Training Penyusunan Tim HACCP dan Pembagian Tanggung Jawab untuk Membangun Sistem Keamanan Pangan yang Efektif 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
TogglePendahuluan
Keamanan pangan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan industri makanan dan minuman dalam menjaga kualitas produk serta kepercayaan konsumen. Produk pangan yang aman tidak hanya bergantung pada kualitas bahan baku atau teknologi produksi, tetapi juga dipengaruhi oleh sistem manajemen keamanan pangan yang diterapkan oleh perusahaan.
Salah satu elemen penting dalam penerapan sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) adalah pembentukan tim HACCP yang kompeten dan memiliki pembagian tanggung jawab yang jelas.
Banyak perusahaan telah menerapkan prosedur keamanan pangan, namun mengalami kendala karena tidak memiliki struktur tim yang efektif. Akibatnya, proses identifikasi bahaya, pengendalian titik kritis, dokumentasi, hingga evaluasi sistem HACCP tidak berjalan secara optimal.
Melalui Training Penyusunan Tim HACCP dan Pembagian Tanggung Jawab, perusahaan dapat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam membangun organisasi keamanan pangan yang terstruktur, memahami peran masing-masing anggota, serta memastikan seluruh aktivitas pengendalian pangan berjalan sesuai standar.
Tim HACCP bukan hanya sekumpulan individu dari berbagai departemen, tetapi merupakan kelompok kerja yang memiliki tujuan bersama untuk:
- mengidentifikasi potensi bahaya pangan;
- menetapkan metode pengendalian risiko;
- memastikan kepatuhan terhadap prosedur keamanan pangan;
- melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
Dengan adanya tim HACCP yang kuat, perusahaan mampu membangun budaya keamanan pangan (food safety culture) yang melibatkan seluruh bagian organisasi.
Pengertian Training Penyusunan Tim HACCP dan Pembagian Tanggung Jawab
Training Penyusunan Tim HACCP dan Pembagian Tanggung Jawab merupakan program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai cara membentuk, mengelola, dan mengoptimalkan fungsi tim HACCP dalam suatu organisasi pangan.
Pelatihan ini membahas bagaimana perusahaan menentukan anggota tim, menetapkan struktur organisasi, membagi tugas, serta memastikan setiap anggota memiliki kompetensi yang sesuai.
Dalam sistem HACCP, keberhasilan penerapan tidak hanya ditentukan oleh dokumen atau prosedur, tetapi juga oleh kemampuan manusia yang menjalankan sistem tersebut.
Tim HACCP bertugas memastikan bahwa:
- bahaya pangan dapat diidentifikasi;
- risiko dapat dianalisis;
- titik kendali kritis dapat ditentukan;
- tindakan pengendalian dapat diterapkan;
- sistem dapat diverifikasi secara berkala.
Pentingnya Pembentukan Tim HACCP dalam Sistem Keamanan Pangan
Penerapan HACCP membutuhkan pendekatan multidisiplin. Artinya, perusahaan tidak dapat hanya mengandalkan satu departemen saja untuk mengelola keamanan pangan.
Setiap bagian memiliki kontribusi penting.
Contohnya:
- Departemen produksi memahami proses pengolahan.
- Quality Assurance memahami sistem mutu.
- Engineering memahami kondisi mesin.
- Purchasing memahami kualitas supplier.
- Warehouse memahami penyimpanan bahan dan produk.
Dengan melibatkan berbagai bidang, perusahaan dapat memperoleh gambaran lengkap mengenai risiko yang mungkin muncul selama proses produksi.
Mengapa Tim HACCP Dibutuhkan?
Beberapa alasan utama pentingnya membentuk tim HACCP antara lain:
Menghasilkan Analisis Bahaya yang Lebih Akurat
Identifikasi bahaya membutuhkan berbagai sudut pandang.
Misalnya, pada industri makanan beku, risiko dapat berasal dari:
- bahan baku;
- suhu penyimpanan;
- proses pembekuan;
- kebersihan peralatan;
- metode distribusi.
Jika hanya satu departemen yang melakukan analisis, kemungkinan ada risiko yang terlewatkan.
Memastikan Implementasi HACCP Berjalan Konsisten
Dokumen HACCP tidak akan efektif apabila tidak diterapkan dengan benar.
Tim HACCP bertugas memastikan:
- prosedur dijalankan;
- monitoring dilakukan;
- catatan tersedia;
- penyimpangan ditangani.
Meningkatkan Koordinasi Antar Departemen
Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan adanya tim HACCP, komunikasi antarbagian menjadi lebih terarah.
Contoh:
Jika ditemukan masalah pada bahan baku, tim HACCP dapat segera berkoordinasi dengan:
- bagian purchasing;
- supplier;
- quality control;
- produksi.
