;
- perangkat SIG;
- aplikasi analisis spasial.
Sumber Daya Manusia
Keberhasilan transformasi digital bergantung pada SDM yang memiliki kompetensi di bidang:
- geospasial;
- teknologi informasi;
- perencanaan wilayah;
- analisis data;
- manajemen proyek digital.
Integrasi Sistem
Smart Spatial Planning menghubungkan berbagai sistem pemerintahan menjadi satu kesatuan.
Integrasi dilakukan dengan:
- RTRW;
- RDTR;
- KKPR;
- OSS-RBA;
- SPBE;
- Satu Data Indonesia.
Tata Kelola Data
Pengelolaan data harus memenuhi prinsip:
- akurat;
- mutakhir;
- terintegrasi;
- aman;
- mudah diakses;
- dapat dipertanggungjawabkan.
Komponen Smart Spatial Planning
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| Data Geospasial | Menyediakan informasi berbasis lokasi |
| SIG/WebGIS | Mengolah dan menganalisis data spasial |
| Cloud Computing | Menyimpan dan membagikan data secara terpusat |
| Dashboard Digital | Menampilkan informasi secara real-time |
| AI dan Big Data | Mendukung analisis prediktif dan pengambilan keputusan |
| SDM | Mengelola dan mengembangkan sistem digital |
Seluruh komponen tersebut membentuk ekosistem digital yang mendukung penyelenggaraan tata ruang secara modern, efisien, dan berbasis data.
Pentingnya Smart Spatial Planning dalam Pembangunan Daerah
Perkembangan kota, pertumbuhan investasi, perubahan penggunaan lahan, serta meningkatnya kebutuhan pelayanan publik menuntut pemerintah untuk bertransformasi menuju sistem penataan ruang yang lebih modern. Smart Spatial Planning menjadi solusi karena mampu mengintegrasikan data geospasial, teknologi informasi, dan proses pengambilan keputusan ke dalam satu sistem yang saling terhubung.
Melalui digitalisasi, pemerintah daerah dapat meningkatkan akurasi perencanaan, mempercepat penyusunan kebijakan, memperkuat pengawasan pembangunan, serta memberikan pelayanan yang lebih transparan kepada masyarakat dan dunia usaha. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital juga mendukung efisiensi anggaran, mengurangi duplikasi data, dan mempercepat koordinasi antarinstansi.
Oleh karena itu, Bimtek Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang (Smart Spatial Planning) menjadi salah satu investasi penting dalam membangun aparatur yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital di bidang penataan ruang.
Implementasi Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang (Smart Spatial Planning)
Implementasi Smart Spatial Planning merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sistem penataan ruang yang lebih modern, adaptif, dan berbasis data. Dengan memanfaatkan teknologi digital, pemerintah dapat meningkatkan kualitas perencanaan wilayah, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta mengoptimalkan pelayanan publik di bidang tata ruang.
Digitalisasi tidak hanya mengubah cara penyusunan dokumen RTRW dan RDTR, tetapi juga memperkuat koordinasi antarinstansi, meningkatkan transparansi informasi, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Berikut beberapa bentuk implementasi Smart Spatial Planning dalam penyelenggaraan penataan ruang.
Digitalisasi Penyusunan RTRW
Dokumen RTRW kini dapat disusun menggunakan data spasial digital yang diperoleh dari berbagai sumber.
Pemanfaatan teknologi meliputi:
- Sistem Informasi Geospasial (SIG);
- citra satelit resolusi tinggi;
- drone untuk survei wilayah;
- pemetaan digital;
- analisis spasial berbasis komputer.
Digitalisasi menghasilkan dokumen RTRW yang lebih akurat dan mudah diperbarui sesuai perkembangan wilayah.
Penyusunan RDTR Berbasis Digital
Penyusunan RDTR membutuhkan informasi yang lebih rinci dibanding RTRW.
Melalui Smart Spatial Planning, pemerintah dapat:
- menyusun peta zonasi digital;
- mengidentifikasi fungsi ruang;
- menentukan intensitas pemanfaatan ruang;
- mengintegrasikan data kepemilikan lahan;
- memvisualisasikan kawasan prioritas pembangunan.
