Bimtek Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial untuk Mewujudkan Penyaluran yang Tepat Sasaran, Transparan, dan Akuntabel 2026-2027
INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON
Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan
KONTAK KAMI
18 Office Park Building, 21th Floor Unit C
Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12520
info@bimtekedukasi.com
0821-9026-8799
Daftar Isi
ToggleHibah dan bantuan sosial merupakan bagian penting dari belanja daerah yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan pelayanan publik, serta perlindungan terhadap masyarakat yang menghadapi risiko sosial. Melalui hibah, pemerintah dapat mendukung berbagai kegiatan lembaga, organisasi, maupun kelompok masyarakat yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Sementara itu, bantuan sosial diberikan untuk membantu individu atau kelompok masyarakat yang mengalami kondisi tertentu sehingga membutuhkan dukungan dari pemerintah.
Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk hibah dan bantuan sosial menuntut pemerintah daerah untuk menerapkan tata kelola yang baik pada setiap tahapan pengelolaannya. Salah satu tahapan yang memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan program adalah evaluasi kelayakan calon penerima hibah dan bantuan sosial. Proses ini bertujuan memastikan bahwa penerima benar-benar memenuhi persyaratan, memiliki kebutuhan yang jelas, serta mampu memanfaatkan bantuan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Evaluasi kelayakan bukan sekadar pemeriksaan administratif, tetapi merupakan proses penilaian yang menyeluruh terhadap aspek legalitas, kebutuhan, kapasitas penerima, manfaat program, hingga potensi risiko yang mungkin timbul. Dengan evaluasi yang dilakukan secara objektif dan profesional, pemerintah dapat menghindari berbagai permasalahan seperti penyaluran yang tidak tepat sasaran, penerima yang tidak memenuhi syarat, penyalahgunaan anggaran, maupun temuan dalam pemeriksaan oleh aparat pengawas.
Dalam praktiknya, pelaksanaan evaluasi sering menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kualitas data yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia, perubahan regulasi, hingga koordinasi antarperangkat daerah yang belum berjalan maksimal. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur melalui kegiatan Bimtek Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial.
Melalui bimbingan teknis, peserta memperoleh pemahaman mengenai regulasi terkini, metode evaluasi, teknik penilaian kelayakan, penyusunan rekomendasi, serta praktik terbaik dalam pengelolaan hibah dan bantuan sosial. Dengan kompetensi yang semakin baik, pemerintah daerah dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Artikel ini membahas secara komprehensif mengenai konsep evaluasi kelayakan penerima hibah dan bantuan sosial, tujuan pelaksanaan, dasar hukum, prinsip-prinsip penilaian, serta pentingnya bimtek sebagai sarana peningkatan kapasitas aparatur pemerintah.
Memahami Hibah dan Bantuan Sosial
Sebelum membahas evaluasi kelayakan, perlu dipahami terlebih dahulu karakteristik hibah dan bantuan sosial karena keduanya memiliki tujuan serta mekanisme yang berbeda.
Pengertian Hibah
Hibah merupakan pemberian uang, barang, atau jasa dari pemerintah kepada pemerintah lainnya, badan, lembaga, organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia, atau pihak lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Hibah diberikan untuk mendukung penyelenggaraan urusan pemerintahan maupun pelaksanaan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karakteristik hibah antara lain:
- Bersifat tidak wajib.
- Tidak mengikat secara terus-menerus.
- Tidak diberikan setiap tahun kepada penerima yang sama secara otomatis.
- Memiliki tujuan yang spesifik.
- Disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
- Harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Pengertian Bantuan Sosial
Bantuan sosial merupakan bantuan yang diberikan kepada individu, keluarga, kelompok masyarakat, atau lembaga yang mengalami risiko sosial. Tujuan utamanya adalah melindungi masyarakat dari dampak risiko tersebut dan meningkatkan kesejahteraan.
Risiko sosial dapat meliputi:
- Kemiskinan.
- Bencana alam.
- Bencana nonalam.
- Kerawanan pangan.
- Disabilitas.
- Lanjut usia terlantar.
- Anak terlantar.
- Korban konflik sosial.
- Korban kebakaran.
- Kondisi darurat lainnya.
Baik hibah maupun bantuan sosial harus melalui proses evaluasi kelayakan agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran.
Apa yang Dimaksud dengan Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial?
Evaluasi kelayakan adalah proses penilaian secara sistematis terhadap calon penerima hibah atau bantuan sosial untuk memastikan bahwa mereka memenuhi seluruh persyaratan administratif, teknis, hukum, dan substansi sesuai ketentuan yang berlaku.