Mendukung Sertifikasi Keamanan Pangan
Tim HACCP menjadi salah satu aspek penting dalam persiapan sertifikasi seperti:
- HACCP Certification;
- ISO 22000;
- FSSC 22000.
Auditor biasanya akan mengevaluasi:
- struktur tim;
- kompetensi anggota;
- bukti pelatihan;
- pembagian tugas;
- efektivitas penerapan sistem.
Tujuan Training Penyusunan Tim HACCP
Pelaksanaan training ini memiliki beberapa tujuan utama bagi perusahaan dan peserta.
Memahami Konsep Dasar Tim HACCP
Peserta memahami fungsi tim HACCP sebagai bagian penting dari sistem manajemen keamanan pangan.
Materi mencakup:
- konsep HACCP;
- prinsip kerja tim HACCP;
- hubungan antar departemen;
- tanggung jawab anggota.
Mampu Membentuk Struktur Tim HACCP
Peserta mampu menentukan:
- kebutuhan anggota tim;
- posisi dalam struktur;
- pembagian fungsi;
- mekanisme koordinasi.
Memahami Tanggung Jawab Setiap Anggota
Setiap anggota tim harus memahami perannya.
Contoh:
Ketua tim bertanggung jawab terhadap koordinasi, sedangkan bagian produksi bertanggung jawab memastikan proses berjalan sesuai standar.
Meningkatkan Efektivitas Implementasi HACCP
Tim yang memiliki pembagian tugas jelas akan lebih mudah:
- melakukan analisis risiko;
- mengendalikan CCP;
- melakukan audit;
- memperbaiki sistem.
Mendukung Budaya Keamanan Pangan
Training membantu membangun kesadaran bahwa keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab bagian kualitas.
Seluruh karyawan memiliki peran dalam menjaga keamanan produk.
Peran Tim HACCP dalam Implementasi Sistem Keamanan Pangan
Tim HACCP memiliki peran strategis dalam seluruh siklus penerapan HACCP.
Berikut beberapa fungsi utama:
| Peran Tim HACCP | Penjelasan |
|---|---|
| Identifikasi bahaya | Menentukan risiko biologis, kimia, dan fisik |
| Analisis risiko | Menilai tingkat bahaya |
| Penyusunan HACCP Plan | Membuat rencana pengendalian |
| Monitoring | Memastikan CCP terkendali |
| Verifikasi | Mengevaluasi efektivitas sistem |
| Perbaikan | Melakukan tindakan koreksi |
Prinsip Dasar Pembentukan Tim HACCP
Pembentukan tim HACCP harus dilakukan secara terencana agar mampu menjalankan fungsi secara efektif.
Beberapa prinsip utama dalam pembentukan tim HACCP meliputi:
Bersifat Multidisiplin
Tim HACCP harus terdiri dari anggota dengan latar belakang berbeda.
Contoh komposisi:
- Quality Assurance;
- Produksi;
- Teknik;
- Sanitasi;
- Gudang;
- Pembelian;
- Pengembangan produk.
Pendekatan multidisiplin membantu melihat risiko dari berbagai aspek.
Memiliki Kompetensi yang Sesuai
Anggota tim harus memahami:
- prinsip HACCP;
- proses produksi;
- karakteristik produk;
- standar keamanan pangan.
Kompetensi dapat diperoleh melalui:
- training HACCP;
- pengalaman kerja;
- pelatihan internal;
- sertifikasi.
Memiliki Wewenang yang Jelas
Tim HACCP harus memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan terkait keamanan pangan.
Contohnya:
- menghentikan proses yang berisiko;
- meminta tindakan koreksi;
- melakukan evaluasi prosedur.
Tanpa kewenangan, tim akan kesulitan menjalankan tugasnya.
Memiliki Sistem Komunikasi yang Efektif
Komunikasi menjadi faktor penting dalam keberhasilan HACCP.
Tim harus memiliki:
- jadwal rapat rutin;
- sistem pelaporan;
- dokumentasi keputusan;
- mekanisme penyelesaian masalah.
Kriteria Anggota Tim HACCP
Pemilihan anggota tim HACCP harus mempertimbangkan beberapa aspek.
Pengetahuan Teknis
Anggota harus memahami aspek teknis seperti:
- proses produksi;
- bahan baku;
- pengendalian mutu;
- sanitasi.
Pengalaman Operasional
Pengalaman langsung di lapangan sangat membantu dalam mengidentifikasi risiko nyata.
Contoh:
Operator produksi dapat memberikan informasi mengenai:
- kendala mesin;
- potensi kontaminasi;
- kondisi proses sebenarnya.