Monitoring Perubahan Pemanfaatan Ruang
Teknologi digital memungkinkan pemerintah melakukan pemantauan wilayah secara berkala.
Monitoring dilakukan melalui:
- citra satelit;
- drone;
- sensor berbasis IoT;
- dashboard monitoring;
- WebGIS.
Perubahan penggunaan lahan dapat diketahui lebih cepat sehingga pemerintah dapat segera mengambil tindakan apabila terjadi penyimpangan.
Analisis Wilayah Berbasis Data
Smart Spatial Planning mendukung proses analisis yang lebih komprehensif.
Analisis meliputi:
- kesesuaian lahan;
- kepadatan penduduk;
- risiko bencana;
- jaringan transportasi;
- aksesibilitas kawasan;
- potensi investasi;
- daya dukung lingkungan.
Analisis tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Digitalisasi Pelayanan Tata Ruang
Digitalisasi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pemanfaatannya antara lain:
- pelayanan KKPR secara elektronik;
- konsultasi tata ruang berbasis digital;
- verifikasi lokasi usaha;
- publikasi peta digital;
- penyampaian informasi tata ruang secara daring.
Pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Tahapan Smart Spatial Planning
Penerapan Smart Spatial Planning dilakukan melalui beberapa tahapan yang saling berkaitan.
Pengumpulan Data
Tahap awal dilakukan dengan menghimpun berbagai data spasial dan nonspasial.
Data yang digunakan meliputi:
- citra satelit;
- peta dasar;
- data administrasi;
- data penggunaan lahan;
- data infrastruktur;
- data kependudukan;
- data lingkungan hidup.
Integrasi Data
Seluruh data kemudian diintegrasikan ke dalam satu basis data digital sehingga dapat digunakan oleh berbagai instansi.
Integrasi bertujuan:
- menghindari duplikasi data;
- meningkatkan konsistensi informasi;
- mempercepat proses analisis.
Analisis Digital
Tahapan ini menggunakan perangkat lunak SIG dan teknologi analitik.
Analisis meliputi:
- overlay peta;
- buffer analysis;
- network analysis;
- analisis zonasi;
- analisis kesesuaian ruang.
Penyusunan Dokumen Digital
Hasil analisis kemudian digunakan untuk menyusun:
- RTRW digital;
- RDTR digital;
- peta tematik;
- dashboard tata ruang;
- laporan analisis.
Implementasi dan Monitoring
Setelah dokumen ditetapkan, dilakukan monitoring secara berkelanjutan.
Monitoring dilakukan melalui:
- dashboard digital;
- WebGIS;
- citra satelit;
- inspeksi lapangan;
- evaluasi berkala.
Integrasi dengan RTRW, RDTR, SIG, KKPR, dan OSS-RBA
Keberhasilan Smart Spatial Planning sangat bergantung pada integrasi berbagai sistem yang digunakan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Integrasi dengan RTRW
RTRW menjadi dasar arah pembangunan wilayah dan seluruh informasi spasial dihubungkan dengan dokumen tersebut.
Integrasi dengan RDTR
RDTR menyediakan informasi zonasi yang lebih rinci sehingga mendukung pelayanan publik berbasis digital.
Integrasi dengan Sistem Informasi Geospasial
SIG menjadi mesin utama yang mengolah seluruh data spasial dalam Smart Spatial Planning.
Integrasi dengan KKPR
Melalui sistem digital, proses penilaian kesesuaian lokasi kegiatan menjadi lebih cepat dan objektif.
Integrasi dengan OSS-RBA
Data tata ruang yang telah terdigitalisasi mendukung pelayanan perizinan berbasis risiko.
Manfaat integrasi tersebut antara lain:
- mempercepat pelayanan investasi;
- meningkatkan kepastian hukum;
- memperkuat transparansi;
- meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Peran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
Transformasi digital penataan ruang membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Peran Pemerintah Pusat
Pemerintah pusat bertugas:
- menyusun kebijakan nasional;
- menetapkan standar digitalisasi;
- mengembangkan infrastruktur nasional;
- memberikan pembinaan teknis;
- membangun interoperabilitas sistem.
Peran Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah bertanggung jawab:
- mengelola data wilayah;
- memperbarui informasi spasial;
- mengimplementasikan Smart Spatial Planning;
- memberikan pelayanan publik;
- melakukan pengawasan pemanfaatan ruang.