Evaluasi dilakukan sebelum penetapan penerima agar pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam mengambil keputusan.
Proses evaluasi mencakup berbagai aspek, seperti:
- Pemeriksaan kelengkapan dokumen.
- Penilaian legalitas penerima.
- Analisis kebutuhan.
- Penilaian manfaat program.
- Kemampuan penerima melaksanakan kegiatan.
- Validasi kondisi lapangan.
- Analisis risiko.
- Penyusunan rekomendasi.
Melalui evaluasi yang komprehensif, pemerintah dapat memastikan bahwa anggaran daerah digunakan secara efektif, efisien, dan memberikan manfaat yang maksimal.
Mengapa Evaluasi Kelayakan Sangat Penting?
Evaluasi kelayakan merupakan salah satu bentuk pengendalian intern yang bertujuan menjaga kualitas pengelolaan hibah dan bantuan sosial.
Pelaksanaan evaluasi yang baik memberikan berbagai manfaat, antara lain:
- Memastikan penerima memenuhi seluruh persyaratan.
- Menjamin ketepatan sasaran bantuan.
- Menghindari penerima fiktif.
- Mengurangi risiko penerima ganda.
- Meningkatkan transparansi pengambilan keputusan.
- Memperkuat akuntabilitas pengelolaan anggaran.
- Mengurangi potensi penyimpangan.
- Mempermudah proses audit.
- Meningkatkan kepercayaan masyarakat.
- Mendukung keberhasilan program pembangunan daerah.
Dengan demikian, evaluasi kelayakan tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik.
Tujuan Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial
Pelaksanaan evaluasi memiliki sejumlah tujuan strategis yang saling mendukung.
Tujuan tersebut meliputi:
- Memastikan calon penerima memenuhi ketentuan yang berlaku.
- Menilai kebutuhan riil calon penerima.
- Menilai kesesuaian tujuan program dengan kebijakan pemerintah.
- Mengidentifikasi potensi risiko.
- Menjamin penggunaan anggaran secara efektif.
- Mengurangi kemungkinan penyalahgunaan bantuan.
- Mendukung pengambilan keputusan yang objektif.
- Memperkuat pengendalian intern.
- Menjamin manfaat bantuan dapat dirasakan masyarakat.
- Meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.
Dasar Hukum Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial
Pelaksanaan evaluasi harus mengacu pada berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar pengelolaan keuangan negara maupun keuangan daerah.
Beberapa regulasi yang menjadi acuan antara lain:
| Regulasi | Pokok Pengaturan |
|---|---|
| Undang-Undang tentang Keuangan Negara | Prinsip pengelolaan keuangan negara |
| Undang-Undang tentang Perbendaharaan Negara | Pelaksanaan anggaran dan pertanggungjawaban |
| Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah | Kewenangan pemerintah daerah |
| Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Keuangan Daerah | Siklus pengelolaan APBD |
| Peraturan Menteri Dalam Negeri mengenai Pengelolaan Keuangan Daerah | Tata kelola hibah dan bantuan sosial |
| Peraturan Menteri Dalam Negeri mengenai Pedoman Penyusunan APBD | Penganggaran hibah dan bantuan sosial |
| Peraturan Kepala Daerah | Ketentuan teknis pelaksanaan evaluasi |
Selain regulasi tersebut, pemerintah daerah juga harus memperhatikan pedoman teknis, standar operasional prosedur, dan kebijakan sektoral yang relevan.
Prinsip-Prinsip Evaluasi Kelayakan
Evaluasi yang berkualitas harus dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Objektivitas
Seluruh penilaian dilakukan berdasarkan fakta, data, dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan tanpa dipengaruhi kepentingan tertentu.
Transparansi
Proses evaluasi dilakukan secara terbuka sesuai ketentuan sehingga dapat dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan.
Akuntabilitas
Setiap hasil penilaian harus memiliki dasar yang jelas dan didukung dokumentasi yang memadai sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum.
Profesionalisme
Petugas evaluasi harus memiliki kompetensi, integritas, dan pemahaman yang baik terhadap regulasi serta prosedur yang berlaku.
Efektivitas
Evaluasi harus mampu menghasilkan keputusan yang tepat sehingga bantuan benar-benar memberikan manfaat sesuai tujuan program.
Efisiensi
Seluruh proses dilakukan secara optimal dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia tanpa mengurangi kualitas penilaian.
Kepatuhan terhadap Regulasi
Setiap tahapan evaluasi harus mengikuti peraturan perundang-undangan agar keputusan yang dihasilkan memiliki dasar hukum yang kuat.