Kemampuan Bekerja Sama
Tim HACCP membutuhkan kemampuan:
- komunikasi;
- koordinasi;
- penyelesaian masalah;
- pengambilan keputusan.
Struktur Organisasi Tim HACCP
Struktur tim HACCP biasanya terdiri dari beberapa posisi utama.
Contoh struktur:
| Posisi | Fungsi Utama |
|---|---|
| Ketua Tim HACCP | Mengkoordinasikan seluruh aktivitas |
| Sekretaris | Mengelola dokumentasi |
| QA/QC | Mengendalikan aspek mutu |
| Produksi | Mengendalikan proses produksi |
| Engineering | Menjamin kesiapan peralatan |
| Purchasing | Mengendalikan supplier |
| Warehouse | Mengelola penyimpanan |
| R&D | Mengelola pengembangan produk |
Contoh Struktur Tim HACCP pada Industri Makanan
Pada perusahaan makanan olahan, struktur tim HACCP dapat terdiri dari:
Ketua Tim HACCP
↓
Quality Assurance Manager
↓
Anggota:
- Supervisor Produksi
- QC Analyst
- Engineering Supervisor
- Warehouse Supervisor
- Purchasing Staff
- R&D Staff
Setiap anggota memiliki tanggung jawab berbeda namun bekerja menuju tujuan yang sama, yaitu menghasilkan produk pangan yang aman.
Contoh Kasus Pentingnya Tim HACCP
Sebuah perusahaan makanan siap saji mengalami peningkatan keluhan pelanggan akibat perubahan kualitas produk.
Setelah dilakukan investigasi, ditemukan beberapa penyebab:
- proses pendinginan tidak konsisten;
- monitoring suhu tidak terdokumentasi;
- komunikasi antarbagian kurang efektif.
Perusahaan kemudian membentuk tim HACCP dengan pembagian tugas yang jelas.
Hasil perbaikan:
- bagian produksi mengontrol proses;
- QC melakukan monitoring;
- engineering memperbaiki alat pendingin;
- warehouse mengontrol penyimpanan.
Setelah beberapa bulan:
- kualitas produk lebih stabil;
- keluhan pelanggan menurun;
- sistem keamanan pangan meningkat.
Kasus tersebut menunjukkan bahwa keberadaan tim HACCP yang terstruktur sangat penting dalam menjaga konsistensi keamanan produk.
Tugas dan Tanggung Jawab Setiap Anggota Tim HACCP
Keberhasilan penerapan sistem HACCP sangat dipengaruhi oleh kejelasan pembagian tugas dan tanggung jawab setiap anggota tim. Tim HACCP yang efektif bukan hanya terdiri dari individu yang memahami keamanan pangan, tetapi juga memiliki struktur kerja yang jelas sehingga setiap aktivitas dapat dikendalikan dan dievaluasi.
Dalam praktik industri pangan, setiap anggota tim memiliki peran berbeda sesuai kompetensinya. Kolaborasi antarbagian diperlukan agar proses identifikasi bahaya, pengendalian risiko, monitoring, dan verifikasi dapat berjalan secara konsisten.
Pembagian tanggung jawab yang jelas juga membantu perusahaan menghindari permasalahan seperti:
- pekerjaan yang tumpang tindih;
- tanggung jawab yang tidak jelas;
- keterlambatan pengambilan keputusan;
- lemahnya pengawasan keamanan pangan.
Peran Ketua Tim HACCP
Ketua Tim HACCP merupakan pihak yang bertanggung jawab mengoordinasikan seluruh kegiatan terkait penerapan sistem HACCP.
Biasanya posisi ini dijabat oleh seseorang yang memiliki pemahaman kuat mengenai:
- sistem manajemen keamanan pangan;
- proses produksi;
- standar HACCP;
- pengendalian mutu.
Ketua tim menjadi penghubung antara manajemen perusahaan dengan anggota tim HACCP.
Tugas Ketua Tim HACCP
Tanggung jawab utama Ketua Tim HACCP meliputi:
- membentuk dan mengarahkan tim HACCP;
- menyusun jadwal kegiatan HACCP;
- memimpin rapat evaluasi;
- memastikan HACCP Plan diterapkan;
- mengoordinasikan analisis bahaya;
- memastikan tindakan koreksi dilakukan;
- melaporkan hasil evaluasi kepada manajemen.
Kompetensi Ketua Tim HACCP
Seorang Ketua Tim HACCP idealnya memiliki kemampuan:
| Kompetensi | Penjelasan |
|---|---|
| Kepemimpinan | Mampu mengarahkan anggota tim |
| Komunikasi | Mampu menjembatani antarbagian |
| Analisis risiko | Mampu mengevaluasi bahaya |
| Pengambilan keputusan | Mampu menentukan tindakan perbaikan |
| Pemahaman HACCP | Menguasai prinsip HACCP |
Peran Sekretaris atau Koordinator Dokumentasi HACCP
Dokumentasi merupakan bagian penting dalam sistem HACCP.