Kolaborasi kedua pihak menjadi kunci keberhasilan transformasi digital.
Tantangan Implementasi Smart Spatial Planning
Meskipun memiliki banyak manfaat, penerapan Smart Spatial Planning masih menghadapi berbagai tantangan.
Kualitas Data
Masih terdapat data spasial yang belum mutakhir atau belum terstandarisasi.
Infrastruktur Teknologi
Tidak seluruh daerah memiliki perangkat keras maupun jaringan internet yang memadai.
Kompetensi SDM
Transformasi digital membutuhkan aparatur yang memahami teknologi informasi dan geospasial.
Integrasi Antarinstansi
Perbedaan format data sering menghambat pertukaran informasi.
Pendanaan
Pengembangan sistem digital memerlukan investasi yang cukup besar, terutama untuk perangkat keras, perangkat lunak, dan peningkatan kapasitas SDM.
Contoh Kasus Nyata
Sebuah pemerintah kota mengembangkan platform WebGIS untuk mendukung penyusunan RDTR dan pelayanan informasi tata ruang kepada masyarakat. Seluruh data mengenai zonasi, jaringan jalan, kawasan lindung, utilitas, dan rencana pembangunan diintegrasikan ke dalam satu sistem yang dapat diakses oleh perangkat daerah.
Ketika terdapat permohonan investasi pada sektor perdagangan, petugas dapat memverifikasi lokasi secara digital tanpa harus melakukan pemeriksaan manual pada banyak dokumen. Sistem secara otomatis menampilkan informasi mengenai kesesuaian lokasi terhadap RTRW, RDTR, serta status kawasan.
Hasilnya, proses analisis menjadi lebih cepat, koordinasi antarinstansi meningkat, dan waktu pelayanan kepada investor dapat dipersingkat tanpa mengurangi ketelitian dalam pengambilan keputusan.
Strategi Penguatan Digitalisasi Tata Ruang
Untuk mengoptimalkan implementasi Smart Spatial Planning, pemerintah dapat menerapkan beberapa strategi berikut:
- memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE);
- meningkatkan kualitas basis data geospasial;
- mempercepat digitalisasi seluruh dokumen tata ruang;
- memperluas penggunaan WebGIS;
- mengembangkan dashboard monitoring pembangunan;
- memanfaatkan Artificial Intelligence untuk analisis spasial;
- meningkatkan kompetensi aparatur melalui Bimtek;
- memperkuat integrasi dengan OSS-RBA;
- memperluas kolaborasi antarinstansi.
Strategi tersebut akan mempercepat terwujudnya tata kelola penataan ruang yang lebih modern, efisien, dan berbasis teknologi.
Tahapan Smart Spatial Planning
| Tahapan | Hasil yang Diharapkan |
|---|---|
| Pengumpulan Data | Basis data spasial dan nonspasial yang lengkap |
| Integrasi Data | Sistem informasi yang saling terhubung |
| Analisis Digital | Informasi spasial yang akurat untuk pengambilan keputusan |
| Penyusunan Dokumen | RTRW, RDTR, dan peta digital yang terintegrasi |
| Implementasi | Pelayanan tata ruang berbasis digital |
| Monitoring | Evaluasi pembangunan secara real-time |
| Pemutakhiran Data | Informasi yang selalu sesuai dengan kondisi lapangan |
Digitalisasi perencanaan tata ruang melalui Smart Spatial Planning menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem penataan ruang yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pembangunan. Dengan memanfaatkan data geospasial, sistem informasi digital, serta integrasi dengan RTRW, RDTR, KKPR, dan OSS-RBA, pemerintah dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat investasi, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Materi yang Dipelajari dalam Bimtek Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang (Smart Spatial Planning)
Bimtek Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang (Smart Spatial Planning) disusun untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, regulasi, teknologi, hingga implementasi digitalisasi dalam penyelenggaraan penataan ruang. Materi yang diberikan memadukan teori, praktik, diskusi studi kasus, serta simulasi penggunaan aplikasi digital sehingga peserta mampu menerapkannya secara langsung di instansi masing-masing.
Kurikulum pelatihan disusun mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pemerintah dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik.