Aspek yang Dinilai dalam Evaluasi Kelayakan
Evaluasi tidak hanya berfokus pada pemeriksaan dokumen, tetapi juga mencakup berbagai aspek penting yang menentukan kelayakan calon penerima.
| Aspek Penilaian | Tujuan Evaluasi |
|---|---|
| Legalitas penerima | Memastikan status hukum yang sah |
| Identitas | Memastikan keabsahan data penerima |
| Kelengkapan administrasi | Memastikan seluruh persyaratan dipenuhi |
| Kesesuaian program | Menilai keselarasan dengan tujuan hibah atau bantuan sosial |
| Manfaat kegiatan | Menilai dampak bagi masyarakat |
| Kapasitas penerima | Menilai kemampuan melaksanakan kegiatan |
| Kondisi lapangan | Memastikan kesesuaian data dengan fakta |
| Riwayat penerimaan | Menghindari penerima ganda dan penyalahgunaan bantuan |
Penilaian terhadap seluruh aspek tersebut dilakukan secara menyeluruh agar hasil evaluasi benar-benar objektif dan dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan.
Pentingnya Bimtek Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial
Evaluasi kelayakan memerlukan kemampuan analisis yang baik, pemahaman regulasi, serta keterampilan dalam menyusun rekomendasi yang objektif. Aparatur pemerintah harus mampu menilai tidak hanya kelengkapan administrasi, tetapi juga manfaat program, tingkat kebutuhan calon penerima, serta potensi risiko yang mungkin muncul setelah bantuan diberikan.
Melalui Bimtek Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial, peserta memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai teknik evaluasi, penyusunan instrumen penilaian, analisis dokumen, observasi lapangan, penyusunan berita acara, hingga penyampaian rekomendasi kepada pejabat yang berwenang. Selain itu, peserta juga mempelajari berbagai studi kasus sehingga mampu menerapkan teori dalam kondisi nyata.
Dengan meningkatnya kompetensi aparatur melalui bimtek, pemerintah daerah akan lebih siap melaksanakan proses evaluasi secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Hal ini menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan bahwa hibah dan bantuan sosial benar-benar disalurkan kepada pihak yang layak serta memberikan manfaat optimal bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Tahapan Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial
Evaluasi kelayakan merupakan proses yang dilakukan secara sistematis untuk memastikan bahwa calon penerima hibah maupun bantuan sosial memenuhi seluruh persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Tahapan ini menjadi bagian penting dari pengendalian internal pemerintah daerah agar penyaluran anggaran berlangsung secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Setiap tahapan evaluasi saling berkaitan dan harus didukung oleh dokumentasi yang lengkap sehingga hasil penilaian dapat dipertanggungjawabkan apabila dilakukan pemeriksaan oleh aparat pengawas maupun auditor.
Penerimaan Usulan Calon Penerima
Tahap awal dimulai dengan penerimaan usulan dari calon penerima atau perangkat daerah yang berwenang mengusulkan hibah maupun bantuan sosial.
Dokumen yang umumnya diterima meliputi:
- Surat permohonan.
- Proposal kegiatan.
- Dokumen legalitas organisasi.
- Identitas pemohon.
- Rencana anggaran kegiatan.
- Rekening bank.
- Surat pernyataan tanggung jawab.
- Dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan.
Seluruh dokumen dicatat dan diregistrasi sebagai dasar pelaksanaan evaluasi.
Pemeriksaan Administrasi
Setelah usulan diterima, dilakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi.
Aspek yang diperiksa meliputi:
| Dokumen | Tujuan Pemeriksaan |
|---|---|
| Surat permohonan | Memastikan permohonan diajukan secara resmi |
| Proposal | Menilai tujuan dan ruang lingkup kegiatan |
| Identitas pemohon | Memastikan keabsahan identitas |
| Dokumen legalitas | Memastikan status hukum organisasi |
| Rekening bank | Memastikan kesiapan penyaluran dana |
| Surat pernyataan | Menjamin komitmen penerima terhadap penggunaan dana |
Apabila terdapat dokumen yang belum lengkap, pemohon diminta melakukan perbaikan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Evaluasi Substansi
Tahap evaluasi substansi bertujuan menilai apakah usulan yang diajukan sesuai dengan tujuan pemberian hibah atau bantuan sosial.
Penilaian dilakukan terhadap beberapa aspek berikut:
- Kesesuaian program dengan kebijakan pemerintah.
- Manfaat kegiatan.
- Dampak terhadap masyarakat.
- Prioritas pembangunan daerah.