Setiap aktivitas pengendalian harus memiliki bukti berupa catatan yang dapat diperiksa saat audit.
Sekretaris tim HACCP bertugas memastikan seluruh dokumen tersusun dengan baik.
Tugas Sekretaris Tim HACCP
Tanggung jawabnya meliputi:
- membuat notulen rapat;
- mengelola dokumen HACCP;
- menyimpan catatan monitoring;
- mengontrol revisi dokumen;
- memastikan dokumen mudah ditemukan;
- membantu persiapan audit.
Dokumen yang Dikelola
Beberapa dokumen penting antara lain:
| Jenis Dokumen | Fungsi |
|---|---|
| HACCP Plan | Rencana pengendalian bahaya |
| Analisis Bahaya | Identifikasi risiko pangan |
| Form Monitoring CCP | Bukti pengawasan |
| Catatan Koreksi | Bukti tindakan perbaikan |
| Laporan Verifikasi | Evaluasi sistem |
Peran Quality Assurance (QA) dalam Tim HACCP
Quality Assurance memiliki peran penting dalam memastikan sistem keamanan pangan berjalan sesuai standar.
QA biasanya menjadi salah satu anggota utama dalam tim HACCP karena memiliki pemahaman mengenai:
- standar mutu;
- regulasi pangan;
- audit;
- sistem dokumentasi.
Tugas QA dalam Tim HACCP
Tanggung jawab QA meliputi:
- mengoordinasikan aspek sistem mutu;
- melakukan review HACCP Plan;
- memastikan prosedur diterapkan;
- melakukan audit internal;
- mengevaluasi hasil monitoring;
- memastikan tindakan koreksi efektif.
Kontribusi QA terhadap Keamanan Pangan
QA membantu perusahaan memastikan bahwa:
- proses berjalan sesuai standar;
- penyimpangan dapat segera ditemukan;
- perbaikan dilakukan secara sistematis.
Peran Quality Control (QC) dalam Tim HACCP
Quality Control bertugas melakukan pengawasan langsung terhadap kualitas bahan baku, proses produksi, dan produk akhir.
QC memiliki peran penting dalam memberikan data aktual mengenai kondisi produk.
Tugas QC dalam Sistem HACCP
Tugas QC antara lain:
- melakukan pemeriksaan bahan baku;
- melakukan pengujian produk;
- memonitor parameter kritis;
- melakukan inspeksi proses;
- melaporkan ketidaksesuaian.
Contoh Peran QC pada Industri Minuman
Pada industri minuman kemasan, QC dapat melakukan:
- pemeriksaan kualitas air;
- pengecekan suhu proses;
- pengujian mikrobiologi;
- verifikasi kebersihan kemasan.
Peran Departemen Produksi dalam Tim HACCP
Departemen produksi merupakan bagian yang menjalankan proses pengolahan secara langsung.
Informasi dari bagian produksi sangat penting karena mereka memahami kondisi operasional sebenarnya.
Tugas Produksi dalam Tim HACCP
Tanggung jawab produksi meliputi:
- menjalankan proses sesuai SOP;
- memastikan parameter produksi terpenuhi;
- melakukan monitoring proses;
- melaporkan penyimpangan;
- menerapkan tindakan koreksi.
Contoh Tanggung Jawab Produksi
Pada industri makanan beku:
Produksi bertanggung jawab memastikan:
- suhu proses sesuai standar;
- waktu pemasakan terpenuhi;
- area kerja tetap higienis.
Peran Engineering atau Maintenance
Departemen engineering memiliki peran dalam memastikan peralatan produksi tetap aman dan berfungsi dengan baik.
Kerusakan mesin dapat menyebabkan risiko keamanan pangan.
Contohnya:
- serpihan logam masuk ke produk;
- suhu mesin tidak stabil;
- proses tidak berjalan sesuai standar.
Tugas Engineering dalam Tim HACCP
Meliputi:
- melakukan pemeliharaan mesin;
- memastikan alat ukur terkalibrasi;
- memperbaiki kerusakan;
- mendukung pengendalian CCP.
Contoh Kontribusi Engineering
Pada proses pasteurisasi susu:
Engineering bertanggung jawab memastikan:
- sistem pemanas bekerja normal;
- sensor suhu akurat;
- alat monitoring berfungsi.
Peran Purchasing atau Pengadaan
Bagian purchasing memiliki tanggung jawab dalam memastikan bahan baku berasal dari sumber yang aman.
Kualitas bahan awal sangat menentukan keamanan produk akhir.