Materi yang dipelajari meliputi:
Kebijakan Digitalisasi Penataan Ruang
Peserta mempelajari kebijakan nasional mengenai transformasi digital dalam penyelenggaraan penataan ruang.
Pokok bahasan meliputi:
- kebijakan penataan ruang nasional;
- digitalisasi tata ruang;
- Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE);
- Satu Data Indonesia;
- tata kelola informasi geospasial;
- standar interoperabilitas data.
Sistem Informasi Geospasial (SIG)
Peserta memahami konsep dasar hingga penerapan Sistem Informasi Geospasial dalam mendukung penyusunan dokumen tata ruang.
Materi meliputi:
- pengenalan SIG;
- pengelolaan data spasial;
- digitasi peta;
- analisis spasial;
- penyusunan peta digital;
- visualisasi data geospasial.
Pengelolaan Basis Data Digital
Materi ini membahas teknik pengelolaan data agar mudah diakses, diperbarui, dan diintegrasikan.
Peserta mempelajari:
- pengumpulan data;
- validasi data;
- integrasi basis data;
- penyimpanan berbasis cloud;
- keamanan data digital;
- pembaruan data secara berkala.
Penyusunan RTRW dan RDTR Digital
Peserta memperoleh praktik penyusunan dokumen tata ruang berbasis teknologi.
Materi mencakup:
- penyusunan RTRW digital;
- penyusunan RDTR digital;
- penyusunan peta zonasi;
- analisis kesesuaian ruang;
- pemanfaatan dashboard tata ruang.
Integrasi Smart Spatial Planning dengan OSS-RBA
Pelatihan juga membahas integrasi tata ruang digital dengan sistem pelayanan publik.
Materi meliputi:
- pelayanan KKPR;
- integrasi OSS-RBA;
- pelayanan informasi tata ruang;
- sinkronisasi data antarinstansi;
- dashboard monitoring pembangunan.
Studi Kasus Implementasi Smart Spatial Planning
Peserta melakukan analisis terhadap berbagai praktik penerapan digitalisasi tata ruang di pemerintah daerah.
Studi kasus meliputi:
- pengembangan kawasan industri;
- pengembangan kawasan permukiman;
- penataan kawasan pesisir;
- pengawasan pembangunan;
- digitalisasi pelayanan tata ruang.
Melalui studi kasus tersebut, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai manfaat dan tantangan implementasi Smart Spatial Planning.
Kompetensi yang Diperoleh Peserta
Setelah mengikuti Bimtek, peserta diharapkan memiliki kemampuan teknis maupun manajerial dalam mendukung transformasi digital penataan ruang.
| Bidang Kompetensi | Kemampuan yang Diperoleh |
|---|---|
| Regulasi | Memahami kebijakan digitalisasi penataan ruang |
| Teknologi | Mengoperasikan aplikasi Smart Spatial Planning |
| Geospasial | Mengelola dan menganalisis data spasial |
| Tata Ruang | Menyusun RTRW dan RDTR berbasis digital |
| Integrasi Sistem | Menghubungkan data dengan KKPR dan OSS-RBA |
| Pengambilan Keputusan | Menyusun rekomendasi berbasis data digital |
| Pelayanan Publik | Memberikan layanan tata ruang yang cepat dan transparan |
Kompetensi tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis teknologi.
Peran Bimtek dalam Mendukung Transformasi Digital Penataan Ruang
Transformasi digital bukan hanya mengenai penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja, peningkatan kompetensi aparatur, dan penguatan tata kelola pemerintahan.
Melalui Bimtek ini, peserta mampu:
- memahami konsep Smart Spatial Planning secara menyeluruh;
- mengoptimalkan pemanfaatan data geospasial;
- meningkatkan kualitas penyusunan dokumen tata ruang;
- mempercepat pelayanan KKPR;
- mendukung implementasi OSS-RBA;
- meningkatkan koordinasi antarinstansi;
- memperkuat transparansi penyelenggaraan pemerintahan;
- menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih akurat.
Dengan aparatur yang kompeten, pemerintah dapat mewujudkan tata ruang digital yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap perkembangan wilayah.