- Kesesuaian dengan kemampuan keuangan daerah.
- Kejelasan target dan indikator keberhasilan.
Evaluasi substansi membantu pemerintah menentukan apakah suatu usulan layak memperoleh dukungan anggaran.
Validasi Lapangan
Validasi lapangan dilakukan apabila diperlukan untuk memastikan bahwa data administrasi sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Kegiatan validasi dapat meliputi:
- Observasi lokasi.
- Wawancara dengan calon penerima.
- Pemeriksaan keberadaan organisasi.
- Verifikasi sarana dan prasarana.
- Konfirmasi kepada pemerintah desa atau kelurahan.
- Dokumentasi hasil kunjungan.
Validasi lapangan menjadi langkah penting dalam memastikan objektivitas hasil evaluasi.
Analisis Kelayakan
Data hasil pemeriksaan administrasi dan validasi lapangan dianalisis secara menyeluruh.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi:
- Tingkat kebutuhan.
- Kesesuaian dengan ketentuan.
- Kapasitas penerima.
- Dampak program.
- Potensi risiko.
- Efektivitas penggunaan anggaran.
Analisis dilakukan menggunakan indikator yang telah ditetapkan sehingga hasil penilaian dapat dipertanggungjawabkan.
Penyusunan Rekomendasi
Berdasarkan hasil analisis, tim evaluasi menyusun rekomendasi kepada pejabat yang berwenang.
Rekomendasi dapat berupa:
- Layak menerima.
- Layak dengan perbaikan administrasi.
- Ditunda untuk dilakukan evaluasi lanjutan.
- Tidak layak menerima.
Rekomendasi disusun berdasarkan fakta, bukti, serta hasil analisis yang objektif.
Penetapan Penerima
Tahapan terakhir adalah penetapan penerima hibah atau bantuan sosial berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan.
Penetapan dilakukan oleh pejabat yang berwenang sesuai ketentuan yang berlaku dan menjadi dasar pelaksanaan penyaluran anggaran.
Kriteria Evaluasi Kelayakan Penerima
Untuk menghasilkan keputusan yang objektif, pemerintah daerah perlu menggunakan kriteria penilaian yang jelas.
Berikut contoh aspek evaluasi yang umum digunakan.
| Aspek Penilaian | Indikator |
|---|---|
| Legalitas | Memiliki dokumen hukum yang sah |
| Administrasi | Dokumen lengkap dan sesuai ketentuan |
| Kebutuhan | Memiliki kebutuhan yang nyata |
| Manfaat | Memberikan manfaat bagi masyarakat |
| Kapasitas | Mampu melaksanakan kegiatan |
| Risiko | Risiko dapat dikendalikan |
| Akuntabilitas | Memiliki kemampuan mempertanggungjawabkan penggunaan bantuan |
Penggunaan indikator yang terukur akan meningkatkan konsistensi hasil evaluasi.
Mekanisme Evaluasi yang Efektif
Pemerintah daerah perlu memiliki mekanisme evaluasi yang terdokumentasi dengan baik agar seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.
| Tahapan | Output |
|---|---|
| Penerimaan usulan | Berkas permohonan |
| Pemeriksaan administrasi | Dokumen lengkap |
| Evaluasi substansi | Hasil penilaian program |
| Validasi lapangan | Data faktual |
| Analisis kelayakan | Kesimpulan evaluasi |
| Penyusunan rekomendasi | Rekomendasi tim evaluasi |
| Penetapan | Daftar penerima hibah atau bantuan sosial |
Mekanisme tersebut membantu memastikan bahwa setiap keputusan didasarkan pada proses yang sistematis.
Peran Organisasi Perangkat Daerah
Evaluasi kelayakan melibatkan berbagai perangkat daerah sesuai tugas dan fungsinya.
| Organisasi Perangkat Daerah | Peran |
|---|---|
| Bappeda | Sinkronisasi dengan prioritas pembangunan |
| Badan Keuangan Daerah | Evaluasi kemampuan anggaran |
| Dinas Teknis | Penilaian substansi kegiatan |
| Dinas Sosial | Evaluasi bantuan sosial |
| Bagian Hukum | Telaah aspek hukum |
| Inspektorat | Pendampingan dan pengawasan |
| Kecamatan | Koordinasi wilayah |
| Desa/Kelurahan | Konfirmasi kondisi lapangan |
Koordinasi lintas perangkat daerah akan menghasilkan evaluasi yang lebih komprehensif.
Pengawasan Proses Evaluasi
Pengawasan dilakukan agar proses evaluasi berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Pengawasan dapat dilakukan melalui:
- Review dokumen.