Tugas Purchasing dalam Tim HACCP
Meliputi:
- memilih supplier yang memenuhi standar;
- memastikan dokumen bahan tersedia;
- mengevaluasi pemasok;
- berkoordinasi dengan QA mengenai persyaratan bahan.
Contoh Pengendalian Supplier
Untuk industri makanan olahan:
Purchasing harus memastikan supplier menyediakan:
- sertifikat keamanan pangan;
- spesifikasi bahan;
- hasil pengujian;
- dokumen asal bahan.
Peran Warehouse atau Gudang
Warehouse bertanggung jawab menjaga kondisi penyimpanan bahan baku dan produk.
Penyimpanan yang tidak sesuai dapat menyebabkan:
- pertumbuhan mikroorganisme;
- kerusakan produk;
- kontaminasi silang.
Tugas Warehouse dalam Tim HACCP
Meliputi:
- mengatur penyimpanan bahan;
- menerapkan FIFO/FEFO;
- mengontrol suhu gudang;
- memisahkan bahan sesuai kategori;
- menjaga kebersihan area penyimpanan.
Contoh Pengendalian Gudang
Pada industri makanan beku:
Warehouse harus memastikan:
- suhu freezer stabil;
- produk tidak mengalami pencairan berulang;
- pencatatan suhu dilakukan rutin.
Peran Research and Development (R&D)
Departemen R&D memiliki peran penting terutama dalam pengembangan produk baru.
Perubahan formula atau bahan dapat memunculkan risiko baru.
Tugas R&D dalam Tim HACCP
Meliputi:
- mengevaluasi bahan baru;
- melakukan kajian keamanan produk;
- mendukung pengujian produk;
- memberikan informasi karakteristik produk.
Contoh Peran R&D
Ketika perusahaan mengembangkan produk saus baru, R&D perlu mengevaluasi:
- bahan tambahan;
- stabilitas produk;
- umur simpan;
- risiko mikrobiologi.
Tabel Pembagian Tanggung Jawab Tim HACCP
| Posisi | Tanggung Jawab Utama |
|---|---|
| Ketua Tim HACCP | Koordinasi dan pengambilan keputusan |
| Sekretaris | Dokumentasi dan administrasi |
| QA | Sistem mutu dan audit |
| QC | Pengujian dan monitoring kualitas |
| Produksi | Pelaksanaan proses produksi |
| Engineering | Pemeliharaan peralatan |
| Purchasing | Pengendalian supplier |
| Warehouse | Penyimpanan bahan dan produk |
| R&D | Evaluasi pengembangan produk |
Proses Pembentukan Tim HACCP
Pembentukan tim HACCP harus dilakukan melalui proses yang terstruktur.
Berikut tahapan yang umum diterapkan:
Menentukan Kebutuhan Organisasi
Perusahaan perlu menentukan:
- jenis produk;
- kompleksitas proses;
- jumlah anggota;
- departemen yang terlibat.
Semakin kompleks proses produksi, semakin banyak kompetensi yang dibutuhkan.
Menunjuk Ketua Tim HACCP
Manajemen memilih individu yang memiliki:
- kemampuan kepemimpinan;
- pengalaman keamanan pangan;
- kemampuan koordinasi.
Menentukan Anggota Tim
Pemilihan anggota mempertimbangkan:
- pengetahuan teknis;
- pengalaman kerja;
- keterlibatan dalam proses produksi.
Menetapkan Tugas dan Wewenang
Setiap anggota harus memiliki:
- uraian tugas;
- tanggung jawab;
- batas kewenangan.
Hal ini dituangkan dalam dokumen organisasi HACCP.
Melakukan Pelatihan HACCP
Sebelum menjalankan tugas, anggota tim perlu memahami:
- prinsip HACCP;
- analisis bahaya;
- CCP;
- monitoring;
- verifikasi.
Melakukan Evaluasi Kinerja Tim
Tim HACCP harus dievaluasi secara berkala.
Evaluasi mencakup:
- efektivitas rapat;
- penyelesaian masalah;
- kepatuhan prosedur;
- hasil audit.
Pentingnya Komunikasi dalam Tim HACCP
Komunikasi menjadi faktor penting agar sistem HACCP berjalan efektif.
Bentuk komunikasi dapat berupa:
- rapat rutin;
- laporan penyimpangan;
- evaluasi proses;
- diskusi tindakan koreksi.
Contoh:
Jika QC menemukan peningkatan jumlah mikroba pada produk, informasi harus segera diteruskan kepada:
- produksi;
- QA;
- manajemen;
- engineering jika berkaitan dengan mesin.
Contoh Implementasi Tim HACCP pada Industri Roti
Sebuah perusahaan roti membentuk tim HACCP untuk meningkatkan keamanan produknya.