Prospek Smart Spatial Planning di Masa Depan
Perkembangan teknologi digital diperkirakan akan semakin memperkuat implementasi Smart Spatial Planning di Indonesia. Pemanfaatan kecerdasan buatan, analisis big data, citra satelit resolusi tinggi, drone, hingga Internet of Things akan menghasilkan informasi yang lebih cepat dan akurat.
Ke depan, sistem tata ruang digital diproyeksikan mampu:
- mendukung pengambilan keputusan secara real-time;
- meningkatkan kualitas pelayanan investasi;
- mempercepat penyusunan dokumen tata ruang;
- mengurangi konflik pemanfaatan ruang;
- meningkatkan efisiensi pengawasan pembangunan;
- mendukung pembangunan kota cerdas (smart city);
- memperkuat pembangunan berkelanjutan.
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM melalui Bimtek menjadi langkah penting agar aparatur mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menerapkannya secara optimal.
FAQ Bimtek Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang (Smart Spatial Planning)
1. Apa yang dimaksud dengan Smart Spatial Planning?
Smart Spatial Planning adalah pendekatan perencanaan tata ruang berbasis teknologi digital yang memanfaatkan data geospasial, sistem informasi, dan analisis digital untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.
2. Siapa yang perlu mengikuti Bimtek ini?
Bimtek ditujukan bagi aparatur Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Tata Ruang, DPMPTSP, Dinas Kominfo, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, konsultan, akademisi, dan praktisi yang terlibat dalam penyelenggaraan penataan ruang.
3. Apa manfaat digitalisasi perencanaan tata ruang?
Digitalisasi meningkatkan akurasi data, mempercepat penyusunan RTRW dan RDTR, mendukung pelayanan KKPR, mempercepat OSS-RBA, serta meningkatkan transparansi pelayanan publik.
4. Mengapa data geospasial penting dalam Smart Spatial Planning?
Data geospasial menjadi dasar analisis wilayah sehingga keputusan yang diambil sesuai dengan kondisi aktual di lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan.
5. Apa hubungan Smart Spatial Planning dengan OSS-RBA?
Data tata ruang digital mendukung proses verifikasi lokasi usaha dalam OSS-RBA sehingga pelayanan perizinan menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan.
6. Apa tantangan utama dalam digitalisasi tata ruang?
Tantangan meliputi keterbatasan SDM, kualitas data, infrastruktur teknologi, integrasi antarinstansi, serta kebutuhan pembaruan data secara berkelanjutan.
7. Bagaimana pemerintah daerah dapat mengoptimalkan Smart Spatial Planning?
Pemerintah daerah perlu memperkuat kualitas data geospasial, meningkatkan kompetensi aparatur, mengembangkan sistem digital, memperluas penggunaan WebGIS, dan memperkuat integrasi dengan sistem pelayanan publik.
Kesimpulan
Bimtek Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang (Smart Spatial Planning) merupakan program strategis yang mendukung transformasi digital dalam penyelenggaraan penataan ruang di Indonesia. Melalui pelatihan ini, aparatur pemerintah memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menyusun, mengelola, menganalisis, serta mengendalikan pemanfaatan ruang secara lebih efektif.
Penerapan Smart Spatial Planning mampu meningkatkan kualitas penyusunan RTRW dan RDTR, mempercepat pelayanan KKPR, mendukung implementasi OSS-RBA, memperkuat pengawasan pembangunan, serta menghasilkan kebijakan yang lebih akurat melalui pemanfaatan data geospasial. Digitalisasi juga memberikan manfaat berupa peningkatan efisiensi kerja, transparansi pelayanan, serta kemudahan koordinasi antarinstansi.
Di masa depan, pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence, Big Data, WebGIS, cloud computing, dan Internet of Things akan semakin memperkuat sistem penataan ruang nasional. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi aparatur melalui Bimtek menjadi investasi penting untuk mewujudkan tata kelola ruang yang modern, adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Tingkatkan Kompetensi Digitalisasi Tata Ruang Bersama Narasumber Profesional
Segera ikuti Bimtek Digitalisasi Perencanaan Tata Ruang (Smart Spatial Planning) untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam mengelola data geospasial, menyusun tata ruang berbasis teknologi, mengintegrasikan sistem dengan RTRW, RDTR, KKPR, dan OSS-RBA, serta mendukung transformasi digital pemerintahan menuju pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan profesional.
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