- Monitoring lapangan.
- Audit internal.
- Evaluasi berkala.
- Tindak lanjut atas temuan.
- Pengawasan masyarakat.
Pihak yang berperan dalam pengawasan meliputi:
- Inspektorat Daerah.
- Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).
- Badan Pemeriksa Keuangan.
- DPRD sesuai fungsi pengawasan.
- Aparat penegak hukum sesuai kewenangan.
- Masyarakat.
Pengawasan yang baik akan meningkatkan kredibilitas hasil evaluasi.
Manajemen Risiko dalam Evaluasi Kelayakan
Setiap proses evaluasi memiliki potensi risiko yang perlu diantisipasi.
Berikut beberapa risiko yang sering ditemukan.
| Risiko | Dampak |
|---|---|
| Dokumen tidak lengkap | Proses evaluasi tertunda |
| Data tidak valid | Penilaian tidak akurat |
| Organisasi tidak aktif | Bantuan tidak tepat sasaran |
| Validasi lapangan kurang optimal | Keputusan kurang objektif |
| Koordinasi lemah | Terjadi perbedaan hasil evaluasi |
| Dokumentasi tidak lengkap | Temuan audit |
Penerapan manajemen risiko membantu pemerintah mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dalam proses evaluasi.
Pemanfaatan Teknologi Informasi
Pemanfaatan teknologi informasi semakin penting dalam mendukung proses evaluasi yang efektif.
Beberapa bentuk digitalisasi yang dapat diterapkan meliputi:
- Sistem informasi hibah dan bantuan sosial.
- Basis data penerima.
- Integrasi dengan data kependudukan.
- Arsip elektronik.
- Dashboard monitoring.
- Tanda tangan elektronik.
- Pelaporan digital.
Digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi, mempercepat proses evaluasi, dan memperkuat akuntabilitas.
Contoh Kasus Evaluasi Kelayakan
Sebuah pemerintah kota menerima usulan hibah dari sejumlah organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang pendidikan, olahraga, dan pemberdayaan masyarakat. Seluruh usulan telah memenuhi persyaratan administrasi dan disertai proposal kegiatan. Namun, sebelum penetapan penerima dilakukan, tim evaluasi melaksanakan penilaian substansi dan validasi lapangan.
Dalam proses tersebut ditemukan bahwa salah satu organisasi belum memiliki aktivitas yang berjalan secara konsisten selama dua tahun terakhir, meskipun secara administratif masih memiliki dokumen legal yang berlaku. Selain itu, lokasi sekretariat yang tercantum dalam proposal ternyata sudah tidak digunakan sebagai pusat kegiatan organisasi.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, tim merekomendasikan agar usulan hibah dari organisasi tersebut tidak disetujui sampai organisasi mampu menunjukkan bukti aktivitas yang memadai. Sebaliknya, organisasi lain yang memenuhi seluruh aspek penilaian dinyatakan layak menerima hibah karena memiliki program yang jelas, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta memiliki kemampuan dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan bantuan.
Pada kasus bantuan sosial, pemerintah daerah juga melakukan evaluasi terhadap kelompok masyarakat yang mengajukan bantuan untuk pemulihan pascabencana. Melalui validasi lapangan diketahui bahwa sebagian anggota kelompok telah memperoleh bantuan serupa dari program lain. Setelah dilakukan evaluasi ulang, daftar penerima diperbarui sehingga tidak terjadi duplikasi bantuan dan anggaran dapat dialokasikan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.
Kasus tersebut menunjukkan bahwa evaluasi kelayakan yang dilakukan secara menyeluruh mampu meningkatkan ketepatan sasaran, menghindari duplikasi penerima, serta memperkuat akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
Best Practice Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial
Sejumlah pemerintah daerah telah menerapkan praktik terbaik untuk meningkatkan kualitas proses evaluasi. Beberapa praktik yang terbukti efektif antara lain:
- Menyusun instrumen evaluasi yang menggunakan indikator dan bobot penilaian yang jelas.
- Membentuk tim evaluasi lintas perangkat daerah agar proses penilaian lebih objektif.
- Melaksanakan validasi lapangan terhadap usulan yang memiliki tingkat risiko tinggi.
- Memanfaatkan sistem informasi terintegrasi untuk pengelolaan data usulan dan hasil evaluasi.
- Menyimpan seluruh dokumen dan bukti evaluasi dalam arsip digital untuk memudahkan penelusuran.
- Menyelenggarakan rapat pembahasan hasil evaluasi sebelum rekomendasi disampaikan kepada pejabat yang berwenang.