Struktur tim:
| Anggota | Peran |
|---|---|
| QA Manager | Ketua Tim HACCP |
| QC Supervisor | Monitoring kualitas |
| Production Supervisor | Pengendalian proses |
| Engineering | Perawatan mesin |
| Purchasing | Evaluasi supplier |
| Warehouse | Penyimpanan bahan |
Masalah awal:
- bahan baku tepung tidak konsisten;
- monitoring suhu oven belum terdokumentasi;
- prosedur sanitasi belum optimal.
Setelah pembagian tanggung jawab diterapkan:
- purchasing memperketat seleksi supplier;
- produksi melakukan kontrol proses;
- QC meningkatkan pemeriksaan;
- QA memperbaiki dokumentasi.
Hasil:
- kualitas produk meningkat;
- keluhan pelanggan menurun;
- sistem keamanan pangan lebih terkendali.
Strategi Efektif Mengelola Tim HACCP dalam Sistem Keamanan Pangan
Pembentukan Tim HACCP bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan dokumentasi dalam penerapan sistem keamanan pangan. Tim HACCP harus dikelola secara efektif agar mampu menjalankan fungsi pengawasan, evaluasi, dan perbaikan secara berkelanjutan.
Tim yang kuat akan membantu perusahaan menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan regulasi, peningkatan tuntutan konsumen, audit sertifikasi, serta perkembangan teknologi industri pangan.
Pengelolaan Tim HACCP yang efektif membutuhkan:
- kepemimpinan yang jelas;
- komunikasi yang terbuka;
- pembagian tugas yang tepat;
- peningkatan kompetensi berkelanjutan;
- evaluasi kinerja secara berkala.
Membangun Komunikasi Efektif dalam Tim HACCP
Komunikasi merupakan faktor utama keberhasilan implementasi HACCP.
Setiap anggota tim harus mampu menyampaikan informasi terkait:
- potensi bahaya pangan;
- penyimpangan proses;
- hasil monitoring;
- tindakan koreksi;
- hasil evaluasi.
Tanpa komunikasi yang baik, masalah kecil dapat berkembang menjadi risiko besar terhadap keamanan produk.
Metode Komunikasi Tim HACCP
Beberapa metode yang dapat diterapkan perusahaan:
| Metode Komunikasi | Fungsi |
|---|---|
| Rapat rutin HACCP | Evaluasi sistem dan penyelesaian masalah |
| Laporan penyimpangan | Memberikan informasi risiko |
| Audit internal | Menilai efektivitas penerapan |
| Briefing produksi | Mengingatkan prosedur keamanan pangan |
| Sistem digital | Mempercepat penyampaian informasi |
Melakukan Rapat Evaluasi Tim HACCP Secara Berkala
Rapat Tim HACCP diperlukan untuk memastikan sistem tetap berjalan sesuai standar.
Agenda rapat dapat meliputi:
- evaluasi hasil monitoring CCP;
- pembahasan keluhan pelanggan;
- hasil audit internal;
- perubahan bahan baku;
- perubahan proses produksi;
- tindakan perbaikan.
Contoh:
Jika ditemukan peningkatan jumlah produk cacat, Tim HACCP melakukan analisis penyebab dengan melibatkan:
- produksi;
- QC;
- QA;
- engineering.
Meningkatkan Kompetensi Anggota Tim HACCP
Kompetensi anggota harus selalu diperbarui karena industri pangan terus mengalami perkembangan.
Pelatihan yang dapat diberikan meliputi:
- pelatihan dasar HACCP;
- analisis bahaya pangan;
- audit internal HACCP;
- GMP dan SSOP;
- ISO 22000;
- food defense;
- food fraud awareness.
Melakukan Evaluasi Kinerja Tim HACCP
Evaluasi dilakukan untuk mengetahui apakah tim telah menjalankan tugas secara efektif.
Indikator evaluasi dapat meliputi:
| Indikator | Parameter Penilaian |
|---|---|
| Kepatuhan SOP | Prosedur dijalankan dengan benar |
| Dokumentasi | Catatan lengkap dan akurat |
| Penyelesaian masalah | Kecepatan tindakan koreksi |
| Audit | Jumlah temuan menurun |
| Kualitas produk | Keluhan konsumen berkurang |
Kesalahan Umum dalam Pembentukan Tim HACCP
Walaupun banyak perusahaan telah menerapkan HACCP, masih terdapat beberapa kesalahan dalam pembentukan dan pengelolaan tim.
Membentuk Tim Tanpa Kompetensi yang Memadai
Kesalahan pertama adalah memilih anggota hanya berdasarkan jabatan tanpa mempertimbangkan kemampuan teknis.
Contoh:
Seorang anggota tim berasal dari bagian produksi tetapi belum memahami:
- konsep HACCP;
- analisis risiko;
- pengendalian CCP.
Akibatnya, proses analisis bahaya menjadi kurang efektif.
Solusi:
- memberikan pelatihan HACCP;
- meningkatkan pemahaman teknis;
- melakukan evaluasi kompetensi.
Tanggung Jawab Tidak Jelas
Pembagian tugas yang tidak jelas dapat menyebabkan:
- pekerjaan tidak dilakukan;
- masalah saling dilempar antarbagian;
- keterlambatan tindakan koreksi.
Solusi:
Perusahaan perlu membuat:
- struktur organisasi HACCP;
- job description;
- matriks tanggung jawab.
Tim HACCP Tidak Melibatkan Semua Departemen Penting
Beberapa perusahaan hanya melibatkan QA dan QC.
Padahal proses keamanan pangan melibatkan seluruh rantai produksi.
Departemen yang sebaiknya terlibat:
- produksi;
- engineering;
- purchasing;
- warehouse;
- R&D;
- sanitasi.
Tidak Melakukan Evaluasi Berkala
Sistem HACCP harus selalu diperbarui.
Perubahan seperti:
- mesin baru;
- bahan baru;
- supplier baru;
- produk baru;
dapat menyebabkan munculnya risiko baru.
Karena itu, Tim HACCP harus melakukan review secara berkala.
Hubungan Tim HACCP dengan GMP, SSOP, dan ISO 22000
Tim HACCP tidak bekerja secara terpisah, tetapi menjadi bagian dari sistem manajemen keamanan pangan yang lebih luas.
Hubungan Tim HACCP dengan GMP
Good Manufacturing Practices (GMP) merupakan dasar praktik produksi pangan yang baik.
GMP mengatur:
- kebersihan fasilitas;
- higiene pekerja;
- pengendalian bahan;
- sanitasi produksi.
Tim HACCP menggunakan prinsip GMP sebagai dasar untuk mengidentifikasi dan mengendalikan risiko.
Contoh:
Jika GMP terkait kebersihan karyawan tidak berjalan baik, maka risiko kontaminasi mikroba akan meningkat.
Hubungan Tim HACCP dengan SSOP
Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) berfokus pada prosedur sanitasi.
Tim HACCP bekerja sama dengan bagian sanitasi untuk memastikan:
- peralatan bersih;
- area produksi higienis;
- bahan kimia digunakan sesuai prosedur.
Hubungan Tim HACCP dengan ISO 22000
ISO 22000 merupakan standar internasional sistem manajemen keamanan pangan.
Dalam ISO 22000, organisasi harus memiliki:
- tim keamanan pangan;
- kompetensi personel;
- komunikasi internal;
- pengendalian risiko.
Tim HACCP menjadi salah satu elemen utama dalam penerapan standar tersebut.
Perbandingan GMP, SSOP, HACCP, dan ISO 22000
| Sistem | Fokus Utama |
|---|---|
| GMP | Praktik produksi yang baik |
| SSOP | Pengendalian sanitasi |
| HACCP | Pengendalian bahaya kritis |
| ISO 22000 | Sistem manajemen keamanan pangan |
Manfaat Training Penyusunan Tim HACCP dan Pembagian Tanggung Jawab
Mengikuti Training Penyusunan Tim HACCP dan Pembagian Tanggung Jawab memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan maupun peserta.
Meningkatkan Pemahaman Sistem HACCP
Peserta memahami bagaimana HACCP diterapkan secara organisasi, bukan hanya sebagai dokumen.
Membentuk Tim Keamanan Pangan yang Profesional
Training membantu perusahaan memilih anggota yang tepat serta membagi tugas sesuai kompetensi.
Mengurangi Risiko Kesalahan Implementasi
Dengan pembagian tanggung jawab yang jelas, perusahaan dapat mengurangi:
- kesalahan prosedur;
- keterlambatan tindakan;
- risiko produk tidak aman.
Mendukung Persiapan Sertifikasi
Tim HACCP yang kompeten membantu perusahaan memenuhi persyaratan:
- sertifikasi HACCP;
- ISO 22000;
- FSSC 22000.
Membangun Budaya Keamanan Pangan
Training membantu menanamkan pemahaman bahwa keamanan pangan adalah tanggung jawab seluruh organisasi.