- Melaksanakan evaluasi berkala terhadap efektivitas proses penilaian sebagai dasar penyempurnaan kebijakan.
Penerapan praktik-praktik tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, tetapi juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan hibah serta bantuan sosial.
Tantangan dalam Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial
Pelaksanaan evaluasi kelayakan tidak selalu berjalan dengan mudah. Kompleksitas regulasi, dinamika kebutuhan masyarakat, serta keterbatasan sumber daya menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah daerah. Apabila tantangan tersebut tidak dikelola secara tepat, proses evaluasi berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang akurat sehingga memengaruhi efektivitas penyaluran hibah dan bantuan sosial.
Berikut beberapa tantangan yang paling sering dihadapi dalam pelaksanaan evaluasi kelayakan.
Perubahan Regulasi yang Dinamis
Peraturan mengenai pengelolaan hibah dan bantuan sosial terus mengalami penyempurnaan untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Kondisi ini mengharuskan aparatur pemerintah selalu memperbarui pengetahuan terhadap regulasi terbaru.
Kurangnya pemahaman terhadap perubahan regulasi dapat menyebabkan:
- Kesalahan dalam penerapan persyaratan.
- Ketidaksesuaian proses evaluasi.
- Kekeliruan dalam penyusunan rekomendasi.
- Meningkatnya potensi temuan pemeriksaan.
Kualitas Data yang Belum Memadai
Data menjadi dasar utama dalam proses evaluasi. Namun, pada praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, seperti:
- Data belum diperbarui.
- Informasi penerima tidak lengkap.
- Perbedaan data antarinstansi.
- Dokumen pendukung yang belum valid.
- Perubahan kondisi penerima yang belum tercatat.
Oleh karena itu, pemutakhiran data secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hasil evaluasi.
Keterbatasan Kompetensi SDM
Evaluasi kelayakan membutuhkan kemampuan analisis, pemahaman regulasi, serta pengalaman dalam melakukan penilaian. Perbedaan kompetensi antarpetugas dapat menyebabkan hasil evaluasi yang tidak konsisten.
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor utama dalam memperkuat kualitas tata kelola hibah dan bantuan sosial.
Koordinasi Antarperangkat Daerah
Proses evaluasi melibatkan berbagai perangkat daerah sesuai bidang tugas masing-masing. Kurangnya koordinasi dapat menimbulkan berbagai kendala, seperti:
- Perbedaan hasil penilaian.
- Lambatnya proses evaluasi.
- Kesulitan memperoleh data pendukung.
- Terjadinya duplikasi pekerjaan.
Pemanfaatan Teknologi Informasi
Transformasi digital telah membuka peluang untuk meningkatkan kualitas evaluasi. Namun, belum semua pemerintah daerah memiliki sistem informasi yang terintegrasi maupun sumber daya yang mampu mengoperasikannya secara optimal.
Akibatnya, sebagian proses masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lebih lama dan meningkatkan risiko kesalahan administrasi.
Strategi Meningkatkan Kualitas Evaluasi Kelayakan
Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, pemerintah daerah perlu menerapkan strategi yang berorientasi pada peningkatan kualitas proses evaluasi.
Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:
- Menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) evaluasi yang terperinci.
- Mengembangkan indikator penilaian yang objektif dan terukur.
- Memutakhirkan data calon penerima secara berkala.
- Mengintegrasikan basis data antarperangkat daerah.
- Memanfaatkan sistem informasi dalam pengelolaan usulan dan hasil evaluasi.
- Meningkatkan koordinasi lintas sektor.
- Mengoptimalkan fungsi pengawasan internal.
- Menindaklanjuti hasil audit sebagai bahan penyempurnaan.
- Menyelenggarakan Bimtek secara rutin.
- Melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap efektivitas proses penilaian.
Penerapan strategi tersebut akan membantu pemerintah menghasilkan proses evaluasi yang lebih akurat, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peran Bimtek dalam Meningkatkan Kompetensi Aparatur
Keberhasilan evaluasi kelayakan sangat dipengaruhi oleh kualitas aparatur yang melaksanakannya. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi melalui bimbingan teknis menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Melalui Bimtek Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial, peserta memperoleh pemahaman mengenai seluruh proses evaluasi mulai dari pemeriksaan administrasi, penilaian substansi, validasi lapangan, analisis kelayakan, penyusunan rekomendasi, hingga dokumentasi hasil evaluasi.
Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan untuk:
- Menyusun instrumen evaluasi.
- Menggunakan indikator penilaian yang objektif.
- Melakukan analisis risiko.