Kompetensi Peserta Setelah Mengikuti Training
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
| Kompetensi | Kemampuan |
|---|---|
| Pemahaman HACCP | Memahami prinsip dasar HACCP |
| Pembentukan Tim | Menyusun struktur Tim HACCP |
| Pembagian Tugas | Menentukan tanggung jawab anggota |
| Analisis Risiko | Mendukung identifikasi bahaya |
| Dokumentasi | Mengelola catatan HACCP |
| Koordinasi | Membangun kerja sama antarbagian |
Peserta yang Direkomendasikan Mengikuti Training
Pelatihan ini cocok untuk:
- Food Safety Team;
- Quality Assurance Manager;
- Quality Control Supervisor;
- Production Manager;
- Supervisor Produksi;
- Engineering Manager;
- Warehouse Supervisor;
- Purchasing Staff;
- R&D Staff;
- Auditor Internal.
Industri yang membutuhkan:
- industri makanan;
- industri minuman;
- restoran;
- hotel;
- katering;
- industri pangan ekspor;
- perusahaan pengolahan hasil pertanian.
Studi Kasus Nyata Implementasi Tim HACCP
Sebuah perusahaan minuman kemasan mengalami masalah berupa meningkatnya produk yang mengalami perubahan rasa sebelum masa kedaluwarsa.
Perusahaan melakukan evaluasi melalui Tim HACCP.
Hasil analisis menunjukkan beberapa penyebab:
Masalah Produksi
- proses pencucian botol tidak konsisten.
Masalah Quality Control
- monitoring mikrobiologi belum dilakukan secara optimal.
Masalah Engineering
- mesin sterilisasi mengalami penurunan performa.
Masalah Dokumentasi
- catatan pemeriksaan tidak lengkap.
Perusahaan kemudian melakukan perbaikan:
- membentuk ulang struktur Tim HACCP;
- menetapkan tanggung jawab setiap departemen;
- meningkatkan frekuensi monitoring;
- memberikan pelatihan HACCP kepada anggota tim.
Hasil setelah penerapan:
- kualitas produk meningkat;
- jumlah keluhan konsumen menurun;
- proses audit berjalan lebih baik;
- sistem keamanan pangan menjadi lebih kuat.
Kasus ini menunjukkan bahwa keberhasilan HACCP sangat bergantung pada kualitas organisasi yang menjalankannya.
Kesimpulan
Training Penyusunan Tim HACCP dan Pembagian Tanggung Jawab merupakan langkah strategis bagi perusahaan pangan yang ingin membangun sistem keamanan pangan yang efektif dan berkelanjutan.
Tim HACCP yang profesional harus memiliki:
- struktur organisasi yang jelas;
- pembagian tanggung jawab yang tepat;
- kompetensi sesuai kebutuhan;
- komunikasi yang efektif;
- komitmen terhadap peningkatan berkelanjutan.
Penerapan HACCP bukan hanya tentang membuat dokumen, tetapi tentang membangun sistem kerja yang mampu mencegah bahaya pangan sejak awal proses produksi.
Dengan memiliki Tim HACCP yang kuat, perusahaan dapat meningkatkan kualitas produk, memenuhi standar keamanan pangan internasional, serta menjaga kepercayaan konsumen.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apa tujuan utama Training Penyusunan Tim HACCP?
Tujuan utama training adalah membantu perusahaan membentuk Tim HACCP yang kompeten dengan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas dalam penerapan sistem keamanan pangan.
2. Siapa saja yang harus menjadi anggota Tim HACCP?
Anggota Tim HACCP idealnya berasal dari berbagai departemen seperti QA, QC, produksi, engineering, purchasing, warehouse, dan R&D.
3. Apakah Ketua Tim HACCP harus berasal dari departemen QA?
Tidak selalu. Ketua Tim HACCP dapat berasal dari individu yang memiliki kompetensi HACCP, kemampuan kepemimpinan, serta memahami proses bisnis perusahaan.
4. Mengapa pembagian tanggung jawab dalam Tim HACCP penting?
Karena pembagian tugas yang jelas memastikan setiap aktivitas keamanan pangan memiliki pihak yang bertanggung jawab dan dapat dievaluasi.
5. Apa hubungan Tim HACCP dengan ISO 22000?
Tim HACCP menjadi bagian penting dalam penerapan ISO 22000 karena standar tersebut membutuhkan organisasi keamanan pangan yang memiliki kompetensi dan tanggung jawab yang jelas.
6. Berapa sering Tim HACCP perlu melakukan evaluasi?
Evaluasi dilakukan secara berkala dan juga ketika terjadi perubahan seperti produk baru, bahan baru, proses baru, atau hasil audit menunjukkan masalah.
7. Apa manfaat perusahaan memiliki Tim HACCP yang kuat?
Manfaatnya antara lain:
- meningkatkan keamanan produk;
- mengurangi risiko kontaminasi;
- memenuhi standar internasional;
- meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Tingkatkan Kompetensi Food Safety dan Bangun Tim HACCP Profesional
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