- Menyusun berita acara hasil evaluasi.
- Mendokumentasikan bukti pendukung.
- Mengidentifikasi potensi penyimpangan.
- Menyusun rekomendasi berdasarkan fakta dan data.
Dengan kompetensi yang meningkat, aparatur akan mampu menghasilkan keputusan yang lebih berkualitas dan mendukung terciptanya tata kelola keuangan daerah yang akuntabel.
Materi yang Umumnya Dibahas dalam Bimtek
Materi Bimtek disusun secara komprehensif agar peserta memahami seluruh aspek evaluasi kelayakan.
| Materi | Tujuan Pembelajaran |
|---|---|
| Kebijakan Hibah dan Bantuan Sosial | Memahami arah kebijakan pemerintah |
| Regulasi Pengelolaan Keuangan Daerah | Memahami dasar hukum evaluasi |
| Teknik Evaluasi Administrasi | Memeriksa kelengkapan persyaratan |
| Teknik Evaluasi Substansi | Menilai manfaat dan kesesuaian program |
| Validasi Lapangan | Memastikan kesesuaian data dengan kondisi nyata |
| Penyusunan Instrumen Penilaian | Menghasilkan evaluasi yang objektif |
| Manajemen Risiko | Mengidentifikasi dan mengendalikan potensi risiko |
| Penyusunan Rekomendasi | Menyusun hasil evaluasi yang dapat dipertanggungjawabkan |
| Pengendalian Intern | Memperkuat tata kelola pemerintahan |
| Studi Kasus dan Simulasi | Mengaplikasikan teori dalam praktik |
Materi tersebut biasanya diperkaya dengan diskusi kelompok, simulasi penilaian, dan pembahasan hasil evaluasi sehingga peserta memperoleh pengalaman yang lebih aplikatif.
Dampak Positif Evaluasi Kelayakan yang Berkualitas
Evaluasi yang dilakukan secara profesional memberikan manfaat yang luas bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
Beberapa dampak positif tersebut meliputi:
- Penetapan penerima menjadi lebih tepat sasaran.
- Penggunaan anggaran lebih efektif dan efisien.
- Meningkatnya kualitas pelayanan publik.
- Berkurangnya potensi penyimpangan.
- Dokumentasi administrasi menjadi lebih tertib.
- Proses pemeriksaan oleh auditor menjadi lebih mudah.
- Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah meningkat.
- Tata kelola keuangan daerah semakin transparan.
- Program pembangunan berjalan lebih optimal.
- Akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan semakin kuat.
Rekomendasi Peningkatan Evaluasi Kelayakan
Agar evaluasi kelayakan semakin berkualitas, pemerintah daerah dapat menerapkan beberapa langkah berikut.
- Menyusun pedoman evaluasi yang seragam pada seluruh perangkat daerah.
- Mengembangkan sistem penilaian berbasis indikator dan bobot yang jelas.
- Melakukan pembaruan data secara berkala.
- Mengintegrasikan data dengan sistem informasi pemerintah.
- Mengoptimalkan validasi lapangan untuk usulan yang berisiko tinggi.
- Memperkuat fungsi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).
- Melaksanakan evaluasi berkala terhadap efektivitas proses penilaian.
- Mendokumentasikan seluruh hasil evaluasi secara lengkap.
- Menyelenggarakan peningkatan kompetensi aparatur secara berkelanjutan.
- Menjadikan hasil evaluasi sebagai dasar penyempurnaan kebijakan hibah dan bantuan sosial pada periode berikutnya.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan evaluasi kelayakan penerima hibah dan bantuan sosial?
Evaluasi kelayakan adalah proses penilaian terhadap calon penerima hibah atau bantuan sosial berdasarkan aspek administrasi, legalitas, kebutuhan, manfaat, kapasitas, dan kesesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sebelum dilakukan penetapan penerima.
Mengapa evaluasi kelayakan perlu dilakukan?
Evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan diberikan kepada pihak yang benar-benar memenuhi persyaratan, tepat sasaran, serta mampu memanfaatkan bantuan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.
Apa saja aspek yang dinilai dalam evaluasi kelayakan?
Aspek yang dinilai meliputi legalitas, identitas penerima, kelengkapan administrasi, manfaat program, kapasitas pelaksanaan, kondisi lapangan, riwayat penerimaan bantuan, serta potensi risiko.
Siapa yang bertanggung jawab melakukan evaluasi kelayakan?
Evaluasi dilakukan oleh perangkat daerah sesuai kewenangannya melalui tim evaluasi yang dapat melibatkan dinas teknis, Badan Keuangan Daerah, Bappeda, Dinas Sosial, Inspektorat, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa atau kelurahan sesuai kebutuhan.
Apa manfaat mengikuti Bimtek Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial?
Bimtek membantu aparatur memahami regulasi terbaru, meningkatkan kemampuan melakukan evaluasi administrasi dan substansi, menyusun rekomendasi yang objektif, memperkuat dokumentasi, serta mengurangi risiko kesalahan dan temuan audit.
Bagaimana cara meningkatkan kualitas evaluasi kelayakan?
Pemerintah dapat meningkatkan kualitas evaluasi melalui penyusunan SOP yang jelas, penggunaan indikator penilaian yang terukur, digitalisasi proses evaluasi, peningkatan kompetensi SDM, penguatan pengawasan internal, serta pemutakhiran data secara berkala.
Kesimpulan
Evaluasi kelayakan penerima hibah dan bantuan sosial merupakan tahapan yang sangat penting dalam memastikan bahwa setiap bantuan disalurkan kepada pihak yang benar-benar memenuhi persyaratan dan mampu memanfaatkan anggaran secara bertanggung jawab. Proses evaluasi yang dilakukan secara objektif, sistematis, dan berbasis data akan meningkatkan ketepatan sasaran, mengurangi potensi penyimpangan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Keberhasilan evaluasi tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen administrasi, tetapi juga oleh kualitas analisis, validasi lapangan, koordinasi antarperangkat daerah, serta penerapan sistem pengendalian intern yang efektif. Pemanfaatan teknologi informasi dan pengembangan sistem evaluasi berbasis indikator juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pengambilan keputusan.
Melalui Bimtek Evaluasi Kelayakan Penerima Hibah dan Bantuan Sosial, aparatur pemerintah memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan proses evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, pemerintah daerah akan semakin mampu mewujudkan tata kelola hibah dan bantuan sosial yang profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang optimal bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Hubungi Kami untuk Informasi Jadwal Bimtek Terbaru
Lokasi: HI Hotel Senen
📍 Jl. Pasar Senen No.3 Jakarta Pusat 10410
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Serela Cihampelas Hotel Bandun
📍 Jl. Cihampelas No.147, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Swiss-Belexpress Kuta Legian
📍 Jl. Legian Gg. Troppozone, Lingkungan Pelasa, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Hotel NEO+ - Bp
📍 Jl. Mayjend Sutoyo No.67, Gunungsari Ulu, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 7612
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Biz Hotel - Batam
📍 Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15 Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 2944
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: MaxOne Hotel Dharmahusada
📍 Jl. Dharmahusada No.189, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60285
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Gets Hotel Malang
📍 Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: favehotel S. Parman - Medan
📍 Jl. S. Parman No.313A, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: FOX Lite Hotel Samarinda
📍 Jl. Mayor Jendral S. Parman No.15, Temindung Permai, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Lokasi: Aston Inn Pantai Losari - Makassar
📍 Jl. Daeng Tompo No.28-36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
| Hari | Tanggal / Bulan |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Januari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Februari 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 Maret 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| Rabu - Kamis | 6 - 7 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 13 - 14 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 20 - 21 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 27 - 28 Mei 2026 |
| Rabu - Kamis | 3 - 4 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 10 - 11 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 17 - 18 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 24 - 25 Juni 2026 |
| Rabu - Kamis | 1 - 2 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 8 - 9 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 15 - 16 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 22 - 23 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 29 - 30 Juli 2026 |
| Rabu - Kamis | 5 - 6 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 12 - 13 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 19 - 20 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 26 - 27 Agustus 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 September 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 1 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 7 - 8 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 14 - 15 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 21 - 22 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 28 - 29 Oktober 2026 |
| Rabu - Kamis | 4 - 5 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 11 - 12 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 18 - 19 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 25 - 26 November 2026 |
| Rabu - Kamis | 2 - 3 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 9 - 10 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 16 - 17 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 23 - 24 Desember 2026 |
| Rabu - Kamis | 30 - 31 Desember 2026 |
Jakarta Hotel HI Jakarta
Bandung Hotel Fave Serela Cihamplas
Yogjakarta Hotel Amaris Maliboro
Bali Swibell Express Kuta Legian
Surabaya Hotel Max One
Malang Hotel Gets
Bali Hotel Swisbel Inn Exsperes Kuta
Makassar Hotel Aston Inn
Balikpapan Hotel Neo
Samarinda Hotel Fox
Batam Hotel BIZ
Medan Hotel Fave Medan
dan Hotel Pilihan Sesuai Request Peserta

